SAMPAH JAKARTA
usul
Pengelolaan di tempat kepada
Tim Sinkronisasi Anies-
Sandiaga Uno
o l e h
12 Juli 2017
Berdasar dari pantauan lapang
Riza V. Tjahjadi & Aron Chandra
KILAS BALIK
Aksi, bangun gerakan
”Sampah adalah sisa kegiatan
sehari-hari manusia dan/atau
proses alam yang berbentuk
padat”. Definisi Pada UU No. 18
Tentang Pengelolaan Sampah
HPSN di TPST Bantargebang Bekasi 20 Feb 2016.
Aksi, bangun gerakan Feb 2016
Aksi, bangun gerakan Feb 2017
Pantauan
2013
Pantauan Limbah B3 rumah sakit 31 Mei 2016.
Pantauan
AKSI di Balaikota 11 Juni 2016
Peliputan CNN Indonesia soal Sampah B3 RS 20 juli 2016
Pantauan
9 September
2016
Pantauan
10 Juli 2017
Target tengok
lokasi sampah
terbesar
Komposisinya
Pada sampah
Jakarta:
Sampah basah
(70-an % dari
total Sampah
per hari)
Sampah
sayuran
sampah
buah
Sampah buah
Uuuppss… atasi
sampah pada
sumbernya/ timbulan
sampah
Ingat
(Pasal 13 UU no, 18 tahun 2008
Tentang Pengelolaan Sampah)
Jangan bertumpu
kepada TPA/ TPST saja
Unit
pengolah
sampah
menjadi
kompos
Kok...
Mangkrak?
Hadeuhh
atasi sampah pada
sumbernya/ timbulan
sampah
Ingat
(Pasal 13 UU no, 18 tahun 2008
Tentang Pengelolaan Sampah)
Jangan bertumpu
kepada TPA/ TPST saja
Tapi… ‘lahhh…
PENCEMARAN RACUN
UU No. 16 Tahun 2008 Tenteng Pengelolaan
Sampah pada Bab XVI Ketentuan Peralihan,
Pasal 44 disebutkan:
(1) Pemerintah daerah harus membuat
perencanaan penutupan tempat pemrosesan
akhir sampah yang menggunakan sistem
pembuangan terbuka paling lama 1 (satu)
tahun terhitung sejak berlakunya Undang-
Undang ini.
(2) Pemerintah daerah harus menutup
tempat pemrosesan akhir sampah yang
menggunakan sistem pembuangan terbuka
paling lama 5 (lima) tahun terhitung sejak
berlakunya Undang-Undang ini.
Nah...dapat ditafsirkan:
1. Tidak lagi dikenal istilah tempat
pembuangan akhir, yang memiliki makna
berhentinya suatu proses ketika sampah
telah dibuang ke TPA.
2. Pemkot/Pemkab harus memiliki
perencanaan yang jelas penutupan tempat
pembuangan akhir sampah. Artinya sudah
mulai tampak ada usaha konkrit merubah
sistem pengelolan TPA.
3. TPA dengan sistem terbuka (open-
dumping) harus ditutup total paling lama 5
(lima) tahun sejak diberlakunya UU
tersebut.
Kasus TPA yang
bersistem
Pengurukan
(sanitary landfil)
tapi sejak 2010
berubah menjadi
Timbun di luar
(open dumping).
Tanggapan
direktur jenderal
Pengelolaan
sampah, Limbah,
dan Bahan
Beracun
Berbahaya, Tuti
HM pada 18 Mei
2017
Saran/ usul
1. Revitalisasi unit pengolah kompos
di pasar yang saat ini mangkrak.
2. Survei lokasi pasar-pasar (PD Psr
Jaya) untuk adakan unit pengolah
kompos (pemilahan sampah kering
sudah diambil pemulung, pasti itu)
3. Uji coba pengadaan,
pembangunan % operasionalisasi
unit pengolah kompos di pasar PD
Jaya
4. T e r i m a k a s I h

Sampah jakarta, usul.pdf; waljak

  • 1.
    SAMPAH JAKARTA usul Pengelolaan ditempat kepada Tim Sinkronisasi Anies- Sandiaga Uno o l e h 12 Juli 2017 Berdasar dari pantauan lapang Riza V. Tjahjadi & Aron Chandra
  • 2.
  • 3.
    Aksi, bangun gerakan ”Sampahadalah sisa kegiatan sehari-hari manusia dan/atau proses alam yang berbentuk padat”. Definisi Pada UU No. 18 Tentang Pengelolaan Sampah
  • 4.
    HPSN di TPSTBantargebang Bekasi 20 Feb 2016. Aksi, bangun gerakan Feb 2016
  • 5.
  • 6.
  • 7.
    Pantauan Limbah B3rumah sakit 31 Mei 2016. Pantauan
  • 8.
    AKSI di Balaikota11 Juni 2016
  • 9.
    Peliputan CNN Indonesiasoal Sampah B3 RS 20 juli 2016
  • 10.
  • 11.
    Pantauan 10 Juli 2017 Targettengok lokasi sampah terbesar Komposisinya Pada sampah Jakarta: Sampah basah (70-an % dari total Sampah per hari)
  • 13.
  • 14.
    Uuuppss… atasi sampah pada sumbernya/timbulan sampah Ingat (Pasal 13 UU no, 18 tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah) Jangan bertumpu kepada TPA/ TPST saja
  • 15.
  • 18.
    atasi sampah pada sumbernya/timbulan sampah Ingat (Pasal 13 UU no, 18 tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah) Jangan bertumpu kepada TPA/ TPST saja Tapi… ‘lahhh… PENCEMARAN RACUN
  • 21.
    UU No. 16Tahun 2008 Tenteng Pengelolaan Sampah pada Bab XVI Ketentuan Peralihan, Pasal 44 disebutkan: (1) Pemerintah daerah harus membuat perencanaan penutupan tempat pemrosesan akhir sampah yang menggunakan sistem pembuangan terbuka paling lama 1 (satu) tahun terhitung sejak berlakunya Undang- Undang ini. (2) Pemerintah daerah harus menutup tempat pemrosesan akhir sampah yang menggunakan sistem pembuangan terbuka paling lama 5 (lima) tahun terhitung sejak berlakunya Undang-Undang ini.
  • 22.
    Nah...dapat ditafsirkan: 1. Tidaklagi dikenal istilah tempat pembuangan akhir, yang memiliki makna berhentinya suatu proses ketika sampah telah dibuang ke TPA. 2. Pemkot/Pemkab harus memiliki perencanaan yang jelas penutupan tempat pembuangan akhir sampah. Artinya sudah mulai tampak ada usaha konkrit merubah sistem pengelolan TPA. 3. TPA dengan sistem terbuka (open- dumping) harus ditutup total paling lama 5 (lima) tahun sejak diberlakunya UU tersebut.
  • 23.
    Kasus TPA yang bersistem Pengurukan (sanitarylandfil) tapi sejak 2010 berubah menjadi Timbun di luar (open dumping). Tanggapan direktur jenderal Pengelolaan sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya, Tuti HM pada 18 Mei 2017
  • 24.
    Saran/ usul 1. Revitalisasiunit pengolah kompos di pasar yang saat ini mangkrak. 2. Survei lokasi pasar-pasar (PD Psr Jaya) untuk adakan unit pengolah kompos (pemilahan sampah kering sudah diambil pemulung, pasti itu) 3. Uji coba pengadaan, pembangunan % operasionalisasi unit pengolah kompos di pasar PD Jaya 4. T e r i m a k a s I h