Komunikasi pada-anak@ummuhasna.com

2,155 views

Published on

Komunikasi pada anak merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan diri kita dengan anak. Melalui komunikasi akan terjalin rasa percaya, rasa kasih sayang, dan merasa memiliki suatu penghargaan pada dirinya.

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,155
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
60
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Komunikasi pada-anak@ummuhasna.com

  1. 1. KOMUNIKASI PADA ANAK dan KELUARGA Hj. Sri Hartati, S.Kep.,Ners http://www.ummuhasna.com
  2. 2. PENDAHULUAN  Komunikasi pada anak merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan diri kita dengan anak.  Melalui komunikasi akan terjalin rasa percaya, rasa kasih sayang, dan merasa memiliki suatu penghargaan pada dirinya. catatanummuhasna.blogspot.com
  3. 3. PENGERTIAN  Komunikasi merupakan pengiriman atau tukar informasi, ide atau lainnya yang dapat memberikan suatu pengetahuan tentang ide atau informasi yang disampaikan.  Adanya pertukaran informasi berarti dalam komunikasi melibatkan lebih dari satu orang dalam menyampaikan informasi atau ide yang ada. catatanummuhasna.blogspot.com
  4. 4.  Dalam praktik keperawatan istilah komunikasi sering digunakan pada aspek pemberian terapi pada klien. catatanummuhasna.blogspot.com
  5. 5.  Istilah terapeutik atau dikenal dengan nama komunikasi terapeutik yang menurut Stuart dan Sundeen merupakan suatu cara untuk membina hubungan yang terapeutik yang diperlukan untuk pertukaran informasi dan perasaan yang dapat mempengaruhi perilaku orang lain, mengingat keberhasilan tindakan keperawatan tergantung pada proses komunikasi. catatanummuhasna.blogspot.com
  6. 6.  Secara umum komunikasi anak merupakan proses pertukaran informasi yang disampaikan oleh anak kepada orang lain dengan harapan orang yang diajak dalam pertukaran informasi tersebut mampu memenuhi kebutuhannya. catatanummuhasna.blogspot.com
  7. 7.  Dalam ilmu keperawatan anak, anak merupakan seseorang yang yang membutuhkan suatu perhatian dan kasih sayang sebagai kebutuhan khusus anak yang dapat dipenuhi dengan cara komunikasi baik secara verbal maupun nonverbal yang dapat menumbuhkan kepercayaan pada anak sehingga tujuan komunikasi dapat tercapai. catatanummuhasna.blogspot.com
  8. 8. KOMPONEN DALAM KOMUNIKASI 1. Pengirim pesan 2. Penerima Pesan 3. Pesan 4. Media 5. Umpan balik catatanummuhasna.blogspot.com
  9. 9. SIKAP DALAM KOMUNIKASI 1. Sikap Berhadapan 2. Sikap Mempertahankan Kontak 3. Sikap Membungkuk Kearah Pasien 4. SikapTerbuka 5. SikapTetap Relaks catatanummuhasna.blogspot.com
  10. 10. Selain sikap diatas ada beberapa sikap nonverbal selama komunikasi yang juga masuk dalam kategori sikap : 1. Gerakan mata 2. Ekspresi muka 3. Sentuhan catatanummuhasna.blogspot.com
  11. 11. SIKAP KOMUNIKASI TERAPEUTIK 1. Sikap Kesejatian 2. Sikap Empati 3. Sikap Hormat 4. Sikap Konkret catatanummuhasna.blogspot.com
