SlideShare a Scribd company logo
1 of 28
Download to read offline
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
1
Juru dakwah yang pertama
 Juru dakwah yang pertama semenjak agama islam diturunkan ialah Rasulullah S.A.W.
 Ayat yang memerintahkan Rasulullah S.A.W untuk melaksanakan dakwah:
o “Dan serulah ia kepada Tuhan engkau, sesungguhnya engkau di atas petunjuk yang
lurus” (Al-Haj : 67)
Dakwah dan Tugas Rasulullah S.A.W
 Para Rasul ditugaskan berdakwah kepada kaumnya, dan memang mereka diutus untuk
menyeru kaumnya, agar mereka beriman kepada Allah dan beribadah kepada-NYA, seperti
yang digariskan di dalam syariat.
Ummat adalah pembantu para Rasul dalam menyampaikan dakwah
 Dalil : “ Adalah kamu sebaik-baik ummat yang dilahirkan untuk manusia, supaya kamu
menyuruh mengerjakan kebajikan dan melarang memperbuat kejahatan “ ( Ali Imran :
110)
 Penerangan kepada ayat:
1) Menerangkan tentang kebaikan ummat
2) Kebaikan ummat itu kerana tugasnya menyuruh dan mengajak berbuat yang makruf
dan mencegah dari yang mungkar
Orang yang bertugas dakwah
 Setiap muslim dan muslimah yang sudah baligh dan berakal.
1. Kepada perorangan bahwa seorang muslim bertugas melaksanakan dakwah selaku
seorang muslim
2. Kewajipan ini dilaksanakan di samping dia menjadi perorangan dalam jama’ah yang
menyeru kepada jalan Allah
o Hendaklah juru dakwah melaksanakannya dengan secara bersama-
sama apabila tugas itu sulit dilaksanakan dengan secara perorangan
o Diperlukan organisasi yang kuat dan teratur
o Sejarah Nabi: Rasulullah S.A.W memerintah kepada orang-orang
baru masuk islam berpindah ke Madinah agar tenaga mereka dapat
menambah tenaga kaum muslimin yang ada sehingga dapat
diarahkan kepada arah tertentu dan dapat dikoordinate oleh nabi
sendiri.
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
2
Alasan pembebanan tugas dakwah kepada setiap muslim
 Melaksanakan dakwah adalah sebaik-baik perbuatan yang mendatangkan manfaat kepada
ummat manusia, kerana mereka telah menghulurkan tangannya untuk menyelamatkan
ummat manusia dari kemusyrikan, dan membimbing mereka ke jalan yang lurus yang diridhai
Allah.
 Mereka telah menunaikan tugas yang telah dibebankan Allah kepada mereka, agar manusia
kembali kepada fungsi hidup seperti yang telah digariskan Allah S.W.T.
 Dalil : “Dan tidak kujadikan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepadaku” (Az
Zariyat: 56)
 Berdakwah beerti menghindarkan kaum muslimin dari kebinasaan dan dari azab Allah
 Allah memerintah kepada orang-orang yang beriman agar tidak menyetujui kemungkaran
yang berlaku di tengah-tengah mereka. Apabila mereka mengakui kemungkaran itu, maka
azab akan menimpa mereka semua, baik yang memperbuatnya mahupun orang yang baik-
baik.
Berdakwah sesuai dengan kemampuan dan keadaan Juru Dakwah
 Kemampuan: Tercakup ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh juru dakwah serta jabatan
yang ada padanya.
 Berdakwah itu diwajibkan kepada orang yang berilmu pengetahuan, tidaklah wajib pada
yang jahil.
 Allah mengkhususkan peringatan dan ancaman kepada orang-orang yang berilmu
pengetahuan dan mereka diancam apabila menyembunyikan hak yang telah
diketahuinya.
Juru dakwah menyebarkan dakwahnya sepanjang waktu dan dalam semua keadaan
 Rasulullah S.A.W menyeru kaumnya siang hari dan malam, dengan terang-terangan dan
secara sembunyi-sembunyi, tiada suatu alasan yang menyebabkan beliau tidak
melaksanakan dakwah.
o Contohnya : Dalam perjalanan hijrah ke Madinah, Rasulullah sempat berdakwah
dengan Buraidah bin Hashib As Salma disertai kaumnya (yang sedang dalam
perjalanan ke Mekah) agar mereka menerima agama Islam.
o Nabi Yusuf walaupun di dalam penjara (kerana dizalimi orang), penjara bagi Nabi
Yusuf tidak menjadikannya alasan untuk meninggalkan dakwah. Beliau berdakwa
kepada dua temannya, dikala menjawab pertanyaan tentang mimpi.
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
3
Juru Dakwah hanya bertugas mengajak
 Yang menjadi kewajipan orang muslim hanya menyuruh orang berbuat yang makruf dan
mengajak agar menyembah Allah, dan tidak dibebankan untuk memaksanya.
 Menerima petunjuk dari juru dakwah adalah urusan Allah dan Dialah yang memberikan
petunjuk.
Kedudukan Juru Dakwah Di Dalam Islam
 Kedudukan juru dakwah di dalam agama sangat penting sekali. Berdakwah adalah sebaik-
baik perkataan.
 Berdakwah terutama dikala tersebarnya kemaksiatan adalah sebaik baik perkataan yang
diucapkan dan ummat manusia di permukaan bumi ini. Orang yang bersifat demikian adalah
orang yang paling baik yang tunduk serta patuh kepada Allah.
 Hadis : “Barangsiapa menunjuki kepada kebaikan maka baginya pahala seperti pahala
orang ynag memperbuatnya”
Persiapan Juru Dakwah
 Di antara persiapan-persiapan itu adalah ilmu pengetahuan yang luas, keyakinan yang
teguh dan mempunyai hubungan terus menerus dengan Allah S.W.T
1. Ilmu pengetahuan yang luas
 Ilmu pengetahuan itu menurut ajaran agama yang dapat menyampaikan manusia
kepada Tuhannya.
 Seorang juru dakwah haruslah mempunyai pandangan yang luas, mengetahui apa
yang disampaikannya, baik yang berhubungan dengan perkataan, perbuatan dan
dengan apa yang harus ditinggalkan.
 Wajiblah bagi setiap juru dakwah mengetahui ajaran-ajaran agama, tentang halal
dan haram, dengan apa yang dibolehkan dan tidak dibolehkan, dan bidang agama
yang tidak boleh berijtihad dan diperbolehkan berijtihad dan bidang mana yang
terdapat perbezaan pendapat dan yang mana yang disepakati
 Hendaklah berdasarkan dalil, balik dari Al-Quran, mahupun dari sunnah atau dari
dalil-dalil syara’ yang lainnya.
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
4
 Seorang muslim hendaklah selalu menambah dan memperkembangkan ilmu
pengetahuannya tentang agama agar dengan ilmu pengetahuan itu agama yang
dianutnya dikuatkan dengan dalil dan bukti
i. Sehingga dia tidak akan berbuat dan tidak akan menyuruh orang melainkan
kepada yang benar dan tidak juga mencegah dirinya dna orang lain
melainkan terhadap yang batil.
Ilmu pengetahuan yang luas
 Ilmu pengetahuan yang sering diabaikan orang adalah..
o Ilmu pengetahuan yang dapat menyampaikan umat manusia kepada
kesempurnaan hari akhiratnya
o Ilmu pengetahuan yang dapat menggugah hati sehingga manusia terdorong
untuk memperbuatnya sekalipun dia merasa asing hidupnya di dunia ini
kerana melaksanakan ajaran agama
o Ilmu yang menyebabkan manusia merasakan dirinya dekat dengan
pemergian dari dunia yang fana. (Mendorong manusia untuk
mempersiapkan bekalannya menghadapi hari akhirat)
Ilmu pengetahuan yang luas kerana memerhatikan Al-Quran
 Membaca Al-Quran dan membaca isinya adalah untuk memperkukuhkan
pengenalan manusia kepada Tuhannya.
o Dapat memisahkan antara hak dan batil, memisahkan antara petunjuk dan
kesesatan
o Dapat memberikan kepadanya kekuatan hati, kehidupan yang luas yang
penuh dengan kegembiraan
o Menjauhi dirinya daripada kehidupan dunia yang merusak.
Apakah yang menjadi tujuan hidup manusia?
Golongan pertama: Yang menjadi tujuan hidupnya hanya untuk makan, minum, bersenang-senang
dengan kemewahan lahiriyah. Mereka itu adalah sejahat makluq di permukaan bumi.
“Orang-orang yang kafir itu bersuka-ria dan makan sebagaimana binatang-binatang makan, maka
nerakalah tempat diam mereka”
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
5
Golongan Kedua: Mereka yang mengetahui kebenaran dan mengetahui juga tujuan hidupnya serta
mengetahui bahwa dirinya diciptakan oleh tuhannya untuk beribadah kepada-Nya dan kepada
Tuhan-Nyalah mereka nanti akan kembali.
 Tujuan hidup mereka untuk beribadat kepada Allah dan berjuang di jalan Allah,
membangun dan membina bumi dengan kebaikan dan membimbing umt manusia
dalam hidupnya.
2. Iman yang kuat
 Iman yang kuat = Keyakinan juru dakwah terhadap agama Islam yang telah
dikurniakan Allah kepadanya dan diperintahkan untuk mendakwahnya.
o Kerana itu dia menganggap Islam itu adalah petunjuk yang benar dan selain
dari itu adalah kebatilan dan kesesatan.
Sifat orang yang munafik dan orang yang lemah imannya
 Selalu dalam keadaan berbolak balik dan keraguan
 Apabila hidupnya dalam keadaan baik mereka ingat dan beribadah kepada Allah,
tetapi apabila mereka menderita (mendapat bala dan cobaan) tidaklah mereka ingat
dan mereka berpaling dari ajaran Islam sehingga menjadi orang yang engkar kepada
Tuhan.
 Iman yang dimiliki oleh para sahabat : Ketika mereka berada di Mekah, dikepung
dan disiksa oleh orang-orang quraisy, sehingga mereka terpaksa meninggalkan
kampung halamannya dan berhijrah ke Ethiopia dan terakhir di Madinah.
Hasil Iman yang Kuat
1) Cinta
o Cinta seorang hamba kepada Tuhannya dan cinta Tuhan kepada HambaNya.
o “Barangsiapa yang kenal kepada Tuhan, ia akan mencintai Tuhan”
o Pengenalan bertambah meningkat kerana orang selalu merenungkan serta memikirkan
sifat-sifat Tuhan , tentang kebesaran serta nikmat yang telah dikurniakan kepadanya, dan
petunjuk serta hidayah yang telah diberikannya kepada Juru dakwah sehingga dengan
petunjuk itulah mereka terdorong untuk berdakwah.
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
6
Cinta seseorang muslim kepada Tuhannya adalah penting kerana:
1) Ia menanamkan rasa rendah diri dan kasih sayang sesama Islam. Kerana kasih sayang inilah
yang mendorong mereka mengajak saudaranya untuk mencapai kehidupan yang mulia
(digariskan oleh syara’).
2) Menanamkan rasa lebih mulia dari orang yang kafir
3) Menanamkan semangat selalu ingin berjuang di jalan Allah. Berjuang terhadap nafsu
keinginannya. Berijtihad melawan musuh yang selalu berusaha untuk membinasakan kaum
muslimin dan mendakwahkan agama sehingga agama Allah dapat dikenal dan dianuti oleh
ramai orang.
4) Menghilangkan rasa takut kepada celaan orang, kerana cintanya kepada Allah, dia tidak
menghiraukan celaan, tetapi melaksanakan tugas kewajipannya, mengajak orang berbuat
yang makruf dan mencegah yang mungkar.
5) Mendorong mereka selalu ingin mengikuti jejak Rasulullah S.A.W. (Taati apa yang
diperintahnya dan menjauhi apa yang dilarangnya)
2) Merasa Takut
o Setiap orang yang kenal Allah tentu akan merasa takut terhadap kemurkaan-Nya.
o Takut kepada kemurkaan Allah kerana sudah mengetahui siksa-siksa yang akan
ditimpakan kepada setiap yang menderhakinya dan tidak menunaikan hak Allah.
o Setiap juru dakwah yang sudah tertanam rasa takut kepada kemurkaan Allah ,
terhindarlah dia dari kemaksiatan dan kejahatan, mendorong dia berusaha mencari
perlindugan di Akhirat kelak.
o Petunjuk dan rahmat Allah hanya diberikan orang-orang yang takut kepada
kemurkaan Allah & orang-orang yang bertakwa kepada-Nya.
3) Pengharapan (Raja’)
o Di antara buah keimanan yang kuat adalah pengharapan (Raja), sifat yang dinamis
yang tidak pernah merasa putus asa dari rahmat Allah
o Sifat pengharapan inilah yang mendorong orang yang beriman untuk berusaha
dengan segiat-giatnya mencapai apa yang dicita-citakannya.
o Antara cita-cita orang beriman ialah menjadi orang yang bertakwa dan antara sifat
orang yang bertakwa ialah bergerak dan berusaha untuk mendakwahkan ajaran
agama.
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
7
4) Hubungan yang kontinyu (continue)
o Ia adalah hubungan juru dakwah dengan Tuhannya serta penyerahannya kepada
Allah dalam semua keadaan.
o Dengan keyakinan bahawa Allah sajalah yang dapat memberikan manfaat dan
memberikan mudharat .
o Orang-orang yang beriman merasakan bahawa mereka berbahagia kerana telah
mempunyai hubungan yang kuat dan kontinyu kepada Allah.
Akhlaq Juru Dakwah
Akhlaq juru dakwah harus sesuai dengan Akhlaq Islam
1) Berlaku Benar
o Berhasilnya sesuatu dengan sempurnanya, lengkap unsur dan syarat-
syaratnya.
o Berlaku benar hendaklah dilaksanakan di dalam cita-cita, perkataan dan
perbuatan
o Orang yang bercita-cita benar adalah orang yang waspada dari
tipuan orang-orang yang akan menjadi penghalang dalam usaha
mencapai keridhaan Allah dan berdakwah.
o Maksud benar dalam perkataan: Lidahnya hanya menuturkan kata-kata
yang benar dan menjauhkan dari berkata-kata yang batil.
o Benar dari segi perbuatan: Berbuat sesuai dengan peraturan sya’riah dan
mengikuti jejak Rasulullah S.A.W.
o Benar adalah sifat orang yang beriman dan Dusta adalah sifat orang yang
munafik.
2) Sabar
o Kesabaran merupakan sebahagian daripada Iman
o Di dalam Al-Quran, diperintahkan berlaku sabar = 780 buah ayat
o “Minta tolonglah kamu di dalam kesabaran dan sembahyang” (Al-
Baqarah: 45)
o ”Sesungguhnya, Allah berserta orang-orang sabar” (Al-Baqarah: 153)
o Sabar (Bahasa): Menahan dan mencegah
o Sabar (Istilah): Sabar dalam Ketaatan/Sabar dari kemaksiatan/ Sabar
menghadapi kesukaran dan Cobaan.
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
8
o Sabar dalam Ketaatan: Hendaklah selalu memelihara Ketaatan, ikhlas dalam
mengerjakannya dan dikerjakan sesuai dengan apa yang diperintahkan
Syara’.
o Sabar dari Kemaksiatan: Meninggalkan kemaksiatan dan kejahatan dan ini
dapat tercapai apabila perasaan takut kepada Allah telah tertanam dalam
hati atas cintanya kepada Allah.
o Sabar dalam menghadapi Cobaan dan kesulitan: Ialah dengan
meninggalkan rasa benci dan perasaan keluh kesah di dalam hati serta
mengadukan nasibnya kepada orang lain.
o Sabar yang sebenarnya : Menyingkirkan pengaduan kepada orang
lain. Mengadu kepada Allah tidak menghilangkan arti sabar.
o Apabila kesabaran itu menghilang dari seseorang, mudahlah dia berputus
asa sehingga gagallah dia dalam mengharungi bahtera hidup yang penuh
dengan penderitaan dan kesulitan ini.
Pentingnya Sabar bagi setiap Juru Dakwah
o Juru dakwah adalah orang yang berjuang dalam dua macam lapangan:
o Berjuang terhadap dirinya. (mendorong dirinya supaya selalu taat dan menjauhi
dari melakukan maksiat)
o Berjuang di lapangan dakwahnya. (menyeru dan mengajak ummat manusia untuk
melaksanakan agama Islam)
Cobaan yang dihadapi juru dakwah
o Mendapat penganiyaan dari orang kafir, mendapat tentangan, baik dengan perbuatan atau
perkataan.
o Juru dakwah selalu mendapat rayuan dari orang-orang yang ingin membuat jahat , mereka
selalu menyebarkan kebohongan , melakukan pelbagai penganiyaan , kerana mereka
termasuk dalam kaum yang jahat dan sesat.
3) Kasih Sayang
o Seorang juru dakwah harus mempunyai hati yang lembut yang penuh dengan
perasaan kasih sayang kerana menginginkan kebaikan dan serta memberikan
nasihat kepadanya.
o Kerana sifat kasih sayang inilah, diajak dan diseru untuk melaksanakan ajaran Islam
supaya mereka terhindar dari neraka dan mendapatkan keredhaan Allah.
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
9
o Rasulullah S.A.W tidak pernah marah kerana tuduhan terhadap diri peribadinya,
tetapi apabila terjadi pelanggaran terhadap hukum-hukum Allah, barulah beliau
marah.
o Kerana sifat kasih sayang inilah, penderitaan juru dakwah menjadi ringan, sekalipun
mendapat tentangan dan tuduhan daripada orang-orang yang jahil.
o Juru dakwah melihat ummat sebagai anak kecil yang membuat perbuatan tidak
berguna. Kerana itu tidaklah heran segaal nasihat juru dakwah ditolak dan dihalangi
seperti yang dibuat oleh kanak-kanak.
o Kerana kasih sayang, timbullah keingingan memaafkan
o Juru dakwah yang bersifat pemarah tidak akan berhasil dalam mengajak dan
menyeru manusia, sekalipun apa yang dikatakan itu benar.
o Ia menjadi nature manusia yang tidak senang kepada orang yang pemarah
dan keras kepala
4) Merendahkan Diri (Tawadhu)
o Sifat sombong (Takabur) merupakan kejahilan
o Takabur merupakan kebodohan dan kejahilan dan sebagai bukti yang nyata dari
kejahilan, orang yang takabur itu jahil terhadap tuhan dan terhadap dirinya sendiri.
o Takabur adalah menolak kebenaran, tidak mahu menerima dan memperhatikan
pendapat orang lain.
o Orang yang sombong selalu menganggap remeh orang lain dan dianggapnya orang
lain tidak ada ertinya , tidak mahu bertanya kepada orang tentang apa yang tidak
diketahuinya, tidak mahu menerima petunjuk dan nasihat.
Balasan orang yang takabur
o Orang-orang takabur tidak dapat mengambil manfaat dari ayat-ayat Allah, kerana
ketakburan itu mencegah dia dari mendengar yang hak, mata hatinya tertutup
sehingga mudah terpaling dari jalan yang benar.
o Gagal mendapat petunjuk, mendapat kemurkaan dan masuk ke dalam neraka untuk
selama-lamanya.
Sebab-sebab timbulnya sifat Takabur
o Manusia selalu merasa bangga akan dirinya sendiri, akan ilmu pengetahuannya,
