NovieAndari AyibS. (A420140133)
Adinda Regiliani A. (A420140134)
Anyes Nur Farrahim (A420140140)
Hana Puspitasari ( A420140143)
SifatAir
Ada8sifatairyaitu:
1. Dapatberubahwujud
2. Daritempattinggimengalirketempatyangrendah
3. Meresapmelaluicelah
4. Kapilaritas
5. Memilikiberat
6. Menempatiruang
7. Melarutkanbeberapazat
8. Menekankeseluruhanpenjuru
FUNGSI AIR
• Penyusun tubuh tanaman (70%-90%)
• Pelarut dan medium reaksi biokimia
• Medium transpor senyawa
• Memberikan turgor bagi sel (penting untuk
pembelahan sel dan pembesaran sel)
• Bahan baku fotosintesis
• Menjaga suhu tanaman supaya konstan
PerananAirBagiTumbuhan
MenurutNoggledanFrizt(1983)menjelaskanfungsiairbagitanamanyaitu:
• Sebagaisenyawautamapembentukprotoplasma,
• Sebagaisenyawapelarutbagimasuknyamineral-mineraldarilarutantanahketanaman
dansebagaipelarutmineralnutrisiyangakandiangkutdarisatubagianselkebagiansel
lain,
• Sebagaimediaterjadinyareaksi-reaksimetabolik,
• Sebagairektanpadasejumlahreaksimetabolismesepertisiklusasamtrikarboksilat,
• Sebagaipenghasilhidrogenpadaprosesfotosintesis,menjagaturgiditasseldanberperan
sebagaitenagamekanikdalampembesaransel,mengaturmekanismegerakantanaman
sepertimembukadanmenutupnyastomata,membukadanmenutupnyabungaserta
melipatnyadaun-dauntanamantertentu,berperandalamperpanjangansel,
• Sebagaibahanmetabolismedanprodukakhirrespirasi,sertadigunakandalamproses
respirasi.
MACAM – MACAM AIR
Air Higroskopi
•Air yang menempati
posisi sangat dekat
dengan partikel tanah
•diikat sangat kuat
•akar tidak mampu
memutus ikatan
Air Kapiler
•terdapat di pori mikro
tanah,
•melapisi butiran tanah,
•diikat longgar oleh
partikel tanah,
•dapat dilepaskan oleh
Air Gravitasi
• berada di pori makro tanah
• diikat sangat lemah oleh
partikel tanah
• dengan cepat turun ke lapisan
yang lebih dalam
• tidak dapat dimanfaatkan
tanaman
Zona Perakaran Tanaman
pola ekstraksi air rata-rata dari tanaman
yang tumbuh di tanah tanpa batasan lapisan
dan dengan pasokan yang cukup air di seluruh
zona akar
Bentuk Air Tersedia
1).Air kapiler, terletak antara titik layu tetap
(batas bawah) dan kapasitas lapangan (batas
atas)
2).Air tidak tersedia, air higroskopis (kurang dari
titik layu tetap) dan air gravitasi (di atas
kapasitas lapangan)
air yang tersedia untuk pertumbuhan tanaman
Kapasitas Lapang
Kapasitas lapang : Jumlah air yang
terkandung dalam tanah setelah air gravitasi
hilang
•Seluruh pori mikro terisi air
•Batas atas air tersedia bagi tanaman
•Diukur berdasarkan kandungan lengas
setelah tanah jenuh dibiarkan bebas
terdrainasi selama 2 sampai 3 hari.
