Edisi Kedelapan

Oleh:
Ricky W. Griffin
Ronald J. Ebert
Memahami
Sistem Bisnis
Amerika Serikat
Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu:
1.

Mendefinisikan sifat bisnis Amerika Serikat dan
mengidentifikasikan tuju...
Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu:
4.

Memperlihatkan dampak permintaan dan penawaran pada
distribusi sumber da...
Definisi sifat bisnis dan identifikasi
tujuan-tujuan utamanya (1)
Bisnis adalah sebuah organisasi yang
memproduksi atau me...
Definisi sifat bisnis … (2)
Prospek memperoleh laba : selisih antara
pendapatan dan pengeluaran bisnis yang
mendorong oran...
Definisi sifat bisnis … (3)
Laba mengimbali pemilik untuk mengambil
resiko yang tercakup dalam
menginvestasikan uang dan w...
Definisi sifat bisnis … (4)
Bisnis memproduksi sebagian besar barang
dan jasa yang dikonsumsi orang dan
mempekerjakan bany...
Penelusuran riwayat bisnis dan perubahan pandangan
mengenai akuntabilitas bisnis di Amerika Serikat (1)
Bentuk bisnis Amer...
Penelusuran riwayat bisnis … (2)

Abad ke-19 menjadi solusi peningkatan
wirausahawan dalam skala besar, dan bisnis
Amerika...
Penelusuran riwayat bisnis … (3)

Laisses-faire adalah prinsip yang menyatakan
bahwa pemerintah hendaknya tidak
mencampuri...
Penelusuran riwayat bisnis … (4)

Hasil dari perkembangan perusahaan
dan peningkatan sistem produksi
tersebut harus dibaya...
Penelusuran riwayat bisnis … (5)

Seiring hilangnya kebebasan pekerja, maka
terjadilah perubahan era yang dinamai era

pro...
Penelusuran riwayat bisnis … (6)

Pada tahun 1950-an dan 1960-an, timbul lagi era
baru yang disebut era pemasaran
Di era i...
Penelusuran riwayat bisnis … (7)

Pada tahun 1980-an, muncul fenomena ekonomi
global. Yang menyebabkan adanya perbaikan da...
Penelusuran riwayat bisnis … (8)

Dengan adanya perbaikan tersebut, maka muncul
satu era yang dipicu oleh internet. Era te...
Jenis sistem ekonomi global berdasarkan cara
pengendalian faktor-faktor produksi melalui pasar
input dan output (1)

Siste...
Jenis sistem ekonomi global … (2)

Sistem ekonomi berbeda dalam cara mereka mengatur 5
faktor produksi, yaitu:
Sumber daya...
5 Faktor Produksi (1)
Sumber daya manusia
Kemampuan fisik dan mental orang-orang sewaktu mereka
berkontribusi pada produks...
5 Faktor Produksi (2)
Wirausahawan
Individu yang melihat peluang dan mau menanggung resiko yang
timbul dari penciptaan dan...
Perekonomian Terpimpin
Perekonomian yang mengandalkan pemerintah terpusat
untuk mengendalikan semua atau sebagian besar fa...
Perekonomian Pasar (1)
Perekonomian di mana individu-individu mengendalikan
keputusan produksi dari alokasi melalui penawa...
Perekonomian Pasar (2)
Pasar Input:
Perusahaan membeli sumber daya dari rumah tangga yang
berfungsi sebagai pemasok.

Pasa...
Perekonomian Pasar (3)
Basis dari politik pasar adalah kapitalisme.
Kapitalisme mendorong kepemilikan swasta atas
faktor-f...
Gambar aliran sirkuler dalam perekonomian pasar
Perekonomian Pasar Campuran (1)
Sistem ekonomi yang menampilkan sifat-sifat perkonomian
terpimpin maupun perekonomian pasa...
Perekonomian Pasar Campuran (2)
Privatisasi
Proses perubahan perusahaan pemerintah menjadi milik
swasta

Sosialisme
Sistem...
Permintaan & Penawaran
Permintaan
Keinginan dan kemampuan pembeli untuk membeli produk
atau jasa tertentu
Penawaran
Keingi...
Hukum Permintaan & Penawaran
Hukum Permintaan
Pembeli akan membeli (melakukan permintaan) lebih banyak
kalau harga produk ...
Mekanisme penawaran dan
permintaan (1)
Kurva permintaan menunjukkan berapa banyak produk
akan diminta (dibeli) pada harga ...
Mekanisme penawaran dan
permintaan (2)
Bila kedua kurva dibagankan ke grafik yang sama, titik
perpotongannya adalah harga ...
Mekanisme penawaran dan
permintaan (3)
Dalam mekanisme penawaran dan permintaan, terdapat hal
yang dinamakan:
Surplus: sit...
Contoh grafik
permintaan dan
penawaran
Mengidentifikasikan unsur-unsur perusahaan swasta
dan menjelaskan bermacam-macam tingkat persaingan
dalam sistem ekonomi A...
Mengidentifikasikan unsur-unsur … (2)
Perusahaan swasta menuntut adanya 4 unsur:

•Hak properti pribadi
•Kebebasan memilih...
Mengidentifikasikan unsur-unsur … (3)

• Hak properti pribadi: Kepemilikan atas sumber daya
yang digunakan untuk menciptak...
Mengidentifikasikan unsur-unsur … (4)
• Laba: laba yang diantisipasi berpengaruh kuat pada
pilihan individu atas barang da...
Tingkat persaingan (1)
Dalam sistem perusahaan bebas, terdapat
4 tingkat persaingan:

~ Persaingan sempurna
~ Persaingan m...
Tingkat persaingan (2)
~ Persaingan sempurna: pasar atau industri yang dicirikan
oleh perusahaan kecil yang banyak jumlahn...
Tingkat persaingan (3)
~ Oligopoli: Pasar atau industri yang dicirikan oleh penjual
yang sedikit (umumnya berskala sangat ...
Tabel tingkat persaingan
Memahami Lingkungan Bisnis
Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu:
(1)
1.

Menjelaskan konsep tentang batas-batas organisasi
dan lingkungan mul...
Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu:
(2)
4.

Menggambarkan lingkungan hukum-politik dan perannya
dalam bisnis

5....
Menjelaskan konsep tentang batas organisasi
dan lingkungan multi-organisasi (1)

Semua bisnis beroperasi dalam satu lingku...
Menjelaskan konsep tentang batas organisasi
dan lingkungan multi-organisasi (2)
Batas Organisasi adalah batas yang memisah...
Ilustrasi Dimensi Lingkungan Eksternal
Menjelaskan pentingnya lingkungan perekonomian bagi bisnis dan
mengidentifikasikan faktor-faktor yang digunakan untuk
meng...
Menjelaskan pentingnya lingkungan perekonomian … (2)
Produk domestik bruto GDP: nilai total barang dan jasa yang
diproduks...
Menjelaskan pentingnya lingkungan perekonomian … (3)
Kadang, para ahli menggunakan istilah GNP (Gross National
Product) at...
Menjelaskan pentingnya lingkungan perekonomian … (4)

Perhitungan GDP dilakukan dengan memperhitungkan
perubahan nilai mat...
Grafik GDP dan GDP per kapita
Menjelaskan pentingnya lingkungan perekonomian … (5)
Standar hidup meningkat hanya melalui kenaikan dalam
produktivitas, d...
Menjelaskan pentingnya lingkungan perekonomian … (6)

Neraca perdagangan adalah nilai ekonomis bagi semua
produk yang diek...
Menjelaskan pentingnya lingkungan perekonomian … (7)

Stabilitas ekonomi berarti bahwa jumlah uang yang
tersedia dalam sis...
Menjelaskan pentingnya lingkungan perekonomian … (8)
Inflasi terjadi bila kenaikan harga di seluruh sistem ekonomi.

Untuk...
Menjelaskan pentingnya lingkungan perekonomian … (9)

Pengangguran adalah tidak adanya pekerjaan bagi mereka
yang aktif me...
Menjelaskan pentingnya lingkungan perekonomian … (10)

Pemerintah mengelola ekonomi melalui 2 perangkat
kebijakan.
1.

Pem...
Menjelaskan pentingnya lingkungan perekonomian … (11)

Kebijakan fiskal dan kebijakan moneter yang diterapkan
secara bersa...
Menggambarkan lingkungan teknologi dan
perannya dalam bisnis (1)
Teknologi merujuk pada semua cara yang digunakan
perusaha...
Menggambarkan lingkungan teknologi dan
perannya dalam bisnis (2)
2 Kategori umum dari teknologi yang berhubungan
dengan bi...
Menggambarkan lingkungan teknologi dan
perannya dalam bisnis (3)
Perencanaan sumber daya perusahaan (ERP) adalah sistem
in...
Ilustrasi sistem ERP
Menggambarkan lingkungan hukum-politis dan
perannya dalam bisnis (1)
Lingkungan politik-hukum mencerminkan hubungan
antara...
Menggambarkan lingkungan hukum-politis dan
perannya dalam bisnis (2)
Sentimen pro atau antibisnis dalam pemerintah dapat
m...
Menggambarkan lingkungan hukum-politis dan
perannya dalam bisnis (3)

Stabilitas politik adalah satu pertimbangan penting
...
Menggambarkan lingkungan sosial-budaya dan
perannya dalam bisnis (1)
Lingkungan sosial mencakup kebiasaan, adat istiadat,
...
Menggambarkan lingkungan … (2)
Pilihan dan selera pelanggan bervariasi, baik di luar dan
dalam batas negara.
Faktor sosial...
Menggambarkan lingkungan … (3)

Suatu unsur yang paling penting dalam
lingkungan sosial budaya adalah praktek
pelaksanaan ...
Mengidentifikasikan tantangan dan peluang
yang timbul dalam lingkungan bisnis (1)
Bisnis dewasa ini lebih rumit dan menunt...
Mengidentifikasikan tantangan … (2)

Perusahaan-perusahaan yang lebih berhasil tersebut berfokus
pada kompetisi inti merek...
Mengidentifikasikan tantangan … (3)
Outsourcing: Strategi membayar pemasok dan ditributor untuk
melaksanakan proses bisnis...
Mengidentifikasikan tantangan … (4)
Pemasaran gaya virus (viral marketing): strategi penggunaan
pemasaran internet dan omo...
Mengidentifikasikan tantangan … (5)
Manajemen proses bisnis: pendekatan yang ditempuh
perusahaan untuk beralih dari organi...
Menjalankan Bisnis Secara Etis
Dan Bertanggung Jawab
Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (1)
1. Menjelaskan cara para individu mengembangkan kode etik
pribadinya dan...
Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu:
(2)
4. Mengidentifikasikan empat pendekatan umum tanggung
jawab sosial dan m...
Menjelaskan cara para individu mengembangkan kode etik
pribadinya dan mengapa etika penting di tempat kerja (1)
Etika adal...
Menjelaskan cara para individu … (2)

Etika Bisnis merujuk pada perilaku manajer
dan karyawan organisasi.
Etika Manajerial...
Menjelaskan cara para individu … (3)

Ada 3 kategori luas dari cara etika manajerial dapat
mempengaruhi kerja orang:

1.Pe...
Menjelaskan cara para individu … (4)

Model penerapan penilaian etis terhadap situasi bisnis
merekomendasikan 3 hal:
1.Pen...
Tahapan dalam membuat keputusan etis
Menjelaskan cara para individu … (5)

4 Prinsip lain yang bisa mempengaruhi situasi apapun:
1.Kegunaan (Utility),
2.Hak (R...
Diagram perluasan model pembuatan keputusan etis
Diagram prinsip-pronsip inti dan nilai-nilai organisasi
Menjelaskan cara para individu … (6)

Untuk mempromosikan sikap jujur dan terbuka, perusahaan
juga dapat mengambil langkah...
Membedakan tanggung jawab sosial dengan etika,
mengidentifikasikan pihak-pihak yang berkepentingan dalam
organisasi, dan m...
Membedakan tanggung jawab sosial … (2)

Banyak Perusahaan berfokus pada 5 kelompok utama:
1.Pelanggan
2.Karyawan
3.Investo...
Model tanggung jawab terhadap pihak yang berkepentingan
Menunjukkan penyerapan konsep tanggung jawab sosial pada
masalah-masalah lingkungan hidup dan juga pada hubungan
perusahaa...
Menunjukkan penyerapan konsep … (2)

Tanggung jawab terhadap lingkungan
Salah satu contoh tantangan besar dalam bisnis
kon...
Menunjukkan penyerapan konsep … (3)

Hak konsumen:
Konsumen memiliki hak atas produk yang aman
Konsumen mempunyai hak me...
Menunjukkan penyerapan konsep … (4)

Tanggung jawab terhadap karyawan
Perusahaan dikatakan memenuhi tanggung jawab hukum d...
Menunjukkan penyerapan konsep … (5)

Tanggung jawab terhadap investor
Contoh dari penyimpangan tanggung jawab perusahaan k...
Mengidentifikasikan 4 pendekatan umum tanggung jawab sosial
dan menjelaskan 4 tahap yang harus diambil perusahaan untuk
me...
Mengidentifikasikan 4 pendekatan umum …(2)
Sikap Obstruktif: Pendekatan terhadap tanggung jawab sosial
yang melibatkan ti...
Mengidentifikasikan 4 pendekatan umum …(3)
Sikap Akomodatif: Pendekatan tanggung jawab sosial yang
diterapkan suatu perus...
Mengidentifikasikan 4 pendekatan umum …(4)

Sebuah model mengemukakan pendekatan 4 langkah untuk
mendorong rasa tanggung j...
Mengidentifikasikan 4 pendekatan umum …(5)

3.Seorang eksekutif harus diberi tugas dalam agenda.
4.Organisasi harus seseka...
Spektrum pendekatan tanggung jawab sosial korporasi
Menjelaskan pengaruh masalah-masalah tanggung jawab sosial
dan etika terhadap bisnis berskala kecil.
Bagi para pelaku bisn...
Memahami kewirausahaan dan
kepemilikan bisnis baru
Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (1)
1. Mendefinisikan bisnis kecil, membahas arti penting bisnis ini bagi
pe...
Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (2)
5. Menjelaskan kepemilikan tunggal dan kemitraan serta membahas
keuntung...
Mendefinisikan bisnis kecil, membahas pentingnya bisnis
kecil bagi perekonomian A.S., dan menjalankan tipe bisnis
kecil ma...
Mendefinisikan bisnis kecil… (2)
Kelompok industri bisnis kecil utama:
1.Jasa
2.Konstruksi
3.Keuangan dan Asuransi
4.Grosi...
Grafik yang menunjukkan arti penting bisnis kecil bagi
Amerika Serikat
Pie Chart Persentase Bisnis Kecil Berdasarkan Industri
Menjelaskan kewirausahaan dan menjabarkan beberapa
karakteristik utama kepribadian dan kegiatan wirausaha (1)

Wirausahawa...
Menjelaskan kewirausahaan … (2)
Perbedaan dasar antara pemilikan bisnis kecil dan wirausahawan
adalah aspirasi – keinginan...
Menggambarkan rencana bisnis dan keputusan awal yang
diambil oleh bisnis kecil serta mengidentifikasikan sumber
bantuan ke...
Menggambarkan rencana bisnis … (2)

Rencana bisnis memutuskan strategi untuk produksi dan
pemasaran, unsur-unsur legal dan...
Menjelaskan alasan utama semakin banyaknya bisnis baru
didirikan dan mengidentifikasikan alasan utama keberhasilan
dan keg...
Menjelaskan alasan utama … (2)

4 Faktor yang ikut menyebabkan kegagalan bisnis kecil:
1.

Manajer tidak berkompeten dan t...
Menjelaskan alasan utama … (3)

4 Faktor yang ikut menyebabkan keberhasilan bisnis kecil:
1.

Kerja keras, dorongan dan de...
Bisnis Awal: Keberhasilan Dan Kegagalan
Grafik pertumbuhan perdagangan online
Menjelaskan usaha perseorangan dan persekutuan serta
membahas keuntungan dan kerugian masing-masingnya (1)

Usaha perseora...
Menjelaskan usaha perseorangan … (2)

Persekutuan firma adalah usaha perseorangan yang
pemiliknya terdiri dari sekutu pemi...
Menjelaskan usaha perseorangan … (3)

Persekutuan bisa kurang sinambung, dan sulit melakukan
peralihan kepemilikan. Tidak ...
Ringkasan perbandingan: Tiga Bentuk Bisnis
Menggambarkan perusahaan, membahas
keuntungan dan kerugiannya, dan
mengidentifikasikan jenis-jenis perusahaan (1)
Semua pe...
Menggambarkan perusahaan … (2)
Keuntungan terbesar dari perusahaan adalah tanggung jawab
terbatas. Tanggung jawab investor...
Menggambarkan perusahaan … (3)
Satu kelemahan perusahaan adalah bahwa dengan
proses yang disebut tawaran tender, sebuah
pe...
Menggambarkan perusahaan … (4)

Penawaran Tender
Penawaran untuk membeli saham yang dilakukan oleh
calon pembeli, langsung...
Menggambarkan perusahaan … (5)

Pajak Ganda
Situasi pembayaran pajak baik oleh perusahaan atas laba
yang diperoehnya maupu...
Jenis perusahaan... (1)
Jenis perusahaan:
1. Perseroan terbatas: Perusahaan yang sahamnya secara luas
dipegang dan dapat d...
Jenis perusahaan... (2)

4. Perusahaan profesional: Bentuk kepemilikan yang mengizinkan
para profesional mengambil manfaat...
Tipe Korporasi
Menjelaskan isu dasar yang tercakup dalam pengelolaan
perusahaan dan mengidentifkasikan tren dan isu terkini
dalam kepemil...
Menjelaskan isu dasar … (2)

Saham biasa umumnya membayar dividen hanya kalau
perusahaan menghasilkan laba, dan para pemeg...
Menjelaskan isu dasar …(3)

Saham preferen: saham yang menjamin dividen tetap bagi
pemegangnya dan memiliki prioritas klai...
Menjelaskan isu dasar … (4)

Dalam aliansi strategis, dua atau lebih organisasi berkolaborasi
pada satu proyek untuk penda...
Menjelaskan isu dasar … (5)

Merger terjadi bila dua atau lebih perusahaan yang besarnya
sama bergabung menciptakan satu p...
Menjelaskan isu dasar … (6)

