Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Makalah- penyusunan prog kerja LPM(partisipatif )Bagaimana Menyusun Program kerja terpadu ( Partisipatif )oleh : I Made Ma...
g.          Pengembangan kreativitas, pencegahan kenakalan, penyalahgunaan obat terlarang (narkoba bagi remaja )h.        ...
2.   Dapat menggandeng LPM dalam perencanaan pembangunan dengan bekerja sama dengansemua lembaga yang ada terutama PTN dan...
Didalam poin 8 pembidangan LPM sudah terdapat poin tentang “peningkatan SDM sebagaibidang yang perlu diperdayakan baik unt...
d.      Ukur masalahnya dengan rumus 5 W 2 H Masalah WhoSiapa WhyMengapa WhenKapan WhereDimana Howbgmana Howmendesak      ...
3.  Ateng Syaifudin, Desa dan kelurahan Membangun Masyarakatnya, Selayang PandangTemu LKMD Tk. Nasional, 2000, hal.4.   So...
9.  Mengadakan pertemuan secara rutin tiap 6 bulan sekali dalam loka karya untukmembahas masalah-masalah LPM kedepan.10. M...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Tugas mira

656 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Tugas mira

  1. 1. Makalah- penyusunan prog kerja LPM(partisipatif )Bagaimana Menyusun Program kerja terpadu ( Partisipatif )oleh : I Made Mandi Widhiana, SH.MH ( Tim DPD LPM Prov. Bali ) I. Pemberdayaan dan Tugas LPMMenurut Perda Desa Pekraman (Perda Prov.Bali No.3/2001) menyebutkan pemberdayaan adalah rangkaian upaya aktif agar keberadaan desa pakraman dapat lestari dan makin kokohsehingga berperan positif dalam pembangunan . Selanjutnya dalam temu Nasional LKMD diBandung. Pemberdayaan mempunyai dua makna :1. Meningkatkan kemampuan masyarakat ( to give ability or enable ) melalui penetapanberbagai kebijakan dan program-program pembangunan yang mencakup seluruh aspekkehidupan masyarakat terutama melalui program pembangunan ekonomi dan programpembangunan sosial budaya .2. Memberi wewenang secara proporsional kepada masyarakat untuk pengambilankeputusan ( to give authority ) dalam rangka membangun diri dan lingkungannya secaramandiri .Dengan demikian upaya pemberdayaan masyarakat memiliki makna “ memampukan danmemandirikan masyarakat ( Surjadi Sudirja , 2000 : 22)Kemandirian masyarakat tidak berarti pemerintah membiarkan masyarakat berkembangtanpa arah , tetapi pemerintah seantiasa secara pro aktif mencermati pemasalahan yangdihadapi dari perkembangan tuntutan kebutuhan masyarakat , seraya memberikanbantuan , pembinaan, dan fasilitas , agar masyarakat mampu membangun diri darilingkungan secara mandiribacaselengkapnya .Dari uraian tersebut dapatlah disimak bahwa LPM adalah sebagai mitra kerja pemerintah bahkanlebih luas segala lapisan masyarakat dalam rangka meningkatkantaraf hidup masyarakat pedesaan .Sesuai dengan semangat otonomi daerah maka peranankelurahan sangat besar artinya karena ujung tombak pembangunan lebih banyak berada dikelurahanSesuai dengan ketentuan Pasal 10 dan 12 PP nomor 73 Tahun 2005 menyebutkan LembagaKemasyarakatan ( LPM ) mempunyai tugas membantu lurah dalam pelaksanaan urusanpemerintahan, pembangunan, sosial kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat. SelanjutnyaLembaga Kemasyarakatan mempunyai fungsi :a. penampungan aspirasi dan penyaluran aspirasi masyarakat.b. Penanaman dan pemupukan rasa persatuan dan kesatuan masyarakat dalam rangkaNKRI.c. Peningkatan kualitas dan percepatan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.d. Penyusun rencana, pelaksana dan pengembangan hasil-hasil pembangunan secarapartisipatif.e. Penggerak prakarsa dan partisipasi serta gotong royong masyarakat.f. Penggali, pendayagunaan dan pengembangan potensi sumber daya serta keserasianlingkungan hidup.
