TCP/IP Part 2
Lapisan Internet 1 <ul><li>Bertanggung jawab untuk pengiriman data melalui antar jaringan. </li></ul><ul><li>Protokol yang...
Fungsi IP 1 <ul><li>Pengalamatan. </li></ul><ul><li>Fragmentasi datagram pada antar jaringan. </li></ul><ul><li>Pengiriman...
Pengalamatan IP 1 <ul><li>Alamat IP panjangnya 32 bit, dibagi menjadi 2 field yaitu : </li></ul><ul><ul><li>Prefix , menun...
Kelas-kelas Alamat IP 3
<ul><li>Kelas A. </li></ul><ul><ul><li>Menggunakan 7 bit alamat network, yang memungkinkan 126 network. </li></ul></ul><ul...
<ul><li>Kelas C. </li></ul><ul><ul><li>Menggunakan 21 bit alamat network, yang memungkinkan 2,097,150 network. </li></ul><...
Pembatasan alamat IP 1 <ul><li>Net ID dan host ID 0 tidak diijinkan, karena 0 berarti “jaringan ini”. Alamat IP 155.123.0....
<ul><li>Host ID 255 digunakan untuk mengirimkan pesan ke setiap host pada jaringan. </li></ul><ul><li>Oktet terakhir dari ...
Subnet 1 <ul><li>Mekanisme untuk menggunakan beberapa bit dalam oktet hostID sebagai subnetID. </li></ul><ul><li>Tanpa sub...
Jaringan tanpa subnet 4
Jaringan dengan subnet 4
Subnet Mask 1 <ul><li>Sebuah bilangan 32 bit, angka 1 pada subnet mask menunjukkan bahwa bit tersebut pada alamat IP adala...
Subnet default <ul><li>Kelas A : 255.0.0.0 </li></ul><ul><li>Kelas B : 255.255.0.0 </li></ul><ul><li>Kelas C : 255.255.255...
Contoh subnet masking 1 <ul><li>Diketahui alamat IP kelas B : </li></ul><ul><li>161.117.183.135 </li></ul><ul><li>biner : ...
<ul><li>Net ID :  10100001.01110101 </li></ul><ul><li>Subnet ID :  1011 </li></ul><ul><li>Host ID :  0111.1000111 </li></ul>
Keuntungan dan kerugian subnetting <ul><li>Subnetting pada kelas C akan membuang banyak alamat host ID yang potensial. </l...
Lapisan Transport <ul><li>Lapisan tengah pada kumpulan protokol TCP/IP. </li></ul><ul><li>Menjadi interface yang baik anta...
TCP <ul><li>Protokol ini berusaha secara seksama untuk mengirimkan data ke tujuan, memeriksa kesalahan, mengirimkan data u...
Proses pada TCP <ul><li>TCP menerima aliran data dari proses lapisan atas. </li></ul><ul><li>TCP dapat melakukan fragmenta...
<ul><li>Protokol jaringan mengirimkan datagram dalam bentuk bit. </li></ul><ul><li>Protokol jaringan pada host penerima me...
UDP <ul><li>Protokol datagram yang tidak menjamin pengiriman data atau perlindungan duplikasi. </li></ul><ul><li>UDP tidak...
Mengapa menggunakan UDP ? <ul><li>Pesan yang tidak membutuhkan jawaban, sehingga overhead bisa dikurangi. </li></ul><ul><l...
Lapisan Aplikasi <ul><li>Tempat dilakukannya proses kerja yang sesungguhnya. </li></ul><ul><li>Tempat program yang menyedi...
Referensi <ul><li>Drew Heywood,  Konsep dan Penerapan Microsoft TCP/IP , Andi Offset, 1999. </li></ul><ul><li>Prof. Ralph ...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Jaringan komputer 06

1,511 views

Published on

Published in: Technology
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,511
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
140
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Jaringan komputer 06

