Protokol Jaringan
Mengapa menggunakan protokol ? 1 <ul><li>Hardware LAN tidak dapat menyelesaikan semua masalah komunikasi komputer. </li></...
Apa protokol itu ? 1 <ul><li>Protokol jaringan atau protokol komunikasi jaringan adalah sekumpulan aturan yang menentukan ...
Fungsi-fungsi protokol 5 <ul><li>Tidak semua protokol memiliki seluruh fungsi, meskipun demikian terdapat beberapa hal dar...
Encapsulation <ul><li>Setiap UDP tidak hanya berisi data tetapi juga information control. </li></ul><ul><li>Information co...
Segmentasi & Reassembling. <ul><li>Segmentasi adalah : pemisahan data menjadi blok yang berukuran sama. </li></ul><ul><li>...
<ul><ul><li>UDP yang berukuran kecil mengakibatkan alokasi buffer yang lebih kecil pada penerima. </li></ul></ul><ul><ul><...
Kontrol koneksi <ul><li>Transfer data berorientasi koneksi dipilih bila station yang mengantisipasi perpindahan data yang ...
Ordered Delivery <ul><li>Pada protokol-protokol yang berorientasi koneksi, umumnya diupayakan agar urutan UDP dipertahanka...
Flow Control. <ul><li>Fungsi yang ditunjukkan melalui suatu entiti yang diterima untuk membatasi jumlah atau data rate yan...
Error Control <ul><li>Error control diterapkan sebagai dua fungsi yang terpisah, yaitu deteksi error dan transmisi ulang. ...
<ul><li>Bila error terdeteksi, penerima akan membuang UDP dan meminta pengirim untuk mengirimkan kembali UDP yang error. <...
Pengalamatan. <ul><li>Konsep pengalamatan meliputi : </li></ul><ul><ul><li>Addressing level. </li></ul></ul><ul><ul><ul><l...
<ul><ul><li>Connection identifiers. </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Keuntungan menggunakan connection identifier : </li></u...
Multiplexing <ul><li>Koneksi ganda ke dalam sistem tunggal. </li></ul><ul><li>Dapat dikerjakan melalui nama-nama port yang...
Transmission service <ul><li>Sebuah protokol dapat menyediakan berbagai layanan tambahan kepada entiti-entiti yang menggun...
Berapa protokol yang dibutuhkan ? 1 <ul><li>Komunikasi komputer melalui jaringan adalah masalah yang sangat sulit. </li></...
Desain protokol berlapis 1 <ul><li>Model berlapis adalah sebuah penyelesaian pada masalah kompleksitas dalam protokol jari...
<ul><li>Protokol jaringan dirancang untuk mempunyai satu atau lebih protokol untuk tiap lapisan. </li></ul>
Model referensi OSI (Open Systems Interconnection) 2 <ul><li>Terdiri dari 7 lapisan. </li></ul><ul><li>Dipisahkan ke dalam...
Lapisan-lapisan dalam model referensi OSI 2,3,4 <ul><li>Physical </li></ul><ul><ul><li>Merupakan level perangkat keras. </...
<ul><li>Data link. </li></ul><ul><ul><li>Pada lapisan ini protokol fisik yang sesuai diterapkan pada data. </li></ul></ul>...
<ul><ul><ul><li>Mekanisme pengalamatan yang memungkinkan pesan-pesan untuk dikirimkan ke node yang benar. </li></ul></ul><...
<ul><li>Network. </li></ul><ul><ul><li>Menentukan cara data dikirim pada  device  penerima. </li></ul></ul><ul><ul><li>Pen...
<ul><li>Transport. </li></ul><ul><ul><li>Menjaga aliran data dan menyediakan pengecekan error serta data  recovery . </li>...
<ul><li>Session. </li></ul><ul><ul><li>Memulai, menjaga dan mengakhiri komunikasi dengan  device  penerima. </li></ul></ul...
<ul><li>Presentation. </li></ul><ul><ul><li>Mengkonversi data dari lapisan  application  ke dalam format standar yang dime...
<ul><li>Application. </li></ul><ul><ul><li>Lapisan ini berinteraksi dengan sistem operasi dan aplikasi ketika user melakuk...
