Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
ANALISA UNSUR
SENI
Suatu bentuk rupa hasil karya seni rupa /
disain terdiri dari beberapa elemen / unsur –
unsur.
Adapun u...
DEFINISI
• Suatu goresan yang diakibatkan karena
sebuah titik bergerak lurus sehingga
membentuk jejak.
• Batas limit dari ...
Andaikata satu titik dapat bergerak dan bisa
membekaskan jejaknya, maka akan terjadilah
suatu garis. Ini adalah suatu cara...
Dari ukuran, bentuk serta gerak yang ditimbulkannya,
garis dapat berbentuk :
Lurus Lengkung
Patah-patah Zig-zag
Menurut letaknya pada bidang gambar, garis
juga dapat memberi bentuk visual berupa :
vertical, horizontal, melintang ataup...
Contoh garis dalam penerapannya
di atas permukaan bidang, yang memberikan
pengaruh optik terhadap mata kita.
Memberi kesan...
Garis diatas permukaan bidang juga dapat menimbul-
kan kesan adanya ritme (irama), sehingga dapat
dirasakan adanya alur da...
Garis sebagai unsur pokok dalam kesenirupaan sangat
banyak artinya. Ia bergerak dari yang paling sederhana
sampai pada ben...
Garis NYATA
Garis ini dihasilkan dari goresan dan terjadi karena suatu
titik digerakkan sehingga membekaskan jejaknya. Gar...
Garis SEMU
Garis semu sebagai batas limit suatu benda, massa,
ruang, warna, bahkan susunan obyek .
Contoh : garis semu
Bat...
Adanya garis dapat dilihat dari ciptaan – ciptaan
manusia pada pemandangan disekitar kita, seperti pada:
kawat – kawat tel...
D. MACAM GARIS SEBAGAI SIMBOL
HORIZONTAL
Singkatan dari kejauhan cakrawala yang mendatar,
pohon tumbang, orang tidur, dan ...
DIAGONAL
Diagonal adalah seperti bentuk yang tidak dalam
keadaan seimbang, oleh karena itu menunjukkan
gerakan. Kita terin...
UPPER HEMISPHERE
Selalu dikenal oleh kwalitasnya yang mengapung
seperti pelampung, dan untuk berabad-abad arsitek-
arsitek...
E. EKSPRESI GARIS SEBAGAI SIMBOL
(EXPRETION LINES SYMBOL)
BENDING UPRIGHT LINE
Garis tegak yang bengkok, memberi
sugesti k...
RHITMIC HORIZONTALS
Horisontal-horisontal berirama memberi
sugesti kemalangan, “SLEEPINESS”
ketenangan yang menyenangkan
U...
DIMINISHING PERSPECTIVE
Persepektif yang melenyap yang
memberi sugesti adanya jarak, kejauhan
dan kerinduan.
INVERTED PERS...
WATTERFALL
Air terjun memberi sugesti gaya berat,
penurunan yang berirama
CONSENTRICS ARCS
Busur-busur yang memusat, membe...
HORIZONTAL LINE
Garis horizontal memberi sugesti
ketenangan “REPOSE” hal yang tidak
bergerak
VERTICALS LINE
Vertikal-verti...
ROUNDED ARCHS
Lengkung-lengkung yang membulat
memberi sugesti kekuatan, kekukuhan
DIAGONALS
Diagonal-diagonal memberi suge...
PIRAMID
Piramid memberi sugesti kestabilan,
kemegahan, kekuatan yang pasif
GOTHIC ARCH
Lengkung GOTHIC memberi sugesti
“sp...
RHYTMIC CURVES
Bengkokan-bengkokan yang berirama
memberi sugesti lemah gemulai dan
keriangan, kepercayaan dan harapan
reli...
EXPANDING SPHERES
Gelembung yang mengembang
memberi sugesti kegembiraan yang
ringan, jiwa yang baik
CONFLICTING DIAGONALS
...
ZIG ZAG LINE
Garis zig-zag memberi sugesti
kegairahan, jagged animation (seperti
gerak kilat atau listrik)
RADIATION LINES...
• Garis mempunyai daya komunikatif seperti pada
grafis, peta, huruf, dsb.
• Garis mempunyai ekspresif, ekspresi garis
deng...
1. Menciptakan bentuk garis yang indah, karena tiap-
tiap garis mempunyai keindahan tersendiri atau
yang disebut garis sen...
2. Membatasi / membagi ruang / luas suatu bidang.
Disini sudah terdapat adanya suatu penerapan.
3. Menciptakan suatu bentu...
4. Memberi warna dengan arsiran-arsiran
sehingga terdapat efek abu-abu atau gradasi
warna. Bisa digunakan oleh orang-orang...
5. Menciptakan suatu rencana / persiapan gambar
6. Menciptakan suatu pikiran / lambang, misal ; huruf,
angka.
A B C + 1 2 3
7. Sebagai penangkap / pembimbing pandangan
ke suatu arah untuk menangkap atau
membimbing pandangan
Bila kedudukan suatu bentuk (shape) mencakup
gerakan / perubahan (menuju suatu arah) maka bentuk
tersebut diperkirakan men...
Pada garis-garis juga bisa berjalan ke setiap arah.
Di bawah ini adalah berbagai macam
kemungkinan arah garis
V e r t ik a...
Arah yang berdekatan yaitu garis V dan DV, DV dan D, D
dan HD, HD dan H adalah garis yang harmonis.
Arah yang berjauhan ya...
Garis yang berdekatan seperti no 1 dan no 2 atau
no 5 dan no 6 adalah harmonis.
Garis no 1 dan no 6 adalah garis yang kont...
Pada perulangan yang amat ritmis arah berfungsi
menghindarkan kebosanan. Sehingga menjadi
perulangan yang variatif
Gb. Per...
Arah sangat dibutuhkan keberadaanya dalam bahasa
gambar. Misalnya pada poster, layout, iklan dsb. Arah
dipakai untuk membu...
A. DEFINISI
Suatu dimensi yang menyangkut ukuran, bidang,
ruang atau volume. Garis-garis yang akhirnya
memotong atau berla...
Bentuk yang
berdekatan (no 1
dan no 2) adalah
bentuk yang
harmonis.
Bentuk seperti no 1
dan no 6 adalah
bentuk yang tidak
...
A B C D E
Ukuran yang berdekatan (A dan B) adalah
ukuran yang harmonis.
Ukuran yang berjauhan (A dan E) adalah
ukuran yang...
1. Bentuk Bidang : mempunyai lingkungan bentuk
misalnya,
B. MACAM BENTUK
a .
b .
c .
Beberapa jenis bidang :
a. Datar d. Bersudut tajam
b. Lengkung e. Melebar
c. Bulat
d . e .
2. Bentuk Ruang : mempunyai ruang / dimensi.
Misalnya,
Membentuk ruang perspektif
Dimensi dicapai dengan cara tumpang (overlaping)
Ruang dua dimensi, terbagi lagi atas :
1. Ruang Negatif
2. Ruang Positif
Kosong Bervolume
+
-
+ + + + +
-
+ +
-
-
+
Jadi ruang dapat dibagi atas dua ruang kosong dan
ruang isi. Ruang kosong menimbulkan kesan
lorong dan ruang isi mengesank...
