Dr. Andry Alamsyah, S.Si, M.Sc
Digital Business Ecosystem Research Center
4.0
Perkenalan
Research Field :
Social Computing, Social Network, Complex Network / Network Science, Computational Social
Science, Data Analytics, Big Data, Data Mining, GraphTheory, Disruptive Innovation / Disruptive
Economy, ICT Entrepreneurial Business, Data / Information Business
Andry Alamsyah
• Researcher / Data Scientist
• Digital Business Ecosystem Research Center
• Lab. Social Computing & Big Data
email andry.alamsyah@gmail.com
blog andrya.staff.telkomuniversity.ac.id
repository telkomuniversity.academia.edu/andryalamsyah
repository researchgate.net/profile/Andry_Alamsyah
linkedin linkedin.com/andry.alamsyah
twitter twitter.com/andrybrew
Education :
S1 : Mathematics - ITB,Topic: Statistics
S2 : Informatics - UPJV, Prancis,Topic: Information System, and Multimedia
S3 : STEI - ITB,Topic: Social Network, and Big Data
Links :
Portrait Masa Kini
Profil Industri
Masa Depan
MacKinsey - The Rise of Digital Challengers (2018)
Disruption
Technology
Motivasi : Industry 4.0
• Industry 4.0 -> cyber physical system -> memungkinkan manusia memproduksi
data dalam skala besar -> kuantifikasi perilaku manusia dan sosial
• Teknologi Kunci : Data, Kemampuan Komputasi dan Konektivitas; Analytics dan
Intelligence; Interaksi Manusia Mesin; Metode Produksi Tingkat Lanjut
LINGKUNGAN
Deloitte, Industry 4.0
• Untuk menjadi manusia yang relevan dalam perkembangan ekonomi digital
baru
• Kemunculan tren gig economy (freelance tasks)
• Syarat manusia masa depan (literasi yang dibutuhkan):
• data literacy : kemampuan membaca, menganalisa, menggunakan informasi (BIG DATA).
• technological literacy : kemampuan memahami sistem kerja (mekanisme), penggunakan
aplikasi teknologi seperti (coding, AI, dan prinsip rekayasa)
• human literacy : kreativitas, kewirausahaan, kemanusiaan, sosiologi, komunikasi dan desain
• Pembuatan konten pelatihan dan edukasi berbasis robot (ancaman
otomatisasi)
Motivasi Lanjutan
Era Lautan Digital
• information overload => terlalu banyak informasi
• technological based society => menginginkan solusi berbasis TIK
• acquire new value => muncul nilai / budaya baru
• empowered individuals => mempunyai kontrol terhadap keberhasilan diri
• more data available => semakin banyak memproduksi data
• building contextual / story => kemampuan yang langka (ultimate)
EFEK
Kemampuan Kontekstual
PERISTIWA LOKASI
Membuat Cerita - Melatih Kreativitas
the ability of finding, correlating, classifying, predicting => storytelling
• Education 1.0 => pendidikan
diperoleh dari orang ke orang,
sehingga terbatas pada skala kecil
dan tidak formal
• Education 2.0 => penemuan mesin
cetak memungkinkan manusia
mendapatkan akses pendidikan
dasar, dan membawa budaya
akademis (scientific inquiry)
• Education 3.0 => Kemajuan TIK
merubah moda pengiriman konten
pembelajaran, serta menyediakan
platform teknologi untuk belajar
• Education 4.0 => ?
ey - leapfrogging to Education 4.0 - 2017
Menengok Sejarah
Menengok Sejarah
Menengok Sejarah
Tujuan Education 4.0
Education ecosystem has transformed over the
centuries on basis of the social shift and economic
and technological discoveries
Tujuan Education 4.0
• menyelaraskan	kebutuhan	industry	4.0	=>		dimana	manusia	dan	mesin	(AI)	bersinergi	untuk	menguak	
kemungkinan	kemampuan	kemampuan	baru.		
• mengali	potensi	teknologi	digital,	personalised	data,	open	source	content,	nilai	kemanusiaan	global	
• meletakkan	dasar	pendidikan	berkelanjutan	mulai	dari	sekolah	?ngkat	dasar	sampai	pembelajaran	
berkelanjutan	di	tempat	kerja,	atau	pembelajaran	untuk	menemukan	peran	yang	lebih	baik		dalam	
kehidupan	bermasyarakat.
in Education 4.0 (HE), the
students will always be at
the center of the education
ecosystem, learning also
from peers, industry, and
society at large
Apa Education 4.0?
* Analytical / Problem Solving / Creative Skills
Developed as a response to
Industry 4.0, many other
industries responded the same e.g
Healthcare 4.0, Technology 4.0, etc
Apa Education 4.0?
