Di Indonesia, terutama bagi Suku Dayak, tato memiliki makna yang lebih dari sekedar lifestyle. Tato merepresentasikan status sosial, keagamaan, atau pencapaian seseorang sesuai aturan tertentu. Kenyataannya, banyak orang salah memahami fungsi tato dan menganggapnya tidak lazim, padahal sejarah budaya Indonesia menunjukkan tato tidak berkaitan dengan hal-hal negatif.