Berikut adalah cara menggunakan bentuk datar
dalam ruang maya :
a. Penumpangan, suatu bentuk yang menumpang
pada bentuk la...
b. Pergantian warna seperti yang kita lihat di alam
bahwa semakin jauh suatu benda akan tampak
memudar atau warna panas ak...
d. Pergantian tekstur / barik-barik yang kasar
biasanya nampak lebih dekat di banding tekstur
yang halus
e. Pergantian tam...
e. Pergantian tampak – sebuah bentuk
menampilkan tampak muka sepenuhnya jika
sejajar dengan bidang gambar. Jika tidak
seja...
f. Melengkungkan atau menekuk – pelengkungan
atau penekukan ini menukar kedudukan
bentuk untuk membangkitkan ruang maya.
g. Penambahan bayang – bayang pada bentuk
dibelakang / depan
Suatu bentuk terjadi karena adanya garis yang
memotong dirinya sendiri. Sedangkan garis terjadi
karena adanya ‘SPOT’ yang ...
SPOT mempunyai peranan yang penting pada
sebuah bidang, yaitu :
a. Pada pusat halaman /
bidang, SPOT tampak
tenang dan sta...
c. Agak ke atas dari pusat
bidang ia tampak
bergerak naik.
d. bila dekat kegaris tepi, ia
tampak lebih menonjol
dibandingk...
Penentuan jarak dari SPOT menentu-
kan rupa yang berjejal-jejal dari disain
kita.
Tidak ada peraturan untuk menentu-
kan j...
Susunan spot ini belum berkesan ruang sepenuhnya.
Apabila spot itu saling menutupi sebagian spot yang
lain, maka hal itu a...
Jika spot-spot itu diletakkan secara menyebar dengan jarak
yang agak berjauhan, akan menimbulkan kesan longgar
 Bila agak...
Beberapa spot bila penempatannya baik
akan dapat menciptakan suatu pola yang
menarik.
Keterangan:
1. Spot yang tersusun rapi dan rapat kelihatan kaku,
statis, monoton dan mencekam.
2. Apabila spot-spot itu se...
Dengan menganekaragamkan ukurannya, penempatan-nya
menjadi lebih menarik lagi. Suatu susunan dari beberapa
spot akan lebih...
Tekstur adalah nilai raba pada suatu
permukaan baik nyata maupun semu.
Suatu permukaan mungkin kasar atau
halus, keras ata...
Ada 4 variasi tekstur, yaitu :
- Kasar / suram - Kasar mengkilat
- Halus suram - Halus mengkilat
Nilai suatu tekstur sesua...
Kita dapat meniru tekstur dari suatu obyek atau kita
dapat juga menciptakan tekstur yang berbeda-beda
sebagai bagian dari ...
Contoh Tekstur
1. Tekstur mempunyai nilai karakter yang berbeda –
beda, sesuai dengan rasa / penglihatan yang ada,
misal ;
- Wol dengan g...
1. Warna menurut ilmu fisika adalah kesan yang diterima
oleh mata (selaput jala / retina ) karena adanya pantulan
dari ses...
Getaran-getaran itu tidak sama sehingga kita dapat
membedakan warna. Bila orang sudah tidak dapat
membedakan warna berarti...
Kekuatan gelombang masing-masing warna
dapat dibedakan menurut urutan spektrum.
Spektrum adalah pancaran warna dari sinar
...
4 0 0 0 4 5 0 0 5 0 0 0 5 5 0 0 6 0 0 0 6 5 0 0 7 0 0 0
V io le t N ila B ir u H ija u K u n in g J in g g a M e r a h
U l...
Keterangan :
A : Sinar Cosmic
B : Sinar Gamma
C : Sinar X
D : Gelombang Ultra Violet
E : Gelombang Pendamping Ultra Violet...
Menurut kejadiannya warna dibagi menjadi :
1. Warna ADDITIVE yaitu warna yang berasal dari
cahaya (spektrum / warna pelang...
Additive Substractive
SinarM
atahari
P R I S M A K A C A
S P E C T R U M
Warna pokok additive adalah merah hijau dan biru.
Hasil campurannya adalah jernih / putih. Warna pokok
substraktive yang m...
Kuning + Merah = Jingga
Merah + Biru = Ungu
Kuning + Biru = Hijau
Jingga + Hijau = Coklat Kuning ( siena
mentah )
Hijau + ...
Sistem ini mengklasifikasikan sumber-sumber menurut
mutu yang dapat diserap : Rona, Nilai dan Chroma
-RONA adalah apa yang...
Dari sekian banyak warna, berupa pigmen dua
diantaranya yang pada umumnya dipakai, yaitu:
“PRANG System” dan “MUNSELL Syst...
HUE adalah istilah yang digunakan untuk
menunjukan nama dari warna, seperti merah, biru,
hijau, dll. Perbedaan antara biru...
Kemudian lebih jauh, Prang penambahan bahwa nama-
nama warna atau hue dibagi lagi menjadi lima kelas,
yaitu :
• PRIMARYata...
4. TERTIERY adalah warna ketiga yang terdiri dari
campuran dua warna sekunder, yaitu jingga hijau
(siena mentah), hijau un...
Dalam pigmen ada 3 primary : merah, kuning, biru “THE
SIX STANDART COLOURS” yaitu 3 primary dan binary,
warna-warna yang b...
PENGARUH DARI BERBAGAI HUE
Mata kita akan cepat letih dengan six standart
colours daripada warna-warna intermidiate. Warna...
KESIMPULAN :
1. Berilah warna dengan nama-nama yang tepat
2. Kenalilah warna-warna yang berdekatan/berhubungan
dan yang be...
VALUE dimensi kedua, yaitu mengenai terang
gelapnya warna. Ada banyak tingkatan dari terang
ke gelap, mulai dari putih hin...
9 White = W = White = White
8 Hight Light = HL = Yellow = Yellow
7 Light = L = Yellow Orange = Yellow Green
6 Low Light = ...
Jika tebal warna prang dibandingkan dengan tingkatan value maka
akan dapat terlihat warna hue berubah secara berangsur dal...
1. Bagaimana mengubah Value
Value dapat dirubah dengan
menambah putih atau mempercair untuk
memperterang dan dengan menamb...
3. Efek dari berbagai Value
Suatu warna akan kelihatan lebih tua
dihadapan putih, lebih pucat dihadapan hitam,
sedangkan j...
Sedangkan apabila berlatar belakang gelap, maka
warna-warnanya juga agak kegelapan, demikian juga
apabila berlatar belakan...
KESIMPULAN
a. Putih kelihatannya menambah warna dan
memperbesar ukuran karena merefleksikan
cahaya.
b. Hitam kelihatannya ...
d. Putih diatas hitam adalah kurang menonjol
daripada hitam diatas putih, karena putih
merefleksi warna sedangkan hitam
me...
INTENSITY atau CHROMA adalah dimensi yang mengenai
cerah suramnya warna, yaitu kualitas dari suatu warna
yang memungkinkan...
Perubahan dalam intensity dapat dibuat dengan
melalui pencampuran dengan komplemennya.
Apabila warna-warna komplemen berca...
Tekstur memainkan peranan yang penting
tidaklah dapat disangkal . Permukaan yang
kasar atau agak kasar akan merefleksi cah...
KESIMPULAN
1. Beberapa warna mempunyai kekuatan lebih dari
yang lainnya.
2. Tiap warna yang tampak dalam spektrum adalah
y...
Agar supaya dapat sukses dalam menggunakan
warna adalah merupakan masalah yang sangat
kompleks.
Tiap-tiap individu dan tia...
• pertama : bahwa warna-warna adalah INDAH untuk
suatu maksud yang tertentu untuk mana mereka telah
dipilih.
• Kedua : bah...
Obyek pen-studi-an warna adalah begitu peka
terhadap hubungan antar warna, Sehingga
pengetahuan tentang ‘mana tempat yang ...