Header-header dan lapisan protokol OSI 3
Referensi <ul><li>Prof. Ralph Droms,  Computer Networks Lecture Notes ,  http://www.eg.bucknell.edu/~cs363 , 1999. </li></...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Jaringan komputer 04

2,486 views

Published on

Published in: Technology
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,486
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
148
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Jaringan komputer 04

  1. 1. Protokol Jaringan
  2. 2. Mengapa menggunakan protokol ? 1 <ul><li>Hardware LAN tidak dapat menyelesaikan semua masalah komunikasi komputer. </li></ul><ul><li>Software untuk sistem LAN besar dan kompleks. </li></ul><ul><li>Layering adalah teknik menyusun untuk mengatur perancangan dan implementasi software jaringan. </li></ul>
  3. 3. Apa protokol itu ? 1 <ul><li>Protokol jaringan atau protokol komunikasi jaringan adalah sekumpulan aturan yang menentukan format dan arti dari pesan-pesan yang dipertukarkan antara komputer melalui jaringan. </li></ul><ul><ul><li>Format biasa disebut syntax. </li></ul></ul><ul><ul><li>Arti biasa disebut semantic. </li></ul></ul><ul><li>Protokol diimplementasikan oleh software protokol. </li></ul>
  4. 4. Fungsi-fungsi protokol 5 <ul><li>Tidak semua protokol memiliki seluruh fungsi, meskipun demikian terdapat beberapa hal dari fungsi dengan tipe yang sama pada protokol yang berada pada level-level yang berbeda. </li></ul><ul><li>Berikut ini fungsi-fungsi protokol : </li></ul>
  5. 5. Encapsulation <ul><li>Setiap UDP tidak hanya berisi data tetapi juga information control. </li></ul><ul><li>Information control dikelompokkan dalam 3 kategori umum : </li></ul><ul><ul><li>Address pengirim / penerima. </li></ul></ul><ul><ul><li>Error detecting code. </li></ul></ul><ul><ul><li>Protocol control. </li></ul></ul>
  6. 6. Segmentasi & Reassembling. <ul><li>Segmentasi adalah : pemisahan data menjadi blok yang berukuran sama. </li></ul><ul><li>Mengapa harus dilakukan segmentasi ? </li></ul><ul><ul><li>Jaringan komunikasi menerima blok data hanya sampai ukuran-ukuran tertentu. </li></ul></ul><ul><ul><li>Control error bisa menjadi lebih efisien dengan UDP berukuran kecil. </li></ul></ul><ul><ul><li>Penyediaan akses yang lebih wajar untuk menggabung fasilitas-fasilitas transmisi, dengan penundaan yang lebih pendek. </li></ul></ul>
  7. 7. <ul><ul><li>UDP yang berukuran kecil mengakibatkan alokasi buffer yang lebih kecil pada penerima. </li></ul></ul><ul><ul><li>Pengirim/penerima mungkin memerlukan transfer data untuk menutup kiriman data, dari waktu ke waktu, untuk pengontrolan dan restart / recovery operasi. </li></ul></ul>
  8. 8. Kontrol koneksi <ul><li>Transfer data berorientasi koneksi dipilih bila station yang mengantisipasi perpindahan data yang panjang dan / atau detail-detail tertentu protokol mereka harus dihentikan secara dinamis. </li></ul>
  9. 9. Ordered Delivery <ul><li>Pada protokol-protokol yang berorientasi koneksi, umumnya diupayakan agar urutan UDP dipertahankan. </li></ul><ul><li>Bila UDP diberi nomor khusus, dan nomor itu ditandai secara berurut, maka penerima harus mengurutkan kembali uDP berdasarkan nomor urutnya. </li></ul>
  10. 10. Flow Control. <ul><li>Fungsi yang ditunjukkan melalui suatu entiti yang diterima untuk membatasi jumlah atau data rate yang dikirim oleh suatu entiti yang mentransmisi. </li></ul><ul><li>Flow control yang paling sederhana adalah stop and wait procedure. </li></ul>
  11. 11. Error Control <ul><li>Error control diterapkan sebagai dua fungsi yang terpisah, yaitu deteksi error dan transmisi ulang. </li></ul><ul><li>Untuk mendeteksi error, pengirim menyisipkan kode pendeteksi error pada UDP. </li></ul><ul><li>Penerima memeriksa nilai kode pada UDP yang datang. </li></ul>