  2. 2. g. Pengembangan kreativitas, pencegahan kenakalan, penyalahgunaan obat terlarang (narkoba bagi remaja )h. Pemberdayaan dan peningkatan kesejahtraan keluargai. Pemberdayaan dan perlindungan hak politik masyarakatj. Pendukung media komunikasi, informasi, sosialisasi antara pemerintahdesa/kelurahan dan masyarakat.Jadi tugas LPM juga sangat berat maka dalam rangka dapat memperdayakan masyarakat sesuaidengan ketentuan di atas maka perlu diadakan pelatihan dan penyusunan program kerja bagianggota LPM terlebih dahulu sesuai dengan bidang /seksinya masing-masing, artinya diperlukanpemberdayaan secara internal terlebih dahulu sebelum LPM tersebut dapat memperdayakanmasyarakat secara eksternal.II BEBERAPA KENDALAWalaupun LPM mempunyai tugas yang berat dan telah mempunyai eksistensi yang kuat karenaterdiri dari berbagai kalangan atau tokoh-tokoh masyarakat namun dalam kenyataannya danperkembangan terutama di Bali masih banyak kendala dan memerlukan peningkatan-peningkatan secara menyeluruh. Pada kesempatan ini dapat dikemukakan beberapa masalahyang dihadapi. Organisasi LPM , yaitu1. Tidak adanya anggaran yang jelas baik dari APBN maupun APBD dalam menunjangprogram-program LPM sehingga dalam aktifitasnya” ibarat hidup segan mati tak mau. Dusberarti walaupun setinggi apapun programnya tanpa adanya dana penunjang maka program itutidak akan tercapai, sehingga dapat dikatakan kebijakan pemerintah dipandang setengah hati ..2. Asosiasi LPM di tingkat Propinsi dan Kabupaten belum menampakkan dirinya sebagaiLembaga yang patut diperhitungkan dalam mengisi pembangunan terutama dalammenggerakkan masyarakat kearah positifBahkan masih ada beberapa Kabupaten yang belum memiliki dan belum mau membentuklembaga ini walaupun Lembaga LPM ini merupakan perintah Undang-Undang.3. Terbentuknya LPM di kelurahan /Desa sering tidak aspiratif bahkan antara Ketua LPMdan Lurah ada yang tak akur bahkan tidak ada koordinasi. Begitu dilantik selanjutnya berakibattidak bisa digerakkan alias nato ( No action tock only )4. Sering tidak nyambung dengan Desa Adat bahkan LPM dianggap sebagai intel Pemerintah( korp merah) sehingga antara LPM dan Desa Adat saling bersaing tidak sehat., padahal hampirseluruh anggota LPM adalah utusan dari tokoh-tokoh banjar, bahkan program-program LPMadalah juga menyentuh kepada masyarakat adat.5. Selanjutnya banyak lagi masalah-masalah yang dihadapi oleh LPM itu sendiri yangterutama sifatnya internal diantara anggota tidak ada kerja sama bahkan ketua dan sekretarisjalan sendiri-sendiri. Akan tetapi sebaliknya diakui ada juga LPM yang sudah berjalan denganbaik dan selalu menjalin kerja sama dengan Desa adat dan Kelurahan dan instansi terkait., hal inidisebabkan karena SDM yang mapan/ kompak dan sumber dana yang memadai.III. HARAPAN LPM KEDEPAN1. Diharapkan Pemerintah daerah dapat memberikan perhatian yang lebih terhadap LembagaPemberdayaan masyarakat sesuai dengan tingkatan dengan cara-cara memfasilitasi operasionalLPMCatatan dalam munas LKMD di Bandung merekomendasikan supaya “ program-program LPMdiberikan anggaran yang pantas dalam APBN bahkan APBD )
