SlideShare a Scribd company logo
1 of 44
Download to read offline
METODOLOGI INSTRUKTUR
KARAKTER,KOMPETEN,KOMPETITIF
Enah
Pahlawati
Putri Lampung 2001
Penyiar Radio
Motivator,Coacher &
Mentor
Training Of Trainers
METODOLOGI
ProfileProfile
Enah PahlawatiEnah Pahlawati
Putri Lampung 2001Putri Lampung 2001
Penyiar RadioPenyiar Radio
Professional MotivatorProfessional Motivator
Professional TrainerProfessional Trainer
Professional CoachProfessional Coach
Professional MentorProfessional Mentor
Certified Trainer BNSPCertified Trainer BNSP
Certifiet TOTMetodologi BNSPCertifiet TOTMetodologi BNSP
TRAINER:
1. KARAKTER
2.KOMPETEN
3.KOMPETITIF
Fungsi & Manfaat Tujuan Pelatihan
 Fungsi tujuan pelatihan
• sebagai sesuatu yang akan dicapai;
• kriteria untuk mengukur keberhasilan atau kegiatan pelatihan.
 Manfaat tujuan pelatihan
• landasan untuk mengembangkan pertanyaan;
• alat untuk evaluasi program dan bahan ajar
• alat untuk menentukan metode penyampaian, isi, garis besar
dan urutan, serta tipe media yang digunakan;
• alat bantu bagi peserta untuk mengarahkan perhatiannya
kepada hasil-hasil pelatihan dan perilaku yang diharapkan.
4
Setelah selesai mengikuti pembelajaran ini diharapkan
peserta pelatihan kompeten Merencanakan
Penyajian Materi Pembelajaran berdasarkan
standar acuan yang dipakai di lingkungan
terkait, masing-masing minimal 1 tatap muka
dan mampu melaksankan proses
pembelajaran sesuai dengan situasi dan
peraturan yang berlaku.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Input
(Peserta)
TNA
Output
Instruktur
+
Proses
PELATIHAN SEBAGAI SUATU
SISTEM
Lesson Plan
Paparan
DEFINISI PELATIHAN
Pelatihan adalah keseluruhan kegiatan untuk memberi, memperoleh,
meningkatkan, serta Mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas,
disiplin, sikap, dan etos kerja pada tingkat keterampilan dan keahlian
tertentu sesuai dengan jenjang dan kualifikasi jabatan atau pekerjaan.
Pelatihan Berbasis Kompetensi adalah pelatihan kerja yang
menitikberatkan pada penguasaan kemampuan kerja yang
mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap sesuai dengan standar
yang ditetapkan dan persyaratan di tempat kerja.
Kompetensi adalah kemampuan setiap individu yang mencakup aspek
pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang sesuai dengan standar yang
ditetapkan.
TUGAS & PERAN TRAINER
Tugas trainer sebagai berikut:
a) Membantu peserta pelatihan dalam
merencanakan proses pelatihan.
b) Membimbing peserta melalui tugas-tugas
pelatihan yang dijelaskan dalam pelatihan.
c) Membantu untuk memahami konsep dan
menjawab pertanyaan peserta pelatihan.
d) Membantu mencari sumber informasi
tambahan yang diperlukan peserta
pelatihan.
e) Mengorganisasikan kegiatan pelatihan
kelompok jika diperlukan.
f) Mendatangkan seorang ahli dari tempat kerja
jika diperlukan.
g) Menguji/mengamati dan mengumpulkan
bukti-bukti serta membuat catatan-catatan
kemajuan pelatihan untuk setiap
peserta pelatihan.
h) Mengevaluasi pencapaian kompetensi
peserta per individu.
Peran trainer sebagai berikut:
a) Sebagai narasumber, mengusasi materi teori dan
mampu mendemonstrasikan materi praktek.
b) Sebagai fasilitator, mampu menjembatani antara
peserta dan materi pelatihan.
c) Sebagai pembimbing, mampu menolong peserta
pelatihan mengembangkan rencana-rencana
belajar individu atau
kelompok, mendorong cara berfikir kritis dan
kemampuan memecahkan persoalan, dan
memotivasi peserta pelatihan secara
perorangan.
d) Sebagai penilai, membuat keputusan mengenai
RCC/RPL, menilai capaian kompetensi
perorangan menurut kriteria dan
standar yang ditetapkan, serta
mendokumentasikan hasil-hasil penilaian setiap
peserta pelatihan
e) Sebagai mechanism, lebih memfokuskan pada
proses pelatihan dan mampu menggerakkan
proses pelatihan.
Tugas dan tanggung jawab
instruktur
• Menentukan isi dan rencana materi
• Memilih dan mempersiapkan alat evaluasi
• Memilih metode melatih
• Memilih dan mempersiapkan alat bantu training
• Mempersiapkan kebutuhan praktik & demonstrasi
• Menyampaikan pendahuluan pelajaran
• Menyajikan materi
• Menerapkan materi
Matrik Analisis Materi Pembelajaran : ....................................................
Unit Kompetensi/Topik Materi Pembelajaran : .....................................
Waktu/Sesi pembelajaran : .....................................
Bentuk
tabel
10
 No.
 Elemen Kompetensi
 Kriteria Unjuk Kerja
 Indikator Unjuk Kerja
 Domain (KSA)
 Isi/Konten
 Sumber Belajar
 Metode
 Media
 Waktu
 Pengetahuan
 Keterampilan
 Sikap
 Waktu Total
Strategi Pembelajaran
• Standar acuan
• Metode Pelatihan
• Kualitas Mutu Pembelajaran:
Kualifikasi pelatih /instruktur dalam pelatihan dan kriteria
Peserta
• Fasilitas Pelatihan:
Sarana Prasarana dalam pelatihanini adalah ruangan be
AC , dilengkapi kursi , saklar listrik , evofukus/proyektor ,
whiteboard, spidol
• Pembiayaan dalam pelatihan/budgeting.
Sumber Daya Program Pembelajaran
• Pedoman Pembelajaran
• Lembar kerja/latihan
• Lembar evaluasi
• Peralatan alat tulis
• Papan tulis putih dan spidol
• Ruang kelas
• Ruang praktek
• Meja dan kursi
• Sanitasi ruangan belajar
• Alat pemadam kebakaran fasilitas gedung
• Parkir yang luas
• Toilet yang bersih
• dll
Gaya Pembelajaran
• Visual
• Auditorial
• Kinestetik
Prinsip-prinsip Pelatihan
• Dimensi Kompetensi:
 Kemampuan melakukan tugas-tugas sesuai dengan tingkat keterampilan
yang dipersyaratkan/disepakati (Task Skill)
 Kemampuan untuk mengelola sejumlah tugas dalam rangka pelaksanaan
pekerjaan dalam jabatannya (Task Management Skill)
 Kemampuan untuk menanggapi ketidak teraturan atau kendala yang
timbul dalam pekerjaan sehari-hari (Contingency Management Skill)
Bertanggung jawab dan memenuhi perananannya di dalam lingkungan
tempat kerjanya termasuk bekerja dengan orang lain
(Job/Role/Environment Skill)
 Kemampuan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilannya pada
situasi yang baru (adaptation or transfer skill)
• Kriteria peserta & kualifikasi instruktur
• Metode pelatihan
• Standar acuan
Menerapkan Prinsip Kesehatan Kerja
untuk Mengendalikan Risiko K3
• Mengenali hazards di
tempat kerja
15
 Mengakses sumber informasi dan data
eksternal untuk membantu identifikasi
hazards kesehatan di tempat kerja
• Data sumber informasi dan data eksternal
• Unsur hazards yang timbul selama pelatihan
yang bisa mengganggu tercapainya tujuan
pelatihan.
16
CHEMICAL & DUST
HAZARDS
(cleaning products,
pesticides, asbestos, etc.)
CHEMICAL & DUST
HAZARDS
(cleaning products,
pesticides, asbestos, etc.)
BIOLOGICAL
HAZARDS
(mold, insects/pests,
communicable diseases, etc.)
BIOLOGICAL
HAZARDS
(mold, insects/pests,
communicable diseases, etc.)
ERGONOMIC
HAZARDS
(repetition, lifting, awkward
postures, etc.)
ERGONOMIC
HAZARDS
(repetition, lifting, awkward
postures, etc.)
WORK
ORGANIZATION
HAZARDS
Things that cause STRESS!
WORK
ORGANIZATION
HAZARDS
Things that cause STRESS!
SAFETY HAZARDS
(slips, trips and falls, faulty
equipment, etc.)
SAFETY HAZARDS
(slips, trips and falls, faulty
equipment, etc.)
PHYSICAL HAZARDS
(noise, temperature
extremes, radiation, etc.)
PHYSICAL HAZARDS
(noise, temperature
extremes, radiation, etc.)
Materi
Pelatihan
TRAINER
LEMBAGA
DIKLAT
3. Standar
Internasional
1. SKKNI
2. Standar Khusus
STANDAR ACUAN PEMBUATAN MATERI:
1. Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia, yang selanjutnya
disingkat SKKNI, adalah rumusan kemampuan kerja yang
mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan/atau keahlian
serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan
syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan.
2. Standar Khusus adalah standar kompetensi kerja yang
dikembangkan dan digunakan oleh organisasi untuk memenuhi
tujuan internal organisasinya sendiri dan/atau untuk memenuhi
kebutuhan organisasi lain yang memiliki ikatan kerja sama
dengan organisasi yang bersangkutan atau organisasi lain yang
memerlukan.
3. Standar Internasional adalah standar kompetensi kerja yang
dikembangkan dan ditetapkan oleh suatu organisasi
multinasional dan digunakan secara internasional.
TAHAPAN PERSIAPAN PELATIHAN
• Melakukan identifikasi kebutuhan pelatihan
• Menyusun Program Pelatihan
• Melakukan Rekrutmen & Seleksi
• Menyusun Rencana Pelatihan
• Menyiapkan SDM
• Menyiapkan Fasilitas pelatihan
• Menyusun Jadwal Pelatihan
• Menyiapkan Adminintrasi pelatihan
PENDEKATAN
• Melakukan Identifikasi Kebutuhan Pelatihan.
Identifikasi kebutuhan pelatihan adalah suatu proses pengumpulan
data dalam rangka mengidentifikasi bidang-bidang atau faktor-faktor
apa saja yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan melalui pelatihan.
Identifikasi kebutuhan pelatihan dapat dilakukan secara makro
dan/atau mikro. Pada umumnya, identifikasi kebutuhan pelatihan yang
dilakukan oleh lembaga pelatihan adalah bersifat mikro, yaitu proses
identifikasi untuk mengetahui kesenjangan atau “gap” kompetensi yang
dimiliki oleh angkatan kerja/calon peserta dengan kebutuhan pasar kerja
atau persyaratan jabatan. Identifikasi kebutuhan pelatihan dilaksanakan
dengan cara membandingkan kondisi riil calon peserta dengan
kompetensi yang harus dimiliki untuk melaksanakan suatu pekerjaan
tertentu.
Identifikasi dapat dilakukan dengan pendekatan:
1. Level Industri
Untuk mendapatkan informasi kinerja dari setiap bagian/departemen yang dapat
