TUGAS 1
PANCASILA 1495
Nama Mahasiswa : YULFATU JANAM
Nomor Induk Mahasiswa / NIM : 859828852
Tugas Mata Kuliah : PANCASILA 1495
Prodi : FAKULTAS KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN
( FKIP ) S1 PGSD
KEMENTIRIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS TERBUKA
2025
MATERI
I. Sila pertama dalam Pancasila yaitu Ketuhanan yang
Maha Esa. Dengan menempatkan Tuhan yang Maha Esa
sebagai dasar dari moral. Dengan penutupannya
tempat beribadah selama masa pandemi virus Covid 19
yang bertujuan agar mencegah penyebaran virus yang
dapat mengancam keselamatan dan kesehatan umat
beragama.
II. Menurut kajian Pancasila Sunoto bahwa unsur -unsur
Pancasila sudah ada sebelum menjadai dasar negara
pada 18 Agustus 1945. Bukti historis tiap sila dalam
Pancasila:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa : Jauh sebelum Indonesia merdeka,
penduduk Indonesia sudah memiliki beragam kepercayaan dan
keyakinan spiritual yang mereka yakini dan hormati.
2. Kemanusaian yang Adil dan Beradab : Dengan adanya bukti
gotong - royong yang merupakan salah satu contoh praktik sosial
yang mencerminkan adanya keadilan dalam suatu wilayah.
3. Persatuan Indonesia : Dengan bersatunya rakyat Indonesia dalam
upaya mengusir para penjajah dan menciptakan kemerdekaan
merupakan bukti bahwa kita telah menerapkan sila ke 3 sebelum
adanya Pancasila sebagai Dasar Negara.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
Permusyawaratan / Perwakilan : Berbagai bentuk pemerintahan
yang sering melibatkan peran musyawarah dan keterlibatan
masyarakat dalam mengambil sebuah keputusan.
5. Keadilan bagi Seluruh Rakyat Indonesia : Keadilan sosial sudah
tercermin dalam tradisi adat dan praktik sosial masyarakat Indonesia.
Dengan menganut prinsip pentingnya kesetaraan, keadilan bagi
semua masyarakat.
CIRI -CIRI BERFIKIR FILSAFAT YANG SESUAI DENGAN
NARASI DIATAS ADALAH:
• Menganalisis suatu masalah agar kita memahami dan
mendalami tentang tujuan dari sebuah perdebatan
dalam rapat penetapan visi -misi organisasi.
• Berfikir kritis agar kita dapat mengetahui akar dari
sebuah masalah dan bisa mencari solusi yang benar
dan tepat.
• Berfikir secara universal untuk menggali prinsip dan
konsep yang tidak terbatas pada sebuah konteks
tertentu sehingga dapat mencapai pemahaman yang
lebih mendalam tentang tujuan yang relevan untuk
semua pihak.
III. Dengan menjadikan Pancasila sebagia
pandangan hidup yaitu dari sila pertama yang
menjadi landasan yang menjadikan musyawarah
agar tetap dalam nilai -nilai moral dan spiritual. Lalu
di lanjutkan denga sila ke dua yang bersikap adil
kepada semua orang terhadap pendapat yang
mereka berikan. Lalu dengan sila ketiga yang
bertujuan agar terciptanya suatu kesatuan tanpa
adanya perpecahan antar suatu individu atau
kelompok. Lalu sila ke empat yang menekankan
pentingnya musyawarah dalam pengambilan
keputusan yang dimana keputusan diambil dari
pertimbangan bersama. Lalu sila kelima yang
bertujuan agar suatu keputusan dapat diterima
secara adil oleh semua orang tanpa ada yang
memberatkan sebelah pihak.
TERIMAH KASIH..
WASALAM…

PPT PEMBELAJARAN PPGTgs Yulfatul Pancasila 1495 ppt.pptx

  • 1.
    TUGAS 1 PANCASILA 1495 NamaMahasiswa : YULFATU JANAM Nomor Induk Mahasiswa / NIM : 859828852 Tugas Mata Kuliah : PANCASILA 1495 Prodi : FAKULTAS KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN ( FKIP ) S1 PGSD KEMENTIRIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS TERBUKA 2025
  • 2.
    MATERI I. Sila pertamadalam Pancasila yaitu Ketuhanan yang Maha Esa. Dengan menempatkan Tuhan yang Maha Esa sebagai dasar dari moral. Dengan penutupannya tempat beribadah selama masa pandemi virus Covid 19 yang bertujuan agar mencegah penyebaran virus yang dapat mengancam keselamatan dan kesehatan umat beragama.
  • 3.
    II. Menurut kajianPancasila Sunoto bahwa unsur -unsur Pancasila sudah ada sebelum menjadai dasar negara pada 18 Agustus 1945. Bukti historis tiap sila dalam Pancasila:
  • 4.
    1. Ketuhanan YangMaha Esa : Jauh sebelum Indonesia merdeka, penduduk Indonesia sudah memiliki beragam kepercayaan dan keyakinan spiritual yang mereka yakini dan hormati. 2. Kemanusaian yang Adil dan Beradab : Dengan adanya bukti gotong - royong yang merupakan salah satu contoh praktik sosial yang mencerminkan adanya keadilan dalam suatu wilayah. 3. Persatuan Indonesia : Dengan bersatunya rakyat Indonesia dalam upaya mengusir para penjajah dan menciptakan kemerdekaan merupakan bukti bahwa kita telah menerapkan sila ke 3 sebelum adanya Pancasila sebagai Dasar Negara. 4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan / Perwakilan : Berbagai bentuk pemerintahan yang sering melibatkan peran musyawarah dan keterlibatan masyarakat dalam mengambil sebuah keputusan. 5. Keadilan bagi Seluruh Rakyat Indonesia : Keadilan sosial sudah tercermin dalam tradisi adat dan praktik sosial masyarakat Indonesia. Dengan menganut prinsip pentingnya kesetaraan, keadilan bagi semua masyarakat.
  • 5.
    CIRI -CIRI BERFIKIRFILSAFAT YANG SESUAI DENGAN NARASI DIATAS ADALAH: • Menganalisis suatu masalah agar kita memahami dan mendalami tentang tujuan dari sebuah perdebatan dalam rapat penetapan visi -misi organisasi. • Berfikir kritis agar kita dapat mengetahui akar dari sebuah masalah dan bisa mencari solusi yang benar dan tepat. • Berfikir secara universal untuk menggali prinsip dan konsep yang tidak terbatas pada sebuah konteks tertentu sehingga dapat mencapai pemahaman yang lebih mendalam tentang tujuan yang relevan untuk semua pihak.
  • 6.
    III. Dengan menjadikanPancasila sebagia pandangan hidup yaitu dari sila pertama yang menjadi landasan yang menjadikan musyawarah agar tetap dalam nilai -nilai moral dan spiritual. Lalu di lanjutkan denga sila ke dua yang bersikap adil kepada semua orang terhadap pendapat yang mereka berikan. Lalu dengan sila ketiga yang bertujuan agar terciptanya suatu kesatuan tanpa adanya perpecahan antar suatu individu atau kelompok. Lalu sila ke empat yang menekankan pentingnya musyawarah dalam pengambilan keputusan yang dimana keputusan diambil dari pertimbangan bersama. Lalu sila kelima yang bertujuan agar suatu keputusan dapat diterima secara adil oleh semua orang tanpa ada yang memberatkan sebelah pihak.
  • 7.