Masduki Asbari
Plant Division Head & People Development
produk cacat menghancurkan perusahaan,
karier, konsumen, para pesaing, masyarakat,
konsumen tidak lagi menerima alasan bahwa produk cacat
tidak bisa dihindari, bahkan, mutu yang baik saja tidak berarti,
jika para pesaing bisa membuat produk dengan mutu yang lebih baik lagi
banyak perusahaan telah dijatuhkan atau
bahkan sebaliknya diselamatkan
oleh mutu
mutu menjadikan medan persaingan menjadi
lebih “fair” bagi semua pemain, mobil
Jepang sukses di pasaran
Amerika Serikat
merupakan
contohnya
mutu membawa kedamaian dan keserasian dalam
organisasi, mutu menghentikan perdebatan
antara bagian-bagian yang bertikai
dengan mengajak mereka
menjadi “supplier dan
costumer” satu
dengan yang
lain.
perusahaan
yang berorientasi
dengan mutu bisa menjalin
hubungan damai dengan semua pihak
yang berkepentingan dalam perusahaan,
para stake holder, konsumen, dealer, manajemen,
karyawan, pemasok dan masyarakat
untuk produk yang mutunya bagus, kita tidak perlu menjadi
pemasar yang hebat, mestinya pemasang iklan
membelanjakan uang yang sama – yang biasanya dihabiskan
dalam promosi iklan – untuk meningkatkan mutu produknya,
dan selanjutnya mereka tidak perlu memasang iklan lagi,
mutu produk yang dibeli masih terus dikenang lama
setelah harganya dilupakan
bisnis yang didasarkan pada pelayanan bakal berhasil,
sedangkan bisnis yang berorientasi semata-mata
pada keuntungan sesaat bakal gagal, bicarakan
dulu mutu sebelum membicarakan keuntungan,
organisasi yang berorientasi pada mutu dapat
menekan biaya secara dramatis, dengan
meningkatkan mutu, perusahaan bisa
melipatgandakan laba mereka
(return on quality)
mutu menuntun perusahaan untuk
meraih kesempatan yang terbaik,
dan menetapkan masalah yang
harus diselesaikan terlebih
dahulu, perusahaan yang
berorientasi kepada
mutu akan terlepas
dari ancaman
manapun
di dunia
mutu, sebagaimana lampu menara suar,
memberi arah dalam meeting-meeting dan penyusunan
strategi-strategi bisnis, mutu tidak akan pernah ketinggalan zaman.
negara akan dikenal karena produknya yang
bermutu, contohnya Toyota dan Honda
mengharumkan nama Jepang
jika kita mengejar dua kelinci, maka dua-duanya akan lolos,
lebih dari dua tujuan utama sama artinya dengan tidak punya tujuan,
jika kita memelihara dengan baik para pelanggan dan para pegawai,
maka yang lain-lainnya akan berjalan dengan sendirinya.
jika kita mengutamakan mutu, semua yang lain akan
terseret dengan sendirinya, seperti pelanggan yang
puas, biaya yang rendah, stok barang yang
rendah, pengiriman barang/jasa yang
cepat, pegawai yang termotivasi
serta penjualan dan laba
yang meningkat.
dunia bisnis adalah hutan belantara, aturan main
dibuat oleh “alam” yang terdiri dari
pasar atau pembeli.
dalam dunia satwa tidak ada belas kasihan, seperti juga
dalam bisnis, melakukan sesuatu dengan benar
adalah persoalan hidup atau mati
kecoak, kecil, namun serba bisa, tahan pestisida dan tahu bagaimana
dapat beradaptasi pada lingkungan yang berubah, selalu waspada,
selalu bisa berkelit dan menyelinap
perusahaan bermutu hukumnya adalah wajib,
bukan merupakan suatu pengecualian,
tidak ada perusahaan yang punya
jaminan keberhasilan seumur
hidup, tidak ada perusahaan
yang kebal terhadap
kebangkrutan
pelanggan selalu benar
jangan berdebat dengan
pelanggan, mungkin saja anda
menang, tetapi kemudian anda
„kehilangan mereka‟
pelanggan akan meninggalkan perusahaan yang tidak
memperbaiki dan memperbarui produk dan jasanya
secara terus menerus

Mutu atau mati

  • 1.
