Laporan Praktikum KD IPA 1

7,548 views

Published on

Kegiatan 10-15
larutan elektrolit non elektrolit
larutan asam basa
uji kabohidrat lemak dan protein
amankah makananku
tekanan darah dan denyut nadi
ekosistem

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
7,548
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
136
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Laporan Praktikum KD IPA 1

  1. 1. LAPORANPRAKTIKUMKONSEP DASAR IPA 1Dosen Pengampu : Kartika Christy S, M.Si.Disusun Oleh :Winahyu Arif WicaksonoK711226922II CKELOMPOK 4PROGRAM S1 PGSD KAMPUS VI KEBUMENFAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKANUNIVERSITAS SEBELAS MARETSURAKARTA
  2. 2. 2013KATA PENGANTARPuji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkahdan rahatnya saya dapat menyelesaikan tugas penyusunan Laporan Praktikum IPA 1 sebagaiTugas Prasyarat Mata Kuliah Konsep Dasar IPA 1. Tak lupa saya ucapkan terima kasih pada :1. Ibu Kartika Chrsty S, M.Si. selaku Dosen Mata Kuliah Konsep DasarIPA 1 yang telah memberikan bimbingan.2. Kakak kakak asisten dosen yang telah membimbing dalam melakukan praktikum3. Ayah dan ibu yang selalu mendoakan saya4. Teman Teman Kelompok 4 yang telah membantu saya dengan sabar5. Saudara Opie Meilana yang senantiasa mengingatkan dan memberi motivasi kepadasayaSaya menyadari dalam pembuatan Laporan Praktikum IPA 1 ini masih banyak terdapatkekurangan, oleh karena itu saya berharap kritik dan saran yang bersifat membangun daripembaca sekalian guna menyempurnakan tugas berikutnya.Kebumen, 28 Mei 2013Penyusun
  3. 3. DAFTAR ISIHALAMAN JUDUL .................................................................................... iKATA PENGANTAR .................................................................................. iiDAFTAR ISI ................................................................................................. iiiLAPORAN PRAKTIKUMA. KEGIATAN 10 DAYA HANTAR LISTRIK ...................................... 3B. KEGIATAN 11 RESPIRASI .................................................C. KEGIATAN 12 UJI KARBOHIDRAT, LEMAK DAN PROTEINDALAM MAKANAN............................................................................ 3D. KEGIATAN 13 AMANKAH MAKANANKU .................................... 8E. KEGIATAN 14 TEKANAN DARAH MANUSIA ............................... 13F. KEGIATAN 15 EKOSISTEM .................................................................. 18PENUTUP .....................................................................................................LAMPIRAN FOTO .......................................................................................
  4. 4. KEGIATAN 10
  5. 5. DAYA HANTAR LISTRIK1. Uji Larutan Elektrolit dan Non ElektrolitI. Tujuan :1. Dapat membedakan larutan elektrolit dan non elektrolit berdasarkan daya hantarlistriknya.2. Dapat membedakan larutan asam dan basaII. Landasan Teori1. Larutan adalah campuran homogen ( serba sama ) yang komponennya terdiriataszat pelarut dan zat terlarut2. Bedasarkan daya hantarnya larutan dapat di bagi menjadi dua yaitu larutan yangmenghantarkan listrik( larutan elektrolit) dan larutan yang tidak menghantarkanlistrik (non-elektrolit)3. Larutan elektlorit dalam pengujian memiliki ciri ciri adanya gelembung gas danlampu indicator menyala.4. Larutan elektrolit di katakana kuat apabila nala lampu terang dan terdpat banyakgelembung, sedang larutan elektrolit lemah di tandai dengan terdapat sedikitgelembung dan nyala lampu redup atau bahkan tidak menyala5. Pada larutan elektrolit kuat seluruh molekulnya terurai menjadi ion-ion sehingadapat menghantarkan listrik lebih banyak yang menyebabkan nyala lampu terang.Sedangkan pada larutan elektrolit lemah molekunya tidak terurai menjadi ion-iondengan sempurna sehingga tidak dapat menghantarkan listrik dengan baik.6. Larutan non elektrolit terjadi karena molekul molekulnya tidak terionisasi dalamlarutan sehingga tidak terdapat ion ion yang bermuatan yang dapat menghantarkanlistrik.
  6. 6. 7. Teori elektrolit yang di kemukakan Arrhenius adalah larutan elektrolit dalam airterdisolasi ke dalam partikel bermuatan listrik positif dan negative yang di sebut ionpositif dan ion negative. Jumlah ion + akan sma dengan ion – sehingga muatan iondalam larutan bermuatan netral. Ion inilah yang bertugas menghantarkan listrik.8. Arrhenius pada tahun 1884. Menurut Arrhenius, asam adalah zat-zat y ang dalamair melepaskan ion hidronium (H3O+) sedangkan basa melepaskan ion hidroksida(OH-).9. Sifat-sifat asam adalah dalam air menghasilkan ion H3O+, mempunyai rasa masam,elektrolit, korosif dan bereaksi dengan indikator menyebabkan perubahan warna.Indikator pH < 710. Sifat-sifat basa adalah dalam air menghasilkan ion OH-, mempunyai rasa pahit danlicin, elektrolit, korosif dan bereaksi dengan indikator menyebabkan perubahanwarna. Larutan bersifat basa bila pH > 711. pH adalah derajat keasaman suatu larutan. Makin besar konsentrasi ion hidronium,makin kecil nilai pH dan sebaliknya.III. Alat dan BahanPercobaan ElektrolitA. Alat1. Alat penguji elektrolit2. Gelas kimia3. BateraiB. Bahan1. Air suling2. Garam Dapur3. Asam Sulfat4. Natrium Hidroksida5. Gula Pasir6. Asam Cuka7. Air Sumur8. KoHPercobaan Asam BasaA. Alat1. Alat penguji elektrolit2. Gelas kimia3. BateraiB. Bahan1. Air suling2. Garam Dapur3. Asam Sulfat4. Natrium Hidroksida5. Gula Pasir6. Asam Cuka7. Air Sumur8. KoH9. Spiritus10. lugol
