Dokumen tersebut membahas tentang larangan memilih pemimpin non-Muslim atau yang tidak taat kepada ajaran Islam, karena hal itu dapat mengundang murka Allah dan memberi kesempatan kepada kemaksiatan berlangsung. Al-Quran dan hadis menyebutkan bahwa memilih pemimpin kafir sama dengan menjadi bagian dari golongan mereka, sehingga program keislaman tidak akan berjalan.