Sangga 11
STRUKTUR ORGANISASI GERAKAN PRAMUKA
NAMA ANGGOTA :
• Susanti
• Rahmawati
• Nurohmah Aghisna
• Rosdiana I
• Dwi Arianti
• Amelia K
• Budiatun
• Destrianita N
• Dian N
Pengertian
Struktur organisasi gerakan pramuka
merupakan suatu kerangka yang berupa bagan
atau skema yang menggambarkan tingkatan-
tingkatan organisasi gerakan pramukamulai
dari bawah sampai dengan yang paling atas
beserta mekanisme kerjanya.
Dengan struktur organisasi gerakan
pramuka, maka mekanisme kerja
organisasi gerakan pramuka dapat lebih
terarah dan sistematissehingga
mendukung tercapainya gerakan pramuka.
Dijadikan pedoman didalam menjalankan
roda organisasai
Dijadikan acuan didalam menjalankan
tugas dan kewenangan pengurus
organisasi
Sebagai acuan didalam menjalankan
kerjasama dengan organisasi diatasnya
atau dibawahnya
• Presiden Indonesia berperan sebagai pramuka utama selama masa
jabatanya
• Mabinas (Majelis Pembimbing Nasional)
• Mabida (Majelis Pembimbing Daerah)
• Mabicab (Majelis Pembimbing Cabang)
• Mabiran (Majelis Pembimbing Ranting)
• Mabisa (Majelis Pembimbing Saka)
• Mabigus (Majelis Pembimbing Gugus Depan)
• Kwarnas (Kwartir Nasional)
• Kwarda (Kwartir Daerah)
• Kwarcab (Kwartir Cabang)
• Kwaran (Kwartir Ranting)
• Munas (Musyawarah Nasional)
• Musda (Musyawarah Daerah)
• Mucab (Musyawarah Cabang)
• Musran (Musyawarah Ranting)
• Mugus (Musyawarah Gugus Depan)
• Yang disebut Ketua Majelis Pembimbing Nasional adalah Pejabat
Pemerintahan tingkat Nasional yakni Presiden dan Wakil Presiden
Yang disebut Ketua Majelis Pembimbing Daerah adalah Pejabat
Pemerintahan tingkat Provinsi yakni Gubernur dan Wakil Gubernur
• Yang disebut Ketua Majelis Pembimbing Cabang adalah Pejabat
Pemerintahan tingkat Kabupaten yakni Bupati dan Wakil Bupati
• Yang disebut Ketua Majelis Pembimbing Ranting adalah Pejabat
Pemerintahan tingkat Kecamatan yakni Camat dan Wakil Wakil
Camat
• Yang disebut Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan adalah
Kepala Sekolah, Kepala Desa, Dosen atau perangkat yang
memimpin Gugus Depan sebagai pangkalan Pramuka Pertama
Pramuka.
• Catatan : Semua Ketua Majelis disingkat dengan nama Kama, Jadi
akan ada Kamabinas, Kamabida, Kamabicab, Kamabiran,
Kamabigus.
• Jumlah wakil ketua Mabi dan jumlah anggota Mabi
ditentukan oleh Mabi masing-masing sesuai dengan
keadaan dan kebutuhan Mabinya serta diupayakan
seimbang antara pria dan wanita.
• Ketua Mabigus dipilih dari antara anggota Mabigus
yang ada.
• Pada tingkat satuan karya Ketua Mabi dijabat oleh
pejabat pada lembaga/ instansi/departemen terkait.
• Pada tingkat kwartir ranting, cabang dan daerah
Ketua Mabi dijabat oleh Kepala Wilayah atau Kepala
Pemerintahan setempat.
• Pada tingkat nasional Ketua Mabi dijabat oleh
Presiden Republik Indonesia.
• Jabatan Ketua Harian disesuaikan dengan
kebutuhan.
• Wakil Ketua, Ketua Harian, Sekretaris Mabi dipilih dari
Kepengurusan :
1. Susunan Pengurus Mabi terdiri atas: a. Seorang
Ketua b. Seorang Wakil Ketua c. Seorang Sekretaris
d. Seorang Ketua Harian e. Beberapa orang anggota
2. Pengurus diupayakan pria dan wanita dalam jumlah
pertanyaan
• Tujuan musyawarah gugus depan
• Kegiatan apa yang dilakukan untuk mengumpulkan struktur organisasiseluruh dunia
• Bagaimana pemimpin itu dipilih
• Maksud dari manfaat dari struktur yang ke 3
• Mengapa pada struktur organisasi gugus depan pembantu pembina penegak dan pandega lebih banyak
pandega
• Tugas dari andalan urusan pada struktur organisasi musran
• Jika tidak berjallan dengan baik, siapa yang bertanggung jawab dan apa solusinya.