  7. 7. IV. Langkah Kerja Percobaan Elektrolit :1. Menyusun alat penguji elektrolit sehingga berfungsi dengan baik2. Memasukkan 50 ml air suling ke dalam gelas kimia, kemudian menguji dayahantarnya, mencatat apakah lampu menyala atau timbul gelembung pada electrode.3. Membersihkan electrode dengan air dan mengeringkannya. Dengan cara yang sama,menguji daya hantar larutan lain yang tersedia (melihat tabel)V. Hasil PengamatanNo Larutan uji Daya hantarlistriknya1 Larutan garam dapur +++2 Larutan asam Sulfat ++3 Larutan Kaliumhidroksida +++4 Larutan gula =5 Larutan asam cuka ++6 Air ledeng =7 Air suling =8 Alkohol 70 % =9 Lugol +10 Spiritus =Keterangan1. (-) larutan non elektrolit tanpa gelembung2. (+) larutan elektrolit lemah , gelembung sedikit3. (++) larutan elektrolit sedang gelembung banyak lampu redup4. (+++) larutan elektrolit kuat gelembung banyak lampu terang
  8. 8. VI. PembahasanMenurut svante A arhenius dalam (Michael Purba, 2004:71) mengatakan bahwa larutanelektrolit dapat menghantarkan listrikkarena mengandung ion ion yang dapat bergerak bebas. Ionion tersebutlah yang menghantarkan listrik melalui larutan. Pada percobaan A ( uji elektrolit dannon elektrolit ) ditemukan bahwa1. Larutan garam dapur dapat menghantrkan listrik dengan baik karena saat alat pengujielektrolit di masukan terdapat gelembung di sekitar katoda yang cukup banyak, selain itulampu indicator juga menyala dengan terang.2. Larutan asam Sulfat dapat menghantrkan arus listrik. Hal ini terbukti denga adanyagelembung di sekitar electrode dan bolam lampu indicator menyala3. Larutan gula pada saat pengujian lampu indicator tidak menyala dan juga tidakditemukan pula gelembung udara pada electrode sehingga dapat di simpulkan bahwalarutan gula tidak termasuk larutan elektrolit tetapi larutan non elektlorit.4. Larutan asam cuka dapat menghantarkan arus listrik terbukti dengan adanya gelembunggelembung gas pada electrode dan lampu menyala pada lampu indicator.5. Air sumur dan air ledeng tidak dapat menghantarkan listrik karena tidak terdapatgelembung gelembung dan indicator lampu tidak menyala. Hal ini di sebabkan air sumurtelah tercampur mineral mineral dalam tanah yang membentuk ikatan kimia barusehingga menghambat terjadinya ionisasi.6. Air suling murni atau aquades tidak dapat menghantarkan listrik karena tidak terdapagelembung maupun tanda lampu indicator yang menyala. Hal ini di sebabkan tidakterjadi proses ionisasi pada unsur H2O7. Dalam larutan KoH teradi proses ionisasi secara sempurna hal ini membuktikan bahwalarutan KoH merupakan larutan elektrolit, dengan bersinarnya lampu indicator denganterang dan banyak terdapat gelembung di sekitar electrode
  9. 9. PertanyaanA. Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit1. Gejala apakah yang menandai hantaran listrik melalui larutanJawab : gejala yang terjadi pada larutan sehingga dapat menghantarkan listrik karenapada larutan elektrolit molekul molekulnya terionisasi dan terurai menjadi ion ionpositif dan negative sehingga ion ion tersebutlah yang berperan dalam menghantarkanlistrik ke electrode. Sedang pada larutan non elektrolit tidak terjadi proses ionisasi.2. Kelompokan bahan bahan yang diuji ke dalam larutan elektrolit dan non-elektrolitLarutan Elektrolit Larutan Non ElektrolitLarutan garam dapurLarutan asam SulfatLarutan Kalium HidroksidaLarutan asam cukaLugolLarutan gulaAlkohol 70 %SpiritusAir ledengAir suling3. Tariklah kesimpulan dari percobaan iniDari hasil pengamatan di atas dapat disimpulkan bahwaa. Bedasarkan kemampuan daya hantar listriknya larutan dapat di golongkan menjadilarutan elektrolit dan larutan non elektrolitb. Larutan elektrolit adalah larutan yang mampu menghantarkan listrik karena terjadiproses ionisasi. Sedang larutan non elektrolit tidak dapat menghantakan listrik.
  10. 10. c. Larutan elektrolit di tandai dengan menyalanya lampu indicator electrode dan terdapatgelembung di sekitar electrode sedangkan larutan non elektrolit ditandai dengan tidakmenyalanya lampu indicator dan tidak terdapat gelembung di sekitar electrodeUji Larutan Asam dan BasaI. Cara kerja1. Membuat larutan uji (seperti dalam tabel) ke dalam gelas kimia2. Meneteskan larutan menggunakan pipet ke dalam suatu wadah3. Menguji menggunakan kertas lakmus merah dan biru.4. Mengamati dan mencatat perubahan yang terjadi jika kertas lakmus berubah warna.II. Hasil PengamatanNO LARUTAN UJI ASAM BASA NETRAL PH1 Larutan garam dapur V 4,82 Larutan asam sulfat V 4,33 Larutan kalium hidroksida4 Larutan gula V 75 Larutan asam cuka V 2,86 Air sumur7 Air ledeng V 6,78 Air suling V 6,19 Alkohol 70 % V 3,811 Lugol V 2,3
  11. 11. 12 Spiritus V 5,913 KOH V 10,4Keterangan :Bila larutan berwarna ungu atau bening, berarti bersifat netralBila larutan berwarna hijau - biru, berarti bersifat basaBila larutan berwarna kuning - merah, berarti bersifat asamIII. PembahasanMenurut arhenius ( dalam Michael purba 2006) menyatakan bahwa konsep asam adalahsuatu suatu spesies yang dapat melepaskan atau meningkatkan ion H+ (ion hydrogen) atau ionH3O- ( ion hydronium) jika dilarutkan ke dalam air. Sedangkan basa adalah suatu spesies yangdapat melepaskan atau menambah OH( ion hidrolesil) jika di larutkan ke dalam air.Dalam percobaan B tentang asam basa dari data hasil pengamatan dapat di ketahui bahwaternyata larutan memiliki sifat asam, basa, atau netral. Untuk mengetahui sifat larutan kita biasmenggunakan pH meter atau kertas lakmus. Namun dalam pengujian kali ini kita menggunakanpH meter karena hasilnya lebih akurat. Benda atau larutan di katakana asam apabila indicatorpada pH meter menunjukan angka di bawah 7 dan apabila indicator menunjuk angka di atas 7maka larutan tersebut bersifat basa. Dari data yang diperoleh dapat di simpulkan bahwa1. Larutan nertal memiliki pH antara 6-7 yang terdiri dari gula, air sumur, air ledeng, airsuling , dan alcohol 70%2. Larutan basa adalah larutan yang memiliki pH di atas 7 yang terdiri dari larutan garamdapur, dan KoH3. Larutan asam adalah larutan yang memiliki pH di bawah 6 yang terdiri dari asam sulfat,asam cuka, dan spiritus