  1. 1. TCP/IP Part 2
  2. 2. Lapisan Internet 1 <ul><li>Bertanggung jawab untuk pengiriman data melalui antar jaringan. </li></ul><ul><li>Protokol yang utama adalah Internet Protocol (IP). </li></ul><ul><li>Untuk tugas khusus IP menggunakan protokol lain, di antaranya Internet Control Messaging Protocol (ICMP). </li></ul><ul><li>ICMP digunakan untuk mengirim pesan-pesan ke lapisan host-to-host. </li></ul>
  3. 3. Fungsi IP 1 <ul><li>Pengalamatan. </li></ul><ul><li>Fragmentasi datagram pada antar jaringan. </li></ul><ul><li>Pengiriman datagram pada antara jaringan. </li></ul>
  4. 4. Pengalamatan IP 1 <ul><li>Alamat IP panjangnya 32 bit, dibagi menjadi 2 field yaitu : </li></ul><ul><ul><li>Prefix , menunjukkan identitas jaringan dimana suatu komputer terhubung. </li></ul></ul><ul><ul><li>Suffix , menunjukkan identitas suatu komputer dalam jaringan. </li></ul></ul>
  5. 5. Kelas-kelas Alamat IP 3
  6. 6. <ul><li>Kelas A. </li></ul><ul><ul><li>Menggunakan 7 bit alamat network, yang memungkinkan 126 network. </li></ul></ul><ul><ul><li>Menggunakan 24 bit alamat host, yang memungkinkan 16,777,214 host/network. </li></ul></ul><ul><li>Kelas B. </li></ul><ul><ul><li>Menggunakan 14 bit alamat network, yang memungkinkan 16382 network. </li></ul></ul><ul><ul><li>Menggunakan 16 bit alamat host, yang memungkinkan 65534 host/network. </li></ul></ul>
  7. 7. <ul><li>Kelas C. </li></ul><ul><ul><li>Menggunakan 21 bit alamat network, yang memungkinkan 2,097,150 network. </li></ul></ul><ul><ul><li>Menggunakan 8 bit alamat host, yang memungkinkan 254 host/network. </li></ul></ul><ul><li>Kelas D. </li></ul><ul><ul><li>Digunakan untuk multicasting, yang digunakan address group of address dalam area terbatas. </li></ul></ul><ul><li>Kelas E. </li></ul><ul><ul><li>Digunakan untuk tujuan eksperimen. </li></ul></ul>
  8. 8. Pembatasan alamat IP 1 <ul><li>Net ID dan host ID 0 tidak diijinkan, karena 0 berarti “jaringan ini”. Alamat IP 155.123.0.0 mengenali jaringan dengan net ID 155.123. Alamat IP 0.0.0.35 mengenali host dengan host ID 35 pada jaringan lokal. </li></ul><ul><li>Net ID 127 merupakan alamat loopback, yang digunakan untuk memeriksa konfigurasi jaringan. </li></ul>
  9. 9. <ul><li>Host ID 255 digunakan untuk mengirimkan pesan ke setiap host pada jaringan. </li></ul><ul><li>Oktet terakhir dari alamat IP tidak boleh 0 atau 255. </li></ul>
  10. 10. Subnet 1 <ul><li>Mekanisme untuk menggunakan beberapa bit dalam oktet hostID sebagai subnetID. </li></ul><ul><li>Tanpa subnet, alamat IP direpresentasikan : netID + hostID </li></ul><ul><li>Dengan subnet, alamat IP direpresentasikan : netID + subnetID + hostID. </li></ul>
  11. 11. Jaringan tanpa subnet 4
  12. 12. Jaringan dengan subnet 4
  13. 13. Subnet Mask 1 <ul><li>Sebuah bilangan 32 bit, angka 1 pada subnet mask menunjukkan bahwa bit tersebut pada alamat IP adalah bagian dari net ID, angka 0 pada subnet mask menandakan bahwa bit tersebut adalah bagian dari host ID. </li></ul>
  14. 14. Subnet default <ul><li>Kelas A : 255.0.0.0 </li></ul><ul><li>Kelas B : 255.255.0.0 </li></ul><ul><li>Kelas C : 255.255.255.0 </li></ul>
