Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Yonariza dampak mea thd pertanian indonesia

5,881 views

Published on

Published in: Economy & Finance
  • Be the first to comment

Yonariza dampak mea thd pertanian indonesia

  1. 1. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Karakteristik MEA 2015 1.Pasar tunggal dan basis produksi 2.Kawasan ekonomi yang berdaya saing tinggi 3.Kawasan dengan pembangunan ekonomi yang merata 4.Kawasan yang terintegrasi penuh dengan ekonomi global
  2. 2. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Pertanyaan 1. Bagaimana posisi pertanian dalam formulasi MEA 2015? 2. Apa saja potensi dampak MEA bagi sektor pertanian Indonesia dan bagaimana mengira dampak tersebut? 3. Apa implikasi kebijakan dari potensi dampak MEA terhadap kemandirian pangan di Indonesia?
  3. 3. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Metoda Penelitian 1. Menggunakan data sekunder a. Secretariat ASEAN b. ASEAN Food Security Information System (AFSIS) c. Data statistik (FAO, WTO, KEMENTAN) d. On Lines News 2. Pengalaman mengunjungi sebagian negara negara ASEAN
  4. 4. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Outline 1. PENDAHULUAN a. Karaketeristik MEA 2015 b. Pertanyaan c. Metoda Pembahasan 2. Pertanian dan MEA 3. MENAKAR POTENSI DAMPAK MEA TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA a. Ex-ante b. Ex-post 4. DAMPAK MEA TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA a. Dampak Ex-ante b. Dampak Ex-post 1) Pengalaman AFTA 2) Kesiapan Indonesia 5. PENUTUP
  5. 5. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Pasar Tunggal dan Pangkalan Produksi Lima elemen utama yaitu: (i) Aliran bebas barang, (ii) Aliran bebas jasa, (iii) Aliran bebas investasi, (iv) Aliran modal yang lebih bebas, serta (v) Aliran bebas tenaga kerja terampil. Dua komponen penting (I) Sektor Integrasi Prioritas (SIP) (II) Kerja sama di bidang pangan, pertanian, dan kehutanan (Food, Agriculture, and Forestry) Pertanian dan MEA
  6. 6. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Pertanian dan MEA Sektor Integrasi Prioritas (SIP) No Sektor integrasi prioritas Koordinator No Sektor integrasi prioritas Koordinator 1. Produk berbasis pertanian Myanmar 7. Layanan kesehatan Singapore 2. Transportasi udara Thailand 8. Produk berbasis karet Malaysia 3. Otomotif Indonesia 9. Tekstil dan Pakaian Malaysia 4. e-ASEAN Singapore 10. Pariwisata Thailand 5. Elektronik Filipina 11. Produk berbasis kayu Indonesia 6. Perikanan Myanmar 12. Logistik Vietnam
  7. 7. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Pertanian dan MEA Sektor Integrasi Prioritas (SIP) Sektor prioritas dalam skala terbatas sebagai katalisator bagi proses integrasi ekonomi ASEAN secara menyeluruh
  8. 8. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Pertanian dan MEA Sektor Integrasi Prioritas (SIP) I. Peningkatkan efisien sektor-sektor prioritas akan memungkinkan ASEAN untuk bersaing dalam memperoleh modal dan mempertahankan aktivitas ekonomi yang memiliki nilai tambah dan pembukaan lapangan kerja di kawasan
  9. 9. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Pertanian dan MEA Tindakan 1. Memantau implementasi skema CEPT-AFTA (Common Efective Preverential Tariff) 2. Mengambangkan dan menerapkan sistem manajemen mutu perikanan 3. Membentuk Good Agriculture/ Aquaculture Practices (GAP), Good Animal Husbandry Practices (GAHP), Good Hyginen Practices ( GHP) Good Manufacting practices (GMP), dan sistem berbasis Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP)
  10. 10. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Pertanian dan MEA 4. Menyelerasakan prosedur karantina dan inspeksi/ pengambilan sempel kebijakan Sanitary And Phytosanitary (SPS)  kompetisi di pasar global 5. Menyelaraskan Maximum Residue Limits dari beberapa pastisida 6. Menyelaraskan karangka kerja pengaturan untuk produk- produk pertanian yang berasal dari proses bioteknologi modern 7. Menyelaraskan standard keamanan dan mutu untuk produk- produk horikultura dan pertanian
  11. 11. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Pertanian dan MEA 8. Menyelaraskan Pengawasan kesehatan hewan (Darat dan Air) 9. Menyelaraskan pedoman penggunaan bahan kimia dalam budi daya 10. Mengembangkan kerangka kerja acuan kawasan mengenai pendekatan bertahap untuk sertifikasi kehutanan
  12. 12. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Pertanian dan MEA II. Meningkatkan kerja sama, pendekatan bersama dan alih teknologi antar Negara anggota ASEAN dengan Organisasi-organisasi regional dan internasional serta sektor swasta.