  12. 12. KOMUNIKASI DENGAN ANAK BERDASARKAN TUMBUH KEMBANG  Usia Bayi (0-1 tahun) ◦ Komunikasi pada bayi dilakukan dengan melalui gerakan-gerakan bayi, gerakan tersebut sebagai alat komunikasi yang efektif, disamping itu komunikasi pada bayi dapat dilakukan secara non verbal. ◦ Perkembangan komunikasi dapat dimulai pada usia minggu ke delapan dimana bayi sudah mampu untuk melihat objek atau cahaya. Kemudian pada minggu ke duabelas bayi sudah mulai melakukan tersenyum. catatanummuhasna.blogspot.com
  13. 13.  Pada usia keenam belas bayi sudah mulai menolehkan kepala pada suara yang asing bagi dirinya.  Pada pertengahan tahun pertama bayi sudah mulai mengucapkan kata-kata awal seperti ba-ba, da-da, dan pada bulan kesepuluh bayi sudah bereaksi terhadap panggilan terhadap namanya, mampu melihat beberapa gambar yang terdapat dalam buku, pada akhir tahun pertama sudah mampu melakukan kata-kata yang spesifik antara dua atau tiga kata. catatanummuhasna.blogspot.com
  14. 14.  UsiaTodler dan Prasekolah (1-2,5 tahun, 2,5- 5 tahun) ◦ Perkembangan komunikasi pada usia ini dapat ditunjukkan dengan perkembangan bahasa anak dengan kemampuan anak sudah mampu memahami kurang lebih sepuluh kata, pada tahun ke dua sudah mampu 200-300 kata dan masih terdengar kata-kata ulangan. catatanummuhasna.blogspot.com
  15. 15. ◦ Pada anak usia 3 tahun anak sudah mampu menguasai 900 kata dan banyak kata-kata yang digunakan seperti mengapa, apa , kapan dsb. ◦ Komunikasi pada usia tersebut sifatnya sangat egosentris, ◦ Rasa ingin tahunya sangat tinggi, ◦ Kemampuan bahasa mulai meningkat, ◦ Mudah merasa kecewa dan rasa bersalah karena tuntutan tinggi, ◦ Setiap komunikasi harus berpusat pada dirinya, ◦ Takut terhadap ketidaktahuan, dan ◦ Perlu diingat bahwa pada usia ini anak masih belum fasih dalam berbicara. catatanummuhasna.blogspot.com
  16. 16.  Pada usia ini cara berkomunikasi yang dapat dilakukan adalah dengan : ◦ Memberi tahu apa yang terjadi pada dirinya, ◦ Memberi kesempatan pada mereka untuk menyentuh alat pemeriksaan yang akan digunakan, ◦ Menggunakan nada suara, ◦ Bicara lambat, ◦ Jika tidak dijawab harus diulang lebih jelas dengan pengarahan yang sederhana, ◦ Hindarkan sikap mendesak untuk dijawab seperti kata-kata “jawab dong”. catatanummuhasna.blogspot.com
  17. 17. ◦ Mengalihkan aktivitas saat komunikasi, ◦ Memberikan mainan saat komunikasi dengan maksud anak mudah diajak komunikasi, ◦ Mengatur jarak interaksi dimana kita dalam berkomunikasi dengan anak, ◦ Adanya kesadaran diri dimana kita harus menghindari konfrontasi langsung, ◦ Duduk yang terlalu dekat dan berhadapan. catatanummuhasna.blogspot.com
  18. 18.  Secara non verbal kita selalu memberi dorongan penerimaan dan persetujuan jika diperlukan,  Jangan sentuh anak tanpa disetujui dari anak, salaman dengan anak merupakan cara untuk menghilangkann perasaan cemas,  Menggambar,  Menulis atau bercerita,  Dalam menggali perasaan dan fikiran anak disaat melakukan komunikasi. catatanummuhasna.blogspot.com
  19. 19.  Usia Sekolah (5-11 tahun) ◦ Perkembangan komunikasi pada anak usia ini dapat dimulai dengan kemampuan anak mencetak, menggambar, membuat huruf atau tulisan besar dan apa yang dilaksanakan oleh anak mencerminkan pikiran anak dan kemampuan anak membaca sudah dapt dimulai. ◦ Pada usia kedelapan anak sudah mampu membaca dan sudah mulai berpikir terhadap kehidupan. catatanummuhasna.blogspot.com