mempengaruhi kinerja, tujuan dan rencana bisnis organisasi secara keseluruhan, sehingga
dapat ditentukan kebutuhan pelatihan yang menjadi skala prioritas.
2. Level Jabatan
Untuk mendapatkan informasi tugas dan rincian tugas dari suatu jabatan baik untuk waktu
sekarang maupun kemungkinannya dimasa yang akan datang, kemudian mengidentifikasi
hubungan atau korelasi antar tugas dan informasi dari jabatan yang relevan.
3. Level Individu
Identifikasi kebutuhan pelatihan pada level individu dilakukan untuk menganalisis tingkat
pengetahuan, keterampilan dan sikap yang dimiliki oleh tenaga kerja atau peserta saat ini
dibandingkan dengan tingkat yang dipersyaratkan, sehingga dapat ditentukan kebutuhan
kompetensi apa yang harus ditambahkan terhadap seorang tenaga kerja atau peserta.
Hasil identifikasi kebutuhan pelatihan, tidak selamanya harus direspon
dengan kebutuhan pelatihan, tetapi dapat juga hanya menghasilkan respon
bukan pelatihan seperti; bimbingan dan konsultasi, re-desain jabatan, dan
lain-lain.
Menyusun Program Pelatihan
Program pelatihan disusun berdasarkan hasil identifikasi
kebutuhan pelatihan. Jika hasil identifikasi kebutuhan
pelatihan telah tersedia standar kompetensinya baik
SKKNI, standar internasional atau standar khusus, maka
program pelatihan disusun berdasarkan standar
kompetensi tersebut. Namun, jika standar kompetensinya
belum tersedia maka program pelatihan harus disusun
berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan pelatihan.
PROGRAM PELATIHAN YANG DISUSUN
TERDIRI DARI:
1. Judul/nama program pelatihan
2. Tujuan
3. Kompetensi yang akan ditempuh
4. Perkiraan waktu pelatihan.
5. Persyaratan peserta pelatihan
6. Kurikulum dan silabus
a. Unit kompetensi yang akan ditempuh.
b. Elemen kompetensi.
c. Kriteria unjuk kerja yang harus dicapai.
d. Indikator unjuk kerja.
e. Ilmu pengetahuan yang terkait.
f. Praktek yang diperlukan untuk mencapai unjuk kerja.
g. Sikap kerja yang diperlukan.
h. Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk setiap elemen kompetensi.
7. Daftar bahan dan peralatan
MELAKUKAN REKRUTMEN & SELEKSI
Rekruitmen dan seleksi merupakan proses penyaringan awal untuk
mendapatkan calon peserta pelatihan yang memenuhi syarat normatif.
Penerapan jenis dan materi uji dalam proses seleksi tergantung pada
program pelatihan yang akan diikuti.
Secara keseluruhan proses pelaksanakan rekruitmen dan seleksi dapat
diuraikan sebagai berikut:
1. Menyebarluaskan informasi tentang program pelatihan yang akan
dilaksanakan serta persyaratannya.
2. Melakukan pendaftaran calon peserta.
3. Menyiapkan daftar rekapitulasi calon peserta.
4. Menetapkan metode seleksi yang akan dipakai sesuai dengan persyaratan yang
telah ditetapkan.
5. Melakukan seleksi terhadap calon peserta
6. Menetapkan hasil seleksi.
7. Mengumumkan hasil seleksi.
8. Menyiapkan daftar peserta yang telah dinyatakan diterima.
9. Membuat data lengkap peserta pelatihan.
PROSES PELAKSANAAN SELEKSI & REKRUTMEN
1. Menyebarluaskan informasi tentang program pelatihan yang akan dilaksanakan serta
persyaratannya.
2. Melakukan pendaftaran calon peserta.
3. Menyiapkan daftar rekapitulasi calon peserta.
4. Menetapkan metode seleksi yang akan dipakai sesuai dengan persyaratan yang telah
ditetapkan. Seleksi dapat dilakukan dengan salah satu atau kombinasi metode sebagai
berikut:
a. Tes tertulis.
b. Wawancara.
c. Recognition Current Competency (RCC) atau pengakuan terhadap kompetensi terkini.
d. Recognition Prior Learning (RPL) atau pengakuan terhadap hasil pembelajaran
sebelumnya (formal, non formal atau pengalaman kerja).
5. Melakukan seleksi terhadap calon peserta. Tujuan dilakukan seleksi:
a. Untuk memilih calon peserta sesuai dengan persyaratan yang ditentukan;
b. Untuk mengetahui kondisi (pengetahuan, keterampilan) calon peserta pelatihan.
Data/informasi dari kedua tujuan tersebut dipakai sebagai dasar dalam memulai pelatihan.
6. Menetapkan hasil seleksi.
7. Mengumumkan hasil seleksi.
8. Menyiapkan daftar peserta yang telah dinyatakan diterima.
9. Membuat data lengkap peserta pelatihan.
MENYUSUN RENCANA PELATIHAN
Rencana pelatihan merupakan dokumen perencanaan tahapan
pelatihan yang disusun berdasarkan analisis terhadap isi materi
pelatihan secara keseluruhan.
Rencana pelatihan digunakan sebagai acuan bagi trainer untuk
memfasilitasi dan memilih metode pelatihan yang tepat bagi peserta
pelatihan sesuai dengan materi pelatihan yang ditempuh masingmasing
peserta pelatihan.
Rencana pelatihan minimal berisi:
1. Tujuan pelatihan.
2. Metode dan teknik yang digunakan untuk setiap materi pelatihan.
3. Alat bantu dan media pelatihan yang dibutuhkan untuk setiap materi
pelatihan.
4. Jenis evaluasi/asesmen yang akan digunakan.
• Rencana kegiatan proses
pembelajaran
 topik sajian
 tujuan pembelajaran
 uraian kegiatan peserta dan instruktur
 metode
 alat
 media pembelajaran
 alat evaluasi
29
Lesson plan
30
Menyiapkan Sumber Daya Manusia
1. Penyelenggara
2. Tenaga trainer
3. Peserta
MENYIAPKAN FASILITAS PELATIHAN
• 1. Peralatan
• 2. Bahan pelatihan
• 3. Tempat Pelatihan
• 4. Modul
MENYUSUN JADWAL PELATIHAN
• Jadwal pelatihan disusun oleh bagian
penyelenggara pelatihan di setiap lembaga
pelatihan dan dikoordinasikan dengan
trainer. Jadwal dipergunakan sebagai
pegangan bagi trainer, penyelenggara, dan
peserta pelatihan untuk mengetahui tahapan
selama latihan berlangsung sesuai dengan
program latihan.
MENYIAPKAN ADMINISTRASI PELATIHAN
1. Daftar hadir peserta.
2. Daftar hadir tenaga pelatih.
3. Tanda terima perlengkapan peserta.
4. Tata tertib pelatihan.
5. Sertifikat pelatihan.
6. Formulir-formulir penilaian/asesmen
dll.
34
Mengorganisasikan Lingkungan Pembelajaran
Sesuai dengan Situasi Pembelajaran
• Lesson plan
• Handouts
• Materi presentasi
• Alat evaluasi
• Ruang kelas
• Papan tulis
• OHP/LCD
• Peralatan praktek
• Bahan praktek
35
PENYAJIAN MATERI
• Isi pelajaran atau materi pelatihan memiliki
keragaman tuntutan apa yang harus
dilakukan peserta pelatihan atau aktivitas
apa yang harus dilakukan peserta pelatihan
untuk dapat memahami isi pelatihan
tersebut.
 Visual Activities - Oral Activities - Listening Activities -
Writing Activities - Drawing Activities - Motor Activities -
Mental Activities - Emotional Activities
36
Tahapan belajar-mengajar
dikelompokkan dalam 4 tahap
• Tahap motivasi: tahap ini adalah tahap awal/persiapan proses
belajar-mengajar yang berfungsi memotivasi peserta pelatihan
agar tertarik dan fokus terhadap topik yang akan disajikan
• Tahap elaborasi: pada tahap ini instruktur lebih berperan dalam
mengelaborasi atau mempresentasikan materi pembelajaran
• Tahap konsolidasi: pada tahap ini diharapkan dilaksanakan dengan
lebih menekankan pada terjadinya penyerapan dan pengendapan
pengetahuan, keterampilan, dan sikap oleh peserta pelatihan
dengan melakukan tugas-tugas atau praktik, dan
• Tahap evaluasi: adalah tahap akhir yang intinya mengukur
pencapaian belajar peserta pelatihan
37
Sifat Materi Pembelajaran
• Isi pelajaran atau bahan ajar memiliki
keragaman tuntutan apa yang harus
dilakukan peserta pelatihan atau aktivitas
apa yang harus dilakukan peserta pelatihan
untuk dapat memahami isi pelajaran
tersebut.
 Visual Activities - Oral Activities - Listening Activities -
Writing Activities - Drawing Activities - Motor Activities -
Mental Activities - Emotional Activities
38
DIMENSI KOMPETENSI
• Kemampuan melakukan tugas-tugas sesuai dengan
tingkat keterampilan yang dipersyaratkan/disepakati
(Task Skill)
• Kemampuan untuk mengelola sejumlah tugas dalam
rangka pelaksanaan pekerjaan dalam jabatannya
(Task Management Skill)
• Kemampuan untuk menanggapi ketidak teraturan
atau kendala yang timbul dalam pekerjaan sehari-hari
(Contingency Management Skill)
• Bertanggung jawab dan memenuhi perananannya di
dalam lingkungan tempat kerjanya termasuk bekerja
dengan orang lain (Job/Role/Environment Skill)
• Kemampuan untuk menerapkan pengetahuan dan
keterampilannya pada situasi yang baru (adaptation
or transfer skill)
EVALUASI HASIL PEMBELAJARAN
• Merupakan tujuanMerupakan tujuan yaitu muara akhir suatu pelatihan,
berupa kemampuan peserta dalam menguasai materi
sesuai dengan unit kompetensi yang dipelajari
• Untuk mengukur kemampuan peserta, sebelum/sesudah
proses pemelajaran
• Untuk mengetahui kemampuan peserta pada akhir
pelatihan
• Untuk meneliti masalah/kesulitan peserta dalam
mengikuti pelatihan
• Untuk mendapatkan bukti bahwa peserta Pelatihan telah
mendemonstrasikan kemampuannya sesuai dengan
standar kompetensi 41
EVALUASI HASIL PEMBELAJARAN
• Merupakan tujuanMerupakan tujuan yaitu muara akhir suatu pelatihan,
berupa kemampuan peserta dalam menguasai materi
sesuai dengan unit kompetensi yang dipelajari
• Untuk mengukur kemampuan peserta, sebelum/sesudah
proses pemelajaran
• Untuk mengetahui kemampuan peserta pada akhir
pelatihan
• Untuk meneliti masalah/kesulitan peserta dalam
mengikuti pelatihan
• Untuk mendapatkan bukti bahwa peserta Pelatihan telah
mendemonstrasikan kemampuannya sesuai dengan
standar kompetensi 42
Definisi Evaluasi
• Evaluasi adalah alat pengukur kondisi (awal, proses,
akhir) suatu kegiatan pada kurun waktu tertentu
• Asesmen merupakan bentuk evaluasi hasil
pembelajaran selama peserta pelatihan mengikuti
Pelatihan di lembaga diklat atau lembaga pelatihan
43
44

