Konstruksi Alat Ukur Gaya Kepemimpinan

8,809 views

Published on

Published in: Education, Sports
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
8,809
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
47
Actions
Shares
0
Downloads
401
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Konstruksi Alat Ukur Gaya Kepemimpinan

  1. 1. KONSTRUKSI ALAT UKUR GAYA KEPEMIMPINAN
  2. 2. KONSTRUKSI ALAT TES GAYA KEPEMIMPINAN <ul><li>Kepemimpinan adalah suatu proses yang dilakukan oleh seorang pemimpin untuk memberikan pengaruhnya kepada bawahan untuk bertindak. </li></ul><ul><li>Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan Behavioral Theory </li></ul><ul><li>Berdasarkan peneilitian dari Ohio State University (1955) – Fleisman, Harris & Burtt. </li></ul><ul><li>Terdapat 2 elemen perilaku dalam kepemimpinan: </li></ul><ul><li>1. Consideration </li></ul><ul><li>2. Initianting Structure </li></ul>
  3. 3. KONSTRUKSI ALAT TES GAYA KEPEMIMPINAN <ul><li>Consideration: tingkat dimana seorang pemimpin menampilkan perilaku hangat dan menunjukan dukungan serta perhatiannya terhadap bawahannya. Contohnya: mengambil keputusan dengan melibatkan bawahan, menghargai hasil kerja, bertanya mengenai keluarga, dsb. </li></ul>
  4. 4. KONSTRUKSI ALAT TES GAYA KEPEMIMPINAN <ul><li>Initiating Stucture : tingkat dimana seorang pemimpin menunjukkan peran dan kedudukannya, dalam rangka mencapai tujuan. Contohnya: menetapkan tujuan yang jelas, mengambil keputusan tanpa berkonsultasi dengan anggotanya, memberikan reward & punishment berdasarkan produktivitas bawahan serta memberi perintah. </li></ul>
  5. 5. KONSTRUKSI ALAT TES GAYA KEPEMIMPINAN <ul><li>Seorang pemimpin akan diukur kecenderungannya – consideration atau initiating structure. </li></ul><ul><li>Berdasarkan penelitian dari Korman, 1966; Fleshman & Harris, 1962) </li></ul><ul><li>Pemimpin yang mendapatkan skor tinggi pada aspek consideration cenderung memuaskan bagi bawahannya </li></ul><ul><li>Pemimpin yang mendapatkan skor tinggi pada aspek Initiating stucture cenderung menghasilkan bawahan yang produktif </li></ul><ul><li>Sementara pemimpin yang tinggi pada kedua aspek (Consideration & Initiating Structure) akan menghasilkan bawahan yang merasa puas serta produktif. </li></ul>
  6. 6. KONSTRUKSI ALAT TES GAYA KEPEMIMPINAN CONSIDERATION INITIATING STRUCTURE Tinggi Rendah Rendah Tinggi Bagan Konsekuensi Ohio State Leadership Style Performa tinggi Turnover tinggi Tingkat keluhan tinggi Performa rendah Turnover tinggi Tingkat keluhan tinggi Performa tinggi Turnover rendah Tingkat keluhan rendah Performa rendah Turnover rendah Tingkat keluhan rendah
  7. 7. KONSTRUKSI ALAT TES GAYA KEPEMIMPINAN <ul><li>Definisi Operasional: </li></ul><ul><li>KEPEMIMPINAN: suatu perilaku yang ditampilkan oleh seorang pemimpin untuk mempengaruhi bawahannya agar bertindak sesuai dengan keinginannya dalam rangka mencapai tujuan. </li></ul><ul><li>CONSIDERATION: perilaku-perilaku pemimpin yang menunjukan kehangatan, dukungan dan kepeduliannya terhadap bawahannya. </li></ul><ul><li>INITIATING STRUCTURE: perilaku-perilaku pemimpin yang menunjukan upaya-upaya pencapaian penyelesaian tugas berdasarkan peran masing-masing dalam tugas. </li></ul>
  8. 8. KONSTRUKSI ALAT TES GAYA KEPEMIMPINAN <ul><li>Alat ukur akan dirancang dalam bentuk questionnaire yang sifatnya self assessment . </li></ul><ul><li>Mereka diminta untuk memberikan jawaban frekuensi kemunculan perilaku (tidak pernah – jarang – sering – selalu) terhadap pernyataan yang diberikan terkait dengan kedua aspek dalam kepemimpinan (consideration – initiating structure). </li></ul>
  9. 9. DITUNGGU MASUKANNYA TERIMA KASIH

×