Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
Disusun oleh
Nur Muhamad Iqbal
SISTEM ADMINISTRASI NEGARA
INDONESIA
Hasil penelitian ini disusun guna
menyelesaikan tugas akhir semester
dalam rangka observasi di lembaga
pemerintah
BALAI BESAR BMKG
WILAYAH CIPUTAT II
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU
POLITIK
Universitas Muhammadiyah Jakarta
SEJARAH BMKG
TAHUN LEMBAGA PENANGGUNG
JAWAB
1841 Pengamatan Meteorologi dan Geofisika Diawali oleh Dr.Onnen
1866 Magnetisch en Meteorologisch
Observatorium atau Observatarium Magnetik
dan Meteorologi
Pemerintah Hindia Belanda,
1942-1945 Kisho Kausho Kusho Pemerintah Jepang
1945 Di Yogyakarta. Biro Meteorologi
Di Jakarta. Jawatan Meteorologi dan
Geofisika
Di Yogyakarta. AURI
Di Jakarta. Kementria Pekerjaaan Umum dan
Tenaga
1947 Meteorologisch en geofisiche Dienst Pemerintah Belanda
1949 Jawatan Meteorologi dan Geofisika Departemen Perhubungan dan Pekerjaan
Umum
1950 Jawatan Meteorologi dan Geofisika, Resmi
masuk dalam organisasi Meteorologi Dunia.
WMO
Departemen Perhubungan dan Pekerjaan
Umum
1955 Jawatan Meteorologi dan Geofisika Departemen Perhubungan
1960 Jawatan Meteorologi dan Geofisika Departemen Perhubungan Udara
1965 Direktorat Meteorologi dan geofisika Departemen Perhubungan Udara
1972 Pusat Meteorologi dan geofisika Departemen Perhubungan
1980 Badan Meteorologi dan Geofisika Departemen Perhubungan
2002 Badan Meteorologi dan Geofisika Lembaga Pemerintah Non Departement
PP No 1 Tahun 2008 Badan Meteorologi, Klimatologi, dan
Geofisika
Lembaga Pemerintah Non Departement
1 Oktober 2009 Badan Meteorologi, Klimatologi, dan
Geofisika
Lembaga Pemerintah Non Departement
SEJARAH BMKG
MAKNA LOGO
 Bentuk lingkaran melambangkan BMKG sebagai institusi yang dinamis;
 5 (lima) garis di bagian atas melambangkan dasar Negara RI yaitu Pancasila;
 9 (sembilan) garis di bagian bawah merupakan angka tertinggi yang melambangkan hasil maksimal
yang diharapkan;
 Gumpalan awan putih melambangkan meteorologi;
 Bidang warna biru bergaris melambangkan klimatologi;
 Bidang berwarna hijau bergaris patah melambangkan geofisika;
 1 (satu) garis melintang di tengah melambangkan garis khatulistiwa;
 Warna biru diartikan keagungan/ ketaqwaan;
 Warna putih diartikan keikhlasan/ suci;
 Warna hijau diartikan kesuburan;
 Warna abu-abu diartikan bebas/ tidak ada batas administrasi.
2. Penyampaian
informasi DINI
3.Penelitian, pengkajian,
dan pengembangan
4. Pelaksanaan
kerjasama internasional
5. Pelayanan data dan
informasi
6. Pengelolahan barang
miliki negara
1. Perumusan kebijakan
teknis
7. Pembinaan dan koordinasi
pelaksanaan tugas administrasi di
lingkungan BMKG
FUNGSI BMKG
FUNGSI BMKG
9. Perumusan Kebijakan
Umum dan Nasional
10.Pelaksanaan, pembinaan dan
pengendalian observasi, dan
pengolahan data dan informasi
8. Koordinasi
Kebijakan
11. Penyampaian Informasi
kepada pihak terkait
12. Koordinasi dan kerja sama
instrumentasi, kalibrasi, dan
jaringan komunikasi
14. Pelaksanaan pendidikan dan
pelatihan keahlian dan
manajemen pemerintahan
13. Pelaksanaan
pendidikan profesional
15. Pelaksanaan
manajemen data
BEBERAPA BALAI BESAR DI BERBAGAI
DAERAH INDONESIA
HAMBATAN
 Perubahan cuaca tidak menentu pada setiap Daerah
 Keterbatasan peralatan
VISI, MISI BALAI BESAR BMKG WILAYAH II
VISI MISI BMKG WILYAH CIPUTAT II
VISI
“ Menjadi pusat unggulan pelayanan jasa
Meteorologi, Klimatologi, Kualitas
Udara dan Geofisika dalam skala
wilayah yang berorientasi kepada
masyarakat pengguna “
MISI
 Menyediakan data dan informasi
meteorologi, Klimatologi, kualitas
Udara, dan Geofisika yang tepat
terecaya, cepat terpenuhi dan mudah
dipahami.
