PT. Rio Makmur Indonesia berfokus pada berbagai sektor, termasuk pertanian dan bioetanol, dengan dokumen menyajikan data mengenai izin, kelayakan lahan, dan dukungan administratif untuk pengembangan industri bioetanol dari singkong racun di Kabupaten Morowali. Perusahaan ini memiliki berbagai izin dan surat keterangan tentang kesiapan lahan seluas total 502.952 ha untuk proyek tersebut. Analisis menunjukkan prospek bioetanol sebagai alternatif bahan bakar dan potensi keuntungan dari usaha ini.