Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Etika dan Tata Cara Berlalu Lintas

41,889 views

Published on

Etika dan Tata Cara Berlalu Lintas, Etika Berlalu Lintas, Tata cara Berlalu Lintas

Published in: Education
  • Dating direct: ♥♥♥ http://bit.ly/39pMlLF ♥♥♥
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Follow the link, new dating source: ❶❶❶ http://bit.ly/39pMlLF ❶❶❶
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

Etika dan Tata Cara Berlalu Lintas

  1. 1. Etika = kesopanan = sopan santun Lalu Lintas = gerak pindah orang, barang, benda dari satu tempat ketempat lain ETIKA BERLALU LINTAS = tingkah laku para pemakai jalan dlm melaks Undang2 dan peraturan2 lalu lintas serta norma2 sopan santun antara sesamapemakai jalan
  2. 2. PENYEBAB KECELAKAANPENYEBAB KECELAKAAN
  3. 3. Pasal 105 UU LLAJ NO. 22/2009 Setiap orang yang menggunakan Jalan wajib: a. Berperilaku tertib; dan/atau b. Mencegah hal-hal yang dapat merintangi, membahayakan Keamanan dan Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, atau yang dapat menimbulkan kerusakan Jalan.
  4. 4. ( Pasal 106 UU LLAJ NO. 22/2009 ) (1) WAJIB MENGEMUDIKAN RANMORNYA DGN WAJAR DAN PENUH KONSENTRASI. (2) WAJIB MENGUTAMAKAN KESELAMATAN PEJALAN KAKI DAN PESEPEDA. (3) WAJIB MEMATUHI KETENTUAN TENTANG PERSYARATAN TEKNIS DAN LAIK JALAN. (4) WAJIB MEMATUHI KETENTUAN : A. RAMBU PERINTAH ATAU RAMBU LARANGAN. B. MARKA JALAN. C. ALAT PEMBERI ISYARAT LALU LINTAS. D. GERAKAN LALU LINTAS. E. BERHENTI DAN PARKIR. F. PERINGATAN DENGAN BUNYI DAN SINAR. G. KECEPATAN MAKSIMAL ATAU MINIMAL. Lanjut ……
  5. 5. Lanjutan …. (5) PADA SAAT DIADAKAN PEMERIKSAAN RANMOR DI JALAN, WAJIB : A. STNK DAN STCK. B. SIM C. BUKTI LULUS UJI BERKALA. D. TANDA BUKTI LAIN YG SAH. (6) SETIAP ORG YG MENGEMUDIKAN RANMOR R4 ATAU LEBIH DI JALAN DAN PENUMPANG YG DUDUK DISAMPINGNYA WAJIB MENGENAKAN SABUK PENGAMANAN. (7) SETIAP ORG YG MENGEMUDIKAN SEPEDA MOTOR DAN PENUMPANG SEPEDA MOTOR WAJIB MENGENAKAN HELM YG MEMENUHI STANDAR NASIONAL INDONESIA. (8) SETIAP ORG YG MENGEMUDIKAN SEPEDA MOTOR TANPA KERETA SAMPING DILARANG MEMBAWA PENUMPANG LEBIH DARI 1 (SATU) ORG.
  6. 6. Hal-hal yg perlu di perhatikan Bagi Pengendara Sepeda : a. Harus menempatkan disisi disebelah paling kiri dari kendaraan lainnya b. Tidak dibenarkan berjajar kesamping lebih dari dua sepeda c. Dilarang bergantungan pada kendaraan bermotor yang sedang berjalan. d. Dilarang membawa beban yang melampaui kemampuan atau membahayakan keselamatan pengendara sendiri maupun pemakai jalan lainnya. e. Pada malam hari harus menyalakan lampu. f. Harus selalu mengecek kelengkapan/keadaan sepeda.
  7. 7. ( Pasal 107 UU LLAJ NO. 22/2009 ) (1)PENGEMUDI RANMOR WAJIB MENYALAKAN LAMPU UTAMA RANMOR YG DIGUNAKAN DIJALAN PADA MALAM HARI DAN PD KONDISI TERTENTU (2)PENGEMUDI SEPEDA MOTOR SELAIN MEMATUHI KETENTUAN DIMAKSUD AYAT (1) WAJIB MENYALAKAN UTAMA PD SIANG HARI.
  8. 8. ( Pasal 108 UU LLAJ NO. 22/2009 ) (1) DLM BERLALU LINTAS PENGGUNA JALAN HARUS MENGGUNAKAN JALUR JALAN SEBELAH KIRI. (2) PENGGUNAAN JALUR JALAN SEBELAH KANAN HANYA DAPAT DILAKUKAN JIKA : A. PENGEMUDI BERMAKSUD AKAN MELEWATI KERDARAAN DIDEPANNYA. B. DIPERINTAHKAN OLEH PETUGAS POLRI UTK DIGUNAKAN SEMENTARA SEBAGAI LAJUR KIRI. (3) SEPEDA MOTOR, RANMOR YG KECEPATANNYA LEBIH RENDAH, MOBIL BARANG DAN KENDARAAN TDK BERMOTOR BERADA PADA LAJUR KIRI JALAN. (4) PENGGUNAAN LAJUR SEBELAH KANAN HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI KENDARAAN DENGAN KECEPATAN LEBIH TINGGI, AKAN MEMBELOK KANAN, MENGUBAH ARAH, ATAU MENDAHULUI KENDARAAN LAIN.