Area warna yang luas seharusnya efeknya
tenang. Sedangkan area yang kecil hendaknya
mewujudkan kontras yang kuat, semakin ...
Warna-warna atau value-value dapat
diseimbang-kan dengan pengulangan dari
beberapa warna dan vallue yang sama dalam
berbag...
Kombinasi dari berbagai warna
dikatakan dikunci apabila tiap-tiap warna
mempunyai sesuatu yang sama dengan tiap
– tiap war...
Warna-warna dapat dikatakan kunci terhadap yang satu
pada yang lain dalam cara-cara sebagai berikut :
• Dengan menetralisi...
KOMBINASI WARNA
• MONOCROMATIC : Mendekatkan dengan
warna mudanya ( merah dengan pink )
• POLYCROMATIC : Berbagai warna di...
PADUAN WARNA
Paduan Kuat Paduan lemah
Warna-Warna Positif
Warna-Warna Negatif
Warna-Warna Pastel
E. PSHICOLOGI WARNA
KESAN WARNA
• Panas : kuning, orange dan merah, sedikit
merah muda
• Dingin : violet, biru, hijau
• Be...
ARTI SIMBOLIK WARNA ( IBARAT)
• Ungu : biasanya untuk kemuliaan / kebesaran
• Endigo : biasanya untuk ilmu pengetahuan
• B...
1. Merah : diasosiasikan pada darah melambangkan
kesegaran, kesehatan, keberanian, kekuatan,
kemarahan, perang, kekejaman,...
3. Kuning : Simbolik dengan sinar matahari,
kehangatan, panas, kegembiraan, kemeriahan,
cemerlang, kilauan, kuning emas, m...
5. Putih : Suci, kemurnian, perdamaian,
ketentraman, kebenaran, keadaan tak salah, simbol
kehalusan, kelembutan dan kewani...
7. Hijau : Diasosiasikan tentang alam dan
kehidupan. Pertumbuhan dan kesuburan.
Mempunyai arti simbolik : kemudaan,
kerema...
Nirmana dwimatra (basic design) 2 Alvin Fadli
Nirmana dwimatra (basic design) 2 Alvin Fadli
Nirmana dwimatra (basic design) 2 Alvin Fadli
Nirmana dwimatra (basic design) 2 Alvin Fadli
Nirmana dwimatra (basic design) 2 Alvin Fadli
Nirmana dwimatra (basic design) 2 Alvin Fadli
Nirmana dwimatra (basic design) 2 Alvin Fadli
Nirmana dwimatra (basic design) 2 Alvin Fadli
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Nirmana dwimatra (basic design) 2 Alvin Fadli

14,749 views

Published on

Ini adalah soft copy yang aku dapet dari Mas Alvin UNY

Published in: Education
  • Be the first to comment

Nirmana dwimatra (basic design) 2 Alvin Fadli

  1. 1. ANALISA UNSUR SENI Suatu bentuk rupa hasil karya seni rupa / disain terdiri dari beberapa elemen / unsur – unsur. Adapun unsur - unsur seni / desain tsb, adalah : - Garis - Arah - Bentuk - Ukuran - Tekstur - Value - Warna
  2. 2. DEFINISI • Suatu goresan yang diakibatkan karena sebuah titik bergerak lurus sehingga membentuk jejak. • Batas limit dari suatu benda, masa, ruang, warna, susunan dari obyek – obyek. • Kumpulan titik – titik yang lurus.
  3. 3. Andaikata satu titik dapat bergerak dan bisa membekaskan jejaknya, maka akan terjadilah suatu garis. Ini adalah suatu cara yang tepat untuk memikirkan perihal garis dimana kita akan mengerti kwalitasnya yang dinamik. Terjadinya suatu garis hampir selalu disebabkan karena hasil dari daya gerak. A. PENGERTIAN TENTANG GARIS
  4. 4. Dari ukuran, bentuk serta gerak yang ditimbulkannya, garis dapat berbentuk : Lurus Lengkung Patah-patah Zig-zag
  5. 5. Menurut letaknya pada bidang gambar, garis juga dapat memberi bentuk visual berupa : vertical, horizontal, melintang ataupun diagonal, dsb. Garis mempunyai peranan yang tidak dapat kita abaikan, baik secara ilusif maupun dalam bentuknya yang essensial yang dapat kita peroleh. Dengan garis saja dapat menyatakan sesuatu tanpa harus menggambarkan apa yang kita maksud.
  6. 6. Contoh garis dalam penerapannya di atas permukaan bidang, yang memberikan pengaruh optik terhadap mata kita. Memberi kesan bergerak Garis-garis horisontal yang sebenarnya sejajar tampak tidak sejajar
  7. 7. Garis diatas permukaan bidang juga dapat menimbul- kan kesan adanya ritme (irama), sehingga dapat dirasakan adanya alur dan gerak yang terangkai disitu. Garis Lurus yang membentuk ritme
  8. 8. Garis sebagai unsur pokok dalam kesenirupaan sangat banyak artinya. Ia bergerak dari yang paling sederhana sampai pada bentuk yang rumit. Kualitas yang khas dan akibat efek ekspresinya tergantung pada tiga faktor pokok : Sifat orang yang membuat garis, alat dan media untuk membuat garis dan permukaan yang menerimanya. Ketiga hal itulah yang menentukan suatu garis apakah garis itu akan mantap, gagah, labil, lurus, berliku – liku, bersudut, melengkung, lemah dsb. Jadi jelas garis mengekspresikan perasaan dan ide – ide. Maka dapat disimpulkan garis menjadi begitu penting bagi seorang seniman.
  9. 9. Garis NYATA Garis ini dihasilkan dari goresan dan terjadi karena suatu titik digerakkan sehingga membekaskan jejaknya. Garis bisa digoreskan / dihasilkan dengan goresan benda lunak, sedang maupun keras. Contoh : garis nyata a b c Walaupun karakternya hampir sama, tetapi banyak sekali sebenarnya perbedaanya. Goresan a dan b terasa ringan, sedang c terasa berat. B. JENIS GARIS
  10. 10. Garis SEMU Garis semu sebagai batas limit suatu benda, massa, ruang, warna, bahkan susunan obyek . Contoh : garis semu Batas warna Batas massa Batas benda
  11. 11. Adanya garis dapat dilihat dari ciptaan – ciptaan manusia pada pemandangan disekitar kita, seperti pada: kawat – kawat telpon dan listrik, jari – jari sebuah roda, senar alat musik atau menara radio, dan lain-lain. Garis juga luas penggunaannya. Dalam komunikasi sebagaimana digunakan dalam simbol-simbol, kode- kode, juga banyak digunakan dalam pekerjaan - pekerjaan arsitektur atau para ahli ilmu pasti dalam bentuk angka-angka. Dalam bidang seni digunakan sebagai kontur, untuk membentuk dan membuat tekstur untuk memberi efek gerak dan lain-lain. C. PERAN GARIS
  12. 12. D. MACAM GARIS SEBAGAI SIMBOL HORIZONTAL Singkatan dari kejauhan cakrawala yang mendatar, pohon tumbang, orang tidur, dan segala sesuatu yang sedang dalam keadaan istirahat sepenuhnya. Dengan ini kita asosiasikan dengan ketenangan dan kedamaian, bahkan suatu kematian. VERTIKAL Adalah singkatan untuk benda-benda yang berdiri tegak , serta dalam keadaan seimbang sepenuhnya, orang yang berdiri, pokok pohon, dinding gedung atau bahkan batu karang. Dengan ini semua kita asosiasikan sesuatu yang diam tak bergerak, kestabilan bahkan kemegahan dan kekuatan.