  12. 12. PertanyaanLarutan Asam dan Basa1. Apakah semua larutan yang anda teliti bersifat asam atau basa ?adakah yangbersifat netral ?Jawab: salam pengujian larutan asam dan basa larutan yang bersifat asam terdiri dari: larutan asam sulfat, larutan asam cuka, larutan spiritus, alcohol sedangkan yangbersifat basa terdiri dari larutan KOH. Terdapat pula larutan yang bersifat netral yaitularutan gula, air sumur , air ledeng dan air sulintg ( aquades)2. Indicator apakah yang terjadi pada kertas lakmus merah dan biru ketika dicelupkan dalam larutan uji? JelaskanPada percobaan yang di lakukan kemarin kami tidak menggunakan kertas lakmusdalam pengujian namun menggunakan pH meter dengan ketentuan apabila pH metermenunjukan angka di bahwa 6 maka larutan bersifat asam , dan akan bersifat basaapabila menunjukan angka di atas 7 . larutan akan di katakatakan netral jikamenunjukan angka di antara 6-7 . secara teori indicator pada kertas lakmus adalahLakmus merah dan biru akan berubah bening apabila larutan tersebut netralLakmus merah akan menjadi biru dan lakmus biru akan tetap menjadi biruapabila larutan tersebut basa.Larutan biru akan menjadi merah dan lakmus merah akan tetap merahapabila larutan tersebut asam3. Tariklah kesimpulan percobaan iniLarutan asam memiliki pH di bawah 6 dan larutan basa memiliki pH di atas 7 sedanglarutan netral memiliki pH di antara 6-7
  13. 13. Daftar PustakaMichael purba.2006. Kimia untuk SMA Kelas X 1B. Jakarta : ErlangaWarsiti & Kartika Chrysti. 2010 .Buku Petunjuk Praktikum.Surakarta : Universitas Sebelas Maret
  14. 14. KEGIATAN 11
  15. 15. Kegiatan 11Kegiatan RespirasiA. Merakit Model Sistem PernafasanI. Tujuan :1. Mendemonstrasikan proses pernafasan pada manusia dengan model sistempernafasan.2. Menjelaskan factor yang mempengaruhi kecepatan pernafasan.II. Landasan Teori1. Secara sederhana respirasi disebut pula pernapasan yang berfungsi untukmenghirup oksigen dari luar tubuh dan mengeluarkan karbon dioksida daridalam tubuh2. Secara umum proses respirasi menghirup udara dari hidung kemudian masukke paru paru yang kemudian akan mengembangkan paru paru disertaikontraksi di otot dada dan paru paru dan berkembangnya diafragma kemudianketika mengeluarkan karbon dioksida dari tubuh diagrafma akan mengempisdan paru paru juga akan mengempis sehingga udara terdorong ke luar daritubuh.3. Respirasi dapat di bedakan menjadi respirasi luar dan respirasi dalam.4. Faktor yang mempengaruhi kecepatan pernapasan adalah jenis kelamin,aktifitas tubuh, usia dan tingkat kesehatan.5. Secara normal laju pernapasan orang dewasa kira kira antara 15-25 kali/menitIII. Alat dan Bahan1. Gelas plastik besar bening diameter 10 cm.2. Selang plastic diameter 7 mm.3. Balon4. Karet gelang5. Plastisin6. Gunting7. Stopwatch/ jam tangan
  16. 16. IV. Cara Kerja1. Menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan.2. Memotong selang plastic menjadi dua dengan panjang 15 cm dan 5 mm.3. Meniup balon berulang kali sehingga balon menjadi lembek/lemes.4. Mengikat balon yang telah ditiup tersebut pada kedua ujung selang plasticyang telah dipotong tadi dengan menggunakan karet gelang. Mengikat kuatsehingga balon tidak terlepas.5. Melubangi alas gelas sehingga sesuai dengan besarnya besarnya plastik.6. Memasukkan ujung selang plastik yang tidak ada balonnya ke dalam lubanggelas plastik sehingga posisi balon ada ditengah-tengah gelas plastik.Mengusahakan tidak ada ruang yang memungkinkan udara masuk lewatlubang pada gelas plastic sekitar lubang dan selang diberi plastisin.7. Menutup permukaan gelas plastic dengan balon yang direntangkan danmengikat secara rapih dengan menggunakan karet gelang.V. Hasil PengamatanNo Posisi Pengamatan1. Keadaan normal Balon Tetap2. Balon penutup ditekan Balon Mengempis3. Balon penutup ditarik Balon Mengembang
  17. 17. VI. PembahasanPercobaan Merakit model system pernapasanPercobaan ini memperagakan proses pernapasan manusia. Modelpernapasan manusia ini di buat dari botol bekas yang diberi balon sebagai paruparu dan diafragma dan selang plastic di ibaratkan sebagai trakea. Prinsip kerjadari model ini adalah ketika diafragma di tarik maka balon akan mengembangmengisi kekurangan udara di dalam botol , udara masuk melalui selang danmengisi balon sehingga akan mengembang. Ketika balon diafragma di tekanbalon akan mengempis akibat tekanan dan udara akan keluar dari balon. Hal inisesuai dengan system pernapasan pada tubuh manusia. Dimana diafragma akanmenarik paru paru sehingga udara masuk , kemudian diafragma menekan paruparu sehingga udara keluar.VII. Pertanyaan1. Tariklah selang plastic dan amati apa ang terjadi dengan kedua balon yang beradadi dalam gelasKetika di tarik balon dalam plastic akan mengembang2. Dornglah plastic dan amati apa yang akan terjadiKetika di dorog balon dalam plastic akan mengempis
  18. 18. B. Faktor yang mempengaruhi kecepatan pernapasanI. Cara kerja :1. Melakukan kegiatan ini dengan dua orang. Satu sebagai pengamat dan satunyasebagai pencatat waktu dan satu orang lagi sebagai pengamat.2. Menghitung kecepatan dengan menghitung jumlah gerakan napasnya sedang dalamkeadaan istirahat selama satu menit, dua menit, dan tiga menit.3. Lari-lari di tempat selama satu menit, kemudian menghitung kecepatan pernafasannyaselama satu menit.4. Istirahat sampai napas normal kembali.5. Melakukan lari-lari di tempat selama dua menit, kemudian menghitung kecepatanpernapasannya selama satu menit.6. Mengulangi nomor 4 dan kemudian mengulangi nomor 5 dengan waktu lari-lariditempat selama tiga menit.7. Mencatat hasil pengamatan.II. Hasil PengamatanSample : winahyu Arif W dan Zahra Marifatul LNo Waktu (menit) Kecepatan pernapasanLaki-laki Perempuan1. Istirahat 0 menit 22 482. 1 menit 38 583. 2 menit 59 674. 3 menit 67 78