  9. 9. -Tidak menggunakan helm - Melawan arus -Tidak menggunakan spion -Tidak menggunakan helm - Melawan arus -Tidak menggunakan spion
  10. 10. ( Pasal 110 UU LLAJ NO. 22/2009 ) (1) PENGEMUDI YANG BERPAPASAN DENGAN KENDARAAN LAIN DARI ARAH BERLAWANAN PADA JALAN DUA ARAH YANG TIDAK DIPISAHKAN SECARA JELAS WAJIB MEMBERIKAN RUANG GERAK YANG CUKUP DI SEBELAH KANAN KENDARAAN . (2) PENGEMUDI SEBAGAIMANA DIMAKSUD PADA AYAT (1) JIKA TERHALANG OLEH SUATU RINTANGAN ATAU PENGGUNA JALAN LAIN DIDEPANNYA WAJIB MENDAHULUKAN KENDARAAN YG DATANG DARI ARAH BERLAWANAN.
  11. 11. ( Pasal 111 UU LLAJ NO. 22/2009 ) PD JALAN YG MENANJAK ATAU MENURUN YG TDK MEMUNGKINKAN BAGI KENDARAAN UTK SALING BERPAPASAN, PENGEMUDI KENDARAAN YG ARAHNYA MENURUN WAJIB MEMBERI KESEMPATAN JALAN KPD KENDARAAN YG MENDAKI.
  12. 12. Pasal 112 ayat (3) UU LLAJ NO. 22/2009 PD PERSIMPANGAN JALAN YG DILENGKAPI ALAT PEMBERI ISYARAT LALU LINTAS, PENGEMUDI KENDARAAN DILARANG LANGSUNG BERBELOK KIRI, KECUALI DITENTUKAN LAIN OLEH RAMBU LALU LINTAS ATAU ALAT PEMBERI ISYARAT LALU LINTAS.
  13. 13. PASAL 113 (1) HURUF C Pada persimpangan yang tidak dikendalikan oleh APIL, pengemudi wajib mengutamakan : “ Kendaraan yang datang dari cabang persimpangan sebelah kirinya apabila cabang persimpangan 4 sama besar “
  14. 14. Pada persimpangan yang tidak dikendalikan oleh APIL, pengemudi wajib mengutamakan : “KENDARAAN YG DATANG DARI ARAH CABANG PERSIMPANGAN YG LURUS PADA PERSIMPANGAN 3 (TIGA) TEGAK LURUS”. ( Pasal 113 (1) HURUF D UU LLAJ NO. 22/2009 )
  15. 15. ( Pasal 113 UU LLAJ NO. 22/2009 ) PD PERSIMPANGAN SEBIDANG YANG TDK DIKENDALIKAN DGN ALAT PEMBERI ISYARAT LALIN, PENGEMUDI WAJIB MEMBERIKAN HAK UTAMA KEPADA : “KENDARAAN DARI JALAN UTAMA JIKA PENGEMUDI TSB DATANG DARI CABANG PERSIMPANGAN YG LEBIH KECIL ATAU DARI PEKARANGAN YG BERBATASAN DGN JALAN”.
  16. 16. ( Pasal 114 UU LLAJ NO. 22/2009 ) PADA PERLINTASAN SEBIDANG ANTARA JALUR KERETA API DAN JALAN, PENGEMUDI KENDARAAN WAJIB : A. BERHENTI KETIKA SINYAL SUDAH BERBUNYI, PALANG PINTU KERETA API SUDAH MULAI DITUTUP, DAN/ATAU ADA ISYARAT LAIN. B. MENDAHULUKAN KERETA API. C. MEMBERIKAN HAK UTAMA KPD KENDARAAN YG LEBIH DAHULU MELINTASI REL.
  17. 17. ( Pasal 132 UU LLAJ NO. 22/2009 ) (1) PEJALAN KAKI WAJIB : A. MENGGUNAKAN BAGIAN JALAN YG DIPERUNTUKKAN BAGI PEJALAN KAKI ATAU JALAN YG PALING TEPI, ATAU B. MENYEBERANG DITEMPAT YG TELAH DITENTUKAN. (2) DALAM HAL TIDAK TERDAPAT TEMPAT PENYEBERANGAN YG DITENTUKAN SEBAGAIMANA DIMAKSUD AYAT (1) HURUF B, PEJALAN KAKI WAJIB MEMPERHATIKAN KESELAMATAN DAN KELANCARAN LALU LINTAS.
