MUKADDIMAH AD MUHAMMADIYAHDAN
KEANGGOTAAN MUHAMMADIYAH
A. Hakekat Mukaddimah AD Muhammadiyah
Hakekat Muqoddimah Anggaran Dasar adalah Ideologi
Muhammadiyah yang memberi gambar tentang
pandangan Muhammadiyah mengenai kehidupan
manusia di muka bumi ini, tujuan yang akan di raih, cara
mencapai tujuan tersebut, dan menjiwai segala gerak dan
usaha muhammadiyah dan pola komunikasi
muhammadiyah untuk mencapai tujuannya.
Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah disusun
oleh Ki Bagus Hadikusumo , yang ditetapkan pada Sidang
Tanwir tahun 1951.
2.
Hasil ungkapan KiBagus ini menyoroti
kembali pokok pikiran Almarhum K.H.Ahmad
Dahlan yang merupakan kesadaran beliau
dalam perjuangan selama hidupnya yang antara
lain berdirinya persyarikatan muhammadiyah.
Ki Bagus berharap mudah-mudahan dengan
muqaddimah anggaran dasar muhammadiyah
dapat kiranya di jaga, di pelihara atau
ditajdidkan agar selalu dapat dengan jelas dan
gamblang diketahui : Apa dan bagaimana
Muhammadiyah itu.
3.
Adapun Pokok pokokpikiran atau prinsip yang terkandung dalam
muqoddimah anggaran dasar muhammadiyah sebagai berikut :
1. Hidup manusia harus berdasar tauhid (meng Esakan Allah), ber
Tuhan, beribadah serta tunduk dan taat hanya kepada Allah swt.
2. Hidup manusia harus bermasyarakat
3. Hanya hukum Allah yang dapat dijadikan sendi untuk
membentuk pribadi yang utama dan mengatur ketertiban hidup
bersama menuju kehidupan bahagia dan sejahtera, di dunia dan
di akhirat.
4. Berjuang menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam untuk
mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar benarnya adalah
sebagai ibadah dan perbuatan ihsan dan Ishlah kepada
manusia/masyarakat.
4.
5. Perjuangan mewujudkantujuan dan cita cita
Muhammadiyah hanya dapat dilakukan
dengan cara berorganisasi.
6. Perjuangan Muhammadiyah adalah untuk
mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar
benarnya.
Secara lengkap Matan Mukaddimah
Anggaran Dasar Muhammadiyah sebagai
berikut:
5.
Al-Fatihah artinya: “Dengan nama Allah
yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh Alam,
Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang,
Pemilik hari pembalasan, hanya kepada
engkaulah kami menyembah dan hanya
kepada engkaulah kami mohon pertolongan.”
Saya Ridha: bertuhan kepada Allah,
beragama kepada Islam dan bernabi kepada
Muhammad Saw.
6.
amma ba’du, bahwasesungguhnya ketuhanan itu
adalah hak Allah semata-mata. Bertuhan daan
beribadah serta tunduk dan taat kepada Allah adalah
satu-satunya ketentuan yang wajib atas tiap-tiap
makhluk terutama manusia.
Hidup bermasyarakat adalah sunnah (hukum qudrat-
iradat) Allah atas kehidupan manusia di dunia.
Masyarakat yang sejahtra, aman, damai, makmur dan
bahagia hanya dapat diwujudkan di atas keadilan,
kejujuran, persaudaraan, gotong royong dan
bertolong-tolongan dengan bersendikan hukum Allah
lepas dari pengaruh setan dan hawa nafsu.
7.
Menjunjung tinggi hukumAllah daripada hukum
yang manapun adalah kewajiban mutlak bagi
tiap-tiap orang yang mengaku berTuhan kepada
kepada Allah. Agama Islam dibawa oleh sekalian
Nabi, adm sapai Muhammad bertujuan untuk
mendapat kebahagiaan dunia dan akhirat.
Syahdan, untuk menciptakan masyarakat yang
bahagia dan sentosa, manusia hendaknya
beribadah kepada Allah, senantiasa berdoa dan
berusaha untuk mendapatkan perlindungan dan
pertolongan Allah Swt.
8.
Akhirnya pada tanggal8 Dzulhijjah 1330 H./18
Nopember 1912 M. Didirikan suatu persyarikatan
gerakan Islam yakni “ MUHAMMADIYAH” yang
mengikuti peredaran zaman dalam suatu
permusyawatan. Muhammadiyah dapat mengantar
ummat Islam kepintu gerbang surga Jannatun Na’im
dengan keridhaan Allah yang Rahman dan Rahim.
9.
B. Keanggotaan danSyarat menjadi Anggota
Muhammadiyah
1. Keanggotaan Muhammadiyah terdiri dari :
a. Anggota Luar Biasa ialah orang Islam bukan warga
negara Indonesia.
b. Anggota Biasa ialah warga negara Indonesia
beragama Islam.
c. Anggota Kehormatan ialah perorangan beragama
Islam yang berjasa terhadap Muhammadiyah karena
kewibawaan dan keahliannya bersedia membantu
Muhammadiyah.
