perilaku terpuji

2,175 views

Published on

pelajaran agama islam kelas X sem.1 bab perilaku terpuji

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,175
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
7
Actions
Shares
0
Downloads
74
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

perilaku terpuji

  1. 1. 1.Abdul Faqih Hanan 2.Anisa Septi 3.Fairus Reyna Imayanti 4.Nur Mala Sari 5.Afifatul F 6.Shafira Fajriyah
  2. 2. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan pertolongan, mereka itu satu sama lain melindungi. Dan orang-oramg beriman, tetapi belum berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikitpun atasmu melindungi mereka, sebelum mereka berhijrah. Jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang telah ada perjanjian antara kamu dengan mereka. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (8: 72) (http://indonesian.irib.ir/al-quran/-/asset_publisher/b9BB/content/tafsir-al-quran-surat-al-anfal-ayat-70-72)
  3. 3. Dari ayat tadi terdapat pelajaran yang dapat dipetik yaitu :‎ 1. Berhijrah dari lingkungan kufur, syirik, dan dosa untuk menjaga agama dan melaksanakan tugas-tugas agama merupakan suatu perkara yang diharuskan. 2. Perbatasan antara negara tidaklah menghalangi seorang muslim untuk melakukan tugas-tugas agamanya. 3. Berpegang teguh pada perjanjian yang telah dijalin, termasuk dengan kaum Kafir sekalipun, adalah sebuah keharusan, selama pihak lain juga komitmen terhadap janji mereka. (http://indonesian.irib.ir/al-quran/-/asset_publisher/b9BB/content/tafsir-al-quran-surat-al-anfal-ayat-70-72)
  4. 4. Orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat. (49: 10). Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjingkan sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. (49: 12). (http://agusdadoe.wordpress.com/2012/09/02/tadabur-al-quran-surat-al-hujurat-ayat-10-13/)
  5. 5. Dari ayat tadi terdapat pelajaran yang dapat dipetik yaitu : Ayat 10 : 1. Allah SWT menegaskan dalam ayat 10 bahwa sesungguhnya orangorang mukmin itu bersaudara seperti hubungan persaudaraan antara orang-orang seketurunan karena sama-sama menganut unsur keimanan yang sama dan kekal. 2. Rasulullah saw bersabda, “Orang muslim itu adalah saudara orang muslim, jangan berbuat aniaya kepadanya, jangan membuka aibnya, jangan menyerahkannya kepada musuh, dan jangan meninggikan bagian rumah sehingga menutup udara tetangganya kecuali dengan izinnya, jangan mengganggu tetangganya dengan asap makanan dari periuknya kecuali jika ia memberi segayung dari kuahnya. Jangan membeli buah-buahan untuk anak-anak, lalu dibawa keluar (diperlihatkan) kepada anak-anak tetangganya kecuali jika mereka diberi buah-buahan itu. (http://agusdadoe.wordpress.com/2012/09/02/tadabur-al-quran-surat-al-hujurat-ayat-10-13/)
  6. 6. Ayat 12 : 1. Dalam ayat 12 Allah SWT memberi peringatan kepada orangorang yang beriman, supaya mereka menjauhkan diri dari su’uzhan / prasangka buruk terhadap orang-orang beriman. 2. Allah melarang pula ghibah dan mencari-cari aib orang lain. Mengenai definisi ghibah, Rasulullah saw bersabda, “Ghibah ialah engkau menceritakan saudaramu tentang sesuatu yang ia benci. “Si penanya kembali bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu bila yang diceritakannya itu benar ada padanya? “Rasulullah menjawab, “Kalau memang benar ada padanya, itu ghibah namanya. Jika tidak benar engkau berbuat buhtan (dusta).” (HR.Muslim,Tirmizi,Abu Daud, dan Ahmad). (http://agusdadoe.wordpress.com/2012/09/02/tadabur-al-quran-surat-al-hujurat-ayat-10-13/)
  7. 7. 1. Definisi : Kontrol diri (mujahadah al-nafs) adalah perjuangan sungguhsungguh atau jihad melawan ego atau nafsu pribadi. Perjuangan ini dilakukan karena nafsu-diri memiliki kecenderungan untuk mencari berbagai kesenangan, masa bodoh terhadap hak-hak yang harus ditunaikan, serta mengabaikan terhadap kewajiban-kewajiban. Siapa pun yang gemar menuruti apa saja yang diinginkan oleh hawa nafsunya, maka sesungguhnya ia telah tertawan dan diperbudak oleh nafsunya itu. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa Nabi Muhammad Saw menegaskan bahwa jihad melawan nafsu lebih dahsyat daripada jihad melawan musuh. Karena Nabi Muhammad Saw pernah bersabda “Bukanlah orang kuat (yang sebenarnya) dengan (selalu mengalahkan lawannya dalam) pergulatan (perkelahian), tetapi tak lain orang kuat (yang sebenarnya) adalah yang mampu mengendalikan dirinya ketika marah” http://paisman1prambananklaten.blogspot.com/2013/08/kelas-x-aspek-akhlak.html http://rohispb.web.id/atasi-marahmu-gapai-ridho-rabbmu-ala-allah-95.htm
