Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Perhitungan Listrik Satu Fase dan Perbaikan Faktor
Daya
Yusrizal Azmi Hafidhuddin
14/363362/TK/41496
• Secara sederhana, listrik 1 fase merupakan tranmisi dengan
dua kabel dimana yang satu adalah kabel bertegangan (fase),
d...
• Sifat rangkaian berdasar jenis beban, bisa berupa :
–Resistif
–Induktif
–Kapasitif
Sifat rangkaian
• Pada resistif tidak ada beda fasa antara tegangan dan arusnya,
sehingga dapat dikatakan faktor dayanya bernilai 1
Resist...
• Pada induktif, beban sebagian besar berupa induktor yang dapat
mengakibatkan pergeseran fasa (phase shift) pada arus seh...
• Pada kapasitif, beban sebagian besar berupa kapasitor yang dapat
mengakibatkan pergeseran fasa (phase shift) pada arus s...
• Beberapa besaran dalam listrik fase yang perlu diketahui
perhitungannya adalah:
• Daya Aktif
• Daya Reaktif
• Daya Semu
...
• Daya aktif (Active Power) adalah daya yang terpakai untuk melakukan energi
sebenarnya. Satuan daya aktif adalah Watt. Mi...
• Daya reaktif adalah jumlah daya yang diperlukan untuk pembentukan medan magnet. Dari
pembentukan medan magnet maka akan ...
• Daya semu adalah daya yang dihasilkan oleh perkalian antara tegangan rms dan
arus rms dalam suatu jaringan atau dapat pu...
Segitiga daya
Q=VIsinφ
P = VI cos φ
P = Daya Aktif (W)
Q = Daya Reaktif (VAR)
S = daya semu (VA)
Cos φ = Faktor Daya = pF
• Secara teoritis, jika seluruh beban daya yang dipasok
oleh perusahaan listrik memiliki faktor daya 1, maka
daya maksimum...
• Pada umumnya komponen reaktif yang ada pada peralatan
listrik merupakan komponen induktans. Jadi faktor daya dapat
diper...
• Sifat kapasitans dari kapasitor akan mengurangi rugi
daya akibat komponen induktans tersebut.
• Kapasitor bertindak seba...
• Bagi Konsumen:
–Diperlukan hanya sekali investasi untuk pembelian
dan pemasangan kapasitor dan tidak ada biaya
terus men...
• Bagi perusahaan pemasok listrik:
–Komponen reaktif pada jaringan dan arus total pada sistim
ujung akhir berkurang.
• Keh...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Perhitungan Listrik 1 Fase dan Perbaikan Faktor Daya

1,875 views

Published on

Perhitungan Listrik 1 Fase dan Perbaikan Faktor Daya Teknik Tenaga Listrik

Published in: Engineering
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Perhitungan Listrik 1 Fase dan Perbaikan Faktor Daya

