Manejemen resiko jam 13.30

878 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Manejemen resiko jam 13.30

  1. 1. TUGAS KELOMPOKMANAJEMEN RESIKODISUSUNOLEH :Kelompok 1Mimi Efralinda Lbs (1005170411)Widya Lestari (1005170595)Sri maulina (1005170400)FAKULTAS EKONOMIUNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARAMEDAN
  2. 2. PENDAHULUANSetelah krisis moneter yang dialami Indonesia sedikit mereda, pasar modal dan pasaruang mulai bergerak cukup dinamis seiring dengan meningkatnya aliran dana yang masuk kenegeri ini. Perkembangan ini memacu para investor dan pelaku pasar untuk lebih berhati-hati danselektif dalam memilih dan menanamkan uangnya pada instrumen-instrumen investasi di pasarmodal dan pasar uang. Saham dan obligasi sebagai instrumen yang paling populer di pasar modalmerupakan salah satu alternative investasi bagi para investor. Untuk menghimpun danamasyarakat, pemerintah Indonesia juga menawarkan obligasi jangka panjang. Sedangkaninstrumen pasar uang yang cenderung berjangka waktu pendek terdapat Sertifikat BankIndonesia (SBI), dan surat berharga lainnya seperti commercial paper.Dalam hal investasi, para investor menginginkan tingkat pengembalian tertentu atassejumlah risiko tertentu yang ditanggungnya. Saham umumnya menawarkan tingkatpengembalian yang relatif lebih tinggi daripada obligasi. Pada return yang tinggi ini jugamelekat adanya tingkat risiko yang relatif tinggi, dimana untuk saham tidak terdapat adanya janjipembayaran dividen setiap periode dan harga yang relative ditentukan oleh pergerakan pasarmodal. Investor yang risk-averse, atau tidak menyukai risiko, cenderung lebih suka berinvestasidi Sertifikat Bank Indonesia (SBI) yang menjanjikan tingkat risiko dan pengembalian yangrelatif lebih rendah.Di negara Amerika Serikat telah dikumpulkan data menyangkut perbandingan tingkatpengembalian dan tingkat risiko rata-rata berbagai instrumen keuangan dari tahun 1926 sampaidengan tahun 1996. Tabel 1 dibawah ini menggambarkan adanya hubungan positif antara tingkatpengembalian dan risiko premium. Risiko premium adalah selisih antara tingkat risiko sekuritastertentu dengan sekuritas tidak berisiko (dalam hal ini adalah U.S. Treasury Bills). Keinginaninvestor untuk melindungi dirinya dari adanya risiko investasi di pasar modal dapatdiakomodasikan dengan adanya sekuritas derivatif, seperti futures/forwards dan options.Instrumen derivatif ini sebagai inovasi baru di pasar modal yang perannya sangat diperhatikanterutama dalam hal strategi hedging (lindung nilai) atas transaksi-transaksi keuangan tertentuyang bersifat kontinjen.
  3. 3. 1. Pengertian RisikoRisiko berhubungan dengan ketidakpastian ini terjadi oleh karena kurang atau tidaktersedianya cukup informasi tentang apa yang akan terjadi. Sesuatu yang tidak pasti (uncertain)dapat berakibat menguntungkan atau merugikan.menurut Wideman, ketidak pastian yangmenimbulkan kemungkinan menguntungkan dikenal dengan istilah peluang (Opportunity),sedangkan ketidak pastian yang menimbulkan akibat yang merugikan dikenal dengan istilahrisiko (Risk).Secara umum resiko dapat diartikan sebagai suatu keadaan yang dihadapi seseorang atauperusahaan di mana terdapat kemungkinan yang merugikan. Bagaimana jika kemungkinan yangdihadapi dapat memberikan keuntungan yang sangat besar, dan walaupun mengalami kerugiansangat kecil sekali. Misalnya membeli lotere. Jika beruntung maka akan mendapat hadiah yangsangat besar, tetapi jika tidak beruntung uang yang digunakan membeli lotere relatif kecil.Kata risiko banyak dipergunakan dalam berbagai pengertian dan sudah biasa dipakaidalam percakapan sehari-hari oleh kebanyakan orang. Tetapi pengertian yang dipahami secaraintuitif ini, hanya memuaskan jika dipakai dalam percakapan sehari-hari.Memahami konsep risiko secar luas, akan merupakan dasar yang esensial untuk memahamikonsep dan teknik. Manajemen Risiko. Oleh karena itu dengan mempelajari berbagai definisiyang ditemukan dalam berbagai literatur diharapkan pemahaman tentang konsep risiko semakinjelas.Vaughan (1978) mengemukan beberapa definisi risiko sebagaimana dapat kita lihat berikut ini.1. 1. Risk is the chance of loss (Risiko adalah kans kerugian).Chance of loss biasanya dipergunakan untuk menunjukkan suatu keadaan dimana terdapat suatuketerbukaan (exposure) terhadap kerugian atau suatu kemungkinan kerugian. Sebaliknya jikadisesuaikan dengan istilah yang dipakai dalam Statistik, maka “chance” sering dipergunakanuntuk menunjukkan tingkat probabilitas akan munculnya situasi tertentu.