Divestitur terjadi bila sebuah perusahaan menjual sebagian
operasi bisnisnya yang sudah ada a...
Memahami konteks bisnis global
Setelah mempelajari bab ini, Anda akan mampu:
1.Mendiskusikan munculnya bisinis internasional dan
menggambarkan tempat pas...
Setelah mempelajari bab ini, Anda akan mampu:
3.Mendiskusikan faktor-faktor apa saja yang diperhitungkan
untuk memutuskan ...
Membahas timbulnya bisnis internasional dan
menggambarkan tempat pasar dunia yang utama (1)
Dunia ekonomi menjadi sistem s...
Membahas timbulnya… (2)
4 kesepakatan paling penting:
1. General Agreement on Tariffs dan Trade (GATT),
2. North American ...
Partner Dagang Utama Amerika Serikat
Menjelaskan bagaimana perbedaan dalam keunggulan
bersaing, neraca ekspor-impor, nilai tukar, dan persaingan
luar negeri, m...
Menjelaskan bagaimana perbedaan … (2)
Keunggulan absolut: Kemampuan suatu negara untuk
memproduksi suatu barang lebih mura...
Menjelaskan bagaimana… (3)
Teori baru tentang keunggulan bersaing nasional merupakan
satu model yang diterima luas mengena...
Atribut Keunggulan Bersaing Nasional
Menjelaskan bagaimana… (4)

Nilai tukar adalah nilai dipertukarkannya mata uang satu negara
dengan mata uang negara lain. ...
Impor dan Ekspor Amerika Serikat
Defisit Perdagangan Amerika Serikat
Membahas faktor-faktor apa saja yang dibutuhkan dalam
memutuskan untuk terjun ke dunia bisnis internasional dan dalam
memi...
Membahas faktor-faktor… (2)

• Eksportir: Perusahaan yang mendistribusikan dan menjual
produk-produk kepada satu atau lebi...
Membahas faktor-faktor… (3)

• Perusahaan multinasional: Perusahaan yang merancang,
memproduksi dan memasarkan produk-prod...
Membahas faktor-faktor… (4)

• Kantor cabang: Kantor di luar negeri yang didirikan oleh
perusahaan internasional dan multi...
Skema Go International
Menggambarkan beberapa cara perbedaan sosial, budaya, ekonomi,
hukum dan politik diantara bangsa-bangsa mempengaruhi bisni...
Menggambarkan beberapa… (2)

Pemerintah dapat menetapkan kondisi untuk melakukan bisnis
dan bahkan melarangnya sama sekali...
Menggambarkan beberapa… (3)

• Kuota: Pembatasan jumlah produk jenis tertentu yang dapat di
impor ke dalam suatu negara
• ...
Menggambarkan beberapa… (4)

• Proteksionisme: Praktek melindungi bisnis domestik
dari persaingan pasar bebas
• Peraturan ...
Menggambarkan beberapa… (5)

• Kartel: Asosiasi produsen yang bertujuan mengontrol
penawaran dan harga
• Dumping: Praktek ...
Mengelola Perusahaan Bisnis
Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (1)
1. Menetapkan sasaran dan merumuskan strategi sebagai langkah
awal manaj...
Menjelaskan pentingnya menetapkan sasaran dan
merumuskan strategi sebagai langkah awal
manajemen efektif (1)

Manajemen ya...
Menjelaskan pentingnya… (2)

Setiap perusahaan menetapkan 3 jenis
sasaran:
1.Sasaran jangka panjang
2.Sasaran jangka menen...
Menjelaskan pentingnya… (3)

Untuk mencapai sasaran-sasaran yang sudah ditentukan
tersebut, biasanya perusahaan mempertimb...
Menjelaskan pentingnya… (4)

2. Strategi bisnis: Strategi, pada tingkat unit bisnis atau lini
produk, yang berfokus pada p...
Hierarki Strategi
Menjelaskan pentingnya… (5)
Langkah yang di ambil dalam perumusan strategi yaitu:
• Menetapkan sasaran strategis – Sasaran...
Menjelaskan pentingnya… (6)
•Menganalisis Organisasi dan lingkungannya
(Analisis lingkungan: Proses pemindaian
lingkungan ...
Skema Perumusan Strategi
Menjelaskan pentingnya… (7)
Perencanaan terjadi dalam tiga level yang membantu
hierarki, karena impementasi rencana prakti...
Menjelaskan pentingnya… (8)
Rencana taktis, mencakup manajemen atas dan
menengah, adalah rencana dengan rentang yang lebih...
Menjelaskan pentingnya… (9)
Perusahaan sering mengembangkan rencana
alternatif apabila segala sesuatunya berjalan salah.
A...
Menjabarkan empat kegiatan yang membentuk
proses manajemen (1)
Manajemen merupakan proses perencanaan,
pengorganisasian, p...
Menjabarkan empat kegiatan yang membentuk
proses manajemen (2)
Dalam pengarahan, seorang manajer memandu dan
memotivasi ka...
Proses Pengawasan
Mengidentifikasikan tipe-tipe manajer berdasarkan
tingkatan dan bidangnya (1)
Ada 3 level manajemen:
1. Manajer puncak: Ek...
Mengidentifikasikan tipe-tipe … (2)
Di perusahaan manapun, kebanyakan manajer bekerja di salah
satu dari lima bidang:
1. M...
Mengidentifikasikan tipe-tipe … (3)
1. Manajer Sumber Daya Manusia: Merekrut dan melatih karyawan,
menilai kinerja, dana m...
Menerangkan 5 keterampilan manajemen yang
mendasar (1)
Manajer yang efektif harus mengembangkan keterampilan dalam 5
bidan...
Menerangkan 5 keterampilan …(2)
4. Keterampilan mengambil keputusan: Mencakup kemampuan
untuk mendefinisikan masalah dan m...
Menerangkan pengembangan dan menjelaskan
pentingnya budaya perusahaan (1)
Setiap perusahaan memiliki identitas yang unik y...
Menerangkan pengembangan …(2)

Agar penggunaan satu budaya perusahaan dapat meraih
manfaat, manajer harus menyelesaikan be...
Menerangkan pengembangan …(3)
Agar …
2) mereka harus menyalurkan budaya itu ke orang lain
dalam organisasi; 3) mereka dapa...
Menerangkan pengembangan …(4)

Jika ternyata suatu organisasi harus mengubah
budayanya, organisasi tersebut harus
mengkomu...
Proses Pengambilan Keputusan
Mengorganisasikan perusahaan
bisnis
Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (1)

1. Membahas elemen-elemen yang mempengaruhi struktur
organisasi perusah...
Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (2)

4.

Menjelaskan perbedaan antara struktur organisasi fungsional,
divisi...
Membedakan unsur-unsur yang mempengaruhi
struktur organisasi perusahaan (1)

Komponen operasi dan struktural yang lazim da...
Membedakan unsur-unsur yang mempengaruhi
struktur organisasi perusahaan (2)

Perusahaan menyiapkan bagan organisasi untuk ...
Contoh Bagan Organisasi
Menjelaskan spesialisasi dan departementalisasi
sebagai bangunan dasar struktur organisasi (1)

Dua aktivitas membangun st...
Menjelaskan spesialisasi … (2)

Departementalisasi mengikuti salah satu (atau kombinasi) dari lima
bentuk:
1.Departemental...
Lima Bentuk Departementalisasi (1)
1.Departementalisasi berdasarkan pelanggan:
Departementalisasi berdasarkan jenis pelang...
Lima Bentuk Departementalisasi (2)

4. Departementalisasi berdasarkan geografis:
Departementalisasi berdasarkan wilayah ya...
Berbagasi Bentuk Departementalisai
Contoh Struktur Organisasi
dan rentang kendali
Tiga bentuk wewenang Perusahaan (1)

Apapun tipe struktur organisasi yang dikembangkan
suatu perusahaan, perusahaan terseb...
Tiga bentuk wewenang (2)

1. Wewenang lini: Struktur organisasi yang wewenangnya
mengalir dalam rantai komando dari pucuk ...
Tiga bentuk wewenang (3)
2. Wewenang staf: Wewenang yang didasarkan pada
keahlian dan biasanya berupa tugas memberikan nas...
Contoh Struktur Organisasi
Lini dan Staf
Bentuk- Bentuk Dasar Struktur Organisasi (1)
Ada 4 bentuk dasar struktur organisasi yang mencerminkan
tren umum yang diiku...
Bentuk- Bentuk Dasar Struktur Organisasi (2)

1.Fungsional: Bentuk organisasi bisnis yang wewenangnya
ditentukan oleh kete...
Bentuk- Bentuk Dasar Struktur Organisasi (3)

3. Matriks: Struktur organisasi yang dibentuk berdasarkan
kelompok-kelompok ...
Contoh Struktur Organisasi Matriks pada Omnimedia
Contoh Struktur Divisi
Internasional
Organisasi abad 21 (1)
Dengan berkembangnya pasar dan kebutuhan akan
kebutuhan perubahan organisasi, maka sekarang ini ada...
Organisasi abad 21 (2)
1.Organisasi tanpa batas: organisasi yang meminimalkan
atau menghilangkan batasan-batasan dan struk...
Organisasi abad 21 (3)
3.

Organisasi maya: organisasi yang memiliki sedikit
atau tanpa struktur formal

4.

Organisasi pe...
Contoh Struktur Organisasi
Maya
Organisasi Informal
Organisasi informal lebih merupakan jaringan kerja interaksi
sosial sehari-hari di antara karyawan per...
Intrapreneuring (1)
Kadang-kadang sejumlah organisasi mengambil sikap untuk
mendukung organisasi informal. Mereka melakuka...
Intrapreneuring (2)
Sebagai contohnya, banyak perusahaan yang mendukung
proses yang disebut intrapreneuring: menciptakan d...
Mengelola Sumber Daya Manusia Dan
Hubungan Tenaga Kerja
Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (1)

1. Mendefinisikan manajemen sumber daya manusia dan
menjelaskan cara pa...
Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (2)

3)…, dan pengelolaan karyawan di tempat kerja masa kini.
4) Membahas ke...
Manajemen Sumber Daya Manusia (1)

Manajemen SDM adalah serangkaian aktivitas organisasi yang
diarahkan pada usaha untuk m...
Manajemen Sumber Daya Manusia (2)
1) Analisis pekerjaan: Analisis sistematis terhadap
pekerjaan-pekerjaan dalam organisasi...
Manajemen Sumber Daya Manusia (3)
2) Memperkirakan Permintaan dan penawaran SDM.
Dalam peramalan penawaran tenaga kerja te...
Proses
perencanaan SDM
Penyusunan staf (1)
Penyusunan staf sebuah organisasi berarti merekrut dan
mempekerjakan paduan orang yang tepat. Perekrut...
Penyusunan staf (2)
Metode-metode perekrutan eksternal mencakup: iklan
lowongan, wawancara kampus, penggunaan agen kerja a...
Penyusunan staf (3)
Karyawan-karyawan baru harus dilatih dan diizinkan untuk
mengembangkan keterampilan pekerjaan. Pelatih...
Penyusunan staf (4)

Setelah hal tersebut dilaksanakan, maka di perusahaanperusahaan besar seringkali ada penilaian kinerj...
Menggambarkan komponen-komponen utama Sistem
Kompensasi dan menggambarkan beberapa isu hukum
penting yang tercakup dalam p...
Menggambarkan … (2)

Kompensasi yang biasanya diterapkan adalah upah dan gaji.
Upah: Kompensasi dalam bentuk uang yang dib...
Menggambarkan … (3)

Program insentif: Program upah yang khusus dirancang untuk
memotivasi kinerja yang tinggi.

Tunjangan...
Menggambarkan … (4)

Contoh dari program insentif yaitu:
Profit-sharing plan: rencana insentif untuk mendistribusikan
bonu...
Menggambarkan… (5)

Kebanyakan perusahaan menyediakan asuransi kesehatan,
jiwa, dan cacat; rencana pensiun membayar pensiu...
Menggambarkan … (6)

Salah satu bidang pengaturan SDM adalah kesetaraan
kesempatan kerja – peraturan untuk melindungi oran...
Menggambarkan … (7)

Pemberlakuan undang-undang kesetaraan ditangani oleh
Equal Employment Opportunity Commission (Komisi
...
Menggambarkan … (8)

Bisnis semacam itu harus mengajukan satu rencana tindakan
afirmatif – satu pernyataan tertulis tentan...
Membahas keanekaragaman angkatan kerja,
manajemen pekerja berilmu, dan penggunaan pekerja
paruh waktu sebagai perubahan pe...
Membahas keanekaragaman … (2)

Pekerja paruh waktu mencakup karyawan kontrak
independen, pekerja panggilan, pekerja sement...
Menjelaskan alasan para pekerja membentuk
organisasi serikat buruh dan menggambarkan
proses tawar-menawar kolektif (1)

Se...
Menjelaskan alasan … (2)

Proses tawar-menawar kolektif mulai ketika serikat buruh
diakui sebagai perunding bagi para angg...
Menjelaskan alasan … (3)
Serikat buruh juga bisa menggunakan picketing, dimana
pekerja berbaris di depan fasilitas pemberi...
Menjelaskan alasan … (4)
Manajemen juga bisa terpaksa melakukan lockout – menolak
pekerja masuk ke tempat kerja. Perusahaa...
Menjelaskan alasan … (5)
Daripada menggunakan taktik ini, tenaga kerja dan manajemen
dapat meminta pihak ketiga untuk memb...
Zona tawar-menawar
Memotivasi dan Memimpin Karyawan
Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (1)

1. Menguraikan sifat dan pentingnya kontrak psikologis dalam
lingkungan...
Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (2)

4) Menguraikan beberapa strategi yang dipakai oleh organisasi untuk
men...
Mengendalikan sifat dan pentingnya kontrak
psikologis dalam lingkungan kerja

Landasan dari hubungan manusia yang baik – i...
Mendiskusikan pentingnya kepuasan kerja dan
semangat kerja karyawan dan merangkum peran
keduanya dalam hubungan manusia di...
Mendiskusikan pentingnya … (2)
Karyawan yang puas dan memiliki semangat yang tinggi,
dalam banyak hal akan membawa organis...
Mendiskusikan pentingnya … (3)

Tingkat perputaran yang tinggi mengakibatkan
gangguan terhadap jadwal produksi, biaya
pela...
Mengidentifikasi dan merangkum teori-teori
motivasi karyawan yang paling penting (1)
Motivasi adalah seperangkat kekuatan ...
Teori X dan Teori Y
Mengidentifikasi dan … (2)
Model hierarki kebutuhan manusia Abraham Maslow
berpendapat bahwa orang yang bekerja berupaya
m...
Hierarki kebutuhan Maslow
Mengidentifikasi dan … (3)

Teori Dua Faktor: Teori motivasi
yang menyatakan bahwa kepuasan
kerja bergantung dari dua maca...
Teori Dua Faktor
Mengidentifikasi dan … (4)

Teori ekspektansi mengemukakan bahwa orang
termotivasi untuk bekerja dapat diperoleh.

Teori k...
Model Teori Ekspektansi
Menguraikan beberapa strategi yang dipakai oleh
perusahaan untuk meningkatkan kepuasan kerja
dan motivasi karyawan (1)
5 P...
Menguraikan beberapa … (2)
1.Teori Reinforcement/ Modifikasi perilaku: Teori bahwa
perilaku dapat didorong atau dikurangi ...
Menguraikan beberapa … (3)
3.… memberi kesempatan kepada karyawan untuk
memberikan suara dalam manajemen pekerjaannya dan
...
Menguraikan beberapa … (4)
Dengan merestrukturisasi pekerjaan demi mencapai
kecocokan yang lebih memuaskan antara pekerja ...
Mendiskusikan gaya-gaya kepemimpinan
manajerial yang berbeda dan dampak-dampaknya
pada hubungan manusia di lingkungan kerj...
Mendiskusikan gaya-gaya … (2)
3 Gaya manajerial yang umum yaitu:
1.

Otokratis: Gaya manajerial di mana manajer biasanya
m...
Mendiskusikan gaya-gaya … (3)
Akhir-akhir ini manajer mulai menerapkan pendekatan
kontingensi (pendekatan gaya manajerial ...
Memahami Proses Pemasaran Dan
Perilaku Konsumen
Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (1)

1. Menjelaskan konsep pemasaran dan menggambarkan lima
kekuatan yang me...
Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (2)

5. Menguraikan faktor-faktor kunci yang mempengaruhi proses
pembelian k...
Menjelaskan konsep pemasaran dan menggambarkan
5 kekuatan yang membentuk lingkungan pemasaran
eksternal (1)
Pemasaran adal...
Menjelaskan konsep pemasaran … (2)
Manfaat menyangkut fungsi produk, dan kepuasan emosional
yang dihubungkan dengannya. Pe...
Menjelaskan tujuan rencana pemasaran dan
mengidentifikasi empat komponen bauran pemasaran (1)
Manajer pemasaran merencanak...
Menjelaskan tujuan rencana … (2)

4 komponen dasar bauran pemasaran, yaitu:
•

Produk: Pemasaran dimulai dengan produk – b...
Menjelaskan tujuan … (3)
3. Distribusi: Semua kegiatan distribusi berhubungan
dengan membawa produk dari produsen ke konsu...
Menjelaskan segmentasi pasar dan memperlihatkan cara
penggunaan segmentasi tersebut ke dalam target
pemasaran (1)
Para pem...
Menjelaskan segmentasi … (2)

Para anggota segmen pasar harus berbagi beberapa ciri
bersama yang mempengaruhi keputusan pe...
Menjelaskan segmentasi … (3)

1. Variabel geografis: Unit-unit geografis yang bisa
dipertimbangkan mengembangkan satu stra...
Menjelaskan segmentasi … (4)

3. Variabel psikografis: Mencakup gaya hidup, minat dan
sikap
4. Variabel perilaku: Merujuk ...
Menjelaskan tujuan dan nilai riset pasar (1)
Efektivitas dalam memilih bauran pemasaran dan strategi
segmentasi didasarkan...
Riset pasar dan proses
pemasaran
Menjelaskan tujuan … (2)

5 Tahap dasar pelaksanaan riset pasar:
 Mempelajari situasi terakhir
 Memilih metode riset
 M...
Menjelaskan tujuan … (3)

4 Metode dasar riset pasar:
Observasi: Memperhatikan dan mencatat preferensi dan
perilaku konsu...
Menjelaskan tujuan … (4)

Hampir segala sesuatu yang kita lakukan meninggalkan
jejak data mengenai kita, dan kumpulan, sim...
Menjelaskan tujuan … (5)

Setelah mengumpulkan informasi, pemasar menggunakan
penggalian data – aplikasi teknologi elektro...
Menguraikan faktor-faktor kunci yang mempengaruhi
proses pembelian konsumen (1)
4 Bidang yang menjadi pengaruh utama terha...
Menguraikan faktor-faktor kunci … (2)

Satu model mempertimbangkan 4 pengaruh yang
mengarah ke konsumsi:
Pengenalan masal...
Menguraikan faktor-faktor kunci … (3)

Pengenalan masalah/ kebutuhan: Proses pembelian
dimulai ketika konsumen mengenali ...
Menguraikan faktor-faktor … (4)

Motif Rasional: Alasan konsumen membeli produk tertentu
yang didasarkan pada evaluasi ya...
Menguraikan faktor-faktor … (5)

Setelah keeempat hal tersebut yang memiliki pengaruh, ada hal
terakhir yang cukup memegan...
Proses pembelian konsumen
Membahas tiga kategori pasar organisasi dan
menjelaskan perbedaan perilaku pembelian organisasi
dengan perilaku pembelian ...
Membahas tiga kategori … (2)
1) Pasar industri: Terdiri dari perusahaan bisnis yang membeli
barang untuk diubah menjadi pr...
Membahas tiga kategori … (3)
Perilaku pembelian organisasi berbeda dari perilaku pembelian
konsumen dalam dua hal utama: 1...
Menggambarkan bauran pemasaran internasional
dan bisnis kecil (1)
Ketika para pemasar memutuskan untuk terjun ke dunia glo...
Menggambarkan bauran pemasaran … (2)
3) Distribusi internasional: Dalam beberapa industri, perusahaan
telah mendapatkan ke...
Menggambarkan bauran pemasaran … (3)
Di balik keberhasilan berbagai perusahaan kecil, terletak suatu
pemahaman dari masing...
Menggambarkan bauran … (4)
… memproyeksikan biaya operasional secara cermat. Namun
ketika bisnis kecil menetapkan harga ju...
Menggambarkan bauran … (5)

… 4) Promosi bisnis kecil: Rencana bisnis kecil yang berhasil
untuk biaya promosional sebagai ...
Mengembangkan Dan Menetapkan
Harga Produk
Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (1)

1.Menjelaskan definisi produk sebagai suatu paket nilai
(value package)...
Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (2)

4. Mengidentifikasikan berbagai tujuan penetapan harga
yang menentukan ...
Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (3)

6.