• Air yang ada berupa air higroskopis
• Batas bawah air tersedia
• Ditentukan dengan mengukur kandungan lengas pada
saat tanaman indikator layu, dan tidak dapat segar
kembali setelah dibiarkan semalam di udara basah
• Titik layu tetap bukan merupakan tetapan tanah,
lebih merupakan tetapan tanaman
• Titik layu tetap lebih tergantung pada tekanan
turgor sel-sel tanaman. Tekanan turgor dipengaruhi
oleh komponen osmotik daun, cuaca yang
mempengaruhi transpirasi dan komponen yang
mempengaruhi ketersediaan air tanah
• Tidak ada batas bawah ketersediaan air yang tegas
untuk berbagai tanaman
TITIK LAYU TETAP
Dampakkandunganlengaspada
perkembangansistemperakaran
Dari kiri ke kanan:
Gambar 1. kondisi jenuh air
Gambar 2. kondisi kecukupan lengas
Gambar 3. kondisi kekurangan lengas
GAMBAR 1 : JENUH AIR (GENANGAN)
menurunkan pertukaran gas antara tanah dan
udara yang mengakibatkan menurunnya
ketersediaan O2 bagi akar, menghambat pasokan
O2 bagi akar dan mikroorganisme (mendorong
udara keluar dari pori tanah maupun
menghambat laju difusi)
GAMBAR 2 : KECUKUPAN LENGAS
• Permukaan akar memiliki luasan terbesar
untuk menjalankan proses difusi ion dan aliran
masa ion
• Adanya imbangan antara pori makro dengan
mikro
• Sebagian besar nutrisi dalam bentuk terlarut
GAMBAR 3 : KEKURANGAN LENGAS
Kekurangan lengas dapat menyebabkan kekeringan
Kekeringan menimbulkan cekaman bagi tanaman
yang tidak tahan kering
Kekeringan terjadi jika lengas tanah lebih rendah
dari titik layu tetap
Kondisi di atas timbul karena tidak adanya
tambahan lengas baik dari air hujan maupun irigasi
sementara evapotranspirasi tetap berlangsung
Dampakkandunganlengaspada
perkembangantajuktanaman
Dari kiri ke kanan:
Gambar 1. kondisi kecukupan lengas
Gambar 2. kondisi jenuh air
Gambar 3. kondisi kekurangan lengas
1. Kondisi Kecukupan Lengas
2. Kondisi Jenuh Air
Pengaruh jenuh air (genangan) pada tajuk tanaman:
 penurunan pertumbuhan, klorosis, pemacuan penuaan,
epinasti, pengguguran daun, pembentukan lentisel,
penurunan akumulasi bahan kering, pembentukan aerenkim
di batang.
 Besarnya kerusakan tanaman sebagai dampak genangan
tergantung pada fase pertumbuhan tanaman.
Pengangkutan Air
Prosespengangkutanairdanmineraldaridalamtanaholeh
tumbuhanberawaldariairdidalamtanahdiserapoleh
rambutakar.Airdanmineraldaritanahmemasuki
tumbuhanmelaluiepidermisakar,melintasikorteksakar,
danmasukkedalamstele.Daristeleairdanmineral–
mineralterlarutdidalamxilem(Champbell,2008:354).
Faktorpengangkutanair:
1. Tekananair
2. Kapilaritasbatang
3. Dayaisapdaun
Ada2macamjenispengangkutanair:
1. Pengangkutanektravaskuler
2. Pengangkutanintravaskuler
Pengangkutan ekstravaskuler
• Ada 2 mekanisme:
– Pengangkutan apoplast
– Pengangkutan simplas
1.Pengangkutanapoplast
 Pengangkutan sepanjang jalur ekstraseluler yang terdiri atas bagian tak hidup dari
akar tumbuhan, yaitu dinding sel dan ruang antar sel. air masuk dengan cara osmosis
 Aliran air secara apoplas tidak tidak dapat terus mencapai xilem karena terhalang
oleh lapisan endodermis
 Kenapa air berhenti mengalir ?
 Air tidak mengalir karena terhalang bagian endodermis bersifat impermeable yang
memiliki penebalan dinding sel dari suberin dan lignin
 Namun ada bagian yang khusus yaitu celah kaspari yang bisa dilalui air
 Dengan demikian, pengangkutan air secara apoplas pada bagian korteks dan stele
menjadi terpisah.
Pengangkutan simplas
 Pada pengangkutan ini, setelah masuk
kedalam sel epidermis bulu akar, air dan
mineral yang terlarut bergerak masuk
kedalam sel (inilah yang membedakan dari
keduanya)
 Air masuk sitoplasma dan vakuola,
kemudian bergerak dari satu sel ke sel yang
lain melalui plasmodesmata.
 Sistem pengangkutan ini , menyebabkan air
dapat mencapai bagian Xylem yang ada
bagian silinder pusat.
 Adapun lintasan aliran air pada
pengangkutan simplas jika diurutkan dari
luar kedalam
 Sel – sel bulu akar menuju sel – sel korteks -
endodermis - perisikel - xilem.
 Dari sini , air dan garam mineral siap
diangkut keatas menuju batang dan daun.
secara intravasikular OK
2.Pengangkutanintravaskuler
 Setelah melewati sel – sel akar, air dan
mineral yang terlarut akan masuk ke
pembuluh kayu (xilem)
 Selanjutnya terjadi pengangkutan secara
vertikal dari akar menuju batang sampai
kedaun.