Manfaat Education 4.0?
•Untuk Pengajar:
•Kemampuan lebih untuk melayani murid dengan kebutuhan tertentu
(personalized)
•Mempermudah proses pengajaran dengan bantuan teknologi yang terkini
•Mengurangi beban proses administrasi (dengan proses otomatisasi)
•Memodernisasi proses dan metodologi pengajaran
•Pengajar merasa lebih mempunyai kuasa (empowered)
•Untuk Manajemen dan Administrator:
•Teknologi membantu penggunaan alat dan sumber daya yang optimal. Alat
seperti School Management System membuat pekerjaan lebih efisien dan
mereduksi jumlah pekerja / beban kerja.
•Mengurangi beban kelelahan dan proses yang rentan kesalahan
•Untuk Murid:
•Mempermudah akses ke para stakeholder pada ekosistem pendidikan
•Membantu proses pembelajaran mandiri
•Proses pembelajaran menjadi lebih mudah diakses
Tujuan Individual
Pembelajaran Personal
• skill hari ini vs skill
masa depan: skill
dalam teknologi, sosial,
dan emosi akan
menjadi sangat penting

• Kita dihadapkan pada
jenis talenta dan pasar
yang lebih menghargai
implementasi teknologi

• FinTech, ECommerce,
Startup, etc adalah
akibat dari talenta
talenta baru
McKinsey, Skill Shift Automation
Gambaran Skill Masa Depan
Open Data
Internet of Things
Artificial Intelligence
Data Analytics
Machine Learning
Social Media Analytics
Data Science Prescriptive / Predictive Analytics
Stream Processing
Parallel Processing / Hadoop
Data Mining
Text /Video Analytics
Graph Analytics
NoSQL
by describing the phenomenon, by predicting the value, by estimating
the future outcome, by optimizing the resources and the decision, by
simulating all the possible scenarios ..
How can (Big) Data Analytics help?
Game Changer
Profesi Baru?
Reorientasi Pembelajaran
Pembelajaran Melibatkan Siswa
Pembelajaran Melibatkan Siswa
Pembelajaran Melibatkan Siswa
Pengakuan Skill
Pembelajaran : Pencarian Sumber
Opportunity : Learn and Interact Anywhere
Pembelajaran: MOOC
Pembelajaran: Jejaring Sosial
Teknologi Pendukung Education 4.0
Competency-based Education: Indonesian students have various and different
abilities and capabilities. Technological assistance will help such students to
select the appropriate academic programs which fit to themselves.
The Internet of Things: will encourage communications amongst the students,
lecturers, tutors, etc, as well as promote connectivity amongst the educational
facilities, ie research equipments, tools, machineries, libraries, open access
research centres.
Virtual/Augmented Reality: will create an environment for Indonesian
students so they could work through virtual system but with the same
programs. Especially for the complicated practicum who deals with dangerous
materials.
Artificial Intelligence (AI): online learning platform. Applying AI will help
Indonesian students to adjust with the required demands that such students
need.
Menristekdikti - 2018
Human Literation
•Goal : humans should be useful in their society; therefore, they need to
implement humanities approach, communication and design
•Universities should always find methods for developing the cognitive capacity of
the students, through implementing higher order mental skills, critical and
system thinking -> it is important to keep survive in the 4th industrial revolution
Menristekdikti - 2018
Menristekdikti - 2018
Lifelong Learning
Menristekdikti - 2018
Gambaran Masa Depan
1.Fakta: Banyak lulusan ber IP tinggi, namun tidak memenuhi kriteria
industri.
2.Industri kekurangan talenta, industri berorientasi pada skill (EQ dan IQ)
3.Kreativitas dan kewirausahaan memegang peranan penting dalam
mendukung kebermanfaatan terhadap lingkungan sosial dan ekonomi
4.Sekolah kekurangan murid (dari jalur konvensional)
peluang untuk belajar pada waktu dan tempat berbeda;
pembelajaran personal (personalized); mempunyai pilihan bebas;
berbasis proyek; pengalaman lapangan; Interpretasi data;
perubahan assesment kemampuan (ujian); keterlibatan dalam
pembuatan kurikulum; program mentoring menjadi sangat penting
Proses Belajar Umum
Kondisi Indonesia
• Menanamkan secara menyeluruh, nilai nilai akademis: kritis, jujur, logis,
beralasan, dan obyektif.
• Membuat dan mengawal program untuk melatih kreativitas (dan / atau
kewirausahaan
• Membuat aktivitas / program yang merangsang keterlibatan siswa
• Melatih pemahaman holistik (bagaimana mengukurnya?)
