Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2019 menetapkan percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (battery electric vehicle) dengan tujuan meningkatkan efisiensi dan konservasi energi, mengurangi emisi gas rumah kaca, serta menjadikan Indonesia sebagai basis produksi kendaraan listrik. Program ini mencakup pengembangan industri dalam negeri, penyediaan infrastruktur, dan insentif untuk mendukung teknologi kendaraan listrik. Kebijakan juga mengatur persyaratan penggunaan komponen dalam negeri dalam produksi kendaraan listrik untuk mencapai ketahanan energi dan kualitas lingkungan yang lebih baik.