 Pembuluh kayu disusun oleh beberapa jenis
sel, namun bagian yang berperan penting
dalam proses pengangkutan air dan mineral
ini adalah sel – sel trakea.
 Bagian ujung sel trakea terbuka membentuk
pipa kapiler. Struktur jaringan xilem seperti
pipa kapiler ini terjadi karena sel – sel
penyusun jaringan tersebut tersebut
mengalami fusi (penggabungan).
 Air bergerak dari sel trakea satu ke sel
trakea yang di atasnya mengikuti prinsip
kapilaritas dan kohesi air dalam sel trakea
xilem.
Daya Hisap Daun (Tarikan Transpirasi)
Daya Isap daun adalah timbulnya tarikan
terhadap air yang ada pada sel – sel
di bawahnya dan tarikan ini akan
diteruskan molekul demi molekul,
menuju kebawah sampai ke seluruh
kolom air pada xilem sehingga
menyebabkan air tertarik ke atas dari
akar menuju ke daun.
Daun yang umumnya tipis dan lebar
juga menyebabkan tumbuhan mudah
kehilangan air karena, air yang ada di
daun menguap.
Hilangnya air yang menguap ini akan
menyebabkan tekanan pada daun
menjadi rendah sehingga menarik air
yang ada di pembuluh.
Isapan daun ini akan membuat air yang
terdapat di akar naik ke atas
Kapilaritas Batang
Pengangkutan air melalui pembuluh
kayu(xilem), terjadi karena pembuluh kayu
(Xilem) tersusun seperti rangkaian pipa-pipa
kapiler.
Dengan kata lain, pengangkutan air melalui
xilem mengikuti prinsip kapilaritas.
Daya kapilaritas disebabkan karena adanya
kohesi antara molekul air dengan air dan ahesi
antara molekul air dengan dinding pembuluh
xilem.
Baik kohesi maupun ahesi ini menimbulkan
tarikan terhadap molekul air dari akal sampai
ke daun secara bersambungan.
Tekanan Akar
• Akar tumbuhan menyerap air dan garam mineral baik siang maupun
malam. Pada malam hari, ketika transpirasi sangat rencah, atau
bahkan nol, sel-sel akar masih tetap menggunakan energi untuk
memompa ion-ion mineral ke dalam xilem. Endodermis yang
mengelilingi stele akar tersebut membantu mencegah kebocoran
ion-ion ini keluar dari stele.
• Akumulasi mineral di dalam stele akan menurunkan potensial air.
Air akan mengalir masuk dari korteks akar, menghasilkan suatu
tekanan positif yang memaksa carian naik ke xilem. Dorongan getah
xilem ke arah atas ini disebut tekanan akar (roof pressure). Tekanan
akar juga menyebabkan tumbuhan mengalami gutasi, yaitu
keluarnya air yang berlebih pada malam hari melalui katup
pelepasan (hidatoda) pada daun.
• Biasanya air yang keluar dapat kita lihat pada pagi hari berupa
tetesan atau bituran air pada ujung-ujung helai daun rumput atau
pinggir daun kecil herba (tumbuhan tak berkayu) dikotil.
Tekanan Akar
PERTUMBUHAN TANAMAN JIKA
KONDISI :
AIR CUKUP
AIR TERLALU BANYAK
AIR KURANG
AIR OPTIMAL
AIR BANYAK
Jika air cukup
• Jika air dalam kondisi cukup berarti tanaman
ini memerlukan air yang cukup tapi tidak
berlebih untuk tumbuh dalam kondisi yang
sehat
JIKA AIR KURANG
PENUTUPAN STOMATA
FOTOSINTESIS TERHAMBAT
BECAUSE
LAJU PENYERAPAN CO2 BERKURANG
JIKA AIR OPTIMAL
TUMBUHAN AKAN
MENGALAMI PERTUMBUHAN
YANG BAIK DAN MAKSIMAL
TIDA K KEKURANGAN
NUTRISI ATAU APAPUN.
JIKA AIR BANYAK
ZONA AKAR KELEBIHAN AIR
AKAR MENJADI BERPENYAKIT
RANTING DAN DAUN MENGUNING LALU RONTOK
SO...
JIKA AIR TERLALU BANYAK
Jumlahnya terlalu banyak (menimbulkan genangan)
sering menimbulkan dampak yang buruk terhadap
pertumbuhan dan hasil tanaman, diantaranya :
I. meyebabkan permukaan tanah tempat tanaman
hidup akan lembab karena kelebihan air
II.memunculkan mikro organisme jamur yang akan
mengakibatkan tumbuhnya penyakit bagi
tanaman.
terakhir
• Terima kasihhh
• Ada yang mau bertanya?