  3. 3. 2. Dapat menggandeng LPM dalam perencanaan pembangunan dengan bekerja sama dengansemua lembaga yang ada terutama PTN dan PTS sesuai dengan konsep Tri darma PergutuanTinggi ( Pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat ).3. Mempercayai LPM untuk melaksanakan Program pembangunan terutama yang menyentuh kepentingan masyarakat secara langsung.Program PPK ( Program Pengembangan Kecamatan ) misalnya ini telah ada sejak tahun 1998 dan Program PPK merupakan salah satu upaya pemerintah Indonesia yang bertujuan untukmeningkatkan kesejahtraan masyarakat pedesaan, memperkuat institusi local dan memperbaikikinerja Pemerintah Daerah. PPK ini dilaksanakan oleh Direktorat Pemerberdayaan Masyarakatdan Desa dibawah Mendagri dimana pembiayaan program ini bersumber dari APBN, lembagapemberi bantuan dan dana pinjaman dari Bank Dunia..PPK menyediakan dana bantuan 500 jutasampai l milyard secara langsung kepada kecamatan yang besarnya tergantung . PPK telahmemasuki fase ketiga , dana diharapkan akan berlanjut sampai tahun 2008 ( Arwan, E Surbakti,Dirjen Pemberdayaan masyarakat dan Desa Depdagri, 2006 ) . Bali yang dulu tidak kena PPKtetapi akibat dampak Bom Bali I dan II akhirnya kena kecipratan. Program PPKDalam hal ini LPM dapat diberikan peran serta yang paling besar dalam PPK. baik selakufasilitator Kecamatan atau Fasilitator desa atau tugas-tugas lainnya., sehingga PPK dapatberjalan sukses.4. LPM adalah terdiri dari bernaneka komponen-2 atau tokoh-tokoh masyarakat yangkeberadaannya sampai ketingkat daerah/desa, sehingga LPM dalam musrenbangdes harustampil sebagai lembaga yang paling dominan diberikan porsi untuk berperan dalammusrenbangdes tersebutDalam kegiatan pesta demokrasi seperti Pemilu “ sebenarnya LPM harus banyak dilibatkanterutama dalam sosialisasi Pemilu dan sebagainya sehingga pelaksanaan pemilu di Desa /kelurahan dapat berjalan damai, aman dan lancar..IV STRATEGI MASA DEPANDalam konsep pemecahan permasalahan selalu kita mempunyai jalan keluar sepanjang adasemangat untuk memecahkan masalah, namun terdapat beberapa hal yang perlu dikemukakan tertutama berkaitan dengan memantapkan program kerja LPM secara terpaduAda beberapa methode untuk memantapkan progam kerja LPM kedepana. Terapkan Manajemen SDM PartisipatifDalam beberapa hal organisasi digerakkan oleh manusia, dan organisasi itu besar karenadibesarkan dan dikembangkan oleh manusia. Dalam teori manajemen maka peranan orang ataumanusia sebagai faktor yang sangat menentukan dan dominan didalam menggerakkanorganisasi. Dengan demikian SDM yang baik adalah mempunyai pendidikan dan pengetahuandan mau bekerja sama ( partisipatif)., sehingga lengkapnya manajemen tersebut dinamakanmenajemen SDM partisipatifAda beberapa hal yang diperhatikan dalam MSDM ; partisipatif- menempatkan orang sesuai dengan keahliannya- mengadakan koordinasi- mengadakan komunikasi- mengadakan pelatihan atau keterampilan- memberikan peluang kepada seluruh anggota untuk bisa aktif dan partisipatif. Dan pedulikepada pekerjaannya
  4. 4. Didalam poin 8 pembidangan LPM sudah terdapat poin tentang “peningkatan SDM sebagaibidang yang perlu diperdayakan baik untuk kepentingan anggota LPM maupun kepentingantokoh-tokoh masyarakat lainnya.b. Kerja sama dengan Perguruan Tinggi Negeri /PTS atau LSM yang peduli ataumempunyai Visi dan Misi yang hamper sama.PTN dan PTS dengan konsep Tri Darma Perguruan Tinggi mempunyai Visi dan misi bahkanprogram kerja LPM yaitu sama – sama bertumpu kepada pengabdian masyarakat. Demikianjuga LSM yang memang peduli kepada pemberdayaan masyarakat.Namun dalam hal ini LPM dapat mempergunakan