  13. 13. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Pertanian dan MEA Tindakan 1. Mengembangkan strategi/posisi bersama mengenai isu-isu yang menyangkut kepentingan ASEAN pada organisasi–organisasi internasional 2. Meningkatkan riset bersama dan alih teknologi 3. Membentuk aliansi strategis dan pendekatan bersama dengan sektor swasta dalam mempromosikan pentingnya aspek keamanan pangan, investasi dan peluan usaha patungan, peningkatan produk-produk pertanian dan akses pasar
  14. 14. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Pertanian dan MEA Tindakan 1. Mengembangkan strategi/posisi bersama mengenai isu-isu yang menyangkut kepentingan ASEAN pada organisasi–organisasi internasional 2. Meningkatkan riset bersama dan alih teknologi 3. Membentuk aliansi strategis dan pendekatan bersama dengan sektor swasta dalam mempromosikan pentingnya aspek keamanan pangan, investasi dan peluan usaha patungan, peningkatan produk-produk pertanian dan akses pasar
  15. 15. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Pertanian dan MEA Tindakan 4. Memperkuat upaya-upaya untuk mengatasi pembakalan liar dan perdagangan ynang terkait dengan pembalakan liar, pembakaran hutan dan dampak yang di akibatkannya; dan, 5. Memperkuat upaya-upaya untuk mengatasi penagkapan hasil laut secara tidak sah (illegal fishing)
  16. 16. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Pertanian dan MEA III. Mendorong kerja sama koperasi pertanian ASEAN sebagai sarana untuk memberdayakan dan meningkatkan akses pasar bagi produk-produk pertanian, membagun mekanisme jaringan yang menghubungkan koperasi-koperasi pertanian, dan memenuhi tujuan koperasi pertanian untuk memberikan manfaat bagi para petani di kawasan.
  17. 17. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Pertanian dan MEA Tindakan i. Memperkuat aliansi strategis antar koperasi pertanian ASEAN malalui Kerja sama bilateral, regional, dan multilateral; ii. Membentuk hubungan usaha antar-koperasi pertanian potensial di ASEAN; dan, iii. Meningkatkan investasi langsung dan kemitraan strategis dengan koperasi pertanian ASEAN, para produsen, konsumen dan pengusaha.
  18. 18. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Pertanian dan MEA Pertanian mendapat porsi cukup penting dalam formulasi kerangka kerjasama ekonomi ASEAN
  19. 19. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Menakar Dampak MEA thd Pertanian Indonesia “….Tantangan paling sulit dalam menyongsong MEA adalah memperkirakan bagaimana MEA akan mempengaruhi perekonomian negara-negara di dalamnya. Pemerintah dan semua unsur bangsa dapat merumuskan langkah-langkah strategis yang harus diambil agar dapat menuai manfaat optimal dari integrasi yang akan terjadi” (Bank Indonesia. 2008, 29).
