Silogisme kategoris (9)

7,251 views

Published on

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
7,251
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
216
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • ----- Meeting Notes (7/26/12 11:23) ----- 210110100376 andi setiadi (B) 210110100240 Aldino (B) 210110080191 Gilang (B)
  • Kls B: Samudra 110085 & Clarissa 110123
  • ----- Meeting Notes (11/27/12 09:14) ----- Clarissa 110123 ----- Meeting Notes (12/6/12 15:23) ----- 210110060367 Bayu Taruna KLS:A 110039 Bagus
  • ----- Meeting Notes (11/27/12 09:14) ----- Samudra 110085 Kelas C 110205 Liana & 110280 Hikamul
  • Silogisme kategoris (9)

    1. 1. think again!think again! Penyimpulan (Inference):Penyimpulan (Inference): Silogisme KategorisSilogisme Kategoris Dasar-dasar Logika Kuliah 9
    2. 2. think again!think again! Penyimpulan/PemikiranPenyimpulan/Pemikiran  Pemikiran: aksi melalui mana pikiran mendapatkan pengertian baru dengan perantara hal yang sudah diketahui  Ada dua jenis pemikiran /penyimpulan:  Langsung: cara bergerak dari satu proposisi ke proposisi lain tanpa bantuan proposisi ketiga  Tak langsung: memerlukan bantuan proposisi ketiga
    3. 3. think again!think again! PenyimpulanPenyimpulan  Penyimpulan tak langsung dapat di bagi menjadi:  Pemikiran deduktif (silogisme deduktif): sifat kesimpulannya 100% pasti  Pemikiran Induktif (Induksi) : sifat kepastian kesimpulan ini tidak pernah 100% pasti  Konversi kemungkinan (argumen kumulatif): dari khusus-ke-khusus
    4. 4. think again!think again! Penyimpulan LangsungPenyimpulan Langsung  Oposisi: terdapat antara dua proposisi yang mempunyai term-term yang sama, tetapi berbeda dalam kuantitas dan/atau kualitasnya.  Oposisi kontradiktoris, kontraris, subkontraris, subalterna
    5. 5. think again!think again! Penyimpulan LangsungPenyimpulan Langsung  Konversi: menukar subjek dengan predikat suatu proposisi tanpa merubah kebenarannya  Hanya berlaku untuk proposisi E dan I jika dan hanya jika proposisi awalnya bernilai benar  Buatlah contoh konversi untuk proposisi E dan I
    6. 6. think again!think again! Penyimpulan LangsungPenyimpulan Langsung  Obversi: mengganti predikat dengan komplemennya atau membalik kualitas dari suatu proposisi tanpa merubah arti  Berlaku untuk semua bentuk proposisi  Buatlah dua contoh obversi dari proposisi A dan O
    7. 7. think again!think again! Penyimpulan LangsungPenyimpulan Langsung  Kontraposisi: menukar posisi subjek dan predikat dengan mengganti kualitas subjek dan predikat tersebut.  Kontraposisi hanya berlaku untuk proposisi A dan O  Buatlah contoh dari kontraposisi
    8. 8. think again!think again! Penyimpulan LangsungPenyimpulan Langsung  A proposition: All S are P.  Obverse No S are non-P.  Contrapositive All non-P are non-S.  E proposition: No S are P.  Converse No P are S.  Obverse All S are non-P.  I proposition: Some S are P.  Converse Some P are S.  Obverse Some S are not non-P.  O proposition: Some S are not P.  Obverse Some S are non-P.  Contrapositive Some non-P are not non-S
    9. 9. think again!think again! SilogismeSilogisme  Silogisme adalah penyimpulan tak langsung yang berbentuk deduktif  Ada dua bentuk silogisme:  Silogisme kategoris: kita menyelidiki identitas atau diversitas dua konsep objektif dengan membandingkannya dengan konsep ketiga secara berturut-turut  Silogisme hipotetis: premis mayornya adalah proposisi hipotetis dan premis minornya mengakui atau menolak salah satu bagian dari premis mayor
    10. 10. think again!think again! Silogisme KategorisSilogisme Kategoris  Silogisme dapat membantu menunjukkan jalan atau tahapan penalaran.  IPDN harus dibubarkan karena melestarikan budaya kekerasan  Kesimpulan: IPDN  harus dibubarkan (SP)  Argumen: melestarikan budaya kekerasan (M)  Silogisme:  Yang melestarikan budaya kekerasan  harus dibubarkan (MP)  IPDN  melestarikan budaya kekerasan (SM)  Jadi IPDN  harus dibubarkan (SP)
