Successfully reported this slideshow.
BAB II                               LANDASAN TEORI2.1 Konsep Dasar Sistem2.1.1   Pengertian Sistem        Sistem merupaka...
a. Komponen Sistem (component)   Sebuah sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling   berinteraksi. Yang artinya sal...
komponen       untuk memastikan sistem menghasilkan   keluaran yang tepat.3) Komponen Sistem Informasi   Sumber Daya Manus...
b. Batas Sistem (boundary)   Daerah yang membatasi suatu sistem dengan sistem lain atau   dengan lingkungan luarnya. Batas...
(signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukan   supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Signal input ada...
h. Sasaran Sistem (objective) atau Tujuan Sistem (goal)               “Hasil yang ingin dicapai dalam perancangan sistem. ...
mesin yang disebut dengan human-machine system atau man-   machine system. Sistem informasi merupakan contoh man-machine  ...
Sistem Tertutup adalah sistem yang tidak berhubungan dan tidak              terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ...
c. Planner Raw Material               User ini berkepentingan untuk memantau tiap-tiap order yang               sudah dite...
b. Kedua               Pendekatan implementasi yang menggunakan strategi berbeda               untuk pelatihan user dan pe...
atau domain mesin. Secara alami, menggunakan terminologi   domain.b. Pengembangan perangkat lunak berorientasi objek memil...
memiliki definisi arsitektur yang baik dan mendukung kesempatan               untuk membuat dan mengimplementasikan kompon...
merupakan kombinasi antara struktur data dan perilaku dalam satu entitas,        secara spesifik, pengertian “berorientasi...
2.2.2   Sistem Pembelian        Moekijat (1998:245) mengemukakan bahwa :        “Adalah kegiatan yang meliputi penentuan b...
2. Pemahaman, sesederhana mungkin, bahkan lebih sederhana        dalam memenuhi tujuan mereka dan dapat dengan mudah      ...
perbedaan antar hubungan yang ada, misal generalisasi,asosiasi     dan    ketergantungan   antar   elemen-elemen.         ...
Namun gambar aktor yang umum digunakan padause-case diagram adalah seperti gambar 2.4 berikut            Gambar 2.4: Simbo...
Perangkat    keras   manakah     yang      harus          ditangani sistem ?          Dengan sistem lain manakah sistem ha...
pelaku. Nilai tidak selalu harus menonjol,      tetapi harus dapat terlihat jelas.      Suatu use-case harus memiliki desk...
Mungkinkah        pekerjaan    aktor     dapat          disederhanakan atau dibuat lebih efisien          dengan menambahk...
kondisional      pada      perilaku      yang                  mendefinisikan use-case lain.                  Include     ...
a. Nama   Kotak tertinggi dari segitiga kelas terdiri atas nama   kelas. Ini ditulis dengan huruf besar dan diletakan   di...
c. Operasi          Operasi memanipulasi atribut-atribut yang ada atau          melakukan tindakan lain. Operasi pada norm...
Contoh objek state adalah sebagai berikut :   a. Invoice (objek) dibayar (state)   b. Mobil (objek) berdiri (state)   c. M...
4. Sequence Diagram   Sequence Diagram mengilustrasikan bagaimana objek   berinteraksi satu sama lain. Sequence Diagram fo...
a. Merekam tindakan yang akan ditampilkan saat suatu   operasi dieksekusi.b. Merekam tindakan internal pada suatu objek.c....
Gambar 2.10 : Contoh Activity Diagram   Tepian dapat dibagi menjadi dua atau lebih yang   menghasilkan aksi (tidakan) para...
Gambar 2.11 : Contoh Activity Partitionc. Objek (object)   Objek adalah sesuatu yang diinput atau dikeluarkan   suatu tind...
Gambar 2.11 : Contoh Signal   Pada gambar diatas antara Create PostScript File   dan Remove MessageBox, signal print adala...
Gambar 2.12 : Contoh Pin6. Component Diagram   Component      Diagram     menunjukan    organisasi   dan   ketergantungan ...
b. Artefak executable, file program executable yang                              merupakan hasil penghubungan semua kompon...
2. Primary key          Yaitu satu attribute atau satu set minimal attribute yang tidak          hanya mengidentifikasikan...
4. Third Normal Form/3NF                  Relasi harus dalam bentuk 2NF dan atribut bukan kunci                  mempunyai...
3. Belah Ketupat, menyatakan himpunan relasi.                            Pembelian                            Chemical    ...
5. Kardinalitas (Derajat Relasi) dapat dinyatakan dengan          pemakaian angka (1 dan 1 untuk relasi satu-ke-satu, 1 da...
5. Melengkapi himpunan entitas dan himpunan relasi                         dengan atribut-atribut deskriptif (non-key).2.3...
b. Komponen Sistem Database            Berikut ini komponen dari sistem database         1. Perangkat Keras (Hardware)    ...
(Database     Management      System).    DBMS      juga         menerapkan mekanisme pengamanan data, pemakaian         d...