  20. 20. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Menakar Dampak MEA thd Pertanian Indonesia Urutan logis pengukuran dampak Ex-post 1. input telah disediakan 2. proses (throughput) telah berjalan 3. output telah tercipta 4. hasil (outcome) telah diperoleh 5. dampak (impact)
  21. 21. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Menakar Dampak MEA thd Pertanian Indonesia • Penilaian Dampak Ex-ante • Penilaian Dampak Ex-post 1. Proxi AFTA 2. Kesiapan Indonesia menyongsong MEA 2015
  22. 22. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Menakar Dampak MEA thd Pertanian Indonesia Penilaian Dampak Ex-ante 1. Berbasis komoditi 2. Dampak tergantung dari tindakan yang diambil Indonesia 3. Persilangkan secara hipotesis perdagangan Indonesia dengan ASEAN dan dengan dunia dengan perdagangan ASEAN (minus Indonesia) dengan Indonesia dan dunia dalam kontinum porsi impor dan ekspor. 4. Hasil persilangan akan menghasilkan 4 kuadran 5. Dampak MEA mesti diukur untuk masing masing komoditi pada tiap kuadran
  23. 23. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA EksporKUADRAN IIa SPESIALISASI PRODUKSI INDONESIA UNTUK PASAR ASEAN KUADRAN IVa PRODUK INTRA ASEAN UNTUK INDONESIA KUADRAN I KESATUAN PANGKALAN PRODUKSI UNTUK PASAR GLOBAL DAN ASEAN KUADRAN IIb ASEAN MENJADI PASAR UNTUK PRODUK PERTANIAN GLOBAL KUADRAN III ASEAN MENJADI PASAR UNTUK PRODUK PERTANIAN GLOBAL KUADRAN IVb INDONESIA PASAR PRODUK PERTANIAN GLOBAL INDONESIA ASEAN (minus Indonesia) Impor Ekspor Impor PASAR DUNIA PASAR ASEAN
  24. 24. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Ekspor INDONESIA Impor Kontinum porsi ekspor dan impor Indonesia
  25. 25. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Ekspor INDONESIA ASEAN (minus Indonesia) Impor Ekspor Impor 0 TITIK 0 = SWASEMBADA (TANPA PERDAGANGAN) disilangkan dengan kontinum porsi ekspor impor ASEAN
  26. 26. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Ekspor KUADRAN IV PRODUK INTRA ASEAN UNTUK INDONESIA KUADRAN I BASIS PRODUKSI UNTUK PASAR GLOBAL DAN ASEAN INDONESIA ASEAN (minus Indonesia) Impor Ekspor Impor KUADRAN II SPESIALISASI PRODUKSI INDONESIA UNTUK PASAR ASEAN KUADRAN III ASEAN MENJADI PASAR UNTUK PRODUK PERTANIAN GLOBAL
  27. 27. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Ekspor KUADRAN IV PRODUK INTRA ASEAN UNTUK INDONESIA KUADRAN I BASIS PRODUKSI UNTUK PASAR GLOBAL DAN ASEAN INDONESIA ASEAN (minus Indonesia) Impor Ekspor Impor KUADRAN III ASEAN MENJADI PASAR UNTUK PRODUK PERTANIAN GLOBAL Q1 • Q2 Ekspor Indonesia cukup memenuhi kebutuhan ASEAN
  28. 28. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Ekspor KUADRAN IV PRODUK INTRA ASEAN UNTUK INDONESIA KUADRAN I BASIS PRODUKSI UNTUK PASAR GLOBAL DAN ASEAN INDONESIA ASEAN (minus Indonesia) Impor Ekspor Impor KUADRAN III ASEAN MENJADI PASAR UNTUK PRODUK PERTANIAN GLOBAL Q2 Ekspor Indonesia tidak cukup memenuhi kebutuhan ASEAN (ASEAN beli dari pasar global)
