-..
•
LAPORAN KELOMPCK :
1. Nama (lengkap)
Fendidikan terakhir
Kelas
Alamat/tilp. sekolah
: Nur Agustinus soedjatmiko
: 3 (tiga) IFA
.....
: Jl. Kepanjen 8 Surabaya/24901
•
Alamat/tilp. rllmah : Jl. KrembU1gan Barat 31-1 surabe.J~./2627!
2. Nama (lengkap)
Pendidikan terakhir
Kelas
Alamat/tilp. Sekolah
Alamat/tilp. Rumah
•
g::anda Tangan
. -,
/
/
s)
: Richard Santoso Widjaja
: SMA Katolik ItFRATl!iRMp·
: 3 (tiga) IFA
: Jl. Kepanjen 8 Surabaya/24901
: Jl. Mojoat'llm II/51 /-
Tanda Tangan
(Richard Santoso Widjaja)
MengetahUi,
Kepala sekolah FRATt.:RAN
•
•
---""'""'!: -
JL KepanJen 8
.A. Dwidjowasito)
•
,:t~t,a,r"",Be~,~,kan, dan Permasalahan&S 22 . 21 2S'-' j i i i i !
Roket sebagai bahan penelitian ilmiah remaja adalah
dasRr yang pal i ng sederhana dari penelitian dirgantara dan
ngkasa s eperti yang dilakukan olah Lembaga Antariksa dan
Penerbangan Nasional (LAPAN) . Di negara-negara yang telah
maju peroketan sebagai penelitian ilmiah remaja telah di-
r i nt1s sejak beberapa puluh tahun yang lalu dan merupakan
kegiatan. praktikuID. Fisika di sekolah-sekolah menengah atas.
Pene11tian t ersebut di Indonesia belum banyak dilakukan
pertama- tama karena bahaya ledakan yang dapat dit.imbulkan
apabil a dilakukan secara kurang hati-hati dan. kedua karena
alas an sekurit.i, yait.u kemungkinan penyalahgunaan roket
bag! aha-usaha subversif. Permasalahannya adalah sampai
pada batas mana golongan remaja intelektual dapat dis:erahi
tanggung jawab sebagai peneliti-peneliti pemula. Bukankah
roket atau peroketan dapat dimanfaatkan juga bagi penelitian
di bidang A&tr dan. Geologi? Di lain pihakt penelitian
peroketan kurang diminati golongan remaja intelektual karena
tidak dikenal dan kurang diberi dukungan. Suatu keadaan yang
sangat tidak menguntungkan bagi perkembangan ilmu sendiri.
~ujuan Penelitian
Penelitian di bidang eksakta pada umumnya dilakukan
1a1n1 percobaan-percobaan yang ngarah kepada suatu
pene baru yang berguna. Penel1tian yang telah dilaku
se
masa.- akan tang
1
,
?
juga merup kan p rc b n rh dnp dil kukl n
oleh pa ·n belullU~t: d n litl h... r P All b. hw1 pono 11 t 1
aksn memperoleh panemusn Ttl Y: llg borgullu aadomik:i.ll.n hingga
roket dapat diluncurk. n sec ·rt labih ofis1on.
Di samping itu penelitian tersehut jugn ditujukan
untuk memperkaya bangaa d1 berbagui bi d ng, antara lain:
1. ~ida~~ sosial , yaitu untuk meni mbulkan rasa bangga2 . i H a S 2 i 1 : )
di kalangan r emaja Indonesia karena kemampuannya
Yang _ sejajar dangan t ernan-t ernan seusia dar~
negara-nagara ma juj
2. bidang akonomi; penalitian perokatan bertujuan2 2 £ 2! 1 !2 [ 2
jangka panjang untuk melepaskan diri dari keter-
gantungan kepada negara-negara maju, yaitu kemam-
puan u~tuk menclptaksn sendiri roket-roket
penelltian dirgantara dan angkasa luar;
3. bldang buqa:~; penting sakali artinya bagi bangsa,
Indonesia suatu keyaklnan akan kemampuan-kemampuan
di bidang kemajuan l1mu;
4. bidans ~gamat yaitu un~uk makin menebalkan keper-
cayaan golongan remaja kepada Tuhan YHE dengan
jalan memanfaatkan segala kepndaian yang diber1kan
Tuhan kepada
syarakat;
reka untuk kepent,ingan ~lmu dan
5. hidans pend~dikan; golongan remaja 1ntelektual" i
harus dirangsang untuk mengabdi kepada ilmu
pengetahuan dengan jalan ec aktif nelibatkan
diri di b1dang teor1 pene11U.n•.