  19. 19. III. PembahasanPercobaan faktor yang mempengaruhi pernapasanFaktor yang dapat berpengaruh terhadap kecepatan pernapsan manusiaadalah jenis kelamin, umur, aktifitas dan kesehatan. Setelah di lakukan percobaanmaka dapat di ketahui bahwa1. Jenis kelamin laki laki lebih sedikit interval pernapsannya di bandingwanita. Hal ini di karenakan paru paru laki laki memiliki kapasitas danukuran yang lebih besar di banding perempuan2. Umur juga memiliki kontribusi dalam interval pernapasan. Anak yangberumur lebih muda secara umum akan bernapas secara normal antara 15-25 kali per menit. Sedang orang tua dan anak anak akan bernapas lebihbanyak. Hal ini di karenakan interaksi otot otot dada dan diafragma tidaksebaik ketika dewasa/ muda serta lebih banyak membutuhkan oksigen3. Semakin tinggi suhu tubuh ketika melakukan aktifitas maka tubuh akanmengeluarkan energy, dan membutuhkan proses pembakaran denganbahan baku oksigen. Oleh karena itu interval pernapasan nya akan lebihbesar.4. Orang terserang penyakit nafasnya akan lebih cepat atau lambat, karenaterjadi gangguan pada metabolism dan kinerja tubuh.IV. Kesimpulan1. Pernapasan merupakan proses menghirup oksigen dan mengeluarkankarbon di oksida2. Ketika menghirup oksigen maka paru paru dan diafragma akanmengembang sedang ketika mengeluarkan karbon dioksida paru paru dandiafragma akan mengempis. Hal ini dikarenakan kontraksi antara ototdada dan diafragma.3. Proses pernapasan akan dipengaruhi oleh beberapa hal di antaranya :tingkat kesehatan, Jenis Kelamin, Usia, dan Aktivitas
  20. 20. DAFTAR PUSTAKATrijoko dkk. 2006. Biologi untuk Kelas XI. Jakarta : PT. Sunda KelapaWarsiti & Kartika Chrysti. 2010 .Buku Petunjuk Praktikum.Surakarta : Universitas SebelasMaret
  21. 21. KEGIATAN 12
  22. 22. Kegiatan 12Uji Karbohidrat, Lemak dan Protein dalam MakananI. Tujuan :Mengidentifikasikan dan mengelompokkan zat makanan yang terdapat di dalamberbagai bahan makanan yang telah ditentukan dan melakukan uji zat-zatmakanan.II. Landasan Teori1. Suatu makanan dapat mengandung satu atau lebih zat yang diprlukan oleh tubuh2. Menurut purnomo,dkk (2006:206) mengatakan bahwa kabohidrat adalah senyawayang terdiri dari unsur karbon, hydrogen dan oksigen.3. Kabohidrat meruppakan senyawa yang terdapa pada makanan pokok yangdibutuhkan manusia untuk membentuk energy dalam beraktifitas.4. Secara teori makanan yang mengandung karbohidrat bila di tetesi dengan larutanlugol maupun larutan yodium akan berubah warna menjadi ungu kehitaman ataucoklat tergantung banyaknya karbohidrat dalam makanan tersebut5. Lemak sama dengan minyak. Orang menyebut lemak secara khusus bagi minyaknabati atau hewani yang berwujud padat pada suhu ruang.6. Menurut purnomo,dkk ( 2006:213) mengemukakan bahwa lemak merupakanmakromolekul jika di pecah akan menghasilkan 3 molekul asam dan 1 molekulgliserol.7. Sumber lemak dibagi menjadi dua macam, yaitu hewani dan nabati.Lemak tidakdapat larut dalam air tetapi larut dalam eter, benzene, dan kloroform8. Protein (akar kata protos dari bahasa Yunani yang berarti "yang paling utama")adalah senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimerdari monomer-monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatanpeptida. Molekul protein mengandung karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dankadang kala sulfur serta fosfor.9. Protein diperlukan oleh tubuh untuk membangun sel sel tubuh dan memperbaikijaringan tubuh yang rusak.
  23. 23. 10. Protein mudah terpecah dan membentuk ammoniaA. Uji KarbohidratI. Alat dan Bahan :Alat :1. Piring2. PipetBahan :1. Lugol2. Pisang3. Apel4. Telur Rebus5. Tahu putih6. Margarin7. Biskuit8. Tepung Terigu9. Gula Pasir10. KentangII. Cara Kerja1. Menetesi bahan makanan satu persatu bahan makanan dengan 2-3 tetes larutanyodium dalam KI/Lugol. Memperhatikan dan mencatat perubahan warna pada bagianmakanan yang ditetesi larutan yodium. Mencatat bahan yang diuji mana yangmenunjukkan warna ungu biru setelah ditetsi larutan yodium.2. Mencatat warna setiap bahan makanan pada tabel.III. Hasil PengamatanNo BahanMakananWarnaSebelum diberi yodium Setelah diberi yodium1. Pisang Putih ke Kuning Ungu keBiruan2. Apel Putih Kuning Kecoklatan3. Nasi Putih Ungu ke biruan4. Telur Rebus Putih Putih5. Tahu Putih Putih Kuning Kecoklaan6. Margarin Kuning Kuning Kecoklatan7. Biskuit Coklat Hitam Pekat8. Tepung Terigu Putih Hitam Pekat9. Gula Pasir Putih Coklat10. Kentang Kuning Hitam Pekat
  24. 24. IV. PembahasanMenurut purnomo menyatakan bahwa kabohidrt hanya tersusun dari 3 unsur yaitukarbon hydrogen dan oksigen. Senyawa yang termasuk karbohidrat sangat banyakdari senyawa sederhana glukosa sampai senyawa kompleks. Bedasarkan pengaatandan penelitian bahwa bahan makanan yang mengandung karbohidrat akan berubahwarna apabila di tetesi larutan yodium. Sedang bahan makanan yang tidakmengandung karbohidrat tidak akan berubah warna. Contoh bahan makanan yangmengandung karbohidrat adalah pisang, apel , nasi tahu putih,biscuit, tepung terigu,gula pasir, dn kentang. Sedangkan bahan yang tidak mengandung karbohidrat adalahtelur rebus dan margarin. Bahan makanan akan berubah warna karena mengandungamilum ( senyawa karbohidrat sederhana ) untuk gula tidak akan berubah warna atauberubah sedikit karena gula tidak mengandung amilum tetapi sukrosa.V. Pertanyaan1. Mengapa ada bahan yang berwarna unggu biru da nada pula yang tidak setelahdi tetesi yodium/lugol ?Jawab : karena bahan makanan yang mengandung karbohidrat terdapat amilum didalamnya sehingga akan berubah warna ketika amilum tersebut di tetesi denganlarutan lugol.2. Buatlah kesimpulan tentang zat zat manakah yang mengandng amilumContoh kandungan kabohidrat yang ada pada bahan makanan yang mengandungkarbohidrat adalah pisang, apel , tahu putih,biscuit, tepung terigu, , dn kentang.Sedangkan bahan yang tidak mengandung karbohidrat adalah telur rebus danmargarin.