Menguraikan faktor-faktor kunci yang mempengaruhi
proses pembelian ...
Menjelaskan definisi produk sebagai suatu paket
nilai (1)
Produk adalah barang, jasa, atau gagasan yang dipasarkan
untuk m...
Menjelaskan definisi …(2)

Ciri khas adalah ciri, berwujud atau tidak berwujud, yang
dibangun perusahaan ke dalam produk-p...
Menjelaskan definisi …(3)

Menurut calon pembelinya, produk dapat diklasifikasikan
ke dalam 2 kelompok: Pembeli barang kon...
Menggambarkan proses pengembagan produk
baru, dan menelusuri tahap-tahap dalam siklus
hidup produk (1)
Untuk mengembangkan...
Menggambarkan proses … (2)
1. Gagasan produk: Mencari gagasan produk baru
2. Penyaringan: Menghilangkan semua gagasan prod...
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)

1,651 views

Published on

Slide ini adalah slide Mata Kuliah Manajement Bisnis dari Universitas Tarumanagara

Published in: Education
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,651
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Bisnis Manajement 2013 (Universitas Tarumanagara)

  1. 1. Edisi Kedelapan Oleh: Ricky W. Griffin Ronald J. Ebert
  2. 2. Memahami Sistem Bisnis Amerika Serikat
  3. 3. Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: 1. Mendefinisikan sifat bisnis Amerika Serikat dan mengidentifikasikan tujuan-tujuan utamanya. 2. Menelusuri riwayat bisnis dan perubahan pandangan akuntabilitas bisnis di Amerika Serikat. 3. Menjelaskan berbagai jenis sistem ekonomi berdasarkan cara sistem tersebut mengendalikan faktor-faktor produksi melalui pasar input dan output.
  4. 4. Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: 4. Memperlihatkan dampak permintaan dan penawaran pada distribusi sumber daya di Amerika Serikat. 5. Mengidentifikasikan unsur-unsur perusahaan swasta dan menjelaskan bermacam-macam tingkat persaingan dalam sistem ekonomi Amerika Serikat.
  5. 5. Definisi sifat bisnis dan identifikasi tujuan-tujuan utamanya (1) Bisnis adalah sebuah organisasi yang memproduksi atau menjual barang atau jasa untuk mendapatkan laba.
  6. 6. Definisi sifat bisnis … (2) Prospek memperoleh laba : selisih antara pendapatan dan pengeluaran bisnis yang mendorong orang untuk membuka dan memperluas bisnis.
  7. 7. Definisi sifat bisnis … (3) Laba mengimbali pemilik untuk mengambil resiko yang tercakup dalam menginvestasikan uang dan waktu mereka.
  8. 8. Definisi sifat bisnis … (4) Bisnis memproduksi sebagian besar barang dan jasa yang dikonsumsi orang dan mempekerjakan banyak orang.
  9. 9. Penelusuran riwayat bisnis dan perubahan pandangan mengenai akuntabilitas bisnis di Amerika Serikat (1) Bentuk bisnis Amerika telah beberapa kali berevolusi selama beberapa abad ini, yaitu: Revolusi industri yang timbul pada pertengahan abad ke-18, menciptakan adanya sistem pabrik yang membuat bahan dan pekerja yang dibutuhkan untuk memproduksi barang dalam jumlah besar dan mesinmesin baru yang dibutuhkan untuk produksi massal berkumpul dalam satu tempat.
  10. 10. Penelusuran riwayat bisnis … (2) Abad ke-19 menjadi solusi peningkatan wirausahawan dalam skala besar, dan bisnis Amerika Serikat menganut filosofi laissezfaire.
  11. 11. Penelusuran riwayat bisnis … (3) Laisses-faire adalah prinsip yang menyatakan bahwa pemerintah hendaknya tidak mencampuri perekonomian melainkan harus membiarkan bisnis berlaku tanpa adanya regulasi.
  12. 12. Penelusuran riwayat bisnis … (4) Hasil dari perkembangan perusahaan dan peningkatan sistem produksi tersebut harus dibayar dengan hilangnya kebebasan pekerja.
  13. 13. Penelusuran riwayat bisnis … (5) Seiring hilangnya kebebasan pekerja, maka terjadilah perubahan era yang dinamai era produksi. Era produksi menjadi solusi bangkitnya serikat buruh dan dimulainya regulasi oleh pemerintah.
  14. 14. Penelusuran riwayat bisnis … (6) Pada tahun 1950-an dan 1960-an, timbul lagi era baru yang disebut era pemasaran Di era ini, produsen barang dan jasa mulai mencari tahu apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh pelanggan dan kemudian menyediakannya.
  15. 15. Penelusuran riwayat bisnis … (7) Pada tahun 1980-an, muncul fenomena ekonomi global. Yang menyebabkan adanya perbaikan dalam sistem komunikasi dan transportasi. Perbaikan tersebut menular kepada metode internasional yang lebih efisien dalam pembiayaan, produksi, distribusi, dan pemasaran produk dan jasa secara bersama-sama.
  16. 16. Penelusuran riwayat bisnis … (8) Dengan adanya perbaikan tersebut, maka muncul satu era yang dipicu oleh internet. Era tersebut dinamai era informasi. Perkembangan dalam era ini memberikan dorongan dalam perdagangan di semua sektor ekonomi, khususnya di bidang jasa.
  17. 17. Jenis sistem ekonomi global berdasarkan cara pengendalian faktor-faktor produksi melalui pasar input dan output (1) Sistem ekonomi adalah sistem suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya ke warga negaranya, baik perorangan maupun organisasi
  18. 18. Jenis sistem ekonomi global … (2) Sistem ekonomi berbeda dalam cara mereka mengatur 5 faktor produksi, yaitu: Sumber daya manusia, Modal, Wirausahawan, Sumber daya fisik, dan Sumber daya informasi Berbagai jenis sistem ekonomi juga berbeda sesuai cara pengambilan keputusan menyangkut produksi dan alokasi
  19. 19. 5 Faktor Produksi (1) Sumber daya manusia Kemampuan fisik dan mental orang-orang sewaktu mereka berkontribusi pada produksi di dalam perekonomian Modal Dana yang dibutuhkan untuk menciptakan dan menjalankan perusahaan/ bisnis.
  20. 20. 5 Faktor Produksi (2) Wirausahawan Individu yang melihat peluang dan mau menanggung resiko yang timbul dari penciptaan dan pengoperasian usaha bisnis baru Sumber daya fisik Hal-hal berwujud yang digunakan oleh organisasi dalam melaksanakan bisnis mereka Sumber daya informasi Data atau informasi lain yang digunakan oleh bisnis
  21. 21. Perekonomian Terpimpin Perekonomian yang mengandalkan pemerintah terpusat untuk mengendalikan semua atau sebagian besar faktor produksi dan untuk membuat semua atau sebagian besar keputusan produksi dan alokasi Yang termasuk di dalamnya adalah: Komunisme Sosialisme
  22. 22. Perekonomian Pasar (1) Perekonomian di mana individu-individu mengendalikan keputusan produksi dari alokasi melalui penawaran dan permintaan Yang termasuk di dalamnya adalah: Pasar Input dan Pasar Output Kapitalisme
  23. 23. Perekonomian Pasar (2) Pasar Input: Perusahaan membeli sumber daya dari rumah tangga yang berfungsi sebagai pemasok. Pasar Output: Perusahaan menawarkan barang dan jasa untuk menanggapi permintaan pihak rumah tangga.
  24. 24. Perekonomian Pasar (3) Basis dari politik pasar adalah kapitalisme. Kapitalisme mendorong kepemilikan swasta atas faktor-faktor produksi dan mendorong kewirausahaan dengan menawarkan laba sebagai insentif.
  25. 25. Gambar aliran sirkuler dalam perekonomian pasar
  26. 26. Perekonomian Pasar Campuran (1) Sistem ekonomi yang menampilkan sifat-sifat perkonomian terpimpin maupun perekonomian pasar Yang termasuk di dalamnya adalah: Privatisasi Sosialisme
  27. 27. Perekonomian Pasar Campuran (2) Privatisasi Proses perubahan perusahaan pemerintah menjadi milik swasta Sosialisme Sistem ekonomi terpimpin di mana pemerintah hanya memiliki dan menjalankan sumber produksi terpilih
  28. 28. Permintaan & Penawaran Permintaan Keinginan dan kemampuan pembeli untuk membeli produk atau jasa tertentu Penawaran Keinginan dan kemampuan produsen untuk menawarkan produk atau jasa tertentu untuk dijual
  29. 29. Hukum Permintaan & Penawaran Hukum Permintaan Pembeli akan membeli (melakukan permintaan) lebih banyak kalau harga produk itu turun dan membeli lebih sedikit kalau harganya naik Hukum Penawaran Para produsen akan menawarkan (melakukan penawaran) lebih banyak untuk dijual jika harga produk naik dan menawarkan lebih sedikit jika harganya turun
  30. 30. Mekanisme penawaran dan permintaan (1) Kurva permintaan menunjukkan berapa banyak produk akan diminta (dibeli) pada harga yang berbeda-beda. Kurva penawaran menunjukkan berapa banyak jumlah produk akan disediakan (ditawarkan untuk dijual) pada harga yang berbeda-beda
  31. 31. Mekanisme penawaran dan permintaan (2) Bila kedua kurva dibagankan ke grafik yang sama, titik perpotongannya adalah harga pasar atau harga ekuilibrium Harga pasar adalah harga di mana kuantitas barang yang diminta dan kuantitas barang yang ditawarkan sama
  32. 32. Mekanisme penawaran dan permintaan (3) Dalam mekanisme penawaran dan permintaan, terdapat hal yang dinamakan: Surplus: situasi di mana jumlah yang ditawarkan melebihi jumlah yang diminta, dan Defisit: situasi dimana jumlah yang diminta melebihi jumlah yang ditawarkan
  33. 33. Contoh grafik permintaan dan penawaran
  34. 34. Mengidentifikasikan unsur-unsur perusahaan swasta dan menjelaskan bermacam-macam tingkat persaingan dalam sistem ekonomi Amerika Serikat (1) Perusahaan swasta mengandalkan perusahaan swasta, yaitu sistem ekonomi yang memperbolehkan individuindividu memenuhi kepentingan pribadi mereka tanpa pembatasan pemerintah yang tidak semestinya
  35. 35. Mengidentifikasikan unsur-unsur … (2) Perusahaan swasta menuntut adanya 4 unsur: •Hak properti pribadi •Kebebasan memilih •Laba •Persaingan
  36. 36. Mengidentifikasikan unsur-unsur … (3) • Hak properti pribadi: Kepemilikan atas sumber daya yang digunakan untuk menciptakan kekayaan berada di tangan individu • Kebebasan memilih: kebebasan dalam memilih dalam memilih menjual tenaga kerja kepada siapa saja, dan juga membeli dari produsen yang mana saja
  37. 37. Mengidentifikasikan unsur-unsur … (4) • Laba: laba yang diantisipasi berpengaruh kuat pada pilihan individu atas barang dan jasa yang akan mereka produksi • Persaingan: perlombaan antar perusahaan untuk mendapatkan sumber daya atau pelanggan yang sama
  38. 38. Tingkat persaingan (1) Dalam sistem perusahaan bebas, terdapat 4 tingkat persaingan: ~ Persaingan sempurna ~ Persaingan monopolistik ~ Oligopoli ~ Monopoli
  39. 39. Tingkat persaingan (2) ~ Persaingan sempurna: pasar atau industri yang dicirikan oleh perusahaan kecil yang banyak jumlahnya dan membuat produk yang sama ~ Persaingan sempurna: pasar atau industri yang dicirikan oleh banyak pembeli dan relatif banyak penjual yang berusaha membedakan produk mereka dari pesaingnya.
  40. 40. Tingkat persaingan (3) ~ Oligopoli: Pasar atau industri yang dicirikan oleh penjual yang sedikit (umumnya berskala sangat besar) yang mempunyai kekuatan untuk mempengaruhi harga produkproduk mereka ~ Monopoli: pasar atau industri dimana hanya ada satu produsen yang dapat menetapkan harga produk-produknya
  41. 41. Tabel tingkat persaingan
  42. 42. Memahami Lingkungan Bisnis
  43. 43. Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (1) 1. Menjelaskan konsep tentang batas-batas organisasi dan lingkungan multi-organisasi 2. Menjelaskan pentingnya lingkungan perekonomian bagi bisnis dan mengidentifikasi faktor-faktor yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja dari suatu sistem ekonomi 3. Menggambarkan lingkungan teknologi dan perannya dalam bisnis
  44. 44. Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (2) 4. Menggambarkan lingkungan hukum-politik dan perannya dalam bisnis 5. Menggambarkan lingkungan sosial-budaya dan perannya dalam bisnis 6. Mengidentifikasikan munculnya tantangan dan peluang dalam lingkungan bisnis
  45. 45. Menjelaskan konsep tentang batas organisasi dan lingkungan multi-organisasi (1) Semua bisnis beroperasi dalam satu lingkungan eksternal yang terdiri dari segala sesuatu di luar batas-batas organisasi yang mempengaruhinya.
  46. 46. Menjelaskan konsep tentang batas organisasi dan lingkungan multi-organisasi (2) Batas Organisasi adalah batas yang memisahkan organisasi dari lingkungannya. Unsur yang tercakup dalam lingkungan organisasi perusahaan: kondisi ekonomi, teknologi, pertimbangan politikhukum, isu sosial, lingkungan global, isu tanggung jawab etis dan sosial, lingkungan bisnis itu sendiri, dan juga tantangan dan peluang yang muncul
  47. 47. Ilustrasi Dimensi Lingkungan Eksternal
  48. 48. Menjelaskan pentingnya lingkungan perekonomian bagi bisnis dan mengidentifikasikan faktor-faktor yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja dari sistem ekonomi (1) 2 tujuan utama sistem Amerika Serikat adalah pertumbuhan ekonomi dan stabilitas ekonomi 2 hal yang terjadi saat pertumbuhan ekonomi: 1. Output per kapita: jumlah barang dan jasa yang dihasilkan oleh sistem per orang naik dan sistem menyediakan relatif lebih banyak barang dan jasa yang diinginkan orang. 2. Orang mendapatkan manfaat dari standar hidup yang lebih tinggi – mereka dapat membeli banyak barang dan jasa dengan mata uang mereka
  49. 49. Menjelaskan pentingnya lingkungan perekonomian … (2) Produk domestik bruto GDP: nilai total barang dan jasa yang diproduksi dalam periode tertentu oleh ekonomi nasional dengan seluruh faktor produk dalam negeri. Jika GDP naik, jumlah ouput juga naik; jika jumlah output naik, maka ada pertumbuhan ekonomi Produktivitas membandingkan berapa banyak yang diproduksi oleh sistem dengan berapa banyak sumber daya yang dibutuhkan untuk memproduksinya.
  50. 50. Menjelaskan pentingnya lingkungan perekonomian … (3) Kadang, para ahli menggunakan istilah GNP (Gross National Product) atau produk nasional bruto yang merujuk pada total nilai barang dan jasa yang diproduksi secara nasional oleh satu negara dalam periode tertentu terlepas dimana faktor-faktor produksi berlokasi. GDP dibedakan menjadi 2 bagian, yaitu: GDP riil (GDP yang dihitung untuk menaggapi perubahan nilai mata uang dan perubahan harga), dan juga GDP nominal (GDP yang diukur berdasarkan dolar terkini atau berdasar semua komponen yang dinilai dengan harga sekarang)
  51. 51. Menjelaskan pentingnya lingkungan perekonomian … (4) Perhitungan GDP dilakukan dengan memperhitungkan perubahan nilai mata uang dan perubahan harga. Dengan membuat penyesuaian itu, maka yang perlu dilihat adalah GDP dan keseimbangan daya beli - prinsip bahwa nilai tukar ditetapkan sedemikian rupa sehingga harga produk yang sama di negara berbeda, kurang lebih sama.
  52. 52. Grafik GDP dan GDP per kapita
  53. 53. Menjelaskan pentingnya lingkungan perekonomian … (5) Standar hidup meningkat hanya melalui kenaikan dalam produktivitas, dan pertumbuhan riil dalam GDP mencerminkan pertumbuhan dalam produktivitas Hal yang dapat menghambat pertumbuhan yaitu: neraca perdagangan dan hutang nasional. Neraca perdagangan positif bila ekspor lebih besar daipada impor dan negatif bila impor lebih besar daripada ekspor. Neraca negatif merupakan defisit perdagangan
  54. 54. Menjelaskan pentingnya lingkungan perekonomian … (6) Neraca perdagangan adalah nilai ekonomis bagi semua produk yang diekspor sebuah negara dikurangi nilai ekonomis produk yang diimpor Hutang nasional adalah jumlah uang yang dibayarkan pemerintah kepada kreditornya.
  55. 55. Menjelaskan pentingnya lingkungan perekonomian … (7) Stabilitas ekonomi berarti bahwa jumlah uang yang tersedia dalam sistem ekonomi dan jumlah barang serta jasa yang diproduksi dalam sistem tersebut tumbuh kirakira pada tingkat yang sama. Ancaman utama pada stabilitas ekonomi yaitu inflasi dan pengangguran.
  56. 56. Menjelaskan pentingnya lingkungan perekonomian … (8) Inflasi terjadi bila kenaikan harga di seluruh sistem ekonomi. Untuk mengukur inflasi, dapat berpaling melihat ke CPI/Consumer Price Index: Ukuran harga produk-produk tertentu yang dibeli konsumen yang tinggal di daerah perkotaan Rumus angka inflasi
  57. 57. Menjelaskan pentingnya lingkungan perekonomian … (9) Pengangguran adalah tidak adanya pekerjaan bagi mereka yang aktif mencari kerja. Pengangguran dapat terjadi karena adanya Resesi (periode menurunnya jumlah output yang diukur oleh GDP riil) dan juga Depresi (resensi yang parah dan berlarutlarut)
  58. 58. Menjelaskan pentingnya lingkungan perekonomian … (10) Pemerintah mengelola ekonomi melalui 2 perangkat kebijakan. 1. Pemerintah mengelola penagihan dan pengeluaran pendapatannya melalui kebijakan fiskal (seperti kenaikan pajak). 2. Kebijakan moneter berfokus pada pengendalian ukuran pasokan uang negara.
