Ketahanan Nasional & Bela
Negara
Pendidikan Kewarganegaraan
Ketahanan Nasional
 Secara Etimologi
- Tahan : Tabah, kuat, tidak kenal meyerah.
- Ketahanan : Mampu, tahan.
- Nasional : Kata “nation” yang berarti bangsa.
 Secara Terminologi
3 wajah Ketahanan Nasional:
1. Ketahanan nasional sebagai konsepsi atau doktrin.
2. Ketahanan nasional sebagai kondisi.
3. Ketahanan nasional sebagai strategi, cara, atau pendekatan.
Jadi, Ketahanan nasional adalah kemampuan suatu bangsa untuk mempertahankan persatuan
dan kesatuannya, memperkuat daya dukung kehidupannya, menghadapi segala bentuk
ancaman yang dihadapinya sehingga mampu melangsungkan kehidupannya dalam mencapai
kesejahteraan bangsa tersebut.
UNSUR KETAHANAN NASIONAL
(Asta Gatra)
Tiga Aspek Kehidupan
Alamiah (Tri Gatra)
1. Gatra letak geografis
2. Gatra keadaan dan kekayaan
alam
3. Gatra keadaan dan kemampuan
penduduk
Lima Aspek Kehidupan Sosial
(PancaGatra)
1. Gastra Ideologi
2. Gastra Politik
3. Gastra Ekonomi
4. Gastra sosial budaya
5. Gastra pertahanan dan keamanan
Bela Negara
Definisi Bela Negara
Bela negara adalah upaya
mempertahankan dan meningkatkan
kewaspadaan diri dan lingkungan
dari ancaman internal dan external
negara.
Bela negara dibagi 2
.
Bela negara secara fisik Bela negara secara non fisik
yaitu dengan cara militer
seperti rakyat terlatih,
hansip, kepolisian,dan TNI.
seperti mengikuti pendidikan
kewarganegaraan secara
formal, melaksanakan
demokrasi, pengabdian tulus
terhadap negara, berkarya, ikut
aktif menanggulangi bencana
alam, ikut dalam kegiatan
mental spiritual dan membayar
pajak.
Bela
Negara
01 Unsur dasar Bela Negara
Ada beberapa hal yang menjadi unsur penting di antaranya:
1. Cinta tanah air
2. Kesadaran berbangsa dan bernegara
3. Yakin akan pancasila sebagai ideologi negara
4. Rela berkorban untuk bangsa dan negara
5. Memiliki kemampuan awal bela negara
Fungsi Bela Negara
Bela negara memiliki fungsi sebagai berikut:
1. Mempertahankan negara dari berbagai ancaman.
2. Menjaga keutuhan wilayah negara.
3. Merupakan kewajiban setiap warga negara.
4. Merupakan panggilan sejarah.
03 Tujuan Bela Negara
1. Mempertahankan kelangsungan hidup bernegara.
2. Melestarikan budaya
3. Menjaga identitas dan integrasi negara
4. Menjalankan nilai-nilai pancasila
02
DASAR HUKUM BELA NEGARA
• Pasal 27 Ayat (3) UUD 1945
Semua warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya
pembelaan negara.
• Pasal 30 Ayat (1) UUD 1945
Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut dalam usaha pertahanan
dan keamanan negara.
• UU No.3 Tahun 2002
Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela
negara yang di wujudkan dalam penyelenggaraan pertahanan negara.
Beberapa negara misalnya Israel, Iran,
Korea dan Singapura memberlakukan
wajib militer bagi warga yang
memenuhi syarat (kecuali dengan
dispensasi untuk alasan tertentu seperti
gangguan fisik, mental atau keyakinan
keagamaan). Sebuah bangsa dengan
relawan sepenuhnya militer, biasanya
tidak memerlukan layanan dari wajib
militer warganya, kecuali dihadapkan
dengan krisis perekrutan selama masa
perang.
