Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2CLAPORAN OBSERVASISD Negeri04 JatenSekolah Berstandar NasionalUntuk memenuhi tugas mata...
Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2CKATA PENGANTARPuji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atassega...
Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2CBAB IA. Latar BelakangPembentukan kemampuan siswa di sekolah dipengaruhi oleh prosesbe...
Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2CC. Tujuan1. Untuk Memenuhi Tugas Perkembangan Peserta Didik2. Mengetahui Profil SDN 04...
Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2CBAB IIPEMBAHASANA. Profil sekolahNama Sekolah : SD Negeri 04 JatenAlamat Sekolah : Jal...
Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2CSyarat Masuk SDN 04 Jaten1. Merupakan Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing y...
Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2CB. Pembahasan Hasil ObservasiPembentukan kemampuan siswa di sekolah dipengaruhi oleh p...
Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2CKelas rendah terdiri dari kelas satu, dua, dan tiga, sedangkan kelas-kelas tinggiterdi...
Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2Cberfikir secara logis, masih sering berhayal dan menyukai hal hal yang hayal.Sehingga ...
Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2CPerkembanan siswa siswa masih bersifat egoistis, dan inginmenangnya sendiri. Pernah te...
Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2Cbawah rata rata akan mendapat program khusus yang di selengarakan disekolahan tersebut...
Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2CB. Kelas Tinggia.Kelas IVMenurut bapak Widiarno,S.Pd selaku wali di kelas IV SDN 04 Ja...
Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2Cbapak widi masih sering di gunakan. Pola penggunaan bahasa merekamenurutnya sekarang l...
Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2CUntuk perkembangan kognitif dan intelejensi menurutnya seluruhsiswa berada di keadaan ...
Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2CPENUTUPA. Kesimpulan1. SD Negeri 04 Jaten kec. Jaten Karanganyar adalah Sekolah Dasarb...
Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2C
Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2CDaftar PustakaDesmita.2005. Psikologi Perkembangan.Bandung : Remaja Rosdakarya Rosdaka...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Laporan observasi Perkembangan Siswa Sekolah Dasar Negeri 04 Jaten kec.Jaten Karanganyar tahun Ajaran 2012/2013

12,229 views

Published on

Laporan observasi Perkembangan Siswa Sekolah Dasar Negeri 04 Jaten kec.Jaten Karanganyar tahun Ajaran 2012/2013

2 Comments
8 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
12,229
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
2
Likes
8
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Laporan observasi Perkembangan Siswa Sekolah Dasar Negeri 04 Jaten kec.Jaten Karanganyar tahun Ajaran 2012/2013

  1. 1. Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2CLAPORAN OBSERVASISD Negeri04 JatenSekolah Berstandar NasionalUntuk memenuhi tugas mata kuliah Strategi Belajar MengajarDosen Pengampu : Drs. M. Chamdani, M.PdDISUSUN OLEH :Winahyu Arif Wicaksono( K7112269 )2C / 22PROGRAM S-1Pendidikan Guru Sekolah Dasar Kampus VI KebumenFakultas Keguruan dan Ilmu PendidikanUniversitas Sebelas MaretSurakarta2013
  2. 2. Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2CKATA PENGANTARPuji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atassegala berkah dan hidayahnya saya dapat menyelesaikan Observasi tentangKarakteristik Perkembangan Siswa Sekolah Dasar dengan Objek observasi SDN 04Jaten Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar. Tak lupa saya ucapkan terimakasihkepada :1. Drs.M.Chamdani,M.Pd selaku dosen mata kuliah Strategi Belajar Mengajar2. Sumarja,S.Pd selaku kepala SDN 04 Jaten yang telah berkenan mengijinkansaya untuk melakukan observasi.3. Ibu dan bapak guru serta karyawan SDN 04 Jaten yang telah banyakmembantu dalam kegiatan observasi4. Opie Meilana yang senantiasa memberi dukungan dan motivasiSaya menyadari dalam penyusunan laporan hasil observasi ini masih banyakterdapat kekurangan, oleh karena itu penulis memohon kritik dan saran yangmembangun guna penyempurnaan tugas serta laporan yang akan dating.Surakarta, 12 Juni 2013Penulis
