UJI T &
UJICHI
SQUARE
Statistika Pendidikan-Kel.10
2.
Apa itu Uji
T?
Menurut(waluyo, 2024) Uji T satu sampel, metode statistik yang
sangat efektif untuk menguji hipotesis tentang nilai rata-rata
populasi, digunakan jika ada perbedaan yang signifikan antara
nilai rata-rata populasi yang diketahui dan nilai rata-rata sampel. Uji T
Digunakan untuk menguji perbedaan rata-rata antara dua kelompok
atau lebih.
3.
Apa itu Uji
T?
TUJUANDARI UJI T ADALAH:
1.Menguji apakah rata-rata suatu sampel berbeda secara
signifikan dari rata-rata populasi yang diketahui.
2.Membandingkan rata-rata dua kelompok (sampel independen
atau berpasangan).
3.Menentukan hubungan antara variabel dalam situasi
eksperimental atau penelitian.
1
3
2
Jenis-Jenis Uji T:
Uji T-Test satu sampel
(One Sample T-Test).
Uji T-Test Sampel
Berpasangan
(Paired T-Test)
Uji T-Test Dua Sampel
(Independent T-Test).
7.
Jenis-Jenis Uji T
UjiT-Test satu sampel
(One Sample T-Test).
Menurut (nuryadi, 2017) pengujian rata-rata satu sampel dimaksudkan
untuk menguji nilai tengah atau rata-rata populasi µ sama dengan nilai
tertentu µo, lawan hipotesis alternatifnya bahwa nilai tengah atau rata-rata
populasi µ tidak sama dengan µo. Pengujian satu sampel pada prinsipnya
ingin menguji apakah suatu nilai tertentu (yang diberikan sebagai
pembanding) berbeda secara nyata ataukah tidak dengan rata-rata sebuah
sampel.
8.
Jenis-Jenis Uji T
UjiT-Test satu sampel
(One Sample T-Test).
Jadi, kita akan menguji :
H₀ merupakan hipotesa awal sedangkan
H1 merupakan hipotesis alternatif atau
hipotesis kerja.
9.
Jenis-Jenis Uji T
UjiT-Test dua sampel
(Independent T-Test).
Uji ini untuk mengetahui perbedaan rata-rata dua populasi/kelompok
data yang independent. Contoh kasus suatu penelitian ingin
mengetahui hubungan status merokok ibu hamil dengan berat badan
bayi yang dilahirkan. Respondan terbagi dalam dua kelompok, yaitu
mereka yang merokok dan yang tidak merokok.
10.
Jenis-Jenis Uji T
UjiT-Test dua sampel
(Independent T-Test).
Uji T independen ini memiliki asumsi/syarat yang mesti dipenuhi,
yaitu:
1.Datanya berdistribusi normal.
2.Kedua kelompok data independen (bebas)
3.variabel yang dihubungkan berbentuk numerik dan
kategorik (dengan hanya 2 kelompok)
11.
Jenis-Jenis Uji T
UjiT-Test dua sampel
(Independent T-Test).
Apabila:
thit ttab berbeda secara
signifikansi (Ho ditolak)
thit ttab Tidak berbeda secara
signifikansi (Ho diterima)
12.
Jenis-Jenis Uji T
UjiT-Test sampel berpasangan
(Paired T-Test).
Uji – T berpasangan (paired t-test) adalah salah satu metode pengujian
hipotesis dimana data yang digunakan tidak bebas (berpasangan).
Ciri-ciri yang paling sering ditemui pada kasus yang berpasangan
adalah satu individu (objek penelitian) dikenai 2 buah perlakuan yang
berbeda.
13.
Jenis-Jenis Uji T
UjiT-Test sampel berpasangan
(Paired T-Test).
Hipotesis kasus ini dapat ditulis :
Ha berarti bahwa seilisih sebenarnya
dari kedua rata-rata tidak sama dengan
nol.
14.
Apa itu UjiChi
Square?
Uji chi-square atau disimbolkan dengan x² merupakan salah satu
uji nonparametrik yang tidak memerlukan asumsi normalitas atau
asumsi lainnya yang biasa digunakan pada metode parametrik. Uji
ini digunakan untuk data penelitian yang berskala nominal. Uji chi-
square dapat digunakan pada hipotesis deskriptif ataupun
hipotesis komparatif.
15.
Jenis-Jenis Uji ChiSquare :
Uji Chi Square Satu
Sampel
Contoh soal Uji Chi Square
16.
Uji Chi SquareDua Sampel
untuk nilai harapan, dihitung dengan rumus
berikut:
kondisi statistik uji chi-square untuk
jumlah sampel 20 hingga 40:
Di mana:
r=jumlah baris c=jumlah kolom
oij=frekuensi observasi pada baris i kolom j
eij=frekuensi harapan pada baris I kolom j
n=jumlah sampel
17.
Uji Chi SquareDua Sampel
tabel kontingensi dengan formula yang memuat koreksi kontinuitas.
Formula ini digunakan ketika jumlah sampel lebih dari 40.
18.
Uji Chi SquareDua Sampel
Contoh soal Uji Chi Square
Seorang peneliti ingin mengetahui kecenderungan gender terhadap partisipasi
dalam pilkada. Berdasarkan 120 total sampel, didapatkan hasil sebagai berikut.