3. Efisiensi Ruang Penyimpanan (Space)                      4. Keakuratan (Accuracy)                      5. Ketersediaan ...
melakukan peran dalam suatu siklus manajemen data. Lisensi untuk        Micorsoft SQL Server 2005 adalah $6452.3.7   Cryst...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Bab Dua

969 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Bab Dua

  1. 1. BAB II LANDASAN TEORI2.1 Konsep Dasar Sistem2.1.1 Pengertian Sistem Sistem merupakan kumpulan komponen-komponen yang menyatu untuk mencapai sebuah tujuan tertentu. Jogiyanto (2005:2) mengungkapkan bahwa “Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu”. Menurut Jerry, Ardra dan Warren dalam Jogiyanto (2005:2) mengemukakan bahwa : “Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu”.2.1.2 Karakteristik Sistem Jogiyanto (2005:4) mengemukakan bahwa : ”Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat yang tertentu, yaitu mempunyai komponen-komponen (components), batas sistem (boundary), lingkungan luar sistem (environment), penghubung (interface), masukan (input), keluaran (output), pengolah (process) dan sasaran (objectives) atau tujuan (goal)”.
  2. 2. a. Komponen Sistem (component) Sebuah sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi. Yang artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem atau elemen-elemen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari sistem. 1) Komponen Dasar Masukan, meliputi capture elemen yang masuk ke sistem untuk diproses. Contoh : data raw material chemical, data pembelian, data pemasok dan data order shipment. Proses, meliputi proses transformasi yang mengubah masukan menjadi keluaran. Contoh : proses manufaktur, proses pembelian raw material import. Keluaran, meliputi transfer elemen yang dihasilkan oleh proses ke tujuan. Contoh : proses manufaktur menerima raw material sebagai masukan dan menghasilkan barang sebagai keluaran. 2) Komponen Tambahan Umpan balik, data yang menyatakan pelaksanaan sistem tersebut. Contoh : data pelaksanaan penjualan dan data pelaksanaan pembelian adalah umpan balik bagi manajer. Kontrol, meliputi pengawasan dan evaluasi umpan balik untuk menentukan apakah sistem mencapai tujuan, yang berfungsi sebagai penyesuaian masukan dan pemrosesan
  3. 3. komponen untuk memastikan sistem menghasilkan keluaran yang tepat.3) Komponen Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Contoh : end user : orang yang menggunakan sistem informasi. Analis sistem : orang yang menganalisa, mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan. Pengembang perangkat lunak : orang yang membuat dan mengembangkan perangkat lunak. Sumber Daya Perangkat Keras Contoh : Komputer, printer, optical scanner, hard disk external, flash disk. Sumber Daya Perangkat Lunak Contoh : Operating system (windows), spreedsheet, word processing, programming (vb.net), database processing (SQL2005). Sumber Daya Data Contoh : Deskripsi raw material, pemasok, end user, database pembelian.
  4. 4. b. Batas Sistem (boundary) Daerah yang membatasi suatu sistem dengan sistem lain atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan. batas suatu sistem menunjukan ruang lingkup (scope) dari sistem tersebut. Contoh : Sistem pembelian raw material chemical import.c. Lingkungan Luar Sistem (environment) Apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Contoh : Inventory raw material, sales order dan production plan control.d. Penghubung Sistem (interface) “Media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem yang lainnya”. Contoh : Microsoft SQL Server 2005 sebagai database atau back end dan Microsoft Visual Basic 2005 sebagai graphic user interface (GUI) atau front end.e. Masukan Sistem (input) “Energi yang dimasukan kedalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal
  5. 5. (signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran”. Contoh : Data supplier, data forwarding, data material, data harga material (chemical), data dokumen impor, data shipping/shipment dan data order chemical (position table).f. Keluaran Sistem (output) “Hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain atau kepada supra sistem (suatu sistem dapat mempunyai sistem yang lebih besar)”. Contoh : Fax order, control order, placing order, PO check list, application for placing order dan ledger order chemical.g. Pengolah Sistem (process) “Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran”. Contoh : Order chemical, control order, placing order dan position table.
  6. 6. h. Sasaran Sistem (objective) atau Tujuan Sistem (goal) “Hasil yang ingin dicapai dalam perancangan sistem. Sasaran (objective) dihubungkan dalam ruang lingkup yang lebih sempit dan tujuan (goal) dalam ruang lingkup yang lebih luas”. Contoh : Paperless, akurasi, mempercepat dan mempermudah pengerjaan proses pembelian raw material chemical impor.2.1.3 Klasifikasi Sistem Jogiyanto (2005:6) mengemukakan bahwa : sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandang, diantaranya adalah sebagai berikut : a. Sistem Abstrak (abstract system) dan Sistem Fisik (physical system). Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik. Misalnya sistem teologia, yaitu sistem yang berupa pemikiran-pemikiran hubungan antara manusia dan Tuhan. Sistem fisik merupakan sistem yang ada secara fisik. Misalnya sistem komputer, sistem akuntansi, sistem produksi. b. Sistem Alamiah (natural system) dan Sistem Buatan Manusia (human made system). Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat oleh manusia. Misalnya sistem perputaran bumi. Sistem buatan manusia adalah sistem yang dirancang oleh manusia, yang melibatkan interaksi manusia dan
  7. 7. mesin yang disebut dengan human-machine system atau man- machine system. Sistem informasi merupakan contoh man-machine system. Karena menyangkut pengguna komputer yang berinteraksi dengan manusia.c. Sistem Tertentu (deterministic system) dan Sistem Tak Tentu (probabilistic system). Sistem Tertentu adalah sistem yang dapat diprediksi tingkah lakunya, interaksi antar bagianya dapat dideteksi dengan pasti, sehingga keluaran sistem dapat diramalkan. Sistem ini relatif stabil/konstan dalam jangka waktu yang lama. Sistem komputer merupakan contoh dari sistem tertentu. Sistem Tak Tentu adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur kemungkinan. Misalnya sistem sosial, sistem politik dan sistem demokrasi.d. Sistem Terbuka (open system) dan Sistem Tertutup (closed system). Sistem Terbuka adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh lingkungan luarnya. Sistem ini menerima masukan dan menghasilkan keluaran untuk lingkungan luar atau subsistem lain. Dan karena sifatnya terbuka dan terpengaruh lingkungan luarnya, maka harus mempunyai pengendalian yang baik. Contohnya : manusia, tumbuhan dan hewan. Tumbuhan menyerap air dan karbondioksida dari lingkungan sekitar, manusia membutuhkan makan, minum dan berhubungan dengan manusia lain.