  20. 20. ◦ Komunikasi yang dapat dilakukan pada usia sekolah ini adalah tetap masih memprhatikan tingkat kemampuan bahasa anak yaitu gunakan kata sederhana yang spesifik, ◦ Jelaskan sesuatu yang membuat ketidakjelasan pada anak atau sesuatu yang tidak diketahui, ◦ Pada usia ini keingintahuan pada aspek fungsional dan prosedural dari objek tertentu sangat tinggi, catatanummuhasna.blogspot.com
  21. 21. ◦ Jelaskan arti fungsi dan prosedurnya, maksud dan tujuan dari sesuatu yang ditanyakan secara jelas dan ◦ Jangan menyakiti atau mengancam sebab ini akan membuat anak tidak mampu berkomunikasi secara efektif. catatanummuhasna.blogspot.com
  22. 22.  Usia Remaja (11-18 tahun) ◦ Perkembangan komuniaksi pada usia remaja ini ditunjukkan dengan kemampuan berdiskusi atau berdebat dan sudah mulai berpikir secara konseptual, ◦ Sudah mulai menunjukkan perasaan malu, ◦ Pada anak usia ini sering kali merenung kehidupan tentang masa depan yang akan direfleksikan dalam komunikasi. ◦ Pola pikir sudah mulai menunjukkan kearah yang lebih positif, catatanummuhasna.blogspot.com
  23. 23. ◦ Terjadi konseptualisasi mengingat masa ini adalah masa peralihan anak menjadi dewasa. Komunikasi yang dapat dilakukan pada usia ini adalah berdiskusi atau curah pendapat pada teman sebaya, Hindari beberapa pertanyaan yang dapat menimbulkan rasa malu dan jaga kerahasiaan dalam komunikasi mengingat awal terwujudnya kepercayaan anak dan merupakan masa transisi dalam bersikap dewasa. catatanummuhasna.blogspot.com
  24. 24. CARA KOMUNIKASI DENGAN ANAK  Komunikasi dengan anak merupakan sesuatu yang penting dalam menjaga hubungan dengan anak, melalui komunikasi perawat dapat memudahkan mengambil berbagai data yang terdapat pada diri anak yang selanjutnya digunakan dalam penentuan masalah keperawatan atau tindakan keperawatan.  Beberapa cara yang dapat digunakan dalam berkomunikasi dengan anak, antara lain: catatanummuhasna.blogspot.com
  25. 25. 1. Melalui orang lain atau pihak ketiga 2. Bercerita 3. Memfasilitasi 4. Biblioterapi 5. Meminta untuk menyebutkan keinginan 6. Pilihan pro dan kontra 7. Penggunaan skala 8. Menulis 9. Menggambar 10. Bermain catatanummuhasna.blogspot.com
  26. 26. CARA KOMUNIKASI DENGAN ORANG TUA ANAK  Komunikasi dengan orangtua adalah salah satu hal yang penting dalam perawatan anak, mengingat pemberian asuhan keperawatan pada anak selalu melibatkan peran orangtua yang memiliki peranan penting dalam mempertahankan komunikasi dengan anak.  Untuk mendapatkan informasi tentang anak sering kita mengobservasi secara langsung atau berkomunikasi dengan orangtua. catatanummuhasna.blogspot.com
  27. 27.  Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan dalam komunikasi dengan orangtua diantaranya: 1. Anjurkan orangtua untuk berbicara 2. Arahkan ke fokus 3. Mendengarkan 4. Diam 5. Empati 6. Meyakinkan kembali 7. Merumuskan kembali 8. Memberikan petunjuk kemungkinan apa yang terjadi 9. Menghindari hambatan dalam komunikasi catatanummuhasna.blogspot.com