PTS/PTN dalam bidang pendidikan, misalnya1). dapat memberikan penyuluhan/pendidikan kepada anggota LPM atau stake holders yang yangdi desa2). Penyuluhan hukum , ekonomi, pertanian dan iptek dsb.nya3). Sebagai mitra kerja LPM dalam hal PTS/PTN melakukan penelitian dan pengabdianmasyarakat di desa.Caranya :Dengan memberitahukan keberadaan LPM di Kelurahan bahkan asosiasi LPM Propinsi dapatmengimpormasikan mengenai keberadaan LPM yang ada di Kelurahan /Desa. Bilamana perludengan memperkenalkan diri kekampus mengadakan seminar bersama dan atau membuat kerjasama ( Mou )c. Penyusunan Program kerja LPM (terpadu )Ada beberapa cara untuk membuat program kerja LPM agar mempunyai eksistensi danmengakar dalam masyarakat. 1). Duduk bersama Pengurus LPM berinisiatip mengadakan loka karya penyusunan program kerja LPMdengan mengundang stake horloders yang ada di Desa /Kelurahan., dengan cara duduk bersama.Loka karya ini dipandu oleh beberapa fasilitator . Panduan fasilitator dapat dikemukakan sebagaiberikut :2). Identifikasi masalahIdentifikasi masalah maksudnya adalah dengan menggali masalah-masalah yang ada di desa/kelurahan dan ditulis dalam kertas dan masalah yang kita hadapi ( bahasa singkat tapi tegas)sebanyak-banyaknya sesuai dengan seksi yang ada dalam buku pedoman LPM misalnya dalambidang hukum “penertiban penduduk pendatang “penertiban rumah kost /hotelpengaturan lalulintas , dan sebagainya3). Pengelompokan masalahBeberapa masalah yang dikumpulkan kemudian dikelompokkan menjadi tiga kelompok , yaitu :a. Kelompok masalah mendesak ( segera bisa dilaksanakan)b. Kelompok masalah penting ( bisa dilaksanakan tahun depan)c. Kelompok masalah ditunda ( bisa ditunda untuk diatas 2 tahun)
  5. 5. d. Ukur masalahnya dengan rumus 5 W 2 H Masalah WhoSiapa WhyMengapa WhenKapan WhereDimana Howbgmana Howmendesak muchBerapa(What) ? Catatan : Keunggulan dari Program kerja yang dibuat bersama oleh PARA TOKOHMASYARAKAT ( Stake holders ) adalah secara hukum dan politis program itu kuat karenadisusun dan dibuat secara demokratis oleh tokoh-tokoh masyarakat setempat dan merekalah yangmengerti dan tahu masalah-masalah yang ada di desanya . Selanjutnya bilamana perlu dikuatkanmenjadi keputusan bersama antara desa adat dan dinas ( Lurah) .4). Menggali sumber dana bersamaDuduk bersama juga dilanjutkan tentang bagaimana Kelurahan LPM dan Desa Adat bisabersama-sama menggali sumber dana bersama, caranya dengan menggali potensi-potensi yangtelah ada dalam rapat kerja bersama. Sehingga keputusan bersama mengenai penggalian danabersama mendapat dukungan masyarakat dibandingkan dengan masing-masing Lembaga (Lurah, LPM dan Desa Adat ) sendiri-sendiri mengambil dana langsung dari masyarakat.Misalnyaa. Retribusi parkirb. Retribusi para pedagang, rumah kost/hotel, pendatang, dsb.nya.Dengan cara-cara tersebut di atas maka program kerja yang disusun bersama akan mempunyaikekuatan dan akan didukung oleh masyarakat yang bersangkutan V . PENUTUP 1. Kesimpulan Dari uaraian diatas maka dapatlah disimpulkan bahwa :1. LPM sebagai mitra kerja pemerintah merupakan lembaga yang sangat berperan dalammemperdayakan masyarakat kearah pembangunan partisipatif2. Namun dalam kenyataannya LPM masih mengalamai kendala-kendala terutama masalahpendanaan, kurang kompaknya pengurus dan belum optimalnya program kerja terpadu.3. Masih terdapat kesenjangan antara pengurus desa adat denagn pengurus LPM bahkandengan pihak kelurahan, walapun sudah ada LPM yang dengan cukup bagus menjalin kerja samadengan pihak Desa Adat dan kelurahan. 