akan harta kekayaannya , akan pangkat kekuasaannya , akan keturunan &
sebagainya.
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
10
o Ini semua menyebabkannya lupa kepada nikmat Allah
o Perasaan bangga menyebabkan orang merasa dirinya mempunyai kelebihan
dari orang lain sehingga menganggap orang lain lebih jelek dan lebih hina.
Cara-cara mengatasi sifat Takabur
o Orang yang sombong hendaklah mengetahui asal kejadian dirinya dan apa sahaja
yang ada pada dirinya, baik ilmu pengetahuan/harta kekayaan/kemuliaan/pangkat
kekuasaan semuanya adalah kurnia Allah..
o Kalau Allah menghendakinya semua itu boleh ditariknya pada waktu
o Orang yang sombong harus sedikit demi sedikit mengikis sebab-sebab yang
menimbulkan kebanggaan terhadap diri sendiri, berusaha mengikis dan
menghilangkannya.
o Ilmu pengetahuan yang dimilikinya hanya sedikit kalau dibandingkan dengan
yang belum diketahuinya.
Tawadhuk
o Ialah merendahkan diri dan menerima kebenaran dan bersedia mengikutinya,
sekalipun nasihat itu daripada orang yang jahil.
o Di antara sifat tawdhuk adalah mentaati pemimpin atau orang yang memberikan
ilmu pengetahuan kepadanya.
o Contoh : Walaupun Rasulullah S.A.W adalah seorang pemimpin besar, beliau selalu
menaruh kepercayaan dan menyerahkan kepada Usama bin Zaid suatu tugas
walaupun Usamah masih dalam usia yang muda belia, sedang tentera / pasukan
yang dipimpinnya terdapat orang yang sudah lanjut usia & terdapat tokoh-tokoh
Muhajirin dan Ansar.
5) Bergaul dan Beruzlah (Memisah Diri)
o Bergaul itu lebih baik bagi seorang muslim kerana itulah yang dikasihi Allah , sesuai
dengan keadaan diri peribadinya, sesuai dengan tempat dan zamannya.
o Tetapi apabila beruzlah itu lebih dikasihi Allah untuk seseorang Muslim kerana
sesuai dengan keadaan dirinya,tempat dan masanya, maka beruzlah itu yang baik
baginya.
Uzlah Juru Dakwah
o Pertama, pada waktu-waktu yang dianjurkan agama dalam memperbuat ibadah
tertentu seperti iktikaf dalam bulan Ramadan, mengerjakan solat sunnat pada
malam hari, duduk di dalam masjid sambil menunggu waktu solat.
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
11
o Kedua, selain dari waktu-waktu (yang disebut di atas) seperti, seorang juru dakwah
tinggal beberapa hari di rumahnye untuk beristirehat dan menenangkan fikirannya,
dengan syarat uzlah itu untuk mempersiapkan diri dan menyegarkan fikiran dalam
berdakwah.
Siapakah Penerima Dakwah?
o Seluruh umat manusia kerana agama Islam yang diturunkan kepada Nabi Muhammad S.A.W
adalah agama yang terakhir dan universal.
o “Dan berilah peringatan kepada kaum keluargamu yang terdekat”
o Dakwah kepada kaum keluarga lebih utama dari orang lain.
Hak Penerima Dakwah
o Juru dakwah harus datang menemuinya dan menyerunya ke jalan Allah , dan tidak patutlah
seorang juru dakwah hanya tinggal diam atau menanti kedatangan mereka ke rumah
o Rasulullah S.A.W selalu menemui kaum Quraisy dan mengajak mereka agar menerima Islam.
o Rasulullah S.A.W pergi keluar kota menemui suku-suku di tempat perkhemahan
mereka pada musim haji, bahkan beliau pergi menemui setiap orang yang datang ke
Mekah.
Jangan meremehkan dan menghina orang lain
o Juru dakwah tidak boleh memandang remeh atau menganggap hina seseorang, kerana
haknya hanya menyeru dan mengajak
o Contoh : Rasulullah S.A.W telah memperkenalkan dirinya kepada jemaah yang datang
pada musim haji ke Mekah 3 Tahun sebelum berhijrah, tiada seorang pun yang
memperkenankan seruannya.
o Beliau sempat bertemu dengan 6 orang dari suku khajraj di AKABA dekat Mina yang
sudah selesai mengerjakan hajinya, beliau ajak mereka ke agama Islam dan
membaca beberapa ayat al-quran.
o Mereka itulah yang pertama yang beriman dan sekembali dari Mekah, mereka
menceritakan tentang diri Rasulullah S.A.W serta menyeru kaumnya kepada agama
Islam.
o Maka tersebarlah agama Islam di Madinah.
o Setiap juru dakwah hendaklah menjejaki jejak langkah Rasulullah ,tidak menganggap
remeh seseorang, kemungkinan dibalik itu, kebaikan yang belum nampak kepada
kita.
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
12
Kewajipan Penerima Dakwah
o Memenuhi ajakan dan seruan dan memperkenankan dakwah
o Sesudah mendapat petunjuk untuk menerima Islam, haruslah menunaikan tugas-tugas
keagamaan baik dalam tindak tanduknya mahupun dalam cara hidupnya. (sesuai dengan
ajaran Islam- menyembah Allah sebagaimana diperintahkan dan diterangkan di Al-Quran dan Sunnah
dan tidak melakukan apa sahaja yang bertentangan dengan ajaran Islam)
Golongan-golongan Penerima Dakwah
1) Al-Mala’
o Al-Mala adalah pemimpin-pemimpin, kepala-kepala dan orang besar kaumnya
o Al-Mala adalah orang-orang terkemuka dalam masyarakat yang mempunyai
kekuasaan dan dianggap sesuai dengan pengertian sekarang ini, penguasa.
Al-Mala dan dakwah
o Sifat kebanyakan para al-Mala dalam pelbagai masyarakat selalu menentang dakwah dan
menentang Rasulullah S.A.W
o Mereka yang memimpin perlawanan terhadap dakwah, yang melemparkan tuduhan palsu
yang dibuat-buat untuk menyesatkan orang.
Sebab-sebab timbulnya permusuhan dari kaum Bangsawan
1) Kerana Takabbur
o Tanda orang takabbur : Tidak mahu menerima kebenaran, tidak mahu mengakui
kelebihan orang yang berbuat baik.
o Takabur mencegahnya dari mengikuti kebenaran kerana menganggap dirinya lebih
daripada orang lain.
o Kadang-kala sifat takabur boleh diikuti dengan rasa iri hati, terlindung dari
kebenaran dan bersifat ingin menghancurkan dan memusuhi orang lain.
2) Kerana cinta kepada kekuasaan dan kemegahan
o Para pemimpin dan pembesar selalu mencintai kekuasaan dan kemegahan serta
ingin menguasai orang banyak
o Kerana itu mereka menentang setiap ajakan yang akan menghapuskan kedudukan
mereka di tengah2 masyarakat
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
13
o Contoh:Fir’aun dan pembesar-pembesarnya sangat sombong dan tidak mahu
menerima dan mengikut kebenaran. Mereka menuduh Musa dan Harun ingin
menjadi orang yang berkuasa.
3) Kerana Jahil
o Sebagai bukti kejahilan, mereka menyekutukan Tuhan, menolak dakwah yang
disampaikan oleh para Rasul, bahkan menuduh para Rasul sebagai orang yang
sesat, bodoh dan gila.
o Para pemimpin menuduh para Rasul sebagai orang yang membuat kerosakan ,
sedang mereka yang berbuat baik , membela agama dan hak-hak umat manusia,
kerana itulah mereka menentang dakwah.
2) Kelompok
o Orang banyak (publik) kerana jumhur boleh diertikan dengan banyak.
o Mereka terdiri dari orang miskin dan orang lemah yang mempunyai pelbagai jenis
pekerjaan.
Jumhur lebih cepat menerima dari Al-Mala’
o Merekalah yang menjadi pengikut Rasul, yang membenarkan dan beriman lebih
dahulu kepada rasul itu.
Sebab cepatnya Jumhur menerima kebenaran
o Mereka tidak mempunyai sifat yang ada pada kaum Al-Mala seperti cinta kepada
kedudukan dan kekuasaan yang menyebabkan timbul kesombongan.
Jumhur mungkin juga terpengaruh dengan Al-Mala
o Kemungkinan juga jumhur dapat dipengaruhi dan tertipu kerana janji dan pujukan
dari Kaum Al-Mala sehingga mengikuti kesesatan dan kebohongan mereka seperti
yang terjadi pada golongan yang menjadi pengikut Fir’aun.
Sebab-sebab jumhur mudah terpengaruh dengan para pemimpin
1) Kerana Takut
2) Kerana Pujukan
3) Syubhat
o Kadang-kadang mereka melemparkan tuduhan bahawa juru dakwah itu
gila, sesat dan bodoh
o Syubhat menunjukkan kebatilan mereka hanya dipergunakan untuk
mempengaruhi orang ramai , bagi orang yang mendengar akan terpengaruh
kerana yang membicarakan adalah orang besar.
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
14
3) Munafik
o Penyataan yang bukan sesuai dengan apa yang terpendam di hati
o Munafik asli : Kedustaan yang disembunyikan bersangkutan
dengan iman. (sama kedudukan dengan orang kafir, bahkan
melebihi dari orang kafir dari segi seksa)
o Jika yang disembunyikan itu bukan kekafiran kepada Allah, kitab-Nya
dan Rasul-Nya , maka perbuatan itu hanya dianggap suatu
kemaksiatan sahaja.
Dasar-Dasar Kemunafikan
o Kekafiran/ rasa pengecut (dengan menyembunyikan kekufurannya)
o Apabila bertemu dengan orang beriman, mereka berpura-pura beriman dan
menyatakan dirinya beriman.
Tanda-Tanda Kemunafikan dan sifatnya
o Mengenali tanda-tanda yang lahir pada dirinya.
1. Munafik itu penyakit hati
 Munafik adalah satu penyakit yang merusak hati umat manusia yang akan dapat
mengurangi kecerdasannya hingga terlindung daripada kebenaran bahkan melihat
kebenaran itu salah
 Sehingga timbullah rasa benci terhadap kebenaran dan pasti bermanfaat dan
menyenangi kebatilan yang merusak.
 Penyakit hati ini selalu menganggu manusia dan sekurang-kurangnya mempengaruhi
nafsu syahwatnya.
2. Berbuat Kerusakan di Permukaan Bumi
 Mereka sebenarnya berbuat kerosakan, namun mereka tidak menyedarinya.
 Bahkan mereka menyangka mereka berbuat kebaikan.
 Kerusakan yang diperbuat orang munafik kerana kekafiran, keraguan, mendusta dan
menipu Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang yang beriman, serta membantu
musuh-musuh agama untuk memerangi orang yang beriman dan membawa orang
yang seperti mereka itu.
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
15
3. Menuduh Orang yang beriman bersifat Bodoh
 Pada hakikatnya, orang munafik inilah yang bodoh kerana tidak mengetahui bahwa
diri mereka dalam kesesatan dan kejahilan.
4. Keras kepala dalam perselisihan dan merasa mulia berbuat dosa
 Perbuatan dusta, memalsukan kebenaran itu adalah sebesar-besar dosa yang
membawa kerosakan
 Orang munafik juga berbuat kerosakan di permukaan bumi serta merosakkan apa
yang bermanfaat , baik tanaman atau keturunan.
5. Membantu orang kafir dan mengintip orang-orang beriman
 Orang munafik membantu orang kafir apabila mereka memisahkan diri dari orang
Islam.
 Bahkan mereka selamanya berada di pihak orang kafir kerana menginginkan
lenyapnya kekuasaan kaum muslimin dan mengembalikan kuasa pada orang-orang
kafir,
6. Menipu, bersifat Riya dan malas melaksanakan Agama
 Mereka berat mengerjakan ibadah
 Kalau mereka dirikan sembahyang, mereka dirikan dengan perasaan malas,
sebenarnya terkandung di dalam hatinya tidak menyenanginya, hanya kerana Riya’
atau mengelabui orang lain.
7. Berhukum dengan Setan
 Mereka merasa mereka cukup beriman kepada apa yang diturunkan Allah S.W.T,
namun mereka mencampur adukkan dengan keinginan berhukum dengan Thagut
(kepada selain yang diturunkan itu)
 Orang munafik apabila telah ditimpa musibah kerana kemunafikan dan keingkaran
terhadap perintah Allah, mereka datang kepada Rasulullah dan bersumpah dengan
nama Allah bahwa mereka tidak ingin berhukum kepada Thagut
 Namun Allah tetap mengetahui perbuatan mereka yang melanggar perintah
Allah,mengetahui penyakit kemunafikan yang terpendam di dadanya.
8. Melakukan keonaran di tengah-tengah orang muslimin
 Kaum munafikin selalu berusaha melemahkan kaum muslimin, dengan memecah
belah serta mengadu domba.
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
16
9. Mendustakan, mempertakutkan dan membenci orang Muslimin
 Mendustakan dan bersumpah dengan sumpah palsu
 Di dalam hati mereka, terselubung kebencian kepada kaum muslimin, tidak ingin
melihat dan bergaul dengan kaum muslimin.
 Kerana itulah mereka di dalam ketakutan apabila melihat orang Islam dan agama
Islam dalam keadaan mulia.
10. Mencela orang yang berlaku benar dan merasa tidak senang apabila keinginan tidak
tercapai.
 Menuduh orang yang benar berbuat tidak benar kerana sifat mereka yang tidak
menyenangi yang benar
 Apabila diberikan sesuatu, mereka senang dan gembira kalau sesuai dengan apa
yang mereka kehendaki, tetapi menjadi marah jika tidak mendapat apa yang mereka
hendaki, malah menuduh orang yang berlaku benar itu zalim.
11. Menyuruh yang mungkar dan melarang berbuat baik
 …kerana jiwa mereka dalam keadaan sakit yang tidak ingin melihat yang baik dan
perbuatan baik.
 Mereka juga tidak mahu menafkahkan hartanya kepada yang dikasih Allah, mereka
kikir dalam kebaikan dan menyuruh berbuat kebaikan.
12. Berkhianat dan tidak menepati Janji
 Contoh : Mereka berjanji kepada Allah apabila mendapat rezeki yang banyak,
mereka akan menafkahkan dan membelanjakan di jalan Allah, dan menjadi orang
yang soleh. Tetapi semua janji mereka tidak ditepati.
13. Mereka mencela orang yang beriman
 …kerana mereka merasa tidak senang dengan orang yang beriman
 Contoh : Apabila salah seorang yang beriman bersedekah dengan hartanya, mereka
mengatakan perbuatan itu adalah Riya’.
 Dan apabila mereka bersedekah sedikit, mereka mengatakan bahawa Allah itu Maha
Kaya dan tidak memerlukan sedekah
 Mereka juga sombong, mengejek dan tidak mentertawakan orang yang beriman.
14. Orang Munafik mengajak meninggalkan Jihad
 …dengan dalih kerana hari panas, bahkan mereka mengajak orang lain agar jangan
berjihad.
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
17
4) Orang yang Maksiat
 Golongan yang beriman dan menuturkan 3 kalimah syahadat, namun tidak
menunaikan isi dan jiwa shahadat yang dituturkannya.
 Mengerjakan sebahagian perintah agama dan menyalahi sebahagiannya.
 Orang muslim tidak sunyi dari berbuat Maksiat
i. Manusia sudah diciptakan Tuhan dengan jiwanya yang sudah
kecenderungan berbuat baik dan berbuat maksiat
ii. Apabila seorang muslim terjerumus ke dalam kemaksiatan, haruslah dia
berusaha untuk bertaubat, melepaskan dirinya daripada maksiatnya dan
menyerahkan dirinya kepada Allah.
Sebab-sebab timbulnya kemaksiatan
 Kerana iman itu terkadang lemah, kerana lemahnya tidak dapat menguasai jiwanya yang
mendorong berbuat maksiat, mudah tertipu dan ditipu dengan pujukan syaitan, sehingga
terjerumus mengerjakan kemaksiatan.
 Manusia selalu terpengaruh dengan kelazatan duniawi.
 Lemah iman dan nature manusia itu yang memudahkan manusia terdorong untuk
mengerjakan yang terlarang sesuai dengan kesenangan dan keinginan nafsunya.
Kejahilan orang yang berbuat Maksiat
 Bukti Kejahilan:
o Lupa terhadap kerosakan disebabkan perbuatan jahatnya, baik yang menimpa
kepada masyarakat mahupun dirinya
o Terpengaruh dengan kehidupan duniawi yang sementara dan meninggalkan
kehidupan ukhrawi yang kekal dan abadi
o Merasakan umurnya masih panjang sehingga melambatkan taubat, lupa kepada
kematian yang sangat dekat dengan dirinya dan ajalnya tidak dapat ditawar.
o Meninggalkan kesenangan ukhrawi dengan mengambil kesenangan duniawi yang
sementara.
o Berputus asa dari keampunan dan rahmat Allah
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
18
Pencegahan dari Kemaksiatan
 Kuman-kuman maksiat yang mendorong kepada nafsu dan lupa kepada Allah:
o Wanita
o Nyanyian yang mendorong kepada seks
o Pergaulan bebas
o Kunjungan pada tempat-tempat maksiat
o Mengdengar percakapan orang ahli maksiat
 Bergaul dengan orang-orang yang baik yang mengajak orang lain berbuat baik
 Kekuatan iman dan ilmu pengetahuan kepada Allah
 Jangan memandang kecil terhadap dosa yang dilakukan, walaupun dosa itu kecil.
Sikap Juru Dakwah terhadap orang yang bermaksiat
 Harus memandang orang yang berbuat maksiat dengan penuh belas kasihan
 Tidak mencela dan tidak memaki
 Jika juru dakwah dianiya, diperbolehkan bertindak dengan tindakan yang setimpal
dengan perbuatan orang yang bermaksiat, demi mencegah kerosakan yang akan
menimpa dakwah
 Bercita-cita untuk memberi petunjuk dan bimbingan kepada mereka.
SUMBER METODE DAN MEDIA
 Sumber pokok metode dan media dakwah adalah:
o Al-Quran
 “Merekalah itu orang-orang yang telah diberikan petunjuk oleh Allah,
sebab itu ikutlah petunjuk mereka”
 Ayat ini mengandung perintah untuk mengikuti metode Rasulullah S.A.W
dalam melaksanakan dakwahnya.
o Sunnah Rasulullah
 Di dalam sunnah Rasul, banyaklah kita temui hadis-hadis yang bertalian
dengan dakwah serta medianya
 Begitu juga dengan sejarah hidup dan perjuangannya, baik di Mekkah atau
sesudah berhijrah ke Madinah, dan cara-cara beliau menghadapi pelbagai
peristiwa
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
19
 Dari sejarah itulah, juru dakwah boleh memperoleh contoh dalam
penyelesaiannya yang lebih tepat dan sikap serta cara yang harus
diperhatikan dan dipertahankan.
 Sejarah perjuangan Rasulullah S.A.W dalam praktiknya adalah sesuai dengan
apa yang diperintahkan Allah kepadanya dalam penyampaian dakwah dan
risalah-Nya.
 Oleh itu juru dakwah tidak harus mengabaikan dan melupakan sejarah