  18. 18. “ SETIAP ORANG YANG MENGEMUDIKAN KENDARAAN BERMOTOR DI JALAN WAJIB MEMILIKI SURAT IJIN MENGEMUDI SESUAI DENGAN KENDARAAN BERMOTOR YANG DI KEMUDIKAN “. KEWAJIBAN PENGEMUDI ( Psl. 77 (1) ) JENIS DAN PENGGOLONGAN SIM ( Psl. 80 ) 1. SIM A, UTK MENGEMUDIKAN MOBIL PENUMPANG DAN BARANG PERSEORANGAN DGN JML BERAT YG DIPERBOLEHKAN TDK LEBIH DARI 3.500 KG. 2. SIM B1, UTK MENGEMUDIKAN MOBIL PENUMPANG DAN BARANG PERSEORANGAN DGN JML BERAT YG DIPERBOLEHKAN LEBIH DARI 3.500 KG. 3. SIM BII, UTK MENGEMUDIKAN KEND ALAT BERAT, KEND PENARIK ATAU RANMOR DGN MENARIK KERETA TEMPELAN/GANDENGAN PERSEORANGAN DGN BERAT YG DIPERBOLEHKAN UTK KERETA TEMPELAN/GANDENGAN LEBIH DARI 1.000 KG. 4. SIM C, UTK MENGEMUDIKAN SEPEDA MOTOR. 5. SIM D, BERLAKU UTK MENGEMUDIKAN KENDARAAN KHUSUS BAGI PENYANDANG CACAT.
  19. 19. 1. SYARAT ADMINISTRASI (KTP, ISI FORMULIR, RUMUSAN SIDIK JARI) 2. SYARAT KESEHATAN (SEHAT JASMANI DGN SURAT KET DOKTER DAN SEHAT ROHANI DGN SURAT LULUS TES PSIKOLOGIS) 3. SYARAT LULUS UJIAN TEORI, PRAKTEK DAN SIMULATOR 4. SYARAT BATAS USIA : a. SIM C.A.D Minimal 17 Tahun b.SIM BI Minimal 20 Tahun c. SIM BII Minimal 21 Tahun d. SIM A Umum Minimal 20 Tahun e. SIM BI Umum Minimal 22 Tahun f. SIM BII Umum Minimal 23 Tahun ( Psl. 81 & 83 UU LLAJ NO. 22/2009)
  20. 20. ( Pasal 134 UU LLAJ NO. 22/2009 ) PENGGUNA JALAN YANG MEMPEROLEH HAK UTAMA UTK DIDAHULUKAN SESUAI DENGAN URUTAN BERIKUT : A. KENDARAAN PEMADAM KEBAKARAN YG SEDANG MELAKS TUGAS. B. AMBULANS YG MENGANGKUT ORANG SAKIT. C. KENDARAAN UTK MEMBERIKAN PERTOLONGAN PADA KECELAKAAN LALU LINTAS. D. KENDARAAN PIMPINAN LEMBAGA NEGARA RI. E. KENDARAAN PIMPINAN DAN PEJABAT NEGARA ASING SERTA LEMBAGA INTERNASIONAL YG MENJADI TAMU NEGARA. F. IRING-IRINGAN PENGANTAR JENASAH. G. KONVOI DAN/ATAU KENDARAAN UTK KEPENTINGAN TERTENTU MENURUT PERTIMBANGAN PETUGAS POLRI.
  21. 21. ( Pasal 231 UU LLAJ NO. 22/2009 ) (1) PENGEMUDI RANMOR YG TERLIBAT LAKA LANTAS, WAJIB : A. MENGHENTIKAN KENDARAAN YG DIKEMUDIKANNYA. B. MEMBERIKAN PERTOLONGAN KPD KORBAN. C. MELAPORKAN KECELAKAAN KPD POLRI TERDEKAT. D. MEMBERIKAN KETERANGAN YG TERKAIT DGN KEJADIAN KECELAKAAN (2) PENGEMUDI RANMOR YG KARENA KEADAAN MEMAKSA TDK DPT MELAKS KETENTUAN SEBAGAIMANA DIMAKSUD PD AYAT (1) HURUF A DAN B, SEGERA MELAPORKAN DIRI KPD POLRI TERDEKAT.
  22. 22. ( Pasal 280 UU LLAJ NO. 22/2009 ) SETIAP ORG YG MENGEMUDIKAN RANMOR DIJALAN YG TDK DIPASANGI TANDA NOMOR KENDARAAN BERMOTOR (TNKB) YG DITETAPKAN OLEH POLRI SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM PSL 68 AYAT (1) DIPIDANA DENGAN PIDANA KURUNGAN PALING LAMA 2 (DUA) BULAN ATAU DENDA PALING BANYAK Rp 500.000,- (LIMA RATUS RIBU RUPIAH). ( Pasal 281 UU LLAJ NO. 22/2009 ) SETIAP ORG YG MENGEMUDIKAN RANMOR DIJALAN YG TDK MEMILIKI SURAT IJIN MENGEMUDI (SIM) SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM PSL 77 AYAT (1) DIPIDANA DENGAN PIDANA KURUNGAN PALING LAMA 4 (EMPAT) BULAN ATAU DENDA PALING BANYAK Rp 1.000.000,- (SATU JUTA RUPIAH).