  8. 8. 2. Cara melaksanakan mujahadah an nafs : 1. Bersabar 2. Memikirkan akibat perbuatan yang kita lakukan 3. Berdzikir kepada allah 4. Berdoa kepada allah http://paisman1prambananklaten.blogspot.com/2013/08/kelas-x-aspek-akhlak.html 3. Manfaat dari melaksanakan mujahadah an nafs : 1. Dapat meminimalisasi akibat negatif dari perbuatan yang dilakukan, karena dipertimbangkan dengan matang. 2. Berusaha berbuat yang baik dan terbaik, sebaik perbuatan itu akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah S.W.T 3. Tidak cepat bereaksi terhadap berbagai permasalahan yang timbul. http://paisman1prambananklaten.blogspot.com/2013/08/kelas-x-aspek-akhlak.html
  9. 9. 1. Definisi : Husnuzhan artinya baik sangka, sebalikanya kalau buruk sangka disebut su’uzhon. Husnuzhon terdiri dari 2 kata yaitu husnu (baik) dan zhan (dugaan). Contoh sikap Husnudzan misalnya, orang yang sedang di tengah laut yang sedang berombak besar dengan perahu kecil, jika hatinya yakin akan selamat dengan pertolongan Allah maka ia Husnuzhan. Jika ia merasa bakalan tenggelam ke laut dan akan dimakan ikan lumba – lumba, berarti ia berprasangka buruk terhadap dirinya. “Diriwayatkan dari Abi Hurairah radiallahuanhu dia berkata, Rasulullah Saw bersabda. “Hindarilah buruk sangka, karena buruk sangka itu dapat menjatuhkan kamu dalam kebohongan yang besar (H.R Muttafaqun Alaih) (Buku Agama Islam terbitan PT. Adfale Prima Cipta)
  10. 10. 2. Cara melaksanakan husnuzhan : 1. Menerima ketetapan dari allah baik itu nikmat / musibah. 2. Latihan menahan diri untuk tidak memberikan reaksi dengan cepat terhadap semua masalah yang terjadi. 3. Latihan memperbanyak istighfar dan mengakui bahwa diri kita banyak melakukan kesalahan. (Buku Agama Islam terbitan PT. Adfale Prima Cipta) 3. Manfaat dari melaksanakan husnuzhan : 1. Kehidupan rohani yang tenang, tentram, tanpa dibayangi rasa takut, was-was dan khawatir. 2. Semua takdir dianggapnya selalu baik bagi dirinya, baik berupa musibah atau pun nikmat. Setiap masalah yang dihadapi pasti mengandung hikmah demi kebaikan diri pada masa berikutnya. (Buku Agama Islam terbitan PT. Adfale Prima Cipta)
  11. 11. 1. Definisi : Kata Ukhuwah menurut bahasa berasal dari “akhun” artinya berserikat atau persaudaraan. Jika kata ini dirangkai dengan Islamiyyah maka pengertian ukhuwah Islamiyah adalah persaudaraan yang bersifat Islami atau yang diajarkan oleh Islam. http://paisman1prambananklaten.blogspot.com/2013/08/kelas-x-aspek-akhlak.html 2. Cara mencipatakan Ukhuwah Islamiyah : 1. Menegakkan shalat berjamaah di masjid. 2. Menebarkan salam dan tidak saling acuh 3. Membantu meringankan beban yang sedang menghimpit saudaranya. 4. Saling memaafkan. 5. Menjauhi perbuatan maksiat, seperti minum khamr dan judi. 6. Saling mendo’akan dengan kebaikan. http://paisman1prambananklaten.blogspot.com/2013/08/kelas-x-aspek-akhlak.html
  12. 12. 3. Manfaat dari melaksanakan ukhuwah islamiyah : 1. Ukhuwah menciptakan wihdah (persatuan) Sebagai contoh dapat kita lihat dalam kisah heroik perjuangan para pahlawan bangsa negeri yang bisa dijadikan landasan betapa ukhuwah benar-benar mampu mempersatukan para pejuang pada waktu itu. 2. Ukhuwah menciptakan quwwah (kekuatan) Adanya perasaan ukhuwah dapat menciptakan kekuatan (quwwah) karena rasa persaudaraan atau ikatan keimanan yang sudah ditanamkan dapat menentramkan dan menenangkan hati yang awalnya gentar menjadi tegar sehingga ukhuwah yang telah terjalin dapat menimbulkan kekuatan yang maha dahsyat. 3. Ukhuwah menciptakan mahabbah (cinta dan kasih sayang) Sebuah kerelaan yang lahir dari rasa ukhuwah yang telah terpatri dengan baik pada akhirnya memunculkan rasa kasih sayang antar sesama saudara se-iman.

×