  8. 8. Sistem Tertutup adalah sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa adanya turut campur pihak luar, namun secara teoritis sistem tertutup ini tidak ada, tetapi pada kenyataanya tidak ada sistem yang benar-benar tertutup, yang ada adalah relatively closed system. Contohnya : termos air panas, dimana dinding bagian dalam termos biasanya terbuat dari bahan isolator (bukan penghantar panas), balon udara, dimana masa udara didalam balon tetap, namun volume berubah dan energi panas masuk kedalam masa balon.2.1.4 Pengguna Sistem a. Buyer Chemical Import. User ini adalah pihak yang akan paling sering berinteraksi dengan sistem pembelian raw material chemical import. Karena harus menginputkan tiap-tiap data berkaitan dengan order pembelian yang dibuat setiap harinya (control order, placing order, fax order, control shipment schedule, delivery, payment). b. Raw Material House (RMH). User ini memerlukan informasi delivery schedule, total order yang dikirimkan dalam packing kontainer tiap harinya. Untuk kepentingan mengatur material chemical yang dikirim dengan stok yang ada dan juga ketersediaan tempat di gudang.
  9. 9. c. Planner Raw Material User ini berkepentingan untuk memantau tiap-tiap order yang sudah diterbitkan, sehingga ada back up kontrol atas pembelian chemical yang ada, untuk pertimbangan pembelian berikutnya.2.1.5 Keunggulan Sistem a. Data yang tersedia pada sistem ini sudah terintegrasi. b. Mudah untuk pengoperasian karena menggunakan Graphic User Interface (GUI) yang User Friendly. c. Pengolahan data inputan sudah otomatis, sehingga untuk menampilkan data hanya perlu memilih layout yang sudah disediakan sistem aplikasi. d. Pengaksesan data untuk laporan akan lebih cepat dan akurat. Karena sudah menggunakan Relational Database Management System (RDBMS). e. Go Green, karena paperless dari sistem berjalan.2.1.6 Pendekatan Implementasi Proses yang menjamin bahwa sistem operasi adalah operasional dan kemudian membolehkan user untuk mengambil alih operasi untuk penggunaan dan penilaian implementasi. Terdapat beberapa pendekatan implementasi diantaranya sebagai berikut : a. Pertama. Pendekatan implementasi yang menyangkut perpindahan daya komputer lebih banyak ke user melalui proses terdistribusi.
  10. 10. b. Kedua Pendekatan implementasi yang menggunakan strategi berbeda untuk pelatihan user dan personel yang menggunakan berbagai teknik pelatihan dan menjamin mereka mengerti peraturan baru mengenai sistem informasi baru. c. Ketiga Pendekatan implementasi yang memilih sebuah strategi perubahan. Analyst sistem perlu menimbang situasi dan mengusulkan rencana perubahan yang tepat untuk organisasi dan sistem informasi tertentu d. Keempat Pendekatan implementasi yang meliputi penilaian sistem informasi baru atau yang dimodifikasi, analyst perlu merumuskan hasil ukuran untuk menilai sistem, dimana penilaian berasal dari user, manajemen dan analyst sendiri.2.1.7 Konsep Dasar Berorientasi Objek Eriksson et al (2004:11) mengemukakan bahwa : “Pendekatan berorientasi objek menganggap sistem sebagai komponen entitas dinamis yang terdiri atas beberapa bagian, yang hanya dapat didefinisikan dengan saling menghargai satu sama lain”. Beberapa konsep mendasar berorientasi objek adalah sebagai berikut : a. Orientasi objek adalah sebuah teknologi untuk membuat model- model yang merefleksikan sebuah domain. Seperti domain bisnis
  11. 11. atau domain mesin. Secara alami, menggunakan terminologi domain.b. Pengembangan perangkat lunak berorientasi objek memiliki lima konsep yang perlu digaris bawahi yaitu : objek (objects), pesan (messages), kelas (classes), pewarisan/turunan (inheritance) dan banyak bentuk (polymorphism). Perangkat lunak objek memiliki pernyataan (state), perilaku (behavior) dan identitas (identity). Suatu perilaku (behavior) bergantung pada penyataan (state), dan pernyataan (state) dapat dimodifikasi atas dasar perilaku (behavior). Pesan (messages) terdiri atas komunikasi antara objek- objek pada sistem dan antara sistem itu sendiri. Pesan memiliki lima kategori : constructors, destructors, selectors, modifiers dan iterators.c. Setiap objek adalah contoh nyata dari sebuah kelas, yang merupakan tipe contoh yang digunakan untuk mendefinisikan karakteristik sebuah objek. Tiap-tiap objek memiliki nama, atribut dan operasi. Suatu kelas dinyatakan mempunyai kumpulan bila objek-objek yang dicontohkan saling terkait atau tergantung.d. Model-model berorientasi objek, ketika dibangun secara benar, maka akan mudah untuk dikomunikasikan, diubah, dikembangkan, divalidasi dan di verifikasi.e. Ketika selesai dengan sempurna, sistem yang dibuat menggunakan teknologi berorientasi objek menjadi fleksibel untuk perubahan,