• Di buka 3 pertanyaan......
• Silahkann tanya yaaaa 

Air dan Tanaman

  • 1.
    NovieAndari AyibS. (A420140133) AdindaRegiliani A. (A420140134) Anyes Nur Farrahim (A420140140) Hana Puspitasari ( A420140143)
  • 2.
    SifatAir Ada8sifatairyaitu: 1. Dapatberubahwujud 2. Daritempattinggimengalirketempatyangrendah 3.Meresapmelaluicelah 4. Kapilaritas 5. Memilikiberat 6. Menempatiruang 7. Melarutkanbeberapazat 8. Menekankeseluruhanpenjuru
  • 3.
    FUNGSI AIR • Penyusuntubuh tanaman (70%-90%) • Pelarut dan medium reaksi biokimia • Medium transpor senyawa • Memberikan turgor bagi sel (penting untuk pembelahan sel dan pembesaran sel) • Bahan baku fotosintesis • Menjaga suhu tanaman supaya konstan
  • 4.
    PerananAirBagiTumbuhan MenurutNoggledanFrizt(1983)menjelaskanfungsiairbagitanamanyaitu: • Sebagaisenyawautamapembentukprotoplasma, • Sebagaisenyawapelarutbagimasuknyamineral-mineraldarilarutantanahketanaman dansebagaipelarutmineralnutrisiyangakandiangkutdarisatubagianselkebagiansel lain, •Sebagaimediaterjadinyareaksi-reaksimetabolik, • Sebagairektanpadasejumlahreaksimetabolismesepertisiklusasamtrikarboksilat, • Sebagaipenghasilhidrogenpadaprosesfotosintesis,menjagaturgiditasseldanberperan sebagaitenagamekanikdalampembesaransel,mengaturmekanismegerakantanaman sepertimembukadanmenutupnyastomata,membukadanmenutupnyabungaserta melipatnyadaun-dauntanamantertentu,berperandalamperpanjangansel, • Sebagaibahanmetabolismedanprodukakhirrespirasi,sertadigunakandalamproses respirasi.
  • 5.
  • 6.
    Air Higroskopi •Air yangmenempati posisi sangat dekat dengan partikel tanah •diikat sangat kuat •akar tidak mampu memutus ikatan
  • 7.
    Air Kapiler •terdapat dipori mikro tanah, •melapisi butiran tanah, •diikat longgar oleh partikel tanah, •dapat dilepaskan oleh
  • 8.
    Air Gravitasi • beradadi pori makro tanah • diikat sangat lemah oleh partikel tanah • dengan cepat turun ke lapisan yang lebih dalam • tidak dapat dimanfaatkan tanaman
  • 9.
    Zona Perakaran Tanaman polaekstraksi air rata-rata dari tanaman yang tumbuh di tanah tanpa batasan lapisan dan dengan pasokan yang cukup air di seluruh zona akar
  • 10.
    Bentuk Air Tersedia 1).Airkapiler, terletak antara titik layu tetap (batas bawah) dan kapasitas lapangan (batas atas) 2).Air tidak tersedia, air higroskopis (kurang dari titik layu tetap) dan air gravitasi (di atas kapasitas lapangan)
  • 11.
    air yang tersediauntuk pertumbuhan tanaman
  • 12.
    Kapasitas Lapang Kapasitas lapang: Jumlah air yang terkandung dalam tanah setelah air gravitasi hilang •Seluruh pori mikro terisi air •Batas atas air tersedia bagi tanaman •Diukur berdasarkan kandungan lengas setelah tanah jenuh dibiarkan bebas terdrainasi selama 2 sampai 3 hari.
  • 13.
    • Air yangada berupa air higroskopis • Batas bawah air tersedia • Ditentukan dengan mengukur kandungan lengas pada saat tanaman indikator layu, dan tidak dapat segar kembali setelah dibiarkan semalam di udara basah • Titik layu tetap bukan merupakan tetapan tanah, lebih merupakan tetapan tanaman • Titik layu tetap lebih tergantung pada tekanan turgor sel-sel tanaman. Tekanan turgor dipengaruhi oleh komponen osmotik daun, cuaca yang mempengaruhi transpirasi dan komponen yang mempengaruhi ketersediaan air tanah • Tidak ada batas bawah ketersediaan air yang tegas untuk berbagai tanaman TITIK LAYU TETAP
  • 14.