  25. 25. B. Uji LemakI. Alat dan BahanAlat :1. Kertas Coklat sampul buku/kertas payung2. Pipet TetesBahan :1. Kemiri2. Margarine3. Seledri4. Wortel5. Biji Jagung kering6. Singkong kering7. Kacang tanah kering8. Papaya9. Santan10. SusuII. Cara Kerja1. Mengambil dua buah kertas coklat sampul buku yang telah dipotong-potong.2. Mengambil air dengan pipet dan meneteskan di salah satu kertas coklat yanglainnya.3. Mengisap minyak dengan pipet yang lain dan meneteskan diatas kertas coklatlainnya.4. Membiarkan kedua kertas selama 10 menit dan memeriksa keduanya, mengamatikeadaan permukaan kertas tersebut mana yang meninggalkan bekas.Catatan : Menggunakan hasil ini sebagai pembanding untuk bahan yangmengandung minyak atau tidak.5. Mengambil kesepuluh kertas coklat yang telah disiapkan. Memberi nomor dannama jenis makanan yang akan diuji yaitu : a. kemiri, b. margarine, c. seledri, d.wortel, e. biji jagung kering, f. singkong kering, g. kacang tanah kering, h. papaya,i. santan, j.susu.6. Meremuk kemiri dan mengusap diatas kertas coklat kira-kira 10 kali danmembersihkan sisa kemiri, membiarkan 5-10 menit.7. Melakukan hal serupa untuk bahan yang lain.8. Setelah 10 memit, mengamati kertas coklat satu persatu. Menggunakan lampusenter ke arah bekas usapan dari bahan makanan yang diuji. Mencatat hasilpengamatan pada tabel.
  26. 26. III. Hasil PengamatanNo Bahan Makanan IndikatorberLemak Tidak ada Lemak1 Kemiri V2 Margarin V3 Seledri V4 Wortel V5 Biji Jagung Kering V6 Singkong Kering V7 Kacang Tanah Kering V8 Pepaya V9 Santan Kelapa V10 Susu VIV. PembahasanMenurut Purnomo dkk ( 2006:213) menyatakan bahwa lemak merupakanmakromolekul yang terdiri dari 3 molekul asam dan 1 molekul griserol. Bedasarkanpengujian praktikum bahan makanan akan meninggalkan bercak minyak apabila digilaskan pada kertas sampul maupun kertas minyak sedangkan bahan makanan yangtidak mengandung lemak akan kering ketika di biarkan beberapa menit setelahnya. Halini disebabkan minyak tidak mudah kering atau menguap di bandingkan dengan air.Sehingga kertas yang basah karena air akan mongering sedang kertas yang basah karenaminyak akan tetap basah.
  27. 27. V. Pertanyaan1. Mengapa setelah bahan makanan di teteskan atau di usapkan ke atas kertaskertas harus di diamkan dulu beberapa menit ?Jawab : bahan makanan yang telah di usapkan ke kertas harus didiamkan dulubeberapa menit supaya air pada kertas akan menguap dan hanya meninggalkanminyak/ lemak saja. Sehingga kita dapat membedakan apakah bercak tersebut disebabkan oleh kandungan minyak pada makanan atau kandungan air padamakanan.2. Buatlah kesimpulan bahan makanan yang mengandung dan tidak mengandunglemak.Jawab : bahan yang mengandung lemak contohnya kemiri, margarin, wortel,kacang tanah tering, papaya, santan, dan minyak. Sedangkan bahan yang tidakmengandung minyak contohnya seledri, biji jagung kering singkong kering/gaplek, dan susu
  28. 28. C. Uji Protein dengan melakukan pembakaranI. Alat dan Bahan1. AlatPiring plasticPipetLilinGelasCangkir plasticKorek api2. BahanSeledriKangkungPutih telurRotiTempeDaging ayamII. Cara Kerjaa. Menyalakan lilin, kemudian menjepit bulu ayam dengan penjepit kemudianmembakar bulu ayam tersebut diatas lilin. Mengamati dan menjelaskan bau yangditimbulkan. Menggunakan bulu ayam terbakar tersebut sebagai control.b. Menjepit satu persatu bahan yang akan diuji kemudian membakar diatas nyala lilin.bahan yang akan diuji seledri, kangkug, putih telur, roti, tempe, daging ayam.Mengamati bau yang ditimbulkannya manakah yang seperti bau bulu ayam terbakar.c. Membuat kesimpulan mana bahan yang mengandung protein.III. Hasil Pengamatan :No Bahan yang diuji Waktu dibakar berbauSeperti bulu ayam terbakar Aroma lain1. Seledri √2. Kangkung √3. Putih telur √4. Roti √5. Tempe √6. Daging ayam √
  29. 29. IV. PembahasanMenurut purnomo,dkk (2006:211) protein merupakan senyawa yang kurang stabildan mudah dipengaruh oleh suhu yang tinggi, pH dan pelarut organic. Protein biladihidolisis menggunakan asam atau enzim akan menghasilkan asam amino. Bedasarkanpenelitian uji protein makanan yang mengandung protein bila di bakar akanmenghasilkan bau seperti bulu ayam ketika di bakar. Hal ini dikarenakan bulu ayam jugatersusun atas protein. Bedasarkan penelitian dapat di ketahui bahwa makanan yangmengandung protein antara lain putih telur, tempe dan daging ayam. Sedangkan bahanmakanan yang tidak mengandung protein antara lain seledri kangkung dan rotiV. KesimpulanMakanan yang mengandung protein apabila di bakar akan menimbulkan bau sepertibulu ayam yang di bakar.VI. Pertanyaan1. Perhatikan bahan makanan nasi ,tepung terigu, kentang dan gula pasir seelahdi beri larutan yodium apakah semuanya menunjukan warna biru unggu ? jikatidak bukankah semua bahan makanan termasuk golongan kabohidrat? Jika yamengapa ?Jawab : ya nasi termasuk golongan kabohidrat. Tidak berwarna biru/ungukarena nasi gula dan tepung terigu tidak mengandung amilum tetapimengandung sukrosa. Sedangkan pada proses pengujian kandungan kabohidratlarutan lugol/yodium hanya akan bereaksi pada zat yang mengandung amilum.2. Rabalah atau usaplah bahan makanan kemiri , minyak, seledri dan papaya.Bagaimana bekas usapan di tangan anda ?Jawab :bahan makanan kemiri dan minyak bila di usapkan ke tangan kanmenimbulkan bekas dan terasa licin sedangkan seledri dan papaya menimbulkanbercak tetapi tidak licin.