  3. 3. Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2CBAB IA. Latar BelakangPembentukan kemampuan siswa di sekolah dipengaruhi oleh prosesbelajar yang ditempuhnya. Proses belajar akan terbentuk berdasarkanpandangan dan pemahaman guru tentang karakteristik siswa dan juga hakikatpembelajaran. “Untuk menciptakan proses belajar yang efektif, hal yang harusdipahami guru adalah fungsi dan peranannya dalam kegiatan belajarmengajar, yaitu sebagai pembimbing, fasilitator, nara sumber, atau pemberiinformasi” Desmita (2011). Proses belajar yang terjadi tergantung padapandangan guru terhadap makna belajar yang akan mempengaruhi aktivitassiswa-siswanya. “Dengan demikian, proses belajar perlu disesuaikan dengantingkat perkembangan siswaTingkatan kelas di sekolah dasar dapat dibagi duamenjadi kelas rendah dan kelas atas. Kelas rendah terdiri dari kelas satu, dua,dan tiga, sedangkan kelas-kelas tinggi sekolah dasar yang terdiri dari kelasempat, lima, dan enam” (Supandi, 1992:44) .Oleh karena Itu diperlukanpengkajian dan pengamatan mengenai karakteristik dan ciri ciri masingmasing jenjang tingkatan di sekolah dasar..B. Rumusan Masalah1. Bagaimana Profil SD Negeri 04 Jaten2. Bagaimana karkteristik Perkembangan peserta didik anak kelas rendah,dan tinggi.3. Apa saja Masalah yang dihadapi anak4. Bagaimana langkah guru dalam Penanganan siswa yang bermasalah.
  4. 4. Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2CC. Tujuan1. Untuk Memenuhi Tugas Perkembangan Peserta Didik2. Mengetahui Profil SDN 04 Jaten Secara Umum3. Mengetahui Karakteristik perkembangan siswa SDN 04 Jaten kec.JatenKaranganyar secara umum pada setiap Jenjang4. Mengetahui macam macam masalah yang terjadi di SDN 04 Jatenkec.Jaten, Karanganyar5. Mengetahui tehnik dan cara guru dalam mengatasi permasalahan padasiswa SDN 04 Jaten kec.jaten KaranganyarD. Metode PenelitianDalam Dalam pengumpulan data Penulis menggunakan beberapametode antara lain :1. Metode Wawancara : dengan mewawancarai langsung Guru Kelas yangmengampu.2. Metode Kepustakaan : dengan membandingkan dan merujuk pada teoriteori perkembangan dan karakteristik peserta didik yang telah ada3. SDN 04 Jaten kec.Jaten Karanganyar terdiri dari 12 kelas yang terbagimenjadi kelas 1-6 A dan kelas 1-6 B Sample yang di gunakan adalahkelas 1A, 2B , 3A, 4B, dan 5A sample untuk kelas 6 tidak di lakukankarena guru sedang melakukan gladi resik untuk perpisahan kelas 6
  5. 5. Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2CBAB IIPEMBAHASANA. Profil sekolahNama Sekolah : SD Negeri 04 JatenAlamat Sekolah : Jalan Seruni 04 Perum JPI Kec.Jaten KaranganyarTelp. (0271) 6820479Visi Sekolah : Mencerdaskan Kehidupan Bangsa dan menciptakanpendidikan yang unggul dalam prestasi yang sesuaidengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar RepublikIndonesia berlandaskan pada Iman dan takwa sertaberakar pada budaya bangsa.Misi :a. Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara aktif, kreatif, inovatifdan menyenangkan, sehingga setiap siswa berkembang sesuai denganpotensi yang dimiliki.b. Menumbuhkan semangat berprestasi yang sehat kepada semua wargasekolah.c. Menumbuhkan penghayatan, pengamalan terhadap ajaran agama yangdianut.d. Menumbuhkan budaya bangsa dalam membentuk kehalusan jiwa, sehinggamenjadi sumber kearifan dalam bertindak.e. Mengembangkan semua potensi sekolah yang dimilikif. Menerapkan manajemen partisipasi dengan melibatkan semua wargasekolah dan masyarakat.g. Mengembangkan kegiatan ekstar kurikuler yang potensial pada seni,olahraga dan Pramuka.
