PENGEMBANGAN KURIKULUM
STANDAR KOMPETENSI Peserta dapat menyusun kurikulum  berbasis kompetensi di institusinya.
BEBERAPA HAL YANG DAPAT  DIPERTIMBANGKAN DALAM MENYUSUN KURIKULUM
SK. MENDIKNAS RI NO. 232/U/2000 , TENTANG  PEDOMAN PENYUSUNAN KURIKULUM  PENDIDIKAN TINGGI DAN PENILAIAN HASIL BELAJAR MAH...
DASAR PEMIKIRAN  PENGELOMPOKAN MATA KULIAH PADA  SK MENDIKNAS NO 232/U/2000. ADALAH : <ul><li>KONSEP EMPAT PILAR PENDIDIKA...
Dasar Pertama :   Kurikulum yang disarankan oleh  The International Bureau of Education  UNESCO  (  The International Comi...
Dasar kedua : <ul><li>PENGENALAN SIFAT PEKERJAAN TERKAIT : </li></ul><ul><li>Terlatih dalam etika  kerja. </li></ul><ul><l...
Dasar ketiga :  Usaha penyepadanan  MK Pengemb. Kepribadian   ( MKPK )   Mata kuliah  berkehidupan bersama   ( MKBB ) lear...
SK MENDIKNAS NO 232/U/2000. PEDOMAN PENYUSUNAN KURIKULUM  MENURUT : YANG MENIMBULKAN BANYAK TAFSIR  TERUTAMA TENTANG  PENG...
PADA  SK MENDIKNAS NO 045/U/2002 TERDAPAT PERUBAHAN DAN PENJELASKAN
SK. MENDIKNAS RI  NO. 045/U/2002. TENTANG KURIKULUM INTI PENDIDIKAN TINGGI Kompetensi Utama  ditetapkan oleh kalangan Perg...
<ul><li>KOMPETENSI UTAMA :  Kemampuan minimal untuk menampilkan unjuk kerja yang memuaskan sesuai dengan penciri program s...
KELOMPOK MATA KULIAH   (  pada SK Mendikbud no 323/U/2000)   BUKAN SASARAN DARI  PENYUSUNAN KURIKULUM   TETAPI  YANG MENJA...
TINJAUAN TENTANG  KOMPETENSI
Pengertian KOMPETENSI  :   <ul><li>Merupakan perpaduan dari pengetahuan, ketrampilan, nilai dan sikap yang direfleksikan d...
KOGNITIF PSIKOMOTOR AFEKTIF kompetensi PENGERTIAN   KOMPETENSI
KOGNITIF PSIKOMOTOR AFEKTIF kompetensi PENGERTIAN   KOMPETENSI PENDUKUNG LAINNYA UTAMA
COMPETENCY SCIENTIFIC VISION MARKET SIGNAL KOMPETENSI BISA DIDAPATKAN  DENGAN CARA BERIKUT :
Lulusan Sarjana (S1) bidang Teknik diharapkan mempunyai  kompetensi berikut : (terjemahan dari ABET – EEDP)
TUGAS PERGURUAN TINGGI TUGAS MASYARAKAT PEMANGKU KEPENTINGAN LEMBAGA SERTIFIKASI KOMPETENSI UTAMA KOMPETENSI PENDUKUNG KOM...
TUGAS PERGURUAN TINGGI TUGAS MASYARAKAT PEMANGKU KEPENTINGAN GENERIC SKILL (TRANSFERABLE SKILL) KOMPETENSI UTAMA KOMPETENS...
TUJUAN PENDIDIKAN TINGGI PADA PRINSIPNYA ADALAH MEMPERSIAPKAN SESEORANG DENGAN  KUALIFIKASI KESARJANAAN , YANG SIAP  MENYE...
KURIKULUM BERDASARKAN KOMPETENSI BIDANG KERJA DIRAWAT DIKEMBANGKAN DIRENOVASI DIBONGKAR DIGUNAKAN  DIALAMI  DINIKMATI DIAP...
USULAN KOMPETENSI DASAR Kemampuan berkonsep, kreatif, inovatif, dan metodik, punya wawasan luas. Cara berfikir 4 Kemampuan...
CIRI-CIRI  KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI <ul><li>Menyatakan kompetensi secara jelas dari proses pembelajaran bidang studin...