•
3
~tas,an Pe~masa,lahf.!n
Dalam mengadakan penelltian dan percobaan peroketan
batasan~batasan diberikan sebagal bariku~:
1. peroketan yang dibahas adalah peroketan untuk
i pengetahuan dan sama sakali tidak ditujukan
kepada kegunaan~a di bidang militerj
2 •. bahan bakar yang digunakan adalah bahan bakar
padat. Pambuatan roket dengan bahan bakar cair
t.1dak dipraktekkan. di simi.;
• •
•
•
•
---------------------------------------------------.---
• Basil Observasi •2 2 I
Pereobaan I : Body dari : PVC diameter: ? om•
panjang: 30 em
sirip : 4 buah (dari kerta:' ka.rton)
nozzle : dari bekas tabung lem eaf! tol
(aluminium)
Hidung : bekas tu tup 1em eastol (p1a,ntik)
Bahan bakar : Bahan bakar padat
komposisi : Sendawa •• 15 %
Belerang: 10 %
Arang : 15 %
Jarak : jauh 15 meter
tinggi 10 meter
1 i : 45
0
sudut e evas
dalarn bertit
Nama roket : ESRO I (ESRO::Experimen t ::>ounding Rocket
OMEGA)
Kegagalan : Nozzle peeah.
Karena sirip berdekatan dengan nozzle,
pada saat nozzle peeah, sirip tJl'ut
haneur •
•
Perkiraan penyebab kegagalan: Nozzle haneur karena lu-
bang terla1u keeil dan kurang kuat.
Tanggal pereobaan: 14 jo,aret 1982.
Ada foto pereobaan.
4
: piptt 1 VC diameter 20m
11 11 j:mr. 1 ~O ern
uoz:.r.le : sama dongan .l:!.iSRO I
lIidung : SLLJI13, dengan ~SRO I
Bahan bakar : :Bahan baker padat
komposisi : sarna dellgan BSRO I
Jarak : jauh 10 meter
sudut elevasi
Nama roket
.Ke gagal an
tinc,gi 7 meter
o
: 45
: ' BSRO II
: Nozzle peoah seperti1!,;SRO I
Kesimpulan : 1. Terbang dengan sirip memperjauh,
ja.rak jangkau.
2. Jadi sirip sangat penting bagi
roket.
'l'anggal percobaan : 7 April 1982
Diagram roket:
penyekat (kertas)
Bahan bakar)
,
Nozzle
Hidung roket Badan roket (dari FVC)
•
·l·idak ada foto peroobaan
5
•
•
~ereobaan III : Nama roket
BCJhan roket
panjant
sirip
Nozzle
Bahan bakar
Jarak jauh
tinggi
Kegagalan
}enyeba~ keeagalan
Tanggal percobaan
'l'idak ada foto.
Diagram roke t
/ /.~
-.....:.....;....-- ' -~- -
: ~..JRO ~ll
: pipa ~VC diameter 2 em
: 40 en,
: 4 buah
den Dan . 'BO I: sarr.a 0
: sama dengan ~SRO I
: 5 meter
: 3 meter
: Nozzle peeah d ertsr .
sanga t pendek.