10.
2.Syarat menjadi anggotaMuhammadiyah
adalah :
a. Warga negara Indonesia beragama Islam
b. Laki Laki atau perempuan berumur 17 tahun
atau sudah menikah.
c.Menyetujui maksud dan tujuan Muhammadiyah
d.Bersedia mendukung dan melaksanakan usaha
Muhammadiyah.
e.Mendaftarkan diri dan membayar uang
pangkal.
11.
3. Tata caramenjadi anggota Muhammadiyah
a.Mengajukan permintaan secara tertulis kepada
Pimpinan Pusat dengan mengisi formulir
disertai kelengkapan syarat syaratnya melalui
pimpinan ranting atau pimpinan amal usaha di
tempat yang belum ada Ranting, kemudian
diteruskan kepada pimpinan cabang.
b.Pimpinan cabang meneruskan permintaan
tersebut kepada Pimpinan Pusat dengan
disertai pertimbangan.
12.
c.Pimpinan Cabang dapatmemberi tanda
anggota sementara kepada calon anggota,
sebelum yang bersangkutan menerima kartu
tanda anggota dari Pimpinan Pusat
Muhammadiyah. Bentuk tanda anggota
sementara ditetapkan oleh Pimpinan Pusat.
d. Pimpinan Pusat memberi kartu tanda anggota
Muhammadiyah kepada calon anggota biasa
yang telah disetujui melalui pimpinan cabang
yang bersangkutan.
13.
Melaksanakan dakwah amarma’ruf nahi munkar dengan
cara masing-masing yang sesuai, muhammadiyah
menggerakkan menuju tujuannya adalah masyarakat
Islam yang sebenar-benarnya. Sasaran Dakwah
perseorangan yang telah beragama Islam digolongkan:
1. Anggota Muhammadiyah Aktif adalah anggota yang aktif
mengikuti pengajian dan kursus yang diselenggarakan
Muhammadiyah, serta berada dalam orbit gerakan
menjadi anggota jama,ah yang aktif. Pendekatan berupa
pembinaan agar semakin giat mempelajari dan
mengamalkan ajaran Islam serta menegakkan dan
menjunjung tinggi agama Islam melalui persyarikatan
Muhammadiyah.
14.
2. Anggota MuhammadiyahNon Aktif adalah
anggota yang jarang mengikuti pengajian dan
tidak aktif dalam melaksanakan dakwah Islam
melalui Muhammadiyah.
3.Simpatisan Aktif adalah simpatisan
Muhammadiyah yang sudah aktif mengikuti
pengajian atau kursus yang diselenggarakan
Muhammadiyah. Pendekatan dengan
merekrut menjadi anggota jama’ah kader
Muhammadiyah untuk selanjutnya di bina
melalui mekanisme jama’ah.
15.
4.Simpatisan Akibat JasaAmal Usaha
Muhammadiyah adalah bersimpati kepada
Muhammadiyah karena jasa Muhammadiyah
melalui amal usaha yang mereka rasakan, seperti
orang tua murid/mahasiswa, pasien rumah sakit,
keluarga pasien, anggota keluarga di asuh di Panti
Asuhan Muhammadiyah, dll.
5.Simpatisan yang berada dalam binaan
Muhammadiyah adalah yang mengikuti pendidikan
formal Muhammadiyah. Mereka diantaranya
siswa/mahasiswa, pegawai amal usaha usaha yang
belum menjadi anggota Muhammadiyah.
16.
6. Simpatisan keluargaaktifis Muhammadiyah adalah
simpatisan berasal dari keluarga para pimpinan
Muhammadiyah, keluarga kader dan muballigh
Muhammadiyah, keluarga anggota Muhammadiyah.
Pendekatan dilakukan oleh para aktifis Muhammadiyah
yang menjadi anggota keluarga mereka untuk diajak
menjadi peserta pengajian/kursus yang diselenggarakan
Muhammadiyah.
7. Orang yang belum bersimpati kepada Muhammadiyah
adalah orang yang belum memahami gerakan
Muhammadiyah sehingga cenderung membenci dan salah
paham dengan Muhammadiyah. Pendekatan adalah
dengan cara berbuat baik , berlapang dada, dan
memberikan informasi tentang Muhammadiyah.
17.
8 Non Muslimadalah orang yang belum
memahami Islam. Pendekatan adalah dengan
berbuat baik, bertoleransi, menyampaikan
informasi tentang kebenaran Islam kepada
mereka.
Pada dasarnya jumlah anggota dan simpatisan
yang belum terbina masih sangat banyak, kita
harus bekerja keras agar semakin banyak yang
masuk dalam binaan Muhammadiyah untuk
menjadi pribadi muslim yang sebenar-
benarnya.