  12. 12. <ul><li>Bila error terdeteksi, penerima akan membuang UDP dan meminta pengirim untuk mengirimkan kembali UDP yang error. </li></ul><ul><li>Beberapa protokol menggunakan kode perbaikan error yang tidak hanya mendeteksi tapi juga memperbaikinya. </li></ul>
  13. 13. Pengalamatan. <ul><li>Konsep pengalamatan meliputi : </li></ul><ul><ul><li>Addressing level. </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Menunjuk pada tingkatan dalam arsitektur komunikasi pada tempat suatu entiti berada. </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>Addressing scope. </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Karakteristik alamat global : </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><li>Non ambiguity, sebuah sistem bisa saja memiliki alamat global lebih dari satu . </li></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><li>Applicability, dimungkinkan di dalam suatu sistem memakai alamat global dari sistem yang lain. </li></ul></ul></ul></ul>
  14. 14. <ul><ul><li>Connection identifiers. </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Keuntungan menggunakan connection identifier : </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><li>Mengurangi overhead. </li></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><li>Routing. </li></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><li>Multiplexing. </li></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><li>Penggunaan informasi kondisi. </li></ul></ul></ul></ul><ul><ul><li>Addressing mode. </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Unicast. </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Multicast. </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Broadcast. </li></ul></ul></ul>
  15. 15. Multiplexing <ul><li>Koneksi ganda ke dalam sistem tunggal. </li></ul><ul><li>Dapat dikerjakan melalui nama-nama port yang mengijinkan koneksi simultan ganda. </li></ul><ul><li>Digunakan juga untuk pemetaan koneksi. </li></ul>
  16. 16. Transmission service <ul><li>Sebuah protokol dapat menyediakan berbagai layanan tambahan kepada entiti-entiti yang menggunakannya. </li></ul><ul><li>Contoh jenis layanan tambahan : </li></ul><ul><ul><li>Prioritas. </li></ul></ul><ul><ul><li>Mutu layanan. </li></ul></ul><ul><ul><li>Pengamanan / security. </li></ul></ul>
  17. 17. Berapa protokol yang dibutuhkan ? 1 <ul><li>Komunikasi komputer melalui jaringan adalah masalah yang sangat sulit. </li></ul><ul><li>Kompleksitasnya membutuhkan protokol ganda, yang mana setiap protokol menangani sebagian dari masalah tersebut. </li></ul>
  18. 18. Desain protokol berlapis 1 <ul><li>Model berlapis adalah sebuah penyelesaian pada masalah kompleksitas dalam protokol jaringan. </li></ul><ul><li>Model menyarankan untuk membagi protokol jaringan ke dalam beberapa lapisan, yang mana setiap lapisan menyelesaikan sebagian masalah komunikasi jaringan. </li></ul>
  19. 19. <ul><li>Protokol jaringan dirancang untuk mempunyai satu atau lebih protokol untuk tiap lapisan. </li></ul>
  20. 20. Model referensi OSI (Open Systems Interconnection) 2 <ul><li>Terdiri dari 7 lapisan. </li></ul><ul><li>Dipisahkan ke dalam 2 set yaitu : </li></ul><ul><ul><li>Set aplikasi. </li></ul></ul><ul><ul><li>Terdiri dari 3 lapisan yaitu lapisan application , presentation , dan session. </li></ul></ul><ul><ul><li>Set transport. </li></ul></ul><ul><ul><li>Terdiri dari 4 lapisan yaitu lapisan transport , network , data link , dan physical. </li></ul></ul>
  21. 21. Lapisan-lapisan dalam model referensi OSI 2,3,4 <ul><li>Physical </li></ul><ul><ul><li>Merupakan level perangkat keras. </li></ul></ul><ul><ul><li>Menggambarkan karakteristik fisik jaringan, seperti koneksi, level tegangan, dan pewaktuan. </li></ul></ul><ul><ul><li>Bertanggung jawab untuk mengirim dan menerima bit-bit. </li></ul></ul>