• Melatih memilah informasi merupakan kunci kesuksesan
• Mengarahkan jalan, jangan sampai siswa tidak punya / tahu jalannya
• Menyiapkan formasi untuk Life Long Learning
ApaYang Harus Kita Lakukan

Education 4.0

  • 1.
    Dr. Andry Alamsyah,S.Si, M.Sc Digital Business Ecosystem Research Center 4.0
  • 2.
    Perkenalan Research Field : SocialComputing, Social Network, Complex Network / Network Science, Computational Social Science, Data Analytics, Big Data, Data Mining, GraphTheory, Disruptive Innovation / Disruptive Economy, ICT Entrepreneurial Business, Data / Information Business Andry Alamsyah • Researcher / Data Scientist • Digital Business Ecosystem Research Center • Lab. Social Computing & Big Data email andry.alamsyah@gmail.com blog andrya.staff.telkomuniversity.ac.id repository telkomuniversity.academia.edu/andryalamsyah repository researchgate.net/profile/Andry_Alamsyah linkedin linkedin.com/andry.alamsyah twitter twitter.com/andrybrew Education : S1 : Mathematics - ITB,Topic: Statistics S2 : Informatics - UPJV, Prancis,Topic: Information System, and Multimedia S3 : STEI - ITB,Topic: Social Network, and Big Data Links :
  • 3.
  • 5.
    Profil Industri Masa Depan MacKinsey- The Rise of Digital Challengers (2018) Disruption Technology
  • 6.
    Motivasi : Industry4.0 • Industry 4.0 -> cyber physical system -> memungkinkan manusia memproduksi data dalam skala besar -> kuantifikasi perilaku manusia dan sosial • Teknologi Kunci : Data, Kemampuan Komputasi dan Konektivitas; Analytics dan Intelligence; Interaksi Manusia Mesin; Metode Produksi Tingkat Lanjut LINGKUNGAN Deloitte, Industry 4.0
  • 7.
    • Untuk menjadimanusia yang relevan dalam perkembangan ekonomi digital baru • Kemunculan tren gig economy (freelance tasks) • Syarat manusia masa depan (literasi yang dibutuhkan): • data literacy : kemampuan membaca, menganalisa, menggunakan informasi (BIG DATA). • technological literacy : kemampuan memahami sistem kerja (mekanisme), penggunakan aplikasi teknologi seperti (coding, AI, dan prinsip rekayasa) • human literacy : kreativitas, kewirausahaan, kemanusiaan, sosiologi, komunikasi dan desain • Pembuatan konten pelatihan dan edukasi berbasis robot (ancaman otomatisasi) Motivasi Lanjutan
  • 8.
    Era Lautan Digital •information overload => terlalu banyak informasi • technological based society => menginginkan solusi berbasis TIK • acquire new value => muncul nilai / budaya baru • empowered individuals => mempunyai kontrol terhadap keberhasilan diri • more data available => semakin banyak memproduksi data • building contextual / story => kemampuan yang langka (ultimate) EFEK
  • 9.
  • 10.
    Membuat Cerita -Melatih Kreativitas the ability of finding, correlating, classifying, predicting => storytelling
  • 11.
    • Education 1.0=> pendidikan diperoleh dari orang ke orang, sehingga terbatas pada skala kecil dan tidak formal • Education 2.0 => penemuan mesin cetak memungkinkan manusia mendapatkan akses pendidikan dasar, dan membawa budaya akademis (scientific inquiry) • Education 3.0 => Kemajuan TIK merubah moda pengiriman konten pembelajaran, serta menyediakan platform teknologi untuk belajar • Education 4.0 => ? ey - leapfrogging to Education 4.0 - 2017 Menengok Sejarah
  • 12.
  • 13.
  • 15.
    Tujuan Education 4.0 Educationecosystem has transformed over the centuries on basis of the social shift and economic and technological discoveries
  • 16.
    Tujuan Education 4.0 •menyelaraskan kebutuhan industry 4.0 => dimana manusia dan mesin (AI) bersinergi untuk menguak kemungkinan kemampuan kemampuan baru. • mengali potensi teknologi digital, personalised data, open source content, nilai kemanusiaan global • meletakkan dasar pendidikan berkelanjutan mulai dari sekolah ?ngkat dasar sampai pembelajaran berkelanjutan di tempat kerja, atau pembelajaran untuk menemukan peran yang lebih baik dalam kehidupan bermasyarakat.
  • 17.
    in Education 4.0(HE), the students will always be at the center of the education ecosystem, learning also from peers, industry, and society at large Apa Education 4.0? * Analytical / Problem Solving / Creative Skills Developed as a response to Industry 4.0, many other industries responded the same e.g Healthcare 4.0, Technology 4.0, etc
  • 18.