  6. 6. Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2CSyarat Masuk SDN 04 Jaten1. Merupakan Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing yangsecara sah sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku2. Berusia minimal 6 tahun , dalam beberapa hal usia 5 tahun X bulan bolehmasuk asalkan sudah mengikuti Pendidikan TK3. Lolos seleksi masuk penerimaan siswa baru
  7. 7. Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2CB. Pembahasan Hasil ObservasiPembentukan kemampuan siswa di sekolah dipengaruhi oleh prosesbelajar yangditempuhnya. Proses belajar akan terbentuk berdasarkanpandangan dan pemahaman guru tentang karakteristik siswa dan juga hakikatpembelajaran. Untuk menciptakan proses belajar yang efektif, hal yang harusdipahami guru adalah fungsi dan peranannya dalam kegiatan belajarmengajar, yaitu sebagai pembimbing, fasilitator, nara sumber, atau pemberiinformasi. Proses belajar yang terjadi tergantung pada pandangan guruterhadap makna belajar yang akanmempengaruhi aktivitas siswa-siswanya.Dengan demikian, proses belajar perlu disesuaikan dengan tingkatperkembangan siswa. Untuk mendukung hal tersebut, diperlukanpemahamanpara guru mengenai karakteristik siswa dan prosespembelajarannya. Perubahan-perubahan fisik merupakan gejala primer dalampertumbuhan masa remaja yang berdampak terhadap perubahan-perubahanpsikologi. Orientasi masa depan merupakan salah satu fenomenaperkembangan kognitif yang terjadi pada masa remaja. Menurut Nurmi(1991), dalam buku Psikologi Perkembangan, Desmita (2011), orientasi masadepan berkaitan erat dengan harapan, tujuan, standar, rencana dan strategipencapaian tujuan di masa yang akan datang. Menurut Dacey & Kenny (1997)dalam buku Psikologi Perkembangan,Desmita(2011), yang dimaksud dengankognisi sosial adalah kemampuan untuk berfikir secara kritis mengenai isu-isudalam hubungan interpersonal, yang berkembang sejalan dengan usia danpengalaman, serta berguna untuk memahami orang lain dan menentukanbagaimana melakukan interaksi dengan mereka.Menurut Supandi (1992:44) dalam bukunya menyatakan “Tingkatan kelasdi sekolah dasar dapat dibagi menjadi dua, yaitu kelas rendah dan kelas tinggi.
  8. 8. Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2CKelas rendah terdiri dari kelas satu, dua, dan tiga, sedangkan kelas-kelas tinggiterdiri dari kelas empat, lima, dan enam”A. Kelas Rendaha. Kelas ISetelah dilakukan Wawancara dengan ibu Wuryanti,S.Pd, M.M makadidapatkan data bahwa siswa kelas I SDN 04 Jaten kec.Jaten, Karanganyarberjumlah 30 siswa dengan umur rata rata 6-7 tahun dengan perbandingansiswa putra berjumlah 12 anak dan siswa putri berjumlah 18 anak, akan tetapiterdapat 1 anak yang berumur 5 tahun 7 bulan di perbolehkan untuk mengikutipendidikan karena telah lolos pada seleksi masuk. Kebanyakan dari merekamasih memiliki postur tubuh yang kecil dan maih rentan terserang penyakit,hal ini di buktikan seringnya beberapa anak