Pelajaran dari  Alam
Apakah anda pernah memperhatikan burung?  Terutama saat menghadapi fase bertelur?
Burung selalu terbang , mengumpulkan ranting untuk sarang, kadang diambil dari jarak yang cukup jauh
... Dan saat sarangnya hampir jadi serta akan bertelur , hambatan datang dari cuaca, manusia atau hewan lain yang  merusak sarang yang telah mereka bangun dengan ketekunan , usaha  dan cinta.
Apa yang mereka lakukan ? Berhenti dan menyerah?
Tidak sama sekali !  Mereka memulai dari awal kembali membangun sarang, sampai akhirnya telur pertama berada disana.
Seringkali hal itu mereka lakukan sebelum  telur akhirnya menetas. Hewan, manusia ,dan angin besar sering merusak  impian mereka ,
Mereka memulai lagi dari NOL ... Sang burung tidak pernah mengeluh dan berhenti , terbang . . . Membangun sarang dan selalu bernyayi.
Apakah anda merasakan hal yang sama dalam kehidupan , dalam pekerjaan , masalah keluarga , atau  . . . . . . . konflik dengan teman,dan semuanya  tidak seperti yang anda impikan ? Apakah anda suka berkata : “  Cukup sudah, tak ada gunanya lagi berusaha , percuma aja . . . Capek deh  . . .”
Apakah anda selalu malas untuk mulai lagi menghadapi masalah rutin , ketidak percayaan ,cita – cita yang gagal, janji yang diingkari , target yang tak tercapai, padahal semuanya itu hampir saja anda mencapainya ?
Walaupun hidup ini menyakiti anda , lagi dan lagi , jangan pernah menyerah ! Berdoalah dan letakan harapan itu  didepan anda dan tetap lah maju kedepan!  Jangan khawatir  terhadap proses yang terjadi, inilah memang harapan anda ! . K umpulkan kembali potongan dan semua bagian impian serta  harapan anda ,  Rangkum jadi satu , maju terus , jangan menyerah !
Tidak peduli seberapa banyak rintangan yang harus dihadapi . . . . . Jangan pernah kehilangan semangat. Percaya pada Tuhan dan teruslah tetap beribadah dan berdoa.  Hidup adalah tantangan , dan sangat bijak jika anda menerimanya  Alam memberi kita pelajaran dari sang burung …
Keep on singing !

Pelajaran Dari Alam

  • 1.
  • 2.
    Apakah anda pernahmemperhatikan burung? Terutama saat menghadapi fase bertelur?
  • 3.
    Burung selalu terbang, mengumpulkan ranting untuk sarang, kadang diambil dari jarak yang cukup jauh
  • 4.
    ... Dan saatsarangnya hampir jadi serta akan bertelur , hambatan datang dari cuaca, manusia atau hewan lain yang merusak sarang yang telah mereka bangun dengan ketekunan , usaha dan cinta.
  • 5.
    Apa yang merekalakukan ? Berhenti dan menyerah?
  • 6.
    Tidak sama sekali! Mereka memulai dari awal kembali membangun sarang, sampai akhirnya telur pertama berada disana.
  • 7.
    Seringkali hal itumereka lakukan sebelum telur akhirnya menetas. Hewan, manusia ,dan angin besar sering merusak impian mereka ,
  • 8.
    Mereka memulai lagidari NOL ... Sang burung tidak pernah mengeluh dan berhenti , terbang . . . Membangun sarang dan selalu bernyayi.
  • 9.
    Apakah anda merasakanhal yang sama dalam kehidupan , dalam pekerjaan , masalah keluarga , atau . . . . . . . konflik dengan teman,dan semuanya tidak seperti yang anda impikan ? Apakah anda suka berkata : “ Cukup sudah, tak ada gunanya lagi berusaha , percuma aja . . . Capek deh . . .”
  • 10.
    Apakah anda selalumalas untuk mulai lagi menghadapi masalah rutin , ketidak percayaan ,cita – cita yang gagal, janji yang diingkari , target yang tak tercapai, padahal semuanya itu hampir saja anda mencapainya ?
  • 11.
    Walaupun hidup inimenyakiti anda , lagi dan lagi , jangan pernah menyerah ! Berdoalah dan letakan harapan itu didepan anda dan tetap lah maju kedepan! Jangan khawatir terhadap proses yang terjadi, inilah memang harapan anda ! . K umpulkan kembali potongan dan semua bagian impian serta harapan anda , Rangkum jadi satu , maju terus , jangan menyerah !
  • 12.
    Tidak peduli seberapabanyak rintangan yang harus dihadapi . . . . . Jangan pernah kehilangan semangat. Percaya pada Tuhan dan teruslah tetap beribadah dan berdoa. Hidup adalah tantangan , dan sangat bijak jika anda menerimanya Alam memberi kita pelajaran dari sang burung …
  • 13.