Jarkom5

461 views

Published on

materi kampus, Bu Marliana

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
461
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
26
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Jarkom5

  1. 1. INTERNET PROTOCOL TCP/IP Part 1 IP CONFIGURATION
  2. 2. Apa itu IP ? IP ( Internet Protocol) adalah protocol yang mengatur bagaimana suatu data dapat di kenal dan di kirim dari satu komputer ke komputer lain. IP merupakan kunci dari jaringan TCP / IP agar dapat berjalan dengan baik maka semua aplikasi jaringan TCP/IP pasti bertumpu pada Internet Protocol IP bersifat Connectionless protocol IP tidak dapat melakukan handshake : pertukaran kontrol informasi saat membangun sebuah koneksi, sebelum data dikirim Protokol* (BAHASA). IP terdiri dari data-data yang berasal dari layer di atasnya di tambah dengan IP header. Media yang mentrasmisikan IP adalah ethernet, kabel serial, packet radio, ATM dll.
  3. 3. Apa itu IP ? IP terdiri dari data-data yang berasal dari layer di atasnya di tambah dengan IP header. Media yang mentrasmisikan IP adalah ethernet, kabel serial, packet radio, ATM dll.
  4. 4. 5 Fungsi Utama IP1. Mendefinisikan paket yang menjadi unit satuan terkecil pada transmisi data di internet2. Memindahkan data antara Transport layer dan Network Interface layer3. Mendefinisikan skema pengalamatan Internet atau IP address4. Menentukan routing paket5. Melakukan fragmentasi dan penyusunan ulang paket
  5. 5. MELIHAT IP CONFIGURATION Jalankan command prompt. Ketik ipconfig kemudian Enter.
  6. 6. Melepas IP Configuration Ketik ipconfig /release pada command Promt dilanjutkan dg menekan Enter
  7. 7. Memperbaharui Ip Configuration Ketik ipconfig /renew , Enter
  8. 8. SELESAI Untuk mengetahui komputer kita sudah terhubung ke Jaringan apa belum bisa kita coba dengan ping. Ketik ping mail ,Enter
  9. 9. Format Datagram IPVersion Header Length Type of Service Total Length of Diagram Indetification Flags Fragment Offset Time To Live Protokol Header Checksum Source IP Address Destination IP Address Options Strict Source Routing, Loose Source Routing Data 9
  10. 10. Format Datagram IP Version, berisi versi dari IP yang dipakai Header Length, berisi panjang dari header paket IP ini dalam hitungan 32 bit word Type of service, berisi kualitas service yang dapat mempengaruhi cara penanganan paket IP ini. Total Length of Datagram, panjang IP datagram total dalam ukuran byte. Identification, Flag dan Fragment Offset, berisi beberapa data yang berhubungan dengan fragmentasi paket. Time to Live, berisi jumlah router/hop maksimal yang boleh dilewati paket IP. Protocol, mengandung data yang mengidentifikasikan protokol layer atas pengguna isi data dari paket IP. Header Checksum, berisi nilai checksum yang dihitung dari seluruh field dari header paket IP. IP Address penerima dan pengirim, berisi alamat pengirim dan penerima paket. Strict Source Route, berisi daftar lengkap IP Address dari router yang harus dilalui oleh paket ke host tujuan. 10 Loose Source Route, paket yang dikirimkan harus singgah di beberapa router yang telah ditentukan.
  11. 11. IP Versi 4 IP Address merupakan pengenal yang digunakan untuk memberi alamat pada tiap- tiap komputer dalam jaringan. Format IP Address adalah bilangan 32 bit yang tiap 8 bitnya dipisahkan oleh tanda titik. Format IP Address dapat berupa biner (xxxxxxxx.xxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxx) atau berupa bilangan desimal yang masing- masing dipisahkan oleh titik (dotted decimal) (xxx.xxx.xxx.xxx) 11