  13. 13. DIAGONAL Diagonal adalah seperti bentuk yang tidak dalam keadaan seimbang, oleh karena itu menunjukkan gerakan. Kita teringat pada bentuk-bentuk yang bergerak seperti orang lari, kuda melonjak, pucuk- pucuk pepohonan yang condong karena tertiup angin yang kencang. Biasa digunakan dalam menggambarkan karakter kaca, tulisan pada bis-bis dsb. GARIS BENGKOK S Garis bengkok S disebut juga ‘Line Of Beauty’, Karena garis ini adalah garis yang dominan yang selalu kita lihat pada gerak ombak yang penuh tenaga dan indah mengalun ketika mendekati pantai, atau gerak lemas, lincah, jenaka dari anak hewan dan bocah cilik, mengingatkan dan mengasosiasikan kepada energi yang indah meliuk seperti bengkokan S.
  14. 14. UPPER HEMISPHERE Selalu dikenal oleh kwalitasnya yang mengapung seperti pelampung, dan untuk berabad-abad arsitek- arsitek mempergunakan dalam bentuk kubah untuk meringankan masa kubus yang berat dalam struktur bangunan-bangunan yang besar, gumpalan awan, busa sabun adalah obyek-obyek hemisphere yang umum kita kenal yang mengingatkan lengkung yang mengapung. ZIG-ZAG Adalah salah satu dari garis-garis yang karena kecepatan gerak naik turunnya akan memberi sugesti semangat dan gairah tanpa suatu asosiasi atau kenangan apapun. Merupakan pola dari kilat. Kesan : Semangat, gairah dan bahaya.
  15. 15. E. EKSPRESI GARIS SEBAGAI SIMBOL (EXPRETION LINES SYMBOL) BENDING UPRIGHT LINE Garis tegak yang bengkok, memberi sugesti kesedihan, kelesuan dan kedukaan UPWARD SWIRLS Olakan-olakan ke atas memberi sugesti semangat yang menyala-nyala dan berkobar-kobar
  16. 16. RHITMIC HORIZONTALS Horisontal-horisontal berirama memberi sugesti kemalangan, “SLEEPINESS” ketenangan yang menyenangkan UPWARD SPRAY Pancaran ke atas memberi sugesti pertumbuhan, idealisme dan spontanitas
  17. 17. DIMINISHING PERSPECTIVE Persepektif yang melenyap yang memberi sugesti adanya jarak, kejauhan dan kerinduan. INVERTED PERSPECTIVE Perspective yang membalik mengesankan perluasan tak terbatas, pelebaran ruang yang tak terhalang dan kebebasan
  18. 18. WATTERFALL Air terjun memberi sugesti gaya berat, penurunan yang berirama CONSENTRICS ARCS Busur-busur yang memusat, memberi sugesti perluasan ke atas, gerakan yang mengembang dan kegembiraan
  19. 19. HORIZONTAL LINE Garis horizontal memberi sugesti ketenangan “REPOSE” hal yang tidak bergerak VERTICALS LINE Vertikal-vertikal memberi sugesti stabilitas, kekuatan dan kemegahan
  20. 20. ROUNDED ARCHS Lengkung-lengkung yang membulat memberi sugesti kekuatan, kekukuhan DIAGONALS Diagonal-diagonal memberi sugesti ketidakadilan, ketidakstabilan atau sesuatu yang sedang bergerak
  21. 21. PIRAMID Piramid memberi sugesti kestabilan, kemegahan, kekuatan yang pasif GOTHIC ARCH Lengkung GOTHIC memberi sugesti “spiritual up lift” kepercayaan dan harapan religius
  22. 22. RHYTMIC CURVES Bengkokan-bengkokan yang berirama memberi sugesti lemah gemulai dan keriangan, kepercayaan dan harapan religius SPIRAL LINE Garis spiral memberi sugesti kelahiran (genesis), generative forces.
  23. 23. EXPANDING SPHERES Gelembung yang mengembang memberi sugesti kegembiraan yang ringan, jiwa yang baik CONFLICTING DIAGONALS Diagonal-diagonal yang saling membentur, memberi sugesti peperangan, konflik, kebencian dan kebingungan
  24. 24. ZIG ZAG LINE Garis zig-zag memberi sugesti kegairahan, jagged animation (seperti gerak kilat atau listrik) RADIATION LINES Garis-garis yang memancar, memberi sugesti pemusatan, peletupan, letusan yang tiba-tiba
  25. 25. • Garis mempunyai daya komunikatif seperti pada grafis, peta, huruf, dsb. • Garis mempunyai ekspresif, ekspresi garis dengan karakter : tebal, tipis, panjang, pendek, lengkung, berombak, lurus, seperti kaligrafi yang dibuat spontan. • Garis menunjukkan emosi, seperti : takut, marah, ragu, lemah, kuat • Garis menunjukkan irama F. POTENSI GARIS
  26. 26. 1. Menciptakan bentuk garis yang indah, karena tiap- tiap garis mempunyai keindahan tersendiri atau yang disebut garis seni, digunakan sebagai pengungkapan rasa / ekspresi. Tidak menggambar- kan dengan nyata suatu benda / wujud nyata, hanya merupakan kesan lemah, kuat, dsb. Atau tanpa mewujudkan sesuatu sudah menyatakan suatu maksud dan nilai tertentu untuk kepentingan ekspresi. G. TUGAS GARIS
  27. 27. 2. Membatasi / membagi ruang / luas suatu bidang. Disini sudah terdapat adanya suatu penerapan. 3. Menciptakan suatu bentuk dengan garis tepi / memberi kontur.
  28. 28. 4. Memberi warna dengan arsiran-arsiran sehingga terdapat efek abu-abu atau gradasi warna. Bisa digunakan oleh orang-orang tehnik, misal : untuk memberikan gambaran tentang lingkaran
  29. 29. 5. Menciptakan suatu rencana / persiapan gambar 6. Menciptakan suatu pikiran / lambang, misal ; huruf, angka. A B C + 1 2 3
  30. 30. 7. Sebagai penangkap / pembimbing pandangan ke suatu arah untuk menangkap atau membimbing pandangan
  31. 31. Bila kedudukan suatu bentuk (shape) mencakup gerakan / perubahan (menuju suatu arah) maka bentuk tersebut diperkirakan menuju ke suatu arah. Arah gerakan dapat : keatas, kebawah, dari sisi, kemiringan, menuju ke, beruntun, ke dalam, keluar dsb. Gb. Arah Pemusatan
  32. 32. Pada garis-garis juga bisa berjalan ke setiap arah. Di bawah ini adalah berbagai macam kemungkinan arah garis V e r t ik a l D i a g o n a l H o r is o n t a l
  33. 33. Arah yang berdekatan yaitu garis V dan DV, DV dan D, D dan HD, HD dan H adalah garis yang harmonis. Arah yang berjauhan yaitu garis V dan H adalah garis yang kontras V D V D H D H
  34. 34. Garis yang berdekatan seperti no 1 dan no 2 atau no 5 dan no 6 adalah harmonis. Garis no 1 dan no 6 adalah garis yang kontras atau oposisi 1 2 3 4 5 6
  35. 35. Pada perulangan yang amat ritmis arah berfungsi menghindarkan kebosanan. Sehingga menjadi perulangan yang variatif Gb. Perulangan dengan perubahan arah
  36. 36. Arah sangat dibutuhkan keberadaanya dalam bahasa gambar. Misalnya pada poster, layout, iklan dsb. Arah dipakai untuk membuat hasil karya menjadi bervariasi dan komunikatif, sehingga gambar dapat berbicara sesuai dengan tendensi seniman atau para kreator. Arah juga dapat dijadikan sumber kreatif kita untuk menciptakan berbagai macam sosok/bentuk. Misalnya garis-garis yang tersusun dengan arah yang berbeda-beda, dengan penataan arah yang harmonis akan tercipta bentuk yang menarik.