Jawaban

12961598.ppt

  • 1.
    Sangga 11 STRUKTUR ORGANISASIGERAKAN PRAMUKA NAMA ANGGOTA : • Susanti • Rahmawati • Nurohmah Aghisna • Rosdiana I • Dwi Arianti • Amelia K • Budiatun • Destrianita N • Dian N
  • 2.
    Pengertian Struktur organisasi gerakanpramuka merupakan suatu kerangka yang berupa bagan atau skema yang menggambarkan tingkatan- tingkatan organisasi gerakan pramukamulai dari bawah sampai dengan yang paling atas beserta mekanisme kerjanya.
  • 3.
    Dengan struktur organisasigerakan pramuka, maka mekanisme kerja organisasi gerakan pramuka dapat lebih terarah dan sistematissehingga mendukung tercapainya gerakan pramuka.
  • 4.
    Dijadikan pedoman didalammenjalankan roda organisasai Dijadikan acuan didalam menjalankan tugas dan kewenangan pengurus organisasi Sebagai acuan didalam menjalankan kerjasama dengan organisasi diatasnya atau dibawahnya
  • 6.
    • Presiden Indonesiaberperan sebagai pramuka utama selama masa jabatanya • Mabinas (Majelis Pembimbing Nasional) • Mabida (Majelis Pembimbing Daerah) • Mabicab (Majelis Pembimbing Cabang) • Mabiran (Majelis Pembimbing Ranting) • Mabisa (Majelis Pembimbing Saka) • Mabigus (Majelis Pembimbing Gugus Depan) • Kwarnas (Kwartir Nasional) • Kwarda (Kwartir Daerah) • Kwarcab (Kwartir Cabang) • Kwaran (Kwartir Ranting) • Munas (Musyawarah Nasional) • Musda (Musyawarah Daerah) • Mucab (Musyawarah Cabang) • Musran (Musyawarah Ranting) • Mugus (Musyawarah Gugus Depan)
  • 7.
    • Yang disebutKetua Majelis Pembimbing Nasional adalah Pejabat Pemerintahan tingkat Nasional yakni Presiden dan Wakil Presiden Yang disebut Ketua Majelis Pembimbing Daerah adalah Pejabat Pemerintahan tingkat Provinsi yakni Gubernur dan Wakil Gubernur • Yang disebut Ketua Majelis Pembimbing Cabang adalah Pejabat Pemerintahan tingkat Kabupaten yakni Bupati dan Wakil Bupati • Yang disebut Ketua Majelis Pembimbing Ranting adalah Pejabat Pemerintahan tingkat Kecamatan yakni Camat dan Wakil Wakil Camat • Yang disebut Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan adalah Kepala Sekolah, Kepala Desa, Dosen atau perangkat yang memimpin Gugus Depan sebagai pangkalan Pramuka Pertama Pramuka. • Catatan : Semua Ketua Majelis disingkat dengan nama Kama, Jadi akan ada Kamabinas, Kamabida, Kamabicab, Kamabiran, Kamabigus.
  • 8.
    • Jumlah wakilketua Mabi dan jumlah anggota Mabi ditentukan oleh Mabi masing-masing sesuai dengan keadaan dan kebutuhan Mabinya serta diupayakan seimbang antara pria dan wanita. • Ketua Mabigus dipilih dari antara anggota Mabigus yang ada. • Pada tingkat satuan karya Ketua Mabi dijabat oleh pejabat pada lembaga/ instansi/departemen terkait. • Pada tingkat kwartir ranting, cabang dan daerah Ketua Mabi dijabat oleh Kepala Wilayah atau Kepala Pemerintahan setempat. • Pada tingkat nasional Ketua Mabi dijabat oleh Presiden Republik Indonesia. • Jabatan Ketua Harian disesuaikan dengan kebutuhan. • Wakil Ketua, Ketua Harian, Sekretaris Mabi dipilih dari
  • 10.
    Kepengurusan : 1. SusunanPengurus Mabi terdiri atas: a. Seorang Ketua b. Seorang Wakil Ketua c. Seorang Sekretaris d. Seorang Ketua Harian e. Beberapa orang anggota 2. Pengurus diupayakan pria dan wanita dalam jumlah
  • 12.
    pertanyaan • Tujuan musyawarahgugus depan • Kegiatan apa yang dilakukan untuk mengumpulkan struktur organisasiseluruh dunia • Bagaimana pemimpin itu dipilih • Maksud dari manfaat dari struktur yang ke 3 • Mengapa pada struktur organisasi gugus depan pembantu pembina penegak dan pandega lebih banyak pandega • Tugas dari andalan urusan pada struktur organisasi musran • Jika tidak berjallan dengan baik, siapa yang bertanggung jawab dan apa solusinya. Jawaban