: Bahan r
habis
Roket terlalu erato
: 16 April 1962
••
PeJyekat an bakar/prope ant
oa
.irip
6
Fereobaan IV :
•
7
Nama roke t : bSRO IV
palljane : 60 em
Body : Pipa PVC diameter 2,5 em
airip ! 8 buah
Nozzle · dari kayu
H1dung • dari kayu
Komposisi bahan bakar. sarna dengan ~BRv 1
Kegagalan : Roket ta, dapat terbang
lerkiraan penyebabnya; Tidak ada penyekat propelant
Ada foto roke t •
•
tioket terlalu berat
Dahan bakar terlalu aedikit
bahan bakar kurang mampa t/padat
().I
8
~ereobaan v ~ Body dari . pipa ~VC uiameter 2,5 em
panjang • 40 em sirip : 4 buah
Nozzle
Bahan bakar
Jarak jauh
tinggi
Wak tu terbang
sudu t elevasi
Kegagalan
Tang8a1 dan te }l t
percobaan
Ada foto percobaan .
Roket ~SRO V sedang mulai
meluncur
kert-us karton
; kayu
: sarna dengan ~SRO I
: 148,2 meter 1
. dihi tung dengan
: 87,9 meter perhitunean.
: 6 detik
: 50
0
: Karena sirip terl alu deka t d n n
nozzle dan sirip ter -t dar! pl&--
tik, sirip lele: da.'1 ~!'l:ia..n
kuran€ s tabil.
: 11 Juli 1982 di H . ·ut. r •
••
Rdte li.SRO V
jalan er an kUT
•
k.
1•
Percobaan VI ~ Nnll, i rake
Jenin
Pan j arw
d iDrneter
, .slrlp
Keeagalan
Penyebabnya
Nozzle
Ridung
: Hoke"t ek, perimen ber tin,",ka t dua
: 36 e rn
•• em
: 8 buah
9
: Rok e t tingkat I tidav. dapa t melun-
cur, baru roket II meluneur tetapi
tidak berhasil karena hanya melun-
cur 5 meter.
: Roket terlalu berat dan propulsinya
kurang sempurna
: Kertas
: kayu
Ada gambar roket (foto ):
Percobaan tanggal: 15 Agustus 1982
di Rungkut, Surabaya.
Pereobaan VII : Nama roket : .c;..)RO VI
Karateristik BSRO VI ••
Panjang keseluruhan : 86,5 em
Diameter luar : 2,9 em
Diameter dalam : 2, 3 em
Berat kosong : 257 gram
Berat dengan propelan: 505 gram
Berat bahan bakar : 248 gram
Bahan bakar : padat
komposisi bahan bakar: KN03
C 15%
S 5%
C
6H
12
0
6 4°%
10
Reaksi : 2KN03+3C=S ) K2S+3C02+N2+550 kalori/e;ram
Sirip
dimensi
C
6
H
12
06 + Kkal ori >XC + 6 H
20
: jumlah 3 buah
•• 4em
•
6,1 em
3 em
Nozzle : plat besi
Bahan roket : aluminium•
penyekat bahan bakar : kayu
Hidung : seng
sirip : seng
Titik berat : 38,75 em dari Nozzle
Roket terbang: 10 meter
•
-•
...,...
•

•
' • • ~ , ' I
.,.. '
1.4..".:."''Iii>;. ••
. .-
- , ...' ......- .- - ',
". ) " .. ,..- .. li·.· '.H.:.;
-" . . ,..:-.. • iC 01'> •
- •
~t. ,
-.:....., ...•
-,
•
, ,
•
•
,"
,
•
. --
r••
'.
•
•
f
Roket ESRO VI
•..~ '4! 7
1 ...' •..J• ....- . ...
• •( ,.,.....'''-; ,
,..:f'"
•
•
• •• ,
..-'
,
" ";.f' I.... ·, 4 ". ~ •. '
.., (,., ...
.,
• ,
,
,
",,
,
I
,
'--:"- .