  37. 37. A. DEFINISI Suatu dimensi yang menyangkut ukuran, bidang, ruang atau volume. Garis-garis yang akhirnya memotong atau berlawanan dan akhirnya menyentuh dirinya sendiri akan mengakibatkan suatu “BENTUK”. Dan bentuk-bentuk tersebut mempunyai ukuran yaitu besar dan kecil
  38. 38. Bentuk yang berdekatan (no 1 dan no 2) adalah bentuk yang harmonis. Bentuk seperti no 1 dan no 6 adalah bentuk yang tidak harmonis / kontras 1 2 3 4 5 6 2 A 3 A 4 A 5 A
  39. 39. A B C D E Ukuran yang berdekatan (A dan B) adalah ukuran yang harmonis. Ukuran yang berjauhan (A dan E) adalah ukuran yang kontras
  40. 40. 1. Bentuk Bidang : mempunyai lingkungan bentuk misalnya, B. MACAM BENTUK a . b . c .
  41. 41. Beberapa jenis bidang : a. Datar d. Bersudut tajam b. Lengkung e. Melebar c. Bulat d . e .
  42. 42. 2. Bentuk Ruang : mempunyai ruang / dimensi. Misalnya, Membentuk ruang perspektif
  43. 43. Dimensi dicapai dengan cara tumpang (overlaping)
  44. 44. Ruang dua dimensi, terbagi lagi atas : 1. Ruang Negatif 2. Ruang Positif Kosong Bervolume + - + + + + + - + + - - +
  45. 45. Jadi ruang dapat dibagi atas dua ruang kosong dan ruang isi. Ruang kosong menimbulkan kesan lorong dan ruang isi mengesankan tiga dimensi, yang juga seolah-olah berada pada ruang kosong pula. Bentuk datarpun bisa disebut ruang bila mengesankan tiga dimensi. Bentuk yang dianggap pipih jika tidak memiliki ketebalan yang jelas. Bentuk yang datar / pipih dalam ruang maya tak ubahnya seperti bentuk lembaran kertas, logam dsb.
  46. 46. Berikut adalah cara menggunakan bentuk datar dalam ruang maya : a. Penumpangan, suatu bentuk yang menumpang pada bentuk lain yang akan tampak berada didepan atau diatas bentuk lain
  47. 47. b. Pergantian warna seperti yang kita lihat di alam bahwa semakin jauh suatu benda akan tampak memudar atau warna panas akan berkesan mendekat dan warna dingin berkesan menjauh. c. Pergantian bentuk / ukuran – pertambahan ukuran bentuk menunjukan bentuk itu makin mendekat.
  48. 48. d. Pergantian tekstur / barik-barik yang kasar biasanya nampak lebih dekat di banding tekstur yang halus e. Pergantian tampak – sebuah bentuk menampilkan tampak muka sepenuhnya jika sejajar dengan bidang gambar. Jika tidak sejajar kita hanya dapat melihatnya dari sudut miring
  49. 49. e. Pergantian tampak – sebuah bentuk menampilkan tampak muka sepenuhnya jika sejajar dengan bidang gambar. Jika tidak sejajar kita hanya dapat melihatnya dari sudut miring
  50. 50. f. Melengkungkan atau menekuk – pelengkungan atau penekukan ini menukar kedudukan bentuk untuk membangkitkan ruang maya.
  51. 51. g. Penambahan bayang – bayang pada bentuk dibelakang / depan
  52. 52. Suatu bentuk terjadi karena adanya garis yang memotong dirinya sendiri. Sedangkan garis terjadi karena adanya ‘SPOT’ yang berbaris dan berhimpitan: jadi SPOT merupakan inti semua bentuk. Cara membuat SPOT adalah sangat mudah dan sederhana, yaitu hanya dengan menyentuhkan ujung sebuah pensil ke permukaan selembar kertas putih, maka bekas itulah yang kita sebut dengan SPOT. C. SPOT
  53. 53. SPOT mempunyai peranan yang penting pada sebuah bidang, yaitu : a. Pada pusat halaman / bidang, SPOT tampak tenang dan statis b. Apabila lebih ke bawah dari bidang itu, ia tampak menurun
  54. 54. c. Agak ke atas dari pusat bidang ia tampak bergerak naik. d. bila dekat kegaris tepi, ia tampak lebih menonjol dibandingkan dengan yang agak ditengah, sehingga kelihatan tidak seimbang.
  55. 55. Penentuan jarak dari SPOT menentu- kan rupa yang berjejal-jejal dari disain kita. Tidak ada peraturan untuk menentu- kan jawaban mengenai jarak / ruang antara spot-spot. Kita sendiri yang akan menentukan baik atau buruknya susunan itu. Posisi bersinggungan misalnya, ataupun bersentuhan akan menimbul- kan aspek-aspek berupa perasaan tegang / pertentangan.
  56. 56. Susunan spot ini belum berkesan ruang sepenuhnya. Apabila spot itu saling menutupi sebagian spot yang lain, maka hal itu akan tampak sebagai ruang. Demikian pula bila dalam keadaan transparan.
  57. 57. Jika spot-spot itu diletakkan secara menyebar dengan jarak yang agak berjauhan, akan menimbulkan kesan longgar  Bila agak ketengah men- jadikannya agak imbang  Bila spot itu besar ia tampak bergerak mendekat, kecil tampak melayang menjauhi kita
  58. 58. Beberapa spot bila penempatannya baik akan dapat menciptakan suatu pola yang menarik.
  59. 59. Keterangan: 1. Spot yang tersusun rapi dan rapat kelihatan kaku, statis, monoton dan mencekam. 2. Apabila spot-spot itu sedikit digeser maka akan kelihatan tidak menjemukan. 3. Pengelompokan spot yang menunjukkan perubahan dalam arah. 4. Spot-spot yang lebih menarik dan sempurna dengan variasi dalam ukuran dan telah diubah bentuknya.
  60. 60. Dengan menganekaragamkan ukurannya, penempatan-nya menjadi lebih menarik lagi. Suatu susunan dari beberapa spot akan lebih menarik apabila disusun sedemikian rupa hingga membentuk garis semu yang baik.  Susunan spot yang menimbulkan kesan longgar  Demikian juga dengan sebaliknya, apabila spot-spot itu ditempatkan pada jarak yang berdekatan akan timbul kesan adanya kesatuan.
  61. 61. Tekstur adalah nilai raba pada suatu permukaan baik nyata maupun semu. Suatu permukaan mungkin kasar atau halus, keras atau lunak, licin atau kasar dll. Tekstur nyata ialah apabila diraba secara fisik betul-betul berbeda seperti ampelas, wool, goni, kaca dll Sedangkan tekstur semu hanya kelihatan- nya saja berbeda, tetapi apabila diraba sama saja. A. DEFINISI
  62. 62. Ada 4 variasi tekstur, yaitu : - Kasar / suram - Kasar mengkilat - Halus suram - Halus mengkilat Nilai suatu tekstur sesuai dengan wujudnya. Tekstur kasar juga menunjukkan suatu kekerasan dan kekuatan. Tekstur halus mempunyai kelembutan, kehalusan dan kewanitaan. Sebagai bentuk itu sendiri tekstur bukanlah suatu yang asasi, akan tetapi diakibatkan karena unsur-unsur seni yang lain disebabkan karena penggunaan kontras dan variasi dari garis, variasi dari tone, suatu media atau tehnik tertentu akan menciptakan teksturnya sendiri-sendiri.
