Struktur kontrol perulangan

2,185 views
1,960 views

Published on

struktur kontrol perulangan

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,185
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
34
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Struktur kontrol perulangan

  1. 1. STRUKTUR KONTROL PERULANGAN Taslim ramadhani (1302517) Kompetensi umum: Dapat menjelaskan konsep dasar penggunaan struktur kontrol perulangan pada bahasa c untuk menyelesaikan berbagai persoalan algoritma Kompetensi khusus: 1. Dapat menjelaskan berbagai macam bentuk struktur kontrol perulangan yang ada di bahasa c 2. Dapat menggunakan struktur kontrol perulangan sederhana 3. Dapat menggunakan struktur kontrol perulangan kompleks 1.Struktur Perulangan “WHILE” Pada pernyataan while pengujian terhadap loop dilakukan bagian awal. Sehingga ada kemungkinan pernyataan tidak dilakukan sama sekali, yaitu jika pengujian kondisi while yang pertama kali ternyata kondisi bernilai salah. #include <iostream.h> #include <conio.h> main() { int x = 5; while(x>0) { cout<<x<<" "; x--; } cout<<"Program Berhasil"; getch(); } 2. Struktur Perulangan “DO…WHILE…” Bentuk pernyataan : Pernyataan dijalankan terlebih dahulu, selanjutnya kondisi diuji. Jika kondisi bernilai benar maka pernyataan dijalankan. Jika kondisi bernilai salah maka pernyataan tidak dijalankan. #include <iostream.h> #include <conio.h> main() { char x = 'A'; cout<<"Abjad : "<<endl;
  2. 2. do { cout<<x<<" "; x++; }while(x<='Z'); getch(); } 3. Struktur Perulangan “FOR” Bentuk pernyataan : - inisialisasi digunakan untuk menyatakan keadaan awal - syarat digunakan sebagai kondisi untuk keluar dari perulangan kontrol digunakan sebagai pengatur kenaikan/penurunan nilai variable for(inisialisasi;batas;pengubah_nilai) { statement; } 4. Loop di dalam Loop Dalam suatu loop bias terkandung loop yang lain. Loop yang terletak di dalam loop biasa disebut dengan loop di dalam loop (nested loop) 5. Pernyataan break. Pernyataan ini berfungsi untuk keluar dari loop for, do-while dan while. Pada struktur switch pernyataan ini berfungsi untuk keluar dari switch. Jika pernyataan break dijalankan maka eksekusi akan dilanjutkan ke pernyataan yang terletak sesudah akhir tubuh loop for. 6. Pernyataan continue Pernyataan continue dalam loop akan menyebabkan kendali kembali ke awal proses perulangan. Pada do-while dan while, pernyataan continue menyebabkan eksekusi menuju kekondisi pengujian pengulangan. Pada loop for pernyataan continue menyebabkan bagian penaik variable pengendali loop dikerjakan (kontrol pada
  3. 3. struktur for) dan kondisi untuk keluar dari loop for (syarat pada struktur for) diuji kembali. 7. Pernyataan goto Pernyataan goto merupakan instruksi untuk mengarahkan eksekusi ke pernyataan yang diawali dengan suatu label (diikuti dengan tanda titikdua (:)). #include <iostream.h> #include <conio.h> main() { int angka; char t; atas: cout<<"Masukan angka : ";cin>>angka; cout<<" > "<<angka<<endl;; cout<<"Ingin memasukan lagi[Y/T] ";cin>>t; if(t=='y' ||t=='Y') { goto atas; } else { goto bawah; } getch(); bawah: } 8. Pernyataan gotoxy Instruksi ini dipakai untuk meletakan cursor diposisi layer yang ditentukan. Bentuk umum : gotoxy (x, y) X menunjukan pada posisi horizontal (kolom) Y menunjukan pada posisi vertical (baris) 9. Penggunaan exit( ) Suatu eksekusi program dapat dihentikan melalui pemanggilan fungsi exit( ). Nilai nol diberikan pada argument exit( ) untuk menunjukan penghentian program yang normal. Penggunaan exit( ) perlu ditambahkan #include <stdlib.h> pada awal program.

×