<ul><li>SERANGKAIAN MATA KULIAH </li></ul><ul><li>SILABUS </li></ul><ul><li>PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN  ( GBPP - SAP ) ...
SK MENDIKNAS NO 232/U/2000. PENGERTIAN KURIKULUM  MENURUT : <ul><li>KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI ADALAH :  </li></ul><ul><l...
SECARA SPESIFIK  YANG BERUBAH ADALAH : <ul><li>PERUBAHAN ORIENTASI KURIKULUM </li></ul><ul><li>PERUBAHAN  OUTPUT  PERGURUA...
    YANG SELALU BERUBAH  <ul><li>JUMLAH  MATA KULIAH </li></ul><ul><li>BESARNYA SKS MATA KULIAH </li></ul><ul><li>ISI MATE...
PT uji coba evaluasi Pemahaman bersama MENINGKATKAN KUALITAS LULUSAN LEWAT PENERAPAN KBK TUTORIAL Perencanaan
TERIMA KASIH
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

3. kbk di pt kurikulum dan peta kompetensi

3,391 views

Published on

Published in: Technology, Business
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
3,391
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
5
Actions
Shares
0
Downloads
172
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • PT sering membuat pengelompokan mata kuliah. Inti sudah ditetapkan oleh menteri. Dari 232/2000 masih belum ada otonomi…di dalam SK 232/2000 tentang pedoman pendidikan tinggi…eksplisit di tuliskan bahwa
  • Tugas program pendidikan akademik harus menengok standard kompetensi dari jenis pekerjaan atau lapangan kehidupan tertentu. Untuk pendidikan program pendidikan akademik S1 yang belum jelas standard kompetensinya,
  • Contoh strategi untuk menyusun kurikulum. Kolom kawasan bidang kerja: kompetensi yang dibutuhkan. Kalau bidang kerjanya A, maka dicari tahapan kompetensinya, baru disusun Mata kuliahnya. Kemudian digunakan di dalam matriks kompetensi
  • Contoh dari ABET (contoh usulan kompetensi dasar)
  • 3. kbk di pt kurikulum dan peta kompetensi

    1. 1. PENGEMBANGAN KURIKULUM
    2. 2. STANDAR KOMPETENSI Peserta dapat menyusun kurikulum berbasis kompetensi di institusinya.
    3. 3. BEBERAPA HAL YANG DAPAT DIPERTIMBANGKAN DALAM MENYUSUN KURIKULUM
    4. 4. SK. MENDIKNAS RI NO. 232/U/2000 , TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI DAN PENILAIAN HASIL BELAJAR MAHASISWA 5. Kelompok Berkehidupan Bermasyarakat ( MBB ) 4. Kelompok Perilaku Berkarya ( MPB ) 3 . Kelompok Keahlian Berkarya ( MKB ) 2. Kelompok Keilmuan dan Ketrampilan ( MKK ) 40% - 80% 1. Kelompok Pengembangan Kepribadian ( MPK ) KURIKULUM INSTITUSIONAL KURIKULUM INTI KELOMPOK MATA KULIAH INTI : Pancasila dan Kewarganegaraan , Agama, Bahasa Indonesia. INST : Bahasa Inggris, ISD, IBD, IAD, Filsafat Ilmu, Olah Raga dsb. KURIKULUM INTI ( Kompetensi Utama ) ditetapkan oleh Menteri.