  12. 12. memiliki definisi arsitektur yang baik dan mendukung kesempatan untuk membuat dan mengimplementasikan komponen-komponen yang dapat digunakan kembali. f. Model-model berorientasi objek sangat memungkinkan diterapkan pada perangkat lunak menggunakan bahasa pemrograman berorientasi objek. Menggunakan bahasa pemrograman yang tidak mendukung orientasi objek untuk penerapan sistem berorientasi objek sangat tidak disarankan. Bagaimana pun juga, adalah suatu hal penting untuk merealisasikan bahwa pembuatan perangkat lunak berorientasi objek lebih dari sekedar perpaduan antara sebuah mekanisme pada bahasa pemrograman. g. Orientasi objek tidak hanya sekedar teori, tetapi merupakan teknologi yang terbukti digunakan dalam beberapa proyek besar dalam pembangunan berbagai macam sistem. Penerapan dilapangan masih sangat kurang standarisasi untuk menunjukan cara pada sebuah industrialisasi pada objek teknologi. h. Orientasi objek terdiri atas metode yang terintegrasi pada sebuah proses pengembangan dan bahasa pemodelan yang sesuai dengan teknik konstruksi dan perangkatnya.2.1.8 Analisa dan Perancangan Berorientasi Objek Analisa dan desain berorientasi obyek adalah sebuah cara dalam memikirkan suatu masalah dengan menggunakan model yang dibuat menurut konsep sekitar dunia nyata. Dasar pembuatan adalah obyek, yang
  13. 13. merupakan kombinasi antara struktur data dan perilaku dalam satu entitas, secara spesifik, pengertian “berorientasi obyek” berarti bahwa kita mengorganisasi perangkat lunak sebagai kumpulan dari obyek tertentu yang memilik struktur data dan perilakunya. Analisa dan perancangan berorientasi obyek adalah suatu koleksi/kumpulan dari peralatan dan teknik untuk pengembangan sebuah sistem yang menggunakan teknologi obyek untuk membangun suatu sistem serta perangkat lunaknya. Wampler (2001:2) mengemukakan bahwa : “Jika kita membuat program berorientasi objek tanpa object oriented analysis and design process (OOAD), ibarat membangun rumah tanpa terlebih dahulu menganalisa apa saja yang dibutuhkan oleh rumah itu, tanpa perencanaan, tanpa blueprint, tanpa menganalisis ruangan apa saja yang diperlukan, berapa besar rumah yang akan dibangun dan sebagainya”.2.2 Pengertian Pembelian2.2.1 Sistem Aplikasi Raw Material Adalah sistem yang dibuat untuk mendukung proses pengerjaan pada proses pembelian Raw Material Chemical Import pada bagian Purchasing Bridgestone Tire Indonesia. Sistem aplikasi ini membantu pengolahan data pembelian chemical impor (fax order, control order, placing order, control shipment, control delivery, payment dan ledger).
  14. 14. 2.2.2 Sistem Pembelian Moekijat (1998:245) mengemukakan bahwa : “Adalah kegiatan yang meliputi penentuan barang apa yang akan dibeli, berapa banyak, dimana dan bagaimana suatu barang akan dibeli serta dengan harga berapa barang tersebut dapat dibeli”.2.3 Peralatan Pendukung2.3.1 Unified Modeling Language (UML) a. Pengertian UML Eriksson et al (2004:1) mengemukakan bahwa : “Sebuah standar mekanisme industri untuk memvisualisasikan, menentukan, membangun dan mendokumentasikan sistem perangkat lunak”. b. Tujuan UML Eriksson et al (2004:2) mengemukakan bahwa : “Pemodelan merepresentasikan sebuah pekerjaan dengan kreatifitas tinggi. Tidak ada solusi akhir dan tidak jawaban benar yang diperiksa pada akhir sebuah pekerjaan. Perancang pemodelan melalui perulangan pekerjaan, memastikan bahwa rangcangan mereka telah mencapai tujuan dan permintaan dalam membangun sebuah projek”. 1. Akurasi, harus tepat dan benar dalam menggambarkan sistem yang dibawakan.
