Standar Operasional Prosedur Pembuatan Web User Centric Panggih P. Dwi Atmojo
2.  Tentukan audiens / Pengguna Web (segmentasi) 7.  Pembuatan nomenklatur  &  sistematisasi  (inventaris semua content berdasar kebutuhan audien) 8.  Cek ketersediaan  data dan  kemampuan  untuk menyediakan hasil point 7 di atas 9.  Pengelompokan berdasar sudut pandang audiens  (informasi berdasar user centric) 13.  Penentuan prosedur interaksi & alur informasi  (alur & prosedur user centric) 18.  Uji coba 19.  implementasi 3.  Referensi sumber eksternal 10.  Penentuan fasilitas  bagi audiens 11.  Penentuan & evaluasi organisasi pengelola 14.  Penentuan desain tampilan 15.  Penentuan desain program 16.  pembangunan 5.  Inventaris potensi  bentuk  keterlibatan & dukungan stakeholder 6.  Penentuan bentuk keterlibatan  di proses desain & implementasi 12.  Penentuan  bentuk  evaluasi content, pelayanan & fasilitas  yang disediakan dalam web 17.  Kegiatan  keterlbatan,  monitoring & evaluasi 4.  Inventaris kebutuhan audiens/stake holders  terhadap web tersebut Prioritas & selesksi Tentukan Maksud dan Tujuan web diadakan Penentuan Audiens/Segmentasi Jenis/kelompok Batasan hierarki (spesialisasi) Kajian prioritas pelayanan Penggunaan referensi sumber eksternal Best practices  Peraturan-peraturan,  Litaratur, dll Inventaris Kebutuhan Audiens Informasi yang dibutuhkan Fasilitas interaksi yang perlu ada Fasilitas transaksi yang perlu ada Inventaris potensi keterlibatan Proses anaslis dan desain Proses pembangunan Proses implementasi Proses monitoring dan evaluasi Penentuan keterlibatan audiens di proses desain dan implementasi nanti Pembuatan nomenklatur dan sistematisasi (inventaris semua content berdasar kebutuhan audiens) Komparasi hasil point 7 dengan ketersediaan data dan kemampuan untuk menyediakannya. Jika ketersedaiaan data dan kemampuan kurang maka dievaluasi dan seleksi berdasarkan prioritas Hasil point 8 dikelompokkan berdasarkan sudut pandang audiens (informasi dikemas user centric) Hasil inventarisir point 4 menjadi acuan untuk menentukan fasilitas web yang perlu disediakan Hasil point 8 dan 10 dijadikan sebagai dasar dalam menentukan dan mengevaluasi organisasi pengelola web (kebutuhan SDM, struktur, tupoksi, dll) Point 6 sebagai dasar dalam menentukan bentuk evaluasi content, pelayanan dan fasilitas yang akan disediakan di web Penentuan prosedur interaksi dan alur informasi berdasar sudut pandang audiens Point 9 dan 13 dijadika sebagai bahan dalam membuat desain tampilan web Fasilitas yang dibuat menentukan desain modul aplikasi Desain tampilan, alur informasi dan program dijadikan sebagai bahan untuk melakukan pembangunan web Stakeholder melakukan kegiatan keterlibatan dalam uji coba dan implementasi Uji coba melibatkan semua stakeholder Implementasi melibatkan semua stakeholder. Untuk menjaring aspirasi bisa melalui penyediaan fasilitas survei komparasi Keterlibatan Stakeholders 1. Tentukan maksud & Tujuan Web STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR  PEMBUATAN WEBSITE BERBASIS PARTISIPATORIK

SOP Web Site User Centric

  • 1.
    Standar Operasional ProsedurPembuatan Web User Centric Panggih P. Dwi Atmojo
  • 2.
    2. Tentukanaudiens / Pengguna Web (segmentasi) 7. Pembuatan nomenklatur & sistematisasi (inventaris semua content berdasar kebutuhan audien) 8. Cek ketersediaan data dan kemampuan untuk menyediakan hasil point 7 di atas 9. Pengelompokan berdasar sudut pandang audiens (informasi berdasar user centric) 13. Penentuan prosedur interaksi & alur informasi (alur & prosedur user centric) 18. Uji coba 19. implementasi 3. Referensi sumber eksternal 10. Penentuan fasilitas bagi audiens 11. Penentuan & evaluasi organisasi pengelola 14. Penentuan desain tampilan 15. Penentuan desain program 16. pembangunan 5. Inventaris potensi bentuk keterlibatan & dukungan stakeholder 6. Penentuan bentuk keterlibatan di proses desain & implementasi 12. Penentuan bentuk evaluasi content, pelayanan & fasilitas yang disediakan dalam web 17. Kegiatan keterlbatan, monitoring & evaluasi 4. Inventaris kebutuhan audiens/stake holders terhadap web tersebut Prioritas & selesksi Tentukan Maksud dan Tujuan web diadakan Penentuan Audiens/Segmentasi Jenis/kelompok Batasan hierarki (spesialisasi) Kajian prioritas pelayanan Penggunaan referensi sumber eksternal Best practices Peraturan-peraturan, Litaratur, dll Inventaris Kebutuhan Audiens Informasi yang dibutuhkan Fasilitas interaksi yang perlu ada Fasilitas transaksi yang perlu ada Inventaris potensi keterlibatan Proses anaslis dan desain Proses pembangunan Proses implementasi Proses monitoring dan evaluasi Penentuan keterlibatan audiens di proses desain dan implementasi nanti Pembuatan nomenklatur dan sistematisasi (inventaris semua content berdasar kebutuhan audiens) Komparasi hasil point 7 dengan ketersediaan data dan kemampuan untuk menyediakannya. Jika ketersedaiaan data dan kemampuan kurang maka dievaluasi dan seleksi berdasarkan prioritas Hasil point 8 dikelompokkan berdasarkan sudut pandang audiens (informasi dikemas user centric) Hasil inventarisir point 4 menjadi acuan untuk menentukan fasilitas web yang perlu disediakan Hasil point 8 dan 10 dijadikan sebagai dasar dalam menentukan dan mengevaluasi organisasi pengelola web (kebutuhan SDM, struktur, tupoksi, dll) Point 6 sebagai dasar dalam menentukan bentuk evaluasi content, pelayanan dan fasilitas yang akan disediakan di web Penentuan prosedur interaksi dan alur informasi berdasar sudut pandang audiens Point 9 dan 13 dijadika sebagai bahan dalam membuat desain tampilan web Fasilitas yang dibuat menentukan desain modul aplikasi Desain tampilan, alur informasi dan program dijadikan sebagai bahan untuk melakukan pembangunan web Stakeholder melakukan kegiatan keterlibatan dalam uji coba dan implementasi Uji coba melibatkan semua stakeholder Implementasi melibatkan semua stakeholder. Untuk menjaring aspirasi bisa melalui penyediaan fasilitas survei komparasi Keterlibatan Stakeholders 1. Tentukan maksud & Tujuan Web STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PEMBUATAN WEBSITE BERBASIS PARTISIPATORIK