More Related Content

What's hot

5. Mengelola bahan pelatihan
5. Mengelola bahan pelatihan5. Mengelola bahan pelatihan
5. Mengelola bahan pelatihanRasyad Hermawan
 
Analisa Kebutuhan Pelatihan
Analisa Kebutuhan PelatihanAnalisa Kebutuhan Pelatihan
Analisa Kebutuhan PelatihanYodhia Antariksa
 
Manpower Planning dan Workload Analysis
Manpower Planning dan Workload Analysis Manpower Planning dan Workload Analysis
Manpower Planning dan Workload Analysis Yodhia Antariksa
 
Developing assessment center tools (case study)
Developing assessment center tools (case study)Developing assessment center tools (case study)
Developing assessment center tools (case study)Seta Wicaksana
 
Training Need Analysis (TNA) _ Materi Training
Training Need Analysis (TNA) _ Materi TrainingTraining Need Analysis (TNA) _ Materi Training
Training Need Analysis (TNA) _ Materi TrainingKanaidi ken
 
Buku Informasi Menerapkan Prinsip Dasar Komunikasi
Buku Informasi Menerapkan Prinsip Dasar KomunikasiBuku Informasi Menerapkan Prinsip Dasar Komunikasi
Buku Informasi Menerapkan Prinsip Dasar KomunikasiFarhan Machfudz
 
Kamus Kompetensi - Soft Skill
Kamus Kompetensi - Soft SkillKamus Kompetensi - Soft Skill
Kamus Kompetensi - Soft SkillHery Kosasih
 
Materi 5 R (ringkas, rapi,resik,rawat,rajin)
Materi 5 R (ringkas, rapi,resik,rawat,rajin)Materi 5 R (ringkas, rapi,resik,rawat,rajin)
Materi 5 R (ringkas, rapi,resik,rawat,rajin)Al Marson
 