Contoh Sistem Bela Negara

Ketahanan Nasional & Bela Negara.pptx

  • 1.
    Ketahanan Nasional &Bela Negara Pendidikan Kewarganegaraan
  • 2.
    Ketahanan Nasional  SecaraEtimologi - Tahan : Tabah, kuat, tidak kenal meyerah. - Ketahanan : Mampu, tahan. - Nasional : Kata “nation” yang berarti bangsa.  Secara Terminologi 3 wajah Ketahanan Nasional: 1. Ketahanan nasional sebagai konsepsi atau doktrin. 2. Ketahanan nasional sebagai kondisi. 3. Ketahanan nasional sebagai strategi, cara, atau pendekatan. Jadi, Ketahanan nasional adalah kemampuan suatu bangsa untuk mempertahankan persatuan dan kesatuannya, memperkuat daya dukung kehidupannya, menghadapi segala bentuk ancaman yang dihadapinya sehingga mampu melangsungkan kehidupannya dalam mencapai kesejahteraan bangsa tersebut.
  • 3.
    UNSUR KETAHANAN NASIONAL (AstaGatra) Tiga Aspek Kehidupan Alamiah (Tri Gatra) 1. Gatra letak geografis 2. Gatra keadaan dan kekayaan alam 3. Gatra keadaan dan kemampuan penduduk Lima Aspek Kehidupan Sosial (PancaGatra) 1. Gastra Ideologi 2. Gastra Politik 3. Gastra Ekonomi 4. Gastra sosial budaya 5. Gastra pertahanan dan keamanan
  • 4.
    Bela Negara Definisi BelaNegara Bela negara adalah upaya mempertahankan dan meningkatkan kewaspadaan diri dan lingkungan dari ancaman internal dan external negara. Bela negara dibagi 2 . Bela negara secara fisik Bela negara secara non fisik yaitu dengan cara militer seperti rakyat terlatih, hansip, kepolisian,dan TNI. seperti mengikuti pendidikan kewarganegaraan secara formal, melaksanakan demokrasi, pengabdian tulus terhadap negara, berkarya, ikut aktif menanggulangi bencana alam, ikut dalam kegiatan mental spiritual dan membayar pajak.
  • 5.
    Bela Negara 01 Unsur dasarBela Negara Ada beberapa hal yang menjadi unsur penting di antaranya: 1. Cinta tanah air 2. Kesadaran berbangsa dan bernegara 3. Yakin akan pancasila sebagai ideologi negara 4. Rela berkorban untuk bangsa dan negara 5. Memiliki kemampuan awal bela negara Fungsi Bela Negara Bela negara memiliki fungsi sebagai berikut: 1. Mempertahankan negara dari berbagai ancaman. 2. Menjaga keutuhan wilayah negara. 3. Merupakan kewajiban setiap warga negara. 4. Merupakan panggilan sejarah. 03 Tujuan Bela Negara 1. Mempertahankan kelangsungan hidup bernegara. 2. Melestarikan budaya 3. Menjaga identitas dan integrasi negara 4. Menjalankan nilai-nilai pancasila 02
  • 6.
    DASAR HUKUM BELANEGARA • Pasal 27 Ayat (3) UUD 1945 Semua warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. • Pasal 30 Ayat (1) UUD 1945 Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. • UU No.3 Tahun 2002 Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara yang di wujudkan dalam penyelenggaraan pertahanan negara. Beberapa negara misalnya Israel, Iran, Korea dan Singapura memberlakukan wajib militer bagi warga yang memenuhi syarat (kecuali dengan dispensasi untuk alasan tertentu seperti gangguan fisik, mental atau keyakinan keagamaan). Sebuah bangsa dengan relawan sepenuhnya militer, biasanya tidak memerlukan layanan dari wajib militer warganya, kecuali dihadapkan dengan krisis perekrutan selama masa perang. Contoh Sistem Bela Negara