  12. 12. Format IP Address IP address merupakan bilangan biner 32 bit yang dipisahkan oleh tanda pemisah berupa tanda titik disetiap 8 bitnya. Tiap 8 bit ini disebut dengan oktet. Bentuk dari IP address adalah sebagai berikut : xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx 10000100.01011100.01111001.00000001 132 92 121 1 Dotted Decimal Notation 12
  13. 13. Pengalamatan TCP / IP TCP/IP Address : Bentuk Umum : W. X. Y. Z Kelas IP ada 5 :- Kelas A- Kelas B- Kelas C- Kelas D : Kelas D digunakan untuk keperluan IP Multicast- Kelas E : Kelas E dicadangkan untuk keperluan ekperimenTiap – Tiap Kelas Terdiri dari :Network dan Host
  14. 14. Kelas A Format : 0nnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhhhhhhh Bit Pertama : 0 Panjang NetID : 8 bit Panjang HostID : 24 Bit Byte Pertama : 0-127 Jumlah : 126 Kelas A (0 dan 127 dicadangkan) Range IP : 1.xxx.xxx.xxx sampai 126.xxx.xxx.xxx Jumlah IP : 16.777.214 IP Address disetiap kelas A Dekripsi : Diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang besar 14
  15. 15. Kelas B Format : 10nnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh Bit Pertama : 10 Panjang NetID : 16 bit Panjang HostID : 16 Bit Byte Pertama : 128-191 Jumlah : 16.384 Kelas B Range IP : 128.0.xxx.xxx sampai 191.255.xxx.xxx Jumlah IP : 65.532 IP Address di setiap kelas B Dekripsi : Dialokasikan untuk jaringan besar dan sedang 15
  16. 16. Kelas C Format : 110nnnn.nnnnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh Bit Pertama : 110 Panjang NetID : 24 bit Panjang HostID : 8 Bit Byte Pertama : 192-223 Jumlah : 2.097.152 Kelas C Range IP : 192.xxx.xxx.xxx sampai 223.255.255.xxx Jumlah IP : 254 IP Address disetiap kelas C Dekripsi : Diberikan untuk jaringan berukuran kecil 16
  17. 17. Kelas D Format : 1110nnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhhhhhhh Bit Pertama : 1110 Bit Multicast : 28 bit Byte Inisial : 224-247 Dekripsi : Kelas D digunakan untuk keperluan IP Multicast 17
  18. 18. Kelas E Format : 1111rrrr.rrrrrrrr.rrrrrrrr.rrrrrrrr Bit Pertama : 1111 Bit Cadangan : 28 bit Bit Inisial : 248-255 Dekripsi : Kelas E dicadangkan untuk keperluan ekperimen. 18
  19. 19. Klasifikasi pada IP Address Klas 8 bit 8 bit 8 bit 8 bitKlas A Network ID Host ID Host ID Host IDKlas B Network ID Network ID Host ID Host IDKlas C Network ID Network ID Network ID Host IDKlas D MulticastKlas E Research 19
  20. 20. 20
  21. 21. Byte pertama IP Address Byte 1 Jangkauan Alamat jaringan Net.ID Host ID(pertama) (byte) (byte)0xxxxxxx 0.0.0.0 sd. 127.0.0.0 1 310xxxxxx 128.0.0 sd. 191.255.0.0 2 2110xxxxx 192.0.0.0 sd. 223.255.255.0 3 11110xxxx 224.0.0.0 sd. 239.255.255.0 - -1111xxxx 240.0.0.0 sd. 255.255.255.0 - - 21
  22. 22. Adanya pembatasan alamat diatasmenyebabkan alamat IP yang tersediasecara aktual seperti tabel di bawahKelas Dari Sampai Netid HostidA 1 126 126 16.777.214B 128 191 16.384 65.534C 192 223 2.097.152 254 22
  23. 23. Network ID dan Host ID Pembagian kelas-kelas IP berdasarkan pada dua hal : Network ID dan host ID dari suatu IP. Network ID adalah bagian dari IP address yang digunakan untuk menunjuk jaringan tempat komputer ini berada. Host ID adalah bagian dari IP Address yang digunakan untuk menunjuk workstation, server, router dan semua host TCP/IP lainnya dalam jaringan tersebut. 23