    5. 5. DASAR PEMIKIRAN PENGELOMPOKAN MATA KULIAH PADA SK MENDIKNAS NO 232/U/2000. ADALAH : <ul><li>KONSEP EMPAT PILAR PENDIDIKAN DARI UNESCO. </li></ul><ul><li>PERSYARATAN KERJA YANG DITUNTUT OLEH DUNIA KERJA GLOBAL. </li></ul><ul><li>USAHA PENYEPADANAN DALAM KONTEKS NASIONAL. </li></ul>
    6. 6. Dasar Pertama : Kurikulum yang disarankan oleh The International Bureau of Education UNESCO ( The International Comission on Education for the 21 st Century ) Life long learning Learning to live together Learning to be Learning to do Learning to know EMPAT PILAR PENDIDIKAN
    7. 7. Dasar kedua : <ul><li>PENGENALAN SIFAT PEKERJAAN TERKAIT : </li></ul><ul><li>Terlatih dalam etika kerja. </li></ul><ul><li>Memahami makna globalisasi. </li></ul><ul><li>Fleksibel terhadap pilihan pekerjaan. </li></ul><ul><li>ATTITUDE : </li></ul><ul><li>Kepemimpinan. </li></ul><ul><li>Teamworking. </li></ul><ul><li>Can work crossculturally. </li></ul><ul><li>PENGUASAAN PENGETAHUAN & KETRAMPILAN : </li></ul><ul><li>Analisis dan sintesis. </li></ul><ul><li>Menguasai IT/computting. </li></ul><ul><li>Managed ambiguity. </li></ul><ul><li>Communication. </li></ul><ul><li>2 nd language. </li></ul>DESKRIPSI PERSYARATAN KERJA
    8. 8. Dasar ketiga : Usaha penyepadanan MK Pengemb. Kepribadian ( MKPK ) Mata kuliah berkehidupan bersama ( MKBB ) learning to live together <ul><li>Pengenalan sifat pekerjaan terkait : </li></ul><ul><li>Terlatih dalam etika kerja </li></ul><ul><li>Memahami makna globalisasi </li></ul><ul><li>Fleksibel thd pilihan pekerjaan </li></ul>Mata kuliah Perilaku Berkarya ( MKPB ) learning to be <ul><li>Attitude : </li></ul><ul><li>kepemimpinan </li></ul><ul><li>teamworking </li></ul><ul><li>can work crossculturally </li></ul>Matakuliah Keahlian Berkarya ( MKKB ) learning to do Matakuliah Keilmuan dan Ketrampilan ( MKKK ) learning to know <ul><li>Penguasaan pengetahuan </li></ul><ul><li>dan ketrampilan : </li></ul><ul><li>analisis dan sintesis </li></ul><ul><li>menguasai IT/computting </li></ul><ul><li>managed ambiguity </li></ul><ul><li>communication </li></ul><ul><li>2 nd language </li></ul>KURIKULUM INTI & INSTITUSIONAL IBE UNESCO PERSYARATAN KERJA
    9. 9. SK MENDIKNAS NO 232/U/2000. PEDOMAN PENYUSUNAN KURIKULUM MENURUT : YANG MENIMBULKAN BANYAK TAFSIR TERUTAMA TENTANG PENGELOMPOKAN MATA KULIAH
    10. 10. PADA SK MENDIKNAS NO 045/U/2002 TERDAPAT PERUBAHAN DAN PENJELASKAN
    11. 11. SK. MENDIKNAS RI NO. 045/U/2002. TENTANG KURIKULUM INTI PENDIDIKAN TINGGI Kompetensi Utama ditetapkan oleh kalangan Perguruan Tinggi, masyarakat profesi dan pengguna lulusan. Kompetensi Pendukung dan Kompetensi lainnya ditetapkan oleh Institusi penyelenggara program studi 5. Pemahaman kaidah berkehidupan bermasyarakat . 4. Sikap dan perilaku dalam berkarya. 3 . Kemampuan berkarya. 2. Penguasaan ilmu dan ketrampilan. 0% - 30% 20% - 40% 40% - 80 % 1. Landasan kepribadian. Kompetensi Lainnya Kompetensi Pendukung Kompetensi Utama KURIKULUM INSTITUSIONAL KURIKULUM INTI ELEMEN KOMPETENSI