  29. 29. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA EksporKUADRAN IIa SPESIALISASI PRODUKSI INDONESIA UNTUK PASAR ASEAN KUADRAN I BASIS PRODUKSI UNTUK PASAR GLOBAL DAN ASEAN KUADRAN IIb ASEAN MENJADI PASAR UNTUK PRODUK PERTANIAN GLOBAL KUADRAN III ASEAN MENJADI PASAR UNTUK PRODUK PERTANIAN GLOBAL INDONESIA ASEAN (minus Indonesia) Impor Ekspor Impor KUADRAN IV PRODUK INTRA ASEAN UNTUK INDONESIA (CUKUP BANYAK JENIS KOMODITI PERTANIAN KARENA PRODUKSI DALAM NEGEI TIDAK CUKUP
  30. 30. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Ekspor KUADRAN I BASIS PRODUKSI UNTUK PASAR GLOBAL DAN ASEAN INDONESIA ASEAN (minus Indonesia) Impor Ekspor Impor KUADRAN III ASEAN MENJADI PASAR UNTUK PRODUK PERTANIAN GLOBAL Q3 • Q2 Ekspor ASEAN cukup untuk memenuhi kebutuhan Indonesia
  31. 31. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Ekspor KUADRAN I BASIS PRODUKSI UNTUK PASAR GLOBAL DAN ASEAN INDONESIA ASEAN (minus Indonesia) Impor Ekspor Impor KUADRAN III ASEAN MENJADI PASAR UNTUK PRODUK PERTANIAN GLOBAL Q4 Ekspor ASEAN tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan Indonesia
  32. 32. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA EksporKUADRAN IIa SPESIALISASI PRODUKSI INDONESIA UNTUK PASAR ASEAN KUADRAN IVa PRODUK INTRA ASEAN UNTUK INDONESIA KUADRAN I BASIS PRODUKSI UNTUK PASAR GLOBAL DAN ASEAN KUADRAN IIb ASEAN MENJADI PASAR UNTUK PRODUK PERTANIAN GLOBAL KUADRAN III ASEAN MENJADI PASAR UNTUK PRODUK PERTANIAN GLOBAL KUADRAN IVb INDONESIA PASAR PRODUK PERTANIAN GLOBAL INDONESIA ASEAN (minus Indonesia) Impor Ekspor Impor
  33. 33. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA EksporKUADRAN IIa SPESIALISASI PRODUKSI INDONESIA UNTUK PASAR ASEAN KUADRAN IVa PRODUK INTRA ASEAN UNTUK INDONESIA KUADRAN I BASIS PRODUKSI UNTUK PASAR GLOBAL DAN ASEAN KUADRAN IIb ASEAN MENJADI PASAR UNTUK PRODUK PERTANIAN GLOBAL KUADRAN III ASEAN MENJADI PASAR UNTUK PRODUK PERTANIAN GLOBAL KUADRAN IVb INDONESIA PASAR PRODUK PERTANIAN GLOBAL INDONESIA ASEAN (minus Indonesia) Impor Ekspor Impor PASAR ASEAN
  34. 34. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA EksporKUADRAN IIa SPESIALISASI PRODUKSI INDONESIA UNTUK PASAR ASEAN KUADRAN IVa PRODUK INTRA ASEAN UNTUK INDONESIA KUADRAN I BASIS PRODUKSI UNTUK PASAR GLOBAL DAN ASEAN KUADRAN IIb ASEAN MENJADI PASAR UNTUK PRODUK PERTANIAN GLOBAL KUADRAN III ASEAN MENJADI PASAR UNTUK PRODUK PERTANIAN GLOBAL KUADRAN IVb INDONESIA PASAR PRODUK PERTANIAN GLOBAL INDONESIA ASEAN (minus Indonesia) Impor Ekspor Impor PASAR DUNIA
  35. 35. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA EksporKUADRAN IIa SPESIALISASI PRODUKSI INDONESIA UNTUK PASAR ASEAN KUADRAN IVa PRODUK INTRA ASEAN UNTUK INDONESIA KUADRAN I BASIS PRODUKSI UNTUK PASAR GLOBAL DAN ASEAN KUADRAN IIb ASEAN MENJADI PASAR UNTUK PRODUK PERTANIAN GLOBAL KUADRAN III ASEAN MENJADI PASAR UNTUK PRODUK PERTANIAN GLOBAL KUADRAN IVb INDONESIA PASAR PRODUK PERTANIAN GLOBAL INDONESIA ASEAN (minus Indonesia) Impor Ekspor Impor PASAR DUNIA PASAR ASEAN
