Kasus ini membahas seorang anak laki-laki berusia 11 tahun yang didiagnosis dengan demam berdarah dengue (DBD) grade II setelah mengalami demam tinggi, mual, dan gejala lainnya selama beberapa hari. Setelah dirawat di rumah sakit, anak tersebut menunjukkan perbaikan dengan meningkatnya nafsu makan dan hasil laboratorium yang meningkat. Proses diagnosis menunjukkan adanya infeksi sekunder dengan IgG dengue positif dan IgM negatif, serta gejala klinis termasuk nyeri kepala, hepatomegali, dan ptekie.