  23. 23. Pasal 285 AYAT (1) UU LLAJ NO. 22/2009 SETIAP ORG YG MENGENDARAI SEPEDA MOTOR DIJALAN YG TDK MEMENUHI PERSYARATAN TEKNIS DAN LAIK JALAN YG MELIPUTI KACA SPION, KLAKSON, LAMPU UTAMA, LAMPU REM, LAMPU PENUNJUK ARAH, ALAT PEMANTUL CAHAYA, ALAT PENGUKUR KECEPATAN, KNALPOT, DAN KEDALAMAN ALUR BAN SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM PSL 106 AYAT (3) JO. PSL 48 AYAT (2) DAN AYAT (3) DIPIDANA DENGAN PIDANA KURUNGAN PALING LAMA 1 (SATU) BULAN ATAU DENDA PALING BANYAK Rp 250.000,- (DUA RATUS LIMA PULUH RIBU RUPIAH).
  24. 24. ( PASAL 287 UU LLAJ NO. 22/2009 ) (1) SETIAP ORG YG MENGEMUDIKAN RANMOR DIJALAN YG MELANGGAR ATURAN PERINTAH ATAU LARANGAN YG DINYATAKAN DENGAN RAMBU LALU LINTAS DAN MARKA JALAN SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM PSL 106 AYAT (4) HURUF a DIPIDANA DENGAN PIDANA KURUNGAN PALING LAMA 2 (DUA ) BULAN ATAU DENDA PALING BANYAK Rp 500.000,- (LIMA RATUS RIBU RUPIAH). (2) SETIAP ORG YG MENGEMUDIKAN RANMOR DIJALAN YG MELANGGAR ATURAN PERINTAH ATAU LARANGAN YG DINYATAKAN DENGAN ALAT PEMBERI ISYARAT LALU LINTAS SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM PSL 106 AYAT (4) HURUF b DIPIDANA DENGAN PIDANA KURUNGAN PALING LAMA 2 (DUA ) BULAN ATAU DENDA PALING BANYAK Rp 500.000,- (LIMA RATUS RIBU RUPIAH).
  25. 25. Pasal 288 AYAT (1) UU LLAJ NO. 22/2009 SETIAP ORG YG MENGEMUDIKAN RANMOR DIJALAN YG TDK DAPAT MENUNJUKKAN SURAT IJIN MENGEMUDI YG SAH SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM PSL 106 AYAT (5) HURUF b DIPIDANA DENGAN PIDANA KURUNGAN PALING LAMA 1 (SATU) BULAN ATAU DENDA PALING BANYAK Rp 250.000,- (DUA RATUS LIMA PULUH RIBU RUPIAH).
  26. 26. Pasal 291 AYAT (1) UU LLAJ NO. 22/2009 SETIAP ORG YG MENGENDARAI SEPEDA MOTOR TDK MENGENAKAN HELM STANDAR NASIONAL INDONESIA SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM PSL 106 AYAT (8) DIPIDANA DENGAN PIDANA KURUNGAN PALING LAMA 1 (SATU) BULAN ATAU DENDA PALING BANYAK Rp 250.000,- (DUA RATUS LIMA PULUH RIBU RUPIAH). Pasal 291 AYAT (2) UU LLAJ NO. 22/2009 SETIAP ORG YG MENGEMUDIKAN SEPEDA MOTOR DIJALAN YANG MEMBEIARKAN PENUMPANGNYA TIDAK MENGENAKAN HELM SEBAGAIMANA DIMAKSUD DLM PASAL 106 AYAT (8) DIPIDANA DGN PIDANA KURUNGAN PALING LAMA 1 ( satu) BULAN ATAU DENDA PALING BANYAK Rp. 250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah ) DIT LANTAS POLDA JABARDIT LANTAS POLDA JABAR
  27. 27. Pasal 297 UU LLAJ NO. 22/2009 SETIAP ORG YG MENGEMUDIKAN KENDARAAN BERMOTOR BERBALAPAN DI JALAN SEBAGAIMANA DIMAKSUD DLM PSL 115 HURUF b DI PIDANA DGN PIDANA KURUNGAN PALING LAMA 1 ( satu ) TAHUN ATAU DENDA PALING BANYAK Rp. 3.000.000,00 ( Tiga Juta Rupiah ) Pasal 293 AYAT (1) UU LLAJ NO. 22/2009 SETIAP ORG YG MENGEMUDIKAN SEPEDA MOTOR DIJALAN TANPA MENYALAKAN LAMPU UTAMA PADA SIANG HARI SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM PSL 107 AYAT (2) DIPIDANA DENGAN PIDANA KURUNGAN PALING LAMA 15 (LIMA BELAS) HARI ATAU DENDA PALING BANYAK Rp 100.000,- (SERATUS RIBU RUPIAH). DIT LANTAS POLDA SUMSELDIT LANTAS POLDA SUMSEL