Rasulullah S.A.W dalam menyampaikan dakwahnya.
o Sejarah Hidup Para Sahabat
 Sejarah hidup para sahabat yang besar dan para Tabi’in adalah cukup untuk
memberikan contoh yang sangat berguna..
 kerana mereka adalah orang yang lebih tahu tentang ajaran agama dan ahli
dalam berdakwa serta ilmu pengetahuan yang luas dan bermanfaat.
o Pendapat dan pandagan para Fuqaha
 Fukaha adalah orang yang berkecimpung dalam menggali hukum yang
praktis dari sumber-sumber atau dalil-dalil agama.
 Ketetapan-ketetapan yang telah mereka tetapkan berdasarkan ijtihad dalam
urusan dan bidang dakwah, wajiblah kita ikuti/ dianjurkan untuk
mengikutinya kerana metode dna media dalam berdakwah adalah termasuk
urusan agama.
o Pengalaman juru dakwah
 Pengalaman adalah guru yang terbaik bagi mereka yang banyak bergaul
dengan orang ramai
 Maka di dalam praktek dapat diketahui kekeliruan dan tentunya kalau
terdapat kekeliruan, seseorang itu akan berusaha supaya kesalahan itu tidak
berulang lagi
 Pengalaman itu akan bertambah tinggi nilainya apabila beliau sendiri
mengambil manfaat daripada pengalamannya.
Perkara yang memudahkan Juru Dakwah melaksanakan metode yang dibenarkan Islam
o Ilmu pengetahuan yang luas
 Terhadap metode itu sendiri
 Selalu memperhatikan dan memikirkan serta memahami metode tersebut
sehingga betul-betul tertanam dalam otaknya
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
20
 Kerana juru dakwah tidak boleh ragu bahkan selalu berulang kali membaca
apa-apa yang tercantum dalam sumber-sumber itu serta memahami dengan
baik
o Bertakwa
 Kerana takwa dapat menyinari hati seseorang muslim untuk mencerdaskan
fikirannya
 Mengetahui metode dan media yang benar dan tepat yang dapat
dipergunakan dalam setiap kondisi dan situasi .
o Selalu menyerahkan dirinya kepada Allah
 Memohon agar diberikan ilmu pengetahuan dan fikiran yang cerdas
o Membersihkan Hati dari segala penyakit Riya’
 ..dan meggantikannya dengan sifat ikhlas kepada Allah
 Sehingga tiada di dalam hatinya keingingan kepada manusia, atau meminta
pujian/ disenangi orang
 Juru dakwah kemungkinan menyalahi metode yang benar kerana
mendengar suara gemuruh kerana kagum akan ucapannya/ mengikuti
kehendak temannya.
 Harus ditanamkan keikhlasan yang mendalam supaya tidak terpaling
kepada ajakan sesiapapun jua.
METODE DAKWAH
1. Penyakit dan Ubatnya
Sumber Penyakit Umat Manusia dan Sumber Ubatnya
o Sumber penyakit : Jahilnya manusia kepada Tuhan
 Ingkar akan adanya Tuhan
 Tidak mahu mengakui dirinya sebagai hamba yang mempunyai sifat maha
berkekurangan
 Tidak mahu mengikuti ajaran yang dibawa oleh nabi terakhir, Muhammad
S.A.W
 Disebabkan hati manusia yang terpaut dengan kehidupan duniawi semata
dan lupa akan adanya hari pembalasan, iaitu Hari Akhirat.
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
21
o Ubatnya:
 Menanamkan keimanan kepada Allah, Allah sebagai Tuhan dan tiada Tuhan
yang selain-Nya
 Menolak Thagut dalam semua bentuk
 Menghadapkan diri kepada Allah serta tidk terikat dengan kehidupan dunia
yang fana ini.
Akibat menjauhnya Juru Dakwah dari Metode yang benar
 Terkadang juru dakwah tidak berjalan di dalam dakwahnya atas dasar dakwah yang telah
ditetapkan Allah, di antaranya menanamkan akidah..
 Namun selalu ikut dalam persoalan-persoalan yang menjadi kesenangan orang banyak ,
seperti berbicara dan terlibat dalam urusan politik
 Akibatnya juru dakwah menilai segala sesuatu bukan lagi dari kaca mata agama tetapi dari
kaca mata politik kerana mengikuti nafsu orang banyak atau nafsunya sendiri.
Tugas Juru Dakwah adalah mengemukakan pokok-pokok ajaran agama dan bukan sampai ke
tahap detailnya
 …kerana terhalang tugas pokok iaitu menanamkan akidah
 Rasulullah S.A.W menganggap berhala-berhala di sekeliling ka’bah tidaklah menghalangi
dakwahnya
o Beliau tidak menyuruh para sahabat untuk menghancurkannya
o Kerana masalah dakwah pada waktu itu bukanlah penghancuran berhala, tetapi
dakwah ditujukan untuk menghancurkan penyakit yang menyebabkan mereka cinta
kepada berhala
2. Menghilangkan Syubhat
Syubhat di sini ialah:
o Apa sahaja yang akan menimbulkan keraguan dalam keyakinan terhadap dakwah
dan isi dakwahnya
o Sehingga terlindung dari kebenaran / menyebabkan lambat menerima kebenaran
Sumber-sumber Syubhat
o Para pemuka dan para penguasa yang melemparkan syubhat ke tengah-tengah
orang banyak sehingga mereka terpengaruh
o Akhirnya menimbulkan keraguan serta membenarkan apa yang disampaikan
pemuka/penguasa dan menganggapnya sebagai suatu kebenaran yang mutlak
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
22
Syubhat tidak dapat dikikis dan tidak dapat diganti
o Umat-umat terdahulu telah menuduh rasul-rasul mereka tukang sihir dan gila dan
demikian juga diperbuat oleh kaum Quraisy terhadap Rasulullah S.A.W
o Apabila juru dakwah menghadapi tuduhan-tuduhan yang bukan-bukan sehingga
timbul keraguan terhadap dakwahnya, juru dakwah haruslah merasakan bahwa
dirinya tidaklah lebih baik dari para rasul dahulu
 Lidahnya tidaklah lebih fasih
 Tidak pula mereka lebih ikhlas daripada rasul-rasul terdahulu
 Juru dakwah harus ingat bahawa orang-orang yang ingin berbuat jahat
selalu melemparkan tuduhan-tuduhan palsu (seperti diterangkan di dalam
Al-Quran)
Contoh-contoh syubhat serta cara Penolakannya
1. Tuduhan terhadap Dakwah
o Para pemuka dan pengikutnya selalu ingin agar orang ramai menjauhkan diri dari
dakwah yang disampaikan oleh juru dakwah dengan melemparkan tuduhan kepada
diri peribadi, ajaran yang dibawa dan akal fikirannya.
o Ini yang dilakukan oleh orang dahulu terhadap para rasul mereka
i. Menuduh rasulnya tukang sihir/ orang gila/ sesat
o Rasulullah selalu menolak apa yang diada-adakan oleh orang kafir dan berusaha
menolak setiap tuduhan dengan susunan kata-kata yang halus lagi tegas, namun
mengandun rasa kasih sayang kepada mereka.
2. Membuat Kerosakan dan menginginkan kedudukan
o Di antara syubhat yang disebarkan terhadap juru dakwah adalah mereka ingin berbuat
sombong di permukaan bumi dan menginginkan kedudukan.
o Mengubah agama dan adat istiadat yang berlaku
o Dakwah yang dibawanya merosak dan memecah belah
o Kerana itu, dakwahnya harus ditentang dan tidak boleh dibiarkan berkembang
o Contoh : Para pembesar berusaha mempengaruhi Fir’aun agar menentang Musa
dengan tuduhan Musa menghendaki berbuat kerosakan.
 Mereka mengusulkan kepada Fir’aun untuk membunuh pengikut Musa
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
23
 Musa berkata kepada kaumnya supaya meminta tolong dari Allah dan bersabar
kerana kemenangan itu selamanya dipihak yang benar.
3. Apa yang dibawa Juru Dakwah dikatakan adalah Khurafat
o Di antara syubhat yang dilemparkan adalah:
i. Juru dakwah mempunyai hubungan dengan orang atau kaum tertentu dalam
membantunya menyusun dan melaksanakan dakwahnya.
ii. Oleh kerana itu, dakwah yang dibawanya tidak ada hubungan dengan agama,
hanya merupakan siasat dan dongeng kuno yang dibikin-bikin untuk mencapa
sesuatu yang diinginkan.
4. Juru dakwah dituduh sebagai seorang yang papa
o Menuduh juru dakwah adalah seorang yang miskin, tidak memiliki harta, tidak
mempunyai pengikut, tidak memiliki ilmu pengetahuan yang luas, bukanlah orang
yang kaya yang terkenal yang mempunyai kedudukan dn kekuasaan di tengah-
tengah masyarakat.
o Sebahagian orang beralasan, banyaknya harta, anak dan pengikut menyebabkan
seseorang itu lebih berhak berdakwah dan dengan itu pula, mereka akan terlepas dari
azab
o Rasulullah S.A.W menyatakan kepada mereka bahwa Allah yang meluaskan rezeki
kepada orang yang dikehendaki-Nya dan menyempitkannya kerana suatu hikmah, dan
harta benda, anak-anak yang banyak tidaklah dapat mendekatkan diri dengan Tuhan,
kecuali amal-salehnya.
5. Pengikut Juru dakwah adalah orang yang Papa
o Dikatakan pengikut juru dakwah ialah orang mikin, jahil dan hina
o Juru dakwah dan pengikutnya tidak berhak untuk menunjuk orang kepada kebaikan
dan tidak pula berhak mendapat petunjuk
o Sebenarnya para pemuka dan pemimpin selalu berusaha menyingkirkan orang yang
lemdah dan miskin dari kehidupan ini kerana mereka antara yang pertama menerima
dakwah.
i. Jadi dengan alasan lemah dan miskin, mereka meminta agar disingkirkan dari
majlis mereka.
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
24
o Contoh : Nabi Nuh dan pengikutnya
i. Tentang keadaan pengikut Nabi Nuh yang terdiri dari orang yang miskin dan
lemah, nabi Nuh menjawab bahwa dia hanya mengajak manusia agar
beribadah kepada Allah….
ii. …dan orang yang memenuhi ajakannya mungkin dia orang kaya atau orang
miskin, tetapi pokoknya dakwah ditujukan bukan kepada suatu golongan
tertentu.
Juru dakwah harus menyingkir dari Syubhat
o Setiap juru dakwah perlu menjauh diri dari hal-hal yang nampaknya mubah (boleh)
dikerjakan yang mungkin dapat diekploitasikan oleh orang-orang tertentu untuk
menentang agama
o Juru dakwah tidak boleh meninggalkan dakwah kepada penguasa dengan alasan
menolak syubhat yang mungkin dikatakan orang bahwa juru dakwah adalah penjilat
penguasa.
3. Targib dan Tarhib
Targib: (Memberikan Kegembiraan)
o Semua yang dapat menarik penerima dakwah untuk menerima kebenaran dan
tetap dalam kebenaran
Tarhib: (Memberikan Peringatan)
o Segala yang dapat menimbulkan rasa takut kalau tidak menerima atau menolak
kebenaran.
Tujuan Targib dan Tarhib
o Mencapai keredhaan dan rahmat Allah serta mendapat pahala pada hari akhirat
o Tarhib tujuannya adalah menakutkan manusia tentang kemurkaan Allah tentang
azab pada hari Akhirat
 Inilah metode yang sering digunakan oleh Rasulullah S.A.W
o Tujuan Targib dan Tarhib adalah untuk memberikan kegembiraan tentang pahala
yang akan didapat di hari akhirat / menakutkan dengan azab yang pedih.
Balasannya pada dasarnya adalah pada hari Akhirat
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
25
Bentuk-bentuk Targib dan Tarhib
o Memperingatkan orang dengan nikmat yang telah diperolehinya, kerana mereka
harus berterima-kasih dan mentaati yang memberi nikmat ialah Allah.
o Mengancam mereka bahawa nikmat akan dicabut apabila mereka enggan dan tidak
menerima serta kufur terhadap nikmat Allah & mendapat siksa yang pedih pada hari
akhirat nanti
Pentingnya Targib dan Tarhib
o Supaya manusia tidak terlalu cintakan (lupa dan lalai) kehidupan di dunia hingga
terlupa akan kehidupannya di akhirat
o Mengajak orang berfikir dan memilih kehidupan akhirat lebih diutamakan dari
kehidupan dunia
o Mungkin dengan perbandingan ini, bukan sahaja orang-orang muslim yang tertarik,
bahkan orang yang bukan muslim pun akan rasa tertarik (yang mungkin akan menarik
dia beriman dengan apa yang dirasakannya dari kebenaran nilai perbandingan itu)
4. Pendidikan dan Pengajaran
o Apabila dakwah sudah diterima, juru dakwah haruslah berusaha memberikan apa
yang diperlukan oleh penerima dakwah untuk menolak dan mengikis penyakit lama.
o Mengajarkan pokok-pokok ajaran agama dan isinya
o Juru dakwah tidak boleh mengabaikan orang yang baru menerima Islam kerana di
dalam dada mereka masih banyak kuman penyakit yang perlu dibersihkan.
o Mengajarkan orang dengan hikmah bijaksana
o Juru dakwah tidak boleh menyembunyikan ilmu pengetahuannya
Pengajaran disertai dengan Pendidikan
o Pengajaran hendaklah diikuti lagi dengan pendidikan yakni dorongan untuk
melaksanakan apa yang diajarkan
o Belajar dan amalkannya
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
26
Pokok-pokok Pendidikan
o Menanamkan rasa cinta kepada Allah
o Berusaha untuk mencapai keredhaan-Nya
o Dapat merasakan lazat dan nikmatnya iman kerana selalu beribadah kepada Allah dan
menantikan keredhaan Allah.
Alat Pendidikan
o Berhubungan dengan Al-Quran
 Baik dari segi membacanya
 Memperhatikannya
 Memikirkan isinya
o Dengan mempelajari Al-Quran, akan terbukalah hati manusia untuk menerima ajaran
agama hingga cahaya Al-Quran dapat mempengaruhi jiwa dan perbuatannya
o Al-Quran adalah penyembuh roh, memberi cahaya tatkala dalam kegelapan,
menghilangkan keraguan apabila tiba petunjuk, lenyaplah penyakit apabila telah
sembuh, tidak akan mati apabila roh masih ada.
Pengaturan / Disciplin
o Disciplin/ pengaturan adalah sesuatu yang paling baik dalam mengatur aktivity
 Aktivity itu dapat diarahkan pula ke arah yang lebih baik dalam berdakwah
dan kemungkinan sukses juru dakwah dalam mencapai tujuannya
o Islam adalah agama disciplin
 Perlaksaan ibadah sembahyang yang harus dilaksanakan dengan tepat
 Baik pada waktu yang ditentukan mahupun dari segi melaksanakannya
Pentingnya Disciplin bagi Juru Dakwah
 Disciplin dan pengaturan waktu bagi juru dakwah ialah, hendaklah juru dakwah
membahagikan waktu-waktunya kepada beberapa waktu
 Dan menetapkan waktu itu untuk melaksanakan sesuatu tugas kewajipannya
 Satu waktu untuk melaksanakan kepentingan-kepentingan peribadinya
 Untuk kepentingan keluarganya
 Untuk beribadah
 Untuk kepentingan dakwahnya
 Menyingkirkan dari berbuat sesuatu yang tidak mendatangkan faedah
 Harus merasakan bahawa kematian itu sangat dekat kepadanya
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
27
Pentingnya Disciplin kepada sesuatu Jamaah
1. Dakwah itu kadang-kadang dilaksanakan oleh juru dakwah sendiri-sendiri dan kadang-
kadang juga dilaksanakan oleh sesuatu Jamaah atau organisasi.
2. Antara bentuk usaha-usaha yang bersifat kolektif ialah organisasi-organisasi keagamaan
yang berusaha menyebark luaskan ajaran-ajaran Islam, memberikan pelajaran kepada orang
banyak tentang agama dan ibadah
Pokok-Pokok peraturan Organisasi dalam Islam
1. Dalam suatu organisasi haruslah ada ketua
“Apabila keluar 3 orang dalam suatu perjalanan, hendaklah salah seorang mereka itu dijadikan
pemimpin”
Tujuan Kepimpinan dalam Islam
 Tujuan dari pengangkatan amir/ketua dalam masyarakat besar/kecil agar segala urusan
masyarakat dapat berjalan dengan secara teratur.
 Ketaatan dan kepatuhan hanya berlaku kepada yang baik, bukan kepada sesuatu yang
mendatangkan yang maksiat
Pentingnya Ketaatan dan Kepatuhan
 Mentaati pemimpin sangat dirasakan pentingnya dalam semua bentuk perbuatan, lebih
penting lagi dalam usaha mengajak manusia ke jalan Allah dan menyebarkan agama-Nya.
 Ketaatan itulah yang dilaksanakan oleh para sahabat, dikala mereka sedang melaksanakan
tugas menggali parit sekeliling kota Madinah. Apabila ada keperluan mereka selalu meminta
izin daripada Rasulullah S.A.W
Kepatuhan dan Musyawarah
 Pemimpin berkewajipan bermusyawarah kepada anggota masyarakat yang dipimpinnya
 Setiap orang berhak mengeluarkan pendapatnya dan pemimpin wajib mendengarkannya
 “Tidak ada orang yang paling banyak bermusyawarah dengan para sahabatnya selain
dari Rasulullah” (Kata Para Ulama’)
Dasar-Dasar Ilmu Dakwah
28
Tidak semua Muslim dapat bekerja sama dengan orang lain
 Berkerjasama dengan orang lain dalam berdakwah memang memerlukan pengetahuan yang
luas
o Kesabaran
o Mempersiapkan dirinya untuk berbuat taat
o Menekan perasaan
o Menyingkirkan kepentingan-kepentingan peribadi
o Merendahkan diri
o Memahami dan mengerti kepentingan orang lain
o Harus bersedia untuk menerima pendapat orang lain
o Bersedia menerima ketetapan yang ditetapkan oleh pemimpin
Kewajipan Para Ketua Jamaah
 Menanamkan rasa kasih sayang kepada orang yang dipimpinnya dan kepada para
pemimpin
o Rasa kasih sayang ialah mencegah mereka daripada perbuatan-perbuatan yang
menyebabkan kehinaan
o Melatih dan mendorong mereka berbuat sesuatu yang baik sekalipun bertentangan
dengan kesenangan mereka sendiri.
o Harus menanamkan keinginan dan tekadnya untuk melaksanakan apa yang dicita-
citakannya dalam dakwah
o Menyingkir segala rintangan yang menghalanginya cita-citanya
Syarat-syarat Umum bagi Pembicara
 Pembicaraannya jangan terlalu cepat, hendaklah perlahan sahaja
 Menghindarkan dirinya daripada menuturkan kata-kata yang sulit dituturkan
 Mempergunakan kata-kata yang mengandungi nasihat yang lahir dari rasa kasih sayang,
ikhlas dengan menunjukkan perasaan rendah diri
 Harus berbicara kepada penerima dakwah sebagai seorang penyampai agama dan bukan
berbicara tentang kelebihan dan ketinggian ilmu pengetahuannya
 Menyampaikan dakwah dengan kata-kata yang lemah lembut
 Mempergunakan kata-kata yang mudah difahami
 Tidak mempergunakan kata-kata yang mengandung pemaksaan kepada penerima dakwah
o Kata Hinaan/ancaman/kata-kata yang menunjukkan kelebihan dirinya dari penerima
dakwah

