Daya pembeda

335 views

Published on

materi joharman Evaluasi Pembelajaran PGSD Kebumen smt 4

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
335
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
7
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Daya pembeda

  1. 1. TINGKAT KESUKARAN • Soal yang baik tidak terlalu sukar dan tidak terlalu mudah • Soal terlalu sukar menyebabkan siswa putus asa • Soal yang terlalu mudah menyebabkan siswa tidak terangsang utk mempertinggi usaha memecahkannya. • Indeks kesukaran =bilangan yang menyatakan mudah atau sukarnya suatu tes.
  2. 2. • Indeks kesukaran dinyatakan dengan p, dengan, 0 ≤ p ≤ 1. ( p = indeks kesukaran =proporsi). • B =banyaknya siswa yang menjawab suatu nomor soal. • N = banyaknya siswa peserta tes • p≤0,30 soal sukar • 0,31 ≤ p≤0,70; soal sedang • p≥ 0,71 ; soal mudah (Suharsimi Arikunto) N B p =
  3. 3. DAYA PEMBEDA • D= PA - PB • D = DAYA PEMBEDA BUTIR SOAL • PA = PROPORSI YANG MENJAWAB BENAR KELOMPOK ATAS • PB = PROPORSI YANG MENJAWAB BENAR KELOMPOK BAWAH • KEL ATAS = KEL SISWA YG MEMPUNYAI SKOR TINGGI • KEL BAWAH = KEL SISWA YANG MEMILIKI SKOR RENDAH
  4. 4. Prosedur Menentukan Daya Pembeda 1. Urutkan tabel induk pola jawaban siswa berdasarkan jumlah skor, dari tinggi ke rendah atau sebaliknya. 2. Ambil 27% peringkat atas (A) dan 27 % peringkat bawah. 3. BA = banyaknya peserta tes yang menjawab benar kel.atas 4. BB= banyaknya peserta tes yang yang menjawab benar kel. bawah B B B A A A n B Pdan n B P ==
  5. 5. 5. NA = banyaknya peserta tes kelompok atas 6. NB = banyaknya peserta tes kelompok bawah 7. Daya pembeda juga dapat dinyatakan dengan proporsi kelompok atas dan bawah dg jawaban salah. 8. Jika Wh = banyaknya peserta tes kelompok atas yang menjawab salah dan 9. WL = banyaknya peserta tes kelompok bawah yang menjawab salah maka: A H B L N W - N W D =
  6. 6. • Daya beda yang baik, D ≥ 0,4 • Untuk tes buatan guru (tes formatif) D≥ 0,2 • Derajat Kesukaran =DK dinyatakan dengan: • Derajat kesukaran yang baik berkisar pada interval 0,25 < Dk < 0,75 100%x NN WW D AB HL k + + =
  7. 7. KEBERFUNGSIAN PENGECOH • Pada soal pilihan ganda terdiri dari butir soal dan opsi jawaban • Opsi jawaban terdiri dari kunci jawaban dan pengecoh. • Misal opsi jawaban suatu soal: a b c d dengan kunci jawaban c, maka a b dan d adalah pengecoh. • Pengecoh berfunsi jika dijawab ≥ 5% peserta tes

×