  4. 4. 1. 2. Risk is the possibility of loss (Risiko adalah kemungkinan kerugian)Istilah “possibility” berarti bahwa probabilitas sesuatu peristiwa berada di antar nol dan satu.Definisi ini barangkali sangat mendekati dengan pengertian risiko yang dipakai sehari-hari. Akantetapi definisi ini agak longgar, tidak cocok dipakai dalam analisis secara kuantitatif.1. 3. Risk is Uncertainty (Risiko adalah ketidakpastian)Tampaknya ada kesepakatan bahwa risiko berhubungan dengan ketidakpastian (uncertainty)yaitu adanya risiko, karena adanya ketidakpastian.2. Kategori risikoRisiko dapat dikategorikan ke dalam dua bentuk :1. risiko spekulatif, dan2. risiko murni.a. Risiko spekulatifRisiko spekulatif adalah suatu keadaan yang dihadapi perusahaan yang dapatmemberikan keuntungan dan juga dapat memberikan kerugian.Risiko spekulatif kadang-kadang dikenal pula dengan istilah risiko bisnis(business risk).Seseorang yang menginvestasikan dananya disuatu tempat menghadapi dua kemungkinan.Kemungkinan pertama investasinya menguntungkan atau malah investasinya merugikan. Risikoyang dihadapi seperti ini adalah risiko spekulatif. Risiko spekulatif adalah suatu keadaan yangdihadapi yang dapat memberikan keuntungan dan juga dapat menimbulkan kerugian.b. Risiko murniRisiko murni (pure risk) adalah sesuatu yang hanya dapat berakibat merugikan atau tidakterjadi apa-apa dan tidak mungkin menguntungkan. Salah satu contoh adalah kebakaran, apabilaperusahaan menderita kebakaran,maka perusahaan tersebut akan menderita kerugian.kemungkinan yang lain adalah tidak terjadi kebakaran. Dengan demikian, kebakaran hanya
  5. 5. menimbulkan kerugian, bukan menimbulkan keuntungan, kecuali ada kesengajaan untukmembakar dengan maksud-maksud tertentu. Risiko murni adalah sesuatu yang hanya dapatberakibat merugikan atau tidak terjadi apa-apa dan tidak mungkin menguntungkan. Salah satucara menghindarkan risiko murni adalah dengan asuransi. Dengan demikian besarnya kerugiandapat diminimalkan. itu sebabnya risiko murni kadang dikenal dengan istilah risiko yang dapatdiasuransikan ( insurable risk ).Perbedaan utama antara risiko spekulatif dengan risiko murni adalah kemungkinanuntung ada atau tidak, untuk risiko spekulatif masih terdapat kemungkinan untung sedangkanuntuk risiko murni tidak dapat kemungkinan untung.2. KONTRAK OPSI (OPTION CONTRACTS)Kontrak opsi memberikan hak, bukan kewajiban, kepada pemegangnya untuk melakukantindakan tertentu. Terdapat dua jenis opsi, yaitu opsi beli (call option) dan opsi jual (put option).A. Opsi Beli (Call Option)Call option atau opsi beli memberikan hak kepada pemegangnya untuk membelisejumlah aktiva finansial pada harga yang tertentu (yang disebut strike atau exercise price) padatanggal tertentu sampai dengan opsi beli tersebut jatuh tempo. Jika opsi tersebut dapatdilaksanakan setiap waktu sampai dengan tanggal jatuh tempo, maka opsi tersebut dinamakanAmerican options. Sebaliknya, jika opsi tersebut hanya dapat dilaksanakan pada saat jatuh temposaja, maka opsi dinamakan European options. Pihak pembeli (the “long”) dari call option akanmembayar sejumlah call premium kepada pihak penjual (the “short”)B. Opsi Jual (Put Option)Jenis lain dari option contract adalah opsi jual (put option). Put option atau opsi jualmemberikan hak kepada pemegangnya, bukan kewajiban, untuk menjual sejumlah aktivafinansial pada harga yang tertentu (yang disebut strike atau exercise price) pada tanggal tertentusampai dengan opsi jual tersebut jatuh tempo. Sama dengan call option, pihak pembeli(the “long”) dari put option akan membayar sejumlah put premium kepada pihak penjual(the “short”).Covered Call
