War on Drugs Dari Perspektif Pengguna NAPZA

952 views

Published on

Dampak langsung Perang Terhadap Narkoba (War on Drugs) pada kisi-kisi kehidupan Pengguna NAPZA

Published in: News & Politics
  • Be the first to comment

War on Drugs Dari Perspektif Pengguna NAPZA

  1. 1. BINCANG‐BINCANG TENTANG UU NARKOTIKA 2009 AJI DENPASAR – PERFORMA AJI DENPASAR, 16 SEPTEMBER 2009
  2. 2. PERFORMA adalah Komunitas Korban NAPZA di Jawa Tengah yang berkeyakinan bahwa kebijakan “ War on Drugs” atau Perang Terhadap Narkoba/NAPZAmemiliki dampak buruk yang lebih besar daripada manfaatnya di masyarakat.PERFORMA adalah komunitas terdampak langsung oleh Kebijakan NAPZA yang berkeinginan untuk mendukung adanya satu reformasi menuju Kebijakan NAPZA yang lebih humanis.
  3. 3. Salah satu pokok dari Kebijakan NAPZA Indonesia saat ini adalah penekanan dan dukungan pemerintah yang berbasis investigasi, penangkapan dan pemenjaraan atas kasus kepemilikan NAPZA, dan justru kurang mendukung kebijakan “Perawatan Ketergantungan NAPZA” dan “ Pendidikan Preventif NAPZA”.
  4. 4. Selama bertahun‐tahun pemerintah Indonesia menyisihkan banyak sekali dana untuk Kepolisian, Lapas / Rutan dan perangkatnya dengan sangat sedikit dana untuk membiayai “ Perawatan Ketergantungan NAPZA” dan “ Pendidikan Preventif NAPZA”.
  5. 5. Jawa Tengah adalah salah satu provinsi di Indonesia yang diharapkan dapat memberlakukan kebijakan yang lebih humanis untuk Pengguna NAPZA dengan menyediakan layanan rehabilitasi dan edukasi untuk Pengguna NAPZA yang masih berkutat dengan masalah kecanduannya.Kenyataannya selama ini Kebijakan NAPZA Provinsi Jawa Tengah lebih menitikberatkan pada kebijakan pemenjaraan pada setiap kasus penggunaan dan kepemilikan NAPZA.
  6. 6. KEBIJAKAN NAPZA YANG MANUSIAWI KESEHATANHAK ASASI DATA MANUSIA SAINTIFIK
  7. 7. Diberlakukannya Kebijakan NAPZA Nasional yang manusiawi:1.   Meniadakan perumpamaan “ PERANG”, 2.  Merancang penanganan masalah adiksi dengan  pendekatan kesehatan masyarakat, bukan lagi  pendekatan kriminalisasi.3.  Penerapan Kebijakan NAPZA berdasarkan    prinsip‐prinsip pengurangan dampak buruk  penggunaan NAPZA.
  8. 8. Menyediakan informasi dan edukasi untuk Pengguna NAPZA mengenai :* Pengorganisasian Komunitas Pengguna NAPZA* Materi HAM Dasar* Prinsip‐prinsip pengurangan dampak buruk penggunaan NAPZA* Pendidikan Paralegalyang memungkinkan Pengguna NAPZA akhirnya mampu menyuarakan kepentingan dan aspirasi komunitasnya.
  9. 9. 1971 : President Richard Nixon pertama kali mendeklarasikan “ War on Drugs “
  10. 10. 1990 : President Bush Sr.meminta 50% tambahan anggaran untuk biaya “ War on Drugs “, sebesar 1.2 miliar dolar (10.8 trilyunrupiah ). Sampai sekarang:‐Di negara‐negara yang menerapkan “War on  Drugs”, angka kesakitan & kematian pengguna NAPZA semakin tinggi.‐ Peredaran NAPZA ilegal kian marak.
  11. 11. Pemerasan oleh oknum aparat penegak hukum: 2006‐2008:  Dari 17 kasus penangkapan terkait Napza di 5 kota di Jawa Tengah, pengguna NAPZA harus mengeluarkan total Rp. 1 M  (rata‐rata 58.8 juta/orang ) untuk :  1. Mengubah BA P 2. Meringankan vonis kurungan 3. Melepaskan diri dari proses peradilan* Sumber : Dokumentasi PERFORMA 2008
  12. 12. Pelanggaran atas Hak Kesehatan:1. Pengguna NAPZA korban pemukulan di kantor polisi tidak mendapatkan pengobatan yang layak setelah mengalami kekerasan dalam proses penyidikan.2. Pengguna NAPZA yang divonis pidana kurungan tidak mendapatkan akses kesehatan yang layak.  Pengguna NAPZA yang divonis penjara masih bermasalah dengan adiksi dan sebagian diantara kami terinfeksi HIV, sehingga membutuhkan penanganan kesehatan khusus.
  13. 13. Kekerasan: Dari 16 kasus penangkapan terkait NAPZA, pengguna NAPZA mengalami:1. Pemukulan : wajah bengap, patah gigi, patah tulang,  gegar otak, pelipis robek.2. Penyetruman dalam bak mandi3. Disundut rokok4. Tidak diberi makan selama 2 hari5. Intimidasi* Sumber : Dokumentasi PERFORMA 2008
  14. 14. Stigma & DiskriminasiBuah dari Kampanye Anti Narkoba yang menyudutkanPecandu sebagai pelaku kriminalitas:1. Orang tua menstigma & mendiskriminasi anak.2. Masyarakat menstigma & mendiskriminasi warga pengguna NAPZA.3. Perusahaan  mendiskriminasi calon karyawan/karyawan yang menggunakan napza.4. Sekolah / Universitas mendiskriminasi calon siswa/mahasiswa yang menggunakan NAPZA.5. Pengguna /pecanduNAPZA menstigma diri sendiri dan menjadi rendah diri.
  15. 15. Angka kematian & kesakitan terkait Penggunaan NAPZA meningkat.Peredaran gelap NAPZA kian marakWarga Binaan Narkotika meningkat pesat. Sehingga: ‐ butuh Lapas Narkotika baru ‐ butuh anggaran tambahan untuk biaya Warga Binaan Narkotika‐ butuh staf Lapas tambahan‐ peredaran NAPZA dikendalikan dari penjara‐ peredaran NAPZA di dalam penjara‐ produksi NAPZ di dalam penjara‐ ledakan transmisi HIV antar Warga Binaan Narkotika
  16. 16. Pengguna NAPZA mulai menggunakan NAPZA dalam usia muda ( 9 tahun – di DKI Jakarta ), penelitian Asian Harm Reduction Network ‐AHRN 2005.Overdosis karena kualitas NAPZA yang tidak baku, sulitnya mendapatkan akses penanganan kasus OD, pengkriminalan masyarakat pelapor.Pengguna NAPZA suntik menjadi penyumbang kasus HIV/AIDS terbesar diantara kelompok risiko tinggi lainnya.
  17. 17. Advocacy Network for Drug Policy Reform info@performadrugpolicyrefom.org

×