Identifikasi Bahaya dan Penilaian Resiko
Identifikasi Bahaya dan Penilaian ResikoIdentifikasi Bahaya dan Penilaian Resiko
Identifikasi Bahaya dan Penilaian ResikoHerry Prakoso
 
Contoh Performance appraisal - Penilaian Kinerja Karyawan
Contoh Performance appraisal - Penilaian Kinerja KaryawanContoh Performance appraisal - Penilaian Kinerja Karyawan
Contoh Performance appraisal - Penilaian Kinerja KaryawanYodhia Antariksa
 
SOP GA - Standar Operasional Prosedur General Affair
SOP GA - Standar Operasional Prosedur General AffairSOP GA - Standar Operasional Prosedur General Affair
SOP GA - Standar Operasional Prosedur General AffairAswel Darussamin
 
BNSP Modul Merencanakan Aktivitas dan Proses Asesmen 2019 f
BNSP Modul Merencanakan Aktivitas dan Proses Asesmen 2019 fBNSP Modul Merencanakan Aktivitas dan Proses Asesmen 2019 f
BNSP Modul Merencanakan Aktivitas dan Proses Asesmen 2019 fUFDK
 
Analisis Proses Bisnis: Ruang Lingkup Proses Bisnis
Analisis Proses Bisnis: Ruang Lingkup Proses BisnisAnalisis Proses Bisnis: Ruang Lingkup Proses Bisnis
Analisis Proses Bisnis: Ruang Lingkup Proses BisnisMuhammad Fajar
 
Merancang Pelatihan Yang Efektif
Merancang Pelatihan Yang EfektifMerancang Pelatihan Yang Efektif
Merancang Pelatihan Yang EfektifBowo Witoyo
 
Format Presentasi PICA Project.pptx
Format Presentasi PICA Project.pptxFormat Presentasi PICA Project.pptx
Format Presentasi PICA Project.pptxRikoHutabarat1
 

What's hot (20)

5. Mengelola bahan pelatihan
5. Mengelola bahan pelatihan5. Mengelola bahan pelatihan
5. Mengelola bahan pelatihan
 
Analisa Kebutuhan Pelatihan
Analisa Kebutuhan PelatihanAnalisa Kebutuhan Pelatihan
Analisa Kebutuhan Pelatihan
 
Manpower Planning dan Workload Analysis
Manpower Planning dan Workload Analysis Manpower Planning dan Workload Analysis
Manpower Planning dan Workload Analysis
 
Developing assessment center tools (case study)
Developing assessment center tools (case study)Developing assessment center tools (case study)
Developing assessment center tools (case study)
 
Training Need Analysis (TNA) _ Materi Training
Training Need Analysis (TNA) _ Materi TrainingTraining Need Analysis (TNA) _ Materi Training
Training Need Analysis (TNA) _ Materi Training
 
Buku Informasi Menerapkan Prinsip Dasar Komunikasi
Buku Informasi Menerapkan Prinsip Dasar KomunikasiBuku Informasi Menerapkan Prinsip Dasar Komunikasi
Buku Informasi Menerapkan Prinsip Dasar Komunikasi
 
K3 Modul 2 _ Budaya Kerja 5R
K3 Modul 2 _ Budaya Kerja 5RK3 Modul 2 _ Budaya Kerja 5R
K3 Modul 2 _ Budaya Kerja 5R
 
Kamus Kompetensi - Soft Skill
Kamus Kompetensi - Soft SkillKamus Kompetensi - Soft Skill
Kamus Kompetensi - Soft Skill
 
Contoh/Template JOB DESC dalam Perusahaan
Contoh/Template JOB DESC dalam PerusahaanContoh/Template JOB DESC dalam Perusahaan
Contoh/Template JOB DESC dalam Perusahaan
 
Sop kantin new
Sop kantin newSop kantin new
Sop kantin new
 
Materi 5 R (ringkas, rapi,resik,rawat,rajin)
Materi 5 R (ringkas, rapi,resik,rawat,rajin)Materi 5 R (ringkas, rapi,resik,rawat,rajin)
Materi 5 R (ringkas, rapi,resik,rawat,rajin)
 
Identifikasi Bahaya dan Penilaian Resiko
Identifikasi Bahaya dan Penilaian ResikoIdentifikasi Bahaya dan Penilaian Resiko
Identifikasi Bahaya dan Penilaian Resiko
 
Contoh Performance appraisal - Penilaian Kinerja Karyawan
Contoh Performance appraisal - Penilaian Kinerja KaryawanContoh Performance appraisal - Penilaian Kinerja Karyawan
Contoh Performance appraisal - Penilaian Kinerja Karyawan
 
SOP GA - Standar Operasional Prosedur General Affair
SOP GA - Standar Operasional Prosedur General AffairSOP GA - Standar Operasional Prosedur General Affair
SOP GA - Standar Operasional Prosedur General Affair
 
Kompetensi seorang operator
Kompetensi seorang operatorKompetensi seorang operator
Kompetensi seorang operator
 
Fatigue management (2013)
Fatigue management (2013)Fatigue management (2013)
Fatigue management (2013)
 
BNSP Modul Merencanakan Aktivitas dan Proses Asesmen 2019 f
BNSP Modul Merencanakan Aktivitas dan Proses Asesmen 2019 fBNSP Modul Merencanakan Aktivitas dan Proses Asesmen 2019 f
BNSP Modul Merencanakan Aktivitas dan Proses Asesmen 2019 f
 
Analisis Proses Bisnis: Ruang Lingkup Proses Bisnis
Analisis Proses Bisnis: Ruang Lingkup Proses BisnisAnalisis Proses Bisnis: Ruang Lingkup Proses Bisnis
Analisis Proses Bisnis: Ruang Lingkup Proses Bisnis
 
Merancang Pelatihan Yang Efektif
Merancang Pelatihan Yang EfektifMerancang Pelatihan Yang Efektif
Merancang Pelatihan Yang Efektif
 
Format Presentasi PICA Project.pptx
Format Presentasi PICA Project.pptxFormat Presentasi PICA Project.pptx
Format Presentasi PICA Project.pptx
 

Similar to Metodologi instruktur 2017 new

PENYUSUNAN-PROGRAM-PENDIDIKAN-DAN-PELATIHAN.pptx
PENYUSUNAN-PROGRAM-PENDIDIKAN-DAN-PELATIHAN.pptxPENYUSUNAN-PROGRAM-PENDIDIKAN-DAN-PELATIHAN.pptx
PENYUSUNAN-PROGRAM-PENDIDIKAN-DAN-PELATIHAN.pptxgitasuariyani1
 
Hannum dan hansen sy 3
Hannum dan hansen sy 3 Hannum dan hansen sy 3
Hannum dan hansen sy 3 rissa_arliessa
 
592 teknik dan manajemen produksi sm k
592 teknik dan manajemen produksi sm k592 teknik dan manajemen produksi sm k
592 teknik dan manajemen produksi sm kWinarto Winartoap
 
Panduan model desain pelatihan pendidikan
Panduan model desain pelatihan pendidikanPanduan model desain pelatihan pendidikan
Panduan model desain pelatihan pendidikanIsmail Ahmad
 
Evaluasi program bimbingan dan konseling komprehensif (16 april 2013)
Evaluasi program bimbingan dan konseling komprehensif (16 april 2013)Evaluasi program bimbingan dan konseling komprehensif (16 april 2013)
Evaluasi program bimbingan dan konseling komprehensif (16 april 2013)Varis Ical
 
Contoh Presentasi.pptx
Contoh Presentasi.pptxContoh Presentasi.pptx
Contoh Presentasi.pptxkhamidmubarok
 
MANAJEMEN PELATIHAN.pdf
MANAJEMEN PELATIHAN.pdfMANAJEMEN PELATIHAN.pdf
MANAJEMEN PELATIHAN.pdfDiniNurazijah1
 
Modul media pembelajaran 1-converted
Modul media pembelajaran 1-convertedModul media pembelajaran 1-converted
Modul media pembelajaran 1-convertedAliefFathurRahmah
 