ijin karena sakit. Akan tetapi padaakir semerter 2 menurut penuturan ibu wuryanti, beberapa anak sudah tumbuhbaik berat badan maupun tinggi badan ( setiap akhir tahun diadakan tes fisik )Hal ini sesuai dengan teori yang di kemukakan oleh Sumantri Dkk(2005) dalam bukunya yang menyatakan “Usia masuk kelas satu SD atauMI berada dalam periode peralihan dari pertumbuhan cepat masa anakanak awal ke suatu fase perkembangan.yang lebih lambat. Ukuran tubuhanak relatif kecil perubahannya selama tahun tahun di SD.”Kelas I tahun ajaran 2012/2013 si SDN 04 Jaten Kec.Jaten,Karanganyar pada saat awal masuk sekolah telah dapat mengeja huruf hurufsederhana. Dalam aspek perkembangan bahasa kelas I di SDN 04 Jaten telahlancar dalam penggunaan bahasa Indonesia, namun masih banyak yang belumlancar menggunakan bahasa jawa maupun inggris, hal ini di sebabkan merekahidup di lingkungan perumahan , sehingga dalam kehidupan sehari harimereka mengunakan bahasa Indonesia. Siswa Kelas I si SDN 04 Jaten inimenurut penuturan dari Wali Kelas pada awal masuk sekolah sebagian besardari mereka masih di antar oleh orang tua maupun pengasuhnya masingmasing. Mereka masih egois dan sering mencari perhatian. Dan belum dapat
  9. 9. Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2Cberfikir secara logis, masih sering berhayal dan menyukai hal hal yang hayal.Sehingga bedasarkan ciri ciri tersebut maka siswa kelas I menurut piagetdapat di katakana masih dalam tahap Praoperasional (2‐7 tahun) , dimanaanak belajar menggunakan dan merepresentasikan objek dengan gambarandan kata kata. Tahap pemikirannya lebih simbolis tetapi tidak melibatkanpemikiran operasiaonal dan lebih bersifat egosentris dan intuitif ketimbanglogis.b.Kelas IIPada jenjang Kelas II di SDN 04 Jaten kec.Jaten, Karanganyar secaraumum siswa sudah jauh lebih mandiri. Pertumbuhan Fisiknya lebih baik dansudah bias bergerak aktif. Namum ada beberapa siswa yang bergerak atauberaktifitas secara berlebihan. Sehingga guru kadang mengalami kesulitandalam mengatasinya, biasanya siswa yang hiperaktif tersebut di posisikanuntuk duduk di bangku depan. Beberapa anak yang sebelumnya seringmengalami ganguan kesehatan pada kelas I sekarang sudah jarang mengalamiganguan kesehatan. Untuk perkembangan bahasa masih belum begitu jauhberbeda dengan kelas I, akan tetapi siswa kelas II seluruhnya sudah bisamembaca lancar dan dapat mengucapkan beberapa kosakata dalam bahasajawa dan bahasa inggris, hal ini di karenakan standar kopetensi yang harus dikuasai siswa sebelum naik ke tingkat berikutnya adalah membaca lancar.Akan tetapi menutut wali kelas apabila ada siswa yang belum bisa membacalancar namun sudah dapat mengeja dengan benar dapat di luluskan.Tingkat kemandirian anak sudah terbentuk hal ini di buktikandengan tidak diantarnya lagi siswa ketika berangkat sekolah. Siswa tidak lagisering meminta bantuan guru dalam mengerjakan sesuatu, mereka lebihsenang mengerjakannya sendiri.