More Related Content

What's hot

Akidah Ahli Sunnah wal Jamaah: Sejarah dan Perkembangannya
Akidah Ahli Sunnah wal Jamaah: Sejarah dan PerkembangannyaAkidah Ahli Sunnah wal Jamaah: Sejarah dan Perkembangannya
Akidah Ahli Sunnah wal Jamaah: Sejarah dan PerkembangannyaAhmad Zaki Abdul Latiff
 
khawarij , murjiah , qadariah, muktazillah, aswj degree sem 1
khawarij , murjiah , qadariah, muktazillah, aswj   degree sem 1khawarij , murjiah , qadariah, muktazillah, aswj   degree sem 1
khawarij , murjiah , qadariah, muktazillah, aswj degree sem 1Salam Salleh
 
SEJARAH ZAMAN PERUNDANGAN ISLAM
SEJARAH ZAMAN PERUNDANGAN ISLAMSEJARAH ZAMAN PERUNDANGAN ISLAM
SEJARAH ZAMAN PERUNDANGAN ISLAMAina Zambry
 
5.9.2012 hadis sohih, hasan, dhoif, hikmah complete
5.9.2012   hadis sohih, hasan, dhoif, hikmah complete5.9.2012   hadis sohih, hasan, dhoif, hikmah complete
5.9.2012 hadis sohih, hasan, dhoif, hikmah completeAngah Rahim
 
perkembangan ilmu akidah degree
perkembangan ilmu akidah   degreeperkembangan ilmu akidah   degree
perkembangan ilmu akidah degreeSalam Salleh
 
Usuluddin kertas 2 sejarah perkembangan ilmu tafsir (zaman tabi'in dan tadwin)
Usuluddin kertas 2 sejarah perkembangan ilmu tafsir (zaman tabi'in dan tadwin)Usuluddin kertas 2 sejarah perkembangan ilmu tafsir (zaman tabi'in dan tadwin)
Usuluddin kertas 2 sejarah perkembangan ilmu tafsir (zaman tabi'in dan tadwin)MUHAMMAD FAUZI YUSOF
 
Konsep Pemilikan Dalam Islam
Konsep Pemilikan Dalam IslamKonsep Pemilikan Dalam Islam
Konsep Pemilikan Dalam IslamMahyuddin Khalid
 
Maksud Taqlid, Hukum dan Isu-isu Berkaitan Dengannya
Maksud Taqlid, Hukum dan Isu-isu Berkaitan DengannyaMaksud Taqlid, Hukum dan Isu-isu Berkaitan Dengannya
Maksud Taqlid, Hukum dan Isu-isu Berkaitan DengannyaMuhammad Fahmi
 
Sejarah Perundangan Islam :Zaman taklid dan jumud
Sejarah Perundangan Islam :Zaman taklid dan jumudSejarah Perundangan Islam :Zaman taklid dan jumud
Sejarah Perundangan Islam :Zaman taklid dan jumudZafirah Abdullah
 
Tarikh tasyri
Tarikh tasyriTarikh tasyri
Tarikh tasyriibn3ula
 
Usuluddin mengarah akal manusia untuk berfikir dan mengkaji tentnag alam nyata
Usuluddin mengarah akal manusia untuk berfikir dan mengkaji tentnag alam nyataUsuluddin mengarah akal manusia untuk berfikir dan mengkaji tentnag alam nyata
Usuluddin mengarah akal manusia untuk berfikir dan mengkaji tentnag alam nyatadawiey
 
2.8.2012 konsep nasikh mansukh complete
2.8.2012   konsep nasikh mansukh complete2.8.2012   konsep nasikh mansukh complete
2.8.2012 konsep nasikh mansukh completeAngah Rahim
 

What's hot (20)

Akidah Ahli Sunnah wal Jamaah: Sejarah dan Perkembangannya
Akidah Ahli Sunnah wal Jamaah: Sejarah dan PerkembangannyaAkidah Ahli Sunnah wal Jamaah: Sejarah dan Perkembangannya
Akidah Ahli Sunnah wal Jamaah: Sejarah dan Perkembangannya
 
khawarij , murjiah , qadariah, muktazillah, aswj degree sem 1
khawarij , murjiah , qadariah, muktazillah, aswj   degree sem 1khawarij , murjiah , qadariah, muktazillah, aswj   degree sem 1
khawarij , murjiah , qadariah, muktazillah, aswj degree sem 1
 
SEJARAH ZAMAN PERUNDANGAN ISLAM
SEJARAH ZAMAN PERUNDANGAN ISLAMSEJARAH ZAMAN PERUNDANGAN ISLAM
SEJARAH ZAMAN PERUNDANGAN ISLAM
 
5.9.2012 hadis sohih, hasan, dhoif, hikmah complete
5.9.2012   hadis sohih, hasan, dhoif, hikmah complete5.9.2012   hadis sohih, hasan, dhoif, hikmah complete
5.9.2012 hadis sohih, hasan, dhoif, hikmah complete
 
Qiyas
QiyasQiyas
Qiyas
 
Hirabah
HirabahHirabah
Hirabah
 
Konsep Harta Dalam Islam
Konsep Harta Dalam IslamKonsep Harta Dalam Islam
Konsep Harta Dalam Islam
 
Kepentingan Sumber Hukum(Usul Fiqh)
Kepentingan Sumber Hukum(Usul Fiqh)Kepentingan Sumber Hukum(Usul Fiqh)
Kepentingan Sumber Hukum(Usul Fiqh)
 
perkembangan ilmu akidah degree
perkembangan ilmu akidah   degreeperkembangan ilmu akidah   degree
perkembangan ilmu akidah degree
 
Ijaarah dan jialah (upah dlm islam)
Ijaarah dan jialah (upah dlm islam)Ijaarah dan jialah (upah dlm islam)
Ijaarah dan jialah (upah dlm islam)
 
Usuluddin kertas 2 sejarah perkembangan ilmu tafsir (zaman tabi'in dan tadwin)
Usuluddin kertas 2 sejarah perkembangan ilmu tafsir (zaman tabi'in dan tadwin)Usuluddin kertas 2 sejarah perkembangan ilmu tafsir (zaman tabi'in dan tadwin)
Usuluddin kertas 2 sejarah perkembangan ilmu tafsir (zaman tabi'in dan tadwin)
 
Konsep Pemilikan Dalam Islam
Konsep Pemilikan Dalam IslamKonsep Pemilikan Dalam Islam
Konsep Pemilikan Dalam Islam
 
Akhlak
Akhlak Akhlak
Akhlak
 
Maksud Taqlid, Hukum dan Isu-isu Berkaitan Dengannya
Maksud Taqlid, Hukum dan Isu-isu Berkaitan DengannyaMaksud Taqlid, Hukum dan Isu-isu Berkaitan Dengannya
Maksud Taqlid, Hukum dan Isu-isu Berkaitan Dengannya
 
Sejarah Perundangan Islam :Zaman taklid dan jumud
Sejarah Perundangan Islam :Zaman taklid dan jumudSejarah Perundangan Islam :Zaman taklid dan jumud
Sejarah Perundangan Islam :Zaman taklid dan jumud
 
Tarikh tasyri
Tarikh tasyriTarikh tasyri
Tarikh tasyri
 
Nota dakwah
Nota dakwahNota dakwah
Nota dakwah
 
Usuluddin mengarah akal manusia untuk berfikir dan mengkaji tentnag alam nyata
Usuluddin mengarah akal manusia untuk berfikir dan mengkaji tentnag alam nyataUsuluddin mengarah akal manusia untuk berfikir dan mengkaji tentnag alam nyata
Usuluddin mengarah akal manusia untuk berfikir dan mengkaji tentnag alam nyata
 
2.8.2012 konsep nasikh mansukh complete
2.8.2012   konsep nasikh mansukh complete2.8.2012   konsep nasikh mansukh complete
2.8.2012 konsep nasikh mansukh complete
 
Syiah
SyiahSyiah
Syiah
 

Viewers also liked

Konsep Dakwah dalam Islam
Konsep Dakwah dalam IslamKonsep Dakwah dalam Islam
Konsep Dakwah dalam IslamQuartin Qonita
 
Penggunaan Teknologi Terkini sebagai Pendekatan Dakwah
Penggunaan Teknologi Terkini sebagai Pendekatan DakwahPenggunaan Teknologi Terkini sebagai Pendekatan Dakwah
Penggunaan Teknologi Terkini sebagai Pendekatan DakwahZamri Mohamad
 
Bab 8 konsep dakwah
Bab 8 konsep dakwahBab 8 konsep dakwah
Bab 8 konsep dakwahSiti Mariah
 
Kelompok 4 makalah ilmu dakwah
Kelompok 4 makalah ilmu dakwahKelompok 4 makalah ilmu dakwah
Kelompok 4 makalah ilmu dakwahMuhammad Habibi
 
Dakwah kampus (yuk ikut rohis!)
Dakwah kampus (yuk ikut rohis!)Dakwah kampus (yuk ikut rohis!)
Dakwah kampus (yuk ikut rohis!)akbarfaisalm
 
Fungsi sosioliogi dalam perencanaan sosial
Fungsi sosioliogi dalam perencanaan sosialFungsi sosioliogi dalam perencanaan sosial
Fungsi sosioliogi dalam perencanaan sosialSky Patronus
 
Syarifudin, map theory dakwah dan komunikasi
Syarifudin, map theory dakwah dan komunikasiSyarifudin, map theory dakwah dan komunikasi
Syarifudin, map theory dakwah dan komunikasiSyarifudin Amq
 
Psikologi dakwah
Psikologi dakwahPsikologi dakwah
Psikologi dakwahAli Fikri
 
Makalah pengaruh sosialisasi, nilai budaya terhadap pembentukan kepribadian 2
Makalah pengaruh sosialisasi, nilai budaya terhadap pembentukan kepribadian 2Makalah pengaruh sosialisasi, nilai budaya terhadap pembentukan kepribadian 2
Makalah pengaruh sosialisasi, nilai budaya terhadap pembentukan kepribadian 2Septian Muna Barakati
 
Dalil Hambatan Dakwah
Dalil Hambatan DakwahDalil Hambatan Dakwah
Dalil Hambatan DakwahDidik Eko II
 
Persiapan da’i era kini
Persiapan da’i era kiniPersiapan da’i era kini
Persiapan da’i era kiniAbdul Ghani
 

Viewers also liked (20)

Dasar dasar dakwah
Dasar dasar dakwah Dasar dasar dakwah
Dasar dasar dakwah
 
Ilmu dakwah.
Ilmu dakwah.Ilmu dakwah.
Ilmu dakwah.
 
Dakwah Islam
Dakwah IslamDakwah Islam
Dakwah Islam
 
Konsep Dakwah dalam Islam
Konsep Dakwah dalam IslamKonsep Dakwah dalam Islam
Konsep Dakwah dalam Islam
 
Motivasi dakwah
Motivasi dakwahMotivasi dakwah
Motivasi dakwah
 
Penggunaan Teknologi Terkini sebagai Pendekatan Dakwah
Penggunaan Teknologi Terkini sebagai Pendekatan DakwahPenggunaan Teknologi Terkini sebagai Pendekatan Dakwah
Penggunaan Teknologi Terkini sebagai Pendekatan Dakwah
 
Makalah
MakalahMakalah
Makalah
 
Bab 8 konsep dakwah
Bab 8 konsep dakwahBab 8 konsep dakwah
Bab 8 konsep dakwah
 
Kelompok 4 makalah ilmu dakwah
Kelompok 4 makalah ilmu dakwahKelompok 4 makalah ilmu dakwah
Kelompok 4 makalah ilmu dakwah
 
Dakwah kampus (yuk ikut rohis!)
Dakwah kampus (yuk ikut rohis!)Dakwah kampus (yuk ikut rohis!)
Dakwah kampus (yuk ikut rohis!)
 
Fungsi sosioliogi dalam perencanaan sosial
Fungsi sosioliogi dalam perencanaan sosialFungsi sosioliogi dalam perencanaan sosial
Fungsi sosioliogi dalam perencanaan sosial
 
Syarifudin, map theory dakwah dan komunikasi
Syarifudin, map theory dakwah dan komunikasiSyarifudin, map theory dakwah dan komunikasi
Syarifudin, map theory dakwah dan komunikasi
 
Psikologi dakwah
Psikologi dakwahPsikologi dakwah
Psikologi dakwah
 
Deteksi Dini Bencana Sosial
Deteksi Dini Bencana SosialDeteksi Dini Bencana Sosial
Deteksi Dini Bencana Sosial
 
Pendekatan Dakwah
Pendekatan DakwahPendekatan Dakwah
Pendekatan Dakwah
 
Makalah pengaruh sosialisasi, nilai budaya terhadap pembentukan kepribadian 2
Makalah pengaruh sosialisasi, nilai budaya terhadap pembentukan kepribadian 2Makalah pengaruh sosialisasi, nilai budaya terhadap pembentukan kepribadian 2
Makalah pengaruh sosialisasi, nilai budaya terhadap pembentukan kepribadian 2
 
Dalil Hambatan Dakwah
Dalil Hambatan DakwahDalil Hambatan Dakwah
Dalil Hambatan Dakwah
 
Persiapan da’i era kini
Persiapan da’i era kiniPersiapan da’i era kini
Persiapan da’i era kini
 
Dakwah tanpa kekerasan
Dakwah tanpa kekerasanDakwah tanpa kekerasan
Dakwah tanpa kekerasan
 
Profesionalkah anda
Profesionalkah andaProfesionalkah anda
Profesionalkah anda
 

Similar to Dasar dasar ilmu dakwah

pengajian islam
pengajian islampengajian islam
pengajian islamSoFfAeHa
 
Agama islam bab strategi dakwah Rasulullah Muhammad SAW. periode Mekkah
Agama islam bab strategi dakwah Rasulullah Muhammad SAW. periode MekkahAgama islam bab strategi dakwah Rasulullah Muhammad SAW. periode Mekkah
Agama islam bab strategi dakwah Rasulullah Muhammad SAW. periode MekkahSiswan Afandi
 
Tugas_Agama_Pertemuan_11.pdf
Tugas_Agama_Pertemuan_11.pdfTugas_Agama_Pertemuan_11.pdf
Tugas_Agama_Pertemuan_11.pdfKwonBil
 
Ila ayyi syaiin nad’un nas
Ila ayyi syaiin nad’un nasIla ayyi syaiin nad’un nas
Ila ayyi syaiin nad’un nasAsdianur Hadi
 
Bab. 7 Mencari Ilmu.pptx
Bab. 7 Mencari Ilmu.pptxBab. 7 Mencari Ilmu.pptx
Bab. 7 Mencari Ilmu.pptxAgusJubaedi
 
X_Gasal_3.-Nikmatnya-Mencari-Ilmu-dan-Indahnya-Berbagi-Pengetahuan_PPT-1.pptx
X_Gasal_3.-Nikmatnya-Mencari-Ilmu-dan-Indahnya-Berbagi-Pengetahuan_PPT-1.pptxX_Gasal_3.-Nikmatnya-Mencari-Ilmu-dan-Indahnya-Berbagi-Pengetahuan_PPT-1.pptx
X_Gasal_3.-Nikmatnya-Mencari-Ilmu-dan-Indahnya-Berbagi-Pengetahuan_PPT-1.pptxerwin123451
 
X_Gasal_3.-Nikmatnya-Mencari-Ilmu-dan-Indahnya-Berbagi-Pengetahuan_PPT-1.pptx
X_Gasal_3.-Nikmatnya-Mencari-Ilmu-dan-Indahnya-Berbagi-Pengetahuan_PPT-1.pptxX_Gasal_3.-Nikmatnya-Mencari-Ilmu-dan-Indahnya-Berbagi-Pengetahuan_PPT-1.pptx
X_Gasal_3.-Nikmatnya-Mencari-Ilmu-dan-Indahnya-Berbagi-Pengetahuan_PPT-1.pptxssuser5b4910
 
Hikmah dalam berdakwah & berkomunikasi
Hikmah dalam berdakwah & berkomunikasiHikmah dalam berdakwah & berkomunikasi
Hikmah dalam berdakwah & berkomunikasiKamsiah Hanapi
 
Ms islam religi all
Ms islam religi allMs islam religi all
Ms islam religi allLoveofpeople
 
Tabligh, dakwah, dan khutbah
Tabligh, dakwah, dan khutbahTabligh, dakwah, dan khutbah
Tabligh, dakwah, dan khutbahMuhammad Ananta
 
Tugas Dakwah Seorang Muslim
Tugas Dakwah Seorang MuslimTugas Dakwah Seorang Muslim
Tugas Dakwah Seorang Muslimfadilaauliaa
 
tugas dakwah muslim
 tugas dakwah muslim tugas dakwah muslim
tugas dakwah muslimFarichah Riha
 
Dakwah 100711211627-phpapp02
Dakwah 100711211627-phpapp02Dakwah 100711211627-phpapp02
Dakwah 100711211627-phpapp02sitinadia_nana
 
Nikmatnya menuntut ilmu dan berbagi ilmu pengetahuan
Nikmatnya menuntut ilmu dan berbagi ilmu pengetahuanNikmatnya menuntut ilmu dan berbagi ilmu pengetahuan
Nikmatnya menuntut ilmu dan berbagi ilmu pengetahuanFitriHastuti2
 