  59. 59. Menjelaskan pentingnya lingkungan perekonomian … (11) Kebijakan fiskal dan kebijakan moneter yang diterapkan secara bersama-sama membentuk kebijakan stabilisasi. Kebijakan stabilisasi adalah kebijakan perekenonomian pemerintah yang tujuannya adalah memuluskan fluktuasi dalam output dan pengangguran serta menstabilkan harga
  60. 60. Menggambarkan lingkungan teknologi dan perannya dalam bisnis (1) Teknologi merujuk pada semua cara yang digunakan perusahaan untuk menciptakan nilai bagi konstituen mereka, termasuk pengetahuan manusia, metode kerja, peralatan fisik, elektronik dan telekomunikasi, serta berbagai sistem pengelolaan.
  61. 61. Menggambarkan lingkungan teknologi dan perannya dalam bisnis (2) 2 Kategori umum dari teknologi yang berhubungan dengan bisnis: teknologi produk dan jasa serta teknologi pengelolaan bisnis. Teknologi proses bisnis digunakan untuk memperbaiki kinerja perusahaan pada operasi internal (seperti akuntansi) dan membantu menciptakan hubungan yang lebih baik dengan konstituen eksternal, seperti pemasok dan pelanggan
  62. 62. Menggambarkan lingkungan teknologi dan perannya dalam bisnis (3) Perencanaan sumber daya perusahaan (ERP) adalah sistem informasi skala besar untuk mengorganisasi dan mengelola proses perusahaan sepanjang lini produk, departemen, dan lokasi geografis. ERP menyimpan informasi tentang kegiatan, mengoordinasi operasi internal dengan aktivitas-aktivitas oleh pemasok luar dan pelanggan, dan menghasilkan laporan keuangan dari menit ke menit.
  63. 63. Ilustrasi sistem ERP
  64. 64. Menggambarkan lingkungan hukum-politis dan perannya dalam bisnis (1) Lingkungan politik-hukum mencerminkan hubungan antara bisnis dan pemerintah, biasanya dalam bentuk regulasi pemerintah. Berbagai perwakilan pemerintah mengatur bidang-bidang penting seperti praktek periklanan, pertimbangan keamanan dan kesehatan, serta standar perilaku bisnis yang dapat diterima
  65. 65. Menggambarkan lingkungan hukum-politis dan perannya dalam bisnis (2) Sentimen pro atau antibisnis dalam pemerintah dapat mempengaruhi lebih lanjut kegiatan bisnis. Selama periode sentimen probisnis, perusahaan merasa lebih mudah bersaing dan tidak terlalu memperhatikan isu antitrust. Selama periode sentimen antibisnis, perusahaan bisa mengalami bahwa kegiatan persaingan mereka lebih dibatasi
  66. 66. Menggambarkan lingkungan hukum-politis dan perannya dalam bisnis (3) Stabilitas politik adalah satu pertimbangan penting untuk perusahaan internasional. Tidak ada bisnis yang ingin membuka perusahaan di negara lain kalau hubungan dagang negara itu tidak stabil
  67. 67. Menggambarkan lingkungan sosial-budaya dan perannya dalam bisnis (1) Lingkungan sosial mencakup kebiasaan, adat istiadat, nilai dan karakteristik demografis dari masyarakat di mana sebuah organisasi beroperasi. Proses sosial-budaya menentukan barang dan jasa serta juga standar perilaku bisnis yang dihargai dan diterima masyarakat.
  68. 68. Menggambarkan lingkungan … (2) Pilihan dan selera pelanggan bervariasi, baik di luar dan dalam batas negara. Faktor sosial-budaya juga berpengaruh perasaan pekerja tentang pekerjaan dan organisasi mereka. Dalam beberapa budaya, pekerjaan membawa makna sosial yang penting; di tempat lain, pekerjaan hanyalah satu sarana untuk satu tujuan dan orang hanya memperhatikan soal upah dan keamanan kerja
  69. 69. Menggambarkan lingkungan … (3) Suatu unsur yang paling penting dalam lingkungan sosial budaya adalah praktek pelaksanaan etika dan tanggung jawab sosial
  70. 70. Mengidentifikasikan tantangan dan peluang yang timbul dalam lingkungan bisnis (1) Bisnis dewasa ini lebih rumit dan menuntut dibandingkan sebelumnya. Perusahaan yang lebih berhasil telah menggunakan cara-cara baru dalam menanggapi tantangantantangan ini. Mereka mendefinisi ulang batasan-batasan tradisional, menggabungkan semuanya untuk mengembangkan barang dan jasa.
  71. 71. Mengidentifikasikan tantangan … (2) Perusahaan-perusahaan yang lebih berhasil tersebut berfokus pada kompetisi inti mereka – keterampilan dan sumber daya yang mereka gunakan untuk dapat bersaing dan menciptakan nilai bagi pemiliknya. Cara-cara inovatif yang dipakai perusahaan dalam menanggapi tantangan dan peluang yang bermunculan mencakup outsourcing, viral marketing dan manajemen proses bisnis.
  72. 72. Mengidentifikasikan tantangan … (3) Outsourcing: Strategi membayar pemasok dan ditributor untuk melaksanakan proses bisnis tertentu atau menyediakan barang atau sumber daya yang dibutuhkan. Kelemahannya: Hilangnya kontrol perusahaan atas operasi dan informasi.
  73. 73. Mengidentifikasikan tantangan … (4) Pemasaran gaya virus (viral marketing): strategi penggunaan pemasaran internet dan omongan dari mulut ke mulut untuk menyebarkan informasi produk. Kelebihannya: 1.Orang mengandalkan internet untuk informasi yang seharusnya didapat dari surat kabar, majalah dan televisi. 2.Unsur interaktif: pelanggan menjadi peserta dalam proses penyebaran omongan dengan melanjutkan informasi ke pengguna internet lainnya
  74. 74. Mengidentifikasikan tantangan … (5) Manajemen proses bisnis: pendekatan yang ditempuh perusahaan untuk beralih dari organisasi berorientasidepartemen ke struktur tim berorientasi proses yang melintasi batas-batas departemen Kelebihannya: Pengambilan keputusan yang jauh lebih cepat dan lebih berorientasi pada pelanggan, bahan baku, dan kegiatan operasional lebih terkoordinasi, dan produk lebih cepat menjangkau pelanggan
  75. 75. Menjalankan Bisnis Secara Etis Dan Bertanggung Jawab
  76. 76. Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (1) 1. Menjelaskan cara para individu mengembangkan kode etik pribadinya dan mengapa etika penting dalam lingkungan kerja 2. Membedakan tanggung jawab sosial dengan etika, mengidentifikasikan pihak-pihak yang berkepentingan dalam organisasi, dan menunjukkan ciri kepedulian sosial dewasa ini. 3. Memperlihatkan penerapan konsep tanggung jawab sosial pada masalah-masalah lingkungan dan pada hubungan perusahaan dengan para konsumen, karyawan dan investor
  77. 77. Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (2) 4. Mengidentifikasikan empat pendekatan umum tanggung jawab sosial dan menjelaskan empat tahap yang harus diambil perusahaan untuk mengimplementasikan program tanggung jawab sosial (CSR). 5. Menjelaskan pengaruh masalah-masalah tanggung jawab sosial dan etika terhadap bisnis skala kecil.
  78. 78. Menjelaskan cara para individu mengembangkan kode etik pribadinya dan mengapa etika penting di tempat kerja (1) Etika adalah keyakinan tentang yang benar atau salah dan yang baik atau buruk. Perilaku etis adalah perilaku yang sesuai dengan keyakinan individual dan norma sosial tentang tindakan yang benar dan baik. Perilaku tidak etis adalah perilaku yang menurut keyakinan individual dan norma sosial, salah dan buruk.
  79. 79. Menjelaskan cara para individu … (2) Etika Bisnis merujuk pada perilaku manajer dan karyawan organisasi. Etika Manajerial adalah standar-standar perilaku yang memandu para manajer.
  80. 80. Menjelaskan cara para individu … (3) Ada 3 kategori luas dari cara etika manajerial dapat mempengaruhi kerja orang: 1.Perilaku terhadap karyawan, 2.Perilaku terhadap organisasi, 3.Perilaku terhadap agen ekonomi lainnya.
  81. 81. Menjelaskan cara para individu … (4) Model penerapan penilaian etis terhadap situasi bisnis merekomendasikan 3 hal: 1.Pengumpulan informasi faktual yang relevan, 2.Peninjauan fakta untuk menentukan nilai moral paling sesuai, 3.Penyusunan penilaian etis berdasarkan benar salahnya kegiatan atau kebijakan yang diusulkan.
  82. 82. Tahapan dalam membuat keputusan etis
  83. 83. Menjelaskan cara para individu … (5) 4 Prinsip lain yang bisa mempengaruhi situasi apapun: 1.Kegunaan (Utility), 2.Hak (Rights), 3.Keadilan (Justice), 4.Kepedulian (Caring)
  84. 84. Diagram perluasan model pembuatan keputusan etis
  85. 85. Diagram prinsip-pronsip inti dan nilai-nilai organisasi
  86. 86. Menjelaskan cara para individu … (6) Untuk mempromosikan sikap jujur dan terbuka, perusahaan juga dapat mengambil langkah-langkah yang lebih spesifik untuk memformalisasikan komitmen mereka: 1.Menerapkan kode etik tertulis 2.Memberlakukan program etika
  87. 87. Membedakan tanggung jawab sosial dengan etika, mengidentifikasikan pihak-pihak yang berkepentingan dalam organisasi, dan menunjukkan ciri kepedulian sosial dewasa ini (1) Etika mempengaruhi individu. Tanggung jawab sosial merujuk pada upaya perusahaan dalam menyeimbangkan komitmennya pada pihak-pihak berkepentingan organisasi – kelompok, undividu, dan organisasi yang secara langsung dipengaruhi oleh praktek organisasi itu dan oleh karenanya, dipengaruhi kinerja perusahaan.
  88. 88. Membedakan tanggung jawab sosial … (2) Banyak Perusahaan berfokus pada 5 kelompok utama: 1.Pelanggan 2.Karyawan 3.Investor 4.Pemasok 5.Masyarakat Setempat
  89. 89. Model tanggung jawab terhadap pihak yang berkepentingan
  90. 90. Menunjukkan penyerapan konsep tanggung jawab sosial pada masalah-masalah lingkungan hidup dan juga pada hubungan perusahaan dengan pelanggan, karyawan, dan investor (1) Ketika menerapkan tanggung jawab sosial, perusahaan berhadapan dengan 4 bidang perhatian: 1.Tanggung jawab terhadap lingkungan, 2.Tanggung jawab terhadap pelanggan, 3.Tanggung jawab terhadap karyawan, 4.Tanggung jawab terhadap investor
  91. 91. Menunjukkan penyerapan konsep … (2) Tanggung jawab terhadap lingkungan Salah satu contoh tantangan besar dalam bisnis kontemporer adalah bagaimana perusahaan mengendalikan polusi Tanggung jawab terhadap pelanggan Pada umumnya terbagi atas 2 kategori, yaitu: menyediakan produk-produk berkualitas dan menetapkan harga-harga secara adil.
  92. 92. Menunjukkan penyerapan konsep … (3) Hak konsumen: Konsumen memiliki hak atas produk yang aman Konsumen mempunyai hak mengetahui seluruh aspek yang berkaitan dengan suatu produk Konsumen mempunyai hak untuk didengar Konsumen mempunyai hak untuk memilih apa yang mereka beli Konsumen mempunyai hak untuk mendapatkan informasi dalam hal pembelian Konsumen memiliki hak untuk mendapatkan layanan yang ramah
  93. 93. Menunjukkan penyerapan konsep … (4) Tanggung jawab terhadap karyawan Perusahaan dikatakan memenuhi tanggung jawab hukum dan sosialnya apabila karyawannya diberi kesempatan yang sama tanpa memandang faktor-faktor suku, jenis kelamin, atau faktor lainnya yang tidak relevan.
  94. 94. Menunjukkan penyerapan konsep … (5) Tanggung jawab terhadap investor Contoh dari penyimpangan tanggung jawab perusahaan kepada investor yaitu:  Manajemen finansial yang tidak wajar  Cek kosong (praktek ilegal yang menuliskan cek yang uangnya belum dikreditkan pada bank sewaktu cek tersebut dicairkan)  Insider trading (praktek ilegal dengan menggunakan informasi perusahaan untuk mendapatkan keuntungan pribadi)  Penyimpangan laporan keuangan
  95. 95. Mengidentifikasikan 4 pendekatan umum tanggung jawab sosial dan menjelaskan 4 tahap yang harus diambil perusahaan untuk mengimplementasikan program tanggung jawab sosial (1) Bisnis dapat mengambil 1 dari 4 sikap yg menyangkut dengan kewajiban sosialnya terhadap masyarakat: 1.Sikap Obstruktif, 2.Sikap Defensif, 3.Sikap Akomodatif, 4.Sikap Proaktif
  96. 96. Mengidentifikasikan 4 pendekatan umum …(2) Sikap Obstruktif: Pendekatan terhadap tanggung jawab sosial yang melibatkan tindakan seminimal mungkin dan mungkin melibatkan usaha-usaha menolak atau menutupi pelanggaran yang dilakukan. Sikap Defensif: Pendekatan tanggung jawab sosial yang ditandai dengan perusahaan hanya memenuhi persyaratan hukum secara minimum atas komitmennya terhadap kelompok dan individu dalam lingkungan sosialnya.
  97. 97. Mengidentifikasikan 4 pendekatan umum …(3) Sikap Akomodatif: Pendekatan tanggung jawab sosial yang diterapkan suatu perusahaan, dengan melakukannya, apabila diminta, melebihi persyaratan hukum minimum dalam komitmennya terhadap kelompok dan individu dalam lingkungan sosialnya. Sikap Proaktif: Pendekatan tanggung jawab sosial yang diterapkan suatu perusahaan, yaitu secara aktof mencari peluang untuk memberikan sumbangan demi kesejahteraan kelompok dan individu dalam lingkungan sosialnya.
  98. 98. Mengidentifikasikan 4 pendekatan umum …(4) Sebuah model mengemukakan pendekatan 4 langkah untuk mendorong rasa tanggung jawab sosial di seluruh perusahaan: 1.Tanggung jawab sosial harus mulai pada puncak dan termasuk dalam perencanaan strategis. 2.Para manajer puncak harus mengembangkan rencana yang merinci tingkat dukungan manajemen.
  99. 99. Mengidentifikasikan 4 pendekatan umum …(5) 3.Seorang eksekutif harus diberi tugas dalam agenda. 4.Organisasi harus sesekali melaksanakan audit sosial – analisis keberhasilannya dalam menggunakan dana yang telah ditetapkan untuk tujuan tanggung jawab sosial.
  100. 100. Spektrum pendekatan tanggung jawab sosial korporasi
  101. 101. Menjelaskan pengaruh masalah-masalah tanggung jawab sosial dan etika terhadap bisnis berskala kecil. Bagi para pelaku bisnis kecil, isu etika adalah persoalan tentang etika individual. Tetapi dalam pertanyaan tentang tanggung jawab sosial, mereka harus menanyakan diri sendiri apakah mereka dapat menghasilkan suatu agenda sosial. Mereka juga harus menyadari bahwa para manajer di semua organisasi menghadapi isu etika dan tanggung jawab sosial.
  102. 102. Memahami kewirausahaan dan kepemilikan bisnis baru
  103. 103. Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (1) 1. Mendefinisikan bisnis kecil, membahas arti penting bisnis ini bagi perekonomian, dan menjelaskan tipe bisnis kecil apa yang mungkin berhasil. 2. Menjelaskan kewirausahaan dan menjabarkan beberapa karakteristik kunci kepribadian wirausahawan dan kegiatan kewirausahaan. 3. Menggambarkan rencana bisnis dan keputusan awal yang diambil oleh bisnis kecil serta mengidentifikasikan sumber bantuan keuangan yang tersedia untuk perusahaan tersebut. 4. Menjelaskan beberapa alasan utama terjadinya pertambahan bisnis baru dan mengidentifikasikan alasan utama keberhasilan dan kegagalan dalam bisnis kecil.
  104. 104. Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (2) 5. Menjelaskan kepemilikan tunggal dan kemitraan serta membahas keuntungan dan kerugian masing-masingnya. 6. Menggambarkan perusahaan, membahas keuntungan dan kerugiannya, serta mengidentifkasikan berbagai jenis perusahaan. 7. Menjelaskan isu dasar yang tercakup dalam penciptaan dan pengelolaan perusahaan serta mengidentifikasikan tren dan isuisu terkini dalam kepemilikan perusahaan.
  105. 105. Mendefinisikan bisnis kecil, membahas pentingnya bisnis kecil bagi perekonomian A.S., dan menjalankan tipe bisnis kecil mana yang paling mungkin berhasil (1) Bisnis kecil dioperasikan dan dimiliki secara independen serta tidak mendominasi pasarnya. Kontribusi dari bisnis kecil dapat diukur berdasarkan efeknya terhadap tiga aspek sistem ekonomi: 1.Penciptaan lapangan kerja, 2.Inovasi, 3.Arti pentingnya bagi bisnis besar
  106. 106. Mendefinisikan bisnis kecil… (2) Kelompok industri bisnis kecil utama: 1.Jasa 2.Konstruksi 3.Keuangan dan Asuransi 4.Grosir 5.Eceran 6.Perakitan 7.Transportasi
  107. 107. Grafik yang menunjukkan arti penting bisnis kecil bagi Amerika Serikat
  108. 108. Pie Chart Persentase Bisnis Kecil Berdasarkan Industri
  109. 109. Menjelaskan kewirausahaan dan menjabarkan beberapa karakteristik utama kepribadian dan kegiatan wirausaha (1) Wirausahawan mengandaikan resiko kepemilikan bisnis dengan satu tujuan utama yakni pertumbuhan dan ekspansi. Banyak pemilik perusahaan kecil suka menganggap dirinya sebagai wirausahan, padahal bisa saja orang itu hanya pemilik bisnis, atau hanya wirausahawan, atau juga bisa juga keduanya.