•
--
Roke t .c:SRO VI ketika meluncur
11
•• -
•
• •
,
t;i.;'
"•
II :
..
r fl t. : ..., R VII
: }'anjnnp, kcr'cluruhan 108 em
Ti tik beNlt 48 em dari nozzle
Noz:tle menrgunakan nozzle .c,~)RO VI
pipa jenis sarna dengan ~SRO VI
dime ter same dengan C;SRO VI
Sirip empat buah
10,5 em
11 em 4 em
7 em
Terbang: sekitar 15 meter
: baban ba, ar tidak terbakar habis
pada waktu terbang dan roket jatuh
(noz~le terlepas) dan roket terba-
kar di tanah. ·
tangcal !;3reobaan : 26 September 1982
sudut elevasi ••
di kompleks ITS, Sukolilo,Surabaya
50°
Ada foto slide dan foto roket:
BAhan bakar seperti roke t ~::;RO I
•
f 0 0 rok > t , I 0 V T I
1 '
,I
"
•
•
Perkembangan ~ks;erimen Roket Untuk Meneliti Cuaca••'sa , 2! E E E
Apabila telah berhasil dikembangkan sebunh rokot y;.n('
sempurna maka perkembangan berikutnya adalah membuat roklll itu 19l1r'
dapat berguna bagi ilnm pengetahuan. Ilmu pengetahuun dj sin i . d 1-
lah penelitian cuaca. Antara lain yan g dapat dikembant;kall d i n lni
adalah :
1. Alat pengukur suhu elektronik.
2. Alat pengukur kecepatan angin elektronik.
3. Alat pengukur intensitas cahaya elektronik.
4. Alat pengukur kelembapan udara elektronik.
5. Barometer elektronik.
6. Beberapa pesawat pemancar elektronik yang bertueas un-
tuk mengirimkan data.
7. Alat pengukur ketinggian pesawat peneliti.
8. Peralatan mekanik untuk JIlembuka parasut.
Penjelasan dari alat-alat tersebut adalah seba{Jai
Data yang diperlukan diambil oleh peralat~l elektronik dan dikirim
ke darat melalui pemancar-pemancar yang t erada J'adCi pesa wat, se t -
••
lab ti ba di darat data tersebu t diubah ke sistiI' digi tal . Dengaz d-
mikian kita dapat memonitor segala data yang diperlu"cn den an m n
gunakan sistim digital.
., -
•••
blok alatan
(,> .... , ,- £'1,:,--' _ _
,.;..1'-' I J ...... ~-
___I
At 'I" I--~
Unit pada roket
•
I
'v
-
•
~11"" ._,__" ." I..,
.....
,1-1V1 • •
, t . •
I I
Uni t pada daratan/moni tor
,
{J '...

Laporan Eksperimen Peroketan

  • 2.
    -.. • LAPORAN KELOMPCK : 1.Nama (lengkap) Fendidikan terakhir Kelas Alamat/tilp. sekolah : Nur Agustinus soedjatmiko : 3 (tiga) IFA ..... : Jl. Kepanjen 8 Surabaya/24901 • Alamat/tilp. rllmah : Jl. KrembU1gan Barat 31-1 surabe.J~./2627! 2. Nama (lengkap) Pendidikan terakhir Kelas Alamat/tilp. Sekolah Alamat/tilp. Rumah • g::anda Tangan . -, / / s) : Richard Santoso Widjaja : SMA Katolik ItFRATl!iRMp· : 3 (tiga) IFA : Jl. Kepanjen 8 Surabaya/24901 : Jl. Mojoat'llm II/51 /- Tanda Tangan (Richard Santoso Widjaja) MengetahUi, Kepala sekolah FRATt.:RAN • • ---""'""'!: - JL KepanJen 8 .A. Dwidjowasito)
  • 3.