  10. 10. Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2CPerkembanan siswa siswa masih bersifat egoistis, dan inginmenangnya sendiri. Pernah terjadi kasus dimana anak laki laki merebutmainan milik anak perempuan, dan kemudian terjadi perkelahian. Akan tetapipermasalahan tersebut dapat di atasi dengan baik oleh wali kelas. Tanpamelibatkan orang tuaPada tahap ini, kecerdasan siswa mulai menuju kearah yang logisdan sistematis. Mereka mulai mampu menerima materi yang bersifat logis danmampu menjelaskannya dengan baik walaupun masih membutuhkan mediadan alat bantu yang nyatac. Kelas IIIPada tahap kelas tiga siswa SDN 04 Jaten Kec.Jaten Karanganyarmemiliki jumlah siswa sebanyak 30 orang dengan 11 siswa laki laki dan 19siswa perempuan dengan umur rata rata 8-9 tahun. Pada kelas III ini menurutbapak jarno,S.Pd selaku wali kelas III menyatakan bahwa siswa kelas IIImengalami perkembangan yang cukup pesat. Pada perkembangan Psikologisiswa kelas III mereka sudah memiliki rasa malu. Terbukti ketika merekaterlambat maupun salah sragam mereka tiak berani keluar kelas tidak sepertipada saat kelas 1. Rasa tanggung jawab dan kemandirian menurut wali kelasIII sudah berkembang dengan baik. Mereka sudah mengerti tanggung jawabuntuk menjaga kebersihan kelas dan mengerjakan pekerjaan rumah.Untuk perkembangan fisik, siswa kelas III menurutnyaberkembang secara normal. Siswa aktif bergerak. Dan melakukan kegiatan diluar ruangan. Untuk perkembangn kognitif dan intelejensi pada Kelas IIItahun ajaran 2012/2013 secara umum memiliki tingkat kecerdasan yangnormal. Hanya saja ketika di adakan TKD terdapat 5 siswa memilikikecerdasan di atas rata rata dan 3 anak di bawah rata rata dari 30 siswa. Untukpenangulangannya siswa yang kecerdasannya di atas normal akan di beripengayaan untuk menambah wawasan materi, sedang siswa yang berada di
  11. 11. Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2Cbawah rata rata akan mendapat program khusus yang di selengarakan disekolahan tersebut yaitu les tambahan sepulang sekolah , tanpa di pungutbiaya. Untuk perkembangan socialnya, bedasarkan penuturan bapak jarno,siswanya sudah bergaul dengan bebas, belum tampak kesenjangan maupunterdapat kelompok kelompok khusus dalam bergaul. Hal tersebut sesuaidengan apa yang dikemukakan Sosilowardani mengenai gang age yaitu .Pada masa ini perkembangan sosial terjadi dengan cepat. Anak berubah dariself centered, yang egoistis, yang senang bertengkar menjadi anak yangkooperatif dan pandai menyesuaikan diri dengan kelompok.(Soesilowindardini, ttn:24; Kusmaedi, Husdart, Hidayat,2004:65)Akan tetapi terdapat beberapa permasalahan yang di antaranyamasih ada siswa yang pendiam namanya adalah febrian, ia tidak mauberinteraksi dengan temannya , setelah di telusuri dengan seksama menurutbapak jarno permasalahannya anak tersebut jarang berkomunikasi di rumahkarena orang tuanya seorang pembisnis. Akan tetapi seiring denganpendewasaan anak tersebut sudah mulai dapat berinteraksi dengan baikmelalui bimbingan kepala sekolah. Selain itu juga pernah terjadi kasuspencurian “jalu” (tempat boncengan sepeda) oleh anak kelas III. Masalahtersebut di angkat pada rapat guru dan kepala sekolah. Namun tidakmelibatkan orang tua dan berhasil di selesaikan. Pernah terdapat 1 anak yangkeluar dari sekolah dengan alasan mengikuti orang tua pindah ke bandung.Perkembangan bahasa anak meningkat menurut bapak jarno. Ratarata siswanya sudah mampu membaca dan menulis dengan lancar. Mampuberbahasa jawa dengan lebih baik dan menguasai percakapan sederhana dalambahasa inggris. Namun beliau mengungkapkan bawasannya ketika bergauldenga teman sebayanya tidak jarang anak menggunakan bahasa gaul yangtidak sesuai dengan EYD. Menurutnya hal ini dikarenakan pengaruhpergaulan dan media massa.