  63. 63. Kita dapat meniru tekstur dari suatu obyek atau kita dapat juga menciptakan tekstur yang berbeda-beda sebagai bagian dari perencanaan, sebagaimana unsur-unsur seni yang lain. Tekstur mempunyai kekuatan untuk menetralkan dalam suatu karya seni rupa, artinya dengan pertolongan tekstur segalanya akan tampak harmonis terutama pada tekstur nyata, karena tekstur itu mempunyai nilai plastis yang ditimbulkan oleh bayang-bayang permukaannya. Tekstur selain mempunyai kualitas plastis dan ekspresif juga nilai dekoratif. Dalam suatu iklan produk, tekstur dapat mengungkapkan suatu keindahan dan kekuatan
  64. 64. Contoh Tekstur
  65. 65. 1. Tekstur mempunyai nilai karakter yang berbeda – beda, sesuai dengan rasa / penglihatan yang ada, misal ; - Wol dengan goni - Batu dengan pasir - Kulit wanita dengan pria 2. Tekstur mempunyai nilai artistik, dalam hal ini tekstur sangat membantu seorang desainer, karena tekstur memungkinkan untuk lebih memperoleh harmoni. 3. Tekstur mempunyai nilai kekuatan B. NILAI PLASTIS TEKSTUR
  66. 66. 1. Warna menurut ilmu fisika adalah kesan yang diterima oleh mata (selaput jala / retina ) karena adanya pantulan dari sesuatu pantulan sinar / cadangan yang tampak. 2. Warna menurut ilmu bahan adalah berupa pigmen A. DEFINISI Warna merupakan fenomena getaran / gelombang atau getaran tertentu dari pancaran sinar suatu benda. Beberapa getaran dapat dilihat oleh mata kita dalam bentuk warna tertentu, tetapi terdapat pula getaran yang tidak dapat diterima oleh mata kita ( wujudnya warna )
  67. 67. Getaran-getaran itu tidak sama sehingga kita dapat membedakan warna. Bila orang sudah tidak dapat membedakan warna berarti retina tidak dapat menerima getaran warna dan orang itu terkena buta warna. Getaran atau gelombang mempunyai getaran 4000 – 7000 ( angstrom ) istilah A N G S T R O M diambil dari nama ilmuwan yang telah berhasil membuktikannya. Untuk gelombang yang dapat dilihat / ditangkap oleh mata manusia adalah 4000-7000 Angstrom . Dibawah 4000 Angstrom disebut ultra violet. Gelombang diatas 7000 Amstrom disebut gelombang infra merah.
  68. 68. Kekuatan gelombang masing-masing warna dapat dibedakan menurut urutan spektrum. Spektrum adalah pancaran warna dari sinar matahari yang melewati prisma kaca. Dimana sinar matahari yang bening (transparan) bila melewati / menembus prisma kaca tersebut akan dipancarkan berupa tujuh warna pelangi.
  69. 69. 4 0 0 0 4 5 0 0 5 0 0 0 5 5 0 0 6 0 0 0 6 5 0 0 7 0 0 0 V io le t N ila B ir u H ija u K u n in g J in g g a M e r a h U lt r a V io le t I n f r a M e r a h A B C D E F G H I J SKALA ANGSTROM
  70. 70. Keterangan : A : Sinar Cosmic B : Sinar Gamma C : Sinar X D : Gelombang Ultra Violet E : Gelombang Pendamping Ultra Violet F : Cahaya yang terlihat, yaitu tujuh warna Pelangi G : Gelombang Pendamping Infra Merah H : Infra Merah I : Gelombang Radio Pendek J : Gelombang Radio Panjang
  71. 71. Menurut kejadiannya warna dibagi menjadi : 1. Warna ADDITIVE yaitu warna yang berasal dari cahaya (spektrum / warna pelangi) 2. Warna SUBSTRACTIVE yaitu warna yang berasal dari bahan (pigmen) B. WARNA MENURUT KEJADIANNYA Perbedaannya walaupun dalam teori warna pokok substractive adalah warna kedua dari warna additif ( warna komplemen )
  72. 72. Additive Substractive
  73. 73. SinarM atahari P R I S M A K A C A S P E C T R U M
  74. 74. Warna pokok additive adalah merah hijau dan biru. Hasil campurannya adalah jernih / putih. Warna pokok substraktive yang menurut teori adalah magenta, kuning dan biru kobalt. Karena hal ini sulit didapat, maka orang menggunakan merah, biru dan kuning. Dalam tube : - Magenta = Cadmium Red Light - Kuning = Cadmium Yellow Pale - Biru Kobalt = Cobalt Blue campuran ketiganya akan membentuk hitam coklat
  75. 75. Kuning + Merah = Jingga Merah + Biru = Ungu Kuning + Biru = Hijau Jingga + Hijau = Coklat Kuning ( siena mentah ) Hijau + Ungu = Coklat Biru ( siena Sepia ) Ungu + Jingga = Coklat Merah ( siena bakar ) Suatu usaha yang sungguh – sungguh untuk merumuskan nama-nama yang tepat untuk warna, dibuat oleh ahli foto bangsa Amerika yaitu Albert Munsell dalam tahun 1915. Diciptakannya sebuah sistem warna Trimatra dalam bentuk sebuah pohon.
  76. 76. Sistem ini mengklasifikasikan sumber-sumber menurut mutu yang dapat diserap : Rona, Nilai dan Chroma -RONA adalah apa yang ditafsirkan sebagai warna artinya bahwa sebuah benda merah apabila berRONA merah. - NILAI adalah yang menunjukkan tingkat kecerahan suatu warna. - KROMA atau jenuhan warna menunjukkan kekayaan sempel warna, apakah suram atau hidup. Sistem Munsell diterima baik oleh dunia luas, setelah bahasa warna dibakukan pada sekitar 1930.
  77. 77. Dari sekian banyak warna, berupa pigmen dua diantaranya yang pada umumnya dipakai, yaitu: “PRANG System” dan “MUNSELL System” Menurut “The PRANG System” warna dibagi menjadi tiga dimensi, yaitu : – HUE / nama warna : panas/dinginnya warna – VALUE : terang/gelap – INTENSITY : cerah/suram C. TEORI WARNA
  78. 78. HUE adalah istilah yang digunakan untuk menunjukan nama dari warna, seperti merah, biru, hijau, dll. Perbedaan antara biru dan hijau adalah perbedaan dalam hue. Begitulah apabila hijau berubah kebiru-biruan, maka dapat dikatakan telah berubah hue-nya. Dan dapat disebut hijau biru dan bukan lagi hijau. HUE
  79. 79. Kemudian lebih jauh, Prang penambahan bahwa nama- nama warna atau hue dibagi lagi menjadi lima kelas, yaitu : • PRIMARYatau warna pokok, yaitu warna tersebut tidak bisa dicari dari pencampuran warna lain, bahkan warna lain dapat dicampur darinya yaitu : Merah, biru dan kuning/ • SECUNDERY / BINARY, adalah warna kedua, yang merupakan pencampuran warna pokok, yaitu : ungu, jingga,dan hijau. • INTERMEDIATE atau warna perantara, merupakan campuran antara warna primer dengan warna secondary yaitu : jingga merah, kuning jingga, hijau kuning, biru hijau, ungu biru.