  28. 28. CONTOH PELANGGARAN LALU LINTASCONTOH PELANGGARAN LALU LINTAS
  29. 29. NO PSL TINDAK PIDANA PIDANA DENDA 1 273(1) TIDAK DGN SEGERA & PATUT PERBAIKI JLN RUSAK AKIBATKAN LAKA LANTAS (LUKA RINGAN) 6 bln 12 jt 2 273(2) AKIBATKAN LUKA BERAT 1 thn 24 jt 3 273(3) AKIBATKAN MENINGGAL DUNIA 5 thn 120 jt 4 273(4) TDK MEMBERI TANDA / RAMBU PD JLN YG RUSAK 6 bln 1,5 jt 5 274 GUNAKAN JALAN DGN CARA YG DPT RINTANGI, BAHAYAKAN LANTAS / YG DPT TIMBULKAN KERUSAKAN JALAN 2 bln 500 ribu 6 275(1) LAKUKAN PERBUATAN YG AKIBATKAN GANGGUAN FUNGSI RAMBU LANTAS, MARKA, DLL 1 bln 250 ribu 7 275(2) MERUSAK RAMBU LANTAS, MARKA JALAN, DLL SHG TIDAK BERFUNGSI 2 thn 50 jt 8 276 MENGEMUDIKAN KENDARAAN BERMOTOR UMUM DALAM TRAYEK TIDAK SINGGAH DI TERMINAL 1 bln 250 ribu 9 277 MASUKKAN RANMOR, KERETA GANDENGAN, & KERETA TEMPELAN, BUAT, RAKIT, TIDAK PENUHI KEWAJIBAN UJI TIPE 1 thn 24 jt 10 278 KEMUDIKAN RANMOR R4/ LEBIH TIDAK DILENGKAPI PERLENGKAPAN BERUPA BAN CADANGAN DLL & P3K 1 bln 250 ribu DIREKTORAT LALU LINTAS POLDA JABAR
  30. 30. DIREKTORAT LALU LINTAS POLDA JABAR NO PSL TENTANG PIDANA DENDA 11 279 KEMUDIKAN RANMOR YANG DIPASANGI PERLENGKAPAN YG DPT MENGGANGGU KESELAMATAN BERLALU LINTAS 2 bln 500 ribu 12 280 KEMUDIKAN RANMOR TIDAK DIPASANGI TANDA NOMOR DITETAPKAN POLRI 2 bln 500 ribu 13 281 KEMUDIKAN RANMOR YG TDK MILIKI SIM 4 bln 1 jt 14 282 PENGGUNA JALAN TIDAK PATUHI PERINTAH YG DIBERIKAN PETUGAS POLRI 1 bln 250 ribu 15 283 KEMUDIKAN RANMOR SECARA TDK WAJAR & LAKUKAN KEG LAIN / DIPENGARUHI SUATU KEADAAN YG AKIBATKAN GANGGUAN KONSENTRASI DLM MENGEMUDI DI JALAN 3 bln 750 ribu 16 284 KEMUDIKAN RANMOR TDK UTAMAKAN KESELAMATAN PEJALAN KAKI ATAU PESEPEDA 2 bln 500 ribu 17 285(1) KENDARAI SPD MOTOR TIDAK PENUHI PERSYARATAN TEKNIS & LAIK JALAN YG LIPUTI KACA SPION, KLAKSON DLL 1 bln 250 ribu 18 285(2) KEMUDIKAN RANMOR R4/ LEBIH DI TIDAK PENUHI SYARAT TEKNIS YG LIPUTI KACA SPION, KLAKSON DLL 2 bln 500 ribu 19 286 KEMUDIKAN RANMOR R4/ LEBIH TIDAK PENUHI PERSYARATAN LAIK JALAN 2 bln 500 ribu
  31. 31. DIREKTORAT LALU LINTAS POLDA JABAR NO PSL TENTANG PIDANA DENDA 20 287(1) KEMUDIKAN RANMOR MELANGGAR RAMBU LANTAS & MARKA JALAN 2 bln 500 ribu 21 287(2) KEMUDIKAN RANMOR MELANGGAR ALAT PEMBERI ISYARAT LALU LINTAS 2 bln 500 ribu 22 287(3) KEMUDIKAN RANMOR LANGGAR ATURAN GERAKAN LANTAS, TATA CARA BERHENTI DAN PARKIR 1 bln 250 ribu 23 287(4) KEMUDIKAN RANMOR MELANGGAR KETENTUAN PENGGUNAAN /HAK UTAMA BG KENDARAAN YG GUNAKAN ALAT PERINGATAN DGN BUNYI & SINAR 1 bln 250 ribu 24 287(5) KEMUDIKAN RANMOR YG LANGGAR ATURAN BATAS KECEPATAN PALING TINGGI /PALING RENDAH 2 bln 500 ribu 25 287(6) KEMUDIKAN RANMOR LANGGAR ATURAN TATA CARA PENGGANDENGAN & PENEMPELAN DGN KENDARAAN LAIN 1 bln 250 ribu 26 288(1) KEMUDIKAN RANMOR TIDAK DILENGKAPI STNK BERMOTOR, /SURAT TANDA COBA YG DITETAPKAN POLRI 2 bln 500 ribu 27 288(2) KEMUDIKAN RANMOR TDK DPT TUNJUKKAN SIM 1 bln 250 ribu 28 288(3) KEMUDIKAN MOBIL PNMPANG UMUM, BUS, BARANG, KERETA GANDENGAN & TEMPELAN TDK DILENGKAPI SURAT KET UJI BERKALA & TANDA LULUS UJI BERKALA 2 bln 500 ribu 29 289 KEMUDIKAN RANMOR/ PENUMPANG YG DUDUK DI SAMPING TDK KENAKAN SABUK KESELAMATAN 1 bln 250 ribu