    • ,:t~t,a,r"",Be~,~,kan, dan Permasalahan&S22 . 21 2S'-' j i i i i ! Roket sebagai bahan penelitian ilmiah remaja adalah dasRr yang pal i ng sederhana dari penelitian dirgantara dan ngkasa s eperti yang dilakukan olah Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) . Di negara-negara yang telah maju peroketan sebagai penelitian ilmiah remaja telah di- r i nt1s sejak beberapa puluh tahun yang lalu dan merupakan kegiatan. praktikuID. Fisika di sekolah-sekolah menengah atas. Pene11tian t ersebut di Indonesia belum banyak dilakukan pertama- tama karena bahaya ledakan yang dapat dit.imbulkan apabil a dilakukan secara kurang hati-hati dan. kedua karena alas an sekurit.i, yait.u kemungkinan penyalahgunaan roket bag! aha-usaha subversif. Permasalahannya adalah sampai pada batas mana golongan remaja intelektual dapat dis:erahi tanggung jawab sebagai peneliti-peneliti pemula. Bukankah roket atau peroketan dapat dimanfaatkan juga bagi penelitian di bidang A&tr dan. Geologi? Di lain pihakt penelitian peroketan kurang diminati golongan remaja intelektual karena tidak dikenal dan kurang diberi dukungan. Suatu keadaan yang sangat tidak menguntungkan bagi perkembangan ilmu sendiri. ~ujuan Penelitian Penelitian di bidang eksakta pada umumnya dilakukan 1a1n1 percobaan-percobaan yang ngarah kepada suatu pene baru yang berguna. Penel1tian yang telah dilaku se masa.- akan tang 1
  • 4.
    , ? juga merup kanp rc b n rh dnp dil kukl n oleh pa ·n belullU~t: d n litl h... r P All b. hw1 pono 11 t 1 aksn memperoleh panemusn Ttl Y: llg borgullu aadomik:i.ll.n hingga roket dapat diluncurk. n sec ·rt labih ofis1on. Di samping itu penelitian tersehut jugn ditujukan untuk memperkaya bangaa d1 berbagui bi d ng, antara lain: 1. ~ida~~ sosial , yaitu untuk meni mbulkan rasa bangga2 . i H a S 2 i 1 : ) di kalangan r emaja Indonesia karena kemampuannya Yang _ sejajar dangan t ernan-t ernan seusia dar~ negara-nagara ma juj 2. bidang akonomi; penalitian perokatan bertujuan2 2 £ 2! 1 !2 [ 2 jangka panjang untuk melepaskan diri dari keter- gantungan kepada negara-negara maju, yaitu kemam- puan u~tuk menclptaksn sendiri roket-roket penelltian dirgantara dan angkasa luar; 3. bldang buqa:~; penting sakali artinya bagi bangsa, Indonesia suatu keyaklnan akan kemampuan-kemampuan di bidang kemajuan l1mu; 4. bidans ~gamat yaitu un~uk makin menebalkan keper- cayaan golongan remaja kepada Tuhan YHE dengan jalan memanfaatkan segala kepndaian yang diber1kan Tuhan kepada syarakat; reka untuk kepent,ingan ~lmu dan 5. hidans pend~dikan; golongan remaja 1ntelektual" i harus dirangsang untuk mengabdi kepada ilmu pengetahuan dengan jalan ec aktif nelibatkan diri di b1dang teor1 pene11U.n•.
  • 5.
    • 3 ~tas,an Pe~masa,lahf.!n Dalam mengadakanpenelltian dan percobaan peroketan batasan~batasan diberikan sebagal bariku~: 1. peroketan yang dibahas adalah peroketan untuk i pengetahuan dan sama sakali tidak ditujukan kepada kegunaan~a di bidang militerj 2 •. bahan bakar yang digunakan adalah bahan bakar padat. Pambuatan roket dengan bahan bakar cair t.1dak dipraktekkan. di simi.; • • • • •
  • 6.
    ---------------------------------------------------.--- • Basil Observasi•2 2 I Pereobaan I : Body dari : PVC diameter: ? om• panjang: 30 em sirip : 4 buah (dari kerta:' ka.rton) nozzle : dari bekas tabung lem eaf! tol (aluminium) Hidung : bekas tu tup 1em eastol (p1a,ntik) Bahan bakar : Bahan bakar padat komposisi : Sendawa •• 15 % Belerang: 10 % Arang : 15 % Jarak : jauh 15 meter tinggi 10 meter 1 i : 45 0 sudut e evas dalarn bertit Nama roket : ESRO I (ESRO::Experimen t ::>ounding Rocket OMEGA) Kegagalan : Nozzle peeah. Karena sirip berdekatan dengan nozzle, pada saat nozzle peeah, sirip tJl'ut haneur • • Perkiraan penyebab kegagalan: Nozzle haneur karena lu- bang terla1u keeil dan kurang kuat. Tanggal pereobaan: 14 jo,aret 1982. Ada foto pereobaan. 4
  • 7.