  36. 36. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA EksporKUADRAN IIa SPESIALISASI PRODUKSI INDONESIA UNTUK PASAR ASEAN KUADRAN I BASIS PRODUKSI UNTUK PASAR GLOBAL DAN ASEAN KUADRAN IIb ASEAN MENJADI PASAR UNTUK PRODUK PERTANIAN GLOBAL KUADRAN III ASEAN MENJADI PASAR UNTUK PRODUK PERTANIAN GLOBAL INDONESIA ASEAN (minus Indonesia) Impor Ekspor Impor STRATEGI INDONESIA - Dorong produksi dalam negeri - Impor dari ASEAN Q3 Q4
  37. 37. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA EksporKUADRAN IIa SPESIALISASI PRODUKSI INDONESIA UNTUK PASAR ASEAN KUADRAN I BASIS PRODUKSI UNTUK PASAR GLOBAL DAN ASEAN KUADRAN IIb ASEAN MENJADI PASAR UNTUK PRODUK PERTANIAN GLOBAL KUADRAN III ASEAN MENJADI PASAR UNTUK PRODUK PERTANIAN GLOBAL INDONESIA ASEAN (minus Indonesia) Impor Ekspor Impor STRATEGI INDONESIA
  38. 38. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA EksporKUADRAN IIa SPESIALISASI PRODUKSI INDONESIA UNTUK PASAR ASEAN KUADRAN I BASIS PRODUKSI UNTUK PASAR GLOBAL DAN ASEAN KUADRAN IIb ASEAN MENJADI PASAR UNTUK PRODUK PERTANIAN GLOBAL KUADRAN III ASEAN MENJADI PASAR UNTUK PRODUK PERTANIAN GLOBAL INDONESIA ASEAN (minus Indonesia) Impor Ekspor Impor STRATEGI INDONESIA
  39. 39. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA EksporKUADRAN IIa SPESIALISASI PRODUKSI INDONESIA UNTUK PASAR ASEAN KUADRAN I BASIS PRODUKSI UNTUK PASAR GLOBAL DAN ASEAN KUADRAN IIb ASEAN MENJADI PASAR UNTUK PRODUK PERTANIAN GLOBAL KUADRAN III ASEAN MENJADI PASAR UNTUK PRODUK PERTANIAN GLOBAL INDONESIA ASEAN (minus Indonesia) Impor Ekspor Impor STRATEGI INDONESIA
  40. 40. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Dampak ex-ante MEA Terhadap Pertanian Indonesia Tiga kegiatan utama MEA dalam bidang pertanian; 1) Meningkatkan perdagangan intra-dan ekstra-ASEAN dan daya saing jangka panjang pangan, pertanian dan produk/komoditas kehutanan ASEAN, 2) Meningkatkan kerjasama, usaha bersama dan transfer teknologi di antara Negara-negara Anggota ASEAN dan diantara organisasi regional, internasional dan sektor swasta, 3) Promosikan koperasi pertanian ASEAN sebagai sarana untuk memberdayakan dan meningkatkan akses pasar produk pertanian,
  41. 41. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Dampak ex-ante MEA Terhadap Pertanian Indonesia Dampak MEA untuk komoditi pada Kuadran I 1. Terdorongnya daya saing ASEAN dalam pasar global dan memperkuat peran ASEAN dalam ekonomi global 2. terjadi penciptaan nilai tambah, kerjasama teknologi pengolahan untuk komoditas ekspor seperti karet, kakao, sawit, dan lain sebagainya 3. terjadi transformasi, dari berkompetitor menjadi mitra untuk memenuhi pasar dunia. Contoh: Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dalam ekonomi kelapa sawit.