  15. 15. 2. Pemahaman, sesederhana mungkin, bahkan lebih sederhana dalam memenuhi tujuan mereka dan dapat dengan mudah dikomunikasikan. 3. Konsistensi, pandangan yang berbeda tidak mengungkapkan hal-hal lain yang bertentangan satu sama lainya. 4. Modifikatif, harus dengan mudah untuk mengubah dan memperbaharui.c. Diagram UML Eriksson et al (2004:47) mengungkapkan bahwa : Gambar 2.1 : Diagram Umum UML 1. Use-Case Diagram Suatu use-case diagram terdiri atas elemen-elemen model untuk sebuah sistem. Aktor, use cases serta menunjukan
  16. 16. perbedaan antar hubungan yang ada, misal generalisasi,asosiasi dan ketergantungan antar elemen-elemen. Gambar 2.2 : Contoh Use-Case DiagramKomponen pembentuk user-case diagram adalah sebagaiberikut : a. Aktor Gambar 2.3 : Simbol-Simbol Aktor
  17. 17. Namun gambar aktor yang umum digunakan padause-case diagram adalah seperti gambar 2.4 berikut Gambar 2.4: Simbol AktorSeseorang atau sesuatu yang berinteraksi dengansistem, siapa atau apa yang menggunakan sistemtersebut. berinteraksi dengan sistem yang dimaksudadalah aktor mengirim atau menerima pesan kepadaatau dari suatu objek. Dengan kata lain bertukarinformasi dengan sistem. Singkatnya aktor adalahyang melaksanakan suatu use-case.Cara menentukan aktor Siapakah yang menggunakan fungsional utama dari sebuah sistem ? Siapakah yang membutuhkan dukungan dari sistem untuk melakukan tugas-tugas mereka ? Siapakah yang perlu menjaga dan mengelola sistem, agar tetap berjalan dengan baik ?
  18. 18. Perangkat keras manakah yang harus ditangani sistem ? Dengan sistem lain manakah sistem harus berinteraksi ? Siapa atau apa yang berkepentingan pada hasil (nilai) yang dihasilkan oleh sistem.b. Use Cases Gambar 2.5 : Simbol use-case Serangkaian tindakan yang dilakukan sistem, yang menghasilkan kesimpulan dari yang diamati. Suatu nilai untuk satu aktor atau lebih ataupun pihak lain yang berkepentingan dari sistem. Karakteristik use-case adalah sebagai berikut : Suatu use-case selalu dibuat dari sebuah aktor. Dimana aktor harus langsung atau tidak langsung memerintahkan sistem untuk memulai use-case. Suatu use case harus memberikan beberapa jenis nilai nyata bagi seorang aktor atau
  19. 19. pelaku. Nilai tidak selalu harus menonjol, tetapi harus dapat terlihat jelas. Suatu use-case harus memiliki deskripsi yang lengkap. Kesalahan yang kerap kali terjadi adalah membagi use-case menjadi use-case yang lebih kecil yang mengimplementasikan satu sama lain sebagai fungsi pemanggil pada suatu bahasa pemrograman. Use-case tidak akan pernah lengkap hingga nilai akhir dihasilkan, walaupun beberapa komunikasi (dialog user) terjadi sepanjang jalan.Cara membuat diagram use-case Pada fungsi manakah suatu aktor meminta dari sistem? apa yang harus dilakukan aktor? Apakah suatu aktor perlu untuk membaca, membuat, menghapus, memodifikasi atau menyimpan suatu informasi pada sistem? Apakah aktor perlu diberitahu tentang perihal yang terjadi pada sistem, ataukah suatu aktor hanya perlu memberitahu pada sistem tentang sesuatu? Apa yang diwakili oleh fungsi hal-hal tersebut?
  20. 20. Mungkinkah pekerjaan aktor dapat disederhanakan atau dibuat lebih efisien dengan menambahkan fungsi baru pada sistem?c. Relations Relasi digambarkan sebagai sebuah garis antara dua simbol yang memiliki makna berbeda. Generalisasi Hubungan dari child use-case kepada parent use-case, menyederhanakan bagaimana sebuah child dapat mengkhususkan semua perilaku dan karakteristik yang dijelaskan untuk parent. Extend Hubungan ini menentukan bahwa perilaku pada use-case dapat ditambahkan dengan use-case tambahan. Suatu ekstensi terdapat pada satu atau lebih poin-poin ekstensi khusus yang didefinisikan pada sebuah ekstensi. Use-case ekstensi dimaksudkan agar dipergunakan saat ada perilaku tambahan yang harus ditambahkan secara
  21. 21. kondisional pada perilaku yang mendefinisikan use-case lain. Include Hubungan ini menunjukan bahwa use-case berisikan perilaku yang didefinisikan pada use-case lain. Selanjutnya, include adalah hubungan yang diarahkan diantara dua use- case, yang menyiratkan bahwa perilaku include use-case tergantung pada perilaku eksternal.2. Class Diagram Class Diagram menggambarkan pandangan statis dari suatu sistem pada istilah-istilah kelas dan hubungan antar kelas. Untuk membuat class diagram, perlu identifikasi dan penggambaran pokok-pokok utama sistem. Suatu kelas digambarkan dalam bentuk segitiga, yang biasanya dibagi menjadi tiga bagian. Gambar 2.6 : Kelas UML