Similar to Dasar dasar ilmu dakwah (20)

pengajian islam
pengajian islampengajian islam
pengajian islam
 
Tujuan Dakwah.docx
Tujuan Dakwah.docxTujuan Dakwah.docx
Tujuan Dakwah.docx
 
Agama islam bab strategi dakwah Rasulullah Muhammad SAW. periode Mekkah
Agama islam bab strategi dakwah Rasulullah Muhammad SAW. periode MekkahAgama islam bab strategi dakwah Rasulullah Muhammad SAW. periode Mekkah
Agama islam bab strategi dakwah Rasulullah Muhammad SAW. periode Mekkah
 
Da'wah dan methodenya
Da'wah dan methodenyaDa'wah dan methodenya
Da'wah dan methodenya
 
Tugas_Agama_Pertemuan_11.pdf
Tugas_Agama_Pertemuan_11.pdfTugas_Agama_Pertemuan_11.pdf
Tugas_Agama_Pertemuan_11.pdf
 
Objek Dakwah
Objek DakwahObjek Dakwah
Objek Dakwah
 
Ila ayyi syaiin nad’un nas
Ila ayyi syaiin nad’un nasIla ayyi syaiin nad’un nas
Ila ayyi syaiin nad’un nas
 
Bab. 7 Mencari Ilmu.pptx
Bab. 7 Mencari Ilmu.pptxBab. 7 Mencari Ilmu.pptx
Bab. 7 Mencari Ilmu.pptx
 
Kenapa kita harus berdakwah
Kenapa kita harus berdakwahKenapa kita harus berdakwah
Kenapa kita harus berdakwah
 
X_Gasal_3.-Nikmatnya-Mencari-Ilmu-dan-Indahnya-Berbagi-Pengetahuan_PPT-1.pptx
X_Gasal_3.-Nikmatnya-Mencari-Ilmu-dan-Indahnya-Berbagi-Pengetahuan_PPT-1.pptxX_Gasal_3.-Nikmatnya-Mencari-Ilmu-dan-Indahnya-Berbagi-Pengetahuan_PPT-1.pptx
X_Gasal_3.-Nikmatnya-Mencari-Ilmu-dan-Indahnya-Berbagi-Pengetahuan_PPT-1.pptx
 
X_Gasal_3.-Nikmatnya-Mencari-Ilmu-dan-Indahnya-Berbagi-Pengetahuan_PPT-1.pptx
X_Gasal_3.-Nikmatnya-Mencari-Ilmu-dan-Indahnya-Berbagi-Pengetahuan_PPT-1.pptxX_Gasal_3.-Nikmatnya-Mencari-Ilmu-dan-Indahnya-Berbagi-Pengetahuan_PPT-1.pptx
X_Gasal_3.-Nikmatnya-Mencari-Ilmu-dan-Indahnya-Berbagi-Pengetahuan_PPT-1.pptx
 
Hikmah dalam berdakwah & berkomunikasi
Hikmah dalam berdakwah & berkomunikasiHikmah dalam berdakwah & berkomunikasi
Hikmah dalam berdakwah & berkomunikasi
 
Ms islam religi all
Ms islam religi allMs islam religi all
Ms islam religi all
 
Tabligh, dakwah, dan khutbah
Tabligh, dakwah, dan khutbahTabligh, dakwah, dan khutbah
Tabligh, dakwah, dan khutbah
 
Tugas Dakwah Seorang Muslim
Tugas Dakwah Seorang MuslimTugas Dakwah Seorang Muslim
Tugas Dakwah Seorang Muslim
 
tugas dakwah muslim
 tugas dakwah muslim tugas dakwah muslim
tugas dakwah muslim
 
Dakwah
DakwahDakwah
Dakwah
 
Dakwah 100711211627-phpapp02
Dakwah 100711211627-phpapp02Dakwah 100711211627-phpapp02
Dakwah 100711211627-phpapp02
 
Revisi pid klmpk 3
Revisi pid klmpk 3Revisi pid klmpk 3
Revisi pid klmpk 3
 
Nikmatnya menuntut ilmu dan berbagi ilmu pengetahuan
Nikmatnya menuntut ilmu dan berbagi ilmu pengetahuanNikmatnya menuntut ilmu dan berbagi ilmu pengetahuan
Nikmatnya menuntut ilmu dan berbagi ilmu pengetahuan
 

More from Zafirah Abdullah (20)

Syuf'ah
Syuf'ahSyuf'ah
Syuf'ah
 
Syarikat
SyarikatSyarikat
Syarikat
 
Simpanan (Wadi'ah)
Simpanan (Wadi'ah)Simpanan (Wadi'ah)
Simpanan (Wadi'ah)
 
Pinjaman ( Ariyyah)
Pinjaman ( Ariyyah)Pinjaman ( Ariyyah)
Pinjaman ( Ariyyah)
 
Pelaburan (Mudhabarah)
Pelaburan (Mudhabarah)Pelaburan (Mudhabarah)
Pelaburan (Mudhabarah)
 
Musaqah
MusaqahMusaqah
Musaqah
 
Jaminan (Kafalah)
Jaminan (Kafalah)Jaminan (Kafalah)
Jaminan (Kafalah)
 
Gadaian (Al-Rahn)
Gadaian (Al-Rahn)Gadaian (Al-Rahn)
Gadaian (Al-Rahn)
 
Barang pungotan (luqotoh)
Barang pungotan (luqotoh)Barang pungotan (luqotoh)
Barang pungotan (luqotoh)
 
Hutang (Muamalat)
Hutang (Muamalat)Hutang (Muamalat)
Hutang (Muamalat)
 
Saguhati (ji’alah)
Saguhati (ji’alah)Saguhati (ji’alah)
Saguhati (ji’alah)
 
Kontrak sewa (al ijarah)
Kontrak sewa (al ijarah)Kontrak sewa (al ijarah)
Kontrak sewa (al ijarah)
 
Anugerah (hibah)
Anugerah (hibah)Anugerah (hibah)
Anugerah (hibah)
 
Perdamain (sulh)
Perdamain (sulh)Perdamain (sulh)
Perdamain (sulh)
 
Penukaran wang sorf
Penukaran wang  sorfPenukaran wang  sorf
Penukaran wang sorf
 
Riba
RibaRiba
Riba
 
Jual beli salam
Jual beli salamJual beli salam
Jual beli salam
 
Jual beli
Jual beliJual beli
Jual beli
 
Ulum Hadis: Klasifikasi Hadis
Ulum Hadis: Klasifikasi HadisUlum Hadis: Klasifikasi Hadis
Ulum Hadis: Klasifikasi Hadis
 
Sejahah Perundangan Islam : Zaman kebangkitan
Sejahah Perundangan Islam : Zaman kebangkitanSejahah Perundangan Islam : Zaman kebangkitan
Sejahah Perundangan Islam : Zaman kebangkitan
 

Recently uploaded

Laporan RHK PMM Observasi Target Perilaku.docx
Laporan RHK PMM Observasi Target Perilaku.docxLaporan RHK PMM Observasi Target Perilaku.docx
Laporan RHK PMM Observasi Target Perilaku.docxJajang Sulaeman
 
Surat Pribadi dan Surat Dinas 7 SMP ppt.pdf
Surat Pribadi dan Surat Dinas 7 SMP ppt.pdfSurat Pribadi dan Surat Dinas 7 SMP ppt.pdf
Surat Pribadi dan Surat Dinas 7 SMP ppt.pdfEirinELS
 
PPT PENDIDIKAN KELAS RANGKAP MODUL 3 KELOMPOK 3.pptx
PPT PENDIDIKAN KELAS RANGKAP MODUL 3 KELOMPOK 3.pptxPPT PENDIDIKAN KELAS RANGKAP MODUL 3 KELOMPOK 3.pptx
PPT PENDIDIKAN KELAS RANGKAP MODUL 3 KELOMPOK 3.pptxJawahirIhsan
 
Aksi Nyata PMM - Merancang Pembelajaran berdasarkan Perkembangan Peserta Didi...
Aksi Nyata PMM - Merancang Pembelajaran berdasarkan Perkembangan Peserta Didi...Aksi Nyata PMM - Merancang Pembelajaran berdasarkan Perkembangan Peserta Didi...
Aksi Nyata PMM - Merancang Pembelajaran berdasarkan Perkembangan Peserta Didi...walidumar
 
NOVEL PELARI MUDA TINGKATAN 1 KARYA NGAH AZIA.pptx
NOVEL PELARI MUDA TINGKATAN 1 KARYA NGAH AZIA.pptxNOVEL PELARI MUDA TINGKATAN 1 KARYA NGAH AZIA.pptx
NOVEL PELARI MUDA TINGKATAN 1 KARYA NGAH AZIA.pptxNURULATIQAHBINTIABDG
 
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI TARI KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdfAndiCoc
 
Modul Ajar IPAS Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka [abdiera.com]
Modul Ajar IPAS Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka [abdiera.com]Modul Ajar IPAS Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka [abdiera.com]
Modul Ajar IPAS Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka [abdiera.com]Abdiera
 
Kisi kisi Ujian sekolah mata pelajaran IPA 2024.docx
Kisi kisi Ujian sekolah mata pelajaran IPA 2024.docxKisi kisi Ujian sekolah mata pelajaran IPA 2024.docx
Kisi kisi Ujian sekolah mata pelajaran IPA 2024.docxFitriaSarmida1
 
IPS - karakteristik geografis, sosial, budaya, dan ekonomi di ASEAN
IPS - karakteristik geografis, sosial, budaya, dan ekonomi di ASEANIPS - karakteristik geografis, sosial, budaya, dan ekonomi di ASEAN
IPS - karakteristik geografis, sosial, budaya, dan ekonomi di ASEANGilangNandiaputri1
 
Materi Asuransi Kesehatan di Indonesia ppt
Materi Asuransi Kesehatan di Indonesia pptMateri Asuransi Kesehatan di Indonesia ppt
Materi Asuransi Kesehatan di Indonesia pptParulianGultom2
 
Materi Pertemuan 2.pptxMateri Pertemuan 2
Materi Pertemuan 2.pptxMateri Pertemuan 2Materi Pertemuan 2.pptxMateri Pertemuan 2
Materi Pertemuan 2.pptxMateri Pertemuan 2RezaWahyuni6
 
AKSI NYATA DISIPLIN POSITIF MEMBUAT KEYAKINAN KELAS_11zon.pptx
AKSI NYATA DISIPLIN POSITIF MEMBUAT KEYAKINAN KELAS_11zon.pptxAKSI NYATA DISIPLIN POSITIF MEMBUAT KEYAKINAN KELAS_11zon.pptx
AKSI NYATA DISIPLIN POSITIF MEMBUAT KEYAKINAN KELAS_11zon.pptxcupulin
 
Aksi Nyata Menyebarkan Pemahaman Merdeka Belajar.pdf
Aksi Nyata Menyebarkan Pemahaman Merdeka Belajar.pdfAksi Nyata Menyebarkan Pemahaman Merdeka Belajar.pdf
Aksi Nyata Menyebarkan Pemahaman Merdeka Belajar.pdfsubki124
 
Bioteknologi Konvensional dan Modern kelas 9 SMP
Bioteknologi Konvensional dan Modern  kelas 9 SMPBioteknologi Konvensional dan Modern  kelas 9 SMP
Bioteknologi Konvensional dan Modern kelas 9 SMPNiPutuDewikAgustina
 
Materi Pertemuan 1Materi Pertemuan 1.pptx
Materi Pertemuan 1Materi Pertemuan 1.pptxMateri Pertemuan 1Materi Pertemuan 1.pptx
Materi Pertemuan 1Materi Pertemuan 1.pptxRezaWahyuni6
 
Materi Pertemuan 3 Bagian 1 Materi Pertemuan 3 Bagian 1.pptx
Materi Pertemuan 3 Bagian 1 Materi Pertemuan 3 Bagian 1.pptxMateri Pertemuan 3 Bagian 1 Materi Pertemuan 3 Bagian 1.pptx
Materi Pertemuan 3 Bagian 1 Materi Pertemuan 3 Bagian 1.pptxRezaWahyuni6
 
PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...
PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...
PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...Kanaidi ken
 
MATERI TENTANG SUMBER ENERGI KELAS 4 TEMA 2 K13
MATERI TENTANG SUMBER ENERGI KELAS 4 TEMA 2 K13MATERI TENTANG SUMBER ENERGI KELAS 4 TEMA 2 K13
MATERI TENTANG SUMBER ENERGI KELAS 4 TEMA 2 K13ZulfiWahyudiAsyhaer1
 
Jaringan Komputer dan Internet - Informatika Kelas XI.pptx
Jaringan Komputer dan Internet - Informatika Kelas XI.pptxJaringan Komputer dan Internet - Informatika Kelas XI.pptx
Jaringan Komputer dan Internet - Informatika Kelas XI.pptxarbidu2022
 
Dokumentasi Penilaian Kinerja-Disiplin Positif-Aprilia.docx
Dokumentasi Penilaian Kinerja-Disiplin Positif-Aprilia.docxDokumentasi Penilaian Kinerja-Disiplin Positif-Aprilia.docx
Dokumentasi Penilaian Kinerja-Disiplin Positif-Aprilia.docxjayantilinda
 

Recently uploaded (20)

Laporan RHK PMM Observasi Target Perilaku.docx
Laporan RHK PMM Observasi Target Perilaku.docxLaporan RHK PMM Observasi Target Perilaku.docx
Laporan RHK PMM Observasi Target Perilaku.docx
 
Surat Pribadi dan Surat Dinas 7 SMP ppt.pdf
Surat Pribadi dan Surat Dinas 7 SMP ppt.pdfSurat Pribadi dan Surat Dinas 7 SMP ppt.pdf
Surat Pribadi dan Surat Dinas 7 SMP ppt.pdf
 
PPT PENDIDIKAN KELAS RANGKAP MODUL 3 KELOMPOK 3.pptx
PPT PENDIDIKAN KELAS RANGKAP MODUL 3 KELOMPOK 3.pptxPPT PENDIDIKAN KELAS RANGKAP MODUL 3 KELOMPOK 3.pptx
PPT PENDIDIKAN KELAS RANGKAP MODUL 3 KELOMPOK 3.pptx
 
Aksi Nyata PMM - Merancang Pembelajaran berdasarkan Perkembangan Peserta Didi...
Aksi Nyata PMM - Merancang Pembelajaran berdasarkan Perkembangan Peserta Didi...Aksi Nyata PMM - Merancang Pembelajaran berdasarkan Perkembangan Peserta Didi...
Aksi Nyata PMM - Merancang Pembelajaran berdasarkan Perkembangan Peserta Didi...
 
NOVEL PELARI MUDA TINGKATAN 1 KARYA NGAH AZIA.pptx
NOVEL PELARI MUDA TINGKATAN 1 KARYA NGAH AZIA.pptxNOVEL PELARI MUDA TINGKATAN 1 KARYA NGAH AZIA.pptx
NOVEL PELARI MUDA TINGKATAN 1 KARYA NGAH AZIA.pptx
 
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI TARI KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
Modul Ajar IPAS Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka [abdiera.com]
Modul Ajar IPAS Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka [abdiera.com]Modul Ajar IPAS Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka [abdiera.com]
Modul Ajar IPAS Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka [abdiera.com]
 
Kisi kisi Ujian sekolah mata pelajaran IPA 2024.docx
Kisi kisi Ujian sekolah mata pelajaran IPA 2024.docxKisi kisi Ujian sekolah mata pelajaran IPA 2024.docx
Kisi kisi Ujian sekolah mata pelajaran IPA 2024.docx
 
IPS - karakteristik geografis, sosial, budaya, dan ekonomi di ASEAN
IPS - karakteristik geografis, sosial, budaya, dan ekonomi di ASEANIPS - karakteristik geografis, sosial, budaya, dan ekonomi di ASEAN
IPS - karakteristik geografis, sosial, budaya, dan ekonomi di ASEAN
 
Materi Asuransi Kesehatan di Indonesia ppt
Materi Asuransi Kesehatan di Indonesia pptMateri Asuransi Kesehatan di Indonesia ppt
Materi Asuransi Kesehatan di Indonesia ppt
 
Materi Pertemuan 2.pptxMateri Pertemuan 2
Materi Pertemuan 2.pptxMateri Pertemuan 2Materi Pertemuan 2.pptxMateri Pertemuan 2
Materi Pertemuan 2.pptxMateri Pertemuan 2
 
AKSI NYATA DISIPLIN POSITIF MEMBUAT KEYAKINAN KELAS_11zon.pptx
AKSI NYATA DISIPLIN POSITIF MEMBUAT KEYAKINAN KELAS_11zon.pptxAKSI NYATA DISIPLIN POSITIF MEMBUAT KEYAKINAN KELAS_11zon.pptx
AKSI NYATA DISIPLIN POSITIF MEMBUAT KEYAKINAN KELAS_11zon.pptx
 
Aksi Nyata Menyebarkan Pemahaman Merdeka Belajar.pdf
Aksi Nyata Menyebarkan Pemahaman Merdeka Belajar.pdfAksi Nyata Menyebarkan Pemahaman Merdeka Belajar.pdf
Aksi Nyata Menyebarkan Pemahaman Merdeka Belajar.pdf
 
Bioteknologi Konvensional dan Modern kelas 9 SMP
Bioteknologi Konvensional dan Modern  kelas 9 SMPBioteknologi Konvensional dan Modern  kelas 9 SMP
Bioteknologi Konvensional dan Modern kelas 9 SMP
 
Materi Pertemuan 1Materi Pertemuan 1.pptx
Materi Pertemuan 1Materi Pertemuan 1.pptxMateri Pertemuan 1Materi Pertemuan 1.pptx
Materi Pertemuan 1Materi Pertemuan 1.pptx
 
Materi Pertemuan 3 Bagian 1 Materi Pertemuan 3 Bagian 1.pptx
Materi Pertemuan 3 Bagian 1 Materi Pertemuan 3 Bagian 1.pptxMateri Pertemuan 3 Bagian 1 Materi Pertemuan 3 Bagian 1.pptx
Materi Pertemuan 3 Bagian 1 Materi Pertemuan 3 Bagian 1.pptx
 
PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...
PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...
PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...
 