  28. 28. TAHAPAN DALAM KOMUNIKASI DENGAN ANAK  Dalam melakukan komunikasi pada anak terdapat beberapa tahap yang harus dilakukan sebelum mengadakan komunikasi secara langsung, tahapan ini dapat meliputi tahap awal (pra interaksi), tahap perkenalan atau orientasi, tahap kerja dan tahap terakhir yaitu tahap terminasi. catatanummuhasna.blogspot.com
  29. 29.  Tahap Prainteraksi ◦ Mengumpulkan data tentang klien dengan mempelajari status atau bertanya kepada orangtua tentang masalah latar belakang yang ada, ◦ Mengeksplorasi perasaan, ◦ Membuat rencana pertemuan dengan klien, ◦ Dimana dan rencana apa yang dikomunikasikan serta target dan sasaran yang ada. catatanummuhasna.blogspot.com
  30. 30.  Tahap Perkenalan atau Orientasi ◦ Memberi salam dan senyum pada klien, ◦ Melakukan validasi (K, P,A) ◦ Mencari kebenaran data yang ada dengan wawancara, ◦ Mengobservasi atau pemeriksaan yang lain, ◦ Memperkenalkan nama kita dengan tujuan agar selalu ada yang memperhatikan terhadap kebutuhannya, ◦ Menanyakan nama panggilan kesukaan klien karena akan mempermudah dalam berkomunikasi dan lebih dekat, catatanummuhasna.blogspot.com
  31. 31. ◦ Menjelaskan tanggungjawab perawat dan klien, ◦ Menjelaskan peran kita dan klien, ◦ Menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan, ◦ Menjelaskan tujuan, ◦ Menjelaskan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan dan menjelaskan kerahasiaan. catatanummuhasna.blogspot.com
  32. 32.  Tahap Kerja ◦ Memberi kesempatan pada klien untuk bertanya, karena akan memberitahu tentang hal-hal yang kurang dimengerti dalam komunikasi, ◦ Menanyakan keluhan utama, ◦ Memulai kegiatan dengan cara yang baik dan melakukan kegiatan sesuai dengan rencana. catatanummuhasna.blogspot.com
  33. 33.  TahapTerminasi ◦ Menyimpulkan hasil wawancara, meliputi evaluasi proses dan hasil, ◦ Memberikan reinforcement positif, ◦ Merencanakan tindak lanjut dengan klien, ◦ Melakukan kontrak (tempat,waktu dan topik), ◦ Mengakhiri wawancara dengan cara yang baik. catatanummuhasna.blogspot.com
  34. 34. FAKTOR-FAKTORYANG MEMPENGARUHI KOMUNIKASI DENGAN ANAK  Pendidikan  Pengetahuan  Sikap  Usia tumbuh kembang  Status kesehatan anak  Sistem sosial  Saluran  Lingkungan catatanummuhasna.blogspot.com
  35. 35. IMPLIKASI KOMUNIKASI DALAM KEPERAWATAN 1. Ajak bicara lebih dahulu dengan orangtua sebelum berkomunikasi dengan anak atau mengkaji anak dengan menjalin hubungan dalam tindakan keperawatan. 2. Lakukan kontak dengan anak dengan mengawali bercerita atau teknik lain agar anak mau berkomunikasi. 3. Berikan mainan sebelum masuk kedalam pembicaraan inti. catatanummuhasna.blogspot.com
  36. 36. 4. Berikan kesempatan pada anak untuk memilih tempat pemeriksaan yang diinginkan sambil duduk, berdiri atau tidur. 5. Lakukan pemeriksaan dari sederhana ke kompleks, pemeriksaan yang berdampak trauma lakukan diakhir pemeriksaan. 6. Hindari pemeriksaan yang menimbulkan ketakutan pada anak dan beri kesempatan untuk memegang alat periksa. catatanummuhasna.blogspot.com
  37. 37. SELAMAT BELAJAR ….. catatanummuhasna.blogspot.com

×