  22. 22. a. Nama Kotak tertinggi dari segitiga kelas terdiri atas nama kelas. Ini ditulis dengan huruf besar dan diletakan ditengah dengan cetak tebal. Penamaan harus berasal dari inti masalah dan harus sejelas mungkin. Maka penamaan harus kata, misal, invoice atau debit. Nama kelas tidak boleh memiliki awalan atau akhiran.b. Atribut Atribut menggambarkan karakteristik sebuat objek. Atribut memiliki sebuah tipe, yang menginformasikan atribut apakah ini. Contohnya berupa nilai-nilai (bukan objek). Tipe data atribut adalah integer, boolean, string, date, point dan enumeration yang disebut tipe data. Gambar 2.7 : Kelas Dengan Tipe-Tipe Atribut
  23. 23. c. Operasi Operasi memanipulasi atribut-atribut yang ada atau melakukan tindakan lain. Operasi pada normalnya disebut fungsi, tapi operasi berada didalam kelas dan dapat digunakan hanya pada objek-objek kelas tersebut. Gambar 2.8 : Kelas Dengan Atribut dan Operasi3. State Machine Diagram State Machine Diagram menggambarkan state manakah pada suatu objek yang ada dalam sebuah siklus, dan perilaku masing-masing state dengan kegiatan yang menyertainya menyebabkan state berubah. Semua objek memiliki state, state merupakan hasil dari kegiatan-kegiatan sebelumnya yang dilakukan objek dan biasanya ditentukan oelh nilai-nilai atribut dan link pada objek lainnya. Sebuah kelas bisa saja memiliki atribut yang spesifik yang menentukan state tersebut, atau suatu state dapat ditentukan oleh nilai-nilai atribut yang normal dalam pada suatu kelas.
  24. 24. Contoh objek state adalah sebagai berikut : a. Invoice (objek) dibayar (state) b. Mobil (objek) berdiri (state) c. Mesin (objek) berjalan (state) d. Kate (objek) menikah (state) Gambar 2.8 : State Machine Diagram untuk InvoiceUML mendefinisikan dua jenis state machine : a. Behavioral State Machine Menangkap tiap siklus dari objek, subsistem dan sistem. Menyatakan bahwa state dan objek dapat memiliki serta bagaimana suatu kegiatan (menerima pesan, waktu, error dan kondisi yang menyatakan kebenaran) selalu mempengaruhi state tersebut b. Protocol State Machine Digunakan untuk menggambarkan transisi yang dibolehkan yang mungkin terjadi dalam sebuah klasifikasi abstrak seperti interface atau port.
  25. 25. 4. Sequence Diagram Sequence Diagram mengilustrasikan bagaimana objek berinteraksi satu sama lain. Sequence Diagram fokus pada urutan pesan, bagaimana pesan tersebut dikirim dan diterima antar objek yang ada. Sequence Diagram memiliki 2 sumbu, sumbu vertikal menunjukan waktu dan sumbu horisontal menunjukan satu set objek. Gambar 2.9 : Contoh Sequence Diagram5. Activity Diagram Activity Diagram menunjukan komunikasi pada suatu sistem, tapi fokus pada proses kerja, saat objek-objek saling berinteraksi satu sama lain, objek tersebut juga sebuah bentuk aktifitas tertentu. Activity Diagram dapat digunakan untuk berbagai tujuan berbeda, diantaranya sebagai berikut :
  26. 26. a. Merekam tindakan yang akan ditampilkan saat suatu operasi dieksekusi.b. Merekam tindakan internal pada suatu objek.c. Menunjukan bagaimana kumpulan hubungan antar tindakan dapat ditampilkan dan bagaimana mempengaruhi objek-objek disekitarnya.d. Menunjukan bagaimana sebuah contoh use-case dapat ditampilkan pada perubahan tindakan dan objek.e. Menunjukan bagaimana bisnis bekerja dalam hal pekerja (aktor), alur kerja, organisasi dan objek.a. Aksi dan Tepian (action and edge) Aksi digunakan untuk menampilkan sebuah hasil. Implementasi suatu operasi dapat digambarkan sebagai satu kesatuan dari keterhubungan antar aksi tersebut, yang nantinya akan diterjemahkan menjadi barisan kode. Activity Diagram menunjukan aksi (tindakan) dan hubungan yang memiliki awal dan akhir. Titik awal digambarkan dengan lingkaran penuh, titik akhir digambarkan dengan lingkaran yang mengelilingi lingkaran penuh yang lebih kecil.
  27. 27. Gambar 2.10 : Contoh Activity Diagram Tepian dapat dibagi menjadi dua atau lebih yang menghasilkan aksi (tidakan) paralel. Beberapa aksi di eksekusi secara bersamaan, walau mereka dapat di eksekusi satu persatu.b. Partisi Aktifitas (activity partition) Activity Partition digunakan untuk beberapa tujuan. Misal, menunjukan secara eksplisit dimana tindakan yang dilakukan (objek mana), atau untuk menunjukan pada bagian mana suatu pekerjaan pada organisasi dilakukan.