MATERI TENTANG SUMBER ENERGI KELAS 4 TEMA 2 K13
MATERI TENTANG SUMBER ENERGI KELAS 4 TEMA 2 K13MATERI TENTANG SUMBER ENERGI KELAS 4 TEMA 2 K13
MATERI TENTANG SUMBER ENERGI KELAS 4 TEMA 2 K13
 
Jaringan Komputer dan Internet - Informatika Kelas XI.pptx
Jaringan Komputer dan Internet - Informatika Kelas XI.pptxJaringan Komputer dan Internet - Informatika Kelas XI.pptx
Jaringan Komputer dan Internet - Informatika Kelas XI.pptx
 
Dokumentasi Penilaian Kinerja-Disiplin Positif-Aprilia.docx
Dokumentasi Penilaian Kinerja-Disiplin Positif-Aprilia.docxDokumentasi Penilaian Kinerja-Disiplin Positif-Aprilia.docx
Dokumentasi Penilaian Kinerja-Disiplin Positif-Aprilia.docx
 

Dasar dasar ilmu dakwah

  • 1. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 1 Juru dakwah yang pertama  Juru dakwah yang pertama semenjak agama islam diturunkan ialah Rasulullah S.A.W.  Ayat yang memerintahkan Rasulullah S.A.W untuk melaksanakan dakwah: o “Dan serulah ia kepada Tuhan engkau, sesungguhnya engkau di atas petunjuk yang lurus” (Al-Haj : 67) Dakwah dan Tugas Rasulullah S.A.W  Para Rasul ditugaskan berdakwah kepada kaumnya, dan memang mereka diutus untuk menyeru kaumnya, agar mereka beriman kepada Allah dan beribadah kepada-NYA, seperti yang digariskan di dalam syariat. Ummat adalah pembantu para Rasul dalam menyampaikan dakwah  Dalil : “ Adalah kamu sebaik-baik ummat yang dilahirkan untuk manusia, supaya kamu menyuruh mengerjakan kebajikan dan melarang memperbuat kejahatan “ ( Ali Imran : 110)  Penerangan kepada ayat: 1) Menerangkan tentang kebaikan ummat 2) Kebaikan ummat itu kerana tugasnya menyuruh dan mengajak berbuat yang makruf dan mencegah dari yang mungkar Orang yang bertugas dakwah  Setiap muslim dan muslimah yang sudah baligh dan berakal. 1. Kepada perorangan bahwa seorang muslim bertugas melaksanakan dakwah selaku seorang muslim 2. Kewajipan ini dilaksanakan di samping dia menjadi perorangan dalam jama’ah yang menyeru kepada jalan Allah o Hendaklah juru dakwah melaksanakannya dengan secara bersama- sama apabila tugas itu sulit dilaksanakan dengan secara perorangan o Diperlukan organisasi yang kuat dan teratur o Sejarah Nabi: Rasulullah S.A.W memerintah kepada orang-orang baru masuk islam berpindah ke Madinah agar tenaga mereka dapat menambah tenaga kaum muslimin yang ada sehingga dapat diarahkan kepada arah tertentu dan dapat dikoordinate oleh nabi sendiri.
  • 2. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 2 Alasan pembebanan tugas dakwah kepada setiap muslim  Melaksanakan dakwah adalah sebaik-baik perbuatan yang mendatangkan manfaat kepada ummat manusia, kerana mereka telah menghulurkan tangannya untuk menyelamatkan ummat manusia dari kemusyrikan, dan membimbing mereka ke jalan yang lurus yang diridhai Allah.  Mereka telah menunaikan tugas yang telah dibebankan Allah kepada mereka, agar manusia kembali kepada fungsi hidup seperti yang telah digariskan Allah S.W.T.  Dalil : “Dan tidak kujadikan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepadaku” (Az Zariyat: 56)  Berdakwah beerti menghindarkan kaum muslimin dari kebinasaan dan dari azab Allah  Allah memerintah kepada orang-orang yang beriman agar tidak menyetujui kemungkaran yang berlaku di tengah-tengah mereka. Apabila mereka mengakui kemungkaran itu, maka azab akan menimpa mereka semua, baik yang memperbuatnya mahupun orang yang baik- baik. Berdakwah sesuai dengan kemampuan dan keadaan Juru Dakwah  Kemampuan: Tercakup ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh juru dakwah serta jabatan yang ada padanya.  Berdakwah itu diwajibkan kepada orang yang berilmu pengetahuan, tidaklah wajib pada yang jahil.  Allah mengkhususkan peringatan dan ancaman kepada orang-orang yang berilmu pengetahuan dan mereka diancam apabila menyembunyikan hak yang telah diketahuinya. Juru dakwah menyebarkan dakwahnya sepanjang waktu dan dalam semua keadaan  Rasulullah S.A.W menyeru kaumnya siang hari dan malam, dengan terang-terangan dan secara sembunyi-sembunyi, tiada suatu alasan yang menyebabkan beliau tidak melaksanakan dakwah. o Contohnya : Dalam perjalanan hijrah ke Madinah, Rasulullah sempat berdakwah dengan Buraidah bin Hashib As Salma disertai kaumnya (yang sedang dalam perjalanan ke Mekah) agar mereka menerima agama Islam. o Nabi Yusuf walaupun di dalam penjara (kerana dizalimi orang), penjara bagi Nabi Yusuf tidak menjadikannya alasan untuk meninggalkan dakwah. Beliau berdakwa kepada dua temannya, dikala menjawab pertanyaan tentang mimpi.
  • 3. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 3 Juru Dakwah hanya bertugas mengajak  Yang menjadi kewajipan orang muslim hanya menyuruh orang berbuat yang makruf dan mengajak agar menyembah Allah, dan tidak dibebankan untuk memaksanya.  Menerima petunjuk dari juru dakwah adalah urusan Allah dan Dialah yang memberikan petunjuk. Kedudukan Juru Dakwah Di Dalam Islam  Kedudukan juru dakwah di dalam agama sangat penting sekali. Berdakwah adalah sebaik- baik perkataan.  Berdakwah terutama dikala tersebarnya kemaksiatan adalah sebaik baik perkataan yang diucapkan dan ummat manusia di permukaan bumi ini. Orang yang bersifat demikian adalah orang yang paling baik yang tunduk serta patuh kepada Allah.  Hadis : “Barangsiapa menunjuki kepada kebaikan maka baginya pahala seperti pahala orang ynag memperbuatnya” Persiapan Juru Dakwah  Di antara persiapan-persiapan itu adalah ilmu pengetahuan yang luas, keyakinan yang teguh dan mempunyai hubungan terus menerus dengan Allah S.W.T 1. Ilmu pengetahuan yang luas  Ilmu pengetahuan itu menurut ajaran agama yang dapat menyampaikan manusia kepada Tuhannya.  Seorang juru dakwah haruslah mempunyai pandangan yang luas, mengetahui apa yang disampaikannya, baik yang berhubungan dengan perkataan, perbuatan dan dengan apa yang harus ditinggalkan.  Wajiblah bagi setiap juru dakwah mengetahui ajaran-ajaran agama, tentang halal dan haram, dengan apa yang dibolehkan dan tidak dibolehkan, dan bidang agama yang tidak boleh berijtihad dan diperbolehkan berijtihad dan bidang mana yang terdapat perbezaan pendapat dan yang mana yang disepakati  Hendaklah berdasarkan dalil, balik dari Al-Quran, mahupun dari sunnah atau dari dalil-dalil syara’ yang lainnya.
  • 4. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 4  Seorang muslim hendaklah selalu menambah dan memperkembangkan ilmu pengetahuannya tentang agama agar dengan ilmu pengetahuan itu agama yang dianutnya dikuatkan dengan dalil dan bukti i. Sehingga dia tidak akan berbuat dan tidak akan menyuruh orang melainkan kepada yang benar dan tidak juga mencegah dirinya dna orang lain melainkan terhadap yang batil. Ilmu pengetahuan yang luas  Ilmu pengetahuan yang sering diabaikan orang adalah.. o Ilmu pengetahuan yang dapat menyampaikan umat manusia kepada kesempurnaan hari akhiratnya o Ilmu pengetahuan yang dapat menggugah hati sehingga manusia terdorong untuk memperbuatnya sekalipun dia merasa asing hidupnya di dunia ini kerana melaksanakan ajaran agama o Ilmu yang menyebabkan manusia merasakan dirinya dekat dengan pemergian dari dunia yang fana. (Mendorong manusia untuk mempersiapkan bekalannya menghadapi hari akhirat) Ilmu pengetahuan yang luas kerana memerhatikan Al-Quran  Membaca Al-Quran dan membaca isinya adalah untuk memperkukuhkan pengenalan manusia kepada Tuhannya. o Dapat memisahkan antara hak dan batil, memisahkan antara petunjuk dan kesesatan o Dapat memberikan kepadanya kekuatan hati, kehidupan yang luas yang penuh dengan kegembiraan o Menjauhi dirinya daripada kehidupan dunia yang merusak. Apakah yang menjadi tujuan hidup manusia? Golongan pertama: Yang menjadi tujuan hidupnya hanya untuk makan, minum, bersenang-senang dengan kemewahan lahiriyah. Mereka itu adalah sejahat makluq di permukaan bumi. “Orang-orang yang kafir itu bersuka-ria dan makan sebagaimana binatang-binatang makan, maka nerakalah tempat diam mereka”
  • 5. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 5 Golongan Kedua: Mereka yang mengetahui kebenaran dan mengetahui juga tujuan hidupnya serta mengetahui bahwa dirinya diciptakan oleh tuhannya untuk beribadah kepada-Nya dan kepada Tuhan-Nyalah mereka nanti akan kembali.  Tujuan hidup mereka untuk beribadat kepada Allah dan berjuang di jalan Allah, membangun dan membina bumi dengan kebaikan dan membimbing umt manusia dalam hidupnya. 2. Iman yang kuat  Iman yang kuat = Keyakinan juru dakwah terhadap agama Islam yang telah dikurniakan Allah kepadanya dan diperintahkan untuk mendakwahnya. o Kerana itu dia menganggap Islam itu adalah petunjuk yang benar dan selain dari itu adalah kebatilan dan kesesatan. Sifat orang yang munafik dan orang yang lemah imannya  Selalu dalam keadaan berbolak balik dan keraguan  Apabila hidupnya dalam keadaan baik mereka ingat dan beribadah kepada Allah, tetapi apabila mereka menderita (mendapat bala dan cobaan) tidaklah mereka ingat dan mereka berpaling dari ajaran Islam sehingga menjadi orang yang engkar kepada Tuhan.  Iman yang dimiliki oleh para sahabat : Ketika mereka berada di Mekah, dikepung dan disiksa oleh orang-orang quraisy, sehingga mereka terpaksa meninggalkan kampung halamannya dan berhijrah ke Ethiopia dan terakhir di Madinah. Hasil Iman yang Kuat 1) Cinta o Cinta seorang hamba kepada Tuhannya dan cinta Tuhan kepada HambaNya. o “Barangsiapa yang kenal kepada Tuhan, ia akan mencintai Tuhan” o Pengenalan bertambah meningkat kerana orang selalu merenungkan serta memikirkan sifat-sifat Tuhan , tentang kebesaran serta nikmat yang telah dikurniakan kepadanya, dan petunjuk serta hidayah yang telah diberikannya kepada Juru dakwah sehingga dengan petunjuk itulah mereka terdorong untuk berdakwah.
  • 6. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 6 Cinta seseorang muslim kepada Tuhannya adalah penting kerana: 1) Ia menanamkan rasa rendah diri dan kasih sayang sesama Islam. Kerana kasih sayang inilah yang mendorong mereka mengajak saudaranya untuk mencapai kehidupan yang mulia (digariskan oleh syara’). 2) Menanamkan rasa lebih mulia dari orang yang kafir 3) Menanamkan semangat selalu ingin berjuang di jalan Allah. Berjuang terhadap nafsu keinginannya. Berijtihad melawan musuh yang selalu berusaha untuk membinasakan kaum muslimin dan mendakwahkan agama sehingga agama Allah dapat dikenal dan dianuti oleh ramai orang. 4) Menghilangkan rasa takut kepada celaan orang, kerana cintanya kepada Allah, dia tidak menghiraukan celaan, tetapi melaksanakan tugas kewajipannya, mengajak orang berbuat yang makruf dan mencegah yang mungkar. 5) Mendorong mereka selalu ingin mengikuti jejak Rasulullah S.A.W. (Taati apa yang diperintahnya dan menjauhi apa yang dilarangnya) 2) Merasa Takut o Setiap orang yang kenal Allah tentu akan merasa takut terhadap kemurkaan-Nya. o Takut kepada kemurkaan Allah kerana sudah mengetahui siksa-siksa yang akan ditimpakan kepada setiap yang menderhakinya dan tidak menunaikan hak Allah. o Setiap juru dakwah yang sudah tertanam rasa takut kepada kemurkaan Allah , terhindarlah dia dari kemaksiatan dan kejahatan, mendorong dia berusaha mencari perlindugan di Akhirat kelak. o Petunjuk dan rahmat Allah hanya diberikan orang-orang yang takut kepada kemurkaan Allah & orang-orang yang bertakwa kepada-Nya. 3) Pengharapan (Raja’) o Di antara buah keimanan yang kuat adalah pengharapan (Raja), sifat yang dinamis yang tidak pernah merasa putus asa dari rahmat Allah o Sifat pengharapan inilah yang mendorong orang yang beriman untuk berusaha dengan segiat-giatnya mencapai apa yang dicita-citakannya. o Antara cita-cita orang beriman ialah menjadi orang yang bertakwa dan antara sifat orang yang bertakwa ialah bergerak dan berusaha untuk mendakwahkan ajaran agama.
  • 7. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 7 4) Hubungan yang kontinyu (continue) o Ia adalah hubungan juru dakwah dengan Tuhannya serta penyerahannya kepada Allah dalam semua keadaan. o Dengan keyakinan bahawa Allah sajalah yang dapat memberikan manfaat dan memberikan mudharat . o Orang-orang yang beriman merasakan bahawa mereka berbahagia kerana telah mempunyai hubungan yang kuat dan kontinyu kepada Allah. Akhlaq Juru Dakwah Akhlaq juru dakwah harus sesuai dengan Akhlaq Islam 1) Berlaku Benar o Berhasilnya sesuatu dengan sempurnanya, lengkap unsur dan syarat- syaratnya. o Berlaku benar hendaklah dilaksanakan di dalam cita-cita, perkataan dan perbuatan o Orang yang bercita-cita benar adalah orang yang waspada dari tipuan orang-orang yang akan menjadi penghalang dalam usaha mencapai keridhaan Allah dan berdakwah. o Maksud benar dalam perkataan: Lidahnya hanya menuturkan kata-kata yang benar dan menjauhkan dari berkata-kata yang batil. o Benar dari segi perbuatan: Berbuat sesuai dengan peraturan sya’riah dan mengikuti jejak Rasulullah S.A.W. o Benar adalah sifat orang yang beriman dan Dusta adalah sifat orang yang munafik. 2) Sabar o Kesabaran merupakan sebahagian daripada Iman o Di dalam Al-Quran, diperintahkan berlaku sabar = 780 buah ayat o “Minta tolonglah kamu di dalam kesabaran dan sembahyang” (Al- Baqarah: 45) o ”Sesungguhnya, Allah berserta orang-orang sabar” (Al-Baqarah: 153) o Sabar (Bahasa): Menahan dan mencegah o Sabar (Istilah): Sabar dalam Ketaatan/Sabar dari kemaksiatan/ Sabar menghadapi kesukaran dan Cobaan.
  • 8. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 8 o Sabar dalam Ketaatan: Hendaklah selalu memelihara Ketaatan, ikhlas dalam mengerjakannya dan dikerjakan sesuai dengan apa yang diperintahkan Syara’. o Sabar dari Kemaksiatan: Meninggalkan kemaksiatan dan kejahatan dan ini dapat tercapai apabila perasaan takut kepada Allah telah tertanam dalam hati atas cintanya kepada Allah. o Sabar dalam menghadapi Cobaan dan kesulitan: Ialah dengan meninggalkan rasa benci dan perasaan keluh kesah di dalam hati serta mengadukan nasibnya kepada orang lain. o Sabar yang sebenarnya : Menyingkirkan pengaduan kepada orang lain. Mengadu kepada Allah tidak menghilangkan arti sabar. o Apabila kesabaran itu menghilang dari seseorang, mudahlah dia berputus asa sehingga gagallah dia dalam mengharungi bahtera hidup yang penuh dengan penderitaan dan kesulitan ini. Pentingnya Sabar bagi setiap Juru Dakwah o Juru dakwah adalah orang yang berjuang dalam dua macam lapangan: o Berjuang terhadap dirinya. (mendorong dirinya supaya selalu taat dan menjauhi dari melakukan maksiat) o Berjuang di lapangan dakwahnya. (menyeru dan mengajak ummat manusia untuk melaksanakan agama Islam) Cobaan yang dihadapi juru dakwah o Mendapat penganiyaan dari orang kafir, mendapat tentangan, baik dengan perbuatan atau perkataan. o Juru dakwah selalu mendapat rayuan dari orang-orang yang ingin membuat jahat , mereka selalu menyebarkan kebohongan , melakukan pelbagai penganiyaan , kerana mereka termasuk dalam kaum yang jahat dan sesat. 3) Kasih Sayang o Seorang juru dakwah harus mempunyai hati yang lembut yang penuh dengan perasaan kasih sayang kerana menginginkan kebaikan dan serta memberikan nasihat kepadanya. o Kerana sifat kasih sayang inilah, diajak dan diseru untuk melaksanakan ajaran Islam supaya mereka terhindar dari neraka dan mendapatkan keredhaan Allah.
  • 9. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 9 o Rasulullah S.A.W tidak pernah marah kerana tuduhan terhadap diri peribadinya, tetapi apabila terjadi pelanggaran terhadap hukum-hukum Allah, barulah beliau marah. o Kerana sifat kasih sayang inilah, penderitaan juru dakwah menjadi ringan, sekalipun mendapat tentangan dan tuduhan daripada orang-orang yang jahil. o Juru dakwah melihat ummat sebagai anak kecil yang membuat perbuatan tidak berguna. Kerana itu tidaklah heran segaal nasihat juru dakwah ditolak dan dihalangi seperti yang dibuat oleh kanak-kanak. o Kerana kasih sayang, timbullah keingingan memaafkan o Juru dakwah yang bersifat pemarah tidak akan berhasil dalam mengajak dan menyeru manusia, sekalipun apa yang dikatakan itu benar. o Ia menjadi nature manusia yang tidak senang kepada orang yang pemarah dan keras kepala 4) Merendahkan Diri (Tawadhu) o Sifat sombong (Takabur) merupakan kejahilan o Takabur merupakan kebodohan dan kejahilan dan sebagai bukti yang nyata dari kejahilan, orang yang takabur itu jahil terhadap tuhan dan terhadap dirinya sendiri. o Takabur adalah menolak kebenaran, tidak mahu menerima dan memperhatikan pendapat orang lain. o Orang yang sombong selalu menganggap remeh orang lain dan dianggapnya orang lain tidak ada ertinya , tidak mahu bertanya kepada orang tentang apa yang tidak diketahuinya, tidak mahu menerima petunjuk dan nasihat. Balasan orang yang takabur o Orang-orang takabur tidak dapat mengambil manfaat dari ayat-ayat Allah, kerana ketakburan itu mencegah dia dari mendengar yang hak, mata hatinya tertutup sehingga mudah terpaling dari jalan yang benar. o Gagal mendapat petunjuk, mendapat kemurkaan dan masuk ke dalam neraka untuk selama-lamanya. Sebab-sebab timbulnya sifat Takabur o Manusia selalu merasa bangga akan dirinya sendiri, akan ilmu pengetahuannya, akan harta kekayaannya , akan pangkat kekuasaannya , akan keturunan & sebagainya.