  6. 6. Strategi yang sering digunakan oleh manajer reksa dana untuk meningkatkan tingkatpengembalian adalah menjual opsi beli (call option) pada sebuah saham yang telah dimiliki atauyang dibeli pada saat yang bersamaan dengan penjualan opsi beli tersebut. Posisi jual opsi beli –beli saham (short call-long stock) ini dinamakan covered call.Jika harga saham cenderung turun, investor akan memperoleh sejumlah premiumopsi beli karena harga saham berada dibawah harga opsi beli. Jika saham bergeraknaik, maka saham tersebut dapat dijual dan investor tidak menderita kerugian akibat harusmembeli saham di pasar dengan harga yang lebih tinggi.Opsi Memberikan Perlindungan atau Asuransi pada InvestorSelain dari keuntungan yang dapat diperoleh dari spekulasi opsi, opsi mempunyaikegunaan bagi pedagang yang mengikuti reaksi pasar dengan cermat dan memiliki tujuantertentu. Kegunaan tersebut antara lain memberikan asuransi pada investasi saham. Satu metodeuntuk mengurangi risiko dengan opsi adalah membeli sebuah married put. Artinya membelisebuah saham dan sebuah put option (opsi jual) pada saham yang sama pada waktu yangbersamaan. Jika harga saham turun, maka opsi jual tersebut akan meningkat nilainya dansebagian dari kerugian di saham dapat ditutupi dengan menjual put option tersebut.Macam-Macam Opsi1. Opsi Pada Indeks SahamPara spekulan seringkali menggunakan indeks harga saham untuk mendapatkankeuntungan akibat perubahan harga di pasar saham.2. Opsi Pada Suku BungaKontrak opsi pada suku bunga sebenarnya adalah sama dengan kontrak opsi padaobligasi pemerintah, karena perubahan suku bunga menyebabkan perubahan harga obligasi.3. Opsi Pada Mata UangInvestasi di luar negeri sangat rentan terhadap perubahan nilai tukar mata uang.Investordapat melindungi investasi portofolionya dengan cara membeli opsi pada mata uang negaradimana investasinya berada.4. Opsi Pada Kontrak Futures
  7. 7. Opsi tersedia dalam banyak jenis kontrak futures suku bunga dan saham. Opsi padakontrak futures memberikan pemegangnya hak untuk melakukan sesuatu – jual atau beli – padakontrak-kontrak futures.3. FUTURES / FORWARD CONTRACTSKontrak futures adalah sebuah perjanjian atau komitmen dua pihak, untukmengirimkan atau menerima instrumen finansial atau komoditas pada tanggal tertentu di masadatang, dengan harga yang telah ditentukan pada waktupenandatanganan kontrak. Pihak yangtelah setuju untuk mengirim sesuatu dinamakan pihak yang menjual kontrak atau “go short”.Sedangkan pihak lain yang setuju untuk menerima dinamakan pihak yang membeli kontrak atau“go long”. Berbeda dengan kontrak opsi dimana individu yang terlibat pada kontrak mempunyaihak, bukan kewajiban, untuk membeli dan menjual aktiva finansial, kontrak futures mengaturbahwa individu yang terlibat kontrak berkewajiban melakukan pengiriman dan penerimaan.Tujuan dari kontrak futures pada instrumen keuangan adalah untuk mengalihkan risikoperubahan pada harga sekuritas di masa datang dari satu pihak ke pihak lain dalam kontraktersebut. Karena itu instrumen futures ini menawarkan suatu cara untuk mangatur tingkat risikoyang ada di pasar finansial. Sebagai contoh, Pihak A berjanji untuk mengirimkan sebuah obligasikepada B pada tanggal 1 September pada harga $980. Jika harga pasar obligasi tersebut jatuhmenjadi $900 pada tanggal 1 September, pihak B akan merugi sebesar $80 karena B berjanjiakan membayar $980 kepada A atas pengiriman obligasi tersebut. Dengan masuk kedalamperjanjian, pihak A men-transfer risiko perubahan harga obligasi selama waktu tertentu ke pihakB. Perlu diketahui bahwa pihak B, dengan menanggung risiko perubahan harga, dapatmemperoleh keuntungan jika harga obligasi tersebut naik.Keuangan risiko perspektif