    Dampakkandunganlengaspada perkembangansistemperakaran Dari kiri kekanan: Gambar 1. kondisi jenuh air Gambar 2. kondisi kecukupan lengas Gambar 3. kondisi kekurangan lengas
  • 15.
    GAMBAR 1 :JENUH AIR (GENANGAN) menurunkan pertukaran gas antara tanah dan udara yang mengakibatkan menurunnya ketersediaan O2 bagi akar, menghambat pasokan O2 bagi akar dan mikroorganisme (mendorong udara keluar dari pori tanah maupun menghambat laju difusi)
  • 16.
    GAMBAR 2 :KECUKUPAN LENGAS • Permukaan akar memiliki luasan terbesar untuk menjalankan proses difusi ion dan aliran masa ion • Adanya imbangan antara pori makro dengan mikro • Sebagian besar nutrisi dalam bentuk terlarut
  • 17.
    GAMBAR 3 :KEKURANGAN LENGAS Kekurangan lengas dapat menyebabkan kekeringan Kekeringan menimbulkan cekaman bagi tanaman yang tidak tahan kering Kekeringan terjadi jika lengas tanah lebih rendah dari titik layu tetap Kondisi di atas timbul karena tidak adanya tambahan lengas baik dari air hujan maupun irigasi sementara evapotranspirasi tetap berlangsung
  • 18.
    Dampakkandunganlengaspada perkembangantajuktanaman Dari kiri kekanan: Gambar 1. kondisi kecukupan lengas Gambar 2. kondisi jenuh air Gambar 3. kondisi kekurangan lengas
  • 19.
  • 20.
    2. Kondisi JenuhAir Pengaruh jenuh air (genangan) pada tajuk tanaman:  penurunan pertumbuhan, klorosis, pemacuan penuaan, epinasti, pengguguran daun, pembentukan lentisel, penurunan akumulasi bahan kering, pembentukan aerenkim di batang.  Besarnya kerusakan tanaman sebagai dampak genangan tergantung pada fase pertumbuhan tanaman.
  • 21.
  • 22.
    Faktorpengangkutanair: 1. Tekananair 2. Kapilaritasbatang 3.Dayaisapdaun Ada2macamjenispengangkutanair: 1. Pengangkutanektravaskuler 2. Pengangkutanintravaskuler
  • 23.
    Pengangkutan ekstravaskuler • Ada2 mekanisme: – Pengangkutan apoplast – Pengangkutan simplas
  • 24.
    1.Pengangkutanapoplast  Pengangkutan sepanjangjalur ekstraseluler yang terdiri atas bagian tak hidup dari akar tumbuhan, yaitu dinding sel dan ruang antar sel. air masuk dengan cara osmosis  Aliran air secara apoplas tidak tidak dapat terus mencapai xilem karena terhalang oleh lapisan endodermis  Kenapa air berhenti mengalir ?  Air tidak mengalir karena terhalang bagian endodermis bersifat impermeable yang memiliki penebalan dinding sel dari suberin dan lignin  Namun ada bagian yang khusus yaitu celah kaspari yang bisa dilalui air  Dengan demikian, pengangkutan air secara apoplas pada bagian korteks dan stele menjadi terpisah.
  • 25.
    Pengangkutan simplas  Padapengangkutan ini, setelah masuk kedalam sel epidermis bulu akar, air dan mineral yang terlarut bergerak masuk kedalam sel (inilah yang membedakan dari keduanya)  Air masuk sitoplasma dan vakuola, kemudian bergerak dari satu sel ke sel yang lain melalui plasmodesmata.  Sistem pengangkutan ini , menyebabkan air dapat mencapai bagian Xylem yang ada bagian silinder pusat.  Adapun lintasan aliran air pada pengangkutan simplas jika diurutkan dari luar kedalam  Sel – sel bulu akar menuju sel – sel korteks - endodermis - perisikel - xilem.  Dari sini , air dan garam mineral siap diangkut keatas menuju batang dan daun. secara intravasikular OK
  • 26.
    2.Pengangkutanintravaskuler  Setelah melewatisel – sel akar, air dan mineral yang terlarut akan masuk ke pembuluh kayu (xilem)  Selanjutnya terjadi pengangkutan secara vertikal dari akar menuju batang sampai kedaun.  Pembuluh kayu disusun oleh beberapa jenis sel, namun bagian yang berperan penting dalam proses pengangkutan air dan mineral ini adalah sel – sel trakea.  Bagian ujung sel trakea terbuka membentuk pipa kapiler. Struktur jaringan xilem seperti pipa kapiler ini terjadi karena sel – sel penyusun jaringan tersebut tersebut mengalami fusi (penggabungan).  Air bergerak dari sel trakea satu ke sel trakea yang di atasnya mengikuti prinsip kapilaritas dan kohesi air dalam sel trakea xilem.