  • 10. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 10 o Ini semua menyebabkannya lupa kepada nikmat Allah o Perasaan bangga menyebabkan orang merasa dirinya mempunyai kelebihan dari orang lain sehingga menganggap orang lain lebih jelek dan lebih hina. Cara-cara mengatasi sifat Takabur o Orang yang sombong hendaklah mengetahui asal kejadian dirinya dan apa sahaja yang ada pada dirinya, baik ilmu pengetahuan/harta kekayaan/kemuliaan/pangkat kekuasaan semuanya adalah kurnia Allah.. o Kalau Allah menghendakinya semua itu boleh ditariknya pada waktu o Orang yang sombong harus sedikit demi sedikit mengikis sebab-sebab yang menimbulkan kebanggaan terhadap diri sendiri, berusaha mengikis dan menghilangkannya. o Ilmu pengetahuan yang dimilikinya hanya sedikit kalau dibandingkan dengan yang belum diketahuinya. Tawadhuk o Ialah merendahkan diri dan menerima kebenaran dan bersedia mengikutinya, sekalipun nasihat itu daripada orang yang jahil. o Di antara sifat tawdhuk adalah mentaati pemimpin atau orang yang memberikan ilmu pengetahuan kepadanya. o Contoh : Walaupun Rasulullah S.A.W adalah seorang pemimpin besar, beliau selalu menaruh kepercayaan dan menyerahkan kepada Usama bin Zaid suatu tugas walaupun Usamah masih dalam usia yang muda belia, sedang tentera / pasukan yang dipimpinnya terdapat orang yang sudah lanjut usia & terdapat tokoh-tokoh Muhajirin dan Ansar. 5) Bergaul dan Beruzlah (Memisah Diri) o Bergaul itu lebih baik bagi seorang muslim kerana itulah yang dikasihi Allah , sesuai dengan keadaan diri peribadinya, sesuai dengan tempat dan zamannya. o Tetapi apabila beruzlah itu lebih dikasihi Allah untuk seseorang Muslim kerana sesuai dengan keadaan dirinya,tempat dan masanya, maka beruzlah itu yang baik baginya. Uzlah Juru Dakwah o Pertama, pada waktu-waktu yang dianjurkan agama dalam memperbuat ibadah tertentu seperti iktikaf dalam bulan Ramadan, mengerjakan solat sunnat pada malam hari, duduk di dalam masjid sambil menunggu waktu solat.
  • 11. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 11 o Kedua, selain dari waktu-waktu (yang disebut di atas) seperti, seorang juru dakwah tinggal beberapa hari di rumahnye untuk beristirehat dan menenangkan fikirannya, dengan syarat uzlah itu untuk mempersiapkan diri dan menyegarkan fikiran dalam berdakwah. Siapakah Penerima Dakwah? o Seluruh umat manusia kerana agama Islam yang diturunkan kepada Nabi Muhammad S.A.W adalah agama yang terakhir dan universal. o “Dan berilah peringatan kepada kaum keluargamu yang terdekat” o Dakwah kepada kaum keluarga lebih utama dari orang lain. Hak Penerima Dakwah o Juru dakwah harus datang menemuinya dan menyerunya ke jalan Allah , dan tidak patutlah seorang juru dakwah hanya tinggal diam atau menanti kedatangan mereka ke rumah o Rasulullah S.A.W selalu menemui kaum Quraisy dan mengajak mereka agar menerima Islam. o Rasulullah S.A.W pergi keluar kota menemui suku-suku di tempat perkhemahan mereka pada musim haji, bahkan beliau pergi menemui setiap orang yang datang ke Mekah. Jangan meremehkan dan menghina orang lain o Juru dakwah tidak boleh memandang remeh atau menganggap hina seseorang, kerana haknya hanya menyeru dan mengajak o Contoh : Rasulullah S.A.W telah memperkenalkan dirinya kepada jemaah yang datang pada musim haji ke Mekah 3 Tahun sebelum berhijrah, tiada seorang pun yang memperkenankan seruannya. o Beliau sempat bertemu dengan 6 orang dari suku khajraj di AKABA dekat Mina yang sudah selesai mengerjakan hajinya, beliau ajak mereka ke agama Islam dan membaca beberapa ayat al-quran. o Mereka itulah yang pertama yang beriman dan sekembali dari Mekah, mereka menceritakan tentang diri Rasulullah S.A.W serta menyeru kaumnya kepada agama Islam. o Maka tersebarlah agama Islam di Madinah. o Setiap juru dakwah hendaklah menjejaki jejak langkah Rasulullah ,tidak menganggap remeh seseorang, kemungkinan dibalik itu, kebaikan yang belum nampak kepada kita.
  • 12. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 12 Kewajipan Penerima Dakwah o Memenuhi ajakan dan seruan dan memperkenankan dakwah o Sesudah mendapat petunjuk untuk menerima Islam, haruslah menunaikan tugas-tugas keagamaan baik dalam tindak tanduknya mahupun dalam cara hidupnya. (sesuai dengan ajaran Islam- menyembah Allah sebagaimana diperintahkan dan diterangkan di Al-Quran dan Sunnah dan tidak melakukan apa sahaja yang bertentangan dengan ajaran Islam) Golongan-golongan Penerima Dakwah 1) Al-Mala’ o Al-Mala adalah pemimpin-pemimpin, kepala-kepala dan orang besar kaumnya o Al-Mala adalah orang-orang terkemuka dalam masyarakat yang mempunyai kekuasaan dan dianggap sesuai dengan pengertian sekarang ini, penguasa. Al-Mala dan dakwah o Sifat kebanyakan para al-Mala dalam pelbagai masyarakat selalu menentang dakwah dan menentang Rasulullah S.A.W o Mereka yang memimpin perlawanan terhadap dakwah, yang melemparkan tuduhan palsu yang dibuat-buat untuk menyesatkan orang. Sebab-sebab timbulnya permusuhan dari kaum Bangsawan 1) Kerana Takabbur o Tanda orang takabbur : Tidak mahu menerima kebenaran, tidak mahu mengakui kelebihan orang yang berbuat baik. o Takabur mencegahnya dari mengikuti kebenaran kerana menganggap dirinya lebih daripada orang lain. o Kadang-kala sifat takabur boleh diikuti dengan rasa iri hati, terlindung dari kebenaran dan bersifat ingin menghancurkan dan memusuhi orang lain. 2) Kerana cinta kepada kekuasaan dan kemegahan o Para pemimpin dan pembesar selalu mencintai kekuasaan dan kemegahan serta ingin menguasai orang banyak o Kerana itu mereka menentang setiap ajakan yang akan menghapuskan kedudukan mereka di tengah2 masyarakat
  • 13. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 13 o Contoh:Fir’aun dan pembesar-pembesarnya sangat sombong dan tidak mahu menerima dan mengikut kebenaran. Mereka menuduh Musa dan Harun ingin menjadi orang yang berkuasa. 3) Kerana Jahil o Sebagai bukti kejahilan, mereka menyekutukan Tuhan, menolak dakwah yang disampaikan oleh para Rasul, bahkan menuduh para Rasul sebagai orang yang sesat, bodoh dan gila. o Para pemimpin menuduh para Rasul sebagai orang yang membuat kerosakan , sedang mereka yang berbuat baik , membela agama dan hak-hak umat manusia, kerana itulah mereka menentang dakwah. 2) Kelompok o Orang banyak (publik) kerana jumhur boleh diertikan dengan banyak. o Mereka terdiri dari orang miskin dan orang lemah yang mempunyai pelbagai jenis pekerjaan. Jumhur lebih cepat menerima dari Al-Mala’ o Merekalah yang menjadi pengikut Rasul, yang membenarkan dan beriman lebih dahulu kepada rasul itu. Sebab cepatnya Jumhur menerima kebenaran o Mereka tidak mempunyai sifat yang ada pada kaum Al-Mala seperti cinta kepada kedudukan dan kekuasaan yang menyebabkan timbul kesombongan. Jumhur mungkin juga terpengaruh dengan Al-Mala o Kemungkinan juga jumhur dapat dipengaruhi dan tertipu kerana janji dan pujukan dari Kaum Al-Mala sehingga mengikuti kesesatan dan kebohongan mereka seperti yang terjadi pada golongan yang menjadi pengikut Fir’aun. Sebab-sebab jumhur mudah terpengaruh dengan para pemimpin 1) Kerana Takut 2) Kerana Pujukan 3) Syubhat o Kadang-kadang mereka melemparkan tuduhan bahawa juru dakwah itu gila, sesat dan bodoh o Syubhat menunjukkan kebatilan mereka hanya dipergunakan untuk mempengaruhi orang ramai , bagi orang yang mendengar akan terpengaruh kerana yang membicarakan adalah orang besar.
  • 14. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 14 3) Munafik o Penyataan yang bukan sesuai dengan apa yang terpendam di hati o Munafik asli : Kedustaan yang disembunyikan bersangkutan dengan iman. (sama kedudukan dengan orang kafir, bahkan melebihi dari orang kafir dari segi seksa) o Jika yang disembunyikan itu bukan kekafiran kepada Allah, kitab-Nya dan Rasul-Nya , maka perbuatan itu hanya dianggap suatu kemaksiatan sahaja. Dasar-Dasar Kemunafikan o Kekafiran/ rasa pengecut (dengan menyembunyikan kekufurannya) o Apabila bertemu dengan orang beriman, mereka berpura-pura beriman dan menyatakan dirinya beriman. Tanda-Tanda Kemunafikan dan sifatnya o Mengenali tanda-tanda yang lahir pada dirinya. 1. Munafik itu penyakit hati  Munafik adalah satu penyakit yang merusak hati umat manusia yang akan dapat mengurangi kecerdasannya hingga terlindung daripada kebenaran bahkan melihat kebenaran itu salah  Sehingga timbullah rasa benci terhadap kebenaran dan pasti bermanfaat dan menyenangi kebatilan yang merusak.  Penyakit hati ini selalu menganggu manusia dan sekurang-kurangnya mempengaruhi nafsu syahwatnya. 2. Berbuat Kerusakan di Permukaan Bumi  Mereka sebenarnya berbuat kerosakan, namun mereka tidak menyedarinya.  Bahkan mereka menyangka mereka berbuat kebaikan.  Kerusakan yang diperbuat orang munafik kerana kekafiran, keraguan, mendusta dan menipu Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang yang beriman, serta membantu musuh-musuh agama untuk memerangi orang yang beriman dan membawa orang yang seperti mereka itu.
  • 15. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 15 3. Menuduh Orang yang beriman bersifat Bodoh  Pada hakikatnya, orang munafik inilah yang bodoh kerana tidak mengetahui bahwa diri mereka dalam kesesatan dan kejahilan. 4. Keras kepala dalam perselisihan dan merasa mulia berbuat dosa  Perbuatan dusta, memalsukan kebenaran itu adalah sebesar-besar dosa yang membawa kerosakan  Orang munafik juga berbuat kerosakan di permukaan bumi serta merosakkan apa yang bermanfaat , baik tanaman atau keturunan. 5. Membantu orang kafir dan mengintip orang-orang beriman  Orang munafik membantu orang kafir apabila mereka memisahkan diri dari orang Islam.  Bahkan mereka selamanya berada di pihak orang kafir kerana menginginkan lenyapnya kekuasaan kaum muslimin dan mengembalikan kuasa pada orang-orang kafir, 6. Menipu, bersifat Riya dan malas melaksanakan Agama  Mereka berat mengerjakan ibadah  Kalau mereka dirikan sembahyang, mereka dirikan dengan perasaan malas, sebenarnya terkandung di dalam hatinya tidak menyenanginya, hanya kerana Riya’ atau mengelabui orang lain. 7. Berhukum dengan Setan  Mereka merasa mereka cukup beriman kepada apa yang diturunkan Allah S.W.T, namun mereka mencampur adukkan dengan keinginan berhukum dengan Thagut (kepada selain yang diturunkan itu)  Orang munafik apabila telah ditimpa musibah kerana kemunafikan dan keingkaran terhadap perintah Allah, mereka datang kepada Rasulullah dan bersumpah dengan nama Allah bahwa mereka tidak ingin berhukum kepada Thagut  Namun Allah tetap mengetahui perbuatan mereka yang melanggar perintah Allah,mengetahui penyakit kemunafikan yang terpendam di dadanya. 8. Melakukan keonaran di tengah-tengah orang muslimin  Kaum munafikin selalu berusaha melemahkan kaum muslimin, dengan memecah belah serta mengadu domba.
  • 16. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 16 9. Mendustakan, mempertakutkan dan membenci orang Muslimin  Mendustakan dan bersumpah dengan sumpah palsu  Di dalam hati mereka, terselubung kebencian kepada kaum muslimin, tidak ingin melihat dan bergaul dengan kaum muslimin.  Kerana itulah mereka di dalam ketakutan apabila melihat orang Islam dan agama Islam dalam keadaan mulia. 10. Mencela orang yang berlaku benar dan merasa tidak senang apabila keinginan tidak tercapai.  Menuduh orang yang benar berbuat tidak benar kerana sifat mereka yang tidak menyenangi yang benar  Apabila diberikan sesuatu, mereka senang dan gembira kalau sesuai dengan apa yang mereka kehendaki, tetapi menjadi marah jika tidak mendapat apa yang mereka hendaki, malah menuduh orang yang berlaku benar itu zalim. 11. Menyuruh yang mungkar dan melarang berbuat baik  …kerana jiwa mereka dalam keadaan sakit yang tidak ingin melihat yang baik dan perbuatan baik.  Mereka juga tidak mahu menafkahkan hartanya kepada yang dikasih Allah, mereka kikir dalam kebaikan dan menyuruh berbuat kebaikan. 12. Berkhianat dan tidak menepati Janji  Contoh : Mereka berjanji kepada Allah apabila mendapat rezeki yang banyak, mereka akan menafkahkan dan membelanjakan di jalan Allah, dan menjadi orang yang soleh. Tetapi semua janji mereka tidak ditepati. 13. Mereka mencela orang yang beriman  …kerana mereka merasa tidak senang dengan orang yang beriman  Contoh : Apabila salah seorang yang beriman bersedekah dengan hartanya, mereka mengatakan perbuatan itu adalah Riya’.  Dan apabila mereka bersedekah sedikit, mereka mengatakan bahawa Allah itu Maha Kaya dan tidak memerlukan sedekah  Mereka juga sombong, mengejek dan tidak mentertawakan orang yang beriman. 14. Orang Munafik mengajak meninggalkan Jihad  …dengan dalih kerana hari panas, bahkan mereka mengajak orang lain agar jangan berjihad.
  • 17. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 17 4) Orang yang Maksiat  Golongan yang beriman dan menuturkan 3 kalimah syahadat, namun tidak menunaikan isi dan jiwa shahadat yang dituturkannya.  Mengerjakan sebahagian perintah agama dan menyalahi sebahagiannya.  Orang muslim tidak sunyi dari berbuat Maksiat i. Manusia sudah diciptakan Tuhan dengan jiwanya yang sudah kecenderungan berbuat baik dan berbuat maksiat ii. Apabila seorang muslim terjerumus ke dalam kemaksiatan, haruslah dia berusaha untuk bertaubat, melepaskan dirinya daripada maksiatnya dan menyerahkan dirinya kepada Allah. Sebab-sebab timbulnya kemaksiatan  Kerana iman itu terkadang lemah, kerana lemahnya tidak dapat menguasai jiwanya yang mendorong berbuat maksiat, mudah tertipu dan ditipu dengan pujukan syaitan, sehingga terjerumus mengerjakan kemaksiatan.  Manusia selalu terpengaruh dengan kelazatan duniawi.  Lemah iman dan nature manusia itu yang memudahkan manusia terdorong untuk mengerjakan yang terlarang sesuai dengan kesenangan dan keinginan nafsunya. Kejahilan orang yang berbuat Maksiat  Bukti Kejahilan: o Lupa terhadap kerosakan disebabkan perbuatan jahatnya, baik yang menimpa kepada masyarakat mahupun dirinya o Terpengaruh dengan kehidupan duniawi yang sementara dan meninggalkan kehidupan ukhrawi yang kekal dan abadi o Merasakan umurnya masih panjang sehingga melambatkan taubat, lupa kepada kematian yang sangat dekat dengan dirinya dan ajalnya tidak dapat ditawar. o Meninggalkan kesenangan ukhrawi dengan mengambil kesenangan duniawi yang sementara. o Berputus asa dari keampunan dan rahmat Allah
  • 18. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 18 Pencegahan dari Kemaksiatan  Kuman-kuman maksiat yang mendorong kepada nafsu dan lupa kepada Allah: o Wanita o Nyanyian yang mendorong kepada seks o Pergaulan bebas o Kunjungan pada tempat-tempat maksiat o Mengdengar percakapan orang ahli maksiat  Bergaul dengan orang-orang yang baik yang mengajak orang lain berbuat baik  Kekuatan iman dan ilmu pengetahuan kepada Allah  Jangan memandang kecil terhadap dosa yang dilakukan, walaupun dosa itu kecil. Sikap Juru Dakwah terhadap orang yang bermaksiat  Harus memandang orang yang berbuat maksiat dengan penuh belas kasihan  Tidak mencela dan tidak memaki  Jika juru dakwah dianiya, diperbolehkan bertindak dengan tindakan yang setimpal dengan perbuatan orang yang bermaksiat, demi mencegah kerosakan yang akan menimpa dakwah  Bercita-cita untuk memberi petunjuk dan bimbingan kepada mereka. SUMBER METODE DAN MEDIA  Sumber pokok metode dan media dakwah adalah: o Al-Quran  “Merekalah itu orang-orang yang telah diberikan petunjuk oleh Allah, sebab itu ikutlah petunjuk mereka”  Ayat ini mengandung perintah untuk mengikuti metode Rasulullah S.A.W dalam melaksanakan dakwahnya. o Sunnah Rasulullah  Di dalam sunnah Rasul, banyaklah kita temui hadis-hadis yang bertalian dengan dakwah serta medianya  Begitu juga dengan sejarah hidup dan perjuangannya, baik di Mekkah atau sesudah berhijrah ke Madinah, dan cara-cara beliau menghadapi pelbagai peristiwa