  22. 22. <ul><li>Data link. </li></ul><ul><ul><li>Pada lapisan ini protokol fisik yang sesuai diterapkan pada data. </li></ul></ul><ul><ul><li>Jenis jaringan dan pengurutan paket ditentukan. </li></ul></ul><ul><ul><li>Bertanggung jawab untuk menyediakan komunikasi dari node ke node untuk jaringan lokal. </li></ul></ul><ul><ul><li>Untuk menyediakan pelayanan ini harus melakukan 2 fungsi : </li></ul></ul>
  23. 23. <ul><ul><ul><li>Mekanisme pengalamatan yang memungkinkan pesan-pesan untuk dikirimkan ke node yang benar. </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Menerjemahkan pesan-pesan dari lapisan yang lebih tinggi menjadi bit-bit yang ditransmisikan oleh lapisan physical . </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>Pembentukan frame data (paket), yang terdiri dari : </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Start indicator. </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Source address. </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Destination address. </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Control. </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Data. </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Error control. </li></ul></ul></ul>
  24. 24. <ul><li>Network. </li></ul><ul><ul><li>Menentukan cara data dikirim pada device penerima. </li></ul></ul><ul><ul><li>Penanganan logika protokol, routing dan addressing . </li></ul></ul>
  25. 25. <ul><li>Transport. </li></ul><ul><ul><li>Menjaga aliran data dan menyediakan pengecekan error serta data recovery . </li></ul></ul><ul><ul><li>Membagi pesan-pesan menjadi fragmen-fragmen yang cocok dengan pembatasan ukuran yang dibentuk oleh jaringan. </li></ul></ul><ul><ul><li>Pada sisi penerima, menggabungkan kembali fragmen-fragmen untuk mendapatkan pesan aslinya. </li></ul></ul><ul><ul><li>Mengantarkan pesan dari proses khusus pada suatu komputer ke proses yang bersesuaian pada komputer tujuan. </li></ul></ul>
  26. 26. <ul><li>Session. </li></ul><ul><ul><li>Memulai, menjaga dan mengakhiri komunikasi dengan device penerima. </li></ul></ul><ul><ul><li>Setiap session mempunyai 3 fase, yaitu : </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Pembentukan hubungan. Node membentuk kontak dan menyepakati aturan-aturan komunikasinya termasuk protokol yang digunakan dan parameter komunikasinya. </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Pemindahan data. </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Pemutusan hubungan. </li></ul></ul></ul>
  27. 27. <ul><li>Presentation. </li></ul><ul><ul><li>Mengkonversi data dari lapisan application ke dalam format standar yang dimengerti oleh lapisan lain. </li></ul></ul><ul><ul><li>Fungsi lainnya adalah enkripsi/deskripsi data dan kompresi/dekompresi. </li></ul></ul>
  28. 28. <ul><li>Application. </li></ul><ul><ul><li>Lapisan ini berinteraksi dengan sistem operasi dan aplikasi ketika user melakukan transfer file, membaca pesan atau mengerjakan aktifitas yang berhubungan dengan jaringan. </li></ul></ul><ul><ul><li>Pelayanan di lapisan application : </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>E-mail. </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>File transfer. </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Manajemen jaringan. </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Dll. </li></ul></ul></ul>
  29. 29. Header-header dan lapisan protokol OSI 3
  30. 30. Referensi <ul><li>Prof. Ralph Droms, Computer Networks Lecture Notes , http://www.eg.bucknell.edu/~cs363 , 1999. </li></ul><ul><li>Jeff Tyson, How OSI Works , http://computer.howstuffworks.com/osi.htm . </li></ul><ul><li>Drew Heywood, Konsep dan Penerapan Microsoft TCP/IP , Andi Offset, 1999. </li></ul><ul><li>Andrew S. Tannenbaum, Jaringan Komputer , Prenhallindo, 2000, Jakarta. </li></ul><ul><li>William Stallings, Dasar-dasar Komunikasi Data , Salemba Teknika, 2001. </li></ul>

×