Nota Tajuk 9 Proses Perancangan, Pelaksanaan dan Penilaian Pendidikan Teknik ...
Nota Tajuk 9 Proses Perancangan, Pelaksanaan dan Penilaian Pendidikan Teknik ...Nota Tajuk 9 Proses Perancangan, Pelaksanaan dan Penilaian Pendidikan Teknik ...
Nota Tajuk 9 Proses Perancangan, Pelaksanaan dan Penilaian Pendidikan Teknik ...Sherly Jewinly
 
Buku 3 pedoman sosialisasi permenpan 16
Buku 3 pedoman sosialisasi permenpan 16Buku 3 pedoman sosialisasi permenpan 16
Buku 3 pedoman sosialisasi permenpan 16ata bik
 
Modul "Model Drill and Practice"
Modul "Model Drill and Practice"Modul "Model Drill and Practice"
Modul "Model Drill and Practice"astutisafitri
 
Pelatihan dan Pengembangan (Training and Development)
Pelatihan dan Pengembangan (Training and Development)Pelatihan dan Pengembangan (Training and Development)
Pelatihan dan Pengembangan (Training and Development)Naila Farhani Azka
 
10 019-1-pelatihan cbt otomotif (3)
10 019-1-pelatihan cbt otomotif (3)10 019-1-pelatihan cbt otomotif (3)
10 019-1-pelatihan cbt otomotif (3)Eko Supriyadi
 

Similar to Metodologi instruktur 2017 new (20)

topik 5.pptx
topik 5.pptxtopik 5.pptx
topik 5.pptx
 
Kelompok 14
Kelompok 14Kelompok 14
Kelompok 14
 
PENYUSUNAN-PROGRAM-PENDIDIKAN-DAN-PELATIHAN.pptx
PENYUSUNAN-PROGRAM-PENDIDIKAN-DAN-PELATIHAN.pptxPENYUSUNAN-PROGRAM-PENDIDIKAN-DAN-PELATIHAN.pptx
PENYUSUNAN-PROGRAM-PENDIDIKAN-DAN-PELATIHAN.pptx
 
Hannum dan hansen sy 3
Hannum dan hansen sy 3 Hannum dan hansen sy 3
Hannum dan hansen sy 3
 
592 teknik dan manajemen produksi sm k
592 teknik dan manajemen produksi sm k592 teknik dan manajemen produksi sm k
592 teknik dan manajemen produksi sm k
 
Panduan model desain pelatihan pendidikan
Panduan model desain pelatihan pendidikanPanduan model desain pelatihan pendidikan
Panduan model desain pelatihan pendidikan
 
Evaluasi program bimbingan dan konseling komprehensif (16 april 2013)
Evaluasi program bimbingan dan konseling komprehensif (16 april 2013)Evaluasi program bimbingan dan konseling komprehensif (16 april 2013)
Evaluasi program bimbingan dan konseling komprehensif (16 april 2013)
 
Contoh Presentasi.pptx
Contoh Presentasi.pptxContoh Presentasi.pptx
Contoh Presentasi.pptx
 
MANAJEMEN PELATIHAN.pdf
MANAJEMEN PELATIHAN.pdfMANAJEMEN PELATIHAN.pdf
MANAJEMEN PELATIHAN.pdf
 
Modul media pembelajaran 1-converted
Modul media pembelajaran 1-convertedModul media pembelajaran 1-converted
Modul media pembelajaran 1-converted
 
Nota Tajuk 9 Proses Perancangan, Pelaksanaan dan Penilaian Pendidikan Teknik ...
Nota Tajuk 9 Proses Perancangan, Pelaksanaan dan Penilaian Pendidikan Teknik ...Nota Tajuk 9 Proses Perancangan, Pelaksanaan dan Penilaian Pendidikan Teknik ...
Nota Tajuk 9 Proses Perancangan, Pelaksanaan dan Penilaian Pendidikan Teknik ...
 
Buku 3 pedoman sosialisasi permenpan 16
Buku 3 pedoman sosialisasi permenpan 16Buku 3 pedoman sosialisasi permenpan 16
Buku 3 pedoman sosialisasi permenpan 16
 
Modul "Model Drill and Practice"
Modul "Model Drill and Practice"Modul "Model Drill and Practice"
Modul "Model Drill and Practice"
 
Nota plv
Nota plvNota plv
Nota plv
 
Pelatihan dan Pengembangan (Training and Development)
Pelatihan dan Pengembangan (Training and Development)Pelatihan dan Pengembangan (Training and Development)
Pelatihan dan Pengembangan (Training and Development)
 
TRAINING FOR TRAINERS
TRAINING FOR TRAINERSTRAINING FOR TRAINERS
TRAINING FOR TRAINERS
 
TRAINING OF TRAINERS (TOT)
TRAINING OF TRAINERS (TOT)TRAINING OF TRAINERS (TOT)
TRAINING OF TRAINERS (TOT)
 
10 019-1-pelatihan cbt otomotif (3)
10 019-1-pelatihan cbt otomotif (3)10 019-1-pelatihan cbt otomotif (3)
10 019-1-pelatihan cbt otomotif (3)
 
609 busana butik smk
609 busana butik smk609 busana butik smk
609 busana butik smk
 
Training
TrainingTraining
Training
 

Recently uploaded

KPBU UNTUK SPAM PERUMDA AIR MINUM DENGAN BANTUAN PIHAK SWASTA/PEMERINTAH
KPBU UNTUK SPAM PERUMDA AIR MINUM DENGAN BANTUAN PIHAK SWASTA/PEMERINTAHKPBU UNTUK SPAM PERUMDA AIR MINUM DENGAN BANTUAN PIHAK SWASTA/PEMERINTAH
KPBU UNTUK SPAM PERUMDA AIR MINUM DENGAN BANTUAN PIHAK SWASTA/PEMERINTAHMhdTopanSahroni
 
menang-besar-rahasia-kemenangan-di-hokagetogel
menang-besar-rahasia-kemenangan-di-hokagetogelmenang-besar-rahasia-kemenangan-di-hokagetogel
menang-besar-rahasia-kemenangan-di-hokagetogelHaseebBashir5
 
Skintoto: Mengeksplorasi Dunia Judi Online yang Menarik
Skintoto: Mengeksplorasi Dunia Judi Online yang MenarikSkintoto: Mengeksplorasi Dunia Judi Online yang Menarik
Skintoto: Mengeksplorasi Dunia Judi Online yang MenarikHaseebBashir5
 
Panduan Lengkap tentang Situs Toto: Apa yang Perlu Anda Ketahui
Panduan Lengkap tentang Situs Toto: Apa yang Perlu Anda KetahuiPanduan Lengkap tentang Situs Toto: Apa yang Perlu Anda Ketahui
Panduan Lengkap tentang Situs Toto: Apa yang Perlu Anda KetahuiHaseebBashir5
 
Praktikum Galoh Endah Fajarani-Kombis.pptx
Praktikum Galoh Endah Fajarani-Kombis.pptxPraktikum Galoh Endah Fajarani-Kombis.pptx
Praktikum Galoh Endah Fajarani-Kombis.pptxEndah261450
 
"Skintoto: Destinasi Utama bagi Pecinta Judi Online"
"Skintoto: Destinasi Utama bagi Pecinta Judi Online""Skintoto: Destinasi Utama bagi Pecinta Judi Online"
"Skintoto: Destinasi Utama bagi Pecinta Judi Online"HaseebBashir5
 
Pelajari Marketing Plan dari Bisnis JKS88
Pelajari Marketing Plan dari Bisnis JKS88Pelajari Marketing Plan dari Bisnis JKS88
Pelajari Marketing Plan dari Bisnis JKS88KangGunawan2
 
Laporan Aksi Nyata.docx kurikulum merdeka
Laporan Aksi Nyata.docx kurikulum merdekaLaporan Aksi Nyata.docx kurikulum merdeka
Laporan Aksi Nyata.docx kurikulum merdekajohan effendi
 

Recently uploaded (8)