    : piptt 1VC diameter 20m 11 11 j:mr. 1 ~O ern uoz:.r.le : sama dongan .l:!.iSRO I lIidung : SLLJI13, dengan ~SRO I Bahan bakar : :Bahan baker padat komposisi : sarna dellgan BSRO I Jarak : jauh 10 meter sudut elevasi Nama roket .Ke gagal an tinc,gi 7 meter o : 45 : ' BSRO II : Nozzle peoah seperti1!,;SRO I Kesimpulan : 1. Terbang dengan sirip memperjauh, ja.rak jangkau. 2. Jadi sirip sangat penting bagi roket. 'l'anggal percobaan : 7 April 1982 Diagram roket: penyekat (kertas) Bahan bakar) , Nozzle Hidung roket Badan roket (dari FVC) • ·l·idak ada foto peroobaan 5 •
  • 8.
    • ~ereobaan III :Nama roket BCJhan roket panjant sirip Nozzle Bahan bakar Jarak jauh tinggi Kegagalan }enyeba~ keeagalan Tanggal percobaan 'l'idak ada foto. Diagram roke t / /.~ -.....:.....;....-- ' -~- - : ~..JRO ~ll : pipa ~VC diameter 2 em : 40 en, : 4 buah den Dan . 'BO I: sarr.a 0 : sama dengan ~SRO I : 5 meter : 3 meter : Nozzle peeah d ertsr . sanga t pendek. : Bahan r habis Roket terlalu erato : 16 April 1962 •• PeJyekat an bakar/prope ant oa .irip 6
  • 9.
    Fereobaan IV : • 7 Namaroke t : bSRO IV palljane : 60 em Body : Pipa PVC diameter 2,5 em airip ! 8 buah Nozzle · dari kayu H1dung • dari kayu Komposisi bahan bakar. sarna dengan ~BRv 1 Kegagalan : Roket ta, dapat terbang lerkiraan penyebabnya; Tidak ada penyekat propelant Ada foto roke t • • tioket terlalu berat Dahan bakar terlalu aedikit bahan bakar kurang mampa t/padat ().I
  • 10.
    8 ~ereobaan v ~Body dari . pipa ~VC uiameter 2,5 em panjang • 40 em sirip : 4 buah Nozzle Bahan bakar Jarak jauh tinggi Wak tu terbang sudu t elevasi Kegagalan Tang8a1 dan te }l t percobaan Ada foto percobaan . Roket ~SRO V sedang mulai meluncur kert-us karton ; kayu : sarna dengan ~SRO I : 148,2 meter 1 . dihi tung dengan : 87,9 meter perhitunean. : 6 detik : 50 0 : Karena sirip terl alu deka t d n n nozzle dan sirip ter -t dar! pl&-- tik, sirip lele: da.'1 ~!'l:ia..n kuran€ s tabil. : 11 Juli 1982 di H . ·ut. r • •• Rdte li.SRO V jalan er an kUT • k. 1•
  • 11.
    Percobaan VI ~Nnll, i rake Jenin Pan j arw d iDrneter , .slrlp Keeagalan Penyebabnya Nozzle Ridung : Hoke"t ek, perimen ber tin,",ka t dua : 36 e rn •• em : 8 buah 9 : Rok e t tingkat I tidav. dapa t melun- cur, baru roket II meluneur tetapi tidak berhasil karena hanya melun- cur 5 meter. : Roket terlalu berat dan propulsinya kurang sempurna : Kertas : kayu Ada gambar roket (foto ): Percobaan tanggal: 15 Agustus 1982 di Rungkut, Surabaya.
  • 12.