  12. 12. Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2CB. Kelas Tinggia.Kelas IVMenurut bapak Widiarno,S.Pd selaku wali di kelas IV SDN 04 JatenKec.Jaten Karanganyar, beliau menuturkan bahwa siswa yang di ampunyaterdiri dari 29 siswa yang terdiri dari 12 siswa putra dan 17 siswa putri denganrata rata umur berkisar 10-12 tahun.rata rata tinggi siswa putri di bawah siswaputra dan tubuh siswa putri jauh lebih kecil. Menurutnya pada jenjang inidilakukan seleksi yang ketat dengan diadakannya TKD di kelas III, dan setiaptengah semester di kelas IV dan apabila pada kelas IV ini nilai di bawahKKM lebih dari 3 mapel dan atau tingkat kehadiran di bawah 85% maka anakakan tinggal kelas. Untuk perkembangan Intelejensi siswa, menurutnyaterdapat 3 siswa di atas rata rata dan 1 siswa di bawah rata rata yangberupakan siswa tahun lalu yang tinggal kelas. Siswa di kelas IV inimenurutnya sudah dapat menerima materi pelajaran dengan metode yangberagam seperti power point, ceramah , diskusi serta media media kongkritlainnya dan perhitungan logis serta matematis. Hal ini sesuai dengan teoripiaget dalam (desmita,2005) yang menyatakan bahwa siswa kelas IV atauanak berumur 7-11 tahunahap operasional konkret dimana Seorang anak akanmampu berpikir logis dan mulai mengelompokkan berdasarkan beberapa ciridan karakteristik daripada hanya berfokus pada representasivisual(praoprasional). Anak sekarang dapat mengklasifikasikan berdasarkanbeberapa fitur. Sementara anak-anak sebelumnya terbatas sudut pandangmereka sendiri, mereka sekarang dapat mempertimbangkan sudut pandanglain (secara logis). Mereka juga dapat mulai memahami ide-idedan klasifikasilebih menyeluruh dan mengembangkan cara menyajikan solusi dalamberbagai cara.Perkembangan bahasa anak berkembang pesat seiring dengan tingkatperkembangan anak. Mereka sudah dapat berbicara bahasa jawa (karma)dengan baik dan percakapan bahasa inggris. Penggunaan bahasa gaul menurut
  13. 13. Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2Cbapak widi masih sering di gunakan. Pola penggunaan bahasa merekamenurutnya sekarang lebih akademis dan logis.Untuk perkembangan social siswa menurut bapak widi siswanya sudahmulai membentuk kelompok kelompok (nge-geng) dan kadang pilih pilihteman, menurutnya ini di sebabkan karena pengaruh televisi yang merekatonton. Pernah terjadi malalah seorang siswa bermusuhan dengan siswa lain.Dan siswa tersebut mempengaruhi teman lainnya supaya tidak bertemandengan musuhnya tersebut atau dia tidak di anggap sebagai teman, sehinggamusuhnya tersebut menjadi terkucilkan di kelas. Masalah ini berhasil di atasioleh bapak widi bersama bapak sumarja dengan memangil kedua orang tuasiswanya dan memberikan pengarahan serta bantuan .Untuk moral dan ketaatan beragama menurut bapak widi cukup baik.Karena di sekolahan terdapat pendidikan agama dan budi pekerti yangmengajarkan siswa berbudi pekerti yang baik. Pernah ada siswa mencurimainan milik temannya karena ia tidak mampu membeli. Akan tetapi menurutbapak widi hal tersebut masih wajar dan tidak di angkat ke rapat guru. Pernahada anak yang tinggal kelas karena kopetensi nya kurang di bidangmatematika dan bahasa inggris. Namun belum pernah ada anak yang dikeluarkan.b.Kelas V dan VIMenurut wali kelas V siswanya terdiri dari 30 siswa dengan siswaputra sebanyak 13 siswa dan siswi putri sebanyak 17 anak. Dengan rentanumur berkisar 10-12 tahun. Menurutnya perkembangan fisik siswa kelas Vsudah masuk ke dalam tahap remaja awal. Beberapa siswa putri sudahmengalami menstruasi, dan mereka sudah mengenal lawan jenis. Untuk itupada SDN 04 Jaten di kelas V dan IV diadakan penyuluhan khusus mengenaiorgan intim yang di selengrakan PMI dan dinas Kesehatan pada setiap akhirsemester 1.