KPBU UNTUK SPAM PERUMDA AIR MINUM DENGAN BANTUAN PIHAK SWASTA/PEMERINTAH
KPBU UNTUK SPAM PERUMDA AIR MINUM DENGAN BANTUAN PIHAK SWASTA/PEMERINTAHKPBU UNTUK SPAM PERUMDA AIR MINUM DENGAN BANTUAN PIHAK SWASTA/PEMERINTAH
KPBU UNTUK SPAM PERUMDA AIR MINUM DENGAN BANTUAN PIHAK SWASTA/PEMERINTAH
 
menang-besar-rahasia-kemenangan-di-hokagetogel
menang-besar-rahasia-kemenangan-di-hokagetogelmenang-besar-rahasia-kemenangan-di-hokagetogel
menang-besar-rahasia-kemenangan-di-hokagetogel
 
Skintoto: Mengeksplorasi Dunia Judi Online yang Menarik
Skintoto: Mengeksplorasi Dunia Judi Online yang MenarikSkintoto: Mengeksplorasi Dunia Judi Online yang Menarik
Skintoto: Mengeksplorasi Dunia Judi Online yang Menarik
 
Panduan Lengkap tentang Situs Toto: Apa yang Perlu Anda Ketahui
Panduan Lengkap tentang Situs Toto: Apa yang Perlu Anda KetahuiPanduan Lengkap tentang Situs Toto: Apa yang Perlu Anda Ketahui
Panduan Lengkap tentang Situs Toto: Apa yang Perlu Anda Ketahui
 
Praktikum Galoh Endah Fajarani-Kombis.pptx
Praktikum Galoh Endah Fajarani-Kombis.pptxPraktikum Galoh Endah Fajarani-Kombis.pptx
Praktikum Galoh Endah Fajarani-Kombis.pptx
 
"Skintoto: Destinasi Utama bagi Pecinta Judi Online"
"Skintoto: Destinasi Utama bagi Pecinta Judi Online""Skintoto: Destinasi Utama bagi Pecinta Judi Online"
"Skintoto: Destinasi Utama bagi Pecinta Judi Online"
 
Pelajari Marketing Plan dari Bisnis JKS88
Pelajari Marketing Plan dari Bisnis JKS88Pelajari Marketing Plan dari Bisnis JKS88
Pelajari Marketing Plan dari Bisnis JKS88
 
Laporan Aksi Nyata.docx kurikulum merdeka
Laporan Aksi Nyata.docx kurikulum merdekaLaporan Aksi Nyata.docx kurikulum merdeka
Laporan Aksi Nyata.docx kurikulum merdeka
 