  28. 28. Gambar 2.11 : Contoh Activity Partitionc. Objek (object) Objek adalah sesuatu yang diinput atau dikeluarkan suatu tindakan, atau dengan kata sederhana sebuah objek adalah sesuatu yang dipengaruhi oleh tindakan tertentu.d. Tanda (Signal) Signal dapat dikirim atau diterima dalam activity diagram. Anda dapat dua simbol untuk signal. Satu untuk mengirimkan dan untuk menerima signal tersebut.
  29. 29. Gambar 2.11 : Contoh Signal Pada gambar diatas antara Create PostScript File dan Remove MessageBox, signal print adalah mengirim. Signal tersebut berisikan sebuah file/data yang diterima dan di print pada objek printer tersebut.e. Pin Pin digambarkan dengan persegi panjang kecil yang terlampir pada suatu aktifitas, menunjukan nilai dari aktifitas penerimaan (pin input) dan nilai untuk menghasilkan (pin keluaran),
  30. 30. Gambar 2.12 : Contoh Pin6. Component Diagram Component Diagram menunjukan organisasi dan ketergantungan antar komponen dan artefak. Komponen- komponen tersebut mewakili kumpulan dan enkapsulasi elemen dari arsitektur logika. Gambar 2.13 : Contoh Component Diagram Komponen biasa diimplementasikan sebagai file dalam lingkungan pengembangan, ini dimodelkan sebagai artefak. Artefak bisa berupa : a. Artefak sumber, umumnya adalah source code file yang diimplementasikan pada satu kelas atau lebih.
  31. 31. b. Artefak executable, file program executable yang merupakan hasil penghubungan semua komponen binary. 7. Deployment Diagram Deployment Diagram menggambarkan arsitektur runtime dari sebuah perangkat, lingkungan eksekusi dan artefak yang ada pada arsitektur ini. Gambar 2.14 : Contoh Deployment Diagram2.3.2 Normalisasi Normalisasi adalah proses pengelompokan elemen data menjadi tabel- tabel yang menunjukan entity dan relasinya. a. Key 1. Candidate Key Yaitu satu attribute atau satu set minimal attribute yang mengidentifikasikan secara unik suatu kejadian yang spesifikasi dari suatu entity.
  32. 32. 2. Primary key Yaitu satu attribute atau satu set minimal attribute yang tidak hanya mengidentifikasikan secara unik suatu kejadian yang spesifik, tetapi juga dapat mewakili setiap kejadian dari suatu entity. 3. Alternate key Yaitu Candidate key yang yang tidak terpilih sebagai primary key. 4. Foreign key Yaitu satu attribute atau satu set attribute yang melengkapi satu hubungan (Relationship) yang menunjukkan keinduknya.b. Tahapan proses normalisasi 1. UnNormalized Form Proses pengumpulan data yang akan direkam dengan tidak mengikuti suatu format tertentu. 2. First Normal Form/1NF Mempunyai ciri yaitu setiap data dibentuk dalam flat file dengan setiap field berupa ”atomic value” tidak ada atribut yang berulang. 3. Second Normal Form/2NF Mempunyai syarat yaitu bentuk data telah memenuhi kriteria bentuk 1NF dan atribut non key bergantung fungsional dengan primary key.
  33. 33. 4. Third Normal Form/3NF Relasi harus dalam bentuk 2NF dan atribut bukan kunci mempunyai ketergantungan transitif pada atribut kunci.2.3.3 ER Diagram a. Pengertian ER Diagram Diagram yang menggambarkan hubungan antar entitas dengan atribut yang mendeskriptifkan setiap entitas yang ada. Fathansyah (2007:79) mengungkapkan bahwa “Model Entity- Relationship yang berisi komponen-komponen himpunan entitas dan himpunan relasi yang masing-masing dilengkapi dengan atribut-atribut yang merepresentasikan seluruh fakta dari “dunia nyata” yang kita tinjau. b. Simbol ER Diagram 1. Persegi Panjang, menyatakan himpunan entitas. Buyer Import Gambar 2.15 : Contoh entitas 2. Lingkaran/Elips, menyatakan atribut. Atribut yang menyatakan key digaris bawah. Nama Buyer Import Gambar 2.16 : Contoh atribut
  34. 34. 3. Belah Ketupat, menyatakan himpunan relasi. Pembelian Chemical Import Gambar 2.17 : Contoh Relasi4. Garis, menyatakan penghubung antara himpunan relasi dan himpunan entitas dan himpunan entitas dengan atributnya. Gambar 2.18 : Contoh Garis
  35. 35. 5. Kardinalitas (Derajat Relasi) dapat dinyatakan dengan pemakaian angka (1 dan 1 untuk relasi satu-ke-satu, 1 dan N untuk relasi satu-ke-banyak, N dan M untuk relasi banyak-ke-banyak, atau N dan 1 untuk relasi banyak-ke- satu). Gambar 2.18 : Contoh Kardinalitasc. Tahapan ER Diagram 1. Mengidentifikasi dan menetapkan seluruh himpunan entitas yang akan terlibat. 2. Menentukan atribut-atribut key dari masing-masing himpunan entitas. 3. Mengidentifikasi dan menetapkan seluruh himpunan relasi diantara himpunan entitas-entitas yang ada beserta foreign key. 4. Menentukan kardinalitas relasi untuk setiap himpunan relasi.