  32. 32. NO PSL TENTANG PIDANA DENDA 30 290 KEMUDIKAN & MENUMPANG RANMOR TDK KENAKAN SABUK KESELAMATAN & KENAKAN HELM 1 bln 250 ribu 31 291(1) KENDARAI SPD MOTOR TDK KENAKAN HELM STANDAR NASIONAL 1 bln 250 ribu 32 291(2) KENDARAI SPD MOTOR BIARKAN PENUMPANGNYA TDK KENAKAN HELM 1 bln 250 ribu 33 292 KENDARAI SPD MOTOR TANPA KERETA SAMPING YG ANGKUT PENUMPANG LEBIH DR 1 ORANG 1 bln 250 ribu 34 293(1) KEMUDIKAN RANMOR TANPA NYALAKAN LAMPU UTAMA PD MALAM HARI & KONDISI TERTENTU 1 bln 250 ribu 35 293(2) KENDARAI SPD MOTOR TANPA NYALAKAN LAMPU UTAMA PD SIANG HARI 15 hari 100 ribu 36 294 KEMUDIKAN RAMOR YG AKAN BELOK/ BALIK ARAH, TANPA BERI ISYARAT DGN LAMPU ATAU TANGAN 1 bln 250 ribu 37 295 KEMUDIKAN RANMOR YG AKAN PINDAH LAJUR /BERGERAK KE SAMPING TANPA BERI ISYARAT 1 bln 250 ribu 38 296 KEMUDIKAN RANMOR PD PERLINTASAN ANT KA & JLN YG TDK BERHENTI KETIKA SINYAL SUDAH BERBUNYI, PALANG PINTU KA MULAI DITUTUP, 3 bln 750 ribu 39 297 KEMUDIKAN RANMOR BERBALAPAN DI JALAN 1 thn 3 jt DIREKTORAT LALU LINTAS POLDA JABAR
  33. 33. DIREKTORAT LALU LINTAS POLDA JABAR NO PSL TENTANG PIDANA DENDA 40 298 KEMUDIKAN RANMOR TDK PASANG SEGITIGA PENGAMAN, LAMPU ISYARAT PERINGATAN BAHAYA ATAU ISYARAT LAIN PD SAAT BERHENTI/ PARKIR DARURAT 2 bln 500 ribu 41 299 KENDARAI KENDARAAN TDK BERMOTOR BERPEGANG PD RANMOR UTK DITARIK, ATAU MENARIK BENDA 15 hari 100 ribu 42 300 TDK GUNAKAN LAJUR YG TELAH DITENTUKAN/ LAJUR KIRI; TDK HENTIKAN KENDARAAN SELAMA NAIKKAN PENUMPANG; TDK TUTUP KENDARAAN SLEMA BERJALAN 1 bln 250 ribu 43 301 KENDARAI RANMOR ANGKUTAN BARANG YG TDK GUNAKAN KELAS JALAN 1 bln 250 ribu 44 302 KEMUDIKAN RANMOR UMUM BERHENTI SELAIN DI TEMPAT YG TENTUKAN, NGETEM, TURUNKAN PENUMPANG SELAIN DI TEMPAT PEMBERHENTIAN 1 bln 250 ribu 45 303 KEMUDIKAN MOBIL BARANG UTK ANGKUT ORANG 1 bln 250 ribu 46 304 KEMUDIKAN KENDARAAN ANGKUTAN ORANG DGN TUJUAN TERTENTU YG MENAIKKAN/ TURUNKAN PENUMPANG LAIN DI SEPANJANG PERJALANAN 1 bln 250 ribu 47 305 KEMUDIKAN RANMOR YG ANGKUT BARANG KHUSUS YG TDK PENUHI KETENTUAN 2 bln 500 ribu 48 306 KEMUDIKAN RANMOR ANGKUTAN UMUM BARANG YG TDK PATUHI TATA CARA MUATAN, DAYA ANGKUT & DIMENSI KENDARAAN 2 bln 500 ribu
  34. 34. NO PSL TENTANG PIDANA DENDA 49 307 KEMUDIKAN KENDARAAN ANGKUTAN BARANG YG TIDAK DIMUATI SURAT MUATAN DOKUMEN PERJALANAN 1 bln 250 ribu 50 308 ORANG YG KEMUDIKAN RANMOR YG TIDAK MILIKI IZIN: A. ANGKUTAN ORANG DLM TRAYEK B. ANGKUTAN ORANG TIDAK DLM TRAYEK C. ANGKUTAN BARANG KHUSUS & ALAT BERAT D. MENYIMPANG DR IZIN 2 bln 500 ribu 51 309 TDK ASURANSIKAN TGG JAWABNYA UTK GANTI RUGI PENUMPANG, BARANG, PIHAK KETIGA 6 bln 1,5 Jt 52 310(1) KEMUDIKAN RANMOR LALAI AKIBATKAN LAKA LANTAS DGN KERUSAKAN KENDARAAN/ BARANG 6 bln 1 Jt 53 310(2) AKIBATKAN KORBAN LUKA RINGAN & RUSAK KENDARAAN/ BRG 1 th 2 Jt 54 310(3) AKIBATKAN KORBAN LUKA BERA 5 th 10 Jt 55 310(4) AKIBATKAN ORANG MATI 6 th 12 Jt 56 311(1) SENGAJA KEMUDIKAN RANMOR DGN CARA/ KEADAAN YG BAHAYAKAN BAGI NYAWA/ BARANG 1 th 3 Jt 57 311(2) DLM HAL AKIBATKAN KERUSAKAN KENDARAAN/BARANG 2 th 4 jt 58 311(3) AKIBATKAN KORBAN LUKA RINGAN/ KENDARAAN 4 th 8 jt 59 311(4) AKIBATKAN KORBAN LUKA BERAT 10 th 20 jt 60 311(5) AKIBATKAN ORANG MATI 12 th 24 jt DIREKTORAT LALU LINTAS POLDA JABAR