  • 19. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 19  Dari sejarah itulah, juru dakwah boleh memperoleh contoh dalam penyelesaiannya yang lebih tepat dan sikap serta cara yang harus diperhatikan dan dipertahankan.  Sejarah perjuangan Rasulullah S.A.W dalam praktiknya adalah sesuai dengan apa yang diperintahkan Allah kepadanya dalam penyampaian dakwah dan risalah-Nya.  Oleh itu juru dakwah tidak harus mengabaikan dan melupakan sejarah Rasulullah S.A.W dalam menyampaikan dakwahnya. o Sejarah Hidup Para Sahabat  Sejarah hidup para sahabat yang besar dan para Tabi’in adalah cukup untuk memberikan contoh yang sangat berguna..  kerana mereka adalah orang yang lebih tahu tentang ajaran agama dan ahli dalam berdakwa serta ilmu pengetahuan yang luas dan bermanfaat. o Pendapat dan pandagan para Fuqaha  Fukaha adalah orang yang berkecimpung dalam menggali hukum yang praktis dari sumber-sumber atau dalil-dalil agama.  Ketetapan-ketetapan yang telah mereka tetapkan berdasarkan ijtihad dalam urusan dan bidang dakwah, wajiblah kita ikuti/ dianjurkan untuk mengikutinya kerana metode dna media dalam berdakwah adalah termasuk urusan agama. o Pengalaman juru dakwah  Pengalaman adalah guru yang terbaik bagi mereka yang banyak bergaul dengan orang ramai  Maka di dalam praktek dapat diketahui kekeliruan dan tentunya kalau terdapat kekeliruan, seseorang itu akan berusaha supaya kesalahan itu tidak berulang lagi  Pengalaman itu akan bertambah tinggi nilainya apabila beliau sendiri mengambil manfaat daripada pengalamannya. Perkara yang memudahkan Juru Dakwah melaksanakan metode yang dibenarkan Islam o Ilmu pengetahuan yang luas  Terhadap metode itu sendiri  Selalu memperhatikan dan memikirkan serta memahami metode tersebut sehingga betul-betul tertanam dalam otaknya
  • 20. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 20  Kerana juru dakwah tidak boleh ragu bahkan selalu berulang kali membaca apa-apa yang tercantum dalam sumber-sumber itu serta memahami dengan baik o Bertakwa  Kerana takwa dapat menyinari hati seseorang muslim untuk mencerdaskan fikirannya  Mengetahui metode dan media yang benar dan tepat yang dapat dipergunakan dalam setiap kondisi dan situasi . o Selalu menyerahkan dirinya kepada Allah  Memohon agar diberikan ilmu pengetahuan dan fikiran yang cerdas o Membersihkan Hati dari segala penyakit Riya’  ..dan meggantikannya dengan sifat ikhlas kepada Allah  Sehingga tiada di dalam hatinya keingingan kepada manusia, atau meminta pujian/ disenangi orang  Juru dakwah kemungkinan menyalahi metode yang benar kerana mendengar suara gemuruh kerana kagum akan ucapannya/ mengikuti kehendak temannya.  Harus ditanamkan keikhlasan yang mendalam supaya tidak terpaling kepada ajakan sesiapapun jua. METODE DAKWAH 1. Penyakit dan Ubatnya Sumber Penyakit Umat Manusia dan Sumber Ubatnya o Sumber penyakit : Jahilnya manusia kepada Tuhan  Ingkar akan adanya Tuhan  Tidak mahu mengakui dirinya sebagai hamba yang mempunyai sifat maha berkekurangan  Tidak mahu mengikuti ajaran yang dibawa oleh nabi terakhir, Muhammad S.A.W  Disebabkan hati manusia yang terpaut dengan kehidupan duniawi semata dan lupa akan adanya hari pembalasan, iaitu Hari Akhirat.
  • 21. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 21 o Ubatnya:  Menanamkan keimanan kepada Allah, Allah sebagai Tuhan dan tiada Tuhan yang selain-Nya  Menolak Thagut dalam semua bentuk  Menghadapkan diri kepada Allah serta tidk terikat dengan kehidupan dunia yang fana ini. Akibat menjauhnya Juru Dakwah dari Metode yang benar  Terkadang juru dakwah tidak berjalan di dalam dakwahnya atas dasar dakwah yang telah ditetapkan Allah, di antaranya menanamkan akidah..  Namun selalu ikut dalam persoalan-persoalan yang menjadi kesenangan orang banyak , seperti berbicara dan terlibat dalam urusan politik  Akibatnya juru dakwah menilai segala sesuatu bukan lagi dari kaca mata agama tetapi dari kaca mata politik kerana mengikuti nafsu orang banyak atau nafsunya sendiri. Tugas Juru Dakwah adalah mengemukakan pokok-pokok ajaran agama dan bukan sampai ke tahap detailnya  …kerana terhalang tugas pokok iaitu menanamkan akidah  Rasulullah S.A.W menganggap berhala-berhala di sekeliling ka’bah tidaklah menghalangi dakwahnya o Beliau tidak menyuruh para sahabat untuk menghancurkannya o Kerana masalah dakwah pada waktu itu bukanlah penghancuran berhala, tetapi dakwah ditujukan untuk menghancurkan penyakit yang menyebabkan mereka cinta kepada berhala 2. Menghilangkan Syubhat Syubhat di sini ialah: o Apa sahaja yang akan menimbulkan keraguan dalam keyakinan terhadap dakwah dan isi dakwahnya o Sehingga terlindung dari kebenaran / menyebabkan lambat menerima kebenaran Sumber-sumber Syubhat o Para pemuka dan para penguasa yang melemparkan syubhat ke tengah-tengah orang banyak sehingga mereka terpengaruh o Akhirnya menimbulkan keraguan serta membenarkan apa yang disampaikan pemuka/penguasa dan menganggapnya sebagai suatu kebenaran yang mutlak
  • 22. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 22 Syubhat tidak dapat dikikis dan tidak dapat diganti o Umat-umat terdahulu telah menuduh rasul-rasul mereka tukang sihir dan gila dan demikian juga diperbuat oleh kaum Quraisy terhadap Rasulullah S.A.W o Apabila juru dakwah menghadapi tuduhan-tuduhan yang bukan-bukan sehingga timbul keraguan terhadap dakwahnya, juru dakwah haruslah merasakan bahwa dirinya tidaklah lebih baik dari para rasul dahulu  Lidahnya tidaklah lebih fasih  Tidak pula mereka lebih ikhlas daripada rasul-rasul terdahulu  Juru dakwah harus ingat bahawa orang-orang yang ingin berbuat jahat selalu melemparkan tuduhan-tuduhan palsu (seperti diterangkan di dalam Al-Quran) Contoh-contoh syubhat serta cara Penolakannya 1. Tuduhan terhadap Dakwah o Para pemuka dan pengikutnya selalu ingin agar orang ramai menjauhkan diri dari dakwah yang disampaikan oleh juru dakwah dengan melemparkan tuduhan kepada diri peribadi, ajaran yang dibawa dan akal fikirannya. o Ini yang dilakukan oleh orang dahulu terhadap para rasul mereka i. Menuduh rasulnya tukang sihir/ orang gila/ sesat o Rasulullah selalu menolak apa yang diada-adakan oleh orang kafir dan berusaha menolak setiap tuduhan dengan susunan kata-kata yang halus lagi tegas, namun mengandun rasa kasih sayang kepada mereka. 2. Membuat Kerosakan dan menginginkan kedudukan o Di antara syubhat yang disebarkan terhadap juru dakwah adalah mereka ingin berbuat sombong di permukaan bumi dan menginginkan kedudukan. o Mengubah agama dan adat istiadat yang berlaku o Dakwah yang dibawanya merosak dan memecah belah o Kerana itu, dakwahnya harus ditentang dan tidak boleh dibiarkan berkembang o Contoh : Para pembesar berusaha mempengaruhi Fir’aun agar menentang Musa dengan tuduhan Musa menghendaki berbuat kerosakan.  Mereka mengusulkan kepada Fir’aun untuk membunuh pengikut Musa
  • 23. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 23  Musa berkata kepada kaumnya supaya meminta tolong dari Allah dan bersabar kerana kemenangan itu selamanya dipihak yang benar. 3. Apa yang dibawa Juru Dakwah dikatakan adalah Khurafat o Di antara syubhat yang dilemparkan adalah: i. Juru dakwah mempunyai hubungan dengan orang atau kaum tertentu dalam membantunya menyusun dan melaksanakan dakwahnya. ii. Oleh kerana itu, dakwah yang dibawanya tidak ada hubungan dengan agama, hanya merupakan siasat dan dongeng kuno yang dibikin-bikin untuk mencapa sesuatu yang diinginkan. 4. Juru dakwah dituduh sebagai seorang yang papa o Menuduh juru dakwah adalah seorang yang miskin, tidak memiliki harta, tidak mempunyai pengikut, tidak memiliki ilmu pengetahuan yang luas, bukanlah orang yang kaya yang terkenal yang mempunyai kedudukan dn kekuasaan di tengah- tengah masyarakat. o Sebahagian orang beralasan, banyaknya harta, anak dan pengikut menyebabkan seseorang itu lebih berhak berdakwah dan dengan itu pula, mereka akan terlepas dari azab o Rasulullah S.A.W menyatakan kepada mereka bahwa Allah yang meluaskan rezeki kepada orang yang dikehendaki-Nya dan menyempitkannya kerana suatu hikmah, dan harta benda, anak-anak yang banyak tidaklah dapat mendekatkan diri dengan Tuhan, kecuali amal-salehnya. 5. Pengikut Juru dakwah adalah orang yang Papa o Dikatakan pengikut juru dakwah ialah orang mikin, jahil dan hina o Juru dakwah dan pengikutnya tidak berhak untuk menunjuk orang kepada kebaikan dan tidak pula berhak mendapat petunjuk o Sebenarnya para pemuka dan pemimpin selalu berusaha menyingkirkan orang yang lemdah dan miskin dari kehidupan ini kerana mereka antara yang pertama menerima dakwah. i. Jadi dengan alasan lemah dan miskin, mereka meminta agar disingkirkan dari majlis mereka.
  • 24. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 24 o Contoh : Nabi Nuh dan pengikutnya i. Tentang keadaan pengikut Nabi Nuh yang terdiri dari orang yang miskin dan lemah, nabi Nuh menjawab bahwa dia hanya mengajak manusia agar beribadah kepada Allah…. ii. …dan orang yang memenuhi ajakannya mungkin dia orang kaya atau orang miskin, tetapi pokoknya dakwah ditujukan bukan kepada suatu golongan tertentu. Juru dakwah harus menyingkir dari Syubhat o Setiap juru dakwah perlu menjauh diri dari hal-hal yang nampaknya mubah (boleh) dikerjakan yang mungkin dapat diekploitasikan oleh orang-orang tertentu untuk menentang agama o Juru dakwah tidak boleh meninggalkan dakwah kepada penguasa dengan alasan menolak syubhat yang mungkin dikatakan orang bahwa juru dakwah adalah penjilat penguasa. 3. Targib dan Tarhib Targib: (Memberikan Kegembiraan) o Semua yang dapat menarik penerima dakwah untuk menerima kebenaran dan tetap dalam kebenaran Tarhib: (Memberikan Peringatan) o Segala yang dapat menimbulkan rasa takut kalau tidak menerima atau menolak kebenaran. Tujuan Targib dan Tarhib o Mencapai keredhaan dan rahmat Allah serta mendapat pahala pada hari akhirat o Tarhib tujuannya adalah menakutkan manusia tentang kemurkaan Allah tentang azab pada hari Akhirat  Inilah metode yang sering digunakan oleh Rasulullah S.A.W o Tujuan Targib dan Tarhib adalah untuk memberikan kegembiraan tentang pahala yang akan didapat di hari akhirat / menakutkan dengan azab yang pedih. Balasannya pada dasarnya adalah pada hari Akhirat
  • 25. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 25 Bentuk-bentuk Targib dan Tarhib o Memperingatkan orang dengan nikmat yang telah diperolehinya, kerana mereka harus berterima-kasih dan mentaati yang memberi nikmat ialah Allah. o Mengancam mereka bahawa nikmat akan dicabut apabila mereka enggan dan tidak menerima serta kufur terhadap nikmat Allah & mendapat siksa yang pedih pada hari akhirat nanti Pentingnya Targib dan Tarhib o Supaya manusia tidak terlalu cintakan (lupa dan lalai) kehidupan di dunia hingga terlupa akan kehidupannya di akhirat o Mengajak orang berfikir dan memilih kehidupan akhirat lebih diutamakan dari kehidupan dunia o Mungkin dengan perbandingan ini, bukan sahaja orang-orang muslim yang tertarik, bahkan orang yang bukan muslim pun akan rasa tertarik (yang mungkin akan menarik dia beriman dengan apa yang dirasakannya dari kebenaran nilai perbandingan itu) 4. Pendidikan dan Pengajaran o Apabila dakwah sudah diterima, juru dakwah haruslah berusaha memberikan apa yang diperlukan oleh penerima dakwah untuk menolak dan mengikis penyakit lama. o Mengajarkan pokok-pokok ajaran agama dan isinya o Juru dakwah tidak boleh mengabaikan orang yang baru menerima Islam kerana di dalam dada mereka masih banyak kuman penyakit yang perlu dibersihkan. o Mengajarkan orang dengan hikmah bijaksana o Juru dakwah tidak boleh menyembunyikan ilmu pengetahuannya Pengajaran disertai dengan Pendidikan o Pengajaran hendaklah diikuti lagi dengan pendidikan yakni dorongan untuk melaksanakan apa yang diajarkan o Belajar dan amalkannya
  • 26. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 26 Pokok-pokok Pendidikan o Menanamkan rasa cinta kepada Allah o Berusaha untuk mencapai keredhaan-Nya o Dapat merasakan lazat dan nikmatnya iman kerana selalu beribadah kepada Allah dan menantikan keredhaan Allah. Alat Pendidikan o Berhubungan dengan Al-Quran  Baik dari segi membacanya  Memperhatikannya  Memikirkan isinya o Dengan mempelajari Al-Quran, akan terbukalah hati manusia untuk menerima ajaran agama hingga cahaya Al-Quran dapat mempengaruhi jiwa dan perbuatannya o Al-Quran adalah penyembuh roh, memberi cahaya tatkala dalam kegelapan, menghilangkan keraguan apabila tiba petunjuk, lenyaplah penyakit apabila telah sembuh, tidak akan mati apabila roh masih ada. Pengaturan / Disciplin o Disciplin/ pengaturan adalah sesuatu yang paling baik dalam mengatur aktivity  Aktivity itu dapat diarahkan pula ke arah yang lebih baik dalam berdakwah dan kemungkinan sukses juru dakwah dalam mencapai tujuannya o Islam adalah agama disciplin  Perlaksaan ibadah sembahyang yang harus dilaksanakan dengan tepat  Baik pada waktu yang ditentukan mahupun dari segi melaksanakannya Pentingnya Disciplin bagi Juru Dakwah  Disciplin dan pengaturan waktu bagi juru dakwah ialah, hendaklah juru dakwah membahagikan waktu-waktunya kepada beberapa waktu  Dan menetapkan waktu itu untuk melaksanakan sesuatu tugas kewajipannya  Satu waktu untuk melaksanakan kepentingan-kepentingan peribadinya  Untuk kepentingan keluarganya  Untuk beribadah  Untuk kepentingan dakwahnya  Menyingkirkan dari berbuat sesuatu yang tidak mendatangkan faedah  Harus merasakan bahawa kematian itu sangat dekat kepadanya
  • 27. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 27 Pentingnya Disciplin kepada sesuatu Jamaah 1. Dakwah itu kadang-kadang dilaksanakan oleh juru dakwah sendiri-sendiri dan kadang- kadang juga dilaksanakan oleh sesuatu Jamaah atau organisasi. 2. Antara bentuk usaha-usaha yang bersifat kolektif ialah organisasi-organisasi keagamaan yang berusaha menyebark luaskan ajaran-ajaran Islam, memberikan pelajaran kepada orang banyak tentang agama dan ibadah Pokok-Pokok peraturan Organisasi dalam Islam 1. Dalam suatu organisasi haruslah ada ketua “Apabila keluar 3 orang dalam suatu perjalanan, hendaklah salah seorang mereka itu dijadikan pemimpin” Tujuan Kepimpinan dalam Islam  Tujuan dari pengangkatan amir/ketua dalam masyarakat besar/kecil agar segala urusan masyarakat dapat berjalan dengan secara teratur.  Ketaatan dan kepatuhan hanya berlaku kepada yang baik, bukan kepada sesuatu yang mendatangkan yang maksiat Pentingnya Ketaatan dan Kepatuhan  Mentaati pemimpin sangat dirasakan pentingnya dalam semua bentuk perbuatan, lebih penting lagi dalam usaha mengajak manusia ke jalan Allah dan menyebarkan agama-Nya.  Ketaatan itulah yang dilaksanakan oleh para sahabat, dikala mereka sedang melaksanakan tugas menggali parit sekeliling kota Madinah. Apabila ada keperluan mereka selalu meminta izin daripada Rasulullah S.A.W Kepatuhan dan Musyawarah  Pemimpin berkewajipan bermusyawarah kepada anggota masyarakat yang dipimpinnya  Setiap orang berhak mengeluarkan pendapatnya dan pemimpin wajib mendengarkannya  “Tidak ada orang yang paling banyak bermusyawarah dengan para sahabatnya selain dari Rasulullah” (Kata Para Ulama’)
  • 28. Dasar-Dasar Ilmu Dakwah 28 Tidak semua Muslim dapat bekerja sama dengan orang lain  Berkerjasama dengan orang lain dalam berdakwah memang memerlukan pengetahuan yang luas o Kesabaran o Mempersiapkan dirinya untuk berbuat taat o Menekan perasaan o Menyingkirkan kepentingan-kepentingan peribadi o Merendahkan diri o Memahami dan mengerti kepentingan orang lain o Harus bersedia untuk menerima pendapat orang lain o Bersedia menerima ketetapan yang ditetapkan oleh pemimpin Kewajipan Para Ketua Jamaah  Menanamkan rasa kasih sayang kepada orang yang dipimpinnya dan kepada para pemimpin o Rasa kasih sayang ialah mencegah mereka daripada perbuatan-perbuatan yang menyebabkan kehinaan o Melatih dan mendorong mereka berbuat sesuatu yang baik sekalipun bertentangan dengan kesenangan mereka sendiri. o Harus menanamkan keinginan dan tekadnya untuk melaksanakan apa yang dicita- citakannya dalam dakwah o Menyingkir segala rintangan yang menghalanginya cita-citanya Syarat-syarat Umum bagi Pembicara  Pembicaraannya jangan terlalu cepat, hendaklah perlahan sahaja  Menghindarkan dirinya daripada menuturkan kata-kata yang sulit dituturkan  Mempergunakan kata-kata yang mengandungi nasihat yang lahir dari rasa kasih sayang, ikhlas dengan menunjukkan perasaan rendah diri  Harus berbicara kepada penerima dakwah sebagai seorang penyampai agama dan bukan berbicara tentang kelebihan dan ketinggian ilmu pengetahuannya  Menyampaikan dakwah dengan kata-kata yang lemah lembut  Mempergunakan kata-kata yang mudah difahami  Tidak mempergunakan kata-kata yang mengandung pemaksaan kepada penerima dakwah o Kata Hinaan/ancaman/kata-kata yang menunjukkan kelebihan dirinya dari penerima dakwah