2 . Saran :1. Perlu peningkatan SDM anggota LPM melalui manajemen SDM dengan mengadakanpelatihan dan pendidikan secara rutin. Periodik2. Perlu melibatkan LPM dalam pesta demokrasi Pemilu, Pilkada dan Program-programPemerintah seperti PPKDaftar Pustaka :1. Dirjen Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Sekretariat Pembinaan ProgramPengembangan Kecamatan2. HE, Suratman, Visi dan Misi Lembaga Pemaberdayaan Masyarakat, Selayang PandangTemu LKMD Tk Nasional, Bandung, 2000, hal. 45
  6. 6. 3. Ateng Syaifudin, Desa dan kelurahan Membangun Masyarakatnya, Selayang PandangTemu LKMD Tk. Nasional, 2000, hal.4. Sorjadi Sodirja, Pembukaan Temu Karya LKMD Tk. Nasional, Bandung, 2000, hal. 225. Selayang Pandang Temu LKMD tingkat Nasional di Bandung, 20006. UU no, 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah7. PP no. 73 Tahun 2005 tentang Kelurahan8. Perda No. 3 /2001 tentang Desa Pekraman.Catatan penulis : I Made Mandi Widhiana,SH.MH, alumni S-2 Ilmu Hukum Unud tahun 2000, anggotaDPD As.LPM Provinsi Bali bidang SDM, Anggota Bali Human Ecology Studie Group ( HESG),Pengurus Majelis Pengawas Notaris Daerah ( MPD) Gianyar, Dosen Fakultas Hukum S1 danasistensi S2 Hk Tata Pemerintahan Univ. Mahendradatta ( Unmar) Usulan Topik Diskusi Kelompok :1. Penyusunan Program Kerja Pembangunan DesaTerpadu /partisipatif.2. Menggali sumber-sumber dana desa/kelurahan3. Peningkatan kinerja Lembaga Kemasyarakatan di Desa /Kelurahan REKOMENDASI LPM KEDEPAN1. Bidang hukum , mengusulkan kepada Pemerintah Pusat agar LPM diatur secara khususdalam Peraturan Pemerintah.2. Merekomendasikan setiap LPM yang telah terbentuk dan yang sudah dibentukmengadakan dan menyusun program kerja sesuai dengan potensi desanya dengan melibatkanstake holders di desa/kelurahan.3. Merekomendasikan kepada Pemerintah Prov. Bali/ Kabupaten /Kota dan atau DPRD Bali/ Kabupaten /Kota Denpasar untuk memberikan atau mengalokasikan dana atau bantuandana ( dalam APBD tk I dan Tk II ) dalam menunjang program program kerja LPM kedepan,4. Memberikan dasar hukum yang pasti bahwa LPM diperkenankan untuk memohon danabantuan dan atau swadaya masyarakat, bantuan tidak mengikat dan bantuan dana abadi daripihak ke-3 (investor )5. Merekomendasikan pembentukan Forum Kominikasi LPM di seluruh kecamatan di tiapkecamatan di Provinsi Bali6. Menjalin kerja sama dengan pihak instansi terkait PTS/PTN atau LSM atau lembagalainnya yang peduli akan nasib masyarakat agar mampu mandiri dan mampu melaksanakanpembangunan secara berkesinambungan.7. Mengikut sertakan LPM dalam program-program pemerintah seperti PPK ( ProgramKecamatan) baik sebagai fasilitator dan sebagainya.8. Mengikut sertakan seluruh anggota LPM dalam pesta demokrasi baik di Prop, Kabupatenbahkan di Kelurahan, baik sebagai pengawas, pemantau dan sebagainya dengan tetapmenjunjung asas LUBER, obyektif dan tidak memihak ( indivendent)
  7. 7. 9. Mengadakan pertemuan secara rutin tiap 6 bulan sekali dalam loka karya untukmembahas masalah-masalah LPM kedepan.10. Mengadakan dan atau meningkatkan pendidikan dan pelatihan di tiap Kabupaten untuktiap-tiap anggota LPM tiap 6 bulan sekali dengan komando dari Asosiasi LPM Kabupaten.

×