  35. 35. NO PSL TENTANG PIDANA DENDA 61 312 KEMUDIKAN RANMOR YG TERLIBAT LAKA LANTAS & SENGAJA TDK HENTIKAN KENDARAAN TDK BERI PERTOLONGAN/ TDK LAPOR 3 th 75 Jt 62 313 TDK ASURANSIKAN WAK KENDARAAN & PENUMPANG 6 bln 1,5 Jt  PASAL 314: SELAIN PIDANA PENJARA, KURUNGAN, DENDA, PELAKU TP. LANTAS DPT DIJATUHI PIDANA TAMBAHAN BERUPA PENCABUTAN SIM/ GANTI KERUGIAN.  PASAL 315: TP. OLEH PERSH ANGKUTAN UMUM, PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA DIKENAKAN THD PERRS ANGKUTAN UMUM DAN/ATAU PENGURUSNYA & DIJATUHKAN PULA PIDANA DENDA PALING BANYAK DIKALIKAN 3 DR PIDANA DENDA DAN DIJATUHI PIDANA TAMBAHAN PEMBEKUAN SEMENTARA/ PENCABUTAN IZIN TRAYEK ATAU IZIN OPERASI BAGI KENDARAAN YANG DIGUNAKAN.  PASAL 316  KETENTUAN PASAL 274, 275 (1), 276, 278, 279, 280, 281, 282, 283, 284, 285, 286, 287, 288, 289, 290, 291, 292, 293, 294, 295, 296, 297, 298, 299, 300, 301, 302, 303, 304, 305, 306, 307, 308, 309, DAN 313 : PELANGGARAN.  KETENTUAN PASAL 273, 275 (2), 277, 310, 311, dan 312 : KEJAHATAN.  PASAL 317: DALAM HAL NILAI TUKAR MATA UANG RUPIAH MENGALAMI PENURUNAN, BESARAN NILAI DENDA DAPAT DITETAPKAN DENGAN PP. DIREKTORAT LALU LINTAS POLDA JABAR
  36. 36. KETERANGAN SINGKAT TENTANG RAMBU-RAMBU LALU LINTAS
  37. 37. KET : 1. Tikungan ke kiri 9. Jalan tdk datar, bergelombang 16. Persimpangan tiga sisi kiri 2. Tikungan tajam ke kanan atau berbukit-bukit 17. Persimpangan tiga serong kanan 3. Tikungan ganda, tikungan pertama kekiri 10. Jalan cembung atau jembatan 18. Persimpangan tiga type T 4. Banyak tikungan, atau urutan beberapa cembung 19. Persimpangan empat dgn prioritas tikungan,tikungan pertama ke kanan 11. Jalan cekung 20. Persimpangan tiga sisi kanan dgn 5. Turunan 12. Jalan licin prioritas 6. Tanjakan 13. Lampu pengatur Lalu Lintas 21. Persimpangan bundaran dgn prioritas 7. Penyempitan di kiri dan kanan jalan 14. Hati – hati 22. Persilangan datar dgn lintasan KA 8. Jembatan atau penyempitan di jembatan 15. Persimpangan empat tanpa pintu 23. Persilangan datar dgn lintasan KA berpintu 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23
  38. 38. KET : 1. Dilarang berjalan terus,wajib berhenti sesaat 5. Larangan masuk bagi semua kend 10.Larangan berbelok kekiri bagi ranmor dan meneruskan perjalanan setelah mendapat bermotor maupun tdk bermotor maupun tdk bermotor utk masuk jln kepastian aman dari Lalu lintas arah lainnya 6. Larangan masuk bagi ranmor R-4 simpangan atau berpindah jalur yg 2. Dilarang berjalan terus apabila mengakibatkan atau lebih searah Lalu Lintas rintangan/hambatan/gangguan bagi lalu lintas 7. Larangan masuk bagi ranmor R-2 11.Larangan berbelok kekanan bagi ranmor dari arah lain yg wajib didahulukan 8. Larangan berhenti s/d jarak 15 m maupun tdk bermotor utk masuk