09 Manajemen Kinerja Bisnis

7,376 views

Published on

Published in: Business, Technology
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
7,376
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
723
Actions
Shares
0
Downloads
896
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

09 Manajemen Kinerja Bisnis

  1. 1. Manajemen kinerja bisnis
  2. 2. Materi <ul><li>Manajemen Kinerja Bisnis </li></ul><ul><li>Metodologi Implementasi BPM </li></ul><ul><li>Indikator Kinerja </li></ul><ul><li>Ukuran Kinerja </li></ul><ul><li>Balanced Scorecard </li></ul><ul><li>Alat-alat Manajemen Kinerja Bisnis </li></ul>
  3. 3. Proses Bisnis dalam Perusahaan
  4. 4. Manajemen Kinerja Bisnis <ul><li>Serangkaian proses yang membantu organisasi mengoptimalkan kinerja bisnis mereka. Ini adalah suatu kerangka kerja untuk mengatur, mengotomatisasi dan menganalisis metodologi bisnis, metrik, proses dan sistem yang mendorong kinerja bisnis. </li></ul>
  5. 5. Manajemen Kinerja Bisnis <ul><li>Terdiri dari serangkaian proses manajemen dan analitis, didukung oleh teknologi yang memungkinkan perusahaan untuk menentukan sasaran-sasaran startegis dan kemudian mengukur dan mengelola kinerja terhadap tujuannya. </li></ul>
  6. 6. Manajemen Kinerja Bisnis <ul><li>Inti proses BPM meliputi perencanaan finansial dan operasional, konsolidasi dan pelaporan, pemodelan bisnis, analisis, dan indikator kinerja kunci yang terkait dengan strategi. </li></ul>
  7. 7. Evolusi Manajemen Kinerja Bisnis Ravesteyn, 2007 Databases Back end Systems Layer Self - Generating Integration SAP using java API Web Service API Excel using com API MSMQ using com or java API Databases using jdbc API Business Rules Layer Production Business Level Objects Business Level Objects Invoices Business Level Objects AFE’s Business Level Objects Anything Business Level Objects Process Layer Any Process General Workflow System and User Interactions Calculation Interface Layer Web Service Presentation Presentation XML API Back end Systems Layer Self - Generating Integration SAP using java API SAP using java API Web Service API Web Service API Excel using com API Excel using com API MSMQ using com or java API MSMQ using com or java API Databases using jdbc API Databases using jdbc API Business Rules Layer Production Business Level Objects Business Level Objects Invoices Business Level Objects AFE’s Business Level Objects Anything Business Level Objects Process Layer Any Process General Workflow System and User Interactions Calculation Interface Layer Web Service Presentation Presentation Presentation Presentation XML API XML API BPMS TQM General Workflow BPR BPM time ERP WFM EAI ‘ 85 ‘ 90 ‘ 95 ‘ 05 ‘ 00 ‘ 98 Databases Databases Back end Systems Layer Self - Generating Integration SAP using java API Web Service API Excel using com API MSMQ using com or java API Databases using jdbc API Business Rules Layer Production Business Level Objects Business Level Objects Invoices Business Level Objects AFE’s Business Level Objects Anything Business Level Objects Process Layer Any Process General Workflow System and User Interactions Calculation Interface Layer Web Service Presentation Presentation XML API Back end Systems Layer Self - Generating Integration SAP using java API SAP using java API Web Service API Web Service API Excel using com API Excel using com API MSMQ using com or java API MSMQ using com or java API Databases using jdbc API Databases using jdbc API Business Rules Layer Production Business Level Objects Business Level Objects Invoices Business Level Objects AFE’s Business Level Objects Anything Business Level Objects Process Layer Any Process General Workflow System and User Interactions Calculation Interface Layer Web Service Presentation Presentation Presentation Presentation XML API XML API BPMS Back end Systems Layer Self - Generating Integration SAP using java API Web Service API Excel using com API MSMQ using com or java API Databases using jdbc API Business Rules Layer Production Business Level Objects Business Level Objects