  42. 42. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Dampak ex-ante MEA Terhadap Pertanian Indonesia Dampak MEA untuk komoditi pada Kuadran II 1. Pemberdayaan sumberdaya alam dan tenaga kerja 2. meningkatkan produktivitas pertanian dan perkebunan Indonesia
  43. 43. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Dampak ex-ante MEA Terhadap Pertanian Indonesia Dampak MEA untuk komoditi pada Kuadran III 1. Terdorong produk substitusi import
  44. 44. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Dampak ex-ante MEA Terhadap Pertanian Indonesia Dampak MEA untuk komoditi pada Kuadran IV 1. Kerjasama produksi dengan negara ASEAN bisa mendorong Indonesia berswasembada pada produk ini 2. peningkatan produksi komoditi pada kuadran IV ini akan berdampak terhadap peningkatan efisiensi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri 3. Mendorong masuknya komodoti pada kuadran IV ke Kuadran I.
  45. 45. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Dampak ex-post MEA Terhadap Pertanian Indonesia Pengalaman AFTA • MEA kelanjutan AFTA  menghilangkan hambatan tarif 1. meningkatnya perdagangan regional 2. produk Indonesia kalah bersaing 3. produsen diuntungkan dengan harga bahan baku lebih murah • liberalisasi perdagangan gabah tidak efisien dan tidak tepat, keuntungan yang diterima oleh konsumen lebih kecil jika dibandingkan dengan kerugian yang diterima oleh produsen Pasaribu (2012) .
  46. 46. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Dampak ex-post MEA Terhadap Pertanian Indonesia Pengalaman AFTA • arah perdagangan negara ASEAN-6 1995-2003, tidak beralih ke mekanisme regional, karena perdagangan pertanian pada waktu itu hanya menyumbang 1,44-1,95 persen dari total perdagangan • tingkat pemanfaatan perjanjian perdagangan preferensial ASEAN di bidang barang-barang pertanian relatif rendah • dampak AFTA pada arus perdagangan pertanian relatif sederhana • AFTA, dalam bentuk aslinya, tidak benar-benar dirancang untuk meningkatkan perdagangan intraregional pertanian
  47. 47. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Dampak ex-post MEA Terhadap Pertanian Indonesia Pengalaman AFTA • kesepakatan pasar tunggal ASEAN dan basis produksi belum memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pertumbuhan industri seperti industri berbasis produksi pertanian, perikanan, tekstil dan elektronik. • kinerja investasi dan jaringan produksi antara Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya yang belum dikembangkan dengan baik
  48. 48. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Dampak ex-post MEA Terhadap Pertanian Indonesia Pengalaman AFTA • kesepakatan pasar tunggal ASEAN dan basis produksi belum memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pertumbuhan industri seperti industri berbasis produksi pertanian, perikanan, tekstil dan elektronik. • kinerja investasi dan jaringan produksi antara Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya yang belum dikembangkan dengan baik • kondisi perdagangan adalah net perdagangan negatif, artinya impor lebih besar dibandingkan ekspor.
  49. 49. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Dampak ex-post MEA Terhadap Pertanian Indonesia Kesiapan Indonesia dalam Memasuki Era MEA • Dampak tergantung pada langkah langkah yang telah ditempuh • Tingkat kesiapan implementasi Indonesia periode 2008-2009 sekitar 80.37% atau berada pada urutan ke 7 • Indonesia belum memiliki respon kebijakan yang diperlukan • Cetak Biru MEA menjadwalkan persiapan Pangan Pertanian dan Kehutanan 1. 2008-2009 menyelaraskan pedoman untuk penggunaan bahan kimia dalam budidaya 2. Tahun 2010 Menyelaraskan Maximum Residue Limits (MRLs)
  50. 50. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Dampak ex-post MEA Terhadap Pertanian Indonesia Kesiapan Indonesia dalam Memasuki Era MEA • Kementerian Pertanian memang sedang menyiapkan langkah langkah strategis 1. Seminar “Kesiapan Sektor Pertanian Menghadapi Pasar Tunggal ASEAN 2015”. 29 Januari 2013, 2. Workshop nasional persiapan sektor pertanian menghadapi MEA 2015 di Bandung. 18 April 2013 3. Seminar nasional “Optimalisasi Sumberdaya Lokal Menuju Kemandirian Pangan Menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015, 21 -22 Oktober 2013
  51. 51. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Dampak ex-post MEA Terhadap Pertanian Indonesia Kesiapan Indonesia dalam Memasuki Era MEA • Kemenlu, saat ini sedang giat-giatnya melaksanakan sosialisasi • Para pakar telah mengeluarkan resep, yaitu: 1. Peningkatan Daya Saing (peningkatan produktifitas, distribusi, infrastruktur, perbankan, efisiensi regulasi dan lain-lain) 2. Pengamanan Pasar Domestik (mis: lebih mencintai produk lokal), dan 3. Penguatan ekspor dengan memperhatikan 3 K (kualitas, kuantitas dan kontinuitas).