  30. 30. 3. Perhatikan putih telur roti dan tempe watu di bakar identifikasikan bauyangditimbulkan , jelaskan kira kira bau apa masing masing bahan makanatersebutJawab : putih telur tempe ketika di bakar menimbulkan bau seperti bau buluayam ketika di bakar. Sedangkan roti ketika di bakar timbul bau gosong.4. Pada saat di beri air kapur dan tembaga sulfat terhadap putih telur rebus,temped an daging ayam manakah yang menunjukan warna ungu yang palingtua mengapa demikian ?Jawab : semua bahan makanan berwarna ungu tetapi warna ungu yang paling tuaadalah telur putih. Hal ini di karenakan telur putihlah yang mengandung proteinyang paling banyak disbanding bahan makana yang lain5. Bedasarkan uji yang telah di lakukan manakah bahan makanan sumberkabohidrat amilum, protein dan lemak dari bahan makanan nasi putih , telurrebus, tempe, kentang , kangkung, pisang, santan, minyak , gula pasir dandaging ayam ?Kabohidrat nasi, putih telur, kentang , pisang dan gula pasirLemak Santan , minyakProtein Tempe, putih telur, daging ayam,6. Bahaslah apaka semua bahan yang diuji menunjukan warna yang sama?mengapa demikian ?Jawab : tidak karena semua bahan makanan tidak semua mengandung proteinatau kabohidrat.7. Buatlah kesimpulan tentang bahan makanan yang mengandung dan tidakmengandung protein.Makanan yang mengandung protein apabila di bakar akan menimbulkan bauseperti bulu ayam yang di bakar sedangkan makanan tidak mengandung proteinakan menimbulkan bau lain. Hal ini terjadi karena reaksi protein dengan suhutinggi membentuk asam amino.
  31. 31. DAFTAR PUSTAKAPurnomo. 2006 .Biologi untuk Kelas XI Jilid 2A SMA dan MA.Jakarta : Sunda Kelapa PustakaSudjadi dkk. 2007. Biologi untuk 2 SMA/MA Kelas XI. Jakarta : YudistiraSriyono dkk. 2005. Ilmu Pengetahuan Alam Biologi Kelas VIII untuk SMP. Jakarta : SundaKelapa PustakaWarsiti & Kartika Chrysti. 2010 .Buku Petunjuk Praktikum.Surakarta :Universitas Sebelas Maret
  32. 32. KEGIATAN 13
  33. 33. Kegiatan 13Amankah MakanankuI. Tujuan :1. Menguji kandungan boraks di dalam bahan makanan.2. Memilih makanan sehat berdasarkan informasiyang dimilikiII. Landasan TeoriZat makanan disebut biomolekul karena merupakan enyawa yang dibutuhkanuntuk hidup. Zat zat yang terdapat pada makanan yaitu kabohidrat, protein, lemak,vitamin, mineral dan air. Pada zaman modern sekarang ini banyak makanan yangdicampur dengan bahan bahan lain seperti bahan pengawet dan penyedap rasa. Bahanmakanan tersebutlah yang disebut zat aditif. Zat aditif adalah zat tambahan yangterdapat pada makanan baik itu bersifat alami maupun sintetis.zat aditif alami adalahzat yang terbuat dari bahan bahan alami sedang zat aditif sintetis adalah zat yangterbuat dari bahan bahan kimia.Macam macam zat aditif adalah pengawet, pewarna, penyedap rasa danpengatur kemasan. Salah satu zat aditif yang berfungsi sebagai pengawet adalahboraks.Boraks merupakan garam Natrium Na2B4O710H2O, yang banyak di gunakandi berbagai industri nonpangan, khususnya industri kertas, gelas, pengawet kayu dankeramik. Borak dapat membahayakan tubuh bila di konsumsi berlebihan. Karena bisadi serap oleh tubuh da disimpan secar kumulatif dalam hati, otak usus sehinggaapabila dosisnya meninggi dapat menimbulkan penyakit kangkerEfek toksik : Kumulatif selama penggunaan berulang & dash; ulang. Pengaruhterhadap kesehatana. Tanda dan gejala akut : Muntah, diare, merah dilendir, konvulsidan depresi SSP(Susunan Syaraf Pusat) Tanda dan gejala kronis(Nafsu makanmenurun Gangguan pencernaanGangguan SSP : bingung dan bodoh Anemia,rambut rontok dan kanker.)
  34. 34. III. Alat dan BahanAlat :1. Pisau2. Air3. Piring4. Kain putih5. Pipet tetes6. Alat penumbuk/ parutBahan :1. Mie kuning2. Mie putih3. Bakso4. Krupuk legendar5. Tempura6. Sosis7. Cilok8. BoraksIV. Cara Kerja1. Mengupas kunyit, menumbuk kunyit sampai halus dan member sedikit air.Membungkus kunyit dengan kain putih, lalu memeras untuk memperoleh airkunyit.2. Membuat larutan boraks dengan cara memasukkan sedikit boraks ke dalam satusendok teh air.3. Mencampur lima tetes larutan kunyit dengan lima tetes larutan boraks. Mengadukkedua larutan itu hingga rata dan berwarna merah kecoklatan. Larutan berwarnamerah kecoklatan itu dapat dijadikan indikator adanya kandungan boraks dalambahan makanan.4. Menumbuk makanan yang akan diuji hingga halus dan meletakkan di atas piring.Mengusahakan masing-masing bahan makanan tidak saling bercampur satu samalain.5. Meneteskan air kunyit keatas makanan yang akan telah dihaluskan tadimenggunakan pipet.6. Mencatat hasil pengujian pada tabel.