jln 3. Dilarang berjalan terus pada persilangan dari tempat pemasangan rambu simpangan atau berpindah jalur yg sebidang lintasan KA jalur tunggal, wajib menurut arah arus LL, kecuali searah Lalu Lintas berhenti sesaat utk mendapat kepastian aman dinyatakan lain dgn papan tambahan 12.Larangan berbalik arah bagi ranmor 4. Dilarang berjalan terus pada persilangan 9. Larangan parkir s/d jarak 15 m maupun tdk bermotor sebidang lintasan KA jalur ganda, wajib dari tempat pemasangan rambu 13. Larangan mendahului kend lain yg berhenti sesaat utk mendapat kepastian aman menurut arah arus LL, kecuali berjalan di depan dinyatakan lain dgn papan tambahan 14.Larangan kecepatan kend lebih dari dari 40 km per jam
  39. 39. KET : 1. Batas akhir kecepatan maksimum 40 km/jam 2. Batas akhir larangan mendahului kendaraan lain 3. Batas akhir semua larangan setempat terhadap kendaraan bergerak 4. Wajib mengikuti arah ke kiri 5. Lajur atau bagian jalan yang wajib dilewati 6. Wajib mengikuti arah yang ditentukan pada bundaran 1 2 3 64 5
  40. 40. KET : 1. Rambu pendahulu petunjuk jurusan pada persimpangan di depan 2. Rambu petunjuk jurusan ke Surabaya dengan jarak 10 km 3. Masuk batas wilayah kota Kediri 4. Keluar batas wilayah kota Kediri 5. Rumah Sakit 6. Jalan satu arah lurus, untuk mempertegas arti dapat digunakan papan tambahan dibawahnya dengan tulisan “ SATU ARAH ” 7. Jalan satu arah 8. Jalan Tol 9. Batas akhir jalan Tol 10. Pompa bahan bakar / SPBU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
  41. 41. Ran A dilarang belok kanan ke Jl.P, Ran A boleh putar balik ke Jl. Q
  42. 42. Ran A dilarang putar balik ke Jl. QRan A boleh belok kanan ke Jl. P
  43. 43. Ran A dilarang ke Jl. P dan dilarang putar balik ke Jl. Q
  44. 44. Truck / Bus dilarang putar balik
  45. 45. Ran A hrs belok kiri jam 06.00 – 24.00
  46. 46.  Countdown Timer = Penghitung waktu pd traffic light  Traffic Light = Alat Pemberi Isyarat LL (APILL)  U - Turn = Putar balik bentuk U Rumble Stripe = Pita penggaduh  ZOSS = Zona Selamat Sekolah  Speed Trap = Alat pembatas kecepatan
  47. 47. 1 5
  48. 48. M O T T O PENGEMUDIM O T T O PENGEMUDI (S . A . D . A . R) :(S . A . D . A . R) : • Sabar, Sopan dan Solider dalam berlalu lintasSabar, Sopan dan Solider dalam berlalu lintas • Awas ! Waspada dan berhati – hati dalam berlalu lintasAwas ! Waspada dan berhati – hati dalam berlalu lintas • Disiplin ! Taat pada Undang – Undang dan aturan lalu lintasDisiplin ! Taat pada Undang – Undang dan aturan lalu lintas • Antri ! Tidak menyerobot / menyalip saat arus lalu lintas macetAntri ! Tidak menyerobot / menyalip saat arus lalu lintas macet • Rawat diri dan kendaraan, agar tetap laik jalanRawat diri dan kendaraan, agar tetap laik jalan dan selalu siap pakaidan selalu siap pakai
  49. 49. Ini antara lain perlengkapan keselamatanIni antara lain perlengkapan keselamatan Yg hrs dimiliki pengendarYg hrs dimiliki pengendaraa
  50. 50. Celana Jaket dan Celana Pelindung
  51. 51. Kompetensi Teknik Mengemudi Kendaraan Bermotor

×