Sistem bilangan & kode

742 views

Published on

Published in: Education, Technology
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
742
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
89
Actions
Shares
0
Downloads
26
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Sistem bilangan & kode

  1. 1. By : Yuntika Andini41812120175
  2. 2. • Bilangan ialah suatu jumlah dan suku-sukuangka. Dimana tiap suku angka adalahmerupakan hasil perkalian antara angkadengan hasil perpangkatan dan bilangandasar, dimana pangkat ini sesuai denganletak suku angka tersebut. Contoh: Bilangan127 dalam sistem bilangan dasar sepuluhdapat diuraikan sbb• (127) 10 = 1 x 102 + 2 x 101 + 7 x 100angka(digit) suku angka bilangan dasar pangkat
  3. 3. • Yaitu sistem bilangan yang biasa kita pakai, dimanamenggunakan kombinasi angka-angka dan not sampaidengan sembilan.• Contoh: 123, dibaca sebagai seratus dua puluh tiga;
  4. 4. • Mempunyai bilangan dasar (base) = 2, karena hanyamengenal 2 notasi yaitu 0 dan 1. Sistem bilangan dasardua ini dibentuk dengan kombinasi dari dua notasi diatas.• Digunakan untuk perhitungan didalam komputer, karenakomponen-komponen dasar komputer hanya duakeadaan saja yaitu hidup dan mati.• Contoh :• (1011)2 = 1 x 23 + 0 + 22 + 1 x 21 + 1 x 20 = (11)10
  5. 5. • Mempunyai bilangan dasar (base) = 16.• Kombinasi dari system bilangan heksadesimal inidibentuk dari bilangan 0 sampai 9 dan abjad A sampai F.• Contoh :• (AF01)16 = A x 163 + F x 162 + 0 x 161 + 1 x 160
  6. 6. • Mempunyai bilangan dasar (base) = 8.• Kombinasi dari system bilangan oktadesimal ini dibentukdari bilangan 0 sampai 7.• Contoh :• (701)8 = 7 x 82 + 0 x 81 + 1 x 80 = (449)10
  7. 7. Konversi dari system binair ke system desimal
  8. 8. Konversi binair ke bilangan heksa desimal
  9. 9. Konversi binair ke bilangan heksa desimal
  10. 10. Konversi bilangan heksadesimal ke bilangan binair
  11. 11. Konversi bilangan desimal ke bilangan oktadesimal
  12. 12. Penjumlahan Bilangan Oktadesimal
  13. 13. Penjumlahan Bilangan Heksadesimal
  14. 14. Pengurangan Bilangan
  15. 15. Pengurangan bilangan Oktadesimal
  16. 16. Pengurangan bilangan Heksadesimal
  17. 17. Kode yang mewakili data• Suatu komputer yang berbeda menggunakan kode bineruntuk mewakili suatu karakter.• Komputer 1 byte untuk 4 bit menggunakan kode bineryang berbentuk kombinasi 4 bit yaitu BCD (Binary CodedDecimal).• Komputer yang menggunakan 1 byte untuk 6bit, menggunakan kode biner dengan kombinasi 6 bityaitu SBCDIC (Standard Binary Coded DecimalInterchange Code).• Komputer 1 byte untuk 8 bit menggunakan kode binerdengan kombinasi 8 bit yaitu EBCDIC (Extended BinaryCoded Decimal Interchange Code) atau ASCII (AmericanStandard Code for Information Interchange).
  18. 18. • BCD merupakan kode biner yang digunakanhanya untuk mewakili nilai digit decimalsaja, yaitu angka 0 sampai dengan 9.Menggunakan kombinasi 4-bit, sehingga hanya10 kombinasi yang dipergunakan.
  19. 19. • Merupakan kode biner yang dikembangkan dariBCD, BCD dianggap tanggung, karena masih ada 6karakter kombinasi yang tidak dipergunakan, tetapitidak dapat digunakan untuk mewakili karakter yanglain. SBCDIC menggunakan kombinasi 6-bit, sehingga lebih banyak kombinasi yangdihasilkan yaitu sebanyak 64 (26 = 64) kombinasikode adalah 10 kode untuk digit angka, 26 kodeuntuk huruf alphabetic dan sisanya karakter-karakerkhusus yang dipilih.• Posisi bit di SBCDIC dibagi menjadi 2 zone yaitu 2bit pertama (diberi nama A dan B) disebut alpha bitposition dan 4 bit berikutnya (diberi nama bit 8, bit 4dan bit 1) disebut numeric bit position.
  20. 20. • EBCDIC banyak digunakan pada computergenerasi ketiga, seperti IBM S/360. EBCDICterdiri dari kombinasi 8-bit yang memungkinkanuntuk mewakili karakter sebanyak 256 (2 8 =256) kombinasi karakter. Pada EBCDIC high-order bits atau 4-bit pertama disebut denganzone bits dan low-order bits atau 4 bit keduadisebut dengan numeric bits.
  21. 21. • Karakter yang diwakili oleh EBCDIC ditunjukkan olehkombinasi digit biner 1 dan 0 pada zone bits dan numericbits sebagai berikut:
  22. 22. • ASCII singkatan dari American Standard Code for InformationInterchange atau ada yang menyebut dengan AmericanStandard Commintee on Information Interchangedikembangkan oleh ANSI (American National StandardsInstitute) untuk tujuan membuat kode biner yang standar.Kode ASCII yang standar menggunakan kombinasi 7-bit, dengan kombinasi sebanyak 127 dari 128 (27 = 128)kemungkinan kombinasi, yaitu 26 buah huruf capital (upper case) dari A s/d Z 26 buah huruf kecil (lower case) dari a s/d z digit decimal dari 0 s/d 9 34 karakter kontrol yang tidak dapat dicetak hanyadigunakan untuk informasi status operasi computer 32 karakter khusus (special characters) ASCII 7-bit banyak digunakan untuk komputer-komputergenerasi sekarang, termasuk komputer mikro.
  23. 23. • ASCII 8-bit terdiri dari kombinasi 8-bit mulai banyakdigunakan, karena lebih banyak memberikan kombinasikarakter. Dengan ASCII 8-bit, karakter-karakter graphicyang tidak dapat diwakili ASCII 7-bit, seperti ♥ ♦ ♣ ♠ α β►◄ karakter dan sebagainya dapat diwakili. KomputerIBM PC menggunakan ASCII 8-bit.

×