  • 28.
    Daya Hisap Daun(Tarikan Transpirasi) Daya Isap daun adalah timbulnya tarikan terhadap air yang ada pada sel – sel di bawahnya dan tarikan ini akan diteruskan molekul demi molekul, menuju kebawah sampai ke seluruh kolom air pada xilem sehingga menyebabkan air tertarik ke atas dari akar menuju ke daun. Daun yang umumnya tipis dan lebar juga menyebabkan tumbuhan mudah kehilangan air karena, air yang ada di daun menguap. Hilangnya air yang menguap ini akan menyebabkan tekanan pada daun menjadi rendah sehingga menarik air yang ada di pembuluh. Isapan daun ini akan membuat air yang terdapat di akar naik ke atas
  • 29.
    Kapilaritas Batang Pengangkutan airmelalui pembuluh kayu(xilem), terjadi karena pembuluh kayu (Xilem) tersusun seperti rangkaian pipa-pipa kapiler. Dengan kata lain, pengangkutan air melalui xilem mengikuti prinsip kapilaritas. Daya kapilaritas disebabkan karena adanya kohesi antara molekul air dengan air dan ahesi antara molekul air dengan dinding pembuluh xilem. Baik kohesi maupun ahesi ini menimbulkan tarikan terhadap molekul air dari akal sampai ke daun secara bersambungan.
  • 30.
  • 31.
    • Akar tumbuhanmenyerap air dan garam mineral baik siang maupun malam. Pada malam hari, ketika transpirasi sangat rencah, atau bahkan nol, sel-sel akar masih tetap menggunakan energi untuk memompa ion-ion mineral ke dalam xilem. Endodermis yang mengelilingi stele akar tersebut membantu mencegah kebocoran ion-ion ini keluar dari stele. • Akumulasi mineral di dalam stele akan menurunkan potensial air. Air akan mengalir masuk dari korteks akar, menghasilkan suatu tekanan positif yang memaksa carian naik ke xilem. Dorongan getah xilem ke arah atas ini disebut tekanan akar (roof pressure). Tekanan akar juga menyebabkan tumbuhan mengalami gutasi, yaitu keluarnya air yang berlebih pada malam hari melalui katup pelepasan (hidatoda) pada daun. • Biasanya air yang keluar dapat kita lihat pada pagi hari berupa tetesan atau bituran air pada ujung-ujung helai daun rumput atau pinggir daun kecil herba (tumbuhan tak berkayu) dikotil. Tekanan Akar
  • 32.
    PERTUMBUHAN TANAMAN JIKA KONDISI: AIR CUKUP AIR TERLALU BANYAK AIR KURANG AIR OPTIMAL AIR BANYAK
  • 33.
    Jika air cukup •Jika air dalam kondisi cukup berarti tanaman ini memerlukan air yang cukup tapi tidak berlebih untuk tumbuh dalam kondisi yang sehat
  • 34.
    JIKA AIR KURANG PENUTUPANSTOMATA FOTOSINTESIS TERHAMBAT BECAUSE LAJU PENYERAPAN CO2 BERKURANG
  • 35.
    JIKA AIR OPTIMAL TUMBUHANAKAN MENGALAMI PERTUMBUHAN YANG BAIK DAN MAKSIMAL TIDA K KEKURANGAN NUTRISI ATAU APAPUN.
  • 36.
    JIKA AIR BANYAK ZONAAKAR KELEBIHAN AIR AKAR MENJADI BERPENYAKIT RANTING DAN DAUN MENGUNING LALU RONTOK SO...
  • 37.
    JIKA AIR TERLALUBANYAK Jumlahnya terlalu banyak (menimbulkan genangan) sering menimbulkan dampak yang buruk terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman, diantaranya : I. meyebabkan permukaan tanah tempat tanaman hidup akan lembab karena kelebihan air II.memunculkan mikro organisme jamur yang akan mengakibatkan tumbuhnya penyakit bagi tanaman.
  • 38.
    terakhir • Terima kasihhh •Ada yang mau bertanya? • Di buka 3 pertanyaan...... • Silahkann tanya yaaaa 