  24. 24.  Kelas A Kelas B Kelas CW : 1 – 126 W : 128-191 W : 192-223N:W N : W.X N : W.X.YH : X.Y.Z = 24 H : Y.Z = 16 H:Z=8C : 10.1.1.2 172.16.0.1 192.168.0.1Catatan : Di Internet Tidak Boleh memakai IP Private tetapi di internet memakai IP Public IP Private = IP LAN terdiri dari :- Kelas A : 10.X.Y.Z- Kelas B : 172.X.Y.Z- Kelas C : 192.X.Y.ZContoh IP Public : 202.X.Y.Z
  25. 25.  IP yang tidak boleh dipakai sebagai IP Address:1. IP Loopback : 127.0.0.12. Alamat Jaringan = Host = 0- Kelas A : W.0.0.0- Kelas B : W.X. 0.0- Kelas C : W.X.Y.03. Alamat Broadcast : Kirim data / paket ke semua komputer di lain:- Kelas A : W.255.255.255- Kelas B : W.X. 255.255- Kelas C : W.X.Y.255
  26. 26.  192.168.1.1 192.168.1.2Apakah 2 IP ini bisa ngomong satu sama lain? Harus dicek menggunakan subnet MaskSubnet Mask:Kelas A: 255.0.0.0Kelas B: 255.255.0.0Kelas C: 255.255.255.0Jika 2 IP dicek menggunakan subnet mask yang sama, dan hasilnya sama, maka satu subnet yang berarti bisa terhubung satu sama lain.192.168.1.1 192.168.1.2255.255.255.0 255.255.255.0--------------------- x -------------------xBagaimana jika beda subnet?
  27. 27. Misal 172.16.1.1 <> 192.168.1.3 255.255.0.0. 255.255.255.0Jika Beda maka harus lewat RouterAda 3 komponen yang harus diset jika beda jaringan/network IP Address Subnet Mask Default Gateway / RouterGateway: Biasanya host yang angkanya terkecilKomputer A: 172.16.1.10 Komputer B: 192.168.1.3Subnet Mask:255.255.0.0 Subnet Mask : 255.255.255.0Default Gateway: 172.16.1.1 Default Gateway:192.168.1.1Default Gateway harus satu jaringan dengan IP Address nya
  28. 28. SubnettingIP Address = 32 bit (W.X.Y.Z)IP Address = Network + HostJika dijadikan subnetting (dipecah ke dalam beberapa sub jaringan) akan menjadiIP = Network + Sub Network + HostMisal ada IP Kelas B: 172.16.X.YSubnet Mask Default = 255.255.0.0Jika X diambil 8 bit maka subnet mask menjadi: 255.255.255.0Jika X diambil 4 bit sebagai subnet maka subnet mask menjadi 11110000 = 240. Subnet Mask = 255.255.240.0
  29. 29. 172.16.x.y Subnet Mask 255.255.240.0IP Network = 172.16.16.0Host = 172.16.16.1Subnet Mask : 255.255.240.000010000 : Ubah ke desimalDiambil Digit terakhir dari subnetDi depan dan di belakang di jadikan 0172.16.16.0 = IP SUBNET I172.16.16.1 = IP HOST172.16.16.2
  30. 30.  Catatan kecil :1. Jaringan Dari kiri ke kanan jadikan satu bit jumlah jaringannya2. Host per jaringan Tidak perduli berapa jumlah jaringannya Dari kanan ke kiri jadikan nol semua bit host
  31. 31.  Soal1. Jaringan Kelas B = 172.16.x.y ingin di bagi menjadi 20 subnet jaringan. Tentukan :a) Subnet Masknyab) Alamat subnet pertamac) IP address untuk Subnet pertama2. Jaringan Kelas B = 172.16.x.y ingin di bagi supaya tiap jaringan berisi 50 komputer. Tentukan :a) Subnet Masknyab) Alamat subnet pertamac) IP address untuk Subnet pertama
  32. 32. 3. Jaringan Kelas A = 10.2.4.x ingin di bagi supaya tiap jaringannya berisi 25 komputer. Tentukan :a) Subnet Masknyab) Alamat subnet pertama, kedua dan ketigac) IP address untuk Subnet pertama, kedua dan ketiga4. Jaringan Kelas C = 192.168.137.x ingin di bagi menjadi 20 subnet jaringan Tentukan :a) Subnet Masknyab) Berapa jumlah komputer dalam satu jaringanc) IP address untuk Subnet pertama

×