 Memudahkan aksesbilitas masyarakat
pengguna atau layanan jasa
meteorologi, Klimatologi, kualitas
udara, dan geofisika
 Meningkatkan kapasitas kayanan jasa
Meteorologi, Klimatologi, Kualitas
Udara dan Geofisika
 Meningkatkan koordinasi teknis
dengan stasiun Meteorologi, Stasiun
Klimatologi dan stasiun Geofisika di
lingkungan balai besar Meteorologi dan
Geofisika Wilyah II
 Melakukan kajian tentang kebutuhan
dan pemahaman masyarakat pengguna
atas jasa Meteorologi, Klimatologi,
Kualitas udara dan Geofisika
VISI DARI WEBSITE
MISI DARI WEBSITE
HASIL WAWANCARA
Saya : Apa hambatan dan kendala yang dialami BMKG
dalam menjalani fungsi/tugas.?
Renot : perubahan cuaca yang dialami setiap Daerah itu
pasti berbeda itu merupakan salah satu dari hambatan
kami.
Saya : Bagaimana cara bencana yang terjadi dan langkah
apa saja yang harus dilakukan oleh BMKG supaya
masyarakat bisa lebih aman.?
Renot : BMKG akan memberikan peringatan dini
mengenai bencana yang terjadi.
Saya : Apakah visi - misi tiap daerah itu beda, apa yang
membuatnya berbeda.?
Renot : pada dasarnya semua visi-misi sama yang
membedakan hanya kelas disetiap stasiun.
FOTO DEPAN BALAI
FOTO HALAMAN DAN TEMPAT PARKIR
RUANG KANTOR KERJA DAN STASIUN
PENGAMATAN
KESIMPULAN
 Balai Besar Badan Meteorologi wilayah Ciputat II
merupakan salah satu Balai yang berada dalam
negara indonesia salah satu tugasnya
mengkoordinasi seluruh stasiun yang berada dalam
kewenangnya untuk melaporkan kepada kantor
pusat dan diinformasikan kepada masyarakat
sebagai informasi cuaca, terdapat 5 balai besar di
seluruh Indonesia yang bertugas untuk
mengkoordinasikan dari Stasiun MKG kepada
Kantor Pusat.
observasi BMKg

observasi BMKg

  • 1.
    Badan Meteorologi, Klimatologi,dan Geofisika (BMKG) Disusun oleh Nur Muhamad Iqbal SISTEM ADMINISTRASI NEGARA INDONESIA Hasil penelitian ini disusun guna menyelesaikan tugas akhir semester dalam rangka observasi di lembaga pemerintah BALAI BESAR BMKG WILAYAH CIPUTAT II FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • 2.
    SEJARAH BMKG TAHUN LEMBAGAPENANGGUNG JAWAB 1841 Pengamatan Meteorologi dan Geofisika Diawali oleh Dr.Onnen 1866 Magnetisch en Meteorologisch Observatorium atau Observatarium Magnetik dan Meteorologi Pemerintah Hindia Belanda, 1942-1945 Kisho Kausho Kusho Pemerintah Jepang 1945 Di Yogyakarta. Biro Meteorologi Di Jakarta. Jawatan Meteorologi dan Geofisika Di Yogyakarta. AURI Di Jakarta. Kementria Pekerjaaan Umum dan Tenaga 1947 Meteorologisch en geofisiche Dienst Pemerintah Belanda 1949 Jawatan Meteorologi dan Geofisika Departemen Perhubungan dan Pekerjaan Umum 1950 Jawatan Meteorologi dan Geofisika, Resmi masuk dalam organisasi Meteorologi Dunia. WMO Departemen Perhubungan dan Pekerjaan Umum 1955 Jawatan Meteorologi dan Geofisika Departemen Perhubungan 1960 Jawatan Meteorologi dan Geofisika Departemen Perhubungan Udara 1965 Direktorat Meteorologi dan geofisika Departemen Perhubungan Udara 1972 Pusat Meteorologi dan geofisika Departemen Perhubungan 1980 Badan Meteorologi dan Geofisika Departemen Perhubungan 2002 Badan Meteorologi dan Geofisika Lembaga Pemerintah Non Departement PP No 1 Tahun 2008 Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Lembaga Pemerintah Non Departement 1 Oktober 2009 Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Lembaga Pemerintah Non Departement SEJARAH BMKG
  • 3.