  15. 15. Contoh subnet masking 1 <ul><li>Diketahui alamat IP kelas B : </li></ul><ul><li>161.117.183.135 </li></ul><ul><li>biner : 10100001.01110101.10110111.10110111 </li></ul><ul><li>Subnet mask : </li></ul><ul><li>255.255.240.0 </li></ul><ul><li>biner : 11111111.11111111.11110000.00000000 </li></ul>
  16. 16. <ul><li>Net ID : 10100001.01110101 </li></ul><ul><li>Subnet ID : 1011 </li></ul><ul><li>Host ID : 0111.1000111 </li></ul>
  17. 17. Keuntungan dan kerugian subnetting <ul><li>Subnetting pada kelas C akan membuang banyak alamat host ID yang potensial. </li></ul><ul><li>Subnetting pada kelas A dan B tidak memiliki kerugian yang sangat besar. </li></ul>
  18. 18. Lapisan Transport <ul><li>Lapisan tengah pada kumpulan protokol TCP/IP. </li></ul><ul><li>Menjadi interface yang baik antara proses-proses dan aplikasi lapisan atas ke jaringan. </li></ul><ul><li>Mengirimkan pesan lapisan atas antara host. </li></ul>
  19. 19. TCP <ul><li>Protokol ini berusaha secara seksama untuk mengirimkan data ke tujuan, memeriksa kesalahan, mengirimkan data ulang bila diperlukan dan mengirimkan error ke lapisan hanya bila tcp tidak berhasil mengadakan komunikasi. </li></ul>
  20. 20. Proses pada TCP <ul><li>TCP menerima aliran data dari proses lapisan atas. </li></ul><ul><li>TCP dapat melakukan fragmentasi aliran data menjadi segmen yang memenuhi aturan ukuran maksimum datagram pada IP. </li></ul><ul><li>IP dapat melakukan fragmentasi segmen sambil mempersiapkan datagram yang ukurannya disesuaikan untuk memenuhi batasan dari jaringan. </li></ul>
  21. 21. <ul><li>Protokol jaringan mengirimkan datagram dalam bentuk bit. </li></ul><ul><li>Protokol jaringan pada host penerima menyusun ulang datagram dari bit-bit yang diterimanya. </li></ul><ul><li>IP menerima datagram dari jaringan, bila dibutuhkan potongan-potongan datagram disusun ulang untuk merekonstruksi segmen asalnya. </li></ul><ul><li>TCP menerima data dalam bentuk segmen dan memberikan ke lapisan atas dalam bentuk aliran data. </li></ul>
  22. 22. UDP <ul><li>Protokol datagram yang tidak menjamin pengiriman data atau perlindungan duplikasi. </li></ul><ul><li>UDP tidak mengurusi penerimaan aliran data dan pembuatan segmen yang sesuai untuk IP. </li></ul>
  23. 23. Mengapa menggunakan UDP ? <ul><li>Pesan yang tidak membutuhkan jawaban, sehingga overhead bisa dikurangi. </li></ul><ul><li>Pesan diantara host bersifat sporadis. </li></ul><ul><li>Keterandalan dilakukan pada level proses. </li></ul>
  24. 24. Lapisan Aplikasi <ul><li>Tempat dilakukannya proses kerja yang sesungguhnya. </li></ul><ul><li>Tempat program yang menyediakan layanan jaringan, seperti mail server, file transfer protocol, remote terminal, dan system management server. </li></ul>
  25. 25. Referensi <ul><li>Drew Heywood, Konsep dan Penerapan Microsoft TCP/IP , Andi Offset, 1999. </li></ul><ul><li>Prof. Ralph Droms, Computer Networks Lecture Notes , http://www.eg.bucknell.edu/~cs363 , 1999. </li></ul><ul><li>Matthias Enders, Steve Hayes, TCP/IP Tutorial and Technical Overview , edisi 5, http://www.auggy.mlnet.com . </li></ul><ul><li>---, IP Addressing and Subnetting: Including IPv6 , syngress media, 2000. </li></ul>

×