  80. 80. 4. TERTIERY adalah warna ketiga yang terdiri dari campuran dua warna sekunder, yaitu jingga hijau (siena mentah), hijau ungu (siena sepia) dan ungu jingga (siena bakar). Merah Tertier = Old red/brick Biru Tertier = Slate blue Kuning Tertier = Smuky yellow 5. QUATENERY adalah dua warna tertier atau juga disebut sebagai warna keempat, yaitu : Orange hijau + hijau violet Hijau violet + violet orange Violet orange + orange hijau
  81. 81. Dalam pigmen ada 3 primary : merah, kuning, biru “THE SIX STANDART COLOURS” yaitu 3 primary dan binary, warna-warna yang berhadapan disebut complementer. PANAS DINGINNYA WARNA Merah dan jingga adalah warna-warna yang paling panas dari segala warna. Biru dan ungu adalah warna – warna yang paling dingin, hijau adalah diantara panas dan dingin, akan menjadi panas apabila berubah agak kekuning-kuningan, dan menjadi dingin apabila berubah agak kebiru-biruan.
  82. 82. PENGARUH DARI BERBAGAI HUE Mata kita akan cepat letih dengan six standart colours daripada warna-warna intermidiate. Warna panas memberikan rasa gembira dan menggugah hati, daripada warna dingin yang memberikan rasa kalem dan tenang. Terlalu banyak warna panas akan sangat merangsang dan ‘menjerit’, warna dingin akan kelihatan seperti menjauh dan obyek nampak agak mengecil.
  83. 83. KESIMPULAN : 1. Berilah warna dengan nama-nama yang tepat 2. Kenalilah warna-warna yang berdekatan/berhubungan dan yang berlawanan atau kontras 3. Kenalilah warna-warna yang kedepan dan kebelakang 4. Tempatkan suatu warna diantara 3 kelompok ini : - Dalam kelompok panas berarti gembira, agresif, merangsang - Dalam kelompok dingin berarti sejuk, kalem dan tenang - Dalam kelompok pembatasan berarti ada kegembiraannya tapi juga agak tenang.
  84. 84. VALUE dimensi kedua, yaitu mengenai terang gelapnya warna. Ada banyak tingkatan dari terang ke gelap, mulai dari putih hingga ke hitam. Tapi demi mudahnya untuk penggunaan, Dr. Denman W. Ross membagi menjadi 9, masing – masing diberi nama dan simbol ; VALUE
  85. 85. 9 White = W = White = White 8 Hight Light = HL = Yellow = Yellow 7 Light = L = Yellow Orange = Yellow Green 6 Low Light = LL = Orange = Green 5 Midlle = M = Red Orange = Blue Green 4 High Dark = HD = Red = Blue 3 Dark = D = Red Violet = Blue Violet 2 Low Dark = LD = Violet = Violet 1 Black = B = Black = Black No 1 – 3 disebut : DARK VALUE No 4 – 6 disebut : MIDDLE VALUE No 7 – 9 disebut : LIGHT VALUE
  86. 86. Jika tebal warna prang dibandingkan dengan tingkatan value maka akan dapat terlihat warna hue berubah secara berangsur dalam valuenya dengan yang paling terang dipuncak dan yang paling gelap di dasar. 9 8 7 6 5 4 3 2 1 M 1 9 1 1 1 1 9 9 9 9
  87. 87. 1. Bagaimana mengubah Value Value dapat dirubah dengan menambah putih atau mempercair untuk memperterang dan dengan menambah pigmen atau hitam untuk mempergelap. Value yang berada diatas middle disebut low value. 2. TINT dan SHADE Value yang lebih terang daripada warna normal disebut TINT, sedangkan yang lebih gelap disebut SHADE.
  88. 88. 3. Efek dari berbagai Value Suatu warna akan kelihatan lebih tua dihadapan putih, lebih pucat dihadapan hitam, sedangkan jika dihadapan abu-abu dengan Value hampir bersamaan akan bercampur dan akan menjadi kabur. Light value kelihatan menambah ukuran suatu obyek dan akan mempertua warna suatu obyek yang berada dihadapannya. Hitam dan dark blue kelihatan mengurangi ukuran dari suatu obyek yang berada dihadapannya. Hitam mempunyai daya untuk menyatukan warna- warna dan dapat memberikan keselarasan dalam suatu komposisi, apabila banyak warna cerah digunakan bersama-sama. Close Value, adalah value yang berdekatan atau yang hampir bersamaan, akan berkesan lembut dan tenang.
  89. 89. Sedangkan apabila berlatar belakang gelap, maka warna-warnanya juga agak kegelapan, demikian juga apabila berlatar belakang middle value, tapi jangan sampai keterlaluan, sebab akan menjadi monoton. Kontras yang baik, terang dihadapan gelap atau gelap dihadapan terang akan lebih mencolok daripada kontras hue. Obyek-obyek dengan kontras value yang tajam dengan latar belakannya akan terjadi silhuete dan akan mengalihkan perhatian pada segi bentuknya. Karena close value mengesankan ketenangan, sedangkan kontras tajam mengesankan sebaliknya, maka jika suatu susunan menggunakan banyak obyek bersama-sama akan lebih selaras jika, menggunakan kontras value.
  90. 90. KESIMPULAN a. Putih kelihatannya menambah warna dan memperbesar ukuran karena merefleksikan cahaya. b. Hitam kelihatannya mengurangi warna dan memperkecil ukuran karena menyerap cahaya. c. Abu-abu kelihatannya menetralisir, dan semakin berdekatan value dari abu-abu dengan value suatu warna yang berhadapan dengannya, semakin kuat daya penetralisirnya.
  91. 91. d. Putih diatas hitam adalah kurang menonjol daripada hitam diatas putih, karena putih merefleksi warna sedangkan hitam menyerapnya. e. Kontras value yang tajam mempunyai daya tarik yang luar biasa dan jika penggunaannya tidak bijaksana akan mengakibatkan efek yang kacau dan menggelisahkan. f. Close value adalah tenang. g. Kontras value yang tajam akan mengalihkan perhatian kepada siluete suatu obyek.
  92. 92. INTENSITY atau CHROMA adalah dimensi yang mengenai cerah suramnya warna, yaitu kualitas dari suatu warna yang memungkinkan suatu hue (merah misalnya) untuk dibuat berbisik, menjerit atau dibuat bicaranya bernada sopan. Warna-warna dalam intensity yang penuh adalah sangat menyolok dan menimbulkan efek yang brilian dan sangat menarik apabla dapat menggunakannya secara tepat. Warna-warna yang dalam intensitynya lebih rendah adalah lebih lembut , dapat menyenangkan apabila digunakan dalam area yang luas dengan warna-warna dengan intensity yang penuh digunakan sebagai aksen. INTENSITY
  93. 93. Perubahan dalam intensity dapat dibuat dengan melalui pencampuran dengan komplemennya. Apabila warna-warna komplemen bercampur mereka akan saling menetralisir, dan apabila dicampur dengan perbandingan tertentu mereka akan saling melebur dirinya dan akan menghasilkan abu-abu atau disebut ‘ ‘Neutrality‘. Tentu saja banyak tingkatan pada setiap intensity dalam tiap-tiap hue, antara intensity penuh atau spektrum dan ‘neutrality’.
  94. 94. Tekstur memainkan peranan yang penting tidaklah dapat disangkal . Permukaan yang kasar atau agak kasar akan merefleksi cahaya dengan aksen yang kecil, dan melontarkan sedikit bayangan yang akan menimbulkan efek menyuramkan intensity warna. Adalah sangat baik untuk diperhatikan bagaimana tekstur dari permukaan yang kasar kelihatan seolah-olah mencampur warna yang digunakan secara bersama-sama dan memberikan penglihatan seolah warna tersebut jadi bergetar, sedangkan permukaan yang licin warna terlihat jernih dan terang.
