Filsafat Pendidikan Islam
Bab II & Bab III
Hubungan Filsafat Pendidikan dan
Kebudayaan
Ruang Lingkup Filsafat Pendidikan
Islam
BAB II – Hubungan Filsafat
Pendidikan dan Kebudayaan
• Filsafat, pendidikan, dan kebudayaan saling
berkaitan dalam membentuk manusia dan
peradaban.
• Filsafat memberikan dasar berpikir dan nilai,
pendidikan mengimplementasikan, dan
kebudayaan menjadi hasilnya.
Pengertian Filsafat Pendidikan
• Ilmu yang membahas hakikat, tujuan, nilai,
dan metode pendidikan.
• Menurut Zanti Arbi, fungsinya meliputi:
menginspirasi, menganalisis,
mempreskriptifkan, dan menginvestigasi.
Hubungan Filsafat dan Pendidikan
• Filsafat menjadi dasar konseptual bagi
pendidikan.
• Pendidikan menerapkan nilai-nilai filsafat
dalam kehidupan.
• Menurut Brubacher, filsafat pendidikan adalah
penerapan analisis filosofis terhadap masalah
pendidikan.
Hubungan Filsafat dan Kebudayaan
• Filsafat melahirkan nilai dan pandangan hidup.
• Kebudayaan adalah hasil konkret dari aktivitas
berpikir manusia dalam bentuk cipta, rasa,
dan karsa.
Hubungan Kebudayaan dan
Pendidikan
• Pendidikan berfungsi sebagai pewarisan
budaya antar generasi.
• Kebudayaan menyediakan isi dan arah
pendidikan.
• Menurut Hasan Langgulung, pendidikan
berfungsi mengembangkan potensi individu
dan melestarikan nilai budaya.
BAB III – Ruang Lingkup Filsafat
Pendidikan Islam
• Filsafat Pendidikan Islam membahas
pendidikan berdasarkan nilai-nilai Islam.
• Mencakup tujuan, pendidik, peserta didik,
kurikulum, metode, dan lingkungan
pendidikan.
Tujuan Pendidikan Islam
• Membentuk insan kamil yang beriman,
berilmu, dan berakhlak mulia.
• Menjadikan manusia sebagai hamba Allah dan
khalifah di bumi.
Pendidik dan Peserta Didik
• Pendidik: bertanggung jawab
mengembangkan potensi anak didik.
• Peserta didik: makhluk Allah dengan potensi
jasmani dan rohani yang perlu dikembangkan.
Kurikulum dan Metode
• Kurikulum berlandaskan ajaran Islam dan
kebutuhan zaman.
• Metode pendidikan: kisah Qur’ani,
keteladanan, nasihat, dan pembiasaan.
Lingkungan Pendidikan Islam
• Lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat
harus bernuansa Islami.
• Lingkungan Islami menumbuhkan karakter dan
akhlak mulia.
Kegunaan Filsafat Pendidikan Islam
• Menurut Athiyah al-Abrasyi, tujuan
pendidikan Islam meliputi:
• 1. Pembentukan akhlak mulia.
• 2. Persiapan kehidupan dunia dan akhirat.
• 3. Menumbuhkan ruh ilmiah.
• 4. Kesiapan bekerja.
• 5. Keseimbangan antara agama dan ilmu.
Pendekatan dalam Filsafat
Pendidikan Islam
• 1. Spekulatif–Kontemplatif (Tafakkur)
• 2. Normatif (Syari’ah)
• 3. Analisis Konsep
• 4. Historis
• 5. Ilmiah & Integratif
Kesimpulan Umum
• Filsafat, pendidikan, dan kebudayaan
merupakan satu kesatuan yang saling
berpengaruh.
• Pendidikan Islam berlandaskan Al-Qur’an dan
Sunnah untuk membentuk generasi beriman,
berilmu, dan berakhlak.

Filsafat Pendidikan islam - Pertemuan #3.pptx

  • 1.
    Filsafat Pendidikan Islam BabII & Bab III Hubungan Filsafat Pendidikan dan Kebudayaan Ruang Lingkup Filsafat Pendidikan Islam
  • 2.
    BAB II –Hubungan Filsafat Pendidikan dan Kebudayaan • Filsafat, pendidikan, dan kebudayaan saling berkaitan dalam membentuk manusia dan peradaban. • Filsafat memberikan dasar berpikir dan nilai, pendidikan mengimplementasikan, dan kebudayaan menjadi hasilnya.
  • 3.
    Pengertian Filsafat Pendidikan •Ilmu yang membahas hakikat, tujuan, nilai, dan metode pendidikan. • Menurut Zanti Arbi, fungsinya meliputi: menginspirasi, menganalisis, mempreskriptifkan, dan menginvestigasi.
  • 4.
    Hubungan Filsafat danPendidikan • Filsafat menjadi dasar konseptual bagi pendidikan. • Pendidikan menerapkan nilai-nilai filsafat dalam kehidupan. • Menurut Brubacher, filsafat pendidikan adalah penerapan analisis filosofis terhadap masalah pendidikan.
  • 5.
    Hubungan Filsafat danKebudayaan • Filsafat melahirkan nilai dan pandangan hidup. • Kebudayaan adalah hasil konkret dari aktivitas berpikir manusia dalam bentuk cipta, rasa, dan karsa.
  • 6.
    Hubungan Kebudayaan dan Pendidikan •Pendidikan berfungsi sebagai pewarisan budaya antar generasi. • Kebudayaan menyediakan isi dan arah pendidikan. • Menurut Hasan Langgulung, pendidikan berfungsi mengembangkan potensi individu dan melestarikan nilai budaya.
  • 7.
    BAB III –Ruang Lingkup Filsafat Pendidikan Islam • Filsafat Pendidikan Islam membahas pendidikan berdasarkan nilai-nilai Islam. • Mencakup tujuan, pendidik, peserta didik, kurikulum, metode, dan lingkungan pendidikan.
  • 8.
    Tujuan Pendidikan Islam •Membentuk insan kamil yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. • Menjadikan manusia sebagai hamba Allah dan khalifah di bumi.
  • 9.
    Pendidik dan PesertaDidik • Pendidik: bertanggung jawab mengembangkan potensi anak didik. • Peserta didik: makhluk Allah dengan potensi jasmani dan rohani yang perlu dikembangkan.
  • 10.
    Kurikulum dan Metode •Kurikulum berlandaskan ajaran Islam dan kebutuhan zaman. • Metode pendidikan: kisah Qur’ani, keteladanan, nasihat, dan pembiasaan.
  • 11.
    Lingkungan Pendidikan Islam •Lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat harus bernuansa Islami. • Lingkungan Islami menumbuhkan karakter dan akhlak mulia.
  • 12.
    Kegunaan Filsafat PendidikanIslam • Menurut Athiyah al-Abrasyi, tujuan pendidikan Islam meliputi: • 1. Pembentukan akhlak mulia. • 2. Persiapan kehidupan dunia dan akhirat. • 3. Menumbuhkan ruh ilmiah. • 4. Kesiapan bekerja. • 5. Keseimbangan antara agama dan ilmu.
  • 13.
    Pendekatan dalam Filsafat PendidikanIslam • 1. Spekulatif–Kontemplatif (Tafakkur) • 2. Normatif (Syari’ah) • 3. Analisis Konsep • 4. Historis • 5. Ilmiah & Integratif
  • 14.
    Kesimpulan Umum • Filsafat,pendidikan, dan kebudayaan merupakan satu kesatuan yang saling berpengaruh. • Pendidikan Islam berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah untuk membentuk generasi beriman, berilmu, dan berakhlak.