  14. 14. Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2CUntuk perkembangan kognitif dan intelejensi menurutnya seluruhsiswa berada di keadaan yang normal walaupun ada yang di atas normalnamun tidak ada yang di bawah rata rata. Hal ini dikarenakan di kelas IVsudah dilakukan seleksi dengan ketat. Pola pemikiran anak sudah logis danmasih membutuhkan media kongkrit untuk menyusun pemikiran, namunsudah mulai sedikin mengerti konsep konsep abstrak. Setiap hari senin –kamis khusus kelas V dan VI di adakan les tambahan untuk memantapkanpelajaran dan mempersiapkan Ujian nasional maupun kenaikan kelas tanpa dipungut biaya.Perkembangan sosial siswa kelas V dan VI secara umum normal.mereka mulai memunculkan rasa solidaritas dan saling menghargai antarteman. Walaupun masih ada beberapa anak yang bergaul secaramengelompok. Pada kelas V dan VI anak sudah jarang melakukan aktifitasfisik ketika istirahat sekolah, mereka lebih sering menghabiskan waktuberbincang bincang di kantin, hal ini membuktikan mereka sudah memilikipola piker yang lebih dewasa. Sebagian siswa putra ketika saya wawancaraimengaku menyukai beberapa siswa perempuan di sekolahan maupun dirumah. Hali ini menunjukan bahwa mereka sudah mulai tertarik dengan lawanjenis.Untuk perkembangan moral dan agama menurut penuturan wali kelassudah cukup baik, karena selama tahun ajaran 2012/2013 ini belum pernahada kasus perkelahian maupun pencurian. Menurutnya hal ini di karenakanadanya extrakulikuler pramuka dan TPA yang mengajarkan siswa tentangmoral dan rasa tanggung jawab yang baik.
  15. 15. Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2CPENUTUPA. Kesimpulan1. SD Negeri 04 Jaten kec. Jaten Karanganyar adalah Sekolah Dasarberstandar Nasional di daerah Perumahan Jaten tepatnya di jalan Seruni2. karkteristik Perkembangan peserta didik anak kelas rendah dan tinggi diSDN 04 Jaten kec.Jaten Karanganyar secara umum berlangsung secaranormal hanya ada beberapa siswa yang terlalu cepat maupun terlalu lambat.Namun semua itu sesuai dengan teori perkembangan yang di ungkapkanpara ahli seperti piaget.3. Masalah yang dihadapi anak SDN 04 Jaten kec.Jaten karanganyar secaraumum masih tergolong wajar, seperti pencurian ringan, perkelahian antarteman dan penggunaan bahasa yang tidak sesuai serta ngegank4. langkah guru dalam Penanganan siswa yang bermasalah denganmemberikan pengarahan secara pribadi oleh wali kelas masing masing.Apabila tidak dapat terselesaikan akan di bombing oleh guru BK dan diangkat dalam rapat guru. Jika masih belum terselesaikan maka akan dilakukan pembimbingan bersama orang tuaB. Saran1. Sebaiknya bagi calon guru dan mahasiswa PGSD yang akan terjun kelapangan tidak hanya menguasai teknologi dan teori saja, namun harus jugamampu menguasai menejemen kelas serta mengendalikan diri sendiri dnsiswa baik di dalam lingkungan sekolah maupun masyarakat ( Wuryanti,S.Pd, M.M )2. Bagi mahasiswa sebaiknya lebih diperbanyak tugas lapangan baik dalambentuk observsi maupun studi lapangan untuk memberikan pengalamandan dapat mengerti keadaan lapangan secra langsung ( Sumarja,S.Pd)3. Calon guru harus lebih banyak diberikan kopetensi dalam mengajar danmengendalikan kelas. ( Asri Widiyarno,S.Pd)
  16. 16. Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2C
  17. 17. Lap.Observasi Winahyu/K7112269/22/2CDaftar PustakaDesmita.2005. Psikologi Perkembangan.Bandung : Remaja Rosdakarya RosdakaryaDesmita 2011. Psikologi Perkembangan Peserta DIdik. Bandung : RemajaRosdakaryaSupandi. (1992). Strategi Belajar Mengajar Pendidikan Jasmani. Jakarta:Depdikbud.Lampiran

×