RINGKASAN AMDAL

886 views

Published on

SLIDE AMDAL - KERUSAKAN LINGKUNGAN PADA LINGKUNGAN SEKITAR DANAU TOBA

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
886
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
4
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

RINGKASAN AMDAL

  1. 1. KERUSAKAN LINGKUNGAN PADA LINGKUNGAN SEKITAR DANAU TOBA Oleh : YOKE BLANDINA L. S 110301045
  2. 2. PENDAHULUAN Kerusakan lingkungan adalah deteriorasi lingkungan dengan hilangnya sumber daya air, udara, dan tanah. Kerusakan ekosistem dan punahnya fauna liar. Kerusakan lingkungan adalah salah satu dari sepuluh ancaman yang secara resmi diperingatkan oleh High Level Threat Panel dari PBB. Kerusakan pada lingkungan hidup terjadi karena dua faktor baik faktor alami ataupun karena tangan-tangan jahil manusia. Pentingnya lingkungan hidup yang terawat terkadang dilupakan oleh manusia, dan hal ini bisa menjadikan ekosistem serta kehidupan yang tidak maksimal pada lingkungan tersebut. Berikut beberapa faktor secara mendalam yang menjadikan kerusakan lingkungan hidup : 1. Faktor alami. Bencana alam tersebut bisa berupa banjir, tanah longsor, tsunami, angin puting beliung, angin topan, gunung meletus, ataupun gempa bumi. Selain berbahaya bagi keselamatan manusia maupun mahkluk lainnya, bencana ini akan membuat rusaknya lingkungan. 2. Faktor buatan (tangan jahil manusia). Manusia sebagai makhluk berakal dan memiliki kemampuan tinggi dibandingkan dengan makhluk lain akan terus berkembang dari pola hidup sederhana menuju ke kehidupan yang modern. Dengan adanya perkembangan kehidupan, tentunya kebutuhannya juga akan sangat berkembang termasuk kebutuhan eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan.
  3. 3. KERUSAKAN LINGKUNGAN PADA LINGKUNGAN SEKITAR DANAU TOBA Penggundulan Hutan Danau Toba Kerusakan ekosistem hutan di sekitar Danau Toba di Sumatera Utara dalam tingkat mencemaskan. Penggundulan hutan di sana, bukan hanya menghilangkan keindahan alam, tetapi juga mengakibatkan permukaan air Danu Toba tidak stabil dan cenderung menurun. Penggundulan hutan di kawasan Danau Toba telah mengancam kehidupan masyarakat yang bermukim di pinggiran Danau Toba. Pada musim hujan tiba, sebagian besar daerah yang berada di sekitar kawasan danau terancam bencana alam, seperti banjir bandang dan longsor, sebagaimana yang belum lama ini menimpa masyarakat Desa Sabulan dan Desa Rangsang Bosi, Kecamatan Sitio-tio Kabupaten Samosir.
  4. 4. KERUSAKAN LINGKUNGAN PADA LINGKUNGAN SEKITAR DANAU TOBA Kerusakan Vegetasi Danau Toba Di samping itu, pencemaran danau juga harus mendapat perhatian yang lebih. Pencemaran danau kebanyakan disebabkan sisa pakan ikan dan limbah domestik dari pemukiman yang masuk ke danau. Sisa pakan ikan, yang secara besar berasal dari keramba ikan jaring apung, akan menyebabkan terjadinya eutropikasi, yaitu suatu keadaan tingginya konsentrasi fosfat yang terlatur di air danau. Kondisi eutrofik sangat memungkinkan alga untuk dapat tumbuh dengan sangat pesat (blooming).
  5. 5. KERUSAKAN LINGKUNGAN PADA LINGKUNGAN SEKITAR DANAU TOBA Perusakan Terumbu Karang Sepuluh tahun terakhir, kawasan Danau Toba mengalami kerusakan ekologis yang mengkhawatirkan. Kerusakan itu dipicu oleh faktor alam maupun manusia tidak bertanggungjawab. Kerusakan ini nyatanyata mengancam ikon budaya maupun ekologi Sumatera Utara Salah satu upaya pemeliharaan terumbu karang di Danau Toba ini adalah menjaga dan melengkapi berkembangnya, memiliki dan mengembangkan hasil penelitiannya dengan cara mensosialisasikan di tengah-tengah masyarakat sehingga penggunaan terumbu karang sangat bermanfaat sebagaimana yang di harapkan.
  6. 6. KESIMPULAN 1. 2. 3. 4. 5. Kerusakan lingkungan adalah deteriorasi lingkungan dengan hilangnya sumber daya air, udara, dan tanah. Ketika alam rusak dihancurkan dan sumber daya menghilang, maka lingkungan sedang mengalami kerusakan. Ancaman hilangnya Danau Toba dan beberapa danau lain ini merupakan akibat dari pencemaran dan kerusakan, baik kerusakan danau itu sendiri maupun kerusakan lingkungan sekitar danau. Penggundulan hutan di kawasan Danau Toba telah mengancam kehidupan masyarakat yang bermukim di pinggiran Danau Toba. Pada musim hujan tiba, sebagian besar daerah yang berada di sekitar kawasan danau terancam bencana alam, seperti banjir bandang dan longsor. Berdasar data yang diterima, dari 260.154 hektar daerah tangkapan air Danau Toba, sebagian besar sudah menjadi lahan kritis atau mengalami penurunan kualitas lingkungan. Pemerintah mengambil sikap tegas dan berani untuk bisa mengatasi penggundulan hutan di sana. Salah satu upaya pemeliharaan terumbu karang di Danau Toba ini adalah menjaga dan melengkapi berkembangnya, memiliki dan mengembangkan hasil penelitiannya dengan cara mensosialisasikan di tengah-tengah masyarakat sehingga penggunaan terumbu karang sangat bermanfaat sebagaimana yang di harapkan.

×