    MAKNA LOGO  Bentuklingkaran melambangkan BMKG sebagai institusi yang dinamis;  5 (lima) garis di bagian atas melambangkan dasar Negara RI yaitu Pancasila;  9 (sembilan) garis di bagian bawah merupakan angka tertinggi yang melambangkan hasil maksimal yang diharapkan;  Gumpalan awan putih melambangkan meteorologi;  Bidang warna biru bergaris melambangkan klimatologi;  Bidang berwarna hijau bergaris patah melambangkan geofisika;  1 (satu) garis melintang di tengah melambangkan garis khatulistiwa;  Warna biru diartikan keagungan/ ketaqwaan;  Warna putih diartikan keikhlasan/ suci;  Warna hijau diartikan kesuburan;  Warna abu-abu diartikan bebas/ tidak ada batas administrasi.
  • 4.
    2. Penyampaian informasi DINI 3.Penelitian,pengkajian, dan pengembangan 4. Pelaksanaan kerjasama internasional 5. Pelayanan data dan informasi 6. Pengelolahan barang miliki negara 1. Perumusan kebijakan teknis 7. Pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas administrasi di lingkungan BMKG FUNGSI BMKG
  • 5.
    FUNGSI BMKG 9. PerumusanKebijakan Umum dan Nasional 10.Pelaksanaan, pembinaan dan pengendalian observasi, dan pengolahan data dan informasi 8. Koordinasi Kebijakan 11. Penyampaian Informasi kepada pihak terkait 12. Koordinasi dan kerja sama instrumentasi, kalibrasi, dan jaringan komunikasi 14. Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan keahlian dan manajemen pemerintahan 13. Pelaksanaan pendidikan profesional 15. Pelaksanaan manajemen data
  • 6.
    BEBERAPA BALAI BESARDI BERBAGAI DAERAH INDONESIA
  • 7.
    HAMBATAN  Perubahan cuacatidak menentu pada setiap Daerah  Keterbatasan peralatan
  • 8.
    VISI, MISI BALAIBESAR BMKG WILAYAH II
  • 9.
    VISI MISI BMKGWILYAH CIPUTAT II VISI “ Menjadi pusat unggulan pelayanan jasa Meteorologi, Klimatologi, Kualitas Udara dan Geofisika dalam skala wilayah yang berorientasi kepada masyarakat pengguna “ MISI  Menyediakan data dan informasi meteorologi, Klimatologi, kualitas Udara, dan Geofisika yang tepat terecaya, cepat terpenuhi dan mudah dipahami.  Memudahkan aksesbilitas masyarakat pengguna atau layanan jasa meteorologi, Klimatologi, kualitas udara, dan geofisika  Meningkatkan kapasitas kayanan jasa Meteorologi, Klimatologi, Kualitas Udara dan Geofisika  Meningkatkan koordinasi teknis dengan stasiun Meteorologi, Stasiun Klimatologi dan stasiun Geofisika di lingkungan balai besar Meteorologi dan Geofisika Wilyah II  Melakukan kajian tentang kebutuhan dan pemahaman masyarakat pengguna atas jasa Meteorologi, Klimatologi, Kualitas udara dan Geofisika
  • 10.
  • 11.
  • 12.
    HASIL WAWANCARA Saya :Apa hambatan dan kendala yang dialami BMKG dalam menjalani fungsi/tugas.? Renot : perubahan cuaca yang dialami setiap Daerah itu pasti berbeda itu merupakan salah satu dari hambatan kami. Saya : Bagaimana cara bencana yang terjadi dan langkah apa saja yang harus dilakukan oleh BMKG supaya masyarakat bisa lebih aman.? Renot : BMKG akan memberikan peringatan dini mengenai bencana yang terjadi. Saya : Apakah visi - misi tiap daerah itu beda, apa yang membuatnya berbeda.? Renot : pada dasarnya semua visi-misi sama yang membedakan hanya kelas disetiap stasiun.
  • 13.
  • 14.
    FOTO HALAMAN DANTEMPAT PARKIR
  • 15.
    RUANG KANTOR KERJADAN STASIUN PENGAMATAN
  • 16.
    KESIMPULAN  Balai BesarBadan Meteorologi wilayah Ciputat II merupakan salah satu Balai yang berada dalam negara indonesia salah satu tugasnya mengkoordinasi seluruh stasiun yang berada dalam kewenangnya untuk melaporkan kepada kantor pusat dan diinformasikan kepada masyarakat sebagai informasi cuaca, terdapat 5 balai besar di seluruh Indonesia yang bertugas untuk mengkoordinasikan dari Stasiun MKG kepada Kantor Pusat.