  • 19.
    Manfaat Education 4.0? •UntukPengajar: •Kemampuan lebih untuk melayani murid dengan kebutuhan tertentu (personalized) •Mempermudah proses pengajaran dengan bantuan teknologi yang terkini •Mengurangi beban proses administrasi (dengan proses otomatisasi) •Memodernisasi proses dan metodologi pengajaran •Pengajar merasa lebih mempunyai kuasa (empowered) •Untuk Manajemen dan Administrator: •Teknologi membantu penggunaan alat dan sumber daya yang optimal. Alat seperti School Management System membuat pekerjaan lebih efisien dan mereduksi jumlah pekerja / beban kerja. •Mengurangi beban kelelahan dan proses yang rentan kesalahan •Untuk Murid: •Mempermudah akses ke para stakeholder pada ekosistem pendidikan •Membantu proses pembelajaran mandiri •Proses pembelajaran menjadi lebih mudah diakses
  • 20.
  • 21.
  • 22.
    • skill hariini vs skill masa depan: skill dalam teknologi, sosial, dan emosi akan menjadi sangat penting • Kita dihadapkan pada jenis talenta dan pasar yang lebih menghargai implementasi teknologi • FinTech, ECommerce, Startup, etc adalah akibat dari talenta talenta baru McKinsey, Skill Shift Automation Gambaran Skill Masa Depan
  • 23.
    Open Data Internet ofThings Artificial Intelligence Data Analytics Machine Learning Social Media Analytics Data Science Prescriptive / Predictive Analytics Stream Processing Parallel Processing / Hadoop Data Mining Text /Video Analytics Graph Analytics NoSQL by describing the phenomenon, by predicting the value, by estimating the future outcome, by optimizing the resources and the decision, by simulating all the possible scenarios .. How can (Big) Data Analytics help? Game Changer
  • 24.
  • 26.
  • 27.
  • 28.
  • 30.
  • 31.
  • 32.
    Pembelajaran : PencarianSumber Opportunity : Learn and Interact Anywhere
  • 33.
  • 34.
  • 35.
    Teknologi Pendukung Education4.0 Competency-based Education: Indonesian students have various and different abilities and capabilities. Technological assistance will help such students to select the appropriate academic programs which fit to themselves. The Internet of Things: will encourage communications amongst the students, lecturers, tutors, etc, as well as promote connectivity amongst the educational facilities, ie research equipments, tools, machineries, libraries, open access research centres. Virtual/Augmented Reality: will create an environment for Indonesian students so they could work through virtual system but with the same programs. Especially for the complicated practicum who deals with dangerous materials. Artificial Intelligence (AI): online learning platform. Applying AI will help Indonesian students to adjust with the required demands that such students need. Menristekdikti - 2018
  • 36.
    Human Literation •Goal :humans should be useful in their society; therefore, they need to implement humanities approach, communication and design •Universities should always find methods for developing the cognitive capacity of the students, through implementing higher order mental skills, critical and system thinking -> it is important to keep survive in the 4th industrial revolution Menristekdikti - 2018
  • 37.
  • 38.
  • 39.
    Gambaran Masa Depan 1.Fakta:Banyak lulusan ber IP tinggi, namun tidak memenuhi kriteria industri. 2.Industri kekurangan talenta, industri berorientasi pada skill (EQ dan IQ) 3.Kreativitas dan kewirausahaan memegang peranan penting dalam mendukung kebermanfaatan terhadap lingkungan sosial dan ekonomi 4.Sekolah kekurangan murid (dari jalur konvensional) peluang untuk belajar pada waktu dan tempat berbeda; pembelajaran personal (personalized); mempunyai pilihan bebas; berbasis proyek; pengalaman lapangan; Interpretasi data; perubahan assesment kemampuan (ujian); keterlibatan dalam pembuatan kurikulum; program mentoring menjadi sangat penting Proses Belajar Umum Kondisi Indonesia
  • 40.
    • Menanamkan secaramenyeluruh, nilai nilai akademis: kritis, jujur, logis, beralasan, dan obyektif. • Membuat dan mengawal program untuk melatih kreativitas (dan / atau kewirausahaan • Membuat aktivitas / program yang merangsang keterlibatan siswa • Melatih pemahaman holistik (bagaimana mengukurnya?) • Melatih memilah informasi merupakan kunci kesuksesan • Mengarahkan jalan, jangan sampai siswa tidak punya / tahu jalannya • Menyiapkan formasi untuk Life Long Learning ApaYang Harus Kita Lakukan