Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Otk presentasi

2,925 views

Published on

Published in: Data & Analytics
  • Be the first to comment

Otk presentasi

  1. 1. MANIK RETNO1 YOULANDA SHERLYA2 IVAN TEJA
  2. 2. Teknik ekstraksi sangat berguna untuk pemisahan secara cepat dan bersih, baik untuk zat organik atau anorganik, untuk analisis makro maupun mikro. Digunakan untuk kepentingan analisis kimia Tujuan Ekstraksi
  3. 3. Ukuran Partikel • Semakin kecil ukurannya, semakin besar pula permukaan antara padat dan cair; sehingga laju perpindahannya menjadi semakin besar. Zat Pelarut • Larutan harus merupakan pelarut pilihan yang terbaik dan viskositasnya harus cukup rendah agar dapat dapat bersikulasi dengan mudah. Temperatur • kelarutan zat terlarut (pada partikel yang diekstraksi) di dalam pelarut akan naik bersamaan dengan kenaikan temperatur . Memberikan laju ekstraksi yang lebih tinggi Pengadukan Fluida • Pengadukan pada zat pelarut penting karena akan menaikkan proses difusi, sehingga menaikkan perpindahan material dari permukaan partikel ke zat pelarut.
  4. 4. Faktor Pemilihan pelarut Selektivitas Kerapatan Reaktifitas Kemampuan tidak saling bercampur Recoverybility Kriteria lain
  5. 5. Jenis-jenis Ekstraksi EKSTRAKSI
  6. 6. Ekstraksi padat- cair(leaching) adalah proses pemisahan cairan dari padatan dengan menggunakan cairan sebagai bahan pelarutnya. Ekstraksi Padat-cair :
  7. 7. Ekstraksi cair-cair adalah proses pemisahan cairan dari suatu larutan dengan menggunakan cairan sebagai bahan pelarutnya. Ekstraksi Cair-cair :
  8. 8. ALAT-ALAT EKSTRAKSI Skala laboratorium : 1. Corong pisah, untuk ekstraksi cair-cair 2. Soklet, untuk ekstraksi padat- cair Skala Industri : -Ekstraksi cair-cair 1. Ekstraksi semprot 2. Menara piring pervorasi 3. Menara aduk - Ekstraksi padat-cair 1. Ekstraktor hamparan padat stationer
  9. 9. EKSTRAKSI CAIR-CAIR ekstraksi cair-cair selalu terdiri atas sedikitnya dua tahap, yaitu pencampuran secara intensif bahan ekstraksi dengan pelarut, dan pemisahan kedua fasa Sering disebut juga Ekstraksi cair atau ekstraksi pelarut (solvent extraction) Pemisahan berdasar perbedaan kelarutan
  10. 10. Alat-alat utama dan Tahapan Dr.-Ing. Misri Gozan 11 Pencampuran (Mixer) Ekstrak E Rafinat R Solven Campuran Pemisahan (Separator) 1. Pencampuran atau mengkontakkan antara campuran dengan solven 2. Pemisahan 2 fasa yang terbentuk 3. Pengambilan kembali (removal and recovery) solven dari tiap fasa yang
  11. 11. Corong pemisah, digunakan ekstraksi cair- cair
  12. 12. MEKANISME EKSTRAKSI CAIR-CAIR
  13. 13. MACAM EKSTRAKTOR CAIR-CAIR Ekstraktor cair-cair tak kontinu Ekstraktor cair-cair kontinu
  14. 14. Ekstraktor cair-cair tak kontinu Alat tak kontinu yang sederhana biasa digunakan misalnya untuk mengolah bahan dalam jumlah yang kecil atau bila hanya sesekali dilakukan ekstraksi. Ekstreaktor cair-cair tak kontinu lebih menguntungkan bagi proses pencampuran dan pemisahan adalah tangki yang bagian bawahnya runcing (dilengkapi dengan perkakas pengaduk, penyalur bawah maupun kaca intip yang tersebar pada seluruh ketinggiannya) larutan ekstrak yang dihasilkan setiap kali dipisahkan dengan cara penjernihan
  15. 15. Ekstraktor cair-cair kontinu Operasi kontinu pada ekstraksi cair- cair dapat dilaksanakan dengan sederhana, karena tidak saja pelarut, melainkan juga bahan ekstraksi cair secara mudah dapat dialirkan dengan bantuan pompa.
  16. 16. Macam-macam Ekstraktor Cair-cair Kontinu kolom ekstraksi Kolom semprot kolom pelat ayak
  17. 17. Kolom Ekstraksi Dalam sebuah kolom ekstraksi vertical bahan ekstraksi cair dan pelarut saling dikontakkan dengan arah aliran yang berlawanan. Dengan bantuan pompa cairan yang lebih ringan dimasukkan dari bagian bawah, dan cairan berat dari bagian atas kolom secara kointinu.
  18. 18. kolom semprot pada kolom semprot, fasa ringan hanya didistribusikan satu kali oleh suatu perlengkapan distribusi yang berada di bawah ujung kolom. Tetes-tetes yang terbentuk bergelembung menembus fasa berat dan berkumpul menjadi satu pada ujung kolom
  19. 19. kolom pelat ayak fasa ringan yang berkumpul di bawah setiap pelat ayak didorong ke atas oleh fasa berat melalui lobang-lobang pelat dan pada saat yang sama terpecah menjadi tetes-tetes
  20. 20. Penerapan Ekstraksi cair-cair  Pemisahan aromatik dari senyawaan parafin atau nafta untuk meningkatkan karakter viskositas-suhu suatu minayk pelumas  Pemisahan aromatik dari minyak bakar berbasis kerosin untuk meningkatkan kualitas pembakaran  Pengambilan senyawa relatif murni seperti benzena, toluen dan xylene dari reformat yang dihasilkan secara katalitis pada industri
  21. 21. Sekian,,,,, TERIMAKASIH

×