  36. 36. 5. Melengkapi himpunan entitas dan himpunan relasi dengan atribut-atribut deskriptif (non-key).2.3.4 Database a. Pengertian Database Database adalah kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa tanpa adanya pengulangan (redudansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Sistem database merupakan sistem yang terdiri atas kumpulan file (tabel) yang saling berhubungan (dalam sebuah database di sebuah sistem komputer) dan sekumpulan program database management system (DBMS) yang memungkinkan beberapa pemakai atau program lain untuk mengakses dan memanipulasi file-file (tabel-tabel) tersebut. Dalam sebuah sistem basisdata terdapat komponen-komponen utama yang saling berhubungan, di antaranya: 1. Perangkat Keras (Hardware); 2. Sistem Operasi (Operating System); 3. Basisdata (Database); 4. Sistem aplikasi atau perangkat lunak pengelola basisdata (DBMS); 5. Pemakai (User); 6. Aplikasi (perangkat lunak) yang bersifat opsional.
  37. 37. b. Komponen Sistem Database Berikut ini komponen dari sistem database 1. Perangkat Keras (Hardware) Perangkat keras yang biasanya terdapat dalam sebuah sistem basisdata adalah Komputer Memory Sekunder yang on-line seperti Hardisk dan of-line seperti Removable disk. 2. Sistem Operasi (Operating System) Sistem operasi merupakan program yang mengaktifkan sistem komputer dan menjalankan operasi-operasi dasar dalam komputer. Sejumlah sistem operasi yang banyak digunakan adalah MS-DOS, MS-Windows, MS- Windows NT, Unix, dan Sun-Solaris. 3. Database Sebuah sistem database dapat memiliki beberapa basisdata. Dan setiap basisdata dapat berisi atau memiliki sejumlah objek database seperti file atau tabel, indeks dan lainnya. 4. Perangkat lunak pengelola database (DBMS) Perangkat lunak yang menentukan bagaimana data diorganisasi, disimpan, diubah dan diambil kembali. Perangkat lunak inilah yang disebut dengan DBMS
  38. 38. (Database Management System). DBMS juga menerapkan mekanisme pengamanan data, pemakaian data secara bersama dan sebagainya. Perangkat lunak yang termasuk DBMS adalah dBase III+, dBase IV, Rbase, MS-Access, MS-SQLServer, Oracle, informix. 5. Pemakai (User) Ada beberapa jenis atau tipe dari pemakai terhadap suatu sistem basisdata. Programmer Aplikasi Pemakai yang berinteraksi dengan basisdata melalui Data Manipulation Languange (DML) End User Pemakai yang berinteraksi dengan basisdata melalui pemanggilan satu program aplikasi. DBA (Database Administrator) Pemakai yang bertanggung jawab terhadap data. 6. Aplikasi (Perangkat Lunak) yang bersifat opsional Aplikasi (Perangkat Lunak) lain ini bersifat opsional. Artinya ada atau tidaknya tergantung pada kebutuhan.c. Tujuan Database 1. Pemanfaatan database dilakukan untuk memenuhi sejumlah tujuan (objective) seperti berikut. 2. Kecepatan dan Kemudahan (Speed)
  39. 39. 3. Efisiensi Ruang Penyimpanan (Space) 4. Keakuratan (Accuracy) 5. Ketersediaan (Availability) 6. Kelengkapan (Completeness) 7. Keamanan (Security) 8. Kebersamaan Pemakaian (Sharebility)2.3.5 Microsoft Visual Basic 2005 Microsoft Visual Basic 2005 Adalah salah satu aplikasi pemrograman yang dibuat oleh microsoft dan berjalan pada .Net framework 2.0. Diliris pada tahun 2005. Dengan VB2005 programmer dapat membangun aplikasi windows form, aplikasi berbasis web dan juga aplikasi command line. Bahasa yang digunakan pada VB2005 menganut paradigma pemrograman berbasis objek. Lisensi untuk VB2005 di Bridgestone Indonesia adalah $1.1502.3.6 Microsoft SQL Server 2005 Structure Query Language (SQL) adalah bahasa yang digunakan untuk memanipulasi tabel data yang saling berhubungan. Keunggulan SQL adalah telah diakui sebagai bahasa standar pada database server, seperti oracle, sybase dan interbase. Sehingga SQL dapat menghubungkan beberapa tabel dari platform berbeda. Microsoft SQL Server 2005 merupakan salah satu produk relational database management system (RDBMS) yang populer. Microsoft SQL Server 2005 menyertakan fitur yang dibutuhkan untuk
  40. 40. melakukan peran dalam suatu siklus manajemen data. Lisensi untuk Micorsoft SQL Server 2005 adalah $6452.3.7 Crystal Report 8.5 Crystal Report 8.5 adalah aplikasi pembuat laporan yang dikembangkan oleh Seagate Corporation untuk membantu penggunanya membuat laporan, menganalisis dan menterjemahkan informasi yang ada pada database dengan mudah menggunakan data environment dan data report, dimana crystal report dapat dibuat menggunakan fasilitas expert / wizard untuk mendesain laporan secara mudah dan fleksibel. Crystal Report 8.5 juga sudah mendukung export data kedalam format-format populer seperti Excel (.xls), Access (.mdb), Adobe Portable Document Format (.pdf) dan Hypertext Markup Language (HTML).

×