DBD adalahsingkatan dari Demam Berdarah Dengue, penyakit infeksi virus
yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus
(nyamuk loreng), ditandai demam tinggi mendadak, sakit kepala, nyeri otot,
dan bisa berujung pada pendarahan serius (syok dengue) jika tidak ditangani
dengan cepat. Pencegahan utama adalah 3M Plus (Menguras, Menutup,
Mendaur ulang barang bekas) serta menghindari gigitan nyamuk dengan
menggunakan lotion, kelambu, dan pakaian tertutup.
3.
Penyebab
Virus Dengue:Virus ini dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus.
Nyamuk: Nyamuk ini aktif menggigit di siang hari dan berkembang biak di genangan
air bersih seperti bak mandi, vas bunga, atau ban bekas.
Gejala
Demam tinggi mendadak (hingga 39-40°C).
Sakit kepala hebat, nyeri otot dan sendi.
Mual, muntah, dan hilang nafsu makan.
Ruam merah pada kulit.
Nyeri perut, gusi berdarah, mimisan (pada kasus parah).
Fase Kritis: Setelah demam turun, trombosit bisa turun drastis dan terjadi kebocoran
pembuluh darah (syok), ditandai lemas, gelisah, napas cepat, kulit dingin, dan pucat
4.
Pengobatan & Pencegahan
Pengobatan:
Perbanyak cairan (oralit, air putih, jus), istirahat cukup, dan segera ke
dokter. Tidak ada obat spesifik, pengobatan fokus pada penanganan gejala
dan pencegahan komplikasi.
Pencegahan (3M Plus):
M: enguras tempat penampungan air.
M: enutup rapat tempat penampungan air.
M: endaur ulang/mengubur barang bekas yang bisa menampung air.
Plus: Memakai lotion anti nyamuk, pakaian tertutup, menabur bubuk abate,
memasang kawat nyamuk, dan fogging.
5.
Kapan Harus keDokter?
Segera cari pertolongan medis jika ada gejala DBD, terutama jika demam
sudah reda namun pasien menjadi sangat lemas, muntah terus menerus, nyeri
perut hebat, atau ada tanda-tanda pendarahan