  35. 35. V. Hasil pengamatanNo Jenis Bahan yang diujiKandungan boraks+ -1 Mie kuning V2 Mie putih V3 Bakso V4 Kerupuk V5 Kerupuk legendar V6 Sosis V7 cilok VVI. PembahasanMenurut arif priadi (2009:100) mengmukakan bahw zat aditif atau bahanmakanan tambahan adalah bahan yangditambahkan secara sengaja ke falam makanandengan jumlah sedikit untuk meningkatkan mutu makanan. Seperti warna rasa bentukmaupun masa simpan. Bedasarkan pengamatan yang telah dilakukan ketika bahanmakanan di tumbuk halus dan ti tetesi dengan kunyit bahan makanan yangmengandung boraks akan bereaksi dengan cara berubah warna, sedangkan bahanmakanan yang tidak mengandung boraks akan tetap warnanya. Hal ini terjadi karenaterdapat reaksi kimia antara air kunyit dengan konsentrasi tinggi garam pada boraksyang bersifat basa bereaksi dengan air kunyit yang mengandung kurkuminmembentuk warna kecoklatan yang di sebut senyawa borokurkumin. Pada percobaanini bahan makanan seluruhnya mengandung boraks kecuali bakso
  36. 36. VII. KesimpulanBoraks merupakan bahan pengawet alami yang memiliki senyawa yang dapatmenimbulkan rasa gurih dan kenyal serta tahan lama pada makanan namun tidak baikapabila digunakan sebagai bahan pengawet maupun penyedap makanan. .Ada bahanmakanan yang biasa di jual yang mengandung boraks seperti krupuk legendar, mietahu putih cilok dan sosis. Makanan yang mengandung boraks ini memang terkesanlebih enak dan menarik serta tahan lama. Akan tetapi menurut kesehatan makanan inijustru berbahaya apabila di konsumsiVIII. Pertanyaan1. Bahan makanan manakah yang mengandung boraks ?Jawab : bahan makanan yang mengandung boraks adalah mie kuning, mie putih ,krupuk , krupuk legendar, sosis dan cilok2. Bahan makanan manakah yang tidak mengandung boraks?Jawab : Bahan makanan yang tidak mengandung boraks adalah bakso3. Umumnya boraks digunakan sebagai bahan pengawet makanan. Menurutmuapakah ada cara lain dalam mengawetkan makanan ?Jawab : bahan makanan dapat diawetkan dengan berbagai cara di antaranyadengan di asinkan maupun di buat manisan. Pengasapan untuk bahan makananyang mengandung protein, pengeringan dan pensterilan dari kuman dan bakteripembusuk
  37. 37. DAFTAR PUSTAKAArif Priadi. 2009. Biologi SMA kelas XI. Jakarta : YudistiraHenny Riandri. 2007. Sains Biologi 2 untuk Kelas XI SMA dan MA. Surakarta : PT. TigaSerangkai Pustaka MandiriWarsiti & Kartika Chrysti. 2010 .Buku Petunjuk Praktikum.Surakarta :Universitas Sebelas Maret
  38. 38. KEGIATAN 14
  39. 39. Kegiatan 14Tekanan Darah ManusiaI. Tujuan:1. Mengetahui kerja jantung.2. Mengukur tekanan darah.II. Alat dan Bahan :1. G Sphygmomanometer/tensimeter2. Stetoskop3. Jam tanganIII. Cara Kerja:1. Mengitung denyut nadi 3x setiap menit untuk tangan kanan dan kiri setelah posisiduduk, berdiri, dan beraktivitas (lari-lari di tempat atau jalan-jalan).2. Mengukur tekanan darah dengan sphygmomanometer dengan posisi telentang untuksystole dan diastole.3. Meletakkan manset di lengan atas.4. Meletakkan bel stetoskop di atas arteri brakialis (tengah lengan).5. Menaikkan tekanan dengan memompa kantong karet dalam manset untukmenghentikan aliran darah arteri.6. Melepaskan tekanan perlahan-lahan kemudian mendengarkan bunyi menutupnyakatub jantung. Bunyi tersebut berhubungan dengan tekanan dalam darah.7. Mengukur tekanan darah:a. Mendengarkan bunyi teratur pertama, pada titik tertingginya sebagai tekanansistolik.b. Mendengarkan bunyi terakhir, pada titik terendahnya sebagai tekanan distolik.Catatan : Pada stetoskop terdapat alat pendengar (ditempelkan ke telinga) dandiafragma sebelum dan setelah digunakan harus dibersihkan dengan alkohol untukmencegah penularan penyakit.
  40. 40. IV. Hasil PenelitianMenghitung Denyut NadiSample 3 orang. 1 orang menghitung waktu ( 60s ) 1 yang lainnya mencatatNama :Tri SutrisnoNo Posisi TanganKanan1. Duduk 892. Setelah beraktivitas 107Nama : Zahra Marifatul LNo Posisi TanganKanan1. Duduk 842. Setelah beraktivitas 98Nama :Rosita NurjanahNo Posisi TanganKanan1. Duduk 822. Setelah beraktivitas 97Menghitung Tekanan DarahSample 2 orang. 2 lainnya Zahra dan Tri Sutrisno mengukur. Rosita mencatatNama : Winahyu Arif WicaksonoNo Posisi dan Jenis Kelamin Sistole DiastoleLaki-laki1. Duduk 112 73Nama : Rina WulandariNo Posisi dan Jenis Kelamin Sistole DiastolePerempuan1. Duduk 109 70
  41. 41. V. PembahasanMenurut Purnomo (2006:170) manyatakan bahwa systole dan sidtole merupakantekanan darah ke jantung pada saat mengeluarkan dan memasukan darah. Tekanandarah dapat dapat di ukurmengunakan tensimeter atau spigomomanometer. Tekanandarah orang dewasa normal yaitu 120/80 mmHg. Nilai 120 menunjukan tekanan systolesedangkan nilai 80 menunjukan tekanan diastole. Tekanan darah ini dapat digunakansebagai indikasi kondisi kesehatanTekanan darah dipengaruhi oleh aktifitas manusia. Semakin banyak aktifitasmaka semakin tinggitekanan darah dan denyut nadinya. Hal ini dikarenakan pada saatorang melakukan aktifitas jantung akan bekerja memompa darah lebih cepat. Ini jugaakan membuat jantung berkontraksi dan berdetak lebih cepat. Selain itu tekanan darahdan denyut nadi juga dipengaruhi oleh jenis kelamin dan umur seseorang. Secara umumdenyut nadi dan tekanan darah laki laki lebih besar dibanding perempuan karenaaktifitas dan kebutuhan suplay oksigen pada laki laki lebih besar dibanding perempuan.VI. KesimpulanJadi tekanan darah dan denyut nadi seseorang dapat berubah rubah tergantungpada jenis kelamin, posisi saat di ukur, umur dan kesehatan seseorang. Pada orangdewasa yang sehat tekanan darahnya biasanya 120/80.