  110. 110. Menjelaskan kewirausahaan … (2) Perbedaan dasar antara pemilikan bisnis kecil dan wirausahawan adalah aspirasi – keinginan wirausahawan untuk memulai suatu bisnis dan menumbuhkannya. Kebanyakan wirausahawan yang sangat sukses biasanya banyak akal dan mempunyai perhatian terhadap hubungan pelanggan; yang dewasa ini sering menjadi pemimpin yang berpikiran terbuka yang mengandalkan jaringan, rencana bisnis, dan konsensus, serta tidak membedakan gender.
  111. 111. Menggambarkan rencana bisnis dan keputusan awal yang diambil oleh bisnis kecil serta mengidentifikasikan sumber bantuan keuangan yang tersedia untuk perusahaan tersebut (1) Rencana bisnis adalah titik awal untuk sebuah bisnis baru, dimana wirausahawan meringkaskan strategi bisnis untuk perusahaan baru dan menunjukkan bagaimana cara strategi tersebut akan diimplementasikan. Rencana itu akan semakin penting karena kreditor dan investor memerlukannya sebagai alat untuk memutuskan apakah harus memberi dana atau melakukan investasi.
  112. 112. Menggambarkan rencana bisnis … (2) Rencana bisnis memutuskan strategi untuk produksi dan pemasaran, unsur-unsur legal dan organisasi, serta akuntansi dan keuangan. Selanjutnya, wirausahawan harus memutuskan untuk membeli bisnis yang ada atau mulai dari nol.
  113. 113. Menjelaskan alasan utama semakin banyaknya bisnis baru didirikan dan mengidentifikasikan alasan utama keberhasilan dan kegagalan bisnis kecil (1) 5 Faktor penyebab ribuan bisnis baru dimulai di Amerika Serikat: 1. Munculnya e-commerce, 2. Wirausahawan yang beralih dari bisnis besar, 3. Meningkatnya peluang bagi minoritas dan wanita, 4. Peluang baru dalam perusahaan global, dan 5. Meningkatnya tingkat daya tahan hidup di antara bisnis kecil.
  114. 114. Menjelaskan alasan utama … (2) 4 Faktor yang ikut menyebabkan kegagalan bisnis kecil: 1. Manajer tidak berkompeten dan tidak berpengalaman, 2. Kurang memberi perhatian, 3. Sistem kontrol yang lemah, dan 4. Tidak cukup modal.
  115. 115. Menjelaskan alasan utama … (3) 4 Faktor yang ikut menyebabkan keberhasilan bisnis kecil: 1. Kerja keras, dorongan dan dedikasi, 2. Permintaan pasar akan produk atau jasa yang disediakan, 3. Kompetensi manajerial, dan 4. Keberuntungan.
  116. 116. Bisnis Awal: Keberhasilan Dan Kegagalan
  117. 117. Grafik pertumbuhan perdagangan online
  118. 118. Menjelaskan usaha perseorangan dan persekutuan serta membahas keuntungan dan kerugian masing-masingnya (1) Usaha perseorangan dimiliki dan biasanya dioperasikan oleh satu orang. Ada insentif pajak bagi bisnis baru yang kemungkinan menderita kerugian pada tahap awal. Kekurangan utamanya adalah tanggung jawab tak terbatas. Kerugian lainnya adalah kurangnya kontinuitas: usaha perseorangan bubar bila pemiliknya meninggal
  119. 119. Menjelaskan usaha perseorangan … (2) Persekutuan firma adalah usaha perseorangan yang pemiliknya terdiri dari sekutu pemilik. Keuntungan terbesarnya adalah kemampuan untuk tumbuh dengan menambah bakat dan uang yang baru. Persekutuan bukanlah satu entitas hukum. Para sekutu dikenai pajak sebagai individu dan kekurangannya adalah tanggung jawab yang tidak terbatas. Masing-masing mitra bertanggung jawab atas hutang semua kemitraan.
  120. 120. Menjelaskan usaha perseorangan … (3) Persekutuan bisa kurang sinambung, dan sulit melakukan peralihan kepemilikan. Tidak ada mitra yang bisa melakukan penjualan tanpa penjualan mitra yang lainnya.
  121. 121. Ringkasan perbandingan: Tiga Bentuk Bisnis
  122. 122. Menggambarkan perusahaan, membahas keuntungan dan kerugiannya, dan mengidentifikasikan jenis-jenis perusahaan (1) Semua perusahaan memiliki ciri-ciri bersama tertentu: status hukum sebagai entitas terpisah, hak dan kewajiban properti yang berbeda, serta rentang kehidupan yang tidak terbatas: mereka bisa menggugat dan digugat; membeli, memegang, dan menjual properti; membuat dan menjual produk; melakukan kejahatan dan ditahan serta dihukum karenanya.
  123. 123. Menggambarkan perusahaan … (2) Keuntungan terbesar dari perusahaan adalah tanggung jawab terbatas. Tanggung jawab investor terbatas pada investasi pribadi. Keuntungan lainnya adalah kontinuitas. Kelebihan perusahaan salah satunya adalah kemudahan mendapatkan uang. Dengan menjual saham, mereka memperluas jumlah investor dan jumlah dana yang tersedia. Proteksi legal cenderung membuat para peminjam lebih bersedia memberikan pinjaman.
  124. 124. Menggambarkan perusahaan … (3) Satu kelemahan perusahaan adalah bahwa dengan proses yang disebut tawaran tender, sebuah perusahaan dapat diambil alih walaupun bertentangan dengan keinginan manajernya. Perusahaan sangat teregulasi dan harus memenuhi persyaratan hukum di negara tempatnya berada. Kekurangan potensial terbesar adalah pajak ganda.
  125. 125. Menggambarkan perusahaan … (4) Penawaran Tender Penawaran untuk membeli saham yang dilakukan oleh calon pembeli, langsung kepada para pemegang saham perusahaan yang dituju, yang kemudia membuat keputusan sendiri-sendiri untuk menjualnya atau tidak.
  126. 126. Menggambarkan perusahaan … (5) Pajak Ganda Situasi pembayaran pajak baik oleh perusahaan atas laba yang diperoehnya maupun oleh pemegang saham atas pendapatan dividennya
  127. 127. Jenis perusahaan... (1) Jenis perusahaan: 1. Perseroan terbatas: Perusahaan yang sahamnya secara luas dipegang dan dapat dijual kepada masyarakat umum 2. S Corporation: Hasil campuran antara perusahaan tertutup dan persekutuan; dikelola dan dioperasikan seperti perusahaan tetapi diangap sebagai persekutuan untuk tujuan pajak 3. Limited Liability Corporation (LLC): Hibrida antara perusahaan terbuka dan persekutuan yang para pemiliknya dikenakan pajak sebagai sekutu tetapi menikmati manfaat tanggung jawab terbatas
  128. 128. Jenis perusahaan... (2) 4. Perusahaan profesional: Bentuk kepemilikan yang mengizinkan para profesional mengambil manfaat perusahaan sementara memberikan mereka tanggung jawab bisnis terbatas dan tanggung jawab profesional yang tidak terbatas. 5. Perusahaan multinasional: Bentuk perusahaan yang melintasi batas-batas negara.
  129. 129. Tipe Korporasi
  130. 130. Menjelaskan isu dasar yang tercakup dalam pengelolaan perusahaan dan mengidentifkasikan tren dan isu terkini dalam kepemilikan perusahaan (1) Perusahaan menjual saham kepada investor yang kemudian menjadi pemegang saham dan pemilik sesungguhnya. Laba didistribusikan di kalangan pemegang saham dalam bentuk dividen, dan manajer melayani kebijaksanaan mereka. Saham preferen menawarkan para pemegangnya dividen yang pasti.
  131. 131. Menjelaskan isu dasar … (2) Saham biasa umumnya membayar dividen hanya kalau perusahaan menghasilkan laba, dan para pemegang saham memiliki klaim terakhir untuk aset apapun. Badan pelaksana perusahaan adalah dewan direksi. Kebanyakan anggota dewan tidak berpartisipasi dalam manajemen sehari-hari, namun mempekerjakan tim manajer. Tim ini disebut officers, biasanya dikepalai oleh seorang eksekutif kepala (CEO), yang bertanggung jawab atas keseluruhan kinerja perusahaan.
  132. 132. Menjelaskan isu dasar …(3) Saham preferen: saham yang menjamin dividen tetap bagi pemegangnya dan memiliki prioritas klaim atas kekayaan perusahaan tetapi tidak memiliki hak memberikan suara dalam perusahaan. Saham biasa: saham yang menjamin adanya hak memberikan suara (voting) pada perusahaan tapi memiliki klaim terakhir atas kekayaan perusahaan.
  133. 133. Menjelaskan isu dasar … (4) Dalam aliansi strategis, dua atau lebih organisasi berkolaborasi pada satu proyek untuk pendapatan timbal balik. Ketika para mitra berbagi kepemilikan perusahaan baru, pengaturan tersebut dinamakan usaha patungan. Rencana kepemilikan saham karyawan memungkinkan karyawan memiliki saham perusahaan yang cukup besar melalui dana perwalian yang dibangun atas nama mereka. Banyak saham saat ini dibeli oleh investor institusional.
  134. 134. Menjelaskan isu dasar … (5) Merger terjadi bila dua atau lebih perusahaan yang besarnya sama bergabung menciptakan satu perusahaan baru. Dalam akusisi, sebuah perusahaan membeli perusahaan lain yang lebih kecil skalanya dari perusahaan mereka. Merger dan akuisisi memungkinkan perusahaan meningkatkan lini produk, memperluas operasi, ekspansi ke negara lain, dan menciptakan perusahaan baru.
  135. 135. Menjelaskan isu dasar … (6) Divestitur terjadi bila sebuah perusahaan menjual sebagian operasi bisnisnya yang sudah ada atau menetapkannya sebagai perusahaan baru dan independen. Bila perusahaan menjual sebagian dari dirinya untuk meningkatkan modal, strategi ini dikenal sebagai spin-off.
  136. 136. Memahami konteks bisnis global
  137. 137. Setelah mempelajari bab ini, Anda akan mampu: 1.Mendiskusikan munculnya bisinis internasional dan menggambarkan tempat pasar utama dunia. 2.Menjelaskan bagaimana perbedaan bentuk keunggulan kompetitif, neraca ekspor-impor, nilai tukar, dan persaingan luar negeri dapat mempengaruhi bagaimana sebuah negara dan bisnis berespons terhadap lingkungan internasional.
  138. 138. Setelah mempelajari bab ini, Anda akan mampu: 3.Mendiskusikan faktor-faktor apa saja yang diperhitungkan untuk memutuskan terjun ke dunia bisnis internasional dan memilih level keterlibatan internasional dan struktur organisasi internasional. 4.Menggambarkan cara-cara perbedaan sosial, kebudayaan, ekonomi, hukum, dan politik antar negara berpengaruh pada bisnis internasional.
  139. 139. Membahas timbulnya bisnis internasional dan menggambarkan tempat pasar dunia yang utama (1) Dunia ekonomi menjadi sistem saling tergantung yang rumit – proses yang disebut globalisasi. Beberapa kekuatan yang digabungkan menyulut dan mendukung globalisasi: 1) Pemerintah dan bisnis lebih sadar akan manfaat globalisasi, 2) teknologi baru membuat perjalanan internasional, komunikasi, dan perdagangan lebih cepat dan murah, 3) tekanan bersaing kadang-kadang mendorong perusahaan berekspansi ke pasar asing hanya supaya bisa bersaing, 4) pakta kesepakatan dagang juga memainkan peran penting.
  140. 140. Membahas timbulnya… (2) 4 kesepakatan paling penting: 1. General Agreement on Tariffs dan Trade (GATT), 2. North American Free Trade Agreement (NAFTA), 3. Uni Eropa (EU), dan 4. World Trade Organization (NATO). Ekonomi dunia kontemporer berkembang di sekitar 3 pasar utama: Amerika Utara, Eropa, dan Asia Pasifik.
  141. 141. Partner Dagang Utama Amerika Serikat
  142. 142. Menjelaskan bagaimana perbedaan dalam keunggulan bersaing, neraca ekspor-impor, nilai tukar, dan persaingan luar negeri, menentukan cara-cara negara dan bisnis menanggapi lingkungan internasional (1) Para ahli ekonomi pernah berfokus pada dua bentuk keunggulan untuk menjelaskan perdagangan internasional: Keunggulan absolut dan Keunggulan komparatif dalam barang-barang yang dapat diproduksinya lebih efisien atau lebih baik dari barang lain.
  143. 143. Menjelaskan bagaimana perbedaan … (2) Keunggulan absolut: Kemampuan suatu negara untuk memproduksi suatu barang lebih murah daripada negara lain. Keunggulan komparatif: kemampuan suatu negara untuk memproduksi beberapa produk lebih murah atau lebih baik daripada negara lain. Keunggulan bersaing nasional: keunggulan bersaing internasional berakar dari kombinasi kondisi faktor, kondisi permintaan, industri terkait dan industri pendukung, serta strategi, struktur, dan persaingan perusahaan
  144. 144. Menjelaskan bagaimana… (3) Teori baru tentang keunggulan bersaing nasional merupakan satu model yang diterima luas mengenai alasan terlibatnya suatu negara dalam perdagangan internasional. Neraca perdagangan suatu negara adalah total nilai ekonomi dari semua produk yang diimpornya dikurangi total nilai ekonomi dari semua produk yang diekspornya. Bila negatif, negara tersebut mengalami defisit, dan bila neracanya positif, maka negara tersebut memiliki surplus perdagangan; dimana lebih banyak uang masuk dibandingkan uang keluar.
  145. 145. Atribut Keunggulan Bersaing Nasional
  146. 146. Menjelaskan bagaimana… (4) Nilai tukar adalah nilai dipertukarkannya mata uang satu negara dengan mata uang negara lain. Bila nilai mata uang suatu negara melemah , perusahaan mengalami kesulitan mengekspor produk dan perusahaan asing menjadi lebih mudah memasuki pasar lokal; bila nilai mata uangnya menguat , maka neraca perdagangan sebuah negara akan membaik karena perusahaan domestik akan mengalami dorongan untuk mengekspor.
  147. 147. Impor dan Ekspor Amerika Serikat
  148. 148. Defisit Perdagangan Amerika Serikat
  149. 149. Membahas faktor-faktor apa saja yang dibutuhkan dalam memutuskan untuk terjun ke dunia bisnis internasional dan dalam memilih level keterlibatan internasional dan struktur organisasi internasional (1) Setelah memutuskan untuk go international, sebuah perusahaan harus memutuskan tingkat keterlibatannya. Ada beberapa kemungkinan: 1) Eksportir dan Importir; 2) Perusahaan internasional; dan 3) Perusahaan multinasional. Spektrum strategi organisasi internasional mencakup hal-hal berikut: 1) Agen independen; 2) Pemberian lisensi; 3) Kantor cabang; 4) Aliensi strategis (atau usaha bersama); dan 5) Investasi langsung di negara lain
  150. 150. Membahas faktor-faktor… (2) • Eksportir: Perusahaan yang mendistribusikan dan menjual produk-produk kepada satu atau lebih negara asing • Importir: perusahaan yang membeli produk di pasar asing dan kemudian mengimpornya untuk dijual kembali di negaranya • Perusahaan internasional: Perusahaan yang menjalankan sebagian besar bisnisnya di negara-negara asing
  151. 151. Membahas faktor-faktor… (3) • Perusahaan multinasional: Perusahaan yang merancang, memproduksi dan memasarkan produk-produk di banyak negara • Agen independen: Individu atau organisasi asing yang setuju untuk mewakili kepentingan eksportir • Pemberian lisensi: Perjanjian dimana perusahaan memilih individu atau organisasi asing untuk memanufaktur atau memasarkan produk-produk mereka di negara lain
  152. 152. Membahas faktor-faktor… (4) • Kantor cabang: Kantor di luar negeri yang didirikan oleh perusahaan internasional dan multinasional • Aliensi strategis: Perjanjian di mana perusahaan menemukan sekutu asing yang menyumbang sejumlah sumber daya yang diperlukan untuk bisnis baru di negara sekutu tersebut. • Investasi langsung di luar negeri: Rancangan di mana suatu perusahaan mendirikan aset yang berwujud (tangible asset) di negara lain
  153. 153. Skema Go International
  154. 154. Menggambarkan beberapa cara perbedaan sosial, budaya, ekonomi, hukum dan politik diantara bangsa-bangsa mempengaruhi bisnis internasional (1) Perbedaan ekonomi dapat jelas terlihat dari perbedaan seperti bahasa dan juga nilai-nilai kecil yang dapat mempengaruhi kegiatan operasional. Dalam menghadapi ekonomi campuran, perusahaan harus menyadari kapan dan sampai sejauh mana pemerintah terlibat dalam satu industri tertentu. Dampak ekonomi bahkan bisa lebih besar dalam ekonomi terpimpin.
  155. 155. Menggambarkan beberapa… (2) Pemerintah dapat menetapkan kondisi untuk melakukan bisnis dan bahkan melarangnya sama sekali. Mereka dapat mengontrol arus modal dan menggunakan pajak untuk mempengaruhi aktivitas dalam satu industri tertentu, bahkan dapat menyita properti milik pihak asing. Isu politik dan hukum yang umum di bisnis internasional mencakup kuota, embargo, tarif, subsidi, peraturan kandungan lokal, dan peraturan praktek bisnis.
  156. 156. Menggambarkan beberapa… (3) • Kuota: Pembatasan jumlah produk jenis tertentu yang dapat di impor ke dalam suatu negara • Embargo: Instruksi pemerintah yang melarang ekspor dan/ atau impor produk tertentu atau seluruh produk dari negara tertentu • Tarif: Pajak yang dikenakan atas produk-produk impor • Subsidi: Pembayaran pemerintah untuk membantu bisnis domestik bersaing dengan perusahaan asing
  157. 157. Menggambarkan beberapa… (4) • Proteksionisme: Praktek melindungi bisnis domestik dari persaingan pasar bebas • Peraturan kandungan lokal: Hukum yang menuntut bahwa produk-produk yang dijual di negara tertentu paling tidak sebagiannya dibuat di situ • Hukum praktek bisnis: Undang-undang yang mengatur praktek bisnis di suatu negara.