  8. 8. Sebuah Risiko pasar kunci Keuangan luas dapat didefinisikan sebagai volatilitas relatifterhadap pasar modal. Salah satu ukuran dari risiko ini adalah biaya modal, yang dapat diukurmelalui model seperti Biaya rata-rata tertimbang dari Modal (WACC) dan Capital Asset PricingModel (CAPM). Pembiayaan utang bisa menghasilkan kekhawatiran solvabilitas atau risikoperusahaan tidak akan mampu memenuhi kewajiban fiskal. Risiko ini dapat diperkirakan melaluilangkah-langkah seperti rasio utang terhadap ekuitas, biaya hutang dan Nilai-at-Risk (VaR).Risiko lain keuangan adalah kemungkinan perencanaan pajak suboptimal. Sebuah ukuranumum dari risiko ini adalah perbandingan tarif pajak yang diharapkan perusahaan yang efektifdengan tingkat efektif aktual dari waktu ke waktu.Internal risiko perspektifRisiko internal adalah risiko yang dihasilkan dalam suatu perusahaan karena melakukankegiatan untuk melaksanakan strategi bisnis. Kami mengidentifikasi empat risiko yang terkaitdengan perspektif ini: risiko teknologi, risiko Sumber Daya Manusia, risiko Proses, dan risikoOrganisasi. Kemajuan teknologi telah, dan terus memiliki, efek dramatis pada semua bidangkegiatan usaha. Sebuah risiko teknologi kunci adalah downtime yang terkait dengan kegagalanteknologi, yang dapat diukur dengan melacak jumlah teknologi help-desk tiket yang dikeluarkan.KESIMPULAN
  9. 9. Sekuritas derivatif, seperti option dan futures, dapat digunakan sebagai sarana lindungnilai (hedging) dari aktiva atau kekayaan perusahaan. Dari kontrak opsi beli (call option) danjual (put option) yang sederhana dapat dikombinasikan dengan strategi menggunakan sekuritaslain sehingga menghasilkan return atau payoff yang dikehendaki oleh investor. Adapun untukkeberhasilan strategi-strategi hedging menggunakan kontrak opsi, investor atau perusahaan tetapharus mencermati pergerakan harga dari underlying instrument kontrak-kontrak tersebut.Kontrak opsi pada suku bunga digunakan oleh pemegang obligasi untuk melindungi investasinyadari perubahan suku bunga sebagaimana kontrak opsi pada indeks saham yang dapat digunakanoleh pemegang saham. Untuk melindungi investasi di luar negeri, investor dalam negeri dapatmenggunakan kontrak opsi pada mata uang tertentu.Kontrak futures berbeda dengan kontrak spot dimana pembeli (penjual) kontrakmempunyai kewajiban untuk menerima (mengirim) sejumlah aktiva finansial atau komoditastertentu di masa datang dengan harga yang telah disepakati sekarang.Disini kontrak futures mengalihkan (men-transfer) risiko perubahan harga barang dari pihakyang tidak menyukai risiko ke pihak lain yang bersedia menanggung risiko.Pengukuran risiko juga bisa memainkan peran dalam kebijakan pengungkapanperusahaan. Misalnya, Hutton (2004, hal. 16) mempresentasikan pendekatan terpadu untukpengungkapan perusahaan yang, pada dasarnya, laporan keuangan wajib suplemen denganpengungkapan tambahan alternatif, termasuk rilis bulanan metrik operasional, untukmemastikan bahwa orang luar memiliki informasi yang mereka butuhkan untuk membentukwajar harapan. Mengingat peningkatan keseluruhan risiko, dan fokus yang intens padapengukuran risiko, pertimbangan dapat diberikan untuk secara sukarela mengungkapkan metrikrisiko pilih bersama dengan metrik kinerja ke pasar modal. Hal ini tidak berarti bahwaperusahaan harus mengungkapkan informasi sensitif ke pasar, dan karenanya terhadap pesaing.Sebaliknya, tujuan dari strategi pengungkapan dinamis adalah untuk menutup kesenjangan yangmungkin ada antara harapan investor dan kemampuan manajerial, dan pengungkapan pilihmetrik dari kedua BSC dan ERS bisa membantu dalam upaya.

×