    Masduki Asbari Plant DivisionHead & People Development
  • 3.
    produk cacat menghancurkanperusahaan, karier, konsumen, para pesaing, masyarakat, konsumen tidak lagi menerima alasan bahwa produk cacat tidak bisa dihindari, bahkan, mutu yang baik saja tidak berarti, jika para pesaing bisa membuat produk dengan mutu yang lebih baik lagi
  • 4.
    banyak perusahaan telahdijatuhkan atau bahkan sebaliknya diselamatkan oleh mutu
  • 5.
    mutu menjadikan medanpersaingan menjadi lebih “fair” bagi semua pemain, mobil Jepang sukses di pasaran Amerika Serikat merupakan contohnya
  • 6.
    mutu membawa kedamaiandan keserasian dalam organisasi, mutu menghentikan perdebatan antara bagian-bagian yang bertikai dengan mengajak mereka menjadi “supplier dan costumer” satu dengan yang lain. perusahaan yang berorientasi dengan mutu bisa menjalin hubungan damai dengan semua pihak yang berkepentingan dalam perusahaan, para stake holder, konsumen, dealer, manajemen, karyawan, pemasok dan masyarakat
  • 7.
    untuk produk yangmutunya bagus, kita tidak perlu menjadi pemasar yang hebat, mestinya pemasang iklan membelanjakan uang yang sama – yang biasanya dihabiskan dalam promosi iklan – untuk meningkatkan mutu produknya, dan selanjutnya mereka tidak perlu memasang iklan lagi, mutu produk yang dibeli masih terus dikenang lama setelah harganya dilupakan
  • 8.
    bisnis yang didasarkanpada pelayanan bakal berhasil, sedangkan bisnis yang berorientasi semata-mata pada keuntungan sesaat bakal gagal, bicarakan dulu mutu sebelum membicarakan keuntungan, organisasi yang berorientasi pada mutu dapat menekan biaya secara dramatis, dengan meningkatkan mutu, perusahaan bisa melipatgandakan laba mereka (return on quality)
  • 9.
    mutu menuntun perusahaanuntuk meraih kesempatan yang terbaik, dan menetapkan masalah yang harus diselesaikan terlebih dahulu, perusahaan yang berorientasi kepada mutu akan terlepas dari ancaman manapun di dunia
  • 10.
    mutu, sebagaimana lampumenara suar, memberi arah dalam meeting-meeting dan penyusunan strategi-strategi bisnis, mutu tidak akan pernah ketinggalan zaman.
  • 11.
    negara akan dikenalkarena produknya yang bermutu, contohnya Toyota dan Honda mengharumkan nama Jepang
  • 12.
    jika kita mengejardua kelinci, maka dua-duanya akan lolos, lebih dari dua tujuan utama sama artinya dengan tidak punya tujuan, jika kita memelihara dengan baik para pelanggan dan para pegawai, maka yang lain-lainnya akan berjalan dengan sendirinya.
  • 13.
    jika kita mengutamakanmutu, semua yang lain akan terseret dengan sendirinya, seperti pelanggan yang puas, biaya yang rendah, stok barang yang rendah, pengiriman barang/jasa yang cepat, pegawai yang termotivasi serta penjualan dan laba yang meningkat.
  • 14.
    dunia bisnis adalahhutan belantara, aturan main dibuat oleh “alam” yang terdiri dari pasar atau pembeli.
  • 15.
    dalam dunia satwatidak ada belas kasihan, seperti juga dalam bisnis, melakukan sesuatu dengan benar adalah persoalan hidup atau mati
  • 16.
    kecoak, kecil, namunserba bisa, tahan pestisida dan tahu bagaimana dapat beradaptasi pada lingkungan yang berubah, selalu waspada, selalu bisa berkelit dan menyelinap
  • 17.
    perusahaan bermutu hukumnyaadalah wajib, bukan merupakan suatu pengecualian, tidak ada perusahaan yang punya jaminan keberhasilan seumur hidup, tidak ada perusahaan yang kebal terhadap kebangkrutan
  • 18.
    pelanggan selalu benar janganberdebat dengan pelanggan, mungkin saja anda menang, tetapi kemudian anda „kehilangan mereka‟ pelanggan akan meninggalkan perusahaan yang tidak memperbaiki dan memperbarui produk dan jasanya secara terus menerus