  52. 52. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Dampak ex-post MEA Terhadap Pertanian Indonesia Kesiapan Indonesia dalam Memasuki Era MEA • Kemenlu, saat ini sedang giat-giatnya melaksanakan sosialisasi • Para pakar telah mengeluarkan resep, yaitu: 1. Peningkatan Daya Saing (peningkatan produktifitas, distribusi, infrastruktur, perbankan, efisiensi regulasi dan lain-lain) 2. Pengamanan Pasar Domestik (mis: lebih mencintai produk lokal), dan 3. Penguatan ekspor dengan memperhatikan 3 K (kualitas, kuantitas dan kontinuitas).
  53. 53. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Dampak ex-post MEA Terhadap Pertanian Indonesia Kesiapan Indonesia dalam Memasuki Era MEA • Para pakar telah mengeluarkan resep, yaitu: 4. konsentrasi yang harus dikembangkan adalah kesiapan Indonesia untuk melakukan penguatan agroindustri dan agribisnis produk yang merubah konsentrasi penciptaan produk yang berasal dari on-farm menjadi yang off-farm. • Dengan tidak siapnya Indonesia, maka dampak MEA 2015 akan lambat dirasakan oleh sektor pertanian, sama seperti dampak AFTA 1992.
  54. 54. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA IMPLIKASI KEBIJAKAN KEMANDIRIAN PANGAN 1. ketahan pangan Asia akhir akhir ini mulai terancam 2. harga riil komoditas pangan pokok, harga internasional untuk beras, gandum, dan jagung mulai naik 3. Indonesia sendiri sudah lama impor pangan dan nilainya meningkat setiap tahunnya
  55. 55. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA IMPLIKASI KEBIJAKAN KEMANDIRIAN PANGAN 4. Indonesia tidak bisa mengandalkan produk negara lain untuk memenuhi kebutuhan pangan. 5. Pengembangan SDM pertanian terkait GAP, MLR
  56. 56. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA CATATAN PENUTUP 1. MEA sudah diambang mata membawa banyak peluang untuk meningkatkan kesejahteraan 600 juta lebih penduduk di 10 negara kawasan Asia Tenggara. 2. Dampak MEA 2015 terhadap sektor pertanian di Indonesia harus lebih besar daripada dampak AFTA. 3. Penyiapan pelaku pelaku utama menghadapi MEA 2015 sudah semakin mendesak.
  57. 57. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Sekian dan Terimakasih….
  58. 58. Seminar Nasional Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIII – 2013 POTENSI DAMPAK MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 TERHADAP SEKTOR PERTANIAN INDONESIA Kerjasama ASEAN dalam Makanan, Pertanian dan Kehutanan Memperkuat ketahanan pangan di daerah; 1. Fasilitasi dan promosi intra-dan ekstra-ASEAN perdagangan produk pertanian dan kehutanan; 2. Penciptaan dan penyebaran teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan mengembangkan agribisnis dan silvo-usaha; 3. Masyarakat pedesaan pertanian dan pengembangan sumber daya manusia; 4. Keterlibatan sektor swasta dan investasi; 5. Pengelolaan dan konservasi sumber daya alam untuk pembangunan berkelanjutan, dan 6. Memperkuat kerjasama ASEAN dan pendekatan bersama dalam menangani isu-isu internasional dan regional.

×