Metodologi instruktur 2017 new

  • 2. Training Of Trainers METODOLOGI ProfileProfile Enah PahlawatiEnah Pahlawati Putri Lampung 2001Putri Lampung 2001 Penyiar RadioPenyiar Radio Professional MotivatorProfessional Motivator Professional TrainerProfessional Trainer Professional CoachProfessional Coach Professional MentorProfessional Mentor Certified Trainer BNSPCertified Trainer BNSP Certifiet TOTMetodologi BNSPCertifiet TOTMetodologi BNSP
  • 4. Fungsi & Manfaat Tujuan Pelatihan  Fungsi tujuan pelatihan • sebagai sesuatu yang akan dicapai; • kriteria untuk mengukur keberhasilan atau kegiatan pelatihan.  Manfaat tujuan pelatihan • landasan untuk mengembangkan pertanyaan; • alat untuk evaluasi program dan bahan ajar • alat untuk menentukan metode penyampaian, isi, garis besar dan urutan, serta tipe media yang digunakan; • alat bantu bagi peserta untuk mengarahkan perhatiannya kepada hasil-hasil pelatihan dan perilaku yang diharapkan. 4
  • 5. Setelah selesai mengikuti pembelajaran ini diharapkan peserta pelatihan kompeten Merencanakan Penyajian Materi Pembelajaran berdasarkan standar acuan yang dipakai di lingkungan terkait, masing-masing minimal 1 tatap muka dan mampu melaksankan proses pembelajaran sesuai dengan situasi dan peraturan yang berlaku. TUJUAN PEMBELAJARAN
  • 7. DEFINISI PELATIHAN Pelatihan adalah keseluruhan kegiatan untuk memberi, memperoleh, meningkatkan, serta Mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja pada tingkat keterampilan dan keahlian tertentu sesuai dengan jenjang dan kualifikasi jabatan atau pekerjaan. Pelatihan Berbasis Kompetensi adalah pelatihan kerja yang menitikberatkan pada penguasaan kemampuan kerja yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap sesuai dengan standar yang ditetapkan dan persyaratan di tempat kerja. Kompetensi adalah kemampuan setiap individu yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang sesuai dengan standar yang ditetapkan.
  • 8. TUGAS & PERAN TRAINER Tugas trainer sebagai berikut: a) Membantu peserta pelatihan dalam merencanakan proses pelatihan. b) Membimbing peserta melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam pelatihan. c) Membantu untuk memahami konsep dan menjawab pertanyaan peserta pelatihan. d) Membantu mencari sumber informasi tambahan yang diperlukan peserta pelatihan. e) Mengorganisasikan kegiatan pelatihan kelompok jika diperlukan. f) Mendatangkan seorang ahli dari tempat kerja jika diperlukan. g) Menguji/mengamati dan mengumpulkan bukti-bukti serta membuat catatan-catatan kemajuan pelatihan untuk setiap peserta pelatihan. h) Mengevaluasi pencapaian kompetensi peserta per individu. Peran trainer sebagai berikut: a) Sebagai narasumber, mengusasi materi teori dan mampu mendemonstrasikan materi praktek. b) Sebagai fasilitator, mampu menjembatani antara peserta dan materi pelatihan. c) Sebagai pembimbing, mampu menolong peserta pelatihan mengembangkan rencana-rencana belajar individu atau kelompok, mendorong cara berfikir kritis dan kemampuan memecahkan persoalan, dan memotivasi peserta pelatihan secara perorangan. d) Sebagai penilai, membuat keputusan mengenai RCC/RPL, menilai capaian kompetensi perorangan menurut kriteria dan standar yang ditetapkan, serta mendokumentasikan hasil-hasil penilaian setiap peserta pelatihan e) Sebagai mechanism, lebih memfokuskan pada proses pelatihan dan mampu menggerakkan proses pelatihan.
  • 9. Tugas dan tanggung jawab instruktur • Menentukan isi dan rencana materi • Memilih dan mempersiapkan alat evaluasi • Memilih metode melatih • Memilih dan mempersiapkan alat bantu training • Mempersiapkan kebutuhan praktik & demonstrasi • Menyampaikan pendahuluan pelajaran • Menyajikan materi • Menerapkan materi
  • 10. Matrik Analisis Materi Pembelajaran : .................................................... Unit Kompetensi/Topik Materi Pembelajaran : ..................................... Waktu/Sesi pembelajaran : ..................................... Bentuk tabel 10  No.  Elemen Kompetensi  Kriteria Unjuk Kerja  Indikator Unjuk Kerja  Domain (KSA)  Isi/Konten  Sumber Belajar  Metode  Media  Waktu  Pengetahuan  Keterampilan  Sikap  Waktu Total
  • 11. Strategi Pembelajaran • Standar acuan • Metode Pelatihan • Kualitas Mutu Pembelajaran: Kualifikasi pelatih /instruktur dalam pelatihan dan kriteria Peserta • Fasilitas Pelatihan: Sarana Prasarana dalam pelatihanini adalah ruangan be AC , dilengkapi kursi , saklar listrik , evofukus/proyektor , whiteboard, spidol • Pembiayaan dalam pelatihan/budgeting.
  • 12. Sumber Daya Program Pembelajaran • Pedoman Pembelajaran • Lembar kerja/latihan • Lembar evaluasi • Peralatan alat tulis • Papan tulis putih dan spidol • Ruang kelas • Ruang praktek • Meja dan kursi • Sanitasi ruangan belajar • Alat pemadam kebakaran fasilitas gedung • Parkir yang luas • Toilet yang bersih • dll
  • 13. Gaya Pembelajaran • Visual • Auditorial • Kinestetik
  • 14. Prinsip-prinsip Pelatihan • Dimensi Kompetensi:  Kemampuan melakukan tugas-tugas sesuai dengan tingkat keterampilan yang dipersyaratkan/disepakati (Task Skill)  Kemampuan untuk mengelola sejumlah tugas dalam rangka pelaksanaan pekerjaan dalam jabatannya (Task Management Skill)  Kemampuan untuk menanggapi ketidak teraturan atau kendala yang timbul dalam pekerjaan sehari-hari (Contingency Management Skill) Bertanggung jawab dan memenuhi perananannya di dalam lingkungan tempat kerjanya termasuk bekerja dengan orang lain (Job/Role/Environment Skill)  Kemampuan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilannya pada situasi yang baru (adaptation or transfer skill) • Kriteria peserta & kualifikasi instruktur • Metode pelatihan • Standar acuan
  • 15. Menerapkan Prinsip Kesehatan Kerja untuk Mengendalikan Risiko K3 • Mengenali hazards di tempat kerja 15
  • 16.  Mengakses sumber informasi dan data eksternal untuk membantu identifikasi hazards kesehatan di tempat kerja • Data sumber informasi dan data eksternal • Unsur hazards yang timbul selama pelatihan yang bisa mengganggu tercapainya tujuan pelatihan. 16
  • 17. CHEMICAL & DUST HAZARDS (cleaning products, pesticides, asbestos, etc.) CHEMICAL & DUST HAZARDS (cleaning products, pesticides, asbestos, etc.) BIOLOGICAL HAZARDS (mold, insects/pests, communicable diseases, etc.) BIOLOGICAL HAZARDS (mold, insects/pests, communicable diseases, etc.) ERGONOMIC HAZARDS (repetition, lifting, awkward postures, etc.) ERGONOMIC HAZARDS (repetition, lifting, awkward postures, etc.) WORK ORGANIZATION HAZARDS Things that cause STRESS! WORK ORGANIZATION HAZARDS Things that cause STRESS! SAFETY HAZARDS (slips, trips and falls, faulty equipment, etc.) SAFETY HAZARDS (slips, trips and falls, faulty equipment, etc.) PHYSICAL HAZARDS (noise, temperature extremes, radiation, etc.) PHYSICAL HAZARDS (noise, temperature extremes, radiation, etc.)
  • 19. STANDAR ACUAN PEMBUATAN MATERI: 1. Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia, yang selanjutnya disingkat SKKNI, adalah rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan/atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 2. Standar Khusus adalah standar kompetensi kerja yang dikembangkan dan digunakan oleh organisasi untuk memenuhi tujuan internal organisasinya sendiri dan/atau untuk memenuhi kebutuhan organisasi lain yang memiliki ikatan kerja sama dengan organisasi yang bersangkutan atau organisasi lain yang memerlukan. 3. Standar Internasional adalah standar kompetensi kerja yang dikembangkan dan ditetapkan oleh suatu organisasi multinasional dan digunakan secara internasional.
  • 20.
  • 21. TAHAPAN PERSIAPAN PELATIHAN • Melakukan identifikasi kebutuhan pelatihan • Menyusun Program Pelatihan • Melakukan Rekrutmen & Seleksi • Menyusun Rencana Pelatihan • Menyiapkan SDM • Menyiapkan Fasilitas pelatihan • Menyusun Jadwal Pelatihan • Menyiapkan Adminintrasi pelatihan
  • 22. PENDEKATAN • Melakukan Identifikasi Kebutuhan Pelatihan. Identifikasi kebutuhan pelatihan adalah suatu proses pengumpulan data dalam rangka mengidentifikasi bidang-bidang atau faktor-faktor apa saja yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan melalui pelatihan. Identifikasi kebutuhan pelatihan dapat dilakukan secara makro dan/atau mikro. Pada umumnya, identifikasi kebutuhan pelatihan yang dilakukan oleh lembaga pelatihan adalah bersifat mikro, yaitu proses identifikasi untuk mengetahui kesenjangan atau “gap” kompetensi yang dimiliki oleh angkatan kerja/calon peserta dengan kebutuhan pasar kerja atau persyaratan jabatan. Identifikasi kebutuhan pelatihan dilaksanakan dengan cara membandingkan kondisi riil calon peserta dengan kompetensi yang harus dimiliki untuk melaksanakan suatu pekerjaan tertentu.
  • 23. Identifikasi dapat dilakukan dengan pendekatan: 1. Level Industri Untuk mendapatkan informasi kinerja dari setiap bagian/departemen yang dapat mempengaruhi kinerja, tujuan dan rencana bisnis organisasi secara keseluruhan, sehingga dapat ditentukan kebutuhan pelatihan yang menjadi skala prioritas. 2. Level Jabatan Untuk mendapatkan informasi tugas dan rincian tugas dari suatu jabatan baik untuk waktu sekarang maupun kemungkinannya dimasa yang akan datang, kemudian mengidentifikasi hubungan atau korelasi antar tugas dan informasi dari jabatan yang relevan. 3. Level Individu Identifikasi kebutuhan pelatihan pada level individu dilakukan untuk menganalisis tingkat pengetahuan, keterampilan dan sikap yang dimiliki oleh tenaga kerja atau peserta saat ini dibandingkan dengan tingkat yang dipersyaratkan, sehingga dapat ditentukan kebutuhan kompetensi apa yang harus ditambahkan terhadap seorang tenaga kerja atau peserta. Hasil identifikasi kebutuhan pelatihan, tidak selamanya harus direspon dengan kebutuhan pelatihan, tetapi dapat juga hanya menghasilkan respon bukan pelatihan seperti; bimbingan dan konsultasi, re-desain jabatan, dan lain-lain.