  42. 42. KEGIATAN 15
  43. 43. Kegiatan 15EKOSISTEMI Tujuan :1. Menentukan jenis-jenis makhluk hidup sesuai dengan habitatnya dan menentukanperannya dalam ekosistem2. Membuat rantai makanan dan jaring-jaring makananII Landasan Teori1. Individu aldalah mahluk hidup tunggal, sedangkan populasi merupakan sekumpulanindividu yang sejenis.2. Ekosistem adalah interaksi dan hubungan saling ketergantungan antara populasi danmahluk hidup biotik dengan komponen abiotic dan lingkungannya3. Komponen Komponen dalam Ekosistem meliputi Komponen Abiotik contoh : tanah,air, udara dan lain-lain dan komponen Biotik contoh : tanaman, hewan4. Interaksi pembentuk di ekosistemIndividu – Populasi – Komunitas – Ekosistem – bioma - biosfer5. Berdasarkan cara mendapatkan makanan, makhluk hidup dibedakanmenjadi Produsen yaitu mahluk hidup yang mampu menyusun sendiri makanannya,Konsumen I yaitu mahluk hidup yang mendapat makanan langsung dengan memakanprodusen (herbivore), Konsumen II yaitu mahluk hidup yang memakan mahlukhidup lain yang merupakan konsumen I ( karnivora) , Pengurai yaitu makhluk hidupyang bertugas menguraikan sisa sisa makanan dan sisa sisa jasat hidup sepertibangkai dan daun daunan menjadi unsur hara.6. Ketergantungan pada ekosistem dapat terjadi dengan membentuk sebuah simbiosis,kompetisi rantai makanan dan jarring jarring makanan.7. Simbiosis adalah bentuk kerjasama antara dua mahluk hidup, kompetisi adalahbentuk persaingan antar mahluk hidup.8. Rantai makanan merupakan perpindan materi dan energy dari proses makan danmemakan dari produsen ke konsumen. Sedang jarring jarring makanan adalahgabungan dari beberapa rantai makanan yang saling berhubungan satu sama lainnya
  44. 44. 9. Rumus Kepadatan PopulasiKeterangan :D : Densitas / kepadatan populasiN : Jumlah seluruh individuL : Luas daerahIII Alat dan BahanA. Alat1. Alat TulisB. Bahan1. Tali Rafia 4 mVI Langkah Kerja1. Memilih lokasi yang akan dijadikan obyek pengamatan2. Merentangkan tali rafia menjadi 1 m23. Mengamati dan mencatat komponen biotik, abiotik dan kondisi disekitarnya4. Menghitung jumlah komponen biotik untuk menghitung kepadatanpopulasi / densitas dengan rumusD = N / L = .......... m2Keterangan : D : Densitas / kepadatan populasiN : jumlah seluruh individuL : Luas daerah5. Membuat rantai makanan dan jaring-jaring makananD = N / L = ....../ m2
  45. 45. V Hasil PengamatanA. Komponen Abiotik (lingkungan Lentik )B. Komponen Biotik ( Lingkungan Lentik )ObyekPengamatan∑ DProdusen Konsumen1KonsumenllKonsumenlllPenguraiLumut Air VBakteriPlanktonVNyamuk VJentik Jentik VKatak VKepiting VKeong V VBerudu V VBerudu b.kaki V VNo Komponen abiotik Banyak Kondisi1 Daun 3 Daun basah yang jatuh dari pohon2 Plastik Bekas 1 Kotor3 Batu 4 Sedang ( batu kapur , Bata )4 Air - Sedikit Keruh5 Tanah Liat - Di dasar kolam6 Cahaya - Intensitas sedang ( jam 4 Sore )7 Suhu - Suhu ruangan ( 32*C )
  46. 46. Lingkungan BiotikObyekPengamatan∑ DProdusen Konsumen1KonsumenllKonsumenlllPenguraiAlang alang VRumputJepangVPutri Malu VBelalang VSemut V VBekicot VKadal VCacing VVI PembahasanPenghitungan Densitas1. NyamukD = 4 / 1 M22. Jentik Jentik3. D = 20 / 1 M24. KatakD = 1 / 1 M2No Komponen abiotik Banyak Kondisi1 Batu 7 Sedang ( krikil, Bata )2 Tanah - Gembur3 Cahaya - Intensitas Sedang4 Suhu - Sedang ( suhu ruangan )
  47. 47. 5. KepitingD = 1 / 1 M26. KeongD = 2 / 1 M27. BeruduD = 21 / 1 M28. Berudu berkakiD = 13 / 1 M2Menurut woodburry dalam (Harianto :2005) ekosistem didefinisikan sebagai tatanankesatuan secara kompleks di dalamnya terdapat unit kesatuan secara utuh sehinggasemuanya akan menjadi bagian mata rantai siklus materi dan aliran energy. Padapengamatan di ekosistem lentik ( kolam dengan air tergenang ) terdapat beberapa mahlukhidup di dalamnya dengan produsen Lumut Air dan Plankton/Bakteri yang tidak terlihat.Kemudian konsumen berupa nyamuk , jentik jentik, berudu, keong, kepiting dan katak.Dengan komponen abiotiknya berupa air, batu , cahaya, plastic daan suhu. Yang kemudiansaling berinteraksi satu sama lain membentuk suatu rantai makanan dan jarring jarringmakanan yaitu :Lumut AirKeongBeruduKepitingNyamukJentik2KatakBakteri & planktonBakteri&plankton( Pengurai )
  48. 48. Bedasarkan Rantai makanan di atas maka dapat diketahui bahwa puncak rantai makananberada pada tingkat konsumen 2 yaitu kepiting dan katak. Berudu dapat menjadi konsumen1 dan 2 dikarenakan berudu dapat memakan plankton dan jentik jentik .VII KesimpulanDalam suatu ekosistem terdiri dari komponen komponen biotik dan abiotic setiap komponenbiotik salam suatu ekosistem akan saling membutuhkan dan saling berkompetisi dalammempertahankan hidup. Dalam suatu ekosistem yang ideal akan membentuk suatu rantaimakanan atau bahkan jarring jarring makanan. Dalam pengamatan yang telah di lakukan.Ekosistem lentik di kolam PGSD kebumen memiliki 4 rantai makanan.
  49. 49. DAFTAR PUSTAKAHariyanto dkk. 2005. Sukses Menghadapi Olimpiyade Sains Biologi SMP dan MTs. Bandung :Nav PressWarsiti & Kartika Chrysti. 2010 .Buku Petunjuk Praktikum.Surakarta : Universitas SebelasMaret
  50. 50. Lampiran Lampiran

×