Invoices Business Level Objects AFE’s Business Level Objects Anything Business Level Objects Process Layer Any Process General Workflow System and User Interactions Calculation Interface Layer Web Service Presentation Presentation XML API Back end Systems Layer Self - Generating Integration SAP using java API SAP using java API Web Service API Web Service API Excel using com API Excel using com API MSMQ using com or java API MSMQ using com or java API Databases using jdbc API Databases using jdbc API Business Rules Layer Production Business Level Objects Business Level Objects Invoices Business Level Objects AFE’s Business Level Objects Anything Business Level Objects Process Layer Any Process General Workflow System and User Interactions Calculation Interface Layer Web Service Presentation Presentation Presentation Presentation XML API XML API BPMS TQM TQM General Workflow BPR General Workflow BPR BPM BPM BPM time ERP ERP WFM WFM EAI EAI ‘ 85 ‘ 90 ‘ 95 ‘ 05 ‘ 00 ‘ 98 Inovasi Teknologi Informasi Konsep Manajemen
  8. 8. Metodologi Implementasi BPM <ul><li>Kerangka kerja top-down yang digunakan untuk menyelaraskan perencanaan dan pelaksanaan, strategi dan taktik, dan unit-unit bisnis dan tujuan perusahaan. </li></ul><ul><li>Strategi six-sigma </li></ul><ul><li>Balanced scorecard </li></ul><ul><li>Activity based cost. </li></ul><ul><li>Total quality management </li></ul><ul><li>Nilai tambah ekonomi </li></ul><ul><li>Pengukuran startegis terpadu </li></ul>
  9. 9. Proses Standar Manajemen Kinerja Bisnis
  10. 10. Indikator kinerja <ul><li>Ukuran kinerja, sebagaimana pengukuran-pengukuran yang secara umum digunakan untuk membantu organisasi membantu dan menentukan keberhasilan tersebut. </li></ul><ul><li>Indikator kinerja dapat dimonitor dengan menggunakan teknik business intelligence untuk menilai keadaan bisnis dan membantu dalam menentukan tindakan. </li></ul>
  11. 11. Indikator kinerja <ul><li>Tindakan pemantauan indikator kinerja secara real-time dikenal sebagai business activity monitoring. </li></ul><ul><li>Indikator kinerja sering digunakan untuk memberi nilai suatu kegiatan yang sulit diukur, seperti keuntungan pengembangan kepemimpinan, keterlibatan, layanan, dan kepuasan. </li></ul>
  12. 12. Contoh Penggunaan Indikator Kinerja Pada Pemasaran <ul><li>Jumlah pelanggan baru yang diperoleh </li></ul><ul><li>Analisis demografi calon pelanggan </li></ul><ul><li>Status pelanggan </li></ul><ul><li>Jumlah kehilangan pelanggan </li></ul><ul><li>Pendapatan yang dihasilkan oleh populasi pelanggan </li></ul><ul><li>Kumpulan hutang buruk dan hubungan pelanggan </li></ul><ul><li>Profitabilitas berdasarkan demografi pelanggan dan segmentasi pelanggan berdsarkan profitabilitas </li></ul>
  13. 13. Ukuran Kinerja <ul><li>Ukuran kinerja yang digunakan, meliputi : </li></ul><ul><ul><li>Keuangan </li></ul></ul><ul><ul><li>Proses bisnis internal </li></ul></ul><ul><ul><li>Belajar dan pertumbuhan </li></ul></ul>
  14. 14. Balanced Scorecard <ul><li>Suatu alat strategi manajemen kinerja untuk mengukur apakah aktifitas skala kecil operasional perusahaan selaras dengan tujuan yang lebih besar dalam hal visi dan strategi. </li></ul><ul><li>Balanced scorecard tidak hanya berfokus pada hasil finansial, tetapi juga pada operasional, dan input pada pengembangan ini. </li></ul>
  15. 15. Proses Balanced Scorecard <ul><li>Menerjemahkan visi ke dalam tujuan operasional </li></ul><ul><li>Mengkomunikasikan visi dan menghubungkannya dengan kinerja individu </li></ul><ul><li>Perencanaan bisnis, pengaturan index </li></ul><ul><li>Umpan balik dan pembelajaran, dan penyesuaian strategi. </li></ul>
  16. 16. Alat-alat Manajemen Kinerja Bisnis Tool Types Process Mapping/Modeling Tools Modelers for Software Development Modeling Tools embedded in BPM Systems MS Visio, Proforma Corp.’s ProVision Tools, IDS Scheer’s Business Architecht(ARIS) IBM’s Rational Software Architect – Capability to generate UML Diagrams IBM’s Websphere – Capaiblility to generate workflow applications, Netweaver from SAP, Fusion from Oracle

×