  • 24. Menyusun Program Pelatihan Program pelatihan disusun berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan pelatihan. Jika hasil identifikasi kebutuhan pelatihan telah tersedia standar kompetensinya baik SKKNI, standar internasional atau standar khusus, maka program pelatihan disusun berdasarkan standar kompetensi tersebut. Namun, jika standar kompetensinya belum tersedia maka program pelatihan harus disusun berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan pelatihan.
  • 25. PROGRAM PELATIHAN YANG DISUSUN TERDIRI DARI: 1. Judul/nama program pelatihan 2. Tujuan 3. Kompetensi yang akan ditempuh 4. Perkiraan waktu pelatihan. 5. Persyaratan peserta pelatihan 6. Kurikulum dan silabus a. Unit kompetensi yang akan ditempuh. b. Elemen kompetensi. c. Kriteria unjuk kerja yang harus dicapai. d. Indikator unjuk kerja. e. Ilmu pengetahuan yang terkait. f. Praktek yang diperlukan untuk mencapai unjuk kerja. g. Sikap kerja yang diperlukan. h. Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk setiap elemen kompetensi. 7. Daftar bahan dan peralatan
  • 26. MELAKUKAN REKRUTMEN & SELEKSI Rekruitmen dan seleksi merupakan proses penyaringan awal untuk mendapatkan calon peserta pelatihan yang memenuhi syarat normatif. Penerapan jenis dan materi uji dalam proses seleksi tergantung pada program pelatihan yang akan diikuti. Secara keseluruhan proses pelaksanakan rekruitmen dan seleksi dapat diuraikan sebagai berikut: 1. Menyebarluaskan informasi tentang program pelatihan yang akan dilaksanakan serta persyaratannya. 2. Melakukan pendaftaran calon peserta. 3. Menyiapkan daftar rekapitulasi calon peserta. 4. Menetapkan metode seleksi yang akan dipakai sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan. 5. Melakukan seleksi terhadap calon peserta 6. Menetapkan hasil seleksi. 7. Mengumumkan hasil seleksi. 8. Menyiapkan daftar peserta yang telah dinyatakan diterima. 9. Membuat data lengkap peserta pelatihan.
  • 27. PROSES PELAKSANAAN SELEKSI & REKRUTMEN 1. Menyebarluaskan informasi tentang program pelatihan yang akan dilaksanakan serta persyaratannya. 2. Melakukan pendaftaran calon peserta. 3. Menyiapkan daftar rekapitulasi calon peserta. 4. Menetapkan metode seleksi yang akan dipakai sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan. Seleksi dapat dilakukan dengan salah satu atau kombinasi metode sebagai berikut: a. Tes tertulis. b. Wawancara. c. Recognition Current Competency (RCC) atau pengakuan terhadap kompetensi terkini. d. Recognition Prior Learning (RPL) atau pengakuan terhadap hasil pembelajaran sebelumnya (formal, non formal atau pengalaman kerja). 5. Melakukan seleksi terhadap calon peserta. Tujuan dilakukan seleksi: a. Untuk memilih calon peserta sesuai dengan persyaratan yang ditentukan; b. Untuk mengetahui kondisi (pengetahuan, keterampilan) calon peserta pelatihan. Data/informasi dari kedua tujuan tersebut dipakai sebagai dasar dalam memulai pelatihan. 6. Menetapkan hasil seleksi. 7. Mengumumkan hasil seleksi. 8. Menyiapkan daftar peserta yang telah dinyatakan diterima. 9. Membuat data lengkap peserta pelatihan.
  • 28. MENYUSUN RENCANA PELATIHAN Rencana pelatihan merupakan dokumen perencanaan tahapan pelatihan yang disusun berdasarkan analisis terhadap isi materi pelatihan secara keseluruhan. Rencana pelatihan digunakan sebagai acuan bagi trainer untuk memfasilitasi dan memilih metode pelatihan yang tepat bagi peserta pelatihan sesuai dengan materi pelatihan yang ditempuh masingmasing peserta pelatihan. Rencana pelatihan minimal berisi: 1. Tujuan pelatihan. 2. Metode dan teknik yang digunakan untuk setiap materi pelatihan. 3. Alat bantu dan media pelatihan yang dibutuhkan untuk setiap materi pelatihan. 4. Jenis evaluasi/asesmen yang akan digunakan.
  • 29. • Rencana kegiatan proses pembelajaran  topik sajian  tujuan pembelajaran  uraian kegiatan peserta dan instruktur  metode  alat  media pembelajaran  alat evaluasi 29 Lesson plan
  • 30. 30 Menyiapkan Sumber Daya Manusia 1. Penyelenggara 2. Tenaga trainer 3. Peserta
  • 31. MENYIAPKAN FASILITAS PELATIHAN • 1. Peralatan • 2. Bahan pelatihan • 3. Tempat Pelatihan • 4. Modul
  • 32. MENYUSUN JADWAL PELATIHAN • Jadwal pelatihan disusun oleh bagian penyelenggara pelatihan di setiap lembaga pelatihan dan dikoordinasikan dengan trainer. Jadwal dipergunakan sebagai pegangan bagi trainer, penyelenggara, dan peserta pelatihan untuk mengetahui tahapan selama latihan berlangsung sesuai dengan program latihan.
  • 33. MENYIAPKAN ADMINISTRASI PELATIHAN 1. Daftar hadir peserta. 2. Daftar hadir tenaga pelatih. 3. Tanda terima perlengkapan peserta. 4. Tata tertib pelatihan. 5. Sertifikat pelatihan. 6. Formulir-formulir penilaian/asesmen dll.
  • 34. 34
  • 35. Mengorganisasikan Lingkungan Pembelajaran Sesuai dengan Situasi Pembelajaran • Lesson plan • Handouts • Materi presentasi • Alat evaluasi • Ruang kelas • Papan tulis • OHP/LCD • Peralatan praktek • Bahan praktek 35
  • 36. PENYAJIAN MATERI • Isi pelajaran atau materi pelatihan memiliki keragaman tuntutan apa yang harus dilakukan peserta pelatihan atau aktivitas apa yang harus dilakukan peserta pelatihan untuk dapat memahami isi pelatihan tersebut.  Visual Activities - Oral Activities - Listening Activities - Writing Activities - Drawing Activities - Motor Activities - Mental Activities - Emotional Activities 36
  • 37. Tahapan belajar-mengajar dikelompokkan dalam 4 tahap • Tahap motivasi: tahap ini adalah tahap awal/persiapan proses belajar-mengajar yang berfungsi memotivasi peserta pelatihan agar tertarik dan fokus terhadap topik yang akan disajikan • Tahap elaborasi: pada tahap ini instruktur lebih berperan dalam mengelaborasi atau mempresentasikan materi pembelajaran • Tahap konsolidasi: pada tahap ini diharapkan dilaksanakan dengan lebih menekankan pada terjadinya penyerapan dan pengendapan pengetahuan, keterampilan, dan sikap oleh peserta pelatihan dengan melakukan tugas-tugas atau praktik, dan • Tahap evaluasi: adalah tahap akhir yang intinya mengukur pencapaian belajar peserta pelatihan 37
  • 38. Sifat Materi Pembelajaran • Isi pelajaran atau bahan ajar memiliki keragaman tuntutan apa yang harus dilakukan peserta pelatihan atau aktivitas apa yang harus dilakukan peserta pelatihan untuk dapat memahami isi pelajaran tersebut.  Visual Activities - Oral Activities - Listening Activities - Writing Activities - Drawing Activities - Motor Activities - Mental Activities - Emotional Activities 38
  • 39.
  • 40. DIMENSI KOMPETENSI • Kemampuan melakukan tugas-tugas sesuai dengan tingkat keterampilan yang dipersyaratkan/disepakati (Task Skill) • Kemampuan untuk mengelola sejumlah tugas dalam rangka pelaksanaan pekerjaan dalam jabatannya (Task Management Skill) • Kemampuan untuk menanggapi ketidak teraturan atau kendala yang timbul dalam pekerjaan sehari-hari (Contingency Management Skill) • Bertanggung jawab dan memenuhi perananannya di dalam lingkungan tempat kerjanya termasuk bekerja dengan orang lain (Job/Role/Environment Skill) • Kemampuan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilannya pada situasi yang baru (adaptation or transfer skill)
  • 41. EVALUASI HASIL PEMBELAJARAN • Merupakan tujuanMerupakan tujuan yaitu muara akhir suatu pelatihan, berupa kemampuan peserta dalam menguasai materi sesuai dengan unit kompetensi yang dipelajari • Untuk mengukur kemampuan peserta, sebelum/sesudah proses pemelajaran • Untuk mengetahui kemampuan peserta pada akhir pelatihan • Untuk meneliti masalah/kesulitan peserta dalam mengikuti pelatihan • Untuk mendapatkan bukti bahwa peserta Pelatihan telah mendemonstrasikan kemampuannya sesuai dengan standar kompetensi 41
  • 42. EVALUASI HASIL PEMBELAJARAN • Merupakan tujuanMerupakan tujuan yaitu muara akhir suatu pelatihan, berupa kemampuan peserta dalam menguasai materi sesuai dengan unit kompetensi yang dipelajari • Untuk mengukur kemampuan peserta, sebelum/sesudah proses pemelajaran • Untuk mengetahui kemampuan peserta pada akhir pelatihan • Untuk meneliti masalah/kesulitan peserta dalam mengikuti pelatihan • Untuk mendapatkan bukti bahwa peserta Pelatihan telah mendemonstrasikan kemampuannya sesuai dengan standar kompetensi 42
  • 43. Definisi Evaluasi • Evaluasi adalah alat pengukur kondisi (awal, proses, akhir) suatu kegiatan pada kurun waktu tertentu • Asesmen merupakan bentuk evaluasi hasil pembelajaran selama peserta pelatihan mengikuti Pelatihan di lembaga diklat atau lembaga pelatihan 43
  • 44. 44

Editor's Notes

  1. This template can be used as a starter file for presenting training materials in a group setting. Sections Right-click on a slide to add sections. Sections can help to organize your slides for facilitate collaboration between multiple authors. Notes Use the Notes section for delivery notes or to provide additional details for the audience. View these notes in Presentation View during your presentation. Keep in mind the font size (important for accessibility, visibility, videotaping, and online production) Coordinated colors Pay particular attention to the graphs, charts, and text boxes. Consider that attendees will print in black and white or grayscale. Run a test print to make sure your colors work when printed in pure black and white and grayscale. Graphics, tables, and graphs Keep it simple: If possible, use consistent, non-distracting styles and colors. Label all graphs and tables.