  158. 158. Menggambarkan beberapa… (5) • Kartel: Asosiasi produsen yang bertujuan mengontrol penawaran dan harga • Dumping: Praktek penjualan suatu produk di luar negeri dengan harga yang lebih rendah dari harga yang diterapkan di negara asal
  159. 159. Mengelola Perusahaan Bisnis
  160. 160. Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (1) 1. Menetapkan sasaran dan merumuskan strategi sebagai langkah awal manajemen yang efektif 2. Menjabarkan 4 aktivitas yang membentuk proses manajemen 3. Mengidentifkasikan tipe-tipe manajer berdasarkan tingkatan dan bidangnya 4. Menjelaskan 5 manajer yang mendasar 5. Menggambarkan pengembangan dan menjelaskan arti penting budaya perusahaan.
  161. 161. Menjelaskan pentingnya menetapkan sasaran dan merumuskan strategi sebagai langkah awal manajemen efektif (1) Manajemen yang efektif dimulai dengan menetapkan sasaran – tujuan yang diharapkan (dan direncanakan) untuk dicapai oleh sebuah bisnis. Penetapan sasaran memiliki 4 tujuan spesifik: 1) Memberikan pedoman bagi para manajer; 2) Membantu mengalokasikan sumber daya; 3) membantu menentukan budaya perusahaan; dan 4) membantu manajer menilai kinerja.
  162. 162. Menjelaskan pentingnya… (2) Setiap perusahaan menetapkan 3 jenis sasaran: 1.Sasaran jangka panjang 2.Sasaran jangka menengah 3.Sasaran jangka pendek
  163. 163. Menjelaskan pentingnya… (3) Untuk mencapai sasaran-sasaran yang sudah ditentukan tersebut, biasanya perusahaan mempertimbangkan 3 jenis strategi: • Strategi perusahaan: Strategi untuk menentukan sikap keseluruhan perusahaan ke arah pertumbuhan dan cara cara perusahaan mengelola bisnis atau lini produknya
  164. 164. Menjelaskan pentingnya… (4) 2. Strategi bisnis: Strategi, pada tingkat unit bisnis atau lini produk, yang berfokus pada posisi kompetitif perusahaan 3. Strategi fungsional: Strategi yang digunakan manajer di bidang khusus untuk memutuskan cara terbaik mencapai tujuan perusahaan melalui produktivitas
  165. 165. Hierarki Strategi
  166. 166. Menjelaskan pentingnya… (5) Langkah yang di ambil dalam perumusan strategi yaitu: • Menetapkan sasaran strategis – Sasaran jangka panjang yang langsung berasal dari pernyataan misi perusahaan (pernyataan organisasi mengenai cara organisasi itu mencapai maksudnya dalam lingkungan bisnis itu dijalankan) • Analisis SWOT – Strength (kekuatan) dan Weakness (kelemahan) perusahaan, Opportunity (kesempatan) dan Threat (ancaman)
  167. 167. Menjelaskan pentingnya… (6) •Menganalisis Organisasi dan lingkungannya (Analisis lingkungan: Proses pemindaian lingkungan bisnis terhadap segala ancaman dan peluang; analisis organisasi: Proses analisa kekuatan dan kelemahan perusahaan)
  168. 168. Skema Perumusan Strategi
  169. 169. Menjelaskan pentingnya… (7) Perencanaan terjadi dalam tiga level yang membantu hierarki, karena impementasi rencana praktis hanya terjadi bila ada aliran logis dari satu level ke level berikut. Ditentukan oleh dewan dan manajemen puncak, rencana strategis mencerminkan keputusan tentang alokasi sumber daya, prioritas perusahaan, dan rencana strategis.
  170. 170. Menjelaskan pentingnya… (8) Rencana taktis, mencakup manajemen atas dan menengah, adalah rencana dengan rentang yang lebih pendek untuk mengimplementasikan aspek khusus dari rencana strategis. Rencana operasional, yang dikembangkan oleh manajer level menengah atau rendah, menetapkan target jangka pendek untuk kinerja harian, mingguan atau bulanan.
  171. 171. Menjelaskan pentingnya… (9) Perusahaan sering mengembangkan rencana alternatif apabila segala sesuatunya berjalan salah. Ada 2 metode umum menyangkut apa yang tidak terlihat sebelumnya yaitu rencana kontingensi dan manajemen krisis
  172. 172. Menjabarkan empat kegiatan yang membentuk proses manajemen (1) Manajemen merupakan proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan semua sumber daya perusahaan untuk mencapai sasaran organisasi. Perencanaan ialah menetapkan apa yang harus dilakukan perusahaan dan cara terbaik melakukannya. Proses menata sumber daya dan kegiatan menjadi struktur yang koheren disebut pengorganisasian.
  173. 173. Menjabarkan empat kegiatan yang membentuk proses manajemen (2) Dalam pengarahan, seorang manajer memandu dan memotivasi karyawan untuk mencapai tujuan perusahaan. Pengawasan adalah proses memantau kinerja perusahaan untuk menjamin perusahaan mencapai sasarannya
  174. 174. Proses Pengawasan
  175. 175. Mengidentifikasikan tipe-tipe manajer berdasarkan tingkatan dan bidangnya (1) Ada 3 level manajemen: 1. Manajer puncak: Eksekutif puncak yang jumlahnya sedikit dan bertanggung jawab atas keseluruhan kinerja perusahaan besar 2. Manajer menengah: Manajer yang mengmplementasikan strategi, kebijakan, dan keputusan yang diambil oleh manajer puncak. 3. Manajer lini pertama: Manajer yang bekerja dengan dan menyelia karyawan yang melapor kepada mereka.
  176. 176. Mengidentifikasikan tipe-tipe … (2) Di perusahaan manapun, kebanyakan manajer bekerja di salah satu dari lima bidang: 1. Manajer Sumber Daya Manusia 2. Manajer Operasi 3. Manajer Pemasaran 4. Manajer Informasi 5. Manajer Finansial
  177. 177. Mengidentifikasikan tipe-tipe … (3) 1. Manajer Sumber Daya Manusia: Merekrut dan melatih karyawan, menilai kinerja, dana menetapkan kompensasi 2. Manajer Operasi: Bertanggung jawab atas produksi, inventori, dan kendali mutu 3. Manajer Pemasaran: Bertanggung jawab untuk menyerahkan produk dari produsen ke konsumen 4. Manajer Informasi: Merancang dan mengimplementasikan sistem untuk mengumpulkan, mengorganisasi, dan mendistribusikan informasi. 5. Manajer Finansial: Mengawasi fungsi akuntansi dan sumber daya keuangan
  178. 178. Menerangkan 5 keterampilan manajemen yang mendasar (1) Manajer yang efektif harus mengembangkan keterampilan dalam 5 bidang: • Keterampilan teknis: Keterampilan yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas khusus. • Keterampilan hubungan manusia: Keterampilan dalam memahami dan berhubungan dengan manusia. • Keterampilan konseptual: Merujuk pada kemampuan berpikir abstrak dan mendiagnosis dan menganalisis situasi yang berbeda.
  179. 179. Menerangkan 5 keterampilan …(2) 4. Keterampilan mengambil keputusan: Mencakup kemampuan untuk mendefinisikan masalah dan menyeleksi langkah tindakan terbaik. 5. Keterampilan manajemen waktu: Merujuk pada pemanfaatan waktu yang produktif. Selain itu, di abad ke-21 ini, ada keterampilan lain dalam 2 bidang yang akan menjadi lebih penting, yaitu: Keterampilan Manajemen Global dan Keterampilan Manajemen Teknologi
  180. 180. Menerangkan pengembangan dan menjelaskan pentingnya budaya perusahaan (1) Setiap perusahaan memiliki identitas yang unik yang disebut budaya perusahaan, yakni: pengalaman, riwayat, keyakinan, dan norma perusahaan yang dianut bersama. Hal tersebut ikut menentukan iklim bisnis dan iklim kerja dari sebuah organisasi. Budaya perusahaan yang kuat akan mengarahkan usaha dan membantu setiap orang bekerja untuk mengejar tujuan yang sama
  181. 181. Menerangkan pengembangan …(2) Agar penggunaan satu budaya perusahaan dapat meraih manfaat, manajer harus menyelesaikan beberapa tugas, yang semuanya bergantung pada komunikasi, yaitu: 1) Manajer sendiri harus memiliki pemahaman yang jelas tentang budaya perusahaan; …
  182. 182. Menerangkan pengembangan …(3) Agar … 2) mereka harus menyalurkan budaya itu ke orang lain dalam organisasi; 3) mereka dapat melestarikan budaya dengan menghargai dan mempromosikan mereka yang memahaminya dan bekerjasama untuk mempertahankannya.
  183. 183. Menerangkan pengembangan …(4) Jika ternyata suatu organisasi harus mengubah budayanya, organisasi tersebut harus mengkomunikasikan sifat perubahan itu kepada karyawan maupun pada pelanggannya.
  184. 184. Proses Pengambilan Keputusan
  185. 185. Mengorganisasikan perusahaan bisnis
  186. 186. Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (1) 1. Membahas elemen-elemen yang mempengaruhi struktur organisasi perusahaan. 2. Membahas spesialisasi dan departementalisasi sebagai kerangka bangunan dari struktur organisasi. 3. Membedakan pengertian antara tanggung jawab, wewenang, delegasi, dan akuntabilitas, serta menjelaskan perbedaan pengambilan keputusan dalam organisasi tersentralisasi dan terdesentralisasi.
  187. 187. Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (2) 4. Menjelaskan perbedaan antara struktur organisasi fungsional, divisional, matriks, dan internasional, serta membahas bentuk rancangan organisasi baru yang paling populer. 5. Menjelaskan organisasi informal dan membahas intrapreneuring.
  188. 188. Membedakan unsur-unsur yang mempengaruhi struktur organisasi perusahaan (1) Komponen operasi dan struktural yang lazim dalam suatu bisnis mencakup serangkaian pekerjaan yang harus dilakukan dan keseluruhan tujuan spesifik. Setiap organisasi harus mengembangkan struktur organisasi yang paling tepat – spesifikasi dari pekerjaan yang dilakukan dan cara mereka berhubungan satu sama lain. Sebagian besar organisasi hampir secara terus menerus mengganti strukturnya.
  189. 189. Membedakan unsur-unsur yang mempengaruhi struktur organisasi perusahaan (2) Perusahaan menyiapkan bagan organisasi untuk menjelaskan struktur dan menunjukkan kepada karyawan dimana mereka berada dalam operasi perusahaan. Setiap kotak menggambarkan satu jabatan, dan garis tebal menunjukkan rantai komando, atau hubungan pelaporan.
  190. 190. Contoh Bagan Organisasi
  191. 191. Menjelaskan spesialisasi dan departementalisasi sebagai bangunan dasar struktur organisasi (1) Dua aktivitas membangun struktur dasar dalam semua organisasi. Proses mengidentifikasi pekerjaan-pekerjaan spesifik dan merancang orang untuk menjalankannya, menghasilkan spesialisasi pekerjaan. Setelah terspesialisasi, pekerjaan dikelompokkan ke dalam unit-unit logis - proses departementalisasi. Departementalisasi membuat suatu departemen sebagai pusat laba – unit perusahaan terpisah yang bertanggung jawab terhadap biaya dan labanya sendiri.
  192. 192. Menjelaskan spesialisasi … (2) Departementalisasi mengikuti salah satu (atau kombinasi) dari lima bentuk: 1.Departementalisasi berdasarkan pelanggan, 2.Departementalisasi berdasarkan produk, 3.Departementalisasi berdasarkan proses, 4.Departementalisasi berdasarkan geografis, 5.Departementalisasi berdasarkan fungsi
  193. 193. Lima Bentuk Departementalisasi (1) 1.Departementalisasi berdasarkan pelanggan: Departementalisasi berdasarkan jenis pelanggan yang kemungkinan besar membeli produk tertentu 2.Departementalisasi berdasarkan produk: Departementalisasi berdasarkan produk tertentu yang diciptakan 3.Departementalisasi berdasarkan proses: Departementalisasi berdasarkan proses produksi yang digunakan dalam menciptakan barang atau jasa
  194. 194. Lima Bentuk Departementalisasi (2) 4. Departementalisasi berdasarkan geografis: Departementalisasi berdasarkan wilayah yang dilayani perusahaan 5. Departementalisasi berdasarkan fungsi: Departementalisasi berdasarkan kelompok fungsi atau aktivitas
  195. 195. Berbagasi Bentuk Departementalisai
  196. 196. Contoh Struktur Organisasi dan rentang kendali
  197. 197. Tiga bentuk wewenang Perusahaan (1) Apapun tipe struktur organisasi yang dikembangkan suatu perusahaan, perusahaan tersebut harus memutuskan siapa yang memiliki wewenang atas orang lain. Dalam perkembangannya terjadilah jaringan interaksi yang kompleks. Interaksi ini mungkin berbentuk 3 wewenang: lini, staf, atau komite
  198. 198. Tiga bentuk wewenang (2) 1. Wewenang lini: Struktur organisasi yang wewenangnya mengalir dalam rantai komando dari pucuk pimpinan perusahaan ke bawahannya; dan rata-rata perusahaan bergantung pada departemen lini – yaitu departemen yang berkaitan langsung dengan produksi dan penjualan produksi tertentu.
  199. 199. Tiga bentuk wewenang (3) 2. Wewenang staf: Wewenang yang didasarkan pada keahlian dan biasanya berupa tugas memberikan nasihat kepada para manajer lini. Yang dimaksud sebagai Staf adalah penasihat dan penyuluh yang membantu departemen lini dalam mengambil keputusan tetapi tidak memiliki wewenang untuk membuat keputusan akhir. 3. Wewenang komite dan kelompok: Wewenang yang diberikan kepada komite atau kelompok kerja yang terlibat dalam operasional perusahaan sehari-hari.
  200. 200. Contoh Struktur Organisasi Lini dan Staf
  201. 201. Bentuk- Bentuk Dasar Struktur Organisasi (1) Ada 4 bentuk dasar struktur organisasi yang mencerminkan tren umum yang diikuti sebagian besar perusahaan: 1.Fungsional, 2.Divisional, 3.Matriks, dan 4.Internasional
  202. 202. Bentuk- Bentuk Dasar Struktur Organisasi (2) 1.Fungsional: Bentuk organisasi bisnis yang wewenangnya ditentukan oleh keterkaitan antara fungsi dan aktivitas kelompok. 2.Divisional: Struktur organisasi dengan divisi-divisi – departemen yang memproduksi dan memasarkan produknya sendiri – korporasi beroperasi sebagai bisnis yang bersifat otonom di bawah naungan korporasi yang lebih besar.
  203. 203. Bentuk- Bentuk Dasar Struktur Organisasi (3) 3. Matriks: Struktur organisasi yang dibentuk berdasarkan kelompok-kelompok dan anggota kelompok melapor kepada dua manajer atau lebih. 4. Internasional: Pendekatan struktur organisasi yang dikembangkan untuk merespons kebutuhan, memproduksi, membeli, dan menjual di pasar global.
  204. 204. Contoh Struktur Organisasi Matriks pada Omnimedia
  205. 205. Contoh Struktur Divisi Internasional
  206. 206. Organisasi abad 21 (1) Dengan berkembangnya pasar dan kebutuhan akan kebutuhan perubahan organisasi, maka sekarang ini ada 4 bentuk baru dari organisasi yang populer: 1.Organisasi tanpa batas, 2.Organisasi tim, 3.Organisasi maya,dan 4.Organisasi pembelajaran.
  207. 207. Organisasi abad 21 (2) 1.Organisasi tanpa batas: organisasi yang meminimalkan atau menghilangkan batasan-batasan dan struktur tradisional 2.Organisasi tim: organisasi yang hampir sepenuhnya bergantung pada tim bertipe proyek, dengan sedikit atau tanpa hierarki
  208. 208. Organisasi abad 21 (3) 3. Organisasi maya: organisasi yang memiliki sedikit atau tanpa struktur formal 4. Organisasi pembelajaran: organisasi yang mengintegrasikan pengembangan berkelanjutan melalui pembelajaran dan pengembangan karyawan secara berkesinambungan
  209. 209. Contoh Struktur Organisasi Maya
  210. 210. Organisasi Informal Organisasi informal lebih merupakan jaringan kerja interaksi sosial sehari-hari di antara karyawan perusahaan yang tidak berkaitan dengan struktur wewenang formal perusahaan itu. Selain itu juga terdapat kelompok informal yang sebenarnya adalah sekelompok orang yang saling berinteraksi. Jaringan komunikasi yang digunakan adalah jaringan komunikasi informal – satu alur komunikasi informal yang menyebarkan informasi ke seluruh organisasi.
  211. 211. Intrapreneuring (1) Kadang-kadang sejumlah organisasi mengambil sikap untuk mendukung organisasi informal. Mereka melakukannya untuk berbagai macam alasan. Dua alasan yang mungkin diantaranya: 1) Sebagian besar manajer sadar bahwa organisasi informal pasti terjadi, baik diinginkan maupun tidak; 2) Banyak manajer yang mengetahui cara menggunakan organisasi informal tersebut untuk mendukung organisasi formal
  212. 212. Intrapreneuring (2) Sebagai contohnya, banyak perusahaan yang mendukung proses yang disebut intrapreneuring: menciptakan dan mempertahankan inovasi dan fleksibilitas lingkungan bisnis kecil di dalam batas struktur organisasi yang besar dan birokratif. Menurut sejarah, sebagian besar inovasi berasal dari individu yang ada dalam bisnis berskala kecil. Tapi, kadangkala bila bisnis tersebut terlalu berkembang, inovasi dan kreativitas cenderung menjadi korban dari kiprah perusahaan untuk meraup lebih banyak penjualan dan laba
  213. 213. Mengelola Sumber Daya Manusia Dan Hubungan Tenaga Kerja