    Pereobaan VII :Nama roket : .c;..)RO VI Karateristik BSRO VI •• Panjang keseluruhan : 86,5 em Diameter luar : 2,9 em Diameter dalam : 2, 3 em Berat kosong : 257 gram Berat dengan propelan: 505 gram Berat bahan bakar : 248 gram Bahan bakar : padat komposisi bahan bakar: KN03 C 15% S 5% C 6H 12 0 6 4°% 10 Reaksi : 2KN03+3C=S ) K2S+3C02+N2+550 kalori/e;ram Sirip dimensi C 6 H 12 06 + Kkal ori >XC + 6 H 20 : jumlah 3 buah •• 4em • 6,1 em 3 em Nozzle : plat besi Bahan roket : aluminium• penyekat bahan bakar : kayu Hidung : seng sirip : seng Titik berat : 38,75 em dari Nozzle Roket terbang: 10 meter •
  • 13.
    -• ...,... • • ' • •~ , ' I .,.. ' 1.4..".:."''Iii>;. •• . .- - , ...' ......- .- - ', ". ) " .. ,..- .. li·.· '.H.:.; -" . . ,..:-.. • iC 01'> • - • ~t. , -.:....., ...• -, • , , • • ," , • . -- r•• '. • • f Roket ESRO VI •..~ '4! 7 1 ...' •..J• ....- . ... • •( ,.,.....'''-; , ,..:f'" • • • •• , ..-' , " ";.f' I.... ·, 4 ". ~ •. ' .., (,., ... ., • , , , ",, , I , '--:"- . • -- Roke t .c:SRO VI ketika meluncur 11 •• - • • • , t;i.;'
  • 14.
    "• II : .. r flt. : ..., R VII : }'anjnnp, kcr'cluruhan 108 em Ti tik beNlt 48 em dari nozzle Noz:tle menrgunakan nozzle .c,~)RO VI pipa jenis sarna dengan ~SRO VI dime ter same dengan C;SRO VI Sirip empat buah 10,5 em 11 em 4 em 7 em Terbang: sekitar 15 meter : baban ba, ar tidak terbakar habis pada waktu terbang dan roket jatuh (noz~le terlepas) dan roket terba- kar di tanah. · tangcal !;3reobaan : 26 September 1982 sudut elevasi •• di kompleks ITS, Sukolilo,Surabaya 50° Ada foto slide dan foto roket: BAhan bakar seperti roke t ~::;RO I •
  • 15.
    f 0 0rok > t , I 0 V T I 1 ' ,I " •
  • 16.
    • Perkembangan ~ks;erimen RoketUntuk Meneliti Cuaca••'sa , 2! E E E Apabila telah berhasil dikembangkan sebunh rokot y;.n(' sempurna maka perkembangan berikutnya adalah membuat roklll itu 19l1r' dapat berguna bagi ilnm pengetahuan. Ilmu pengetahuun dj sin i . d 1- lah penelitian cuaca. Antara lain yan g dapat dikembant;kall d i n lni adalah : 1. Alat pengukur suhu elektronik. 2. Alat pengukur kecepatan angin elektronik. 3. Alat pengukur intensitas cahaya elektronik. 4. Alat pengukur kelembapan udara elektronik. 5. Barometer elektronik. 6. Beberapa pesawat pemancar elektronik yang bertueas un- tuk mengirimkan data. 7. Alat pengukur ketinggian pesawat peneliti. 8. Peralatan mekanik untuk JIlembuka parasut. Penjelasan dari alat-alat tersebut adalah seba{Jai Data yang diperlukan diambil oleh peralat~l elektronik dan dikirim ke darat melalui pemancar-pemancar yang t erada J'adCi pesa wat, se t - •• lab ti ba di darat data tersebu t diubah ke sistiI' digi tal . Dengaz d- mikian kita dapat memonitor segala data yang diperlu"cn den an m n gunakan sistim digital. ., - •••
  • 17.
    blok alatan (,> ...., ,- £'1,:,--' _ _ ,.;..1'-' I J ...... ~- ___I At 'I" I--~ Unit pada roket • I 'v - • ~11"" ._,__" ." I.., ..... ,1-1V1 • • , t . • I I Uni t pada daratan/moni tor , {J '...