    12. 12. <ul><li>KOMPETENSI UTAMA : Kemampuan minimal untuk menampilkan unjuk kerja yang memuaskan sesuai dengan penciri program studi. </li></ul><ul><li>KOMPETENSI PENDUKUNG : Kemampuan yang gayut dan dapat mendukung kompetensi utama serta merupakan ciri khas PT yang bersangkutan. </li></ul><ul><li>KOMPETENSI LAIN : </li></ul><ul><li>Kemampuan yang ditambahkan yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup, dan ditetapkan berdasarkan keadaan serta kebutuhan lingkungan PT. </li></ul>
    13. 13. KELOMPOK MATA KULIAH ( pada SK Mendikbud no 323/U/2000) BUKAN SASARAN DARI PENYUSUNAN KURIKULUM TETAPI YANG MENJADI SASARAN PENYUSUNAN KBK ADALAH TERCAPAINYA KELIMA ELEMEN KOMPETENSI ( pada SK Mendiknas no 045/U/2002)
    14. 14. TINJAUAN TENTANG KOMPETENSI
    15. 15. Pengertian KOMPETENSI : <ul><li>Merupakan perpaduan dari pengetahuan, ketrampilan, nilai dan sikap yang direfleksikan dalam kebiasaan berfikir dan bertindak. ( Mulyana 2000 ). </li></ul><ul><li>Knowledge, skill and attitude needed to perform an ability to do a certain job / proffesion ( Tillman, 1996 ). </li></ul><ul><li>A statement which describe integrated demonstration of a cluster of related skills and attitude that are measureable and observable necessary to perform a job independently ( Hamlin, 1994 ). </li></ul><ul><li>Spesification of knowledge and skill and the appication of that knowledge and skill to the standart of performance required by the standards or learning outcomes. (Jones J, Malcohm,2000). </li></ul><ul><li>Seperangkat tindakan cerdas, penuh tanggung jawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas-tugas dibidang pekerjaan tertentu. ( SK. Mendiknas No.045/U/2002 ). </li></ul>P3AI ITS
    16. 16. KOGNITIF PSIKOMOTOR AFEKTIF kompetensi PENGERTIAN KOMPETENSI
    17. 17. KOGNITIF PSIKOMOTOR AFEKTIF kompetensi PENGERTIAN KOMPETENSI PENDUKUNG LAINNYA UTAMA
    18. 18. COMPETENCY SCIENTIFIC VISION MARKET SIGNAL KOMPETENSI BISA DIDAPATKAN DENGAN CARA BERIKUT :
    19. 19. Lulusan Sarjana (S1) bidang Teknik diharapkan mempunyai kompetensi berikut : (terjemahan dari ABET – EEDP)
    20. 20. TUGAS PERGURUAN TINGGI TUGAS MASYARAKAT PEMANGKU KEPENTINGAN LEMBAGA SERTIFIKASI KOMPETENSI UTAMA KOMPETENSI PENDUKUNG KOMPETENSI LAINNYA ASOSIASI PROFESI B STANDART KOMPETENSI STANDART KOMPETENSI ASOSIASI PROFESI C PROGRAM PENDIDIKAN AKADEMIK (S1) GENERIC SKILL (TRANSFERABLE SKILL) IJASAH STANDART KOMPETENSI ASOSIASI PROFESI A SERTIFIKAT KOMPETENSI
    21. 21. TUGAS PERGURUAN TINGGI TUGAS MASYARAKAT PEMANGKU KEPENTINGAN GENERIC SKILL (TRANSFERABLE SKILL) KOMPETENSI UTAMA KOMPETENSI PENDUKUNG KOMPETENSI LAINNYA PROGRAM PENDIDIKAN AKADEMIK (S1) IJASAH STANDART KOMPETENSI SERTIFIKAT JENIS PEKERJAANATAU LAPANGAN KEHIDUPAN TERTENTU Training LEMBAGA PELATIHAN LEMBAGA SERTIFIKASI
    22. 22. TUJUAN PENDIDIKAN TINGGI PADA PRINSIPNYA ADALAH MEMPERSIAPKAN SESEORANG DENGAN KUALIFIKASI KESARJANAAN , YANG SIAP MENYESUAIKAN DIRI DENGAN PERUBAHAN CEPAT YANG MUNGKIN DIHADAPINYA DALAM PROFESI ATAU LAPANGAN KERJA YANG DIGELUTINYA. BASIC SKILL GENERIC SKILL TRANSFERABLE SKILL STANDART KOMPETENSI PROFESI / BID. KERJA
    23. 23. KURIKULUM BERDASARKAN KOMPETENSI BIDANG KERJA DIRAWAT DIKEMBANGKAN DIRENOVASI DIBONGKAR DIGUNAKAN DIALAMI DINIKMATI DIAPRESIASI DIBANGUN DIRANCANG DI’IDE’KAN MACAM MATA KULIAH MACAM KEMAMPUAN YANG DIBUTUHKAN KAWASAN BIDANG KERJA TAHAPAN REKAYASA B A C PENGETAHUAN KETRAMPILAN SIKAP apa yang diperlukan
