“EBD PEMBUATAN AMALGAM KANDUNGAN Cu TINGGI
UNTUK TAMBAL GIGI DAN PENGARUH KANDUNGAN
Hg TERHADAP NILAI KEKERASAN”
YULIANTI
(20130340065)
PICO
P (Problem): Pencampuran jumlah persentasi
Hg yang tidak tepat -> sisa Hg yang berlebih
-> pencampuran jumlah presentasi Hg
menjadi tidak tepat -> berpengaruh terhadap
sifat kekerasan setelah amalgama masih
berlangsung -> ketahanan aus berkurang.
I (INTERVENTION) : 2(dua) jenis logam ;
1.Serbuk paduan Ag
2.Logam Hg murni (99,9%)
Serbuk paduan Ag
1. Pembuatan ingot paduan Ag melalui
peleburan.
2. Pembuatan serbuk dilakukan dengan melalui
pengerjaan bubut dan grinding terhadap
ingot.
3. Serbuk mempunyai tingkat kehalusan 325
mesh.
Logam Hg murni
1. Mengguanakan cara manual (mortar keramik
dan alu).
2. Serbuk paduan Ag dan Hg cair diaduk.
3. Hasil : berbentuk pasta
C (comparation) : Pengaruh kandungan Hg
terhadap nilai kekerasan.
Kekerasan maksimum berada pada posisi
kandungan Hg pada batas antara 51% sampai
dengan 54%.
Dengan ditingkatkannya kandungan Hg reaksi
pembentukan Ag-Cu menjadi terhalang yang
mengakibatkan kekerasannya menjadi turun.
O (Outcome) :
Kandungan Hg di dalam amalgam Cu tinggi
berpengaruh terhadap sifat kekerasannya 2 kekerasan
paduan amalgam Cu tinggi lebih tinggi dari pada
amalgam Cu rendah. Ketahanan aus pada amalgam Cu
tinggi lebih tinggi dari pada paduan amalgam Cu
rendah.
Pembentukan Fasa Ag-Cu dan fasa h’(Cu6Sn5) di
dalam paduan amalgam Cu tinggi berpengaruh
terhadap peningkatan kekerasan.
Thank You
for Your Attention

8 erfin blok 13

  • 1.
    “EBD PEMBUATAN AMALGAMKANDUNGAN Cu TINGGI UNTUK TAMBAL GIGI DAN PENGARUH KANDUNGAN Hg TERHADAP NILAI KEKERASAN” YULIANTI (20130340065)
  • 2.
    PICO P (Problem): Pencampuranjumlah persentasi Hg yang tidak tepat -> sisa Hg yang berlebih -> pencampuran jumlah presentasi Hg menjadi tidak tepat -> berpengaruh terhadap sifat kekerasan setelah amalgama masih berlangsung -> ketahanan aus berkurang.
  • 3.
    I (INTERVENTION) :2(dua) jenis logam ; 1.Serbuk paduan Ag 2.Logam Hg murni (99,9%)
  • 4.
    Serbuk paduan Ag 1.Pembuatan ingot paduan Ag melalui peleburan. 2. Pembuatan serbuk dilakukan dengan melalui pengerjaan bubut dan grinding terhadap ingot. 3. Serbuk mempunyai tingkat kehalusan 325 mesh.
  • 5.
    Logam Hg murni 1.Mengguanakan cara manual (mortar keramik dan alu). 2. Serbuk paduan Ag dan Hg cair diaduk. 3. Hasil : berbentuk pasta
  • 6.
    C (comparation) :Pengaruh kandungan Hg terhadap nilai kekerasan. Kekerasan maksimum berada pada posisi kandungan Hg pada batas antara 51% sampai dengan 54%. Dengan ditingkatkannya kandungan Hg reaksi pembentukan Ag-Cu menjadi terhalang yang mengakibatkan kekerasannya menjadi turun.
  • 7.
    O (Outcome) : KandunganHg di dalam amalgam Cu tinggi berpengaruh terhadap sifat kekerasannya 2 kekerasan paduan amalgam Cu tinggi lebih tinggi dari pada amalgam Cu rendah. Ketahanan aus pada amalgam Cu tinggi lebih tinggi dari pada paduan amalgam Cu rendah. Pembentukan Fasa Ag-Cu dan fasa h’(Cu6Sn5) di dalam paduan amalgam Cu tinggi berpengaruh terhadap peningkatan kekerasan.
  • 8.