    11. 11. think again!think again! Materi SilogismeMateri Silogisme  Materi:  Term minor (term subjek) [S]  Term Mayor (term predikat) [P]  Terminus medius (term perantara) [M]  Premis mayor: proposisi yang berisi hubungan antara term mayor dan terminus medius  Premis minor: proposisi yang berisi hubungan antara term minor dan terminus medius.  Kesimpulan dari silogisme disebut dengan consequent.
    12. 12. think again!think again! Nilai SimpulanNilai Simpulan  Simpulan silogisme dapat bernilai:  Valid dan benar Semua sekolah harus menaati UU Sisdiknas IPDN adalah sekolah IPDN harus menaati UU Sisdiknas  Valid tapi salah/palsu Banyak menghapal, banyak lupa Belajar adalah menghapal Banyak belajar, banyak lupa
    13. 13. think again!think again! Nilai SimpulanNilai Simpulan  Tidak valid tapi benar Semua manusia pasti akan mati Semua manusia pernah hidup Semua yang pernah hidup pasti akan mati  Tidak valid dan salah/palsu Laptop diperlukan anggota DPR Anggaran negara ditetapkan oleh anggota DPR Laptop perlu dibeli dengan anggaran negara
    14. 14. think again!think again! Hukum Silogisme KategorisHukum Silogisme Kategoris  6 hukum silogisme kategoris untuk penyimpulan yang korek/valid  there must be exactly three unambiguous categorical terms  the middle term must be distributed in at least one premise  any term distributed in the conclusion must also be distributed in its premise  at least one premise must be affirmative  if either premise is negative, the conclusion must also be negative  if both premises are universal, then the conclusion must also be universal
    15. 15. think again!think again! Corak & Bentuk SilogismeCorak & Bentuk Silogisme  Corak dan Bentuk silogisme disusun dari:  Corak proposisi-proposisi yang menyusun silogisme [A,E,I,O]  Bentuk hubungan antara term-term di dalam silogisme M P S M Bentuk 1 P M S M Bentuk 2 M P M S Bentuk 3 P M M S Bentuk 4
    16. 16. think again!think again! Corak & Bentuk SilogismeCorak & Bentuk Silogisme  Contoh  Semua manusia pasti akan mati [A]  Semua mahasiswa Fikom adalah manusia [A]  Semua mahasiswa Fikom pasti akan mati [A]  Bentuk silogisme ini :  Jadi silogisme ini adalah silogisme AAA-1 atau bArbArA M P S M Bentuk 1
    17. 17. think again!think again! Corak & Bentuk SilogismeCorak & Bentuk Silogisme  Aturan dalam bentuk 1  Premis minor harus afirmatif  Premis mayor universal  Corak dalam bentuk 1 yang valid: 1. AAA-1 [bArbArA] 2. AAI-1 [bArbArI] 3. EAE-1 [cElArEnt] 4. EAO-1 [cElArOnt] 5. AII-1 [dArII] 6. EIO-1 [fErIO] M P S M Bentuk 1
    18. 18. think again!think again! Corak & Bentuk SilogismeCorak & Bentuk Silogisme  Aturan dalam bentuk 2  Salah satu premis harus negatif  Premis mayor universal  Corak dalam bentuk 2 yang valid: 1. EAE-2 [cEcArE] 2. EAO-2 [cEsArO] 3. AEE-2 [cAmEstrEs] 4. AEO-2 [cAmEstrOp] 5. EIO-2 [fEstInO] 6. AOO-2 [bArOcO] P M S M Bentuk 2
    19. 19. think again!think again! Corak & Bentuk SilogismeCorak & Bentuk Silogisme  Aturan dalam bentuk 3  Premis minor afirmatif  Kesimpulan partikular  Corak dalam bentuk 3 yang valid: 1. AAI-3 [dArAptI] 2. AII-3 [dAtIsI] 3. IAI-3 [dIsAmIs] 4. EAO-3 [fElAptOn] 5. EIO-3 [fErIsOn] 6. OAO-3 [bOcArdO] M P M S Bentuk 3
    20. 20. think again!think again! Corak & Bentuk SilogismeCorak & Bentuk Silogisme  Aturan dalam bentuk 4  Jika premis mayor afirmatif, premis minor universal  Jika premis minor afirmatif, kesimpulan partikular  Jika salah satu premis negatif, premis mayor universal  Corak dalam bentuk 4 yang valid: 1. AAI-4 [brAmAntIp] 2. AEE-4 [cAmEnEs] 3. IAI-4 [dImArIs] 4. EAO-4 [fEsApO] 5. EIO-4 [frEsIsOn] 6. AE0-4 [cAmEnOp] P M M S Bentuk 4

    ×