  214. 214. Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (1) 1. Mendefinisikan manajemen sumber daya manusia dan menjelaskan cara para manajer merencanakan sumber daya manusia 2. Mengidentifikasikan tugas-tugas dalam penyusunan staf perusahaan dan membahas cara organisasi menyeleksi, mengembangkan, dan menilai kinerja karyawan 3. Menggambarkan komponen utama sistem kompensasi dan menggambarkan beberapa isu legal penting yang berkaitan dengan proses penerimaan karyawan, pemberian kompensasi…
  215. 215. Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (2) 3)…, dan pengelolaan karyawan di tempat kerja masa kini. 4) Membahas keanekaragaman angkatan kerja, pengelolaan pekerja berilmu, dan penggunaan pekerja paruh waktu sebagai perubahan penting di tempat kerja masa kini. 5) Menjelaskan alasan para pekerja berorganisasi membentuk serikat buruh dan menggambarkan proses tawar-menawar kolektif.
  216. 216. Manajemen Sumber Daya Manusia (1) Manajemen SDM adalah serangkaian aktivitas organisasi yang diarahkan pada usaha untuk menarik, mengembangkan dan mempertahankan angkatan kerja yang efektif. Perencanaan SDM mencakup 2 tugas: Analisis pekerjaan dan juga perkiraan permintaan dan penawaran tenaga kerja.
  217. 217. Manajemen Sumber Daya Manusia (2) 1) Analisis pekerjaan: Analisis sistematis terhadap pekerjaan-pekerjaan dalam organisasi. Yang terdiri dalam dua bagian: - Deksripsi pekerjaan: Evaluasi sistematis terhadap tugas-tugas, lingkungan kerja, alat, bahan, dan perlengkapan yang berkaitan dengan kinerja suatu pekerjaan. - Spesifikasi pekerjaan: Penjabaran keterampilan, kemampuan, dan keterangan-keterangan lain yang dibutuhkan untuk melakukan suatu pekerjaan.
  218. 218. Manajemen Sumber Daya Manusia (3) 2) Memperkirakan Permintaan dan penawaran SDM. Dalam peramalan penawaran tenaga kerja terdiri dari dua tugas: - Meramalkan penawaran internal (internal supply) – jumlah dan jenis karyawan yang akan berada di perusahaan pada satu waktu tertentu di masa mendatang. - Meramalkan penawaran eksternal (external supply) – jumlah dan jenis orang yang akan tersedia bagi proses rekrutmen dari semua pasar tenaga kerja.
  219. 219. Proses perencanaan SDM
  220. 220. Penyusunan staf (1) Penyusunan staf sebuah organisasi berarti merekrut dan mempekerjakan paduan orang yang tepat. Perekrutan merupakan proses untuk menarik orang-orang yang memenuhi syarat dalam melamar lowongan kerja. Perekrutan internal berarti mempertimbangkan karyawan yang ada sebagai calon – kebijakan yang membantu membangun semangat kerja dan menjaga karyawan bermutu tinggi. Perekrutan eksternal dilakukan dengan memikat orang dari luar organisasi.
  221. 221. Penyusunan staf (2) Metode-metode perekrutan eksternal mencakup: iklan lowongan, wawancara kampus, penggunaan agen kerja atau perusahaan pencari eksekutif, perekrutan serikat buruh, dan rujukan dari karyawan yang ada. Langkah selanjutnya adalah proses seleksi, untuk meramalkan keberhasilan kerja pelamar dan kemudian mempekerjakan calon yang paling menjanjikan.
  222. 222. Penyusunan staf (3) Karyawan-karyawan baru harus dilatih dan diizinkan untuk mengembangkan keterampilan pekerjaan. Pelatihan saat bekerja terjadi saat karyawan sedang bekerja. Pelatihan di luar tempat kerja berlangsung pada lokasi di luar tempat bekerja dimana lingkungan yang terkontrol memungkinkan studi yang terfokus. Selain itu, ada juga perusahaanperusahaan yang menggunakan pelatihan simulasi – pelatihan di luar tempat kerja di lingkungan kerja yang disimulasi.
  223. 223. Penyusunan staf (4) Setelah hal tersebut dilaksanakan, maka di perusahaanperusahaan besar seringkali ada penilaian kinerja untuk menunjukkan seberapa baiknya pekerja melakukan pekerjaannya. Hal tersebut mencakup penilaian reguler tertulis, lalu observasi dari manajer dan berakhir dengan pembahasan penilaian antara karyawan dan manajer.
  224. 224. Menggambarkan komponen-komponen utama Sistem Kompensasi dan menggambarkan beberapa isu hukum penting yang tercakup dalam perekrutan, kompensasi, dan pengelolaan pekerja di tempat kerja dewasa ini (1) Dewasa ini, kebanyakan karyawan juga mengharapkan tunjangan tertentu dari pemberi kerja mereka. Faktor utama yang dapat digunakan untuk mempertahankan pekerja terampil adalah dengan sistem kompensasi – penetapan imbalan yang diberikan organisasi kepada individu sebagai balas jasa atas kesediaan mereka untuk melakukan berbagai pekerjaan dan tugas dalam organisasi.
  225. 225. Menggambarkan … (2) Kompensasi yang biasanya diterapkan adalah upah dan gaji. Upah: Kompensasi dalam bentuk uang yang dibayarkan berdasar jumlah waktu yang digunakan untuk bekerja. Gaji: Kompensasi dalam bentuk uang yang dibayarkan karena seseorang melaksanakan tanggung jawab pekerjaan Selain itu ada juga sistem lain yang dapat digunakan untuk memotivasi karyawan yaitu program insentif
  226. 226. Menggambarkan … (3) Program insentif: Program upah yang khusus dirancang untuk memotivasi kinerja yang tinggi. Tunjangan – kompensasi selain upah dan gaji – terdiri atas persentase besar dari kebanyakan anggaran kompensasi. Undang-Undang menuntut kebanyakan perusahaan untuk memberikan tunjangan pensiun sebagai jaminan sosial dan asuransi kompensasi pekerja (asuransi keselematan kerja)
  227. 227. Menggambarkan … (4) Contoh dari program insentif yaitu: Profit-sharing plan: rencana insentif untuk mendistribusikan bonus kepada karyawan ketika laba perusahaan naik di atas level tertentu Gainsharing plan: rencana insentif untuk memberi imbalan ke berbagai kelompok atas perbaikan produktivitas Pay-for-knowledge plan: rencana insentif untuk mendorong karyawan mempelajari keterampilan baru atau menjadi terampil pada pekerjaan lain
  228. 228. Menggambarkan… (5) Kebanyakan perusahaan menyediakan asuransi kesehatan, jiwa, dan cacat; rencana pensiun membayar pensiun kepada para pekerja ketika mereka pensiun. Banyak perusahaan bereksperimen dengan rencana pemotongan biaya, seperti cafeteria benefit plan dimana jumlah uang tunjangan tertentu per karyawan disisihkan sehingga setiap karyawan dapat memilih dari berbagai alternatif.
  229. 229. Menggambarkan … (6) Salah satu bidang pengaturan SDM adalah kesetaraan kesempatan kerja – peraturan untuk melindungi orang dari diskriminasi yang tidak adil atau tidak tepat di tempat kerja. Kelompok terlindungi terdiri dari semua individu yang memiliki satu atau beberapa ciri bersama sebagaimana terindikasi dalam Undang-undang (ras, warna kulit, agama, gender, usia, negara asal dan lain-lain)
  230. 230. Menggambarkan … (7) Pemberlakuan undang-undang kesetaraan ditangani oleh Equal Employment Opportunity Commission (Komisi Kesetaraan peluang kerja) atau EEOC yang bertanggung jawab atas regulasi federal, dan juga Office of Federal Contract Compliance Program atau OFCCP, yang bertanggung jawab atas pelaksanaan aturan yang berlaku bagi perusahaan yang menjalankan bisnis dengan pemerintah.
  231. 231. Menggambarkan … (8) Bisnis semacam itu harus mengajukan satu rencana tindakan afirmatif – satu pernyataan tertulis tentang bagaimana bisnis itu bermaksud merekrut, mempekerjakan, dan mengembangkan para anggota dari kelas yang dilindungi
  232. 232. Membahas keanekaragaman angkatan kerja, manajemen pekerja berilmu, dan penggunaan pekerja paruh waktu sebagai perubahan penting di tempat kerja masa kini (1) Keanekaragaman angkatan kerja merujuk pada kisaran sikap, nilai, dan perilaku pekerja yang berbeda berdasarkan gender, ras, usia, etnis, kemampuan fisik, dan karakteristik relevan lainnya. Karyawan yang menambah nilai karena apa yang mereka ketahui biasanya disebut pekerja berilmu, dan mengelolanya secara cermat membantu menentukan keberhasilan perusahaan di masa mendatang.
  233. 233. Membahas keanekaragaman … (2) Pekerja paruh waktu mencakup karyawan kontrak independen, pekerja panggilan, pekerja sementara, pekerja sewaan atau kontrak, dan pekerja paruh waktu. Mereka mengerjakan pekerjaan lain dari yang dikerjakan karyawan tetap atau purnawaktu dalam organisasi.
  234. 234. Menjelaskan alasan para pekerja membentuk organisasi serikat buruh dan menggambarkan proses tawar-menawar kolektif (1) Serikat buruh adalah kelompok individu yang bekerja bersama untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu (upah yang lebih tinggi, pekerjaan yang lebih aman, dan lain-lain). Relasi tenaga kerja menggambarkan proses kesepakatan dengan karyawan yang diwakili oleh serikat buruh.
  235. 235. Menjelaskan alasan … (2) Proses tawar-menawar kolektif mulai ketika serikat buruh diakui sebagai perunding bagi para anggotanya. Siklus tawar menawar dimulai ketika pemimpin serikat buruh bertemu untuk menyepakati kontrak. Kebuntuan terjadi bila manajemen dan tenaga kerja gagal menyepakati suatu kontrak. Taktik yang biasanya dilakukan adalah pemogokan, yang terjadi bila untuk sementara karyawan tidak bekerja dan menolak untuk bekerja.
  236. 236. Menjelaskan alasan … (3) Serikat buruh juga bisa menggunakan picketing, dimana pekerja berbaris di depan fasilitas pemberi kerja untuk menjelaskan alasan mereka melakukan pemogokan. Dalam boikot, anggota serikat buruh sepakat untuk tidak membeli produk-produk dari pemberi kerja. Selama perlambatan kerja, para pekerja melakukan pekerjaan mereka secara jauh lebih lambat dari biasanya. Dengan melakukan sickout, sejumlah besar pekerja beralasan sakit dan tidak masuk kerja
  237. 237. Menjelaskan alasan … (4) Manajemen juga bisa terpaksa melakukan lockout – menolak pekerja masuk ke tempat kerja. Perusahaan juga dapat mempekerjakan pengganti sementara atau permanen yang disebut strikebreaker, namun undang-undang melarang penggantian permanen atas pekerja yang mogok karena praktek yang tidak adil. Perusahaan mungkin juga mendapatkan keputusan yang sah untuk melarang pekerja mogok atau melarang serikat pekerja mencampuri urusan penggantian pekerja.
  238. 238. Menjelaskan alasan … (5) Daripada menggunakan taktik ini, tenaga kerja dan manajemen dapat meminta pihak ketiga untuk membantu menyelesaikan perselisihan. Dalam mediasi, pihak ketiga yang netral dapat mengusulkan tetapi tidak dapat menentukan penyelesaian. Dalam Arbitrasi sukarela, pihak ketiga merumuskan penyelesaian atara dua pihak, yang sepakat untuk tunduk keada hakim dari luar. Arbitrasi wajib, yang bisa dituntut secara hukum, menyelesaikan perselisihan antara pegawai negeri dengan pemerintah seperti Pemadam kebakaran dan pejabat polisi
  239. 239. Zona tawar-menawar
  240. 240. Memotivasi dan Memimpin Karyawan
  241. 241. Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (1) 1. Menguraikan sifat dan pentingnya kontrak psikologis dalam lingkungan kerja. 2. Mendiskusikan pentingnya kepuasan kerja dan semangat kerja karyawan dan merangkum peranan kedua hal tersebut dalam hubungan antar manusia di lingkungan kerja. 3. Mengidentifikasi dan merangkum teori-teori mengenai motivasi karyawan yang paling penting
  242. 242. Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (2) 4) Menguraikan beberapa strategi yang dipakai oleh organisasi untuk meningkatkan kepuasan kerja dan motivasi karyawan. 5) Mendiskusikan gaya-gaya kepemimpinan manajerial yang berbeda-beda dampaknya pada hubungan antar manusia di lingkungan kerja
  243. 243. Mengendalikan sifat dan pentingnya kontrak psikologis dalam lingkungan kerja Landasan dari hubungan manusia yang baik – interaksi antara karyawan dan majikan serta sikap mereka terhadap yang lain – adalah angkatan kerja yang puas dan termotivasi. Kepuasan dan motivasi bergantung pada kontrak psikologis antara organisasi dan karyawan: sejumlah harapan yang dipegang oleh karyawan menyangkut kontribusi yang akan mereka berikan dan yang akan diberikan organisasi sebagai imbalannya.
  244. 244. Mendiskusikan pentingnya kepuasan kerja dan semangat kerja karyawan dan merangkum peran keduanya dalam hubungan manusia di lingkungan kerja (1) Kepuasan kerja adalah tingkatan kegembiraan yang didapatkan orang karena melakukan pekerjaan. Jika senang dengan pekerjaannya, mereka akan relatif puas. Karyawan yang puas mungkin memiliki semangat kerja yang tinggi – keseluruhan sikap karyawan terhadap lingkungan kerja mereka. Semangat kerja mencerminkan seberapa jauh mereka memahami bahwa kebutuhan mereka tercapai oleh pekerjaan mereka.
  245. 245. Mendiskusikan pentingnya … (2) Karyawan yang puas dan memiliki semangat yang tinggi, dalam banyak hal akan membawa organisasi ke dalam keuntungan, dan mereka juga akan lebih loyal serta memberikan sumbangan yang bermanfaat. Namun, jika semangat kerja yang rendah bisa mengakibatkan perputaran karyawan yang tinggi – persentase angkatan kerja organisasi yang keluar dan harus digantikan.
  246. 246. Mendiskusikan pentingnya … (3) Tingkat perputaran yang tinggi mengakibatkan gangguan terhadap jadwal produksi, biaya pelatihan ulang yang tinggi, dan merosotnya produktivitas perusahaan.
  247. 247. Mengidentifikasi dan merangkum teori-teori motivasi karyawan yang paling penting (1) Motivasi adalah seperangkat kekuatan yang menyebabkan orang berperilaku dengan cara tertentu. Douglas McGregor mengklasifikasi keyakinan tentang perilaku manusia menjadi dua perangkat asumsi. Manajer yang menganut Teori X yakin bahwa pada dasarnya orang malas dan harus dihukum atau diimbali. Manajer yang menganut Teori Y yakin bahwa orang pada dasarnya tertarik untuk menjadi produktif dan senderung mendapatkan karyawan yang puas dan termotivasi.
  248. 248. Teori X dan Teori Y
  249. 249. Mengidentifikasi dan … (2) Model hierarki kebutuhan manusia Abraham Maslow berpendapat bahwa orang yang bekerja berupaya memuaskan satu atau lebih dari lima kebutuhan yang berbeda. Teori dua faktor dari Frederick Herzberg menyatakan bahwa kepuasan dan ketidakpuasan bergantung pada faktor-faktor higienis, seperti kondisi kerja, dan faktor motivasi, seperti pengekuan karena pekerjaan dilakukan dengan baik.
  250. 250. Hierarki kebutuhan Maslow
  251. 251. Mengidentifikasi dan … (3) Teori Dua Faktor: Teori motivasi yang menyatakan bahwa kepuasan kerja bergantung dari dua macam faktor, higienis dan motivasi
  252. 252. Teori Dua Faktor
  253. 253. Mengidentifikasi dan … (4) Teori ekspektansi mengemukakan bahwa orang termotivasi untuk bekerja dapat diperoleh. Teori keadilan berfokus pada perbandingan sosial – orang yang mengevaluasi perlakuan organisasi terhadap mereka dibandingkan dengan perlakuan terhadap orang lain.
  254. 254. Model Teori Ekspektansi
  255. 255. Menguraikan beberapa strategi yang dipakai oleh perusahaan untuk meningkatkan kepuasan kerja dan motivasi karyawan (1) 5 Program utama yang dirancang untuk membuat pekerjaan menjadi lebih menarik dan lebih dihargai: 1.Teori Reinforcement/ Modifikasi perilaku 2.Manajemen berdasarkan tujuan 3.Manajemen partisipatif dan pemberdayaan 4.Manajemen tim 5.Pengayaan pekerjaan
  256. 256. Menguraikan beberapa … (2) 1.Teori Reinforcement/ Modifikasi perilaku: Teori bahwa perilaku dapat didorong atau dikurangi dengan cara memberikan saran berupa imbalan atau hukuman. 2.Manajemen berdasarkan tujuan: Serangkaian prosedur yang mencakup manajer dan bawahannya dalam menetapkan sasaran dan mengevaluasi kemajuan. 3.Manajemen partisipatif dan pemberdayaan: Metode meningkatkan kepuasan kerja dengan cara …
  257. 257. Menguraikan beberapa … (3) 3.… memberi kesempatan kepada karyawan untuk memberikan suara dalam manajemen pekerjaannya dan perusahaan. 4.Manajemen tim: Metode meningkatkan kepuasan dengan memberikan tanggung jawab membuat keputusan untuk kegiatan-kegiatan kecil tertentu. 5.Pengayaan pekerjaan: Metode meningkatkan kepuasan kerja dengan cara menambah satu atau lebih faktor motivasi ke dalam kegiatan kerja.
  258. 258. Menguraikan beberapa … (4) Dengan merestrukturisasi pekerjaan demi mencapai kecocokan yang lebih memuaskan antara pekerja dan pekerjaan mereka, perancangan ulang pekerjaan memotivasi individu dengan kebutuhan yang kuat untuk pertumbuhan karier atau prestasi. Banyak perusahaan bereksperimen dengan cara: jadwal kerja yang dimodifikasi, berbagi pekerjaan, program waktu fleksibel dan juga telecommuting.
  259. 259. Mendiskusikan gaya-gaya kepemimpinan manajerial yang berbeda dan dampak-dampaknya pada hubungan manusia di lingkungan kerja (1) Satu komponen penting dari fungsi manajer sebagai pengarah adalah kepemimpinan, yaitu proses memotivasi orang lain untuk bekerja memenuhi tujuan tertentu. Teoriteori kontemporer tentang kepemimpinan berfokus pada gaya manajerial – pola perilaku yang diperagakan manajer ketika berhadapan dengan bawahan.
  260. 260. Mendiskusikan gaya-gaya … (2) 3 Gaya manajerial yang umum yaitu: 1. Otokratis: Gaya manajerial di mana manajer biasanya memberikan perintah dan mengharapkan mereka dipatuhi tanpa ragu-ragu. 2. Demokratis: Gaya manajerial di mana manajer meminta masukan dari bawahannya sebelum membuat keputusan, tetapi tetap memegang kekuatan akhir dalam pembuatan keputusan. 3. Wewenang penuh: Gaya manajerial dimana manajer biasanya berperan sebagai penasihat terhadap bawahannya yang diperbolehkan membuat keputusan
  261. 261. Mendiskusikan gaya-gaya … (3) Akhir-akhir ini manajer mulai menerapkan pendekatan kontingensi (pendekatan gaya manajerial yang berkeyakinan bahwa perilaku manajerial yang tepat terhadap segala situasi bergantung pada elemen-elemen yang unik dari situasi tersebut). Pendekatan ini mengakui kerumitan masaah manajerial dan mengakui bahwa orang dalam budaya yang berbeda mengharapkan hal-hal yang berbeda dari manajer mereka.
  262. 262. Memahami Proses Pemasaran Dan Perilaku Konsumen
  263. 263. Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (1) 1. Menjelaskan konsep pemasaran dan menggambarkan lima kekuatan yang membentuk lingkungan pemsaran eksternal. 2. Menjelaskan tujuan rencana pemasaran dan mengidentifikasikan empat komponen bauran pemasaran 3. Menjelaskan segmentasi pasar dan memperlihatkan cara menggunakan segmentasi tersebut dalam pemasaran. 4. Menjelaskan tujuan dan nilai riset pemasaran
  264. 264. Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (2) 5. Menguraikan faktor-faktor kunci yang mempengaruhi proses pembelian konsumen 6. Membahas tiga kategori pasar organisasi dan menjelaskan perbedaan perilaku pembelian konsumen. 7. Menggambarkan bauran pemasaran internasional dan bisnis kecil
  265. 265. Menjelaskan konsep pemasaran dan menggambarkan 5 kekuatan yang membentuk lingkungan pemasaran eksternal (1) Pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan konsepsi, penetapan harga, promosi, serta distribusi gagasan, barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan individu dan organisasi. Konsumen membeli produk yang menawarkan nilai terbaik – perbandingan manfaat produk dengan biayanya – bila menyangkut pemenuhan kebutuhan dan keinginan mereka
  266. 266. Menjelaskan konsep pemasaran … (2) Manfaat menyangkut fungsi produk, dan kepuasan emosional yang dihubungkan dengannya. Pembeli yang puas akan memahami bahwa manfaat berasal dari pembelian melebihi biayanya. Setiap program pemasaran harus mengakui 5 faktor luar yang terdiri dari lingkungan eksternal perusahaan dan mempengaruhi program pemasarannya dengan mengakui adanya peluang atau ancaman: 1) lingkungan politik dan hukum; 2) lingkungan sosial dan budaya; 3) lingkungan teknologi; 4) lingkungan ekonomi; 5) lingkungan persaingan.
  267. 267. Menjelaskan tujuan rencana pemasaran dan mengidentifikasi empat komponen bauran pemasaran (1) Manajer pemasaran merencanakan dan mengimplementasikan semua kegiatan pemasaran yang mengalihkan produk kepada pelanggan. Kegiatan-kegiatan ini terfokus pada rencana pemasaran – strategi terinci untuk memfokuskan upaya memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan. Manajer pemasaran tergantung pada 4 komponen dasar dalam pemasaran atau bauran pemasaran, yaitu: Produk, Penetapan harga, Distribusi, Promosi.
  268. 268. Menjelaskan tujuan rencana … (2) 4 komponen dasar bauran pemasaran, yaitu: • Produk: Pemasaran dimulai dengan produk – barang, jasa atau gagasan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan konsumen. Diferensiasi produk adalah penciptaan ciri atau citra yang membuat produk berbeda dari pesaing. • Penetapan harga: Penetapan harga adalah strategi menyeleksi harga yang paling tepat untuk menjual produk
  269. 269. Menjelaskan tujuan … (3) 3. Distribusi: Semua kegiatan distribusi berhubungan dengan membawa produk dari produsen ke konsumen. 4. Promosi: Promosi merujuk pada teknik mengkomunikasikan informasi tentang produk dan juga mencakup periklanan
  270. 270. Menjelaskan segmentasi pasar dan memperlihatkan cara penggunaan segmentasi tersebut ke dalam target pemasaran (1) Para pemasar berpikir dari segi pasar sasaran – kelompok orang yang memiliki keinginan dan kebutuhan yang sama yang dapat diharapkan menunjukkan minat terhadap produk yang sama. Target pemasaran menuntut segmentasi pasar – membagi pasar ke dalam jenis pelanggan atau “segmen”.
  271. 271. Menjelaskan segmentasi … (2) Para anggota segmen pasar harus berbagi beberapa ciri bersama yang mempengaruhi keputusan pembelian. Para periset melihat pada beberapa pengaruh yang berbeda terhadap perilaku konsumen. Ada 4 pengaruh yang paling penting: 1) Variabel geografis; 2) Variabel demografis; 3) Variabel psikografis; 4) Variabel perilaku.
  272. 272. Menjelaskan segmentasi … (3) 1. Variabel geografis: Unit-unit geografis yang bisa dipertimbangkan mengembangkan satu strategi segmentasi 2. Variabel demografis: Menggambarkan populasi dengan mengidentifikasi ciri-ciri tertentu seperti usia, pendapatan, gender, latar belakang etnis, status perkawinan, ras, agama, dan kelas sosial
  273. 273. Menjelaskan segmentasi … (4) 3. Variabel psikografis: Mencakup gaya hidup, minat dan sikap 4. Variabel perilaku: Merujuk pada cara konsumen menggunakan produk tersebut, alasan mereka membelinya, dan kesetiaan mereka terhadap produk tersebut
  274. 274. Menjelaskan tujuan dan nilai riset pasar (1) Efektivitas dalam memilih bauran pemasaran dan strategi segmentasi didasarkan pada informasi yang tepat waktu rentang tren di lingkungan pasar. Riset pemasaran adalah studi mengenai kebutuhan dan keinginan konsumen serta cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Riset pasar umumnya digunakan untuk mengembangkan produk baru atau produk yang digantikan. Keberhasilannya seringkali bergantung pada 4 metode dasar riset pasar: observasi, survei, kelompok fokus, dan percobaan.
  275. 275. Riset pasar dan proses pemasaran
  276. 276. Menjelaskan tujuan … (2) 5 Tahap dasar pelaksanaan riset pasar:  Mempelajari situasi terakhir  Memilih metode riset  Mengumpulkan data  Menganalisis data  Mempersiapkan laporan
  277. 277. Menjelaskan tujuan … (3) 4 Metode dasar riset pasar: Observasi: Memperhatikan dan mencatat preferensi dan perilaku konsumen Survei: Inti dari survei manapun adalah kuesioner Kelompok fokus: Orang dikumpulkan di satu tempat, disajikan satu isu dan diminta untuk membahasnya Percobaan: Membandingkan tanggapan-tanggapan dari orang yang sama dalam lingkungan yang berbeda
  278. 278. Menjelaskan tujuan … (4) Hampir segala sesuatu yang kita lakukan meninggalkan jejak data mengenai kita, dan kumpulan, simpanan, serta pengambilan kembali data dalam file elektronik disebut penyimpanan. Bagi para periset pemasaran, penyimpanan data merupakan tambang emas yang berisi petunjukpetunjuk tentang perilaku konsumen.
  279. 279. Menjelaskan tujuan … (5) Setelah mengumpulkan informasi, pemasar menggunakan penggalian data – aplikasi teknologi elektronik untuk mencari, menyaring, dan mengorganisasi ulang kumpulan data guna menyingkap informasi pemasaran yang bermanfaat.
  280. 280. Menguraikan faktor-faktor kunci yang mempengaruhi proses pembelian konsumen (1) 4 Bidang yang menjadi pengaruh utama terhadap perilaku konsumen: •Pengaruh Psikologis: mencakup motivasi, persepsi, kemampuan belajar, dan sikap individu •Pengaruh pribadi: mencakup gaya hidup, kepribadian, dan status ekonomi •Pengaruh sosial: mencakup keluarga, pendapat pemimpin, dan kelompok referensi lainnya •Pengaruh budaya: mencakup budaya, subkultur, dan kelas sosial
  281. 281. Menguraikan faktor-faktor kunci … (2) Satu model mempertimbangkan 4 pengaruh yang mengarah ke konsumsi: Pengenalan masalah/ kebutuhan Pencarian informasi Evaluasi alternatif yang ada Keputusan membeli
  282. 282. Menguraikan faktor-faktor kunci … (3) Pengenalan masalah/ kebutuhan: Proses pembelian dimulai ketika konsumen mengenali masalah/ kebutuhan Pencarian informasi: Setelah mengenal satu kebutuhan, para konsumen mencari informasi
  283. 283. Menguraikan faktor-faktor … (4) Motif Rasional: Alasan konsumen membeli produk tertentu yang didasarkan pada evaluasi yang logis atas sejumlah atribut produk seperti misalnya biaya, mutu dan kegunaan Motif Emosional: Alasan konsumen membeli produk tertentu yang didasarkan pada faktor-faktor non obyektif dan mencakup kemampuan bersosialiasi, meniru yang lain, dan estetika.
  284. 284. Menguraikan faktor-faktor … (5) Setelah keeempat hal tersebut yang memiliki pengaruh, ada hal terakhir yang cukup memegang peran penting karena berkaitan erat dengan kelangsungan loyalitas konsumen, yaitu evaluasi pascapembelian dimana para pemasar ingin konsumen yang telahh membeli produk mereka senang setelah mengkonsumsi produk sehingga mereka diharapkan membelinya lagi.
  285. 285. Proses pembelian konsumen
  286. 286. Membahas tiga kategori pasar organisasi dan menjelaskan perbedaan perilaku pembelian organisasi dengan perilaku pembelian konsumen (1) Pasar organisasional (atau komersial), dimana suatu organisasi membeli barang dan jasa yang digunakan dalam menciptakan dan menyerahkan produk konsumen, termasuk dalam 3 kategori: 1) Pasar industri; 2) Pasar pedagang perantara; 3) Pasar pemerintah dan institusional.
  287. 287. Membahas tiga kategori … (2) 1) Pasar industri: Terdiri dari perusahaan bisnis yang membeli barang untuk diubah menjadi produk atau barang lain yang digunakan selama produksi 2) Pasar pedagang perantara: Perantara yang membeli darang jadi dan menjualnya kembali 3) Pasar pemerintah dan institusional: Pemerintah lokal, negara bagian, dan pusat membeli produk-produk yang tahan lama dan tidak tahan lama. Pasar intitusional terdiri dari pembeli non pemerintah seperti rumah sakit, gereja, museum, dan badan amal
  288. 288. Membahas tiga kategori … (3) Perilaku pembelian organisasi berbeda dari perilaku pembelian konsumen dalam dua hal utama: 1) Perbedaan dalam pembeli: Pembeli organisasi adalah para profesional yang dilatih dalam mengatur hubungan pembeli-penjual dan merundingkan syaratsyarat oembelian. Mereka biasanya para spesialis dalam satu lini produk dan sering menjadi pakar tentang produk yang mereka beli; 2) Perbedaan dalam hubungan pembeli-penjual: Bila hubungan konsumen-penjual sering merupakan interaksi sekali yang singkat, situasi industri sering mencakup hubungan pembeli-penjual yang berkala dan tahan lama
  289. 289. Menggambarkan bauran pemasaran internasional dan bisnis kecil (1) Ketika para pemasar memutuskan untuk terjun ke dunia global, mereka harus mempertimbangkan kembali setiap unsur bauran pemasaran. 1) Produk-produk internasional: Bila beberapa produk dapat dijual ke luar negeri tanpa perubahan sama sekali, kadang-kadang hanya produk yang dirancang ulang yang dapat memenuhi kebutuhan pembeli di luar negeri; 2) Penetapan harga internasional: Ketika menetapkan harga untuk pasar internasional, pemasar harus mempertimbangkan biaya transportasi yang lebih tinggi dan menjual produk ke luar negeri
  290. 290. Menggambarkan bauran pemasaran … (2) 3) Distribusi internasional: Dalam beberapa industri, perusahaan telah mendapatkan keuntungan dengan membeli bisnis yang sudah mapan di luar negeri; 4) Promosi internasional: kadangkadang, kampanye iklan yang baik dapat dialihkan ke negara lain secara utuh. Akan tetapi, sering terjadi taktik promosi standar AS tidak berhasil di negara-negara lain.
  291. 291. Menggambarkan bauran pemasaran … (3) Di balik keberhasilan berbagai perusahaan kecil, terletak suatu pemahaman dari masing-masing unsur dalam bauran pemasaran. 1) Produk-produk bisnis kecil: Pemahaman tentang kebutuhan dan keinginan pelanggan sudah dipenuhi oleh banyak perusahaan kecil; 2) Penetapan harga bisnis kecil: Penetapan harga secara serampangan bahkan dapat menenggelamkan perusahaan dengan produk yang baik; kesalahan penetapan harga bisnis kecil biasanya diakibatkan kegagalan…
  292. 292. Menggambarkan bauran … (4) … memproyeksikan biaya operasional secara cermat. Namun ketika bisnis kecil menetapkan harga jual dengan nilai biaya secara cermat, banyak yang mendapatkan laba yang memuaskan; 3) Distribusi bisnis kecil: Barangkali aspek yang paling penting dari distribusi adalah lokasi fasilitas yang merupakan kemampuan berbagai bisnis kecil dalam menarik dan mempertahankan pelanggan sebagian bergantung pada pilihan lokasi; …
  293. 293. Menggambarkan bauran … (5) … 4) Promosi bisnis kecil: Rencana bisnis kecil yang berhasil untuk biaya promosional sebagai bagian dari biaya awal. Ada yang mengambil keuntungan dari metode promosi berbiaya rendah
  294. 294. Mengembangkan Dan Menetapkan Harga Produk
  295. 295. Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (1) 1.Menjelaskan definisi produk sebagai suatu paket nilai (value package) 2.Menggambarkan proses pengembangan produk baru dan menelusuri tahap-tahap siklus hidup produk. 3.Menjelaskan pentingnya pemberian merek, pengemasan, dan pelabelan.
  296. 296. Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (2) 4. Mengidentifikasikan berbagai tujuan penetapan harga yang menentukan keputusan mengenai penetapan harga dan menjelaskan alat-alat penetapan harga yang digunakan dalam membuat keputusan tersebut. 5. Membahas taktik dan strategi penetapan harga baik untuk produk-produk baru maupun yang telah ada.
  297. 297. Setelah mempelajari bab ini, anda akan mampu: (3) 6. Menguraikan faktor-faktor kunci yang mempengaruhi proses pembelian konsumen 7. Membahas tiga kategori pasar organisasi dan menjelaskan perbedaan perilaku pembelian konsumen. 8. Menggambarkan bauran pemasaran internasional dan bisnis kecil
  298. 298. Menjelaskan definisi produk sebagai suatu paket nilai (1) Produk adalah barang, jasa, atau gagasan yang dipasarkan untuk mengisi kebutuhan dan keinginan konsumen. Pelanggan membeli produk karena nilai yang ditawarkannya. Dengan demikian, produk yang berhasil merupakan paket nilai yang memberikan ciri khas yang benar serta manfaat yang tepat.
  299. 299. Menjelaskan definisi …(2) Ciri khas adalah ciri, berwujud atau tidak berwujud, yang dibangun perusahaan ke dalam produk-produknya. Agar dapat dijual, ciri khas juga harus memberikan manfaat. Isi paket nilai adalah fitur dan pelayanan yang keseluruhannya, menambah nilai dengan memberi manfaat yang meringankan dan memberikan kepuasan bagi para pelanggannya.
  300. 300. Menjelaskan definisi …(3) Menurut calon pembelinya, produk dapat diklasifikasikan ke dalam 2 kelompok: Pembeli barang konsumsi (barang kebutuhan sehari-hari, barang belanja, barang kebutuhan khusus), dan Pembeli barang industri (barang biaya beban dan barang modal)
  301. 301. Menggambarkan proses pengembagan produk baru, dan menelusuri tahap-tahap dalam siklus hidup produk (1) Untuk mengembangkan atau mendiversifikasi lini produk, perusahaan harus mengembangkan dan memperkenalkan produk-produk baru. Banyak perusahaan memiliki departemen riset dan pengembangan untuk menjelajahi kemungkinan produk baru dengan tujuh proses langkah dasar: Gagasan produk, Penyaringan, Pengujian konsep, Analisis bisnis, Pengembangan prototipe, pengujian produk dan pemasaran, dan komersialisasi.
  302. 302. Menggambarkan proses … (2) 1. Gagasan produk: Mencari gagasan produk baru 2. Penyaringan: Menghilangkan semua gagasan produk baru yang tidak bertautan dengan konsep atau tujuan perusahaan 3. Pengujian konsep: Menggunakan riset pasar untuk mendapatkan masukan konsumen tentang manfaat dan harga produk 4. Analisis bisnis: Membandingkan biaya dan manfaat pembuatan untuk melihat apakah produk mencapai tujuan laba minimumnya

×