  1. 1. Perhitungan Listrik Satu Fase dan Perbaikan Faktor Daya Yusrizal Azmi Hafidhuddin 14/363362/TK/41496
  2. 2. • Secara sederhana, listrik 1 fase merupakan tranmisi dengan dua kabel dimana yang satu adalah kabel bertegangan (fase), dan satunya adalah netral. • Listrik satu fase yang umumnya banyak digunakan di rumah- rumah, untuk di Indonesia adalah sebesar 220 volt. LISTRIK SATU FASE Gelombang Listrik 1 Fase
  3. 3. • Sifat rangkaian berdasar jenis beban, bisa berupa : –Resistif –Induktif –Kapasitif Sifat rangkaian
  4. 4. • Pada resistif tidak ada beda fasa antara tegangan dan arusnya, sehingga dapat dikatakan faktor dayanya bernilai 1 Resistif Arus (I) Tegangan (V)
  5. 5. • Pada induktif, beban sebagian besar berupa induktor yang dapat mengakibatkan pergeseran fasa (phase shift) pada arus sehingga bersifat lagging (jika induktif murni, φ = 900). Faktor dayanya bekisar dari 0-1 (induktif murni, pF = 0) Induktif Arus (I) Tegangan (V) φ Q=VIsinφ P = VI cos φ φ
  6. 6. • Pada kapasitif, beban sebagian besar berupa kapasitor yang dapat mengakibatkan pergeseran fasa (phase shift) pada arus sehingga bersifat leading (jika kapasitor murni, φ = -900). Faktor dayanya bekisar dari 0-1. (Kapasitor murni, pF = 0) Kapasitif Arus (I) Tegangan (V) φ Q=VIsinφ P = VI cos φ φ
  7. 7. • Beberapa besaran dalam listrik fase yang perlu diketahui perhitungannya adalah: • Daya Aktif • Daya Reaktif • Daya Semu • Faktor Daya Besaran listrik satu fase
  8. 8. • Daya aktif (Active Power) adalah daya yang terpakai untuk melakukan energi sebenarnya. Satuan daya aktif adalah Watt. Misalnya energi panas, cahaya, mekanik dan lain – lain. • Perhitungan daya aktif dapat dicari dengan rumus berikut: • P = V x I x Cos φ • Dimana: – P= Daya Aktif (watt) – V = Tegangan (volt) – I = Arus (ampere) – Cos φ = Faktor Daya Daya aktif
  9. 9. • Daya reaktif adalah jumlah daya yang diperlukan untuk pembentukan medan magnet. Dari pembentukan medan magnet maka akan terbentuk fluks medan magnet. Contoh daya yang menimbulkan daya reaktif adalah transformator, motor, lampu pijar dan lain – lain. Satuan daya reaktif adalah VAR. • Perhitungan daya reaktif dapat dicari dengan rumus berikut: • Q = V x I x Sin φ • Dimana: – Q = Daya reaktif (volt ampere reaktif) – V = Tegangan (volt) – I = Arus (ampere) – cos φ = Faktor Daya
  10. 10. • Daya semu adalah daya yang dihasilkan oleh perkalian antara tegangan rms dan arus rms dalam suatu jaringan atau dapat pula diartikan sebagai daya yang merupakan hasil penjumlahan trigonometri daya aktif dan daya reaktif. Satuan daya semu adalah VA. • Perhitungan daya semu dapat dicari dengan rumus berikut: • S = V x I • Dimana: – S = daya semu (volt ampere) – V = Tegangan (volt) – I = Arus (ampere)
  11. 11. Segitiga daya Q=VIsinφ P = VI cos φ P = Daya Aktif (W) Q = Daya Reaktif (VAR) S = daya semu (VA) Cos φ = Faktor Daya = pF
  12. 12. • Secara teoritis, jika seluruh beban daya yang dipasok oleh perusahaan listrik memiliki faktor daya 1, maka daya maksimum yang ditransfer setara dengan kapasitas sistim pendistribusian. Jika beban yang terinduksi dan jika faktor daya berkisar dari 0,2 hingga 0,5, maka kapasitas jaringan distribusi listrik menjadi tertekan. Perbaikan faktor daya
  13. 13. • Pada umumnya komponen reaktif yang ada pada peralatan listrik merupakan komponen induktans. Jadi faktor daya dapat diperbaiki dengan memasang kapasitor pengkoreksi faktor daya pada sistem distribusi listrik/instalasi listrik di pabrik/industri. Kapasitor bertindak sebagai pembangkit daya reaktif dan oleh karenanya akan mengurangi jumlah daya reaktif dan daya semu yang dihasilkan oleh perusahaan listrik (PLN).
  14. 14. • Sifat kapasitans dari kapasitor akan mengurangi rugi daya akibat komponen induktans tersebut. • Kapasitor bertindak sebagai pembangkit daya reaktif dan oleh karenanya akan mengurangi jumlah daya reaktif, juga daya semu yang dihasilkan oleh bagian utilitas.
  15. 15. • Bagi Konsumen: –Diperlukan hanya sekali investasi untuk pembelian dan pemasangan kapasitor dan tidak ada biaya terus menerus –Mengurangi biaya listrik bagi konsumen, sebab daya reaktif (kVAR) tidak lagi dipasok oleh perusahaan utilitas sehingga kebutuhan total(kVA) Keuntungan perbaikan faktor daya
  16. 16. • Bagi perusahaan pemasok listrik: –Komponen reaktif pada jaringan dan arus total pada sistim ujung akhir berkurang. • Kehilangan daya I kwadrat R dalam sistim berkurang karena penurunan arus. • Kemampuan kapasitas jaringan distribusi listrik meningkat, mengurangi kebutuhan untuk memasang kapasitas tambahan.

×