  95. 95. KESIMPULAN 1. Beberapa warna mempunyai kekuatan lebih dari yang lainnya. 2. Tiap warna yang tampak dalam spektrum adalah yang terkuat. 3. Warna-warna dapat diperlemah atau dibuat kuat kurang intensitynya dengan dicampuri warna komplemennya. 4. Warna-warna dapat dibuat lebih intense dengan menempatkan disampingnya warna komplemennya. 5. Warna yang cerah akan menciptakan suatu “After Image” dari komplemennya, dan akan mempengaruhi warna yang ada didekatnya.
  96. 96. Agar supaya dapat sukses dalam menggunakan warna adalah merupakan masalah yang sangat kompleks. Tiap-tiap individu dan tiap peradaban, terlihaat pada mulanya seolah-olah menggunakan standart yang sama sekali bertentangan dan berbeda-beda. Namun jika kita telah mengadakan study bagaimana skema-skema warna yang telah mereka ciptakan yang berhasil dengan baik, dengan berbagai variasi kombinasinya maka ternyata bahwa mereka mempunyai faktor-faktor yang sama. Yaitu : D. CARA MENGGUNAKAN WARNA
  97. 97. • pertama : bahwa warna-warna adalah INDAH untuk suatu maksud yang tertentu untuk mana mereka telah dipilih. • Kedua : bahwa warna-warna tersebut begitu dikombinasikan demi mempertinggi warna-warna lain. Dari semula hendaklah sudah disadari, bahwa tiap-tiap warna adalah indah jika digunakan pada tempatnya yang tepat dan dalam jumlah yang tepat pula. Picasso mengatakan “Dalam kenyataan seseorang hanya memakai sedikit warna. Apa yang memberi ilusi seakan-akan banyak adalah bahwa ia ditempatkan pada tempatnya yang tepat”.
  98. 98. Obyek pen-studi-an warna adalah begitu peka terhadap hubungan antar warna, Sehingga pengetahuan tentang ‘mana tempat yang tepat’ menjadi intuitif. Dalam kehidupan sehari-hari orang-orang harus mengetahui sesuatu warna untuk dipilih dan digunakannya , dan untuk itulah maka tiap-tiap orang harus mengetahui suatu tentang efek warna dan kombinasinya. Janganlah ada orang yang tergesa-gesa mengatakan bahwa ada warna-warna tertentu yang tidak dapat digunakan bersama-sama.
  99. 99. Area warna yang luas seharusnya efeknya tenang. Sedangkan area yang kecil hendaknya mewujudkan kontras yang kuat, semakin luas area yang digunakan semakin tenang warna- warna yang seharusnya digunakan. Sedangkan semakin kecil areanya semakin menyolok warnanya (kontrasnya). Kontras-kontras ini disebabkan oleh perbedaan tertentu dari hue, value dan intensity. LAW AREA
  100. 100. Warna-warna atau value-value dapat diseimbang-kan dengan pengulangan dari beberapa warna dan vallue yang sama dalam berbagai susunan, dari ada susunan, dan pengulangan ini kadang disebut ‘CROSING’ mempunyai tujuan untuk memberikan rasa seimbang BALANCE THROUGH ‘CROSSING’ OR REPETITION
  101. 101. Kombinasi dari berbagai warna dikatakan dikunci apabila tiap-tiap warna mempunyai sesuatu yang sama dengan tiap – tiap warna yang lain. Seseorang yang ahli dalam pewarnaan suka mengatakan bahwa penguncian-penguncian warna ini adalah rahasia dari pada suksesnya. KEYED COLOUR
  102. 102. Warna-warna dapat dikatakan kunci terhadap yang satu pada yang lain dalam cara-cara sebagai berikut : • Dengan menetralisir • Dengan mencampur satu dengan yang lain sehingga warna-warna itu mempunyai kesamaan cara ini disebut mixing • Dengan mengglatsir dan memberi cadar ( Glazsing / pengkacaan ) • Netralizing, yaitu dengan mengikat warna yang netral. • Texturing, yaitu menggunakan tekstur kasar. • Greying, yaitu percampuran dengan abu-abu.
  103. 103. KOMBINASI WARNA • MONOCROMATIC : Mendekatkan dengan warna mudanya ( merah dengan pink ) • POLYCROMATIC : Berbagai warna dicampur- kan dengan cara penetralan
  104. 104. PADUAN WARNA Paduan Kuat Paduan lemah
  105. 105. Warna-Warna Positif Warna-Warna Negatif Warna-Warna Pastel
  106. 106. E. PSHICOLOGI WARNA KESAN WARNA • Panas : kuning, orange dan merah, sedikit merah muda • Dingin : violet, biru, hijau • Berat : hitam, ungu, biru dan sedikit biru hijau • Ringan : Putih, orange, kuning dan kuning hijau • Jauh : violet, biru, biru hijau • Dekat : merah, orange, kuning
  107. 107. ARTI SIMBOLIK WARNA ( IBARAT) • Ungu : biasanya untuk kemuliaan / kebesaran • Endigo : biasanya untuk ilmu pengetahuan • Biru : kebenaran • Hijau : pertumbuhan / penelitian • Kuning : ciptaan-ciptaan atau kreasi baru • Orange : kemajuan dan perkembangan • Merah : Puisi dan persajakan
  108. 108. 1. Merah : diasosiasikan pada darah melambangkan kesegaran, kesehatan, keberanian, kekuatan, kemarahan, perang, kekejaman, bahaya dll. Warna energik dan warna kuat, warna yang positif, agresif dan merangsang 2. Biru : Dingin dan menjauh, tenang melankolis. Tempat tinggal dewa / tuhan. Keyakinan, keteguhan, kesetiaan, kemurahan hati, kecerdasan dan kebenaran. Keadaan tak salah. Lambang aristrokrasi ( Eropa ) dan warna untuk raja.
  109. 109. 3. Kuning : Simbolik dengan sinar matahari, kehangatan, panas, kegembiraan, kemeriahan, cemerlang, kilauan, kuning emas, menggambarkan : kemuliaan, kemegahan dan kejayaan. Keramahan, supel dan riang, warna paling terang tapi kurang populer (khususnya kuning tua) biasanya dipakai oleh gereja-gereja di Eropa. Kemenangan, marah (kuning sutra), sakit, iri, penakut, cemburu, tak senonoh. 4. Ungu : Angkuh, kebesaran, kejayaan (gabungan sifat merah + biru ) jantan dan ningrat.
  110. 110. 5. Putih : Suci, kemurnian, perdamaian, ketentraman, kebenaran, keadaan tak salah, simbol kehalusan, kelembutan dan kewanitaan. 6. Hitam : Sengsara, bencana, berkabung, kemuraman, kegelapan, kebodohan, misteri, ketiadaan, keputusasaan. Aspek-aspek simbol hitam : teror, horor, kejahatan, ilmu sihir, kesalahan, kematian. Digunakan dengan putih mempunyai makna : resolusi, tenang dan sopan, keadaan yang mendalam dan kebijaksanaan.
  111. 111. 7. Hijau : Diasosiasikan tentang alam dan kehidupan. Pertumbuhan dan kesuburan. Mempunyai arti simbolik : kemudaan, keremajaan, keyakinan, kepercayaan, pengharapan, kesanggupan, kebangkitan. Bisa aktif ( berdekatan dengan biru ), bisa pasif (berdekatan dengan kuning), emosinya netral ( lambang istirahat ) untuk upacara pembaptisan / kebangkitan

×