    24. 24. USULAN KOMPETENSI DASAR Kemampuan berkonsep, kreatif, inovatif, dan metodik, punya wawasan luas. Cara berfikir 4 Kemampuan untuk belajar sepanjang hayat, punya kepekaan dan pemahaman masalah sosial,budaya, dan global. apresiatif pada etika dan punya tanggung jawab profesi. Sikap 3 Kemampuan mengkomunikasikan pemikirannya dengan baik, dan kemampuan keterlibatan dalam bidangnya secara pribadi maupun kelompok / masyarakat yang lebih luas. Komunikasi 2 Penguasaan prinsip dasar keilmuannya dan kemampuan penerapan serta pengembangannya, dengan menggunakan perangkat yang handal dan teknologi informasi. Bidang ilmu 1 KOMPETENSI GENERIK LULUSAN ( S1 ) DEMENSI NO
    25. 25. CIRI-CIRI KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI <ul><li>Menyatakan kompetensi secara jelas dari proses pembelajaran bidang studinya ; </li></ul><ul><li>Proses pembelajaran memberi bekal kepada tercapainya kompetensi dan berfokus pada mahasiswa; </li></ul><ul><li>Lebih mengutamakan kesatuan penguasaan ranah kognitif, psikomotorik, dan afektif ,secara utuh; </li></ul><ul><li>Proses penilaian hasil belajar lebih ditekankan pada kemampuan untuk mendemonstrasikan kognitif, psikomotorik dan afektif (evaluasi proses & hasil ). </li></ul>
    26. 26. <ul><li>SERANGKAIAN MATA KULIAH </li></ul><ul><li>SILABUS </li></ul><ul><li>PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN ( GBPP - SAP ) </li></ul><ul><li>PROSES EVALUASI ( ASSESSMENT ) </li></ul><ul><li>PENCIPTAAN PROSES PEMBELAJARAN </li></ul><ul><li>SUASANA PEMBELAJARAN </li></ul>KURIKULUM DOKUMEN ( CURRICULUM PLAN ) KEGIATAN NYATA ( ACTUAL CURRICULUM )
    27. 27. SK MENDIKNAS NO 232/U/2000. PENGERTIAN KURIKULUM MENURUT : <ul><li>KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI ADALAH : </li></ul><ul><li>SEPERANGKAT RENCANA DAN PENGATURAN MENGENAI ISI MAUPUN BAHAN KAJIAN DAN PELAJARAN SERTA CARA PENYAMPAIAN DAN PENILAIANNYA YANG DIGUNAKAN SEBAGAI PEDOMAN PENYELENGGARAAN KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI PERGURUAN TINGGI. </li></ul>
    28. 28. SECARA SPESIFIK YANG BERUBAH ADALAH : <ul><li>PERUBAHAN ORIENTASI KURIKULUM </li></ul><ul><li>PERUBAHAN OUTPUT PERGURUAN TINGGI </li></ul><ul><li>SEBAGAI KONSEKUENSINYA DIPERLUKAN PERUBAHAN PEMBELAJARAN . </li></ul>PENEGASAN:
    29. 29.     YANG SELALU BERUBAH <ul><li>JUMLAH MATA KULIAH </li></ul><ul><li>BESARNYA SKS MATA KULIAH </li></ul><ul><li>ISI MATERI MATA KULIAH </li></ul><ul><li>SUSUNAN MATA KULIAH </li></ul><ul><li>NAMA DAN KODE MATA KULIAH </li></ul><ul><li>RUMUSAN TUJUAN PENDIDIKAN </li></ul><ul><li>SARANA PEMBELAJARAN </li></ul><ul><li>BENTUK PEMBELAJARAN </li></ul><ul><li>( BENTUK DAN MACAM TUGAS ) </li></ul><ul><li>( CARA MENILAI / ASSESSMENT ) </li></ul><ul><li>PARADIGMA PENDIDIKAN </li></ul><ul><li>( MENGAJAR / MENDIDIK ) </li></ul><ul><li>( TEACHING / LEARNING ) </li></ul><ul><li>( AKADEMIK / PROFESIONAL ) </li></ul><ul><li>( KEMAPANAN / PERUBAHAN ) </li></ul>YANG SULIT BERUBAH KURIKULUM BARU
    30. 30. PT uji coba evaluasi Pemahaman bersama MENINGKATKAN KUALITAS LULUSAN LEWAT PENERAPAN KBK TUTORIAL Perencanaan
    31. 31. TERIMA KASIH

    ×