PENGARUH MEDIA AUDIOVISUAL
TERHADAP KETERAMPILAN
SHOOTING BOLA PADA PERMAINAN
BOLA TANGAN SISWA
SMK KAWUNG 1 SURABAYA
Moch. Syarif Hidayatulloh
NIM: 195900105
Latar Belakang
Permainan bola tangan tentu asing bagi peserta didik ataupun bagi masyarakat umum.
Terlebih lagi berdasarkan observasi pada peserta didik di SMK Kawung 1 Surabaya yang
tidak diajarkan materi bola tangan dalam pelajaran PJOK sehingga peserta didik tidak
mengerti tentang permaian bola tangan. Hal tersebut dikarenakan olahraga bola tangan
jarang dijumpai dan diajarkan oleh guru dalam materi atau bahkan ditayangkan di
televisi. Sehingga peserta didik di SMK Kawung 1 Surabaya, tidak paham, bahwa
permainan bola tangan juga termasuk permainan bola besar, karena yang mereka
ketahui hanyalah basket, sepakbola ataupun voli.
Rumusan Masalah
A. Masalah yang akan dikaji dalam penelitian ini yakni apakah terdapat
pengaruh media audiovisual terhadap keterampilan shooting bola
pada permainan bola tangan siswa kelas XI SMK Kawung 1
Surabaya?.
Tujuan Penelitian
A. Masalah yang akan dikaji dalam penelitian ini yakni apakah terdapat
pengaruh media audiovisual terhadap keterampilan shooting bola
pada permainan bola tangan siswa kelas XI SMK Kawung 1
Surabaya?.
Variabel Penelitian
A. variabel bebas dalam penelitian ini yakni media audiovisual,
sedangkan variabel terikat adalah keterampilan shooting bola.
Manfaat Penelitian
1. Manfaat Teoretis
2. Manfaat Praktis
TINJAUAN TEORITIS DAN
PENGEMBANGAN HIPOTESIS
1. Sejarah Bola Tangan
Tinjauan Teoritis
Permainan bola tangan sesungguhnya muncul dari tiga Negara yaitu Denmark,
Jerman dan Swedia. Di Swedia, G. Wallstrom memperkenalkan bola tangan pada
tahun 1910. Peraturan permainan bola tangan ini untuk pertama kalinya
dikembangkan oleh seorang guru senam di Brandenburg Jerman yang bernama
Max Haiser pada tahun 1917
2. Sistematika Permainan
1. Peraturan Permainan Bola Tangan
2. Teknik Dasar Permainan Bola
Media Audiovisual
Briggs (dalam Ramli, 2017:1) yang mengatakan
bahwa “Media adalah segala alat fisik yang dapat
menyajikan pesan dan merangsang siswa untuk
belajar, seperti buku, film, kaset, dan lain-lain”.
Media Pembelajaran
Arsyad (2017: 45) mendefinisikan bahwa “media audio
visual adalah jenis media yang digunakan dalam
kegiatan pembelajaran dengan melibatkan pendengaran
dan penglihatan sekaligus dalam satu proses atau
kegiatan”
1. Denny pada tahun 2018 yang berjudul “Penerapan Pembelajaran Media Audio
Visual Terhadap Hasil Belajar Flying Shoot Bola Tangan di SMA Kemala
Bhayangkari Kubu Raya
2. Etik Isnaini pada tahun 2019 yang berjudul Pengaruh Penggunaan Model Latihan
Antara Media Audiovisual dan Imagery Terhadap Kemampuan Smash (Eksperimen
pada Pemain Bola Voli di Klub Surya Muda Salatiga)
3. Reski Agung Andresta pada tahun 2019 yang berjudul “Upaya Peningkatan
Kemampuan Shooing Free Throw Bola Basket Melalui Media Audio Visual Pada
Siswa kelas X MIPA 1 SMA Negeri 1 Rengat Barat”.
4. Endang Sri Rejeki pada tahun 2019 dengan judul Upaya Peningkatan Hasil Belajar
Javeline PassBola Tangan Dengan Menggunakan Media Audio Visual Pada Siswa
Kelas VIII Smp Negeri 13 Kota Bekasi
Penelitian Terdahulu yang Relevan
Rerangka Konseptual
Metode Penelitian
Jenis
Penelitian
Pendekan
Penelitian
 one group pre-post test
design
 Pendekatan
Kuantitatif
05
04 Populasi dan Sampel
Teknik Pengumpulan
Data
1. Pretest dan Postest
2. Observasi
 Populasi Siswa Kelas XI
 Sampel penelitian XI OTKP 1 dan XI OTPK 2.
TEKNIK ANALISIS
DATA
1. Uji Instrumen
a. Uji Validitas
b. Uji Reliabilitas
06
2. Uji Normalitas Data
3. Uji Homogenitas
4. Pengujian Hipotesis
5. Uji Independent Sampel t test
Uji Validitas
secara keseluruhan terbukti valid berdasarkan hasil tabel di atas
karena nilai Sig tidak lebih besar dari 5% atau 0,05
Uji Reabilitas
Alpha sebesar 0,751 yang artinya lebih besar dari 0,6 yang berarti
dianggap reliabel. Selain itu, ini menunjukkan bahwa item tes ini dapat
direalisasikan dan mampu memperoleh data yang konsisten.
Variabel Cronbach
Alpha
Koefisien Alpha Keteranga
n
Kemampuan Shooting
Bola
0,751 0,6 Reliabel
Uji Normalitas
Hasil tes pengukuran shoting bola pada kelas XI OTKP 1 dan XI OTKP
2 Asymp. Sig. (2-tailed) dengan nilai 0,87 (0,87>0,05) sehingga dapat
disimpulkan bahwa data yang dikumpulkan berdistribusi normal.
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized
Residual
N 30
Normal Parametersa,b Mean .0000000
Std. Deviation 1.70787643
Most Extreme Differences Absolute .149
Positive .080
Negative -.149
Test Statistic .149
Asymp. Sig. (2-tailed) .087c
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
c. Lilliefors Significance Correction.
Uji Homogenitas
Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa nilai sig. Pretest dan
posttest shooting bola tangan yakni 0,168 > 0,05, sehingga data
disimpulkan bahwasannya data bersifat homogen.
Variabel Levene
Statistic
df1 df2 Sig.
Pretest dan posttest
shooting Bola
1.699 6 22 .168
Hasil Pengujian Hipotesis
Hasil df t hitung t tabel signifikansi
Tes posttes 60 7.824 0.2500 .000
Dari hasil uji-t dapat dilihat bahwa t hitung 7.824 dan t tabel (df 60) 0,2500 dengan nilai signifikansi
p sebesar 0,000. Oleh karena t hitung 7.824 > t tabel 0,2500, dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05,
maka hasil ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan. Dengan demikian hipotesis
alternatif (Ha) yang berbunyi “Terdapat pengaruh media audio visual terhadap keterampilan
“shooting bola dalam permainan bola tangan pada siswa kelas XI OTKP SMK Kawung 1
Surabaya”, diterima.
Hasil Uji Independet T test
Berdasarkan tabel di atas diketaui nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000> 0,05 maka dapat
diartikan bawa terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar siswa kelas XI OTKP 1 yang
menggunakan media audiovisual dengan siswa kelas XI OTKP 2 tanpa menggunakan media
pembelajaran.
Hasil F Sig. t df
Sig. (2-
tailed)
Tes postest .073 .787 7.824 60 .000
7.835 59.971 .000
Peningkatan Presentase
Kelas Uji Rata-
rata
Selisih Persentase
XI OTKP 1
(eksperimen)
Pretest 26.23 4.94 49%
Posttest 31.50
XI OTKP 2 (kontrol) Pretest 26.56 1.35 13,5%
Posttest 27.91
Berdasarkan hasil pada tabel di atas, menunjukkan bahwa data dari kelas
kontrol pretest shooting The Standing Throw sebanyak 26.56 sedangkan pada
hasil postest menjadi 27.91 hanya mengalami kenaikan hasil pembelajaran
sebesar 13,5%. Pada kelas eksperimen terjadi kenaikan yang signifikat
dimana hasil pretes 26,23 menjadi 31,50 pada uji postest dengan presentase
sebesar 49%. Hal ini menunjukan bawasanya media audiovisual dapat
meningkatkan kemampuan shooting The Standing Throw shot.
Pembahasan
Berdasarkan hasil pada tabel di atas, menunjukkan bahwa data dari kelas kontrol pretest
shooting The Standing Throw sebanyak 26.56 sedangkan pada hasil postest menjadi 27.91 hanya
mengalami kenaikan hasil pembelajaran sebesar 13,5%. Pada kelas eksperimen terjadi kenaikan
yang signifikat dimana hasil pretes 26,23 menjadi 31,50 pada uji postest dengan presentase
sebesar 49%. Hal ini menunjukan bawasanya media audiovisual dapat meningkatkan kemampuan
shooting The Standing Throw shot.
Berdasarkan hasil penelitian, maka penelitian ini mendukung hasil penelitian
yang telah dilakukan oleh Deny 2018 dan Etik Isnaini 2019 bahwa media audiovisual
secara signifikat dapat meningkatkan hasil belajar siswa
Hal ini dikarenakan media audio visual dapat meningkatkan kemampuan atlet
dalam memahami suatu konsep yang abstrak dengan lebih mudah, sehingga
atlet lebih ingat dengan pelajaran yang telah disampaikan. Dengan
menggunakan media audio visual dalam proses latihan, maka proses
penyampaian informasi kepada siswa lebih bervariasi, karena media audio
visual sudah memuat teks, audio, grafik, dan video.
Simpulan
Perbedaan hasil belajar siswa kontrol dengan siswa eksperimen yakni pada
hasil uji pretest kelas kontrol dan hasil uji postest hanya mengalami kenaikan
belajar sebesar 13,5%. Namun pada kelas eksperimen dari hasil uji pretest kelas
eksperiman dan hasil uji postest mengalami kenaikan belajar yang signifikat dengan
presentase 49%.
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan mengenai pengaruh
media audiovisual dalam meningkatkan kemampuan Shooting bola yakni
teknik The Standing Throw maka dapat disimpulkan bahwa. terdapat
pengaruh media audio visual terhadap keterampilan keterampilan
“shooting bola dalam permainan bola tangan pada siswa kelas XI OTKP 1
SMK Kawung 1 Surabaya dengan t hitung 7.824 dan t tabel (df 60) 0,2500
dengan nilai signifikansi p sebesar 0,000
Saran
1. Bagi guru, penelitian ini dapat berguna sebagai salah
satu refrensi ajar karena di dalamnya membahas
mengenai penggunaan media audiovisual yang dapat
meningkatkan hasil belajar siswa terutama dalam
meningkatkan kemampuan shooting bola pada
permainan bola tangan.
2. . Bagi para peneliti yang bermaksud melanjutkan atau
mereplikasi penelitian ini disarankan untuk melakukan
kontrol lebih ketat dalam seluruh rangkaian eksperimen
Terimakasih

PPT Media Audiovisual.pptx

  • 1.
    PENGARUH MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAPKETERAMPILAN SHOOTING BOLA PADA PERMAINAN BOLA TANGAN SISWA SMK KAWUNG 1 SURABAYA Moch. Syarif Hidayatulloh NIM: 195900105
  • 2.
    Latar Belakang Permainan bolatangan tentu asing bagi peserta didik ataupun bagi masyarakat umum. Terlebih lagi berdasarkan observasi pada peserta didik di SMK Kawung 1 Surabaya yang tidak diajarkan materi bola tangan dalam pelajaran PJOK sehingga peserta didik tidak mengerti tentang permaian bola tangan. Hal tersebut dikarenakan olahraga bola tangan jarang dijumpai dan diajarkan oleh guru dalam materi atau bahkan ditayangkan di televisi. Sehingga peserta didik di SMK Kawung 1 Surabaya, tidak paham, bahwa permainan bola tangan juga termasuk permainan bola besar, karena yang mereka ketahui hanyalah basket, sepakbola ataupun voli.
  • 3.
    Rumusan Masalah A. Masalahyang akan dikaji dalam penelitian ini yakni apakah terdapat pengaruh media audiovisual terhadap keterampilan shooting bola pada permainan bola tangan siswa kelas XI SMK Kawung 1 Surabaya?. Tujuan Penelitian A. Masalah yang akan dikaji dalam penelitian ini yakni apakah terdapat pengaruh media audiovisual terhadap keterampilan shooting bola pada permainan bola tangan siswa kelas XI SMK Kawung 1 Surabaya?.
  • 4.
    Variabel Penelitian A. variabelbebas dalam penelitian ini yakni media audiovisual, sedangkan variabel terikat adalah keterampilan shooting bola. Manfaat Penelitian 1. Manfaat Teoretis 2. Manfaat Praktis
  • 5.
    TINJAUAN TEORITIS DAN PENGEMBANGANHIPOTESIS 1. Sejarah Bola Tangan Tinjauan Teoritis Permainan bola tangan sesungguhnya muncul dari tiga Negara yaitu Denmark, Jerman dan Swedia. Di Swedia, G. Wallstrom memperkenalkan bola tangan pada tahun 1910. Peraturan permainan bola tangan ini untuk pertama kalinya dikembangkan oleh seorang guru senam di Brandenburg Jerman yang bernama Max Haiser pada tahun 1917 2. Sistematika Permainan 1. Peraturan Permainan Bola Tangan 2. Teknik Dasar Permainan Bola
  • 6.
    Media Audiovisual Briggs (dalamRamli, 2017:1) yang mengatakan bahwa “Media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan dan merangsang siswa untuk belajar, seperti buku, film, kaset, dan lain-lain”. Media Pembelajaran Arsyad (2017: 45) mendefinisikan bahwa “media audio visual adalah jenis media yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran dengan melibatkan pendengaran dan penglihatan sekaligus dalam satu proses atau kegiatan”
  • 7.
    1. Denny padatahun 2018 yang berjudul “Penerapan Pembelajaran Media Audio Visual Terhadap Hasil Belajar Flying Shoot Bola Tangan di SMA Kemala Bhayangkari Kubu Raya 2. Etik Isnaini pada tahun 2019 yang berjudul Pengaruh Penggunaan Model Latihan Antara Media Audiovisual dan Imagery Terhadap Kemampuan Smash (Eksperimen pada Pemain Bola Voli di Klub Surya Muda Salatiga) 3. Reski Agung Andresta pada tahun 2019 yang berjudul “Upaya Peningkatan Kemampuan Shooing Free Throw Bola Basket Melalui Media Audio Visual Pada Siswa kelas X MIPA 1 SMA Negeri 1 Rengat Barat”. 4. Endang Sri Rejeki pada tahun 2019 dengan judul Upaya Peningkatan Hasil Belajar Javeline PassBola Tangan Dengan Menggunakan Media Audio Visual Pada Siswa Kelas VIII Smp Negeri 13 Kota Bekasi Penelitian Terdahulu yang Relevan
  • 8.
  • 9.
    Metode Penelitian Jenis Penelitian Pendekan Penelitian  onegroup pre-post test design  Pendekatan Kuantitatif
  • 10.
    05 04 Populasi danSampel Teknik Pengumpulan Data 1. Pretest dan Postest 2. Observasi  Populasi Siswa Kelas XI  Sampel penelitian XI OTKP 1 dan XI OTPK 2.
  • 11.
    TEKNIK ANALISIS DATA 1. UjiInstrumen a. Uji Validitas b. Uji Reliabilitas 06 2. Uji Normalitas Data 3. Uji Homogenitas 4. Pengujian Hipotesis 5. Uji Independent Sampel t test
  • 12.
    Uji Validitas secara keseluruhanterbukti valid berdasarkan hasil tabel di atas karena nilai Sig tidak lebih besar dari 5% atau 0,05
  • 13.
    Uji Reabilitas Alpha sebesar0,751 yang artinya lebih besar dari 0,6 yang berarti dianggap reliabel. Selain itu, ini menunjukkan bahwa item tes ini dapat direalisasikan dan mampu memperoleh data yang konsisten. Variabel Cronbach Alpha Koefisien Alpha Keteranga n Kemampuan Shooting Bola 0,751 0,6 Reliabel
  • 14.
    Uji Normalitas Hasil tespengukuran shoting bola pada kelas XI OTKP 1 dan XI OTKP 2 Asymp. Sig. (2-tailed) dengan nilai 0,87 (0,87>0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa data yang dikumpulkan berdistribusi normal. One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual N 30 Normal Parametersa,b Mean .0000000 Std. Deviation 1.70787643 Most Extreme Differences Absolute .149 Positive .080 Negative -.149 Test Statistic .149 Asymp. Sig. (2-tailed) .087c a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data. c. Lilliefors Significance Correction.
  • 15.
    Uji Homogenitas Dari tabeldi atas dapat dilihat bahwa nilai sig. Pretest dan posttest shooting bola tangan yakni 0,168 > 0,05, sehingga data disimpulkan bahwasannya data bersifat homogen. Variabel Levene Statistic df1 df2 Sig. Pretest dan posttest shooting Bola 1.699 6 22 .168
  • 16.
    Hasil Pengujian Hipotesis Hasildf t hitung t tabel signifikansi Tes posttes 60 7.824 0.2500 .000 Dari hasil uji-t dapat dilihat bahwa t hitung 7.824 dan t tabel (df 60) 0,2500 dengan nilai signifikansi p sebesar 0,000. Oleh karena t hitung 7.824 > t tabel 0,2500, dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, maka hasil ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan. Dengan demikian hipotesis alternatif (Ha) yang berbunyi “Terdapat pengaruh media audio visual terhadap keterampilan “shooting bola dalam permainan bola tangan pada siswa kelas XI OTKP SMK Kawung 1 Surabaya”, diterima.
  • 17.
    Hasil Uji IndependetT test Berdasarkan tabel di atas diketaui nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000> 0,05 maka dapat diartikan bawa terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar siswa kelas XI OTKP 1 yang menggunakan media audiovisual dengan siswa kelas XI OTKP 2 tanpa menggunakan media pembelajaran. Hasil F Sig. t df Sig. (2- tailed) Tes postest .073 .787 7.824 60 .000 7.835 59.971 .000
  • 18.
    Peningkatan Presentase Kelas UjiRata- rata Selisih Persentase XI OTKP 1 (eksperimen) Pretest 26.23 4.94 49% Posttest 31.50 XI OTKP 2 (kontrol) Pretest 26.56 1.35 13,5% Posttest 27.91 Berdasarkan hasil pada tabel di atas, menunjukkan bahwa data dari kelas kontrol pretest shooting The Standing Throw sebanyak 26.56 sedangkan pada hasil postest menjadi 27.91 hanya mengalami kenaikan hasil pembelajaran sebesar 13,5%. Pada kelas eksperimen terjadi kenaikan yang signifikat dimana hasil pretes 26,23 menjadi 31,50 pada uji postest dengan presentase sebesar 49%. Hal ini menunjukan bawasanya media audiovisual dapat meningkatkan kemampuan shooting The Standing Throw shot.
  • 19.
    Pembahasan Berdasarkan hasil padatabel di atas, menunjukkan bahwa data dari kelas kontrol pretest shooting The Standing Throw sebanyak 26.56 sedangkan pada hasil postest menjadi 27.91 hanya mengalami kenaikan hasil pembelajaran sebesar 13,5%. Pada kelas eksperimen terjadi kenaikan yang signifikat dimana hasil pretes 26,23 menjadi 31,50 pada uji postest dengan presentase sebesar 49%. Hal ini menunjukan bawasanya media audiovisual dapat meningkatkan kemampuan shooting The Standing Throw shot. Berdasarkan hasil penelitian, maka penelitian ini mendukung hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Deny 2018 dan Etik Isnaini 2019 bahwa media audiovisual secara signifikat dapat meningkatkan hasil belajar siswa Hal ini dikarenakan media audio visual dapat meningkatkan kemampuan atlet dalam memahami suatu konsep yang abstrak dengan lebih mudah, sehingga atlet lebih ingat dengan pelajaran yang telah disampaikan. Dengan menggunakan media audio visual dalam proses latihan, maka proses penyampaian informasi kepada siswa lebih bervariasi, karena media audio visual sudah memuat teks, audio, grafik, dan video.
  • 20.
    Simpulan Perbedaan hasil belajarsiswa kontrol dengan siswa eksperimen yakni pada hasil uji pretest kelas kontrol dan hasil uji postest hanya mengalami kenaikan belajar sebesar 13,5%. Namun pada kelas eksperimen dari hasil uji pretest kelas eksperiman dan hasil uji postest mengalami kenaikan belajar yang signifikat dengan presentase 49%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan mengenai pengaruh media audiovisual dalam meningkatkan kemampuan Shooting bola yakni teknik The Standing Throw maka dapat disimpulkan bahwa. terdapat pengaruh media audio visual terhadap keterampilan keterampilan “shooting bola dalam permainan bola tangan pada siswa kelas XI OTKP 1 SMK Kawung 1 Surabaya dengan t hitung 7.824 dan t tabel (df 60) 0,2500 dengan nilai signifikansi p sebesar 0,000
  • 21.
    Saran 1. Bagi guru,penelitian ini dapat berguna sebagai salah satu refrensi ajar karena di dalamnya membahas mengenai penggunaan media audiovisual yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa terutama dalam meningkatkan kemampuan shooting bola pada permainan bola tangan. 2. . Bagi para peneliti yang bermaksud melanjutkan atau mereplikasi penelitian ini disarankan